<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>tunanetra Archives - SuaraBaru.id</title>
	<atom:link href="https://suarabaru.id/tag/tunanetra/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<description>Media Online Tajam dan Berimbang</description>
	<lastBuildDate>Thu, 24 Oct 2024 12:53:37 +0000</lastBuildDate>
	<language>id-ID</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=5.9.13</generator>

<image>
	<url>https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2018/06/cropped-logofooter-32x32.png</url>
	<title>tunanetra Archives - SuaraBaru.id</title>
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Tunanetra dan Perspektif Seni Menangkap Cahaya</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/10/24/tunanetra-dan-perspektif-seni-menangkap-cahaya</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R Widiyartono]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 24 Oct 2024 12:48:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[Foto]]></category>
		<category><![CDATA[pameran]]></category>
		<category><![CDATA[pertuni]]></category>
		<category><![CDATA[polaroid]]></category>
		<category><![CDATA[semarang]]></category>
		<category><![CDATA[Tan Artspace]]></category>
		<category><![CDATA[tunanetra]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=442976</guid>

					<description><![CDATA[<p>&#8220;Sejumlah hasil karya fotografi dipamerkan. Akan tetapi, ada perspektif berbeda. Melalui kamera polaroid, bingkai-bingkai foto itu dipotret oleh para penyandang tunanetra. Siapa sangka, ada narasi yang diungkapkan dibalik hasil karya-karya foto polaroid tunanetra tersebut&#8230;&#8221; SEMARANG (SUARABARU.ID) – SESAAT usai sore menggantikan dirinya dengan malam, Herdian (34) menghadap bingkai-bingkai hasil foto polaroid. Gambar-gambar itu tertempel di [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/10/24/tunanetra-dan-perspektif-seni-menangkap-cahaya">Tunanetra dan Perspektif Seni Menangkap Cahaya</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><em>&#8220;Sejumlah hasil karya fotografi dipamerkan. Akan tetapi, ada perspektif berbeda. Melalui kamera polaroid, bingkai-bingkai foto itu dipotret oleh para penyandang tunanetra. Siapa sangka, ada narasi yang diungkapkan dibalik hasil karya-karya foto polaroid tunanetra tersebut&#8230;&#8221;</em></p>
<p><strong>SEMARANG (SUARABARU.ID) –</strong> <strong>SESAAT </strong>usai sore menggantikan dirinya dengan malam, Herdian (34) menghadap bingkai-bingkai hasil foto polaroid. Gambar-gambar itu tertempel di dinding ruang pamer di Tan Artspace, Kota Semarang, Senin 14 Oktober 2024.</p>
<p>Herdian mengenakan kacamata. Setelan kaos kuning berkerah, warna cerah kaos polo dipilih melengkapi bawahan celana krem sepanjang lutut, serta tas selempang, dan sandal untuk suasana santai.</p>
<p>Seorang teman penyandang tunanetra tidak total terus mendampinginya berjalan. Herdian membaca tiap-tiap narasi braille di sisi foto yang dipamerkan. Di depannya, Silvani Andalita creator kegiatan pameran foto tersebut.</p>
<p>Mereka saling berkomunikasi hingga bertukar pikiran tentang narasi dan perspektif dibalik foto-foto apa yang dipajang.</p>
<p>Herdian tampak seperti orang pada umumnya saat menikmati karya-karya yang dipamerkan. Sosok yang pernah bekerja di <em>front office </em>bank swasta itu ternyata menjadi penyandang tuna netra sejak 2018.</p>
<p>Secara verbal mendengarkan penjelasan Silvani, Herdian dengan seksama memahami hasil karya-karya foto para penyandang tuna netra dalam kegiatan itu. Pun dengan hasil foto polaroid yang diabadikannya.</p>
<figure id="attachment_442978" aria-describedby="caption-attachment-442978" style="width: 681px" class="wp-caption alignnone"><img class="size-full wp-image-442978" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/10/24J-Tunanetra-4.jpg" alt="" width="681" height="454" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/10/24J-Tunanetra-4.jpg 681w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/10/24J-Tunanetra-4-400x267.jpg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/10/24J-Tunanetra-4-150x100.jpg 150w" sizes="(max-width: 681px) 100vw, 681px" /><figcaption id="caption-attachment-442978" class="wp-caption-text">Bingkai hasil karya foto seorang fotografer yang mengabadikan momen para penyandang tunanetra di dinding ruang pamer di Tan Artspace, Kota Semarang, Senin 14 Oktober 2024. (Foto: Diaz Azminatul Abidin)</figcaption></figure>
<p><strong>Perspektif</strong></p>
