<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>pemkab Archives - SuaraBaru.id</title>
	<atom:link href="https://suarabaru.id/tag/pemkab/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<description>Media Online Tajam dan Berimbang</description>
	<lastBuildDate>Wed, 08 Jul 2026 01:07:13 +0000</lastBuildDate>
	<language>id-ID</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=5.9.13</generator>

<image>
	<url>https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2018/06/cropped-logofooter-32x32.png</url>
	<title>pemkab Archives - SuaraBaru.id</title>
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Pemkab Batang Serahkan Kenaikan Pangkat kepada 43 ASN</title>
		<link>https://suarabaru.id/2026/07/08/pemkab-batang-serahkan-kenaikan-pangkat-kepada-43-asn</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Nur Muktiadi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 08 Jul 2026 01:05:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Pantura Barat]]></category>
		<category><![CDATA[ASN]]></category>
		<category><![CDATA[Batang]]></category>
		<category><![CDATA[kenaikan pangkat]]></category>
		<category><![CDATA[pemkab]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=568255</guid>

					<description><![CDATA[<p>BATANG (SUARABARU.ID) &#8211; Pemerintah Kabupaten Batang menyerahkan surat keputusan kenaikan pangkat kepada 43 Aparatur Sipil Negara (ASN) saat Apel Pagi di halaman Pendopo Kabupaten Batang, Senin (672026).  Momentum tersebut diharapkan menjadi penyemangat bagi ASN untuk meningkatkan kinerja, profesionalisme, dan kedisiplinan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Penjabat (Pj) Sekda Batang Sri Purwaningsih. Sri Purwaningsih menjelaskan, sebanyak [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/07/08/pemkab-batang-serahkan-kenaikan-pangkat-kepada-43-asn">Pemkab Batang Serahkan Kenaikan Pangkat kepada 43 ASN</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BATANG (SUARABARU.ID)</strong> &#8211; Pemerintah Kabupaten Batang menyerahkan surat keputusan kenaikan pangkat kepada 43 Aparatur Sipil Negara (ASN) saat Apel Pagi di halaman Pendopo Kabupaten Batang, Senin (672026).  Momentum tersebut diharapkan menjadi penyemangat bagi ASN untuk meningkatkan kinerja, profesionalisme, dan kedisiplinan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.</p>
<p>Penjabat (Pj) Sekda Batang Sri Purwaningsih. Sri Purwaningsih menjelaskan, sebanyak 43 ASN menerima kenaikan pangkat dari berbagai jabatan fungsional maupun pelaksana. Rinciannya meliputi 10 Guru Ahli Madya, sembilan Guru Ahli Muda, 15 Guru Ahli Pertama, satu Perawat Ahli Madya, satu Perawat Ahli Muda, dua Perawat Penyelia, satu Perencana Ahli Pertama, satu Analis Kebencanaan Ahli Muda, satu Pramubakti, satu Operator Layanan Operasional, serta satu Penata Kelola Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.</p>
<p>“Selain itu, berdasarkan golongan kepangkatan, terdapat 10 ASN yang naik ke golongan IV/c, satu ASN ke golongan IV/b, dan 30 ASN pada golongan III/d ke bawah. Selamat kepada seluruh ASN yang memperoleh kenaikan pangkat. Semoga ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan semangat kerja dan memberikan pelayanan yang semakin baik kepada masyarakat,” jelasnya.</p>
<p>Ia menegaskan, kenaikan pangkat tidak boleh dimaknai hanya sebagai seremoni administratif atau penghargaan semata. Menurutnya, pencapaian tersebut harus diiringi dengan peningkatan tanggung jawab dan dedikasi dalam menjalankan tugas.</p>
<p>“Kenaikan pangkat patut disyukuri. Jangan hanya menjadi sesuatu yang biasa, tetapi harus menjadi penyemangat untuk bekerja lebih giat dan lebih baik lagi,” tegasnya.</p>
