blank
Bupati Jepara Witiarso Utomo didampingi Wakil Bupati M. Ibnu Hajar menandatangani prasasti peresmian kios MWC NU Batealit. Foto: Manan

JEPARA (SUARABARU.ID) – Pemerintah Kabupaten Jepara terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung penguatan kemandirian organisasi kemasyarakatan dan keagamaan. Hal ini ditunjukkan melalui kehadiran Bupati Jepara, Witiarso Utomo, dalam acara peresmian tiga unit kios ekonomi milik Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Batealit pada Senin (14/4/2025). Hadir juga Wakil Bupati Jepara M. Ibnu Hajar.

Pembangunan kios ekonomi tersebut merupakan bagian dari strategi pemberdayaan organisasi yang bertujuan untuk mendorong kemandirian finansial dan mendukung berbagai kegiatan keagamaan yang dilaksanakan oleh NU di wilayah Kecamatan Batealit.

Dalam sambutannya, Bupati Jepara Witiarso Utomo menyampaikan apresiasi atas selesainya pembangunan tiga kios baru serta optimalisasi satu unit bangunan lama. Ia menilai inisiatif ini sejalan dengan program pemerintah daerah dalam mengembangkan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

blank
Bupati Jepara Witiarso Utomo saat memberikan sambutan peresmian kios MWC NU Batealit. Foto: Manan

“Pembangunan tiga kios ini merupakan bagian dari peningkatan ekonomi lokal. Ini bisa dikategorikan sebagai bentuk UMKM yang naik kelas. Saya merasa bangga dan bahagia atas inisiatif yang dilakukan oleh MWC NU Batealit,” ujar Witiarso.

Bupati juga menambahkan bahwa selain program pemberdayaan ekonomi, Pemerintah Kabupaten Jepara saat ini tengah fokus pada peningkatan infrastruktur serta penegakan ketertiban umum. Ia menyampaikan harapan agar seluruh elemen masyarakat mendukung rencana penutupan tempat hiburan dan pengendalian peredaran minuman keras menjelang bulan Ramadan tahun mendatang.

“Kami memohon doa dan dukungan dari berbagai pihak, termasuk jajaran Polri, TNI, serta tokoh agama dan masyarakat, agar kebijakan ini dapat terlaksana dengan baik demi menciptakan lingkungan yang lebih kondusif,” imbuhnya.

Ketua Tanfidziyah MWC NU Batealit, Said, menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terlaksananya pembangunan kios ekonomi tersebut. Ia menggarisbawahi bahwa keberhasilan pembangunan fisik harus diimbangi dengan pengelolaan manajemen yang baik agar keberlanjutan program dapat terjamin.

“Membangun secara fisik memang relatif mudah, namun tantangan sesungguhnya adalah menjaga dan mengelola dengan baik di masa mendatang, agar tidak terulang kejadian-kejadian yang tidak diharapkan seperti di masa lalu,” jelas Said.

Senada dengan hal tersebut, KH. Khayatun Nufus turut menyampaikan apresiasi dan kebanggaannya atas semangat pengurus MWC NU Batealit dalam memperkuat sektor ekonomi organisasi. Ia menilai bahwa langkah ini merupakan wujud nyata dari upaya kemandirian Nahdlatul Ulama di tingkat kecamatan.

Rangkaian acara peresmian yang berlangsung selama kurang lebih dua jam tersebut berjalan dengan lancar dan tertib. Acara ditutup secara simbolis melalui penandatanganan berita acara serta pemotongan pita sebagai tanda dimulainya operasional ketiga kios ekonomi MWC NU Batealit.

Hadepe – Manan