<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Pesisir semarang Archives - SuaraBaru.id</title>
	<atom:link href="https://suarabaru.id/tag/pesisir-semarang/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<description>Media Online Tajam dan Berimbang</description>
	<lastBuildDate>Mon, 26 Jan 2026 02:16:35 +0000</lastBuildDate>
	<language>id-ID</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=5.9.13</generator>

<image>
	<url>https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2018/06/cropped-logofooter-32x32.png</url>
	<title>Pesisir semarang Archives - SuaraBaru.id</title>
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Sinergi Hijau di Pesisir: PLN Indonesia Power UBP Semarang Dukung Pertanian Terpadu di Tanjung Mas</title>
		<link>https://suarabaru.id/2026/01/26/sinergi-hijau-di-pesisir-pln-indonesia-power-ubp-semarang-dukung-pertanian-terpadu-di-tanjung-mas</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ning Suparningsih]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 26 Jan 2026 02:16:35 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Dukung Pertanian Terpadu di Tanjung Mas]]></category>
		<category><![CDATA[Pesisir semarang]]></category>
		<category><![CDATA[PLN Indonesia Power UBP Semarang]]></category>
		<category><![CDATA[Sinergi Hijau]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=541314</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID) &#8211; PT PLN Indonesia Power (PLN IP) UBP Semarang kembali mempertegas komitmennya terhadap pelestarian lingkungan dan pemberdayaan masyarakat. Bekerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Semarang, LPUBTN KAS, dan Kelurahan Tanjung Mas, PLN IP UBP Semarang mendukung penuh kegiatan sosialisasi Pengelolaan Lingkungan Hidup Berkelanjutan yang dipusatkan di RW.15, Kelurahan Tanjung Mas. Kegiatan [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/01/26/sinergi-hijau-di-pesisir-pln-indonesia-power-ubp-semarang-dukung-pertanian-terpadu-di-tanjung-mas">Sinergi Hijau di Pesisir: PLN Indonesia Power UBP Semarang Dukung Pertanian Terpadu di Tanjung Mas</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (SUARABARU.ID)</strong> &#8211; PT PLN Indonesia Power (PLN IP) UBP Semarang kembali mempertegas komitmennya terhadap pelestarian lingkungan dan pemberdayaan masyarakat.</p>
<p>Bekerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Semarang, LPUBTN KAS, dan Kelurahan Tanjung Mas, PLN IP UBP Semarang mendukung penuh kegiatan sosialisasi Pengelolaan Lingkungan Hidup Berkelanjutan yang dipusatkan di RW.15, Kelurahan Tanjung Mas.</p>
<p>Kegiatan yang berlangsung pada Sabtu (24/1/2026) ini menghadirkan kader lingkungan RW.15 Tanjung Mas sebagai narasumber utama.</p>
<p>Sebanyak 30 perwakilan masyarakat dari berbagai wilayah di Kota Semarang hadir untuk menimba ilmu dan melihat langsung praktik terbaik (best practice) pengelolaan lingkungan yang telah berjalan di wilayah pesisir ini.</p>
<p>Dalam kegiatan ini, PLN Indonesia Power UBP Semarang menyerahkan bantuan fasilitas Pertanian Terpadu. Dukungan ini ditujukan untuk memperkuat infrastruktur hijau yang dikelola oleh warga, sekaligus menjadikan RW.15 sebagai laboratorium lapangan bagi wilayah lain.</p>
<p>Officer Community Development PLN Indonesia Power UBP Semarang, Dadan Budiansyah, menyatakan, keterlibatan perusahaan dalam program ini merupakan wujud nyata dari implementasi Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang berorientasi pada kemandirian masyarakat.</p>
<p>&#8220;Kami di PLN Indonesia Power tidak hanya berfokus pada keandalan energi, tetapi juga bagaimana energi tersebut bisa bersinergi dengan lingkungan yang lestari. Dukungan fasilitas Green House dan pertanian terpadu ini diharapkan menjadi katalisator bagi warga Tanjung Mas untuk terus berinovasi,&#8221; kata Dadan.</p>
<p>&#8220;Kami sangat bangga melihat kader-kader di RW.15 kini mampu menjadi narasumber dan mentransfer ilmunya kepada wilayah lain. Ini adalah definisi pemberdayaan yang sebenarnya,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Keberadaan fasilitas baru ini disambut antusias oleh kelompok masyarakat setempat, khususnya Kelompok Wanita Tani (KWT) Cantik Bahari yang menjadi motor penggerak pertanian perkotaan di wilayah tersebut.</p>
