<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Selangor Archives - SuaraBaru.id</title>
	<atom:link href="https://suarabaru.id/tag/selangor/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<description>Media Online Tajam dan Berimbang</description>
	<lastBuildDate>Fri, 13 Dec 2024 23:25:31 +0000</lastBuildDate>
	<language>id-ID</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=5.9.13</generator>

<image>
	<url>https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2018/06/cropped-logofooter-32x32.png</url>
	<title>Selangor Archives - SuaraBaru.id</title>
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Dosen USM Berikan Kuliah Umum di UiTM Malaysia</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/12/14/dosen-usm-berikan-kuliah-umum-di-uitm-malaysia</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 13 Dec 2024 23:25:31 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Suara USM]]></category>
		<category><![CDATA[Kuliah Umum]]></category>
		<category><![CDATA[Malaysia]]></category>
		<category><![CDATA[Politik Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[Rektor]]></category>
		<category><![CDATA[Selangor]]></category>
		<category><![CDATA[Shah Alam]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Semarang]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Teknologi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=451864</guid>

					<description><![CDATA[<p>MALAYSIA (SUARABARU.ID)&#8211; Wakil Rektor III Universitas Semarang (USM), Dr Muhammad Junaidi SHI MH, memberikan kuliah umum tentang Politik Hukum Pembentukan Peraturan Perundang-undangan, di Universitas Teknologi MARA (UiTM), Shah Alam, Selangor, Malaysia, Jumat (13/12/2024). Dalam kegiatan yang dibuka Dr Nor Akhmal Hasmin, Pensyarah Undang-Undang, Pusat Asasi UiTM itu, diikuti 25 mahasiswa Fakultas Perundang-undangan UiTM. Dalam materinya, [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/12/14/dosen-usm-berikan-kuliah-umum-di-uitm-malaysia">Dosen USM Berikan Kuliah Umum di UiTM Malaysia</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>MALAYSIA (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)</strong>&#8211; Wakil Rektor III Universitas Semarang (USM), Dr Muhammad Junaidi SHI MH, memberikan kuliah umum tentang Politik Hukum Pembentukan Peraturan Perundang-undangan, di Universitas Teknologi MARA (UiTM), Shah Alam, Selangor, Malaysia, Jumat (13/12/2024).</p>
<p>Dalam kegiatan yang dibuka Dr Nor Akhmal Hasmin, Pensyarah Undang-Undang, Pusat Asasi UiTM itu, diikuti 25 mahasiswa Fakultas Perundang-undangan UiTM.</p>
<p>Dalam materinya, Junaidi menekankan kebijakan pembentukan peraturan perundang-undangan, harus menekankan adanya adopsi nilai-nilai kesadaran hukum masyarakat. Pembentukan peraturan tidak boleh mengandung kesewenang-wenangan kekuasaan pemerintah.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2024/12/13/ceo-pt-oemah-solution-indonesia-beri-kuliah-praktisi-pada-mahasiswa-usm">CEO PT Oemah Solution Indonesia Beri Kuliah Praktisi pada Mahasiswa USM</a></strong></p>
<p>&#8221;Pemerintah dalam berpolitik, harus menempatkan kewenangan dalam membentuk peraturan, yang merupakan sarana dalam mengformilkan kesadaran dalam bentuk budaya hukum masyarakat,&#8221; katanya.</p>
<p>Dalam kuliah umum itu, ada hal menarik yang muncul dari pertanyaan peserta, yakni Ashraf, yang menanyakan tentang Hukum Adat yang menjadi instrumen hukum dalam sistem hukum suatu negara.</p>
<p>Menurut Junaidi, Hukum Adat sangat berpotensi untuk lebih mudah menjadi norma peraturan yang berlaku dalam sebuah negara. &#8221;Tapi problematikanya, apakah bisa disahkan dalam bentuk peraturan, jika kepentingan politik tidak megesampingkan eksistensinya,&#8221; papar dia menggambarkan.</p>
<p>Junaidi berharap, kuliah umum ini dapat menjadi wawasan baru dari kerja sama USM dengan perguruan tinggi yang ada di luar negeri. Selain itu, untuk eksistensi tenaga pengajar USM, agar tidak hanya diakui di negaranya sendiri, tetapi juga dibutuhkan dalam pengembangan hukum di kancah regional maupun internasional.</p>
<p><em><strong>Riyan</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/12/14/dosen-usm-berikan-kuliah-umum-di-uitm-malaysia">Dosen USM Berikan Kuliah Umum di UiTM Malaysia</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sebanyak 32.044 Warga Selangor Mengungsi Akibat Banjir</title>
		<link>https://suarabaru.id/2021/12/20/sebanyak-32-044-warga-selangor-mengungsi-akibat-banjir</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 20 Dec 2021 07:52:50 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Suara Internasional]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir]]></category>
		<category><![CDATA[Malaysia]]></category>
		<category><![CDATA[Selangor]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=219159</guid>

					<description><![CDATA[<p>KUALA LUMPUR (SUARABARU.ID)- Hingga Senin (20/12/2021) jam 10.00 pagi ini sebanyak 32.044 orang telah diungsikan ke 162 Pusat Penempatan Sementara (PPS) di sembilan daerah dalam Negeri Selangor, Malaysia, akibat dampak banjir parah di daerah tersebut. &#8220;Daerah Klang mencatatkan jumlah tertinggi pengungsi dengan jumlah 18.858 individu,&#8221; ujar Menteri Besar Selangor Amirudin Shari di Selangor, Senin (20/12/2021). [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2021/12/20/sebanyak-32-044-warga-selangor-mengungsi-akibat-banjir">Sebanyak 32.044 Warga Selangor Mengungsi Akibat Banjir</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KUALA LUMPUR (SUARABARU.ID)-</strong> Hingga Senin (20/12/2021) jam 10.00 pagi ini sebanyak 32.044 orang telah diungsikan ke 162 Pusat Penempatan Sementara (PPS) di sembilan daerah dalam Negeri Selangor, Malaysia, akibat dampak banjir parah di daerah tersebut.</p>
<p>&#8220;Daerah Klang mencatatkan jumlah tertinggi pengungsi dengan jumlah 18.858 individu,&#8221; ujar Menteri Besar Selangor Amirudin Shari di Selangor, Senin (20/12/2021).</p>
<p>Selain dari lembaga-lembaga pemerintah dan aparat setempat, ujar dia, pasukan sukarelawan Team Selangor official dan lembaga Serve turut membantu usaha mengedarkan makanan dan keperluan dasar ke semua PPS yang menempatkan korban banjir.</p>
<p>Selain daerah Klang para pengungsi diantaranya berasal dari Petaling, Kuala Langat, Kuala Selangor dan Hulu Langat.</p>
<p>Sementara itu berdasarkan informasi di lapangan sejumlah warga yang tinggal di Taman Sri Muda Seksyen 33 Shah Alam masih memerlukan bantuan untuk evakuasi. Kawasan ini merupakan tempat bertemunya Sungai Klang dan Sungai Damansara yang terendam banjir parah.</p>
<p>Seorang warga di Jalan Megah 25/109, Taman Sri Muda dikabarkan meninggal dunia dan anaknya sedang menunggu untuk proses evakuasi.</p>
<p>Sedangkan berdasarkan data di KBRI Kuala Lumpur, jumlah WNI yang memohon bantuan di Selangor sebanyak 1.332 orang , Kuala Lumpur 236 orang dan Pahang 15 orang.</p>
<p>&#8220;Total hingga Senin (20/12/2021) yang mengajukan 1.609 orang. Permohonan bantuan WNI terdampak banjir 112 diantaranya balita,&#8221; kata Koordinator Pensosbud KBRI Kuala Lumpur, Yoshi Iskandar.</p>
<p>Yoshi mengatakan sejak Minggu (19/12/2021) bantuan makanan siap makan, pakaian, air mineral dan lain-lain sudah disalurkan.</p>
<p><em><strong>Ant-Claudia</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2021/12/20/sebanyak-32-044-warga-selangor-mengungsi-akibat-banjir">Sebanyak 32.044 Warga Selangor Mengungsi Akibat Banjir</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
