WONOGIRI (SUARABARU.ID) – Gara-gara perapian pengusir nyamuk lupa dimatikan, Rumah Juru Kunci (Kuncen) Petilasan Mangkunegaran di Gunung Miji ludes terbakar. Amukan jago merah ini, terjadi Kamis (1/5/25), lokasinya di Kampung Gunung Mijil RT 03/RW 01, Desa Pule, Kecamatan Selogiri, Kabupaten Wonogiri.
Saat api berkobar, Rumah Kuncen Mangkunegaran di Gunung Mijil tersebut dalam keadaan kosong. Karena penunggunya, Triyanto (56), tengah bepergian dan lupa mematikan perapian pengusir nyamuk yang ada di dalam rumah. Sebagai Kuncen, Triyanto, sehari-harinya bertugas merawat peninggalan Mangkunegaran yang ada di Gunung Mijil.
Yakni merawat bangunan masjid yang memiliki nilai historis, dan sekaligus menjadi Juru Kunci Makam Raden Ayu (RAY) Matah Hati (istri Mangkunegara I). Yang makamnya di pemakaman Bukit Gunung Mijil, yang lokasinya berdekatan dengan Masjid.
Kebakaran Rumah Kuncen Mangkunegaran di Gunung Mijil Kecamatan Selogiri, Kabupaten Wonogiri tersebut, awalnya diketahui oleh warga yang bermukim di dekatnya. Saat itu, warga melihat kepulan asap pekat dari atap Rumah Kuncen. Warga berusaha memadamkan, tapi terkendala di lokasi tidak tersedia air. Juga tidak ada Alat Pemadam Api Ringan (APAR).
Musibah kebakaran ini, kemudian dilaporkan ke Pamong Desa setempat dan diteruskan ke Polsek Selogiri. Bersama itu, juga dilakukan upaya mengontak permohonan pemadaman ke Markas Induk Damkar Pemkab Wonogiri.
Kepala Satpol-PP Kabupaten Wonogiri, Joko Susilo dan Kabid Pemadam Kebakaran (Damkar) Joko Prayitno, melalui Koordinator Lapangan Sriyanto Kembo, menyatakan, kontak permohonan pemadaman disampaikan oleh Rivan pada Pukul 09.00. Langsung direspon dengan meluncurkan Tim Fireman Regu-4 Damkar Pemkab Wonogiri ke lokasi. Tim dipimpin Komandan Regu (Danru) Suswanto.
Tangkap Ular
Tim Fireman yang meluncur ke lokasi kebakaran, membawa serta dua unit mobil brandweer. Proses pemadaman dilakukan secara tuntas, berlangsung sampai Pukul 09.30. Tidak ada korban jiwa, karena Rumah Kuncen Mangkunegaran itu dalam keadaan kosong.
Di saat kondisi rumah kosong, perapian pengusir nyamuk berkobar membakar kain sprei dan kasur. Karena ada tiupan angin, nyala kobaran apinya makin tidak terkendali. Saat itu pula dilakukan kontak permohonan pemadaman ke Markas Induk Damkar Wonogiri.
Proses pemadaman melibatkan personel dari Polsek Selogiri Pimpinan Kapolsek Kompol Wiyono, bersama anggota TNI AD dari Markas Koramil Selogiri Kodim 0728 Wonogiri. Juga dibantu Pamong Desa setempat dan warga sekitarnya.
Usai melakukan pemadaman kebakaran Rumah Kuncen Petilasan Mangkunegaran tersebut, Tim Damkar Pemkab Wonogiri juga diminta bantuannya untuk melaksanakan penangkapan ular Piton jenis Sowo Kembang (Pythonidae).
Penangkapan dilakukan atas permintaan warga, karena kemunculan ular tersebut membuat panik masyarakat. Ular yang disebut pula sebagai Sowo Batik itu, muncul di Rumah Parto di Dusun Gempeng RT 02/RW 06 Desa Jaten, Kecamatan Selogiri, Kabupaten Wonogiri.(Bambang Pur)













