SEMARANG (SUARABARU.ID)– Tim Dosen Program Studi Pariwisata Universitas Semarang (USM), belum lama ini melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat, di SMK Negeri 2 Semarang, dengan tema ‘Peningkatan Pemahaman Kepemanduan Wisata’.
Kegiatan yang diikuti 32 siswa kelas XI ULP 1 ini, dipimpin Ketua Tim PKM, Muchammad Satrio Wibowo SKel MSc, dan dibantu anggota Herman Novry Kristiansen Paninggiran SE MMPar, Desika Nur Jannah SPd MMPar, dan Almas Nabili Imanina STr Par MMPar.
Para narasumber memberikan materi secara aplikatif, terkait peran penting seorang pemandu wisata (tour guide), dalam industri pariwisata, termasuk pengetahuan dasar, etika, hingga keterampilan komunikasi yang dibutuhkan.
BACA JUGA: 1.256 Mahasiswa USM Laksanakan KKN dan Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat
”Tujuan utama kegiatan ini, untuk meningkatkan kompetensi siswa dalam bidang kepemanduan wisata, yang merupakan salah satu keterampilan penting dalam menghadapi dunia kerja, khususnya di sektor pariwisata,” ujar Muchammad Satrio.
Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari pihak sekolah. Kepala Sie Hubungan Kerja Sama Industri Negeri 2 Semarang, Kusniyati SST Par menyampaikan apresiasinya, atas terselenggaranya kegiatan ini.
”Kami berterima kasih kepada tim pengabdian dari perguruan tinggi, yang telah berbagi ilmu dan pengalaman kepada siswa kami. Kegiatan seperti ini sangat dibutuhkan untuk menambah wawasan dan kesiapan siswa menghadapi dunia kerja,” ujarnya.
BACA JUGA: Mahasiswa USM Sosialisasi Strategi Optimalisasi Konten Medsos di Desa Wisata Kandri
Para siswa menunjukkan antusiasme selama kegiatan berlangsung. Mereka aktif bertanya dan terlibat dalam simulasi praktik kepemanduan wisata.
Salah satu peserta, Ayla Sabithania Putri siswa kelas XI ULP 1 mengungkapkan, dia menjadi lebih mengetahui cara menjadi pemandu wisata yang profesional.
”Ternyata tidak hanya butuh pengetahuan, tapi juga harus percaya diri dan mampu berkomunikasi dengan baik,” katanya.
Melalui kegiatan ini dia berharap, siswa SMK Negeri 2 Semarang memiliki bekal yang lebih baik dalam bidang kepemanduan wisata, serta menjadi generasi muda yang siap bersaing di dunia industri pariwisata yang terus berkembang.
Riyan













