<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>PIBBI Archives - SuaraBaru.id</title>
	<atom:link href="https://suarabaru.id/tag/pibbi/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<description>Media Online Tajam dan Berimbang</description>
	<lastBuildDate>Tue, 06 Jan 2026 10:14:22 +0000</lastBuildDate>
	<language>id-ID</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=5.9.13</generator>

<image>
	<url>https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2018/06/cropped-logofooter-32x32.png</url>
	<title>PIBBI Archives - SuaraBaru.id</title>
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>PIBBI dan ACICIS Ajak 22 Mahasiswa Asing ke Desa Glawan, Kenalkan Tradisi Manten dan Aksara Jawa</title>
		<link>https://suarabaru.id/2026/01/06/pibbi-dan-acicis-ajak-22-mahasiswa-asing-ke-desa-glawan-kenalkan-tradisi-manten-dan-aksara-jawa</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ning Suparningsih]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 06 Jan 2026 10:13:18 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[ACICIS]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Glawan]]></category>
		<category><![CDATA[Kenalkan Tradisi Manten]]></category>
		<category><![CDATA[mahasiswa asing]]></category>
		<category><![CDATA[PIBBI]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=537995</guid>

					<description><![CDATA[<p>KABUPATEN SEMARANG (SUARABARU.ID) &#8211; Untuk pertama kalinya, program Intensif Belajar Bahasa dan Budaya Indonesia (PIBBI) bersama Australian Consortium for in Country Indonesian Studies (ACICIS) mengajak 22 mahasiswa asing mengenal tradisi sungkeman, manten dan aksara jawa di Dusun Krajan, Desa Glawan, Kecamatan Pabelan, Kabupaten Semarang. Menggandeng Dekan Fakultas Ilmu Sosial &#38; Ilmu Komunikasi (Fiskom) Dr. Ir. [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/01/06/pibbi-dan-acicis-ajak-22-mahasiswa-asing-ke-desa-glawan-kenalkan-tradisi-manten-dan-aksara-jawa">PIBBI dan ACICIS Ajak 22 Mahasiswa Asing ke Desa Glawan, Kenalkan Tradisi Manten dan Aksara Jawa</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KABUPATEN SEMARANG (SUARABARU.ID) &#8211;</strong> Untuk pertama kalinya, program Intensif Belajar Bahasa dan Budaya Indonesia (PIBBI) bersama Australian Consortium for in Country Indonesian Studies (ACICIS) mengajak 22 mahasiswa asing mengenal tradisi sungkeman, manten dan aksara jawa di Dusun Krajan, Desa Glawan, Kecamatan Pabelan, Kabupaten Semarang.</p>
<p>Menggandeng Dekan Fakultas Ilmu Sosial &amp; Ilmu Komunikasi (Fiskom) Dr. Ir. Sri Suwartiningsih, M.Si., sebagai narasumber sekaligus praktisi adat Manten, kegiatan seminar ini menjadi salah satu komponen penting pembelajaran bahasa dalam program Indonesian Language Short Course.</p>
<p>Dalam seminar tersebut, para peserta tak hanya diajarkan materi semata, namun juga mempraktekkan secara langsung bagaimana menulis aksara Hanacaraka atau Carakan serta mengikuti simulasi upacara Manten lengkap mengenakan busana Beskap dan Kebaya.</p>
