KUDUS (SUARABARU.ID) – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kudus bakal mendapatkan pengamanan dari personel Tentara Nasional Indonesia (TNI), menyusul instruksi resmi Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto. Arahan ini tertuang dalam Telegram Panglima TNI Nomor TR/442/2025 tertanggal 5 Mei 2025, yang menginstruksikan pengamanan terhadap seluruh kantor Kejaksaan di Indonesia.
Dalam surat tersebut, Panglima TNI memerintahkan seluruh satuan di wilayah masing-masing untuk membantu pengamanan kantor Kejaksaan, baik di tingkat Kejaksaan Tinggi maupun Kejaksaan Negeri.
Menanggapi hal itu, Kepala Kejaksaan Negeri Kudus, Henriyadi W. Putro, menyambut positif kebijakan tersebut. Ia menilai keberadaan personel TNI sangat penting sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas dan keamanan dalam proses penegakan hukum.
“Ini langkah antisipatif untuk menghadapi potensi gangguan atau ancaman yang mungkin muncul saat Kejaksaan menjalankan tugasnya menegakkan hukum, termasuk di wilayah Kabupaten Kudus,” ujar Henriyadi, Rabu (13/5/2025).
Meski begitu, Henriyadi belum bisa memastikan kapan pengamanan tersebut mulai dijalankan. “Kami masih menunggu petunjuk teknis dari pusat,” tambahnya.
Penempatan personel TNI di Kejari Kudus sejatinya bukan hal yang mengejutkan bagi warga setempat. Pasalnya, lokasi kantor Kejari Kudus berada tepat di sebelah Markas Kodim 0722/Kudus di Jalan Jenderal Sudirman. Hubungan kedua institusi pun terjalin erat.
Kasdim 0722/Kudus, Mayor Inf Muhlisin, bahkan sempat melontarkan candaan soal kedekatan lokasi tersebut. “Selama ini Kejari Kudus sudah kami jaga, karena pintunya bisa tembus ke kantin Kodim,” ujarnya sambil tertawa.
Namun demikian, Muhlisin menegaskan bahwa personel yang akan bertugas nantinya bukan dari Kodim Kudus. Sesuai isi telegram, pengamanan akan dilakukan oleh pasukan dari Satuan Tempur (Satpur) dan Satuan Bantuan Tempur (Satbanpur).
“Yang akan ditugaskan berasal dari batalyon, bukan anggota Kodim,” jelasnya.
Langkah ini menjadi bentuk sinergi antara TNI dan Kejaksaan dalam menjaga ketertiban dan keamanan, khususnya dalam mendukung tugas penegakan hukum di seluruh Indonesia.
Ali Bustomi