<p>Sri juga mengingatkan bahwa proses memperoleh kenaikan pangkat membutuhkan waktu dan perjuangan yang tidak singkat. Bagi sebagian besar ASN, kenaikan pangkat reguler diperoleh setiap empat tahun, sedangkan bagi guru harus memenuhi persyaratan angka kredit sesuai ketentuan yang berlaku.</p>
<p>Pada kesempatan itu, ia juga menyoroti pentingnya disiplin kerja di lingkungan Pemerintah Kabupaten Batang. Menurutnya, kedisiplinan menjadi salah satu perhatian utama pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik.</p>
<p>“Seluruh ASN agar mematuhi jam kerja dan tidak meninggalkan tempat tugas tanpa alasan yang jelas. Saat ini kedisiplinan kerja menjadi perhatian. Jangan hanya hadir untuk absen pagi dan siang, tetapi di sela-sela jam kerja justru tidak berada di tempat. Mari bersama-sama mengoreksi diri dan menjalankan tugas sesuai ketentuan,” ujar dia.</p>
<p>Sri berharap, seluruh ASN yang menerima kenaikan pangkat mampu menjadi teladan di lingkungan kerjanya masing-masing serta terus meningkatkan integritas, profesionalisme, dan kualitas pelayanan kepada masyarakat demi mendukung terwujudnya tata kelola pemerintahan yang semakin baik di Kabupaten Batang.</p>
<p><strong>Nur Muktiadi</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/07/08/pemkab-batang-serahkan-kenaikan-pangkat-kepada-43-asn">Pemkab Batang Serahkan Kenaikan Pangkat kepada 43 ASN</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pemkab Batang Matangkan Persiapan Pembangunan Sekolah Rakyat di Subah</title>
		<link>https://suarabaru.id/2026/06/06/pemkab-batang-matangkan-persiapan-pembangunan-sekolah-rakyat-di-subah</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Nur Muktiadi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 05 Jun 2026 17:39:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Pantura Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Batang]]></category>
		<category><![CDATA[dinsos]]></category>
		<category><![CDATA[pemkab]]></category>
		<category><![CDATA[Sekolah Rakyat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=562895</guid>

					<description><![CDATA[<p>BATANG (SUARABARU.ID) &#8211; Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Sosial terus mematangkan persiapan pembangunan Sekolah Rakyat di Desa Celapar, Kecamatan Subah, Kabupaten Batang, Jumat (562026). Saat ini, progres pemenuhan dokumen administrasi dan kesiapan lahan disebut telah mencapai hampir 100 persen. Kepala Dinas Sosial Batang Willopo mengatakan, pembangunan Sekolah Rakyat merupakan program pemerintah pusat yang pelaksanaannya didukung [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/06/06/pemkab-batang-matangkan-persiapan-pembangunan-sekolah-rakyat-di-subah">Pemkab Batang Matangkan Persiapan Pembangunan Sekolah Rakyat di Subah</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BATANG (SUARABARU.ID)</strong> &#8211; Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Sosial terus mematangkan persiapan pembangunan Sekolah Rakyat di Desa Celapar, Kecamatan Subah, Kabupaten Batang, Jumat (562026). Saat ini, progres pemenuhan dokumen administrasi dan kesiapan lahan disebut telah mencapai hampir 100 persen.</p>
<p>Kepala Dinas Sosial Batang Willopo mengatakan, pembangunan Sekolah Rakyat merupakan program pemerintah pusat yang pelaksanaannya didukung penuh oleh pemerintah daerah melalui penyediaan lahan dan pemenuhan dokumen pendukung.</p>
<p>“Progres kesiapan dokumen saat ini sudah mencapai sekitar 99,99 persen. Dokumen lingkungan seperti UKL-UPL dan Detail Engineering Design (DED) hampir selesai. Setelah itu akan dilanjutkan ke tahap Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) dan Analisis Dampak Lalu Lintas atau Andalalin,” jelasnya.</p>
<p>Menurut Willopo, dari sisi tata ruang, proyek tersebut juga telah memenuhi persyaratan. Dokumen Persetujuan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang (PKKPR) telah terbit dan memastikan lokasi pembangunan berada di kawasan permukiman perkotaan.</p>
<p>“Lahannya dipastikan tidak berada di kawasan LSD maupun LP2B, statusnya sudah bersertifikat, serta telah dinyatakan clean and clear atau bebas sengketa oleh Bupati. Sekolah Rakyat tersebut direncanakan berdiri di atas lahan seluas sekitar 8,3 hingga 8,37 hektare di Desa Celapar, Kecamatan Subah.</p>
<p>“Pada Juni 2026, pemerintah menargetkan sejumlah tahapan awal dapat segera dilaksanakan, mulai dari proses tender, penghapusan aset, cut and fill, hingga land clearing atau pematangan lahan. Harapannya, pada Juli nanti pembangunan fisik atau konstruksi sudah bisa dimulai, baik di awal maupun akhir bulan,” harapnya.</p>
<p>Willopo menilai, kehadiran Sekolah Rakyat nantinya tidak hanya berfungsi sebagai fasilitas pendidikan, tetapi juga diharapkan memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar. Menurutnya, kebutuhan siswa berasrama, guru, tenaga pendidik, hingga petugas outsourcing akan membuka peluang ekonomi baru bagi warga lokal, terutama dalam penyediaan bahan kebutuhan sehari-hari.</p>
<p>“Keberadaan sekolah ini diharapkan memberi multiplier effect terhadap perekonomian masyarakat sekitar. Selain itu, sekolah juga dirancang memiliki fasilitas sosial seperti lapangan sepak bola dan lapangan basket yang diharapkan dapat dimanfaatkan bersama masyarakat sekitar sesuai ketentuan yang berlaku,” terangnya.</p>
<p>Willopo menambahkan, pembangunan Sekolah Rakyat mendapat dukungan dari berbagai unsur masyarakat dan pemerintah wilayah setempat, termasuk pemerintah desa, kecamatan, serta Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Subah.</p>
<p>“Masyarakat sangat mendukung dan berharap pembangunan ini bisa segera terealisasi,” ungkapnya.</p>
<p>Dalam pelaksanaannya, pembangunan fisik Sekolah Rakyat beserta kebutuhan tenaga pendidik akan menjadi kewenangan pemerintah pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum (PU) dan kementerian terkait.</p>
<p>“Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Batang memiliki tanggung jawab memastikan kesiapan lahan beserta seluruh dokumen administrasi dan lingkungan sebagai bagian dari readiness criteria proyek. Pemkab Batang berkomitmen menyiapkan seluruh kebutuhan yang menjadi kewenangan daerah agar pembangunan Sekolah Rakyat dapat berjalan sesuai rencana,” pungkasnya.</p>
<p><strong>Nur Muktiadi</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/06/06/pemkab-batang-matangkan-persiapan-pembangunan-sekolah-rakyat-di-subah">Pemkab Batang Matangkan Persiapan Pembangunan Sekolah Rakyat di Subah</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Wayang Golek Santri Sarana Edukasi Generasi Emas dan Keamanan Digital di Brebes</title>
		<link>https://suarabaru.id/2026/06/05/wayang-golek-santri-sarana-edukasi-generasi-emas-dan-keamanan-digital-di-brebes</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Nur Muktiadi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 04 Jun 2026 17:09:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Pantura Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Brebes]]></category>
		<category><![CDATA[Komdigi]]></category>
		<category><![CDATA[pemkab]]></category>
		<category><![CDATA[wayang-santri]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=562757</guid>

					<description><![CDATA[<p>BREBES (SUARABARU.ID) &#8211; Ratusan warga memadati Lapangan Desa Parereja, Kecamatan Banjarharjo, Kabupaten Brebes. Mereka antusias menyaksikan pergelaran Wayang Golek Santri yang digelar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) melalui Direktorat Jenderal Komunikasi Publik dan Media bersama Pemerintah Kabupaten Brebes, Rabu (3/6/2026) malam. Tak sekadar menjadi tontonan, pergelaran yang menghadirkan dalang Ki Haryo Susilo Enthus tersebut juga [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/06/05/wayang-golek-santri-sarana-edukasi-generasi-emas-dan-keamanan-digital-di-brebes">Wayang Golek Santri Sarana Edukasi Generasi Emas dan Keamanan Digital di Brebes</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BREBES (SUARABARU.ID)</strong> &#8211; Ratusan warga memadati Lapangan Desa Parereja, Kecamatan Banjarharjo, Kabupaten Brebes. Mereka antusias menyaksikan pergelaran Wayang Golek Santri yang digelar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) melalui Direktorat Jenderal Komunikasi Publik dan Media bersama Pemerintah Kabupaten Brebes, Rabu (3/6/2026) malam.</p>
<p>Tak sekadar menjadi tontonan, pergelaran yang menghadirkan dalang Ki Haryo Susilo Enthus tersebut juga menjadi sarana edukasi bagi masyarakat. Melalui dialog interaktif bertema yakni Membangun Generasi Emas Indonesia: Tubuh Sehat, Tangguh Berkarya dan Aman di Era Digital, warga diajak memahami pentingnya kesehatan, kecukupan gizi, serta keamanan digital bagi anak-anak.</p>
<p>Direktur Komunikasi Publik Komdigi, Nunik Purwanti, mengatakan masa depan anak-anak Indonesia merupakan aset paling berharga yang harus dijaga bersama. Menurutnya, setiap keluarga tentu menginginkan anak-anak tumbuh sehat, cerdas, dan memiliki masa depan yang lebih baik dibanding generasi sebelumnya.</p>
<p>“Kita berkumpul untuk menjaga sesuatu yang paling berharga, yaitu masa depan anak-anak Indonesia. Kita ingin anak-anak tumbuh sehat, pintar, dan memiliki masa depan yang lebih baik dari orang tuanya. Itulah cita-cita besar bangsa kita untuk mewujudkan Generasi Emas Indonesia,” ujar Nunik saat membuka kegiatan.</p>
<p>Nunik menjelaskan, tantangan pengasuhan anak saat ini semakin kompleks seiring pesatnya perkembangan teknologi digital. Jika dahulu orang tua lebih mudah memantau aktivitas anak saat berada di luar rumah, kini anak-anak dapat mengakses berbagai informasi dan berinteraksi dengan siapa saja melalui internet tanpa harus meninggalkan kamar mereka.</p>
<p>Karena itu, lanjut Nunik, peran keluarga menjadi sangat penting dalam mendampingi anak memanfaatkan teknologi secara bijak. Pemerintah pun terus memperkuat upaya perlindungan anak melalui berbagai program, termasuk Program Makan Bergizi Gratis dan penerbitan Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 atau PP Tunas.</p>
<p>“Melalui PP Tunas, pemerintah hadir untuk memastikan anak-anak Indonesia tetap aman dalam memanfaatkan teknologi digital,” tegasnya.</p>
<p>Ia menambahkan, Kabupaten Brebes dipilih sebagai lokasi kegiatan karena memiliki potensi sumber daya manusia yang besar. Dengan dukungan gizi yang baik, akses pendidikan yang memadai, dan lingkungan digital yang aman, anak-anak Brebes diharapkan mampu tumbuh menjadi generasi unggul yang siap bersaing di masa depan.</p>
<p>Sementara itu, Wakil Bupati Brebes Wurja menyampaikan bahwa pembangunan Generasi Emas Indonesia harus dimulai dari pemenuhan kebutuhan dasar anak, terutama kesehatan dan gizi. Menurutnya, tubuh yang sehat menjadi fondasi bagi tumbuhnya semangat belajar, kreativitas, dan daya juang generasi muda.</p>
<p>“Anak-anak kita harus tumbuh dengan gizi yang cukup. Karena dari tubuh yang sehat lahir semangat belajar, kreativitas, dan daya juang yang kuat. Di saat yang sama, kita hidup di era digital sehingga peran orang tua, guru, dan masyarakat sangat penting untuk memastikan anak-anak aman dan bijak dalam menggunakan teknologi,” kata Wurja.</p>
<p>Wurja juga mengapresiasi Komdigi yang memanfaatkan seni budaya sebagai media komunikasi publik. Menurutnya, pendekatan budaya mampu menyampaikan pesan-pesan pembangunan dengan cara yang lebih dekat, membumi, dan mudah diterima masyarakat.</p>
<p>“Wayang golek santri menjadi media edukasi yang efektif karena mampu menyampaikan pesan pembangunan dengan cara yang lebih menghibur dan mudah dipahami masyarakat,” ujarnya.</p>
<p><strong>Nur Muktiadi</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/06/05/wayang-golek-santri-sarana-edukasi-generasi-emas-dan-keamanan-digital-di-brebes">Wayang Golek Santri Sarana Edukasi Generasi Emas dan Keamanan Digital di Brebes</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pemkab Brebes Antisipasi Ancaman Kekeringan dan Karhutla</title>
		<link>https://suarabaru.id/2026/05/01/pemkab-brebes-antisipasi-ancaman-kekeringan-dan-karhutla</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Nur Muktiadi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 01 May 2026 14:56:22 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Pantura Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Ancaman]]></category>
		<category><![CDATA[Brebes]]></category>
		<category><![CDATA[Kemarau]]></category>
		<category><![CDATA[pemkab]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=557328</guid>

					<description><![CDATA[<p>BREBES (SUARABARU.ID) &#8211; Pemerintah Kabupaten Brebes melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Kebencanaan menghadapi musim kemarau sebagai langkah proaktif dalam mengantisipasi potensi kekeringan dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), di Aula Lantai 6 KPT Brebes, Kamis (30/4/2026). Rakor melibatkan berbagai stakeholder, mulai dari TNI, Polri, Perhutani hingga organisasi relawan. Dalam rakor [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/05/01/pemkab-brebes-antisipasi-ancaman-kekeringan-dan-karhutla">Pemkab Brebes Antisipasi Ancaman Kekeringan dan Karhutla</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BREBES (SUARABARU.ID) &#8211;</strong> Pemerintah Kabupaten Brebes melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Kebencanaan menghadapi musim kemarau sebagai langkah proaktif dalam mengantisipasi potensi kekeringan dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), di Aula Lantai 6 KPT Brebes, Kamis (30/4/2026).</p>
<p>Rakor melibatkan berbagai stakeholder, mulai dari TNI, Polri, Perhutani hingga organisasi relawan. Dalam rakor tersebut ditegaskan bahwa penanggulangan bencana bukan hanya menjadi tanggung jawab BPBD, melainkan kerja bersama lintas sektor.</p>
<p>Bupati Brebes melalui Sekda Brebes Dr Tahroni MPd dalam sambutannya menyampaikan, kebencanaan harus dihadapi secara bersama-sama dengan pendekatan mitigasi yang kuat. &#8220;Kebencanaan harus kita hadapi bersama. Pemerintah harus mampu melakukan mitigasi dan mengetahui sejak dini informasi kebencanaan,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Ia juga menekankan nilai kemanusiaan dalam penanganan bencana. &#8220;Teman-teman BPBD ini setiap hari menolong orang, ini kerja yang sangat mulia,&#8221; katanya.</p>
<p>Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Brebes Budhi Darmawan, menegaskan bahwa kondisi Gunung Slamet saat ini masih aman dan terkendali. &#8220;Gunung Slamet itu sebetulnya tidak seheboh yang di media sosial. Kami punya data setiap detik pergerakannya dan itu masih aman,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Budhi Darmawan juga menambahkan pentingnya kesiapsiagaan anggaran di tingkat daerah. &#8220;Bencana itu bukan cuma tugas BPBD saja. Perlu dukungan semua pihak, termasuk kesiapan anggaran tanggap darurat di kecamatan dan desa,&#8221; tambahnya.</p>
<p>Sementara itu, Prakirawan BMKG Tegal Khanifan Setiawan menjelaskan, pola musim saat ini sudah tidak bisa diprediksi seperti dulu karena pengaruh faktor global. &#8220;Dulu musim kemarau bisa diperkirakan dengan pola tetap, tapi sekarang tidak bisa lagi jadi patokan karena adanya perubahan iklim global,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Khanifan Setiawan memprediksi awal musim kemarau di Brebes dimulai Mei 2026 dengan puncak pada Agustus. Curah hujan pada periode Mei hingga Juli diperkirakan berada di bawah normal.</p>
<p>Lebih lanjut, dia juga menyinggung potensi fenomena El Nino. &#8220;El Nino bisa menyebabkan berkurangnya curah hujan. Bahkan jika kuat seperti yang disebut ‘El Nino Godzilla’, dampaknya bisa sangat luas, mulai dari kekeringan hingga krisis pangan,&#8221; paparnya.</p>
<p>Berdasarkan data BPBD, potensi kekeringan di Kabupaten Brebes tahun 2026 berada pada kategori rendah hingga sedang dengan luas potensi bahaya mencapai 175.904,57 hektare. Selain itu, terdapat 10 kecamatan yang berpotensi mengalami karhutla, terdiri dari 5 kecamatan kategori tinggi dan 5 kategori sedang.</p>
<p>Menghadapi hal tersebut, Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Wibowo Budi Santoso menyampaikan, berbagai langkah strategis telah disiapkan. &#8220;Kami sudah menyiapkan rencana operasi, mulai dari pendataan wilayah rawan, sosialisasi, hingga dropping air bersih ke masyarakat terdampak,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Dari sisi kesiapan, berbagai unsur telah disiagakan, termasuk personel gabungan dari TNI, Polri, BPBD, hingga relawan. Peralatan penanganan bencana seperti truk tangki, mobil damkar, hingga pompa pemadam juga telah dipersiapkan. PDAM pun siap mendukung distribusi air bersih melalui koordinasi satu pintu BPBD.</p>
<p>Meski demikian, sejumlah kendala masih dihadapi, seperti lokasi sumber air yang jauh dan keterbatasan tampungan air di desa. &#8220;Ini yang menjadi tantangan kita bersama, sehingga koordinasi lintas sektor sangat penting,&#8221; pungkasnya.</p>
<p>Melalui rakor ini, seluruh OPD diminta memiliki rencana operasi masing-masing agar penanganan bencana dapat dilakukan secara cepat, tepat, dan terkoordinasi, guna meminimalisir dampak musim kemarau 2026 di Kabupaten Brebes.</p>
<p><strong>Nur Muktiadi</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/05/01/pemkab-brebes-antisipasi-ancaman-kekeringan-dan-karhutla">Pemkab Brebes Antisipasi Ancaman Kekeringan dan Karhutla</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pemkab Brebes Berikan Insentif kepada 886 Pegiat Keagamaan</title>
		<link>https://suarabaru.id/2026/03/11/pemkab-brebes-berikan-insentif-kepada-886-pegiat-keagamaan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Nur Muktiadi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 11 Mar 2026 16:07:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Pantura Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Brebes]]></category>
		<category><![CDATA[insentif]]></category>
		<category><![CDATA[Keagamaan]]></category>
		<category><![CDATA[pemkab]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=548843</guid>

					<description><![CDATA[<p>BREBES (SUARABARU.ID) &#8211; Pemerintah Kabupaten Brebes melalui Wakil Bupati Brebes Wurja SE memberikan pembinaan sekaligus menyerahkan insentif kepada 886 pegiat keagamaan di Kecamatan Larangan, di Komplek KGB Larangan, Selasa (10/3/2026). Menurut Wurja, kegiatan ini merupakan wujud komitmen Pemerintah Kabupaten Brebes untuk terus mendekatkan diri kepada masyarakat, mempererat ukhuwah Islamiyah, serta memperkuat sinergi antara pemerintah daerah [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/03/11/pemkab-brebes-berikan-insentif-kepada-886-pegiat-keagamaan">Pemkab Brebes Berikan Insentif kepada 886 Pegiat Keagamaan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BREBES (SUARABARU.ID) &#8211;</strong> Pemerintah Kabupaten Brebes melalui Wakil Bupati Brebes Wurja SE memberikan pembinaan sekaligus menyerahkan insentif kepada 886 pegiat keagamaan di Kecamatan Larangan, di Komplek KGB Larangan, Selasa (10/3/2026).</p>
<p>Menurut Wurja, kegiatan ini merupakan wujud komitmen Pemerintah Kabupaten Brebes untuk terus mendekatkan diri kepada masyarakat, mempererat ukhuwah Islamiyah, serta memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan para pegiat agama dalam membangun Brebes yang religius dan berakhlakul karimah.</p>
<p>Wurja menegaskan, para pegiat keagamaan memiliki peran yang sangat strategis dalam kehidupan masyarakat. Mereka menjadi garda terdepan dalam membina akhlak umat, membentuk karakter generasi muda, serta menjaga harmoni sosial di tengah masyarakat.</p>
<p>“Melalui pemberian insentif ini, Pemerintah Kabupaten Brebes ingin menyampaikan rasa hormat, apresiasi, dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para pegiat keagamaan atas pengabdian yang telah diberikan kepada masyarakat,” ujarnya.</p>
<p>Ia juga menyampaikan, pemerintah menyadari pengabdian para pegiat agama tidak dapat dinilai dengan materi. Namun, insentif yang diberikan diharapkan menjadi bentuk perhatian dan kepedulian pemerintah agar para pegiat keagamaan semakin semangat dalam menjalankan tugas mulianya.</p>
<p>Lebih lanjut, Wakil Bupati menekankan, pembangunan daerah tidak hanya bertumpu pada pembangunan fisik semata, tetapi juga pembangunan mental dan spiritual masyarakat. Infrastruktur dapat dibangun melalui anggaran, namun karakter dan akhlak masyarakat hanya dapat dibentuk melalui pendidikan serta pembinaan keagamaan yang berkelanjutan.</p>
<p>Wurja berharap, kegiatan pembinaan keagamaan seperti ini terus diperkuat dan dijadikan momentum untuk meningkatkan kualitas kehidupan beragama di tengah masyarakat.</p>
<p>“Momentum Ramadan hendaknya kita jadikan sebagai kesempatan untuk memperbaiki diri, mempererat persaudaraan, serta meningkatkan kepedulian sosial kepada sesama, terutama kepada masyarakat yang membutuhkan,” tambahnya.</p>
<p>Wakil Bupati juga mengajak seluruh pegiat keagamaan untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah dalam menjaga kondusivitas wilayah, menyebarkan pesan-pesan kedamaian, serta menangkal berbagai paham yang dapat memecah belah persatuan umat.</p>
<p>&#8220;Semoga hubungan antara pemerintah daerah dan para tokoh agama semakin erat, sehingga bersama-sama dapat mewujudkan masyarakat Brebes yang religius, harmonis, dan berakhlak mulia,&#8221; pungkasnya.</p>
<p>Acara dihadiri oleh sejumlah kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Brebes, Camat Larangan beserta Forkopimca, serta ratusan pegiat keagamaan yang terdiri dari guru ngaji, guru Madin, imam masjid dan musala, dai, hafidz/hafidzah, serta para pengasuh pondok pesantren di wilayah Kabupaten Brebes.</p>
<p><strong>Nur Muktiadi</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/03/11/pemkab-brebes-berikan-insentif-kepada-886-pegiat-keagamaan">Pemkab Brebes Berikan Insentif kepada 886 Pegiat Keagamaan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pemkab dan Polres Batang Antisipasi Puncak Arus Mudik</title>
		<link>https://suarabaru.id/2026/03/10/pemkab-dan-polres-batang-antisipasi-puncak-arus-mudik</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Nur Muktiadi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 10 Mar 2026 02:30:29 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Pantura Barat]]></category>
		<category><![CDATA[arus mudik]]></category>
		<category><![CDATA[Batang]]></category>
		<category><![CDATA[pemkab]]></category>
		<category><![CDATA[Polres]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=548443</guid>

					<description><![CDATA[<p>BATANG (SUARABARU.ID) &#8211; Pemerintah Kabupaten Batang bersama Polres Batang menyiapkan langkah pengamanan secara matang menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, termasuk mengantisipasi puncak arus mudik yang diperkirakan terjadi pada 18 Maret 2026. Wakil Bupati Batang Suyono mengatakan, koordinasi pengamanan Lebaran telah dilakukan secara nasional oleh kementerian terkait bersama jajaran kepolisian, termasuk di tingkat daerah. “Pengamanan [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/03/10/pemkab-dan-polres-batang-antisipasi-puncak-arus-mudik">Pemkab dan Polres Batang Antisipasi Puncak Arus Mudik</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BATANG (SUARABARU.ID)</strong> &#8211; Pemerintah Kabupaten Batang bersama Polres Batang menyiapkan langkah pengamanan secara matang menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, termasuk mengantisipasi puncak arus mudik yang diperkirakan terjadi pada 18 Maret 2026.<br />
Wakil Bupati Batang Suyono mengatakan, koordinasi pengamanan Lebaran telah dilakukan secara nasional oleh kementerian terkait bersama jajaran kepolisian, termasuk di tingkat daerah.<br />
“Pengamanan Lebaran sudah dirapatkan secara nasional oleh kementerian terkait untuk mengatur sistem keamanan menjelang Lebaran. Puncak mudik diperkirakan 18 Maret 2026, baik oleh pemerintah pusat maupun daerah, sehingga akan dipersiapkan secara matang,” katanya saat ditemui di kantornya, Senin (9/3/2026).<br />
Ia menegaskan, Pemkab Batang akan bersinergi dengan Polres Batang dan instansi terkait untuk memastikan kelancaran arus mudik serta menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat selama periode Lebaran.<br />
“Selain aspek pengamanan, pemerintah daerah juga menggulirkan program pasar murah guna membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok selama Ramadan. Untuk masyarakat, ada pasar murah. Kami sudah melaksanakan dan akan terus melakukan hingga menjelang akhir bulan suci Ramadan,” jelasnya.<br />
Program pasar murah tersebut diharapkan dapat membantu menekan dampak kenaikan harga bahan pokok sekaligus menjaga stabilitas ekonomi masyarakat menjelang hari raya.<br />
Terkait tradisi takbir keliling, Suyono menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan budaya yang telah mengakar di tengah masyarakat. Namun demikian, ia mengimbau agar pelaksanaannya tetap memperhatikan aspek keamanan.<br />
“Takbir keliling itu sudah menjadi budaya masyarakat, silakan dilaksanakan. Tetapi, sebaiknya mengadakan takbir di masjid-masjid saja karena kita tetap waspada terhadap kejadian-kejadian yang tidak diinginkan,” pungkasnya.<br />
Pemkab Batang mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga kondusivitas wilayah selama Ramadan dan Idul Fitri, sehingga perayaan dapat berlangsung aman, tertib, dan penuh khidmat.<br />
Nur Muktiadi</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/03/10/pemkab-dan-polres-batang-antisipasi-puncak-arus-mudik">Pemkab dan Polres Batang Antisipasi Puncak Arus Mudik</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Usai Banjir Bandang Guci, Pemkab Tegal Tutup Sementara Kawasan Rawan</title>