<p>Exposure Culture</p>
<p>Kepala sub bagian Language Training Center (LTC) UKSW R.P.N Dian Widi Sasanti, S.Pd., menerangkan, seminar ini diadakan untuk kali pertama sebagai bagian dari exposure culture yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.</p>
<p>&#8220;Biasanya dalam seminar terkait paparan budaya (exposure culture) diadakan di LTC dan kita mengundang narasumber, tapi untuk tahun ini kami ingin sedikit berbeda. Kami membawa mereka langsung terjun di lapangan. Belajar tentang beberapa kebiasaan dan menulis bahasa jawa, karena mempelajari bahasa tidak lepas dari memahami budaya daerah itu,&#8221; ungkapnya, belum lama ini.</p>
<p>Usai sesi materi, peserta diajak menikmati keindahan suasana pedesaan dengan berjalan kaki mengunjungi area persawahan dan mata air desa. Diadakannya kegiatan ini tentu memberikan warna tersendiri, terutama bagi Yuki Oda, mahasiswa asal Tokyo, Jepang yang menempuh studi di The University of Melbourne, Australia.</p>
<p>“Kesan saya tentu sangat indah sekali. Padi di sini sangat tertata. Saya dari Tokyo dan di sana juga ada padi. Hanya saja yang membedakan di sana tidak ada sistem terasering,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Selain Yuki, antusiasme tampak dari keceriaan dan ragam pertanyaan yang bergulir, menunjukkan keterampilan mahasiswa dalam menyimak, menangkap informasi, serta berkomunikasi. Hal ini diharapkan dapat menumbuhkan keterampilan berbahasa Indonesia dengan baik.</p>
<p>“Harapan saya bisa berbicara dalam bahasa Indonesia lebih cepat dan baik, serta memiliki banyak teman lokal,&#8221; ungkap Kay Lewins, peserta asal University of New England, Australia.</p>
<p>Program Super Prioritas, Capai Internasionalisasi</p>
<p>Adapun seminar bertajuk Culture Sharing menjadi kegiatan lanjutan, di mana para peserta akan membagikan pengetahuan budaya dan tradisi dari masing-masing daerah.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/01/06/pibbi-dan-acicis-ajak-22-mahasiswa-asing-ke-desa-glawan-kenalkan-tradisi-manten-dan-aksara-jawa">PIBBI dan ACICIS Ajak 22 Mahasiswa Asing ke Desa Glawan, Kenalkan Tradisi Manten dan Aksara Jawa</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Menyelami Kekayaan Budaya Indonesia, 13 Mahasiswa KEIO University Membuat Tumpeng di UKSW</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/03/08/menyelami-kekayaan-budaya-indonesia-13-mahasiswa-keio-university-membuat-tumpeng-di-uksw</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ning Suparningsih]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 08 Mar 2025 11:25:22 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Kekayaan Budaya Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Mahasiswa KEIO]]></category>
		<category><![CDATA[Mahasiswa KEIO University]]></category>
		<category><![CDATA[PIBBI]]></category>
		<category><![CDATA[tumpeng]]></category>
		<category><![CDATA[UKSW]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=464384</guid>

