blank
Petugas Muhammadiyah Kecamatan Tegarejo, Kabupaten Magelang, memotong hewan kurban.

MAGELANG (SUARABARU.ID) -Pimpinan Cabang Muhammadiyah Kecamatan Tegarejo, Kabupaten Magelang,  pada Idul Adha 1441 Hijriyah membagikan daging kurban, kemarin.  Daging dikemas dalam bungkus bingkisan dan disampaikan kepada warga masyarakat beberapa desa yang ada di kecamatan tersebut.

Wakil Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah Tegalrejo Andi Triyanto MSI hari ini menuturkan, kemarin menyembelih dua ekor sapi. Kemudian  daging serta bagian lainnya dipotong-potong dan dikemas dalam 324 paket bingkisan, masing-masing 2,5 kilogram. Selanjutnya dibagikan kepada warga.

Dikatakan, berkurban melalui pemotongan hewan pada setiap perayaan Idul Adha merupakan salah satu bentuk implementasi spirit pengorbanan sebagaimana perjalanan hidup yang dialami oleh keluarga Nabi Ibrahim.

Allah menguji ketaatan dan keikhlasan Nabi Ibrahim yang harus mempertaruhkan rasa sayang kepada puteranya. Mimpi yang dialami oleh Nabi Ibrahim yakni menyembelih Nabi Ismail puteranya sendiri diyakini sebagai sebuah petunjuk dari Allah.

Nabi Ibrahim kemudian membawa Ismail ke Mina, lalu mengikatkan kain di kepala putera pertamanya tersebut. Dengan tujuan agar pada saat akan menyembelih tidak melihat wajah puteranya tersebut yang dikhawatirkan membuatnya terharu dan menimbulkan keraguan. Nabi Ibrahim maupun Ismail sudah sama-sama pasrah dan ikhlas menjalankan petunjuk Allah tersebut.

Tidak lama setelah itu kemudian Allah mendatangkan dan meletakkan kambing besar sebagai pengganti  Nabi Ismail yang sudah siap untuk disembelih. Peristiwa dalam sejarah Islam terebut kemudian menjadi asal mula perintah dan seruan bagi seluruh umat Islam untuk melaksanakan ibadah kurban.

Andi Triyanto yang juga Dosen Universitas Muhammadiyah Magelang (Unimma) tersebut menambahkan bahwa lokasi pemotongan hewan kurban dilakukan di Dusun Krajan, Desa Tegalrejo, Kecamatan Tegalrejo. Dengan melaksanakan ibadah kurban itu mudah- mudahkan mampu menumbuhkan kesadaran berbagai pihak, serta kepedulian terhadap sesama warga masyarakat terutama yang membutuhkan.

“Mudah-mudahan perayaan Idul Adha yang diperingati setiap tahun ini mampu menumbuhkan spirit bagi setiap pribadi muslim terkait pentingnya memiliki kesadaran berkorban untuk kepentingan dan kemaslahatan banyak orang,“ katanya.

Eko Priyono