<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Yuni Afi Archives - SuaraBaru.id</title>
	<atom:link href="https://suarabaru.id/tag/yuni-afi/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<description>Media Online Tajam dan Berimbang</description>
	<lastBuildDate>Thu, 16 Jul 2026 02:31:53 +0000</lastBuildDate>
	<language>id-ID</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=5.9.13</generator>

<image>
	<url>https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2018/06/cropped-logofooter-32x32.png</url>
	<title>Yuni Afi Archives - SuaraBaru.id</title>
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Menikmati Malam Syahdu Rabu Keroncong di Taman Kedondong</title>
		<link>https://suarabaru.id/2026/07/16/menikmati-malam-syahdu-rabu-keroncong-di-taman-kedondong</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R Widiyartono]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 16 Jul 2026 02:22:51 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Info Pariwisata]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Semarang Raya]]></category>
		<category><![CDATA[Agung Siomay]]></category>
		<category><![CDATA[keroncong]]></category>
		<category><![CDATA[OK Gita Pesona]]></category>
		<category><![CDATA[Rabu Keroncong]]></category>
		<category><![CDATA[semarang]]></category>
		<category><![CDATA[Taman Kedondong]]></category>
		<category><![CDATA[Waroeng Keroncong]]></category>
		<category><![CDATA[Yuni Afi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=569580</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID) – Malam yang cerah terasa makin indah dan syahdu, saat lagu-lagu berirama keroncong mengalun di Taman Kedondong, Semarang, Rabu (15/7/2026). Rabu Keroncong merupakan even rutin komunitas Waroeng Keroncong Semarang, berupa gelaran musik keroncong tiap hari Rabu sejak 18 tahun lalu. Memang semula tiap hari Rabu, empat kali dalam sebulan. Tetapi karena situasi, sejak [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/07/16/menikmati-malam-syahdu-rabu-keroncong-di-taman-kedondong">Menikmati Malam Syahdu Rabu Keroncong di Taman Kedondong</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (SUARABARU.ID) – </strong>Malam yang cerah terasa makin indah dan syahdu, saat lagu-lagu berirama keroncong mengalun di Taman Kedondong, Semarang, Rabu (15/7/2026).</p>
<p>Rabu Keroncong merupakan even rutin komunitas Waroeng Keroncong Semarang, berupa gelaran musik keroncong tiap hari Rabu sejak 18 tahun lalu. Memang semula tiap hari Rabu, empat kali dalam sebulan. Tetapi karena situasi, sejak tahun 2026 ini digelar sebulan sekali, Rabu minggu kedua.</p>
<p>Malam itu, tampil Orkes Keroncong Gita Pesona pimpinan Sunaryo. Personel yang tampil adalah Sunaryo sendiri pemain flute dan saxophone, Sinang Nurdianto pada biola, Yono memetic cuk dan Puji pada cak. Jaiman memainkan cello petik, bas elektrik Jonet, dan gitar Giyono.</p>
<p>Acara yang dimulai sekitar pukul 20.00 itu disaksikan puluhan <em>pandhemen </em>(penyuka) keroncong. Lebih dari 20 lagu, dari keroncong asli, stambul, langgam, hingga lagu pop dan dangdut yang dikeroncongkan hadir pada malam itu.</p>
<figure id="attachment_569583" aria-describedby="caption-attachment-569583" style="width: 640px" class="wp-caption alignnone"><img class="size-full wp-image-569583" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2026/07/Menari.jpg" alt="" width="640" height="361" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2026/07/Menari.jpg 640w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2026/07/Menari-400x226.jpg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2026/07/Menari-150x85.jpg 150w" sizes="(max-width: 640px) 100vw, 640px" /><figcaption id="caption-attachment-569583" class="wp-caption-text">Musik keroncong juga bisa mengajak berjoget, seperti yang berlangsung di Taman Kedondong Rabu malam 15 Juli 2026. Foyto: R. Widiyartono</figcaption></figure>
<p>Igus Jarianto, pegiat Waroeng Keroncong memandu acara bersama presenter televisi Agung Siomay. “Di sini ada pemain gitar. Kalau dalam musik pada umumnya, pemain gitar memainkan melodi lalu <em>genjrengan. </em>Tetapi pada musik keroncong, pemain gitar memetik senar yang menghadirkan suara Bagai gemericik air yang tiada henti mengalir,” kata Igus, pensiunan pegawai Dinas Pendidikan Kota Semarang ini.</p>
<p>Gelaran diawali dengan lagu Jawa milik Didi Kempot, <em>Senthir Lenga Patra, </em>yang dinyanyikan vokalis OK Gita Pesona, Masdian Ningrum. Kursi yang semula banyak kosong, pelan-pelan makin banyak yang menduduki, dan makin ramai penonton malam itu.</p>
<p>Sebuah lagu karya Gesang, <em>Keroncong Roda Dunia </em>mengalun lewat suara Sunaryo. Lagu ini diciptakan Gesang Martohartono pada tahun 1940-an. Melukiskan bahwa hidup bagai roda yang berputar bumi pada porosnya.</p>
<p><em>Ibaratnya dunia/ Itu sepertilah roda</em><br />
<em>Berputar-putarlah jalannya</em></p>
<p><em>Oh&#8230; terus berubah/ Tidak tentu nanti bagaimana jadinya</em><br />
<em>Dulu bermegah/ Kini dalam keadaan susah</em></p>
<figure id="attachment_569588" aria-describedby="caption-attachment-569588" style="width: 681px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" class="size-full wp-image-569588" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2026/07/IGUS.jpg" alt="" width="681" height="451" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2026/07/IGUS.jpg 681w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2026/07/IGUS-400x265.jpg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2026/07/IGUS-150x99.jpg 150w" sizes="(max-width: 681px) 100vw, 681px" /><figcaption id="caption-attachment-569588" class="wp-caption-text">Igus Jariyant menyanyikan lagu karya Budiman BJ, Keroncong Ciptaan Lama. Foto: FB Igus</figcaption></figure>
<p><strong>Tirtonadi yang Rancak</strong></p>
<p>Agung Siomay, ketika tampil sebagai presenter di televisi biasa melucu, terlebih saat menjadi MC, ternyata juga punya suara yang bagus. Dia mendendangkan <em>Langgam Tirtonadi</em> karya Gesang dengan irama rancak sambil bergoyang menari.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/07/16/menikmati-malam-syahdu-rabu-keroncong-di-taman-kedondong">Menikmati Malam Syahdu Rabu Keroncong di Taman Kedondong</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