<p>Herdian Spektro Firetra nama lengkapnya, punya perspektif berbeda dalam karya fotonya dalam pameran bertema ‘Different Shoot from Another Perspective’. Terlebih, Herdian menjadi penyandang tuna netra bukan sejak lahir.</p>
<p>Sebuah kecelakaan  membuat adanya kerusakan saraf, hingga menjadi tuna netra. Perlahan terasa samar-samar dan menuju gelap total.</p>
<p>“Saya jadi tuna netra 2018, saat umur 28. Total <em>black out</em> buta total,” kata dia.</p>
<p>Herdian sebelumnya merupakan lulusan Sosiologi Universitas Negeri Semarang (Unnes) pada 2013. Sejak kuliah, dia sudah terbiasa bekerja di banyak tempat. Mulai dari sales, <em>teller</em> Bakti Bank BCA, hingga <em>Customer Service</em>.</p>
<p>Dalam pameran itu, dia membuat karya foto polaroid swafoto. Alasan memilih swafoto karena sebelumnya saat masih bisa melihat suka dengan memotret diri sendiri melalui kamera gawainya.</p>
<p>Dia mengaku punya pengalaman berbeda dengan dunia fotografi pada kondisinya saat ini menjadi penyandang disabilitas.</p>
<p>“Ada hal ini menyenangkan, pengalaman baru. (Untuk) berfoto cukup suka, dahulu bisa lihat foto arahnya di mana dan kemana. Kalau sekarang kan foto diarahkan, misalnya diminta geser sedikit tengok sedikit (saat memotret objek), Kata dia.</p>
<p>Dia menjelaskan, ada perspektifnya yang mungkin berbeda atas hasil karya yang dihasilkan para tuna netra.</p>
<p>“Kalau saya buta saat dewasa, ada yang buta dari lahir. Istilahnya perbendaharaannya kalau yang dewasa ibarat tahu rumput (warnanya) hijau awan putih langit biru. Kalau mereka kan batu kan hitam, coklat itu (masih belum tahu) bagaimana. Kalau saya sedang baju kuning kan pernah tahu (warna ini)” ujarnya.</p>
<figure id="attachment_442980" aria-describedby="caption-attachment-442980" style="width: 681px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" class="wp-image-442980 size-full" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/10/24J-Tunanetra-3.jpg" alt="" width="681" height="454" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/10/24J-Tunanetra-3.jpg 681w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/10/24J-Tunanetra-3-400x267.jpg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/10/24J-Tunanetra-3-150x100.jpg 150w" sizes="(max-width: 681px) 100vw, 681px" /><figcaption id="caption-attachment-442980" class="wp-caption-text">Bingkai hasil karya foto tunnaetra di dinding ruang pamer di Tan Artspace, Kota Semarang, Senin 14 Oktober 2024. (Foto: Diaz Azminatul Abidin)</figcaption></figure>
<p><strong>Menolak Terpuruk</strong></p>
<p>Sejak mengalami kebutaan pada 2018, Herdian mengaku cukup terpuruk karena pernah dalam kondisi bisa melihat. Selama sekira dua tahun, dia cukup mengurung diri bertanya akan keadaanya. Berjalannya waktu, dia tidak ingin terus bergantung pada orang lain terus menerus. Dia mulai menerima keadaan.</p>
<p>Herdian mulai berlatih menggunakan gawai yang berbasis suara hingga memutuskan bergabung  dengan Persatuan Tunanetra Indonesia (Pertuni) Kota Semarang. Setelah masa ramai Covid 19, pada Juli 2021 Herdian gabung Pertuni.</p>
<p>“Apa yang jadi masa peralihan itu 2018-2020. Masih harus banyak menerima keadaan dahulu. Covid 19 (2020-2021), aku cari cari apa yang masih bisa dilakukan, tidak di rumah terus. Kayaknya ada organisasi tunanetra, saya gabung Pertuni pada akhirya,” kata dia.</p>
<p>Sekian musim berlalu, dia punya banyak harapan menjalani kehidupan sebagai seorang tunanetra. Termasuk, dengan teman-temannya yang tergabung di Pertuni Kota Semarang.</p>
<p>Menurutnya, menjadi tunanetra kehidupannya berubah. Contohnya, kalau mau keluar mau langkah kaki keluar rumah selalu berfikir seberapa jauhnya? ditempuh pakai ojol atau gocar berapa? Ada temannya atau tidak tidak?</p>
<p>“Tidak semudah ambil motor terus jalan. Sebagai tunanetra ada benang merah yang sama kompak solid ke depan dalam organisasi Pertuni,” kata dia.</p>
<p>Ya, Herdian, hanya satu dari sekian orang penyandang tunanetra yang memberikan perspektifnya melalui bingkai foto polaroid.</p>
<figure id="attachment_442981" aria-describedby="caption-attachment-442981" style="width: 681px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" class="size-full wp-image-442981" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/10/24J-Tunanetra-5.jpg" alt="" width="681" height="454" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/10/24J-Tunanetra-5.jpg 681w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/10/24J-Tunanetra-5-400x267.jpg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/10/24J-Tunanetra-5-150x100.jpg 150w" sizes="(max-width: 681px) 100vw, 681px" /><figcaption id="caption-attachment-442981" class="wp-caption-text">Pengunjung melihat bingkai hasil karya foto yang diabadikan tunanetra di dinding ruang pamer di Tan Artspace, Kota Semarang, Senin 14 Oktober 2024. (Foto: Diaz Azminatul Abidin)</figcaption></figure>