<p>Ketua KWT Cantik Bahari, Yuni menyampaikan rasa syukur dan terima kasihnya atas perhatian berkelanjutan yang diberikan oleh PLN Indonesia Power.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/01/26/sinergi-hijau-di-pesisir-pln-indonesia-power-ubp-semarang-dukung-pertanian-terpadu-di-tanjung-mas">Sinergi Hijau di Pesisir: PLN Indonesia Power UBP Semarang Dukung Pertanian Terpadu di Tanjung Mas</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pangdam IV/Diponegoro Bersama Kepala BNPB Tinjau Penanganan Banjir Rob di Pesisir Semarang</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/11/04/pangdam-iv-diponegoro-bersama-kepala-bnpb-tinjau-penanganan-banjir-rob-di-pesisir-semarang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ning Suparningsih]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 04 Nov 2025 07:06:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Semarang Raya]]></category>
		<category><![CDATA[pangdam IV diponegoro]]></category>
		<category><![CDATA[Penanganan Banjir Rob]]></category>
		<category><![CDATA[Pesisir semarang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=505444</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID) &#8211; Pangdam IV/Diponegoro, Mayjen TNI Achiruddin mendampingi Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto meninjau progres penanganan banjir rob dan penguatan sistem mitigasi bencana di wilayah Pesisir Semarang, Senin (3/11/2025). Pada kesempatan tersebut rombongan mengunjungi Kolam Retensi Sriwulan Genuk, guna meninjau pompanisasi rumah pompa Sringin dan Kolam Retensi Terboyo, Kota Semarang, [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/11/04/pangdam-iv-diponegoro-bersama-kepala-bnpb-tinjau-penanganan-banjir-rob-di-pesisir-semarang">Pangdam IV/Diponegoro Bersama Kepala BNPB Tinjau Penanganan Banjir Rob di Pesisir Semarang</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (SUARABARU.ID)</strong> &#8211; Pangdam IV/Diponegoro, Mayjen TNI Achiruddin mendampingi Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto meninjau progres penanganan banjir rob dan penguatan sistem mitigasi bencana di wilayah Pesisir Semarang, Senin (3/11/2025).</p>
<p>Pada kesempatan tersebut rombongan mengunjungi Kolam Retensi Sriwulan Genuk, guna meninjau pompanisasi rumah pompa Sringin dan Kolam Retensi Terboyo, Kota Semarang, yang berperan dalam mengendalikan debit air dari kawasan rendah dan terhubung langsung dengan pesisir utara Jawa.</p>
<p>Evaluasi dilakukan untuk memastikan pompa dapat berfungsi optimal dalam menghadapi fenomena rob dan curah hujan ekstrem.</p>
<p>Sebagai bagian dari rangkaian kunker, rombongan juga menuju Joglo Direksi Kit PT WIKA selaku kontraktor pelaksana proyek pembangunan jalan tol Semarang-Demak yang terintegrasi dengan pembangunan tanggul laut dan sistem pompa kawasan pesisir.</p>
<p>Melihat fenomena banjir yang sering terjadi di Semarang dibutuhkan sinergi antar-instansi, termasuk TNI, pemerintah daerah, kontraktor, dan kementerian teknis, agar pembangunan fasilitas mitigasi tidak hanya selesai tepat waktu, namun juga benar-benar efektif dalam melindungi masyarakat.</p>
<p>&#8220;Jajaran Kodam siap mendukung langkah pemerintah dalam memperkuat ketahanan wilayah, khususnya terkait ancaman bencana hidrometeorologi di kawasan pesisir Jawa Tengah. Dukungan tersebut meliputi pengerahan personel, perbantuan alat berat, hingga keterlibatan Satkowil dalam mitigasi berbasis komunitas.&#8221; ungkap Pangdam.</p>
<p>Hadir pada peninjauan tersebut Gubernur Jateng, Komjen Pol (Purn) Drs. Ahmad Luthfi, Wakapolda Jateng, Brigjen Pol Latief Usman, serta jajaran Forkopimda Jateng.</p>
<p><em><strong>Ning S</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/11/04/pangdam-iv-diponegoro-bersama-kepala-bnpb-tinjau-penanganan-banjir-rob-di-pesisir-semarang">Pangdam IV/Diponegoro Bersama Kepala BNPB Tinjau Penanganan Banjir Rob di Pesisir Semarang</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Jelang Ramadan, Masih Ada Warga Berziarah di Makam Tenggelam Pesisir Semarang</title>
