SEMARANG (SUARABARU.ID) – Seorang pemancing dilaporkan menghilang setelah terjatuh dari kapal nelayan di Perairan Pantai Suter, Desa Depok, Kecamatan Siwalan, Kabupaten Pekalongan.
Kejadian bermula saat korban bersama keempat kawannya hendak pergi memancing di perairan utara dengan menggunakan perahu kecil.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Semarang, Budiono mengungkapkan, pada saat melemparkan kail, perahu yang ditumpanginya mengalami mati mesin. Perahu kecil tersebut lalu terseret ke tengah lautan dan diterjang ombak besar hingga terbalik, membuat kelima penumpang terlempar ke laut.
Menurut Budiono, empat orang berhasil menyelamatkan diri dengan berenang ke tepian, dan seorang korban dinyatakan menghilang. Mereka (empat kawannya) kemudian meminta bantuan untuk mencari keberadaan korban.
“Pencarian sempat dilakukan hingga dini hari, akan tetapi tidak membuahkan hasil. Warga setempat lalu menghubungi Basarnas USS Pemalang untuk melakukan operasi pertolongan,” kata Budiono, Selasa (19/8/2025).
“Kami menerima informasi kejadian pada Senin (18/8) sekitar pukul 07.15 WIB. Pada hari pertama operasi pencarian, Tim SAR Gabungan dibagi menjadi 3 SRU (Search n Rescue Unit). Masing-masing SRU bertugas melakukan penyisiran menggunakan perahu karet sejauh 2 Km,” terangnya.
Dalam pencarian, SRU 1 ke arah barat, SRU 2 ke arah utara, dan SRU 3 ke arah timur. Namun hingga pukul lima sore kemarin, pencarian belum membuahkan hasil sehingga dihentikan sementara dan dilanjutkan pada pagi hari ini.
“Hari ini Operasi SAR hari kedua dilaksanakan, Selasa (19/8/2025). Tim SAR Gabungan masih dibagi menjadi 3 SRU, dengan masing-masing SRU bertugas untuk melakukan penyisiran menggunakan perahu karet sejauh 3 km ke arah barat, utara, dan timur,” katanya.
Budiono berharap pencarian hari kedua ini membuahkan hasil. “Kita doakan yang terbaik untuk prosesnya hingga korban dapat dievakuasi dalam keadaan selamat,” pungkas Budiono.
Ning S













