KENDAL (SUARABARU.ID) – Ada suasana yang berbeda di di SMAN 1 Boja, Kabupaten Kendal, Sabtu (23/8/2025). Ratusan siswa, guru, dan para orang tua berkumpul bersama di sekolah, bersinergi dalam kegiatan SEMARAK yang merupakan singkatan Sinergi Masyarakat dan Sekolah Wujudkan Kepedulian Kependudukan.
Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN memprakarsasi kegiatan ini dengan menghadirkan dialog tentang masa depan anak-anak muda, peran keluarga, dan khususnya peran seorang ayah dalam pengasuhan.
Hadir sebagai pembicara dalam kegiatan ini Adalah Deputi Bidang Pengendalian Penduduk BKKBN, Dr. Bonivasius Prasetya Ichtiarto, S.Si., M.Eng.
Menurut Boni, anak-anak kita punya energi yang luar biasa. Energi itu kalau tidak disalurkan dengan baik, bisa mengarah ke hal-hal yang kurang produktif dan merugikan masa depan mereka.
“Karena itu, SEMARAK menjadi ruang untuk menguatkan mereka sejak dini,” ujar dia.
Dalam kunjungannya, Dr. Boni meninjau langsung bagaimana konsep Sekolah Siaga Kependudukan (SSK) diterapkan. Mulai dari pojok kependudukan, desain kelas yang dihiasi pesan kesehatan remaja dan pembangunan keluarga, hingga kegiatan kreatif siswa seperti kesenian, pramuka, dan bercocok tanam hidroponik.
Namun yang paling menarik adalah keterlibatan para ayah. Bersama perwakilan orang tua, Dr. Boni menggarisbawahi pentingnya Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI).