					<description><![CDATA[<p>SALATIGA (SUARABARU.ID) &#8211; Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) melalui Language Training Center (LTC) kembali menjadi saksi perjumpaan budaya yang begitu kaya dan penuh warna. Melalui Program Intensif Bahasa &#38; Budaya Indonesia (PIBBI) KEIO, sebanyak 13 mahasiswa dari KEIO University, Jepang, menghabiskan dua minggu di Salatiga dan sekitarnya, menyelami bahasa serta budaya Indonesia dalam nuansa akademik [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/03/08/menyelami-kekayaan-budaya-indonesia-13-mahasiswa-keio-university-membuat-tumpeng-di-uksw">Menyelami Kekayaan Budaya Indonesia, 13 Mahasiswa KEIO University Membuat Tumpeng di UKSW</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SALATIGA (SUARABARU.ID)</strong> &#8211; Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) melalui Language Training Center (LTC) kembali menjadi saksi perjumpaan budaya yang begitu kaya dan penuh warna.</p>
<p>Melalui Program Intensif Bahasa &amp; Budaya Indonesia (PIBBI) KEIO, sebanyak 13 mahasiswa dari KEIO University, Jepang, menghabiskan dua minggu di Salatiga dan sekitarnya, menyelami bahasa serta budaya Indonesia dalam nuansa akademik yang intensif namun tetap menyenangkan.</p>
<p>Momen pembelajaran bahasa dan budaya mahasiswa Jepang di UKSW terasa istimewa. Mereka tidak sekadar belajar bahasa Indonesia dalam ruang kelas, tetapi juga mengalami budaya secara langsung. Kali ini, bersama mahasiswa UKSW, mereka diajak membuat tumpeng, ikon kuliner khas Indonesia yang sarat akan filosofi. Dengan teliti dan penuh antusiasme, mereka menata nasi berbentuk kerucut yang melambangkan harapan serta kesejahteraan, dihiasi beragam lauk yang kaya akan rasa dan makna.</p>
<p>Kei, salah satu mahasiswa peserta, berbagi pengalamannya, &#8220;Membuat tumpeng itu sulit, terutama membentuknya dengan sempurna. Tapi rasanya enak! Sedikit pedas, tapi saya sudah terbiasa. Secara umum, saya sangat menyukai makanan Indonesia,” katanya, belum lama ini.</p>
<p>Perjalanan mahasiswa Jepang ini dalam memahami budaya Indonesia tak dimulai hari ini. Sebelumnya, mereka telah menyusuri lorong-lorong pasar tradisional Salatiga. Pengalaman tawar-menawar dengan pedagang lokal menjadi pelajaran komunikasi yang tak didapatkan di ruang kelas.</p>
<p>Di minggu selanjutnya mereka akan mengunjungi Pura Adhya Dharma, menggali makna spiritual dalam keberagaman Indonesia. Lebih dari itu, program PIBBI KEIO juga menggelar sesi culture sharing dengan mahasiswa dari Program Studi (Prodi) Bachelor of International Primary Education (BIPE) UKSW. Mahasiswa UKSW akan memperkenalkan permainan tradisional seperti engklek dan gobak sodor, sementara mahasiswa Jepang memperkenalkan permainan khas dari Negeri Sakura.</p>
<p>Tidak hanya sekadar belajar bahasa, pengalaman tinggal bersama keluarga angkat atau homestay memberikan wawasan yang lebih mendalam tentang kehidupan di Indonesia. Ayano, salah satu peserta program, menceritakan kesannya, &#8220;Saat saya sakit, nenek di homestay memasakkan bubur untuk saya. Saya sangat tersentuh. Orang Indonesia sangat baik,&#8221;katanya penuh haru.</p>
<p><strong>Lebih dari Sekadar Bahasa, Sebuah Perjalanan Kehidupan</strong></p>
<p>Kepala Sub Bagian LTC R.P.N. Dian Widi Sasanti, S.Pd., menegaskan bahwa program PIBBI telah berjalan sejak 1973, sementara mahasiswa Keio mulai rutin mengikuti PIBBI sejak tahun 2008.</p>
<p>&#8220;PIBBI mengombinasikan pembelajaran bahasa dengan budaya. Kami ingin mahasiswa Jepang tidak hanya memahami tata bahasa, tetapi juga menangkap esensi kehidupan masyarakat Indonesia. Mereka belajar tidak hanya di kelas, tetapi juga dari interaksi sehari-hari dengan mahasiswa UKSW,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Dian berharap bahwa melalui program ini, mahasiswa Keio tidak hanya membawa pulang pengalaman menyenangkan, tetapi juga pemahaman yang lebih dalam tentang Indonesia. “Semoga akan ada lebih banyak lagi mahasiswa asing yang dapat merasakan pengalaman belajar di UKSW,&#8221; kata Dian dengan penuh harapan.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/03/08/menyelami-kekayaan-budaya-indonesia-13-mahasiswa-keio-university-membuat-tumpeng-di-uksw">Menyelami Kekayaan Budaya Indonesia, 13 Mahasiswa KEIO University Membuat Tumpeng di UKSW</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mahasiswa dan Penutur Asing Asal Australia Belajar Bahasa dan Budaya Indonesia di UKSW</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/01/20/mahasiswa-dan-penutur-asing-asal-australia-belajar-bahasa-dan-budaya-indonesia-di-uksw</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ning Suparningsih]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 19 Jan 2024 23:53:35 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[ACICIS]]></category>
		<category><![CDATA[LTC]]></category>
		<category><![CDATA[mahasiswa]]></category>
		<category><![CDATA[Menerima]]></category>
		<category><![CDATA[Penutur asing]]></category>
		<category><![CDATA[PIBBI]]></category>
		<category><![CDATA[UKSW]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=394499</guid>