		<link>https://suarabaru.id/2022/04/02/jelang-ramadan-masih-ada-warga-berziarah-di-makam-tenggelam-pesisir-semarang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 02 Apr 2022 04:11:07 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Makam tenggelam]]></category>
		<category><![CDATA[Pesisir semarang]]></category>
		<category><![CDATA[TPU Tambakrejo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=242255</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID) &#8211; Sebelum masuk bulan Ramadan, sejumlah warga kampung Tambakrejo yang berada di pesisir Kota Semarang melakukan ziarah kubur. Ziarah kubur memang sudah biasa dilakukan oleh kalangan warga. Namun kali ini mereka (warga) berziarah kubur di makam yang tenggelam akibat abrasi dan air pasang Laut Jawa. Dilansir dari suara.com, Jumat (1/4/2022), pemakaman yang berada [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2022/04/02/jelang-ramadan-masih-ada-warga-berziarah-di-makam-tenggelam-pesisir-semarang">Jelang Ramadan, Masih Ada Warga Berziarah di Makam Tenggelam Pesisir Semarang</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (SUARABARU.ID)</strong> &#8211; Sebelum masuk bulan Ramadan, sejumlah warga kampung Tambakrejo yang berada di pesisir Kota Semarang melakukan ziarah kubur.</p>
<p>Ziarah kubur memang sudah biasa dilakukan oleh kalangan warga. Namun kali ini mereka (warga) berziarah kubur di makam yang tenggelam akibat abrasi dan air pasang Laut Jawa.</p>
<p>Dilansir dari suara.com, Jumat (1/4/2022), pemakaman yang berada tepat di bibir pantai ini masih dikunjungi warga. Mereka yang berziarah mengirim doa untuk para leluhur dan sanak saudara, yang dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum(TPU) Tambakrejo, yang tanahnya tenggelam akibat abrasi dan air pasang laut beberapa tahun terakhir.</p>
<p>Seorang peziarah, Aris (45) yang dulu tinggal di kampung Tambakmulyo dan kini sudah pindah ke Sembungharjo Genuk menceritakan, setiap tahun menjelang Ramadan, dirinya selalu mengajak anak dan istrinya untuk berziarah di TPU Tambakrejo.</p>
<p>&#8220;Sudah tradisi kami tetap mengirim doa ke makam leluhur yang ada disini,&#8221; ujar Aris.</p>
<p>Aris mengungkapkan, terakhir kali dirinya memakamkan jenazah orang tuanya di TPU Tambakrejo pada 2014 lalu.</p>
<p>Menurutnya, kala itu pasang air laut belum separah saat ini yang mampu menenggelamkan area pemakaman. &#8220;Terakhir mengubur jenazah pada tahun 2014, setelah itu air laut sudah mengikis daratan termasuk daerah makam,&#8221; jelas Aris.</p>
<p>Aris mengatakan, sejak 2018 lalu, pasang air laut membuat warga tidak bisa mendekat di area pemakaman, dan terpaksa harus menggunakan perahu kecil untuk mendekat di patok makam untuk berziarah.</p>
<p>Selain itu, tenggelamnya makam juga membuat sejumlah warga lainnya yang memakamkan leluhur di TPU Tambakrejo enggan untuk berziarah.</p>
<p>&#8220;Waktu patok masih kelihatan sedikit, yang ziarah juga masih banyak karena masih tau posisi makam. Tapi sekarang sudah tenggelam semua, jadi ya dipinggiran saja dan sudah jarang yang ziarah,&#8221; kata Aris.</p>
<p>Sementara seorang warga Tambakrejo lain, Dani (50) juga mengatakan hal yang sama. Untuk ziarah ke makam ayahnya yang meninggal pada tahun 1990-an, dirinya harus menggunakan perahu untuk berziarah di area pemakaman. &#8220;Karena kebetulan saya punya perahu, jadi tetap ziarah di makam yang tenggelam,&#8221; ucapnya.</p>
<p>Dani mengaku sempat harus turun dari perahu dan berenang untuk mencari patok makam almarhum ayahnya.</p>
<p>&#8220;Waktu itu sempat cari patok makam bapak saya, karena dari perahu itukan yang kelihatan cuma ujungnya saja,&#8221; tambah Dani.</p>
<p>Hingga saat ini, masih ada warga seperti Dani dan Aris yang tetap mempertahankan makam leluhur mereka di TPU Tambakrejo yang sudah tenggelam, karena ingin menghormati leluhur. Menurutnya, berziarah merupakan bentuk bakti mereka.</p>
<p><em><strong>Ning</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2022/04/02/jelang-ramadan-masih-ada-warga-berziarah-di-makam-tenggelam-pesisir-semarang">Jelang Ramadan, Masih Ada Warga Berziarah di Makam Tenggelam Pesisir Semarang</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