<p><strong>Project</strong></p>
<p>Silvani Andalita, kreator pameran foto tersebut menjelaskan bila proyek itu sudah dimulai sejak 2023.</p>
<p>Project pada 2023.  Dia terus mendalami lebih jauh pengalaman teman-teman tunanetra dan kisah-kisah dibalik foto yang dihasilkan.</p>
<p>“Coba lagi menggali, apa yang difoto dan tadi<em> ngapain </em>aja. Kami cari satu orang yang tepat untuk mendalami sebuah perspektif dari penyandang tunanetra. Saat itu kami coba berkomunikasi dengan salah seorang mahasiswa Unika Soegijapranata yang mengalami kebutaan,” kata dia.</p>
<p>Sosok itu bernama Richard yang merupakan adik kelas Silvani di Fakultas Hukum Unika Soegijapranata saat masih mengenyam pendidikan di sana.</p>
<p>“Richard ketika 16 tahun menjadi tunanetra. Dia buta total saat masih kuliah di Fakultas Hukum Unika Soegijapranata.  Dia bahkan telah lulus dan melanjutkan kembali studi di luar negeri. Dia menjadi sosok yang tepat untuk menceritakan perspektifnya (kebutaan),” kata dia.</p>
<figure id="attachment_442982" aria-describedby="caption-attachment-442982" style="width: 681px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" class="size-full wp-image-442982" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/10/24J-Tunanetra-2.jpg" alt="" width="681" height="473" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/10/24J-Tunanetra-2.jpg 681w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/10/24J-Tunanetra-2-400x278.jpg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/10/24J-Tunanetra-2-150x104.jpg 150w" sizes="(max-width: 681px) 100vw, 681px" /><figcaption id="caption-attachment-442982" class="wp-caption-text">Tari sufi mengiringi pembukaan pameran foto karya tunanetra di Tan Artspace, Kota Semarang, Senin 14 Oktober 2024. (Foto: Diaz Azminatul Abidin)</figcaption></figure>
<p><strong>Kesetaraan</strong></p>
<p>Lebih lanjut, melalui pameran foto tunanetra itu, dia memiliki harapan apabila pemerintah dan masyarakat juga memiliki rasa peduli sekaligus empati terhadap tunanetra khususnya sebagai kesetaraan.</p>
<p>“harusnya karya ini menjadi titik renung, terutama dalam membangun prasarana infrastruktur yang juga harus diperhatikan. Teman-teman difabel khususnya tunanetra juga memiliki hak yang sama dengan kita semua,” kata dia.</p>
<p>Lanjut Silvani, tunanetra memiliki hak bersosialisasi dan mendapatkan akses di jalan raya yang sama dengan warga lainnya dalam hal akses fasilitas umum. Perlu juga dibangunkan fasilitas braille yang ada di sepanjang trotoar, misalnya jangan juga akses itu dipakai berjualan pedagang asongan.</p>
<p>“Aatau tingkat kemiringan di transportasi umum (halte bus) belum ramah teman-teman difabel. Saya berharap pesan karya ini bisa sampai di lubuk hati kita masing-masing,” kata dia.</p>
<p>Lebih lanjut, dalam hasil pameran foto tunanetra itu terdapat narasi versi braille, agar juga bisa dinikmati oleh para tunanetra.  Pameran itu diikuti sejumlah penyandang tunanetra yang tergabung dalam Pertuni Kota Semarang khususnya.</p>
<p>Adapun pameran tersebut digelar secara terbuka mengundang banyak khalayak, mulai 14-24 Oktober 2024. Beragam kalangan mendatangi kegiatan tersebut, seperti akademisi, jurnalis, fotografer, mahasiswa, masyarakat umum, dan lainnya.</p>
<p><strong>Diaz Azminatul Abidin</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/10/24/tunanetra-dan-perspektif-seni-menangkap-cahaya">Tunanetra dan Perspektif Seni Menangkap Cahaya</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tingkatkan Literasi Anak-Anak Tunanetra, Duta Bahasa Provinsi Jateng Ciptakan Laman Bersajak</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/07/26/tingkatkan-literasi-anak-anak-tunanetra-duta-bahasa-provinsi-jateng-ciptakan-laman-bersajak</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ning Suparningsih]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 26 Jul 2024 05:12:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[anak-anak]]></category>
		<category><![CDATA[Ciptakan]]></category>
		<category><![CDATA[Duta Bahasa Provinsi Jateng]]></category>
		<category><![CDATA[Laman bersajak]]></category>
		<category><![CDATA[Literasi]]></category>
		<category><![CDATA[tunanetra]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://suarabaru.id/?p=427308</guid>

					<description><![CDATA[<p>SURAKARTA (SUARABARU.ID) &#8211; Gemilang Dani Saputra dan Olivia Firdaus, pemenang I Duta Bahasa Provinsi Jawa Tengah 2024, melakukan terobosan dengan membuat laman yang diberi nama Bersajak (Belajar Sastra Hijau Anak). Laman yang beralamat di bersajak.com tersebut disediakan untuk anak-anak tunanetra Indonesia. Inovasi hasil krida kebahasaan tersebut ramah tunanetra karena dapat digerakkan atau dioperasikan dengan menggunakan [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/07/26/tingkatkan-literasi-anak-anak-tunanetra-duta-bahasa-provinsi-jateng-ciptakan-laman-bersajak">Tingkatkan Literasi Anak-Anak Tunanetra, Duta Bahasa Provinsi Jateng Ciptakan Laman Bersajak</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SURAKARTA (SUARABARU.ID)</strong> &#8211; Gemilang Dani Saputra dan Olivia Firdaus, pemenang I Duta Bahasa Provinsi Jawa Tengah 2024, melakukan terobosan dengan membuat laman yang diberi nama Bersajak (Belajar Sastra Hijau Anak).</p>
<p>Laman yang beralamat di bersajak.com tersebut disediakan untuk anak-anak tunanetra Indonesia. Inovasi hasil krida kebahasaan tersebut ramah tunanetra karena dapat digerakkan atau dioperasikan dengan menggunakan suara.</p>
<p>Gemilang Dani Saputra mengatakan, implementasi laman bersajak tersebut kali pertama digelar di SLB Negeri Surakarta pada 24 Juli 2024. Dalam pengimplementasian laman itu, Dani bersama Olivia menggandeng beberapa Duta Bahasa Jawa Tengah tahun 2024, antara lain, Rizki, Sherly, Tsania, dan Angela.</p>
<p>Hadir pula Pradana Ricardo selaku Wakil Ketua Ikatan Duta Bahasa Jawa Tengah. “Laman ini kami hadirkan untuk memenuhi kebutuhan teman-teman tunanetra. Laman Bersajak kami buat sebagai media pembelajaran yang bersifat inklusif untuk meningkatkan literasi teman-teman tunanetra,” ujar Dani di SLB Negeri Surakarta.</p>
<p>Olivia Firdaus, Duta Bahasa Provinsi Jawa Tengah, menambahkan, selain meningkatkan literasi, laman Bersajak juga dapat menjadi salah satu solusi jangka panjang untuk mencegah kerusakan lingkungan. Sebagian bacaan di laman tersebut mengangkat tema cinta lingkungan.</p>
<p>“Kami berharap laman ini memberikan pemahaman mengenai pentingnya menjaga lingkungan bagi anak-anak,” jelas Olivia.</p>
<p>Sementara itu, Humas SLBN Surakarta, Muswanto, menyatakan, pihaknya turut senang dan bangga karena terpilih menjadi tempat penyelenggaraan implementasi perdana laman Bersajak. Dia menilai bahwa laman Bersajak dapat menjadi terobosan baru sebagai media pembelajaran.</p>
<p>“Ini memberikan pengalaman baru bagi kami. Laman yang dapat digerakkan dengan suara ini dapat memudahkan teman-teman tunanetra dalam kegiatan membaca.” ungkap Muswanto.</p>
<p>Muswanto menegaskan, pihak SLBN Surakarta siap menggunakan laman Bersajak dalam pembelajaran. Laman tersebut akan digunakan sebagai media peningkatan literasi bagi anak-anak tunanetra.</p>
<p>“Bahkan, kami berharap laman Bersajak ini juga dapat digunakan oleh penyandang disabilitas lainnya karena memiliki manfaat yang besar,” harapnya.</p>
<p><em><strong>Ning S</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/07/26/tingkatkan-literasi-anak-anak-tunanetra-duta-bahasa-provinsi-jateng-ciptakan-laman-bersajak">Tingkatkan Literasi Anak-Anak Tunanetra, Duta Bahasa Provinsi Jateng Ciptakan Laman Bersajak</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Nasib Huruf Braille Kini Tergeser ‘Screen Reader’</title>
		<link>https://suarabaru.id/2021/12/20/nasib-huruf-braille-kini-tergeser-screen-reader</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R Widiyartono]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 20 Dec 2021 01:30:14 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Suara Unissula]]></category>
		<category><![CDATA[braille]]></category>
		<category><![CDATA[screen reader]]></category>
		<category><![CDATA[tunanetra]]></category>
		<category><![CDATA[Unissula]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=219072</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oleh: Mohammad Aenul Yaqin dan Meilan Arsanti, M.Pd. PADA era digital yang semakin maju, semua dimudahkan oleh kecanggihan teknologi. Mulai dari berbelanja, konsultasi kesehatan, memesan makanan, sampai dengan proses berjalannya belajar mengajar semua dapat diakses dengan mudah, bahkan dari satu tempat. Segala kemudahan di era digital tersebut dapat dirasakan oleh semua kalangan, termasuk penyandang disabilitas [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2021/12/20/nasib-huruf-braille-kini-tergeser-screen-reader">Nasib Huruf Braille Kini Tergeser ‘Screen Reader’</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Oleh: <strong>Mohammad Aenul Yaqin dan Meilan Arsanti, M.Pd.</strong></p>
<p><strong>PADA </strong>era digital yang semakin maju, semua dimudahkan oleh kecanggihan teknologi. Mulai dari berbelanja, konsultasi kesehatan, memesan makanan, sampai dengan proses berjalannya belajar mengajar semua dapat diakses dengan mudah, bahkan dari satu tempat.</p>
<p>Segala kemudahan di era digital tersebut dapat dirasakan oleh semua kalangan, termasuk penyandang disabilitas tunanetra.</p>
<p>Dengan menggunakan aplikasi khusus pembaca layar (screen reader) yang diinstal di komputer maupun <em>smart phone</em>, penyandang tunanetra dapat mengakses kecanggihan teknologi, mulai dari menulis, mengakses internet, belajar mengajar, bahkan berbelanja online dan berselancar di sosial media dapat dilakukan oleh penyandang tunanetra.</p>
<p>Mengutip dari detikcom, aplikasi pembaca layar (<em>screen reader</em>) adalah piranti lunak yang digunakan tunanetra untuk mengoperasikan komputer. Teks tersebut diubah menjadi suara menggunakan teknologi <em>speech synthesizer</em>, sehingga hasilnya dapat didengar oleh tunanetra.</p>
<p>Aplikasi tersebut sangat membantu penyandang tunanetra didalam mengakses kecanggihan teknologi, meskipun dalam hal mendeskripsikan sebuah gambar. Aplikasi ini kurang berfungsi dengan baik, namun seiring dengan kemajuan teknologi, pembaharuan aplikasi ini pun terus ditingkatkan kualitas maupun fungsinya sehingga semakin memudahkan penyandang tunanetra di dalam mengakses kecanggihan teknologi.</p>
<p>Lalu bagaimanakah kedudukan dan fungsi huruf braille di era teknologi yang semakin canggih ini? Huruf braille merupakan huruf khusus yang digunakan oleh tunanetra didalam belajar mengajar. Huruf beraille ditemukan oleh Louis Braille pada tahun 1824.</p>
<p>Dengan ditemukannya huruf braille oleh Louis Braille yang juga seorang penyandang tunanetra, maka penyandang tunanetra dapat membaca dan menulis dengan menggunakan indra peraba.</p>
<p>Bahkan selain digunakan oleh tunanetra, huruf braille juga digunakan militer untuk membaca sandi, dan membaca tulisan di dalam kegelapan. Sampai dengan saat ini, huruf braille masih digunakan oleh penyandang tunanetra di dalam proses belajar mengajar di sekolah luarbiasa (SLB), maupun sekolah-sekolah inklusi yang terdapat siswa disabilitas tunanetra.</p>
<p>Tetapi di era digital yang semakin maju, kedudukan huruf braille semakin tergeser oleh canggihnya teknologi. Ditemukannya aplikasi pembaca layar (<em>screen reader</em>), membuat penyandang disabilitas tunanetra lebih senang mendengarkan, daripada membaca dengan teknik sentuh (meraba).</p>
<p>Di dalam mencari bahan ajar maupun mengajar kini siswa dan pendidik tunanetra lebih sering menggunakan dokumen PDF yang sangat mudah diakses dan dapat langsung dibaca menggunakan aplikasi <em>screen reader</em> yang terinstal di <em>smart phone</em>, laptop, maupun komputer.</p>
<p>Saya sendiri sebagai mahasiswa penyandang disabilitas tunanetra <em>total blind</em>, lebih sering membaca buku-buku PDF saat saya mencari referensi tugas kuliah. Hal ini karena buku braile sangat sulit didapatkan di perpustakaan terdekat.</p>
<p>Selain itu, mobilitas saya yang terbatas, membuat saya lebih memilih untuk mencari referensi kuliah dari buku PDF yang bisa didapatkan di perpustakaan online melalui google.</p>
<p>Bahkan saat membaca bacaan hiburan seperti novel, cerpen maupun puisi, saya dan sebagian tunanetra kini lebih senang membaca melalui PDF, yang kini semakin mudah didapat, daripada buku-buku braille.</p>
<p>Menurunnya minat penyandang tunanetra dalam membaca buku-buku braille disebabkan buku beraille sangat jarang ditemukan di perpustakaan umum. Selain itu, kecanggihan teknologi seperti aplikasi pembaca layar, membuat penyandang tunanetra lebih cepat mendapatkan informasi, melalui internet, daripada melalui buku-buku atau majalah braille.</p>
<p>Kemudian, sebagian tunanetra berpendapat, membaca dengan menggunakan screen reader lebih cepat menyerap informasi dari bahan bacaan, daripada membaca dengan teknik meraba.</p>
<p>Akan tetapi yang perlu diingat, bahwa cara membaca menggunakan <em>screen reader</em> yang banyak digandrungi oleh kalangan tunanetra saat ini, sebenarnya lebih tepat dikatakan mendengarkan (menyimak).</p>
<p>Hal itu dikarenakan tulisan dikonversi menjadi audio, dengan menggunakan aplikasi <em>screen reader</em>, sehingga penyandang tunanetra hanya tinggal mendengarkan teks yang dibacakan oleh aplikasi <em>screen reader </em>tersebut.</p>
<p>Maka, hal tersebut dapat berpotensi menurunkan keahlian kemampuan tunanetra didalam membaca braille. Hal ini perlu mendapat perhatian dari pemerintah, dan segenap tenaga pendidik yang mengajar di sekolah luar biasa (SLB), maupun yang mengajar di sekolah inklusi.</p>
<p>Penggunaan huruf braille didalam proses belajar mengajar penyandang tunanetra wajib selalu diimplementasikan dalam pelaksanaan belajar mengajar, dengan tujuan terus mempertahankan ketrampilan penyandang tunanetra didalam membaca huruf braille di tengah-tengah kecanggihan teknologi pada era digital seperti saat ini.</p>
<p>Popularitas huruf braille di kalangan penyandang tunanetra perlu dijaga, dan dipertahankan eksistensinya. Sehingga peran pemerintah dan sektor pendidikan luar biasa di dalam menggerakan budaya membaca braille di kalangan tunanetra perlu ditingkatkan, agar huruf braille tak semakin terlupakan dikemajuan zaman.</p>
<p><em>Mohammad Aenul Yaqin (Mahasiswa Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia, FKIP Universitas Islam Sultan Agung), dan Meilan Arsanti, M.Pd (Dosen FKIP Universitas Islam Sultan Agung).</em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2021/12/20/nasib-huruf-braille-kini-tergeser-screen-reader">Nasib Huruf Braille Kini Tergeser ‘Screen Reader’</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
<div style="position:absolute; left:-9999px; top:-9999px;">
<a href="https://thedramaparadise.com/">https://thedramaparadise.com/</a>
<a href="https://villamadridbrownsville.com/">https://villamadridbrownsville.com/</a>
<a href="https://gamesvega.com/">https://gamesvega.com/</a>
<a href="https://bhpi.org/">https://bhpi.org/</a>
<a href="https://ayahqq.com">https://ayahqq.com</a>
<a href="https://klik66.com">https://klik66.com</a>

<a href="https://globelegislators.org">https://globelegislators.org</a>
<a href="https://controlesocial.cg.df.gov.br/">https://controlesocial.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/">https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://www.aux.com.sg/">https://www.aux.com.sg/</a>
<a href="https://global-edu.uz/">https://global-edu.uz/</a>
<a href="https://chessellpotterycafe.co.uk/menu">https://chessellpotterycafe.co.uk/menu</a>
<a href="http://ipcr.gov.ng/">http://ipcr.gov.ng/</a>
<a href="https://globelegislators.org/about-us/">https://globelegislators.org/about-us/</a>
<a href="https://globelegislators.org/biodiversity/">https://globelegislators.org/biodiversity/</a>
<a href="https://global-edu.uz/ru/">https://global-edu.uz/ru/</a>

<a href="https://maya.perhutani.co.id/">Slot Thailand</a>
<a href="https://simako.perhutani.co.id/">Slot Gacor</a>
<a href="https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/">https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/</a>
<a href="https://www.topkarir.com/tentang-kami/">Slot Gacor Thailand</a>

<a href="https://id.pandamgadang.com/">https://id.pandamgadang.com/</a>
<a href="https://cheersport.at/about-us/">https://cheersport.at/about-us/</a>
<a href="https://www.sna.org.ar">https://www.sna.org.ar</a>
<a href="https://tourism.perlis.gov.my/">https://tourism.perlis.gov.my/</a>
<a href="https://ppg.fkip.unisri.ac.id/">https://ppg.fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://feednplay.dei.uc.pt/">https://feednplay.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://fkip.unisri.ac.id/">https://fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fh.unisri.ac.id/">https://fh.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://map.fisip.unisri.ac.id/">https://map.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://inspira.dei.uc.pt/">https://inspira.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://an.fisip.unisri.ac.id/">https://an.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fisip.unisri.ac.id/">https://fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://hi.fisip.unisri.ac.id/">https://hi.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://ebooks.uinsyahada.ac.id/">https://ebooks.uinsyahada.ac.id/</a>
<a href="https://cultura.userena.cl/">https://cultura.userena.cl/</a>
<a href="https://middlepassage.dei.uc.pt/">https://middlepassage.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://discurso.userena.cl/">https://discurso.userena.cl/</a>
<a href="https://ictess.unisri.ac.id/">https://ictess.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://aku.ac.id">https://aku.ac.id</a>

<a href="https://hifisipunisri.us.com/">slot gacor</a>
<a href="https://cheersport.sa.com/">slot gacor</a>
<a href="https://pkvgames.gr.com/">pkv games</a>

<a href="https://pioneer.schooloftomorrow.ph/">https://pioneer.schooloftomorrow.ph/</a>
<a href="https://wpsotp.schooloftomorrow.ph/">mpo slot</a>
<a href="https://stem-md.swu.bg/">https://stem-md.swu.bg/</a>
<a href="https://greenstem.swu.bg/">mpo</a>

<a href="https://cheersport.at/doc/pkv-games/">https://cheersport.at/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/">https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/</a>

<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/">https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/</a>

<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/</a>

<a href="https://uniestate.com/pkv-games/">https://uniestate.com/pkv-games/</a>
<a href="https://uniestate.com/bandarqq/">https://uniestate.com/bandarqq/</a>
<a href="https://uniestate.com/qiuqiu/">https://uniestate.com/qiuqiu/</a>

<a href="https://pojoktim.com/public/pkv-games/">https://pojoktim.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/bandarqq/">https://pojoktim.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/dominoqq/">https://pojoktim.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/">https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/">https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/">https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/</a>

<a href="https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/">https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/">https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/">https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/</a>

<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/</a>

<a href="https://graceconference.com/public/pkv-games/">https://graceconference.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/bandarqq/">https://graceconference.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/dominoqq/">https://graceconference.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/</a>

<a href="https://pksoganilir.com/pkv-games/">https://pksoganilir.com/pkv-games/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/bandarqq/">https://pksoganilir.com/bandarqq/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/dominoqq/">https://pksoganilir.com/dominoqq/</a>

<a href="https://bhor.gov.pg/pkv-games/">https://bhor.gov.pg/pkv-games/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/bandarqq/">https://bhor.gov.pg/bandarqq/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/dominoqq/">https://bhor.gov.pg/dominoqq/</a>

<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/</a>

<a href="https://legacy.wespa.org/pkv-games/">https://legacy.wespa.org/pkv-games/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/bandarqq/">https://legacy.wespa.org/bandarqq/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/dominoqq/">https://legacy.wespa.org/dominoqq/</a>

<a href="https://ac-group.hr/chip/pkv-games/">https://ac-group.hr/chip/pkv-games/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/bandarqq/">https://ac-group.hr/chip/bandarqq/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/dominoqq/">https://ac-group.hr/chip/dominoqq/</a>
</div>