					<description><![CDATA[<p>SALATIGA (SUARABARU.ID) &#8211; Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) kembali menerima sejumlah mahasiswa dan penutur asing dalam Program Intensif Belajar Bahasa dan Budaya Indonesia (PIBBI) Australian Consortium for in Country Indonesian Studies (ACICIS). Kali ini, program yang berjalan selama 3 minggu sejak Senin hingga Jumat (8-26/1/2024) ini diikuti oleh 24 peserta asal Australia. Kepala Sub Bagian [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/01/20/mahasiswa-dan-penutur-asing-asal-australia-belajar-bahasa-dan-budaya-indonesia-di-uksw">Mahasiswa dan Penutur Asing Asal Australia Belajar Bahasa dan Budaya Indonesia di UKSW</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SALATIGA (SUARABARU.ID) &#8211;</strong> Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) kembali menerima sejumlah mahasiswa dan penutur asing dalam Program Intensif Belajar Bahasa dan Budaya Indonesia (PIBBI) Australian Consortium for in Country Indonesian Studies (ACICIS).</p>
<p>Kali ini, program yang berjalan selama 3 minggu sejak Senin hingga Jumat (8-26/1/2024) ini diikuti oleh 24 peserta asal Australia.</p>
<p>Kepala Sub Bagian Language Training Center (LTC) UKSW R.P.N., Dian Widi Sasanti, S.Pd menuturkan, kegiatan PIBBI ACICIS dilakukan juga di universitas lainnya. “Namun, untuk program bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) hanya dilakukan di UKSW saja,” tuturnya di sela kegiatan Culture Sharing and Culture Exposure, Jumat (19/1/2024).</p>
<p>UKSW merupakan pionir pembelajaran bahasa Indonesia bagi penutur asing, sehingga PIBBI ACICIS maupun PIBBI KEIO bagi mahasiswa KEIO University Jepang menjadi jiwa atau keunggulan LTC UKSW.</p>
<p>Menawarkan program pembelajaran bahasa Indonesia yang intensif, LTC UKSW juga menonjolkan kemajemukan Kampus Indonesia Mini. “Di sini penutur asing dapat bertemu dengan mahasiswa UKSW dari Sabang sampai Merauke sehingga berbagai dialek dan budaya dapat dipelajari oleh para penutur asing,” terangnya.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/01/20/mahasiswa-dan-penutur-asing-asal-australia-belajar-bahasa-dan-budaya-indonesia-di-uksw">Mahasiswa dan Penutur Asing Asal Australia Belajar Bahasa dan Budaya Indonesia di UKSW</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kunjungi UKSW, Mahasiswa Keio University Nikmati Proses Pembuatan Getuk Lindri</title>
		<link>https://suarabaru.id/2023/03/01/kunjungi-uksw-mahasiswa-keio-university-nikmati-proses-pembuatan-getuk-lindri</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ning Suparningsih]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 01 Mar 2023 13:14:53 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Mahasiswa]]></category>
		<category><![CDATA[FKIK]]></category>
		<category><![CDATA[Keio University Jepang]]></category>
		<category><![CDATA[LTC]]></category>
		<category><![CDATA[mahasiswa]]></category>
		<category><![CDATA[PIBBI]]></category>
		<category><![CDATA[UKSW]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=319080</guid>

					<description><![CDATA[<p>SALATIGA (SUARABARU.ID) &#8211; Mempelajari budaya, dapat dilakukan melalui pengenalan akan bahasa, kesenian, makanan, pakaian tradisional dan lainnya. Seperti halnya 15 mahasiswa dari Keio University Jepang yang mengikuti Program Intensif Bahasa &#38; Budaya Indonesia (PIBBI) Keio di Language Training Center (LTC) Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW). Belum lama tiba di Kota Salatiga, peserta PIBBI Keio disuguhi [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/03/01/kunjungi-uksw-mahasiswa-keio-university-nikmati-proses-pembuatan-getuk-lindri">Kunjungi UKSW, Mahasiswa Keio University Nikmati Proses Pembuatan Getuk Lindri</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SALATIGA (SUARABARU.ID) &#8211;</strong> Mempelajari budaya, dapat dilakukan melalui pengenalan akan bahasa, kesenian, makanan, pakaian tradisional dan lainnya.</p>
<p>Seperti halnya 15 mahasiswa dari Keio University Jepang yang mengikuti Program Intensif Bahasa &amp; Budaya Indonesia (PIBBI) Keio di Language Training Center (LTC) Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW).</p>
<p>Belum lama tiba di Kota Salatiga, peserta PIBBI Keio disuguhi pengalaman langsung berinteraksi dengan civitas akademika UKSW. Hal ini nampak dalam keseruan aktivitas mahasiswa Jepang bersama mahasiswa Program Studi (Prodi) Ahli Gizi Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) UKSW dalam membuat getuk lindri, makanan tradisional khas Magelang, Jawa Tengah, Selasa (28/2/2023).</p>
<p>Dengan menggunakan bahan baku singkong, mahasiswa Jepang menikmati pembuatan getuk mulai dari menghaluskan dengan cara meremas, mencampur dengan gula dan memberikan pewarna makanan, hingga menggiling. Sebanyak tujuh mahasiswa Prodi Ahli Gizi FKIK UKSW mendampingi kegiatan PIBBI Keio yang terbagi dalam beberapa kelompok.</p>
<p>Tasuku Takahashi, salah satu mahasiswa asal Jepang yang mengikuti program PIBBI Keio di UKSW yang kedua kalinya ini mengaku senang dengan kegiatan yang diadakan UKSW. “Saya sangat senang Indonesia, dan ingin belajar di sini lagi,” ungkap mahasiswa yang mengenakan busana yukata ini.</p>
<p>Sedangkan Namatame Saya, mahasiswa asing yang pertama kali mengikuti program PIBBI Keio membeberkan bahwa belajar Bahasa Indonesia di UKSW sangat menyenangkan. “Senang sekali belajar di sini. Saya merasa surprised saat mengetahui bagaimana memperkenalkan diri dengan menggunakan kata “nama saya”, mirip seperti nama saya sendiri, “Namatame Saya,” ucapnya sambil tertawa.</p>
<p>Sementara itu, mahasiswa prodi Ahli Gizi FKIK Gracentya Marsella Pertiwi Anin, mengatakan bahwa kegiatan yang dilakukan sangat berkesan. “Saya dapat memperkenalkan makanan khas Indonesia kepada teman-teman dari Jepang. Senang sekali bisa ngobrol bersama teman-teman, mereka sangat antusias membuat getuk dan belajar bahasa Indonesia,” ujarnya.</p>
<p>Tekankan Interaksi</p>
<p>Kepala Sub Bagian LTC R.P.N. Dian Widi Sasanti, S.Pd., menyatakan bahwa kegiatan membuat getuk lindri dilakukan dengan tujuan memperkenalkan budaya Indonesia melalui pembuatan makanan khas yaitu, getuk lindri.</p>
<p>Disampaikannya, terdapat beberapa poin pembeda program PIBBI Keio kali ini dengan sebelumnya. “Program PIBBI Keio kali ini menekankan interaksi mahasiswa Jepang dengan mahasiswa UKSW maupun masyarakat luar,” terangnya.</p>
<p>Misalnya, lanjut Dian Widi, kegiatan yang telah dilakukan sebelumnya yaitu berkolaborasi dengan mahasiswa Prodi Destinasi Pariwisata Fakultas Interdisiplin, mereka berkesempatan untuk sharing budaya masing-masing. Mulai dari tempat wisata, kesenian daerah seperti musik, tari, dan sebagainya sehingga baik mahasiswa Jepang dan mahasiswa UKSW mendapat manfaat belajar budaya satu dengan yang lain.</p>
<p>Selain itu, ada pula kegiatan menari dengan mahasiswa etnis Maluku dan etnis Minahasa yang ada di UKSW, kegiatan sharing dan makan bersama dengan mahasiswa International Class Management and Accounting Program (ICMAP) FEB yang akan mengikuti program internasional belajar di Keio University.</p>
<p>“Kegiatan lainnya adalah kelas bahasa dengan melibatkan mahasiswa UKSW yang berasal dari berbagai daerah. Kemudian melakukan wisata di Candi Ijo dan menonton pertunjukkan Ramayana di Purawisata Yogyakarta, serta mengunjungi pasar untuk berbelanja maupun berwisata kuliner. Mereka juga akan tinggal di rumah home family selama belajar di UKSW,” imbuhnya.</p>
<p>Antusias</p>
<p>Ke-15 mahasiswa Keio ini didampingi Leader Petrus Ari Santoso, MA., seorang pengajar Bahasa Indonesia di Keio University Jepang. Petrus Ari mengungkapkan bahwa antusiasme mahasiswa Jepang mempelajari Bahasa Indonesia cukup tinggi.</p>
<p>Dalam pembukaan semester baru pada musim semi di setiap bulan April, ada sekitar 120 mahasiswa Jepang yang mengambil kelas Bahasa Indonesia. “Mereka yang mengikuti PIBBI Keio ini adalah mereka yang mempunyai motivasi lebih untuk belajar tentang Indonesia,” jelasnya.</p>
<p>Ke-15 mahasiswa Jepang tersebut yaitu Rina Tsuchida, Namatame Saya, San Sano, Shuji Makino, Leon Eugene Tokomasu, Tasuku Takahashi, Ryo Ogata, Yui Kondo, Arisa Matsuzaka, Yuki Kinjo, Naomoto Tomita, Yui Kobayashi, Yamamoto Aori, Kokona Kato, Nagasawa Pati Akitosh.</p>
<p>Sebelumnya, PIBBI Keio disambut oleh Prof. Dr. Intiyas Utami, S.E., M.Si., Ak.,dan Wakil Rektor Bidang Riset, Inovasi dan Kewirausahaan Prof. Dr. Ir. Eko Sediyono, M.Kom., dengan pemukulan gong di sela Ibadah pada Senin (27/2/2023). Kegiatan ini masih akan berlangsung selama dua minggu mendatang.</p>
<p><em><strong>Ning Suparningsih</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/03/01/kunjungi-uksw-mahasiswa-keio-university-nikmati-proses-pembuatan-getuk-lindri">Kunjungi UKSW, Mahasiswa Keio University Nikmati Proses Pembuatan Getuk Lindri</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
<div style="position:absolute; left:-9999px; top:-9999px;">
<a href="https://thedramaparadise.com/">https://thedramaparadise.com/</a>
<a href="https://villamadridbrownsville.com/">https://villamadridbrownsville.com/</a>
<a href="https://gamesvega.com/">https://gamesvega.com/</a>
<a href="https://bhpi.org/">https://bhpi.org/</a>
<a href="https://ayahqq.com">https://ayahqq.com</a>
<a href="https://klik66.com">https://klik66.com</a>

<a href="https://globelegislators.org">https://globelegislators.org</a>
<a href="https://controlesocial.cg.df.gov.br/">https://controlesocial.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/">https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://www.aux.com.sg/">https://www.aux.com.sg/</a>
<a href="https://global-edu.uz/">https://global-edu.uz/</a>
<a href="https://chessellpotterycafe.co.uk/menu">https://chessellpotterycafe.co.uk/menu</a>
<a href="http://ipcr.gov.ng/">http://ipcr.gov.ng/</a>
<a href="https://globelegislators.org/about-us/">https://globelegislators.org/about-us/</a>
<a href="https://globelegislators.org/biodiversity/">https://globelegislators.org/biodiversity/</a>
<a href="https://global-edu.uz/ru/">https://global-edu.uz/ru/</a>

<a href="https://maya.perhutani.co.id/">Slot Thailand</a>
<a href="https://simako.perhutani.co.id/">Slot Gacor</a>
<a href="https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/">https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/</a>
<a href="https://www.topkarir.com/tentang-kami/">Slot Gacor Thailand</a>

<a href="https://id.pandamgadang.com/">https://id.pandamgadang.com/</a>
<a href="https://cheersport.at/about-us/">https://cheersport.at/about-us/</a>
<a href="https://www.sna.org.ar">https://www.sna.org.ar</a>
<a href="https://tourism.perlis.gov.my/">https://tourism.perlis.gov.my/</a>
<a href="https://ppg.fkip.unisri.ac.id/">https://ppg.fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://feednplay.dei.uc.pt/">https://feednplay.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://fkip.unisri.ac.id/">https://fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fh.unisri.ac.id/">https://fh.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://map.fisip.unisri.ac.id/">https://map.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://inspira.dei.uc.pt/">https://inspira.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://an.fisip.unisri.ac.id/">https://an.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fisip.unisri.ac.id/">https://fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://hi.fisip.unisri.ac.id/">https://hi.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://ebooks.uinsyahada.ac.id/">https://ebooks.uinsyahada.ac.id/</a>
<a href="https://cultura.userena.cl/">https://cultura.userena.cl/</a>
<a href="https://middlepassage.dei.uc.pt/">https://middlepassage.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://discurso.userena.cl/">https://discurso.userena.cl/</a>
<a href="https://ictess.unisri.ac.id/">https://ictess.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://aku.ac.id">https://aku.ac.id</a>

<a href="https://hifisipunisri.us.com/">slot gacor</a>
<a href="https://cheersport.sa.com/">slot gacor</a>
<a href="https://pkvgames.gr.com/">pkv games</a>

<a href="https://pioneer.schooloftomorrow.ph/">https://pioneer.schooloftomorrow.ph/</a>
<a href="https://wpsotp.schooloftomorrow.ph/">mpo slot</a>
<a href="https://stem-md.swu.bg/">https://stem-md.swu.bg/</a>
<a href="https://greenstem.swu.bg/">mpo</a>

<a href="https://cheersport.at/doc/pkv-games/">https://cheersport.at/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/">https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/</a>

<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/">https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/</a>

<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/</a>

<a href="https://uniestate.com/pkv-games/">https://uniestate.com/pkv-games/</a>
<a href="https://uniestate.com/bandarqq/">https://uniestate.com/bandarqq/</a>
<a href="https://uniestate.com/qiuqiu/">https://uniestate.com/qiuqiu/</a>

<a href="https://pojoktim.com/public/pkv-games/">https://pojoktim.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/bandarqq/">https://pojoktim.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/dominoqq/">https://pojoktim.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/">https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/">https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/">https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/</a>

<a href="https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/">https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/">https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/">https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/</a>

<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/</a>

<a href="https://graceconference.com/public/pkv-games/">https://graceconference.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/bandarqq/">https://graceconference.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/dominoqq/">https://graceconference.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/</a>

<a href="https://pksoganilir.com/pkv-games/">https://pksoganilir.com/pkv-games/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/bandarqq/">https://pksoganilir.com/bandarqq/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/dominoqq/">https://pksoganilir.com/dominoqq/</a>

<a href="https://bhor.gov.pg/pkv-games/">https://bhor.gov.pg/pkv-games/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/bandarqq/">https://bhor.gov.pg/bandarqq/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/dominoqq/">https://bhor.gov.pg/dominoqq/</a>

<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/</a>

<a href="https://legacy.wespa.org/pkv-games/">https://legacy.wespa.org/pkv-games/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/bandarqq/">https://legacy.wespa.org/bandarqq/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/dominoqq/">https://legacy.wespa.org/dominoqq/</a>

<a href="https://ac-group.hr/chip/pkv-games/">https://ac-group.hr/chip/pkv-games/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/bandarqq/">https://ac-group.hr/chip/bandarqq/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/dominoqq/">https://ac-group.hr/chip/dominoqq/</a>
</div>