<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>pesantren Archives - SuaraBaru.id</title>
	<atom:link href="https://suarabaru.id/tag/pesantren/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<description>Media Online Tajam dan Berimbang</description>
	<lastBuildDate>Wed, 03 Jun 2026 05:00:57 +0000</lastBuildDate>
	<language>id-ID</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=5.9.13</generator>

<image>
	<url>https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2018/06/cropped-logofooter-32x32.png</url>
	<title>pesantren Archives - SuaraBaru.id</title>
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Kudus Deklarasikan Gerakan Pesantren Anti Kekerasan Seksual dan Perundungan</title>
		<link>https://suarabaru.id/2026/06/03/kudus-deklarasikan-gerakan-pesantren-anti-kekerasan-seksual-dan-perundungan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 03 Jun 2026 05:00:57 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Berita utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Kudus]]></category>
		<category><![CDATA[bullying]]></category>
		<category><![CDATA[Kekerasan Seksual]]></category>
		<category><![CDATA[kudus]]></category>
		<category><![CDATA[perundungan]]></category>
		<category><![CDATA[pesantren]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=562482</guid>

					<description><![CDATA[<p>KUDUS (SUARABARU.ID) – Pemerintah Kabupaten Kudus memperkuat komitmen mewujudkan lingkungan pondok pesantren yang aman, nyaman, dan bebas dari kekerasan seksual maupun perundungan (bullying). Langkah tersebut ditegaskan dalam kegiatan Silaturahmi Pondok Pesantren bersama Himpunan Pesantren dan Madrasah Diniyyah (HIPMA) Kudus bertema &#8220;Gerakan Pesantren Anti Kekerasan Seksual dan Bullying” di Pendapa Kabupaten Kudus, Rabu (3/6/2026). Kegiatan yang [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/06/03/kudus-deklarasikan-gerakan-pesantren-anti-kekerasan-seksual-dan-perundungan">Kudus Deklarasikan Gerakan Pesantren Anti Kekerasan Seksual dan Perundungan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KUDUS (SUARABARU.ID) –</strong> Pemerintah Kabupaten Kudus memperkuat komitmen mewujudkan lingkungan pondok pesantren yang aman, nyaman, dan bebas dari kekerasan seksual maupun perundungan (bullying). Langkah tersebut ditegaskan dalam kegiatan Silaturahmi Pondok Pesantren bersama Himpunan Pesantren dan Madrasah Diniyyah (HIPMA) Kudus bertema &#8220;Gerakan Pesantren Anti Kekerasan Seksual dan Bullying” di Pendapa Kabupaten Kudus, Rabu (3/6/2026).</p>
<p>Kegiatan yang dihadiri unsur Forkopimda, para masyayikh, pengasuh pondok pesantren se-Kabupaten Kudus, serta berbagai pemangku kepentingan itu menjadi momentum memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan pesantren dalam menciptakan lingkungan pendidikan keagamaan yang sehat, ramah, dan melindungi hak-hak santri.</p>
<p>Bupati Kudus, Sam’ani Intakoris, menegaskan bahwa pesantren memiliki peran strategis dalam membentuk generasi muda yang berakhlak mulia, berilmu, dan mampu bersaing di masa depan. Karena itu, setiap santri harus mendapatkan jaminan rasa aman selama menempuh pendidikan di lingkungan pesantren.</p>
<p>“Pondok pesantren harus menjadi tempat yang aman dan nyaman bagi para santri. Pesantren memiliki peran besar dalam mencetak generasi penerus bangsa, sehingga seluruh elemen harus bersama-sama mencegah terjadinya kekerasan seksual, bullying, maupun bentuk kekerasan lainnya,” tegas Sam’ani.</p>
<p>Menurutnya, komitmen Pemkab Kudus dalam mendukung pengembangan pesantren tidak hanya sebatas program pembinaan, tetapi juga telah diperkuat melalui regulasi. Salah satunya dengan diterbitkannya &#8220;Peraturan Daerah Kabupaten Kudus Nomor 1 Tahun 2024 tentang Fasilitasi Pengembangan Pesantren&#8221;</p>
<p>Regulasi tersebut menjadi landasan bagi pemerintah daerah untuk terus mendorong terciptanya sistem pengasuhan yang lebih baik, sekaligus memastikan lingkungan pesantren tetap kondusif bagi proses pendidikan dan pembentukan karakter santri.</p>
<p>Sam’ani juga mengajak seluruh pengasuh dan pengelola pesantren untuk mengedepankan pola pengasuhan yang humanis, memperkuat komunikasi dengan orang tua santri, serta meningkatkan pengawasan dan pendampingan terhadap para santri.</p>
<p>“Kami ingin menunjukkan bahwa pondok pesantren di Kabupaten Kudus memiliki iklim pengasuhan yang baik. Pemerintah Kabupaten Kudus bersama Kementerian Agama akan terus memberikan pendampingan agar kondisi pesantren tetap aman, nyaman, dan mendukung tumbuh kembang santri secara optimal,” lanjutnya.</p>
<p>Sementara itu, Wakil Ketua Himpunan Pesantren dan Madrasah Diniyyah (HIPMA) Kudus, Muhammad Nahid, mengingatkan bahwa para santri merupakan amanah dari orang tua yang harus dijaga dan dibimbing dengan penuh tanggung jawab.</p>
<p>Menurutnya, seluruh pondok pesantren di Kudus perlu terus membangun budaya pendidikan yang sehat, aman, dan sarat keteladanan guna mencegah munculnya berbagai bentuk kekerasan di lingkungan pendidikan.</p>
<p>“Kami mengajak seluruh pondok pesantren untuk bersama-sama menciptakan iklim pendidikan yang aman dan nyaman bagi para santri. Anak-anak yang belajar di pesantren adalah amanah dari orang tua yang harus kami jaga dan bimbing dengan sebaik-baiknya,” ujarnya.</p>
<p>Gus Nahid juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Kudus atas perhatian dan dukungan yang selama ini diberikan kepada pesantren, termasuk dalam upaya pencegahan kekerasan seksual, kekerasan verbal, maupun bullying.</p>
<p>“Terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Kudus yang terus memberikan perhatian kepada pesantren. Semoga sinergi ini mampu mewujudkan Kabupaten Kudus sebagai daerah yang bebas dari kekerasan seksual, kekerasan verbal, dan bullying di lingkungan pesantren,” katanya.</p>
<p>Melalui Gerakan Pesantren Anti Kekerasan Seksual dan Bullying ini, pemerintah daerah bersama kalangan pesantren berharap terbangun kesadaran kolektif untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman dan inklusif, sehingga lahir generasi santri yang berakhlakul karimah, berwawasan luas, dan mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat serta bangsa.</p>
<p><strong>Ali Bustomi</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/06/03/kudus-deklarasikan-gerakan-pesantren-anti-kekerasan-seksual-dan-perundungan">Kudus Deklarasikan Gerakan Pesantren Anti Kekerasan Seksual dan Perundungan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pemkab Brebes Pastikan Pesantren Bebas Bullying</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/10/27/pemkab-brebes-pastikan-pesantren-bebas-bullying</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Nur Muktiadi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 27 Oct 2025 13:57:29 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Pantura Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Brebes]]></category>
		<category><![CDATA[bullying]]></category>
		<category><![CDATA[pesantren]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=503833</guid>

					<description><![CDATA[<p>BREBES (SUARABARU.ID) &#8211; Pemerintah Kabupaten Brebes memastikan bahwa pesantren di Kabupaten Brebes tidak hanya menjadi tempat belajar agama, tetapi juga menjadi rumah kedua yang aman, nyaman dan ramah bagi anak-anak santri. Hal itu untuk mencegah tindak kekerasan maupun perundungan (bullying) yang masih menjadi ancaman di lingkungan pesantren. Hal tersebut disampaikan Bupati Brebes Hj Paramitha Widya [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/10/27/pemkab-brebes-pastikan-pesantren-bebas-bullying">Pemkab Brebes Pastikan Pesantren Bebas Bullying</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BREBES (SUARABARU.ID)</strong> &#8211; Pemerintah Kabupaten Brebes memastikan bahwa pesantren di Kabupaten Brebes tidak hanya menjadi tempat belajar agama, tetapi juga menjadi rumah kedua yang aman, nyaman dan ramah bagi anak-anak santri. Hal itu untuk mencegah tindak kekerasan maupun perundungan (bullying) yang masih menjadi ancaman di lingkungan pesantren.</p>
<p>Hal tersebut disampaikan Bupati Brebes Hj Paramitha Widya Kusuma SE MM dalam sambutannya yang dibacakan Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dindikpora) Caridah saat membuka Halaqah Pesantren Ramah Anak rangkaian Peringatan Hari Santri Nasional PCNU Kabupaten Brebes, di Aula Islamic Center Brebes, Senin (27/10/2025).</p>
<p>&#8220;Di pesantren karakter mereka ditempa, akhlak mereka dibina, dan cita-cita mereka diarahkan menuju masa depan yang gemilang. Sudah sepatutnya kita melindungi para santri,&#8221; ucap Bupati Brebes.</p>
<p>Paramitha menyampaikan, halaqah menunjukkan komitmen NU dalam mendorong penguatan kapasitas pesantren agar mampu menjalankan fungsi pendidikannya dengan lebih baik, sekaligus memperkuat sistem perlindungan anak di lingkungan pendidikan keagamaan. Begitu pula Pemkab Brebes berkomitmen untuk terus mendukung setiap upaya peningkatan kualitas pendidikan pesantren, termasuk dalam penerapan prinsip ramah anak.</p>
<p>&#8220;Kami meyakini bahwa pesantren yang ramah anak akan melahirkan generasi santri yang tidak hanya cerdas spiritual dan intelektual, tetapi juga memiliki kepekaan sosial serta rasa kasih terhadap sesama,&#8221; katanya.</p>
<p>Paramitha mengingatkan, bahwa santri bukan hanya penjaga nilai-nilai agama dan moral bangsa, tetapi juga agen perubahan yang berperan aktif dalam membangun peradaban dunia yang damai, berkeadilan, dan berkemajuan. Menurutnya, halaqah dengan fokus pesantren ramah anak menjadi sangat penting.</p>
<p>&#8220;Pesantren selama ini telah menjadi lembaga pendidikan yang menanamkan nilai-nilai keislaman, kebangsaan, dan kemanusiaan. Namun di era modern ini, pesantren juga dituntut untuk semakin adaptif terhadap tantangan zaman, termasuk dalam hal perlindungan dan pemenuhan hak-hak anak,&#8221; pungkasnya.</p>
<p>Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Brebes KH Sholahudin Masruri berharap, masyarakat khususnya Majelis Wakil Cabang (MWC) NU dapat mensosialisasikan bahwa pesantren itu adalah tempat karakter building atau pendidikan karakter yang sesuai-sesuai dengan beberapa kearifan lokal yang di telah disuritauladani oleh para kiai.</p>
<p>Sementara itu, Pengasuh Pondok Pesantren Al Bukhori Tanjung KH Hudalloh Karim mengatakan, halaqah dimaksudkan untuk memperkenalkan pesantren yang ramah anak dan ramah santri. Namun di luar masih ada isu-isu yang mengatakan pesantren kurang ramah anak</p>
<p>&#8220;Kita ingin menepis ketika ada isu-isu di luar bahwa di pesantren ada tindakan bullying, karena ternyata kenyataannya di pesantren ada pendidikan karakter, intinya itu,&#8221; jelas KH Hudalloh sekaligus narasumber halaqah.</p>
<p>KH Hudalloh berharap, hasil dari halaqah supaya bisa direalisasikan di tengah masyarakat, sehingga  bisa saling menghormati. Kemudian satu dengan yang lain juga saling mengisi kekurangan.</p>
<p>&#8220;Mudah-mudahan keterikatannya menjadi bagus, persatuannya semakin bisa mewarnai pembangunan di Indonesia dan khususnya Brebes,&#8221; pungkasnya.</p>
<p><strong>Nur Muktiadi</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/10/27/pemkab-brebes-pastikan-pesantren-bebas-bullying">Pemkab Brebes Pastikan Pesantren Bebas Bullying</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Wakaf Tak Hanya untuk Pesantren, Makam, Masjid dan Mushala</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/10/27/wakaf-tak-hanya-untuk-pesantren-makam-masjid-dan-mushala</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 27 Oct 2025 05:12:51 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Semarang Raya]]></category>
		<category><![CDATA[Bimbingan Masyarakat Islam]]></category>
		<category><![CDATA[Direktur Jenderal]]></category>
		<category><![CDATA[Kementerian Agama Ri]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Semarang]]></category>
		<category><![CDATA[pesantren]]></category>
		<category><![CDATA[Program Inkubasi Wakaf Produktif Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<category><![CDATA[UIN walisongo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=503712</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID)&#8211; Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam (Dirjen Bimas Islam) Kementerian Agama RI, Prof Dr Abu Rokhmad, meresmikan Program Inkubasi Wakaf Produktif Nasional Tahun 2025. Guru Besar UIN Walisongo itu berpesan, agar wakaf diberdayakan dan dimanfaatkan semaksimal mungkin untuk kesejahteraan umat. &#8221;Wakaf jangan hanya digunakan untuk urusan Pesantren, Makam, Masjid dan Mushala (P3M) saja, tetapi [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/10/27/wakaf-tak-hanya-untuk-pesantren-makam-masjid-dan-mushala">Wakaf Tak Hanya untuk Pesantren, Makam, Masjid dan Mushala</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)</strong>&#8211; Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam (Dirjen Bimas Islam) Kementerian Agama RI, Prof Dr Abu Rokhmad, meresmikan Program Inkubasi Wakaf Produktif Nasional Tahun 2025.</p>
<p>Guru Besar UIN Walisongo itu berpesan, agar wakaf diberdayakan dan dimanfaatkan semaksimal mungkin untuk kesejahteraan umat.</p>
<p>&#8221;Wakaf jangan hanya digunakan untuk urusan Pesantren, Makam, Masjid dan Mushala (P3M) saja, tetapi harus dimanfaatkan dan diberdayakan untuk kepentingan umat,&#8221; tegas Prof Abu di Joglo Wakaf Zizwaf Masjid Pelajar, Wonolopo, Mijen, Kota Semarang, Sabtu (24/10/2025).</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2025/10/27/pgn-genjot-sosialisasi-jargas-di-lumajang-pastikan-masyarakat-nikmati-gas-bumi-yang-lebih-praktis-dan-aman">PGN Genjot Sosialisasi Jargas di Lumajang, Pastikan Masyarakat Nikmati Gas Bumi yang Lebih Praktis dan Aman</a></strong></p>
<p>Kegiatan yang dilaksanakan secara hybrid itu, dihadiri ratusan peserta dari berbagai daerah di Indonesia. Baik secara luring maupun daring, melalui Zoom Meeting.</p>
<p>Saat meluncurkan program itu, Abu Rokhmad didampingi Asisten II Sekda Kota Semarang Hernowo Budi Luhur, Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Prof Dr Waryono Abdul Ghofur, Kepala Kanwil Kemenag Jateng Dr Saiful Mujab, Kasubdit Bina Kelembagaan Zakat dan Wakaf Kemenag RI H Muhibuddin.</p>
<p>Ada pula Ketua Badan Wakaf Indonesia (BWI) Kota Semarang Prof Dr Imam Yahya, Kepala Kantor Kemenag Kota Semarang Muhtasit, Ketua PCNU Kota Semarang Dr KH Anasom MHum, Dekan FE Unwahas Dr Hasan, serta para kolaborator program pemberdayaan zakat dan wakaf.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2025/10/27/atasi-banjir-semarang-gubernur-ahmad-luthfi-upayakan-modifikasi-cuaca">Atasi Banjir Semarang, Gubernur Ahmad Luthfi Upayakan Modifikasi Cuaca</a></strong></p>
<p>Turut hadir pula, nadzir Ziswaf Masjid Pelajar, nadzir PCNU Kota Semarang, nadzir Al-Muttaqin, dan nadzir TPQ Al-Amanah Kabupaten Semarang, selaku penerima program Inkubasi Wakaf Produktif (IWP) Kemenag Tahun 2025, serta sejumlah tamu undangan lainnya.</p>
<p>Pada kesempatan itu, Kepala Kanwil Kemenag Jateng, Saiful Mujab menyampaikan rasa syukur dan terima kasihnya, atas penetapan Kota Semarang sebagai Kota Wakaf.</p>
<p>&#8221;Kami berterimakasih, karena Kota Semarang ditetapkan sebagai Kota Wakaf. Harapannya, Semarang dapat menjadi inspirasi gerakan wakaf produktif di Jawa Tengah dan Nasional,&#8221; katanya.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2025/10/27/feders-gathering-2025-diikuti-ratusan-pengguna-motor-matic-di-semarang">Feders Gathering 2025 Diikuti Ratusan Pengguna Motor Matic di Semarang</a></strong></p>
<p>Mewakili Wali Kota, Asisten II Setda Kota Semarang, Hernowo Budi Luhur juga menegaskan komitmen Pemkot yang bersinergi dengan seluruh pemangku kepentingan. &#8221;Pemkot Semarang siap bersinergi bersama Kementerian Agama dan para mitra strategis, guna mewujudkan Semarang Kota Wakaf,&#8221; imbuhnya.</p>
<p>Peresmian Program Inkubasi Wakaf Produktif Nasional 2025 itu, ditandai dengan pemukulan gong oleh Dirjen Bimas Islam, dan penandatanganan batu prasasti sebagai simbol dimulainya program Nasional itu.</p>
<p>Selain itu juga, ditandatanganinya kerja sama program pemberdayaan ekonomi umat berbasis zakat dan wakaf, antara Direktorat Pemberdayaan Zakat dan Wakaf, dengan sejumlah mitra strategis.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2025/10/27/rektor-universitas-semarang-terima-penghargaan-the-best-indonesia-leader-award-2025">Rektor Universitas Semarang Terima Penghargaan The Best Indonesia Leader Award 2025</a></strong></p>
<p>Di antaranya, Pemkot Semarang, Kanwil Kemenag Jateng, BWI Jateng dan Kota Semarang, Baznas Kota dan Kabupaten Semarang, Lembaga Keuangan Syariah Penerima Wakaf Uang (LKSPWU) BSI dan BTN Syariah, Asosiasi Nadzir Indonesia, Forum Wakaf Produktif, serta beberapa lembaga lainnya.</p>
<p>Penandatanganan kerja sama itu, diharapkan menjadi momentum penting dalam menumbuhkan ekosistem wakaf produktif yang mandiri, profesional, dan berdampak luas bagi kesejahteraan umat.</p>
<p>Sebagai bentuk nyata dukungan terhadap pemberdayaan ekonomi umat, Dirjen Bimas Islam bersama Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf, menyerahkan secara simbolis bantuan Program Inkubasi Wakaf Produktif (IWP), kepada tiga nadzir Kota Semarang dan satu nadzir Kabupaten Semarang, masing-masing sebesar Rp 75 juta.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2025/10/27/miftahurrahmat-terpilih-jadi-gubernur-bem-fakultas-psikologi-usm">Miftahurrahmat Terpilih Jadi Gubernur BEM Fakultas Psikologi USM</a></strong></p>
<p>Diserahkan pula bantuan Pemberdayaan Ekonomi Umat melalui KUA Tugu dan KUA Pedurungan, masing-masing senilai Rp 50 juta, serta bantuan Program Kampung Zakat Kelurahan Muktiharjo Kidul, Kecamatan Pedurungan, Kota Semarang, dari para kolaborator.</p>
<p>Dalam momen yang sama, Ziswaf Masjid Pelajar juga menyerahkan beasiswa sebesar Rp 60 juta bagi anak-anak penerima manfaat, untuk masa pendidikan selama tiga tahun.</p>
<p>Salah satu penerima manfaat dan mitra program, Suharto, selaku Nadzir Yayasan Zizwaf Masjid Pelajar, turut berbagi inspirasi tentang pengalaman dalam mengelola wakaf produktif berbasis agrobisnis, yang mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat sekitar.</p>
<p>Usai peresmian, dilanjutkan kunjungan lapangan ke lokasi wakaf produktif peternakan kambing Ziswaf Masjid Pelajar. Prof Abu Rokhmad juga meresmikan Green House, melakukan penyemaian bibit pokcoy, pemberian pakan ikan lele, serta mengunjungi bazaar produk unggulan para penerima manfaat program.</p>
<p><em><strong>Riyan</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/10/27/wakaf-tak-hanya-untuk-pesantren-makam-masjid-dan-mushala">Wakaf Tak Hanya untuk Pesantren, Makam, Masjid dan Mushala</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Wawalkot Tegal Ajak Orang Tua Titipkan Anak di Pesantren</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/10/23/wawalikot-tegal-ajak-orang-tua-titipkan-anak-di-pesantren</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Nur Muktiadi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 23 Oct 2025 16:10:22 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Pantura Barat]]></category>
		<category><![CDATA[hari santri]]></category>
		<category><![CDATA[kota-tegal]]></category>
		<category><![CDATA[pesantren]]></category>
		<category><![CDATA[wawalkot]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=503264</guid>

					<description><![CDATA[<p>KOTA TEGAL (SUARABARU.ID) &#8211; Wakil Wali Kota Tegal, Tazkiyyatul Muthmaimmah mengingatkan, Hari Santri merupakan bentuk penghormatan dan penghargaan serta mengingat momen sejarah. &#8220;Di dalam pesantren membentuk nilai pendidikan karakter, nilai akhlak, nilai kemandirian, budi pekerti dan adab. Saya merasakan betul, saya berterima kasih kepada orang tua yang anaknya belajar di pesantren. Banyak manfaat yang di [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/10/23/wawalikot-tegal-ajak-orang-tua-titipkan-anak-di-pesantren">Wawalkot Tegal Ajak Orang Tua Titipkan Anak di Pesantren</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA TEGAL (SUARABARU.ID)</strong> &#8211; Wakil Wali Kota Tegal, Tazkiyyatul Muthmaimmah mengingatkan, Hari Santri merupakan bentuk penghormatan dan penghargaan serta mengingat momen sejarah.</p>
<p>&#8220;Di dalam pesantren membentuk nilai pendidikan karakter, nilai akhlak, nilai kemandirian, budi pekerti dan adab. Saya merasakan betul, saya berterima kasih kepada orang tua yang anaknya belajar di pesantren. Banyak manfaat yang di dapatkan dari pendidikan pesantren seperti lebih mandiri dan jiwa sosial terasah,&#8221; ujar Tazkiyyatul.</p>
<p>Hal itu disampaikan saat hadir bersama Anggota Komisi II DPRD Kota Tegal, Fathul Imam dalam Podcast DPRD Spesial Hari Santri Nasional 2025 dengan tema “Mengawal Indonesia Merdeka Menuju Peradaban Dunia melalui Kepemimpinan Pemuda dan Perempuan Tegal” di Ruang Podcast DPRD Kota Tegal, Kamis (23/10) siang.</p>
<p>Tazkiyyatul Muthmainnah yang pernah mengenyam pendidikan di beberapa pesantren berpesan kepada masyarakat Kota Tegal berkaitan dengan Hari Santri. &#8220;Kita mulai memikirkan pendidikan anak, salah satu opsi yang terbaik menurut saya adalah memberikan bekal agama dengan memberikan anak-anak kita menjadi santri yang handal, cerdas, berkarakter dengan memasukkan mereka di pondok pesantren.&#8221; ujar Tazkiyyatul yang menyebut ketiga anaknya juga dimasukkan ke pesantren.</p>
<p>Tazkiyyatul juga menyampaikan agar tidak takut dalam menitipkan anak-anaknya di pondok pesantren. &#8220;Orang tua tidak usah takut dan jangan pobia dengan pesantren, karena pesantren tempat belajar yang aman, ramah anak dan tentu saja menenangkan serta kita selaku orang memetik banyak manfaatnya, tidak akan rugi. Kalau anak belum bisa di pesantren dapat belajar di TPQ, setelah anak pulang sekolah,&#8221; ujar Tazkiyyatul.</p>
<p>Sementara, Anggota Komisi II DPRD Kota Tegal, Fathul Imam juga mengungkapkan bahwa untuk tidak khawatir untuk pendidikan dalam pesantren.</p>
<p>&#8220;Ayo bareng-bareng tidak usah takut dan jangan khawatir, kalau kita mau menitipkan anaknya di pondok pesantren, pendidikan di pesantren sangat lengkap, bisa membuat anak soleh, anak soleha, cerdas, handal dan menjadi anak yang memiliki akhlakul karimah, serta kita selaku orang tua berharap ketika anak kita di pondok pesantren menjadi contoh bagi kita. Selalu mendoakan agar anak kita menjadi soleh soleha,&#8221; ujar Fathul Imam.</p>
<p><strong>Nur Muktiadi</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/10/23/wawalikot-tegal-ajak-orang-tua-titipkan-anak-di-pesantren">Wawalkot Tegal Ajak Orang Tua Titipkan Anak di Pesantren</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Santri dan Demokrasi: Menjaga Akal Sehat Politik Bangsa</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/10/22/santri-dan-demokrasi-menjaga-akal-sehat-politik-bangsa</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R Widiyartono]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 22 Oct 2025 02:02:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[SUARA Anda]]></category>
		<category><![CDATA[Bawaslu Grobogan]]></category>
		<category><![CDATA[Fitria Nita Witanti]]></category>
		<category><![CDATA[hari santri nasional]]></category>
		<category><![CDATA[pesantren]]></category>
		<category><![CDATA[santri]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=502820</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oleh Fitria Nita Witanti DALAM perjalanan panjang bangsa Indonesia, santri menempati posisi yang penting. Tidak hanya religius, tetapi juga dalam kancah sosial dan politik. Sejarah mencatat, peran santri dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia tidak bisa diabaikan. Santri bukan hanya pengamal ajaran agama, tetapi juga pejuang kemerdekaan yang menggerakkan rakyat dengan semangat jihad fi sabilillah. Resolusi Jihad 22 [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/10/22/santri-dan-demokrasi-menjaga-akal-sehat-politik-bangsa">Santri dan Demokrasi: Menjaga Akal Sehat Politik Bangsa</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Oleh<strong> Fitria Nita Witanti<img loading="lazy" class="alignleft wp-image-502827 " src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/10/FITRIA-NITA-WITANTI-320x400.jpg" alt="" width="195" height="244" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/10/FITRIA-NITA-WITANTI-320x400.jpg 320w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/10/FITRIA-NITA-WITANTI-120x150.jpg 120w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/10/FITRIA-NITA-WITANTI.jpg 544w" sizes="(max-width: 195px) 100vw, 195px" /></strong></p>
<p><strong>DALAM</strong> perjalanan panjang bangsa Indonesia, santri menempati posisi yang penting. Tidak hanya religius, tetapi juga dalam kancah sosial dan politik. Sejarah mencatat, peran santri dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia tidak bisa diabaikan. Santri bukan hanya pengamal ajaran agama, tetapi juga pejuang kemerdekaan yang menggerakkan rakyat dengan semangat <em>jihad fi sabilillah</em>.</p>
<p>Resolusi Jihad 22 Oktober 1945 yang dikeluarkan oleh KH Hasyim Asy’ari menjadi tonggak sejarah keterlibatan langsung kaum santri dalam mempertahankan kemerdekaan. Seruan itu membakar semangat arek-arek Surabaya dan masyarakat luas untuk melawan penjajah dalam pertempuran 10 November 1945, yang kemudian dikenang sebagai Hari Pahlawan.</p>
<p>Sejak masa perjuangan kemerdekaan hingga era reformasi, santri menjadi kekuatan moral yang menjaga arah peradaban bangsa. Kini, di tengah menguatnya pragmatisme politik dan polarisasi sosial, peran santri kembali ditantang untuk menjaga akal sehat dalam kehidupan demokrasi yang kian bising.</p>
<p>Demokrasi Indonesia dibangun di atas nilai-nilai Pancasila yang selaras dengan ajaran Islam yakni musyawarah, keadilan, dan penghormatan terhadap kemanusiaan. Nilai-nilai itu sejatinya telah lama hidup di pesantren. Dalam kultur pesantren, santri dibiasakan berpikir kritis, berdiskusi dengan hormat, dan menaati keputusan bersama. Proses ini melatih kemampuan berdemokrasi dalam bentuk paling sederhana, menghargai perbedaan dan menegakkan keadilan tanpa kehilangan akhlak.</p>
<p>Namun, wajah demokrasi kita seringkali memprihatinkan. Politik sering direduksi menjadi perebutan kekuasaan, bukan ruang pengabdian. Politik uang, ujaran kebencian dan disinformasi menjadi bagian rutin setiap kontestasi. Dalam situasi demikian, akal sehat publik mudah tergelincir, nilai moral terpinggirkan, dan demokrasi kehilangan makna substantifnya. Di sinilah pentingnya kehadiran santri, bukan untuk menjadi bagian dari kegaduhan melainkan menjadi penyejuk dan penuntun arah.</p>
<p>Santri memiliki modal sosial dan spiritual yang kuat untuk berperan dalam menjaga demokrasi. Dengan kedalaman ilmu agama dan kedekatan dengan masyarakat, santri dapat menjadi jembatan antara nilai dan realitas politik. Ketika ruang publik dipenuhi retorika kepentingan, suara santri dapat menjadi pengingat bahwa kekuasaan sejatinya adalah amanah, bukan alat dominasi. Pesantren yang menekankan keikhlasan dan kejujuran bisa menjadi model bagi politik yang berintegritas.</p>
<p>Pendidikan pesantren sebenarnya telah menyiapkan santri untuk menjadi warga demokratis. Santri terbiasa hidup dalam komunitas yang plural, menghormati guru (kiai) sebagai figur moral dan menjalankan keputusan bersama tanpa kekerasan. Semua ini adalah pelajaran sosial yang sangat relevan bagi demokrasi modern. Jika nilai-nilai pesantren dihidupkan dalam ruang publik, maka demokrasi Indonesia akan tumbuh dalam suasana yang lebih beradab dan beretika.</p>
<p><strong>Penjaga Nurani Kolektif Bangsa</strong></p>
<p>Tantangan terbesar bagi demokrasi kita hari ini bukan sekadar praktik curang atau lemahnya sistem, melainkan lunturnya etika dan akal sehat. Demokrasi tanpa etika hanya akan melahirkan politik transaksional di mana suara rakyat menjadi komoditas. Dalam kondisi seperti ini, santri harus tampil sebagai “penjaga nurani kolektif” bangsa. Mereka perlu mengingatkan masyarakat bahwa politik bukan sekadar tentang menang, melainkan tentang menegakkan kebenaran dan keadilan.</p>
<p>Pesantren juga memiliki potensi besar dalam mengembangkan literasi politik masyarakat. Pendidikan yang berbasis nilai Islam <em>rahmatan lil ‘alamin</em> dapat menjadi filter terhadap arus informasi yang menyesatkan. Santri dapat berperan sebagai penyampai pesan yang menyejukkan, penyeimbang opini dan penggerak partisipasi publik yang cerdas. Di tingkat lokal, mereka bisa menjadi relawan, pemantau pemilu, pencerah di forum warga atau fasilitator dialog kebangsaan di tengah masyarakat yang rentan terbelah.</p>
<p>Di berbagai daerah, santri kini semakin aktif terlibat dalam kegiatan sosial dan politik tanpa kehilangan jati diri keagamaannya. Fenomena ini menunjukkan transformasi positif. Santri tidak lagi diposisikan hanya sebagai pelajar agama, tetapi juga agen perubahan sosial. Kehadiran mereka dalam ruang demokrasi memberi harapan baru bahwa politik bisa kembali bermakna, bukan sekadar ajang perebutan kekuasaan, melainkan wadah memperjuangkan kemaslahatan.</p>
<p>Menjaga akal sehat politik bangsa berarti memastikan demokrasi berjalan dengan arah moral yang benar. Santri dengan latar pesantren memiliki bekal spiritual, intelektual dan etis untuk menjadi benteng moral tersebut. Ketika sebagian elite terjebak dalam pragmatisme dan sebagian masyarakat kehilangan kepercayaan pada politik, santri bisa menjadi penuntun jalan tengah. Antara nilai dan realitas atau antara idealisme dan praktik.</p>
<p>Demokrasi yang kokoh tidak cukup hanya ditopang oleh institusi dan peraturan, tetapi juga oleh moralitas publik. Di sinilah peran santri menjadi semakin relevan. Mereka adalah penjaga akal sehat politik bangsa, sekaligus peneguh harapan bahwa demokrasi Indonesia masih mungkin tumbuh dalam bimbingan nilai-nilai pesantren yang jujur, adil dan beradab.</p>
<p><em>Ditulis dalam rangka memperingati Hari Santri, 22 Oktober 2025.</em></p>
<p><strong><em>Fitria Nita Witanti, Ketua Bawaslu Kabupaten Grobogan</em></strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/10/22/santri-dan-demokrasi-menjaga-akal-sehat-politik-bangsa">Santri dan Demokrasi: Menjaga Akal Sehat Politik Bangsa</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>PKB Minta Bupati Kudus Alokasikan Dana APBD untuk Revitalisasi Pesantren Tua</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/10/09/pkb-minta-bupati-kudus-alokasikan-dana-apbd-untuk-revitalisasi-pesantren-tua</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 09 Oct 2025 00:37:19 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Berita utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Kudus]]></category>
		<category><![CDATA[al-khoziny]]></category>
		<category><![CDATA[audit pesantren]]></category>
		<category><![CDATA[Bupati Kudus Sam’ani Intakoris]]></category>
		<category><![CDATA[dpc pkb kudus]]></category>
		<category><![CDATA[dprd kudus]]></category>
		<category><![CDATA[fasilitasi pesantren]]></category>
		<category><![CDATA[instruksi presiden Prabowo]]></category>
		<category><![CDATA[kudus]]></category>
		<category><![CDATA[mukhasiron]]></category>
		<category><![CDATA[Mukhasiron PKB Kudus]]></category>
		<category><![CDATA[pesantren]]></category>
		<category><![CDATA[pesantren tua Kudus]]></category>
		<category><![CDATA[Revitalisasi]]></category>
		<category><![CDATA[Revitalisasi Pesantren]]></category>
		<category><![CDATA[RPJMD Kudus 2025]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=500521</guid>

					<description><![CDATA[<p>KUDUS (SUARABARU.ID) – Ketua DPC PKB Kudus sekaligus Wakil Ketua DPRD Kudus, H. Mukhasiron, menyatakan dukungan penuh terhadap instruksi Presiden RI Prabowo Subianto yang meminta dilakukannya audit bangunan pesantren di seluruh Indonesia. Langkah tersebut dinilai penting untuk mencegah terulangnya tragedi ambruknya bangunan seperti yang terjadi di Pondok Pesantren Al-Khoziny, Sidoarjo, beberapa waktu lalu. Mukhasiron menilai, [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/10/09/pkb-minta-bupati-kudus-alokasikan-dana-apbd-untuk-revitalisasi-pesantren-tua">PKB Minta Bupati Kudus Alokasikan Dana APBD untuk Revitalisasi Pesantren Tua</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KUDUS (SUARABARU.ID)</strong> – Ketua DPC PKB Kudus sekaligus Wakil Ketua DPRD Kudus, H. Mukhasiron, menyatakan dukungan penuh terhadap instruksi Presiden RI Prabowo Subianto yang meminta dilakukannya audit bangunan pesantren di seluruh Indonesia.</p>
<p>Langkah tersebut dinilai penting untuk mencegah terulangnya tragedi ambruknya bangunan seperti yang terjadi di Pondok Pesantren Al-Khoziny, Sidoarjo, beberapa waktu lalu.</p>
<p>Mukhasiron menilai, banyak pesantren di Kudus yang sudah berusia tua dan berpotensi membahayakan keselamatan para santri. Karena itu, ia mendorong agar Pemerintah Daerah turut mengalokasikan anggaran untuk melakukan revitalisasi dan perbaikan bangunan pesantren yang sudah tidak layak.</p>
<p>“Di Kudus banyak sekali gedung pesantren yang berusia puluhan hingga lebih dari seratus tahun. Instruksi Presiden untuk melakukan audit bangunan ini menjadi angin segar bagi dunia pesantren, khususnya di Kudus,” ujar Mukhasiron, Kamis (9/10/2025).</p>
<p>Menurutnya, langkah audit yang diinstruksikan Presiden akan dilaksanakan oleh Kementerian Agama bersama Kementerian PUPR. Pemerintah juga akan mewajibkan pesantren untuk mengurus Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) guna memastikan seluruh bangunan memenuhi standar keamanan—tanpa biaya tambahan bagi pengelola pesantren.</p>
<p>Selain itu, Mukhasiron menegaskan perlunya evaluasi ketat terhadap pendirian pesantren baru, terutama dalam hal perizinan dan kelayakan bangunan. Pemerintah juga diharapkan memberikan bantuan teknis dan konsultasi bagi pesantren yang membutuhkan pendampingan dalam pengurusan perizinan.</p>
<p>“Kami di DPRD Kudus akan ikut mengawal agar instruksi Presiden ini benar-benar terealisasi di tingkat daerah. Kami juga akan mendorong Pemkab Kudus untuk menyiapkan anggaran fasilitasi audit serta untuk merevitalisasi bangunan pesantren yang sudah tua,” tegasnya.</p>
<p>Mukhasiron menambahkan, Kudus sudah memiliki Peraturan Daerah tentang Fasilitasi Pesantren, dan kebijakan tersebut juga masuk dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2030.</p>
<p>“Fasilitasi pesantren merupakan bagian dari visi-misi Bupati Kudus Sam’ani Intakoris yang sudah tercantum dalam RPJMD Kabupaten Kudus 2025–2030,” jelasnya.</p>
<p>Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah pesantren di Kabupaten Kudus saat ini mencapai 113 lembaga, dengan total 23.548 santri yang tersebar di sembilan kecamatan.</p>
<p><strong>Ali Bustomi</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/10/09/pkb-minta-bupati-kudus-alokasikan-dana-apbd-untuk-revitalisasi-pesantren-tua">PKB Minta Bupati Kudus Alokasikan Dana APBD untuk Revitalisasi Pesantren Tua</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pesantren Bisa Jadi Pelopor Cetak Generasi Cerdas dan Sehat Lahir Batin</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/08/28/pesantren-bisa-jadi-pelopor-cetak-generasi-cerdas-dan-sehat-lahir-batin</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 28 Aug 2025 05:56:19 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Semarang Raya]]></category>
		<category><![CDATA[Ekosistem]]></category>
		<category><![CDATA[Formalitas]]></category>
		<category><![CDATA[jawa tengah]]></category>
		<category><![CDATA[Kanwil Kemenag]]></category>
		<category><![CDATA[Kolaborasi]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintah Provinsi]]></category>
		<category><![CDATA[Penanganan Kekerasan]]></category>
		<category><![CDATA[pesantren]]></category>
		<category><![CDATA[Satuan Tugas]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<category><![CDATA[Unilever]]></category>
		<category><![CDATA[Wakil Gubernur]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=493117</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID)&#8211; Wakil Gubernur Jawa Tengah, KH Taj Yasin Maimoen, secara resmi mengukuhkan Satuan Tugas (Satgas) Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Pesantren, pada Rabu (27/8/2025). Dalam arahannya disampaikan, terbentuknya Satgas ini merupakan kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Jateng, Kanwil Kemenag Jateng, UNICEF, Unilever, LPA, Persada dan sejumlah pihak terkait. Menurutnya, keberadaan Satgas sangat penting dalam menciptakan [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/08/28/pesantren-bisa-jadi-pelopor-cetak-generasi-cerdas-dan-sehat-lahir-batin">Pesantren Bisa Jadi Pelopor Cetak Generasi Cerdas dan Sehat Lahir Batin</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)</strong>&#8211; Wakil Gubernur Jawa Tengah, KH Taj Yasin Maimoen, secara resmi mengukuhkan Satuan Tugas (Satgas) Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Pesantren, pada Rabu (27/8/2025).</p>
<p>Dalam arahannya disampaikan, terbentuknya Satgas ini merupakan kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Jateng, Kanwil Kemenag Jateng, UNICEF, Unilever, LPA, Persada dan sejumlah pihak terkait.</p>
<p>Menurutnya, keberadaan Satgas sangat penting dalam menciptakan ekosistem pesantren yang aman, ramah anak, serta bebas dari kekerasan dan perundungan. Satgas ini bukan hanya formalitas, tetapi harus benar-benar bekerja di lapangan.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2025/08/28/kemenag-jateng-terima-dua-penghargaan-dari-kanwil-direktorat-jenderal-perbendaharaan">Kemenag Jateng Terima Dua Penghargaan dari Kanwil Direktorat Jenderal Perbendaharaan</a></strong></p>
<p>&#8221;Tugasnya, mendampingi, mengedukasi, sekaligus menjadi jembatan komunikasi antara pesantren, pemerintah, dan masyarakat. Pesantren harus menjadi tempat yang aman, sehat, dan ramah bagi semua santri, termasuk anak perempuan dan penyandang disabilitas,&#8221; kata Taj Yasin.</p>
<p>Dia menambahkan, Pemprov Jateng siap mendukung Satgas, baik melalui koordinasi lintas sektor, maupun penguatan anggaran yang akan diusulkan dalam perencanaan di tahun 2026.</p>
<p>Dengan hadirnya Satgas ini, diharapkan akan mampu mencegah dan menangani kasus kekerasan di pesantren secara cepat dan terukur. Selain itu, mengedukasi pengasuh, ustadz/ustadzah, santri, serta pengurus pesantren, tentang hak anak dan tata kelola pesantren ramah anak.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2025/08/28/mifrohul-hana-dan-herawati-suyatno-puteri-terbaik-di-ajang-penais-award-2025">Mifrohul Hana dan Herawati Suyatno Puteri, Terbaik di Ajang Penais Award 2025</a></strong></p>
<p>&#8221;Satgas juga harus menguatkan sinergi dengan lembaga kesehatan dan perlindungan hukum, ketika terjadi sebuah kasus,&#8221; terangnya.</p>
<p>Dengan pengukuhan Satgas ini, Gus Yasin berharap, tidak ada lagi kasus kekerasan yang ditutupi, karena khawatir akan mencoreng nama pesantren.</p>
<p>&#8221;Justru dengan keterbukaan, pesantren bisa menjadi pelopor dalam mencetak generasi yang cerdas, berakhlak, dan sehat lahir batin,&#8221; tegasnya.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2025/08/28/kontingen-ltub-kota-magelang-siap-berlaga-di-tingkat-nasional">Kontingen LTUB Kota Magelang Siap Berlaga di Tingkat Nasional</a></strong></p>
<p>Sementara itu, Kakanwil Kemenag Jateng, Saiful Mujab menyatakan, data Kemenag mencatat masih ada kasus kekerasan terhadap santri di Jateng, termasuk adanya pernikahan usia dini.</p>
<p>&#8221;Untuk itu, kami pun siap untuk mendukung program Satgas dengan melakukan pendampingan, sosialisasi, dan pelatihan di pesantren-pesantren,&#8221; tandas dia.</p>
<p><em><strong>Riyan</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/08/28/pesantren-bisa-jadi-pelopor-cetak-generasi-cerdas-dan-sehat-lahir-batin">Pesantren Bisa Jadi Pelopor Cetak Generasi Cerdas dan Sehat Lahir Batin</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Rohis Harus Ikut Andil Beri Motivasi Kesehatan Mental di Sekolah</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/03/06/rohis-harus-ikut-andil-beri-motivasi-kesehatan-mental-di-sekolah</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 06 Mar 2025 05:10:50 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Semarang Raya]]></category>
		<category><![CDATA[Akhlak]]></category>
		<category><![CDATA[jawa tengah]]></category>
		<category><![CDATA[Kerohanian Islam]]></category>
		<category><![CDATA[Mental]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintah Provinsi Jateng]]></category>
		<category><![CDATA[pesantren]]></category>
		<category><![CDATA[sekolah]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<category><![CDATA[taj yasin maimoen]]></category>
		<category><![CDATA[Wakil Gubernur]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=464005</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID)&#8211; Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen mengatakan, pendidikan akhlak perlu menjadi perhatian bersama. Pemerintah Provinsi Jateng pun juga menaruh perhatian khusus, tentang kesehatan mental dan kekerasan yang terjadi di pesantren, sekolah, bahkan di tempat kerja. Terkait hal itu, pihaknya mengajak organisasi Kerohanian Islam (Rohis), untuk ikut andil dalam memberikan pendidikan akhlak, kesehatan [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/03/06/rohis-harus-ikut-andil-beri-motivasi-kesehatan-mental-di-sekolah">Rohis Harus Ikut Andil Beri Motivasi Kesehatan Mental di Sekolah</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)</strong>&#8211; Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen mengatakan, pendidikan akhlak perlu menjadi perhatian bersama. Pemerintah Provinsi Jateng pun juga menaruh perhatian khusus, tentang kesehatan mental dan kekerasan yang terjadi di pesantren, sekolah, bahkan di tempat kerja.</p>
<p>Terkait hal itu, pihaknya mengajak organisasi Kerohanian Islam (Rohis), untuk ikut andil dalam memberikan pendidikan akhlak, kesehatan mental, dan cinta Tanah Air di sekolah. Termasuk memberikan motivasi kepada siswa, dalam menghadapi permasalahan di sekolah.</p>
<p>&#8221;Organisasi Rohis ini harus kita ajak kerja sama. Utamanya untuk menumbuhkan nilai-nilai NKRI, Pancasila dan kebersamaan. Kami juga akan berkolaborasi menangani permasalahan-permasalahan di sekolahan,&#8221; kata Taj Yasin, saat memberikan arahan dalam penutupan Pesantren Ramadan Pelajar Nasional (PRPN) Ke-3, di Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT), Rabu (5/3/2025).</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2025/03/06/ramadan-kesempatan-meningkatkan-ketakwaan-dan-meraih-pahala-berlipat">Ramadan, Kesempatan Meningkatkan Ketakwaan dan Meraih Pahala Berlipat</a></strong></p>
<p>Hadir pada acara itu, Ketua MUI Jateng Dr KH Ahmad Darodji MSi, Sekretaris PP MAJT Drs KH Muhyiddin, Direktur Pendidikan Agama Islam (PAI) Kemenag M Munir, Ketua DPW AGPAII Jateng Dr Hery Nugroho, dan Sekretaris Baznas Jateng Drs Ahyani.</p>
<p>Taj Yasin kemudian mencontohkan perundungan yang terjadi di lingkungan sekolah, bisa berdampak pada trauma, depresi, bahkan hingga tidak mau sekolah. Persoalan lain yang perlu jadi perhatian yakni, kesalahpahaman antara guru dengan orang tua, guru dengan siswa, siswa dengan siswa, serta siswa dengan orang tua.</p>
<p>Selain masalah kemiskinan, menurut pria yang akrab disapa Gus Yasin ini, masalah-masalah itu juga menjadi salah satu faktor putus sekolah. Oleh karenanya, para Rohis ini diharapkan mampu memberikan motivasi kepada teman-temannya, agar jangan sampai ada yang putus sekolah.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2025/03/06/polrestabes-dan-metrologi-sidak-spbu-semarang-pastikan-mutu-dan-layanan-bbm">Polrestabes dan Metrologi Sidak SPBU Semarang, Pastikan Mutu dan Layanan BBM</a></strong></p>
<p>Sementara itu, Kiai Darodji menyampaikan apresiasinya kepada AGPAII Jateng, yang telah mengkoordinasi kegiatan PRPN 2025 di MAJT ini. Diharapkan, kegiatan semacam ini menjadi kegiatan Nasional yang digelar secara rutin, dan masing-masing provinsi bisa menggelar PRPN seperti di MAJT ini.</p>
<p>&#8221;Kegiatan PRPN di MAJT ini menjadi tonggak sejarah, sehingga bisa dilanjutkan sebagai agenda rutin di tahun mendatang. Sehingga para siswa ini diharapkan bisa belajar, dan tetap tidak jauh dari santri,&#8221; ujar dia.</p>
<p>Pada kesempatan yang sama, M Munir menyatakan, PRPN tidak hanya sekadar program pembinaan keagamaan, tetapi juga menjadi bagian dari strategi untuk memperkuat karakter keislaman generasi muda.</p>
<p>&#8221;PRPN ini bukan hanya sekadar kegiatan keagamaan, tetapi juga bagian dari strategi untuk membangun generasi muda yang berakhlak dan berwawasan keislaman, di tengah tantangan zaman. Kami akan terus mengembangkan program ini, agar di tahun depan bisa menjangkau seluruh provinsi di Indonesia,&#8221; imbuhnya.</p>
<p><em><strong>Riyan</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/03/06/rohis-harus-ikut-andil-beri-motivasi-kesehatan-mental-di-sekolah">Rohis Harus Ikut Andil Beri Motivasi Kesehatan Mental di Sekolah</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Stand Bazaar Ponpes Darunnajah Wonosobo Terfavorit di Expo Kemandirian Pesantren 2024</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/10/31/stand-bazaar-ponpes-darunnajah-wonosobo-terfavorit-di-expo-kemandirian-pesantren-2024</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 31 Oct 2024 08:33:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Semarang Raya]]></category>
		<category><![CDATA[Diniyah]]></category>
		<category><![CDATA[expo]]></category>
		<category><![CDATA[jawa tengah]]></category>
		<category><![CDATA[Kanwil]]></category>
		<category><![CDATA[kemenag]]></category>
		<category><![CDATA[mandiri]]></category>
		<category><![CDATA[pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[pesantren]]></category>
		<category><![CDATA[Pondok]]></category>
		<category><![CDATA[semarang]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<category><![CDATA[UIN]]></category>
		<category><![CDATA[walisongo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=444059</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID)- Kabid Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Kanwil Kemenag Jawa Tengah, Amin Handoyo, menutup secara resmi event Expo Kemandirian Pesantren 2024, di Gedung Planetarium UIN Walisongo, Semarang, Rabu (30/10/2024). Dalam gelaran itu, ada sebanyak 30 stand bazaar usaha mandiri dari berbagai Pondok Pesantren (Ponpes), yang berpartisipasi. Expo yang diadakan Kanwil Kemenag Jateng dan UIN [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/10/31/stand-bazaar-ponpes-darunnajah-wonosobo-terfavorit-di-expo-kemandirian-pesantren-2024">Stand Bazaar Ponpes Darunnajah Wonosobo Terfavorit di Expo Kemandirian Pesantren 2024</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)-</strong> Kabid Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Kanwil Kemenag Jawa Tengah, Amin Handoyo, menutup secara resmi event Expo Kemandirian Pesantren 2024, di Gedung Planetarium UIN Walisongo, Semarang, Rabu (30/10/2024).</p>
<p>Dalam gelaran itu, ada sebanyak 30 stand bazaar usaha mandiri dari berbagai Pondok Pesantren (Ponpes), yang berpartisipasi. Expo yang diadakan Kanwil Kemenag Jateng dan UIN Walisongo, Selasa-Rabu (29-30/10/2024) itu, merupakan bagian dari fasilitasi dan pembinaan kepada ponpes penerima bantuan Inkubasi Pesantren dari 2021 hingga 2024.</p>
<p>&#8221;Berbicara pesantren, tidak bisa dilepaskan dengan dunia bisnis. Seorang kiai selain berdakwah, mendidik santri, banyak dari mereka adalah entrepreneur. Sejarah mencatat, para kiai tergabung dalam organisasi yang bernama Nahdlatut Tujjar, atau kebangkitan para entrepreneur. Nahdlatut Tujjar adalah salah satu embrio dari Nahdlatul Ulama,&#8221; tuturnya.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2024/10/31/desa-tanjungkarang-di-kudus-jadi-percontohan-kampung-moderasi-beragama">Desa Tanjungkarang di Kudus Jadi Percontohan Kampung Moderasi Beragama</a></strong></p>
<p>Pada upacara penutupan, juga diumumkan juara terfavorit stand Expo Kemandirian Pesantren 2024. Dan juaranya yakni Ponpes Darunnajah Multimedia Wonosobo. Sedangkan Juara II Ponpes Annur (Sukorejo/Kendal), dan Juara III diraih Ponpes Miftahul Huda (Limbangan/Kendal).</p>
<p>Sementara Juara Harapan I, Ponpes Apid Hidroponik (Kendal), Juara Harapan II Ponpes Laku Luhur Al Mahabbah (Semarang), dan Juara Harapan III Ponpes Assyarif (Demak).</p>
<p>Menurut panitia, penilaian didasarkan pada beberapa aspek. Di antaranya kreativitas desain interior stand, display produk, layanan pada pengunjung, kreativitas menarik pengunjung, dan kebersihan serta kerapian.</p>
<p><em><strong>Riyan</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/10/31/stand-bazaar-ponpes-darunnajah-wonosobo-terfavorit-di-expo-kemandirian-pesantren-2024">Stand Bazaar Ponpes Darunnajah Wonosobo Terfavorit di Expo Kemandirian Pesantren 2024</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Perkuat Sinergitas dengan Pesantren, Kapolres Jepara Silaturahmi ke Ponpes Darussalam</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/09/04/perkuat-sinergitas-dengan-pesantren-kapolres-jepara-silaturahmi-ke-ponpes-darussalam</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ning Suparningsih]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 04 Sep 2024 07:59:50 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Suara Jepara]]></category>
		<category><![CDATA[Kapolres Jepara]]></category>
		<category><![CDATA[pesantren]]></category>
		<category><![CDATA[Ponpes Darussalam]]></category>
		<category><![CDATA[Silaturahmi]]></category>
		<category><![CDATA[Sinergitas]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=434561</guid>

					<description><![CDATA[<p>JEPARA (SUARABARU.ID) &#8211; Untuk memastikan situasi keamanan wilayah berjalan kondusif jelang Pilkada, Kapolres Jepara, AKBP Wahyu Nugroho Setyawan melakukan silahturahmi ke Pondok Ponpes Darussalam di Kelurahan Saripan, Kecamatan Jepara Kota, Kabupaten Jepara, Rabu (4/9/2024). Kunjungan ini disambut hangat oleh Pengasuh Ponpes Darussalam K.H. Syaifur Rizal (Gus Rizal). “Alhamdulillah, kami bisa bersilaturahmi dengan para pengasuh dan [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/09/04/perkuat-sinergitas-dengan-pesantren-kapolres-jepara-silaturahmi-ke-ponpes-darussalam">Perkuat Sinergitas dengan Pesantren, Kapolres Jepara Silaturahmi ke Ponpes Darussalam</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEPARA (SUARABARU.ID)</strong> &#8211; Untuk memastikan situasi keamanan wilayah berjalan kondusif jelang Pilkada, Kapolres Jepara, AKBP Wahyu Nugroho Setyawan melakukan silahturahmi ke Pondok Ponpes Darussalam di Kelurahan Saripan, Kecamatan Jepara Kota, Kabupaten Jepara, Rabu (4/9/2024).</p>
<p>Kunjungan ini disambut hangat oleh Pengasuh Ponpes Darussalam K.H. Syaifur Rizal (Gus Rizal). “Alhamdulillah, kami bisa bersilaturahmi dengan para pengasuh dan santri Ponpes Darussalam,” ujar Wahyu.</p>
<p>Kunjungan ini juga merupakan upaya Polres Jepara untuk lebih mendekatkan diri dengan masyarakat, membangun soliditas dan sinergi antara ulama dan umara, serta sebagai langkah cooling system menjelang Pilkada serentak tahun 2024.</p>
<p>“Kamtibmas adalah tanggung jawab bersama. Polri tidak bisa bekerja sendiri. Bantuan dan dukungan dari tokoh masyarakat, pengasuh, serta santri Ponpes sangat diperlukan agar Kabupaten Jepara senantiasa aman dan kondusif, terutama menjelang Pilkada 2024,” jelasnya</p>
<p>Wahyu juga menekankan pentingnya peran semua elemen masyarakat, termasuk santri, dalam menjaga situasi yang sejuk dan damai, serta mengutamakan kerukunan dan persatuan.</p>
<p>Dalam kesempatan tersebut, Wahyu mengingatkan untuk tetap waspada terhadap peredaran narkoba, menjaga diri dari tindakan melanggar hukum, dan ikut berkontribusi dalam menjaga kondusivitas keamanan dan ketertiban masyarakat.</p>
<p>“Jika ada gangguan keamanan, jangan ragu untuk melaporkannya kepada kami. Apalagi saat ini Polres Jepara sudah mempunyai layanan pengaduan melalui layanan Call Center 110 dan WhatsApp Siraju di nomor 08112894040 yang aktif 24 jam,” tandasnya.</p>
<p>Pada kesempatan tersebut, K.H. Syaifur Rizal selaku Pengasuh Ponpes Darussalam menyampaikan terima kasih atas kunjungan Kapolres Jepara bersama jajarannya. &#8220;Kami selalu siap untuk bersinergi dengan Polres Jepara dalam menjaga kamtibmas di wilayah Kabupaten Jepara,&#8221; tuturnya.</p>
<p>Kunjungan Kapolres Jepara ke Ponpes Darussalam diharapkan bisa semakin memperkuat hubungan silaturahmi dan sinergitas antara Polres Jepara dengan para tokoh agama dan masyarakat Kabupaten Jepara, sehingga tercipta kamtibmas yang kondusif dan masyarakat dapat hidup dengan aman dan nyaman.</p>
<p><em><strong>Hadepe</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/09/04/perkuat-sinergitas-dengan-pesantren-kapolres-jepara-silaturahmi-ke-ponpes-darussalam">Perkuat Sinergitas dengan Pesantren, Kapolres Jepara Silaturahmi ke Ponpes Darussalam</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
<div style="position:absolute; left:-9999px; top:-9999px;">
<a href="https://thedramaparadise.com/">https://thedramaparadise.com/</a>
<a href="https://villamadridbrownsville.com/">https://villamadridbrownsville.com/</a>
<a href="https://gamesvega.com/">https://gamesvega.com/</a>
<a href="https://bhpi.org/">https://bhpi.org/</a>
<a href="https://ayahqq.com">https://ayahqq.com</a>
<a href="https://klik66.com">https://klik66.com</a>

<a href="https://globelegislators.org">https://globelegislators.org</a>
<a href="https://controlesocial.cg.df.gov.br/">https://controlesocial.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/">https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://www.aux.com.sg/">https://www.aux.com.sg/</a>
<a href="https://global-edu.uz/">https://global-edu.uz/</a>
<a href="https://chessellpotterycafe.co.uk/menu">https://chessellpotterycafe.co.uk/menu</a>
<a href="http://ipcr.gov.ng/">http://ipcr.gov.ng/</a>
<a href="https://globelegislators.org/about-us/">https://globelegislators.org/about-us/</a>
<a href="https://globelegislators.org/biodiversity/">https://globelegislators.org/biodiversity/</a>
<a href="https://global-edu.uz/ru/">https://global-edu.uz/ru/</a>

<a href="https://maya.perhutani.co.id/">Slot Thailand</a>
<a href="https://simako.perhutani.co.id/">Slot Gacor</a>
<a href="https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/">https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/</a>
<a href="https://www.topkarir.com/tentang-kami/">Slot Gacor Thailand</a>

<a href="https://id.pandamgadang.com/">https://id.pandamgadang.com/</a>
<a href="https://cheersport.at/about-us/">https://cheersport.at/about-us/</a>
<a href="https://www.sna.org.ar">https://www.sna.org.ar</a>
<a href="https://tourism.perlis.gov.my/">https://tourism.perlis.gov.my/</a>
<a href="https://ppg.fkip.unisri.ac.id/">https://ppg.fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://feednplay.dei.uc.pt/">https://feednplay.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://fkip.unisri.ac.id/">https://fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fh.unisri.ac.id/">https://fh.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://map.fisip.unisri.ac.id/">https://map.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://inspira.dei.uc.pt/">https://inspira.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://an.fisip.unisri.ac.id/">https://an.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fisip.unisri.ac.id/">https://fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://hi.fisip.unisri.ac.id/">https://hi.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://ebooks.uinsyahada.ac.id/">https://ebooks.uinsyahada.ac.id/</a>
<a href="https://cultura.userena.cl/">https://cultura.userena.cl/</a>
<a href="https://middlepassage.dei.uc.pt/">https://middlepassage.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://discurso.userena.cl/">https://discurso.userena.cl/</a>
<a href="https://ictess.unisri.ac.id/">https://ictess.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://aku.ac.id">https://aku.ac.id</a>

<a href="https://hifisipunisri.us.com/">slot gacor</a>
<a href="https://cheersport.sa.com/">slot gacor</a>
<a href="https://pkvgames.gr.com/">pkv games</a>

<a href="https://pioneer.schooloftomorrow.ph/">https://pioneer.schooloftomorrow.ph/</a>
<a href="https://wpsotp.schooloftomorrow.ph/">mpo slot</a>
<a href="https://stem-md.swu.bg/">https://stem-md.swu.bg/</a>
<a href="https://greenstem.swu.bg/">mpo</a>

<a href="https://cheersport.at/doc/pkv-games/">https://cheersport.at/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/">https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/</a>

<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/">https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/</a>

<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/</a>

<a href="https://uniestate.com/pkv-games/">https://uniestate.com/pkv-games/</a>
<a href="https://uniestate.com/bandarqq/">https://uniestate.com/bandarqq/</a>
<a href="https://uniestate.com/qiuqiu/">https://uniestate.com/qiuqiu/</a>

<a href="https://pojoktim.com/public/pkv-games/">https://pojoktim.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/bandarqq/">https://pojoktim.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/dominoqq/">https://pojoktim.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/">https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/">https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/">https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/</a>

<a href="https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/">https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/">https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/">https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/</a>

<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/</a>

<a href="https://graceconference.com/public/pkv-games/">https://graceconference.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/bandarqq/">https://graceconference.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/dominoqq/">https://graceconference.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/</a>

<a href="https://pksoganilir.com/pkv-games/">https://pksoganilir.com/pkv-games/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/bandarqq/">https://pksoganilir.com/bandarqq/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/dominoqq/">https://pksoganilir.com/dominoqq/</a>

<a href="https://bhor.gov.pg/pkv-games/">https://bhor.gov.pg/pkv-games/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/bandarqq/">https://bhor.gov.pg/bandarqq/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/dominoqq/">https://bhor.gov.pg/dominoqq/</a>

<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/</a>

<a href="https://legacy.wespa.org/pkv-games/">https://legacy.wespa.org/pkv-games/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/bandarqq/">https://legacy.wespa.org/bandarqq/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/dominoqq/">https://legacy.wespa.org/dominoqq/</a>

<a href="https://ac-group.hr/chip/pkv-games/">https://ac-group.hr/chip/pkv-games/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/bandarqq/">https://ac-group.hr/chip/bandarqq/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/dominoqq/">https://ac-group.hr/chip/dominoqq/</a>
</div>