JAKARTA (SUARABARU.ID)– Dalam rangka memperkuat kesejahteraan ekonomi umat, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI sepakat menjalin kerja sama dengan Dewan Masjid Indonesia (DMI).
Kesepakatan itu tertuang dalam kegiatan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) Baznas dengan DMI, tentang Kolaborasi Program Pendistribusian dan Pendayagunaan Ekonomi Dana Zakat, Infak, dan Sedekah. Hal itu dilakukan, dalam rangka penguatan ekonomi umat, pada pedesaan dan perkotaan di seluruh Indonesia.
Penandatanganan itu berlangsung pada Penutupan Rakernas ke-3 Dewan Masjid Indonesia, di Cempaka Putih, Jakarta, Minggu (18/5/2025). Hadir di acara itu, Ketua Baznas RI Prof Dr KH Noor Achmad MA, serta Ketua Umum DMI Jusuf Kalla, beserta jajaran.
BACA JUGA: Aturan Baru Seleksi Anggota Baznas Tengah Disusun Kemenag
Dalam laman resmi Baznas, Prof Noor Achmad mengatakan, masjid dan Baznas merupakan dua elemen penting yang tidak bisa dipisahkan, dalam rangka meningkatkan kesejahteraan umat.
”DMI dan Baznas harus bersinergi lebih erat lagi. Karena masjid adalah pusat umat, dan Baznas adalah instrumen keadilan sosial,” kata dia.
Dengan adanya kolaborasi ini, Kiai Noor berharap, dakwah zakat di Indonesia makin masif, agar terentaskannya kemiskinan, serta membangun kembali semangat dan kekuatan ekonomi umat.
BACA JUGA: Polres Wonosobo Ajak Berbagai Komunitas Nobar Film Sayap-Sayap Patah 2
Sementara itu, Ketua Umum DMI Jusuf Kalla menambahkan, zakat saat ini bukan hanya instrumen pemerataan, melainkan menjadi instrumen untuk mendorong kemandirian ekonomi umat.
”Masjid harus tetap menjadi sentral kegiatan umat. Dan zakat bukan hanya instrumen pemerataan, tetapi juga insentif bagi umat, agar lebih giat bekerja, lebih semangat menunaikan kewajiban, dan membangun kehidupan,” imbuhnya.
Menurutnya, Rakernas DMI 2025 kali ini, menjadi ruang konsolidasi strategis yang tidak hanya memperkuat organisasi, melainkan untuk memperluas jangkauan pengaruh masjid dalam membentuk peradaban Islam Indonesia yang moderat, inklusif, dan berdaya.
Dengan semangat kebersamaan pihaknya berpesan, agar menjadikan masjid sebagai pusat peradaban umat yang aktif, bersih, berdaya, dan memberi solusi nyata bagi kehidupan masyarakat.
Riyan













