
Ahmad Luthfi menyebut, sistem pengupahan yang pasti menjadi salah satu pertimbangan investor. Dan, ini bisa dikompromikan secara tripartit, antara perusahaan, buruh, dan pemerintah, sesuai dengan ketentuan hubungan industrial.
Perihal perizinan, Luthfi mengatakan, seluruh tahapannya dilakukan secara online, untuk menghindari birokrasi yang berbelit. Investor juga bisa memantau progress pengajuan perizinannya. Jika ada sumbatan, maka bisa segera melaporkan. Kepala DPMPTSP, siap mengawal proses perizinan tersebut.
Kondisi infrastruktur jalan, terutama jalur-jalur ekonomi juga menjadi prioritas perbaikan dan perawatan. Sehingga, distribusi barang akan lancar dan menguntungkan secara bisnis.
Sementara itu, Ketua Asian Trade Tourism and Economic Council (ATTEC), Budiharjo Iduansjah mengapresiasi langkah Gubernur Jateng yang siap dengan kehadiran investor. Kegiatan yang diprakarsai ATTEC itu, menjembatani investor dengan semua daerah di Indonesia.
“Jateng punya lahan sangat luas. Sangat tepat untuk industri apa saja,” kata Budiharjo.
R. Widiyartono













