blank
Kang Polo, seorang mantan pemburu burung yang kini menjadi pelestari alam dan pemandu wisata. Foto: Dok/IP

Dukungan energi bersih juga menjadi bagian dari program pembangunan berkelanjutan di desa tersebut. Dengan hadirnya Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH), kegiatan wisata di kawasan ini disuplai dengan listrik ramah lingkungan.

Dadan Budiansyah, Officer Community Development PLN IP UBP Semarang menyebut, wisata ini merupakan bagian dari program KembangDesa (Kembangkan Pariwisata Ngesrepbalong, Dukung Ekonomi dan Pelestarian Alam), lanjutan dari program Julang Emas yang sebelumnya fokus pada konservasi Gunung Ungaran.

“Program ini bertujuan mengembangkan sektor ekowisata berbasis masyarakat, yang tidak hanya memberikan nilai ekonomi, tapi juga menjaga kelestarian lingkungan,” kata Dadan.

“Kami juga mengintegrasikan upaya pengelolaan sampah, salah satunya dengan pemasangan Trash Screen di aliran DAS Kali Blorong untuk mencegah sampah mengalir ke hilir.” tambahnya.

Kehadiran wisata Birdwatching dan Edukopi menjadi bentuk nyata transformasi desa berbasis konservasi. Tidak hanya memajukan pariwisata, tetapi juga mendorong perubahan perilaku masyarakat menuju pelestarian alam yang berkelanjutan.

Ning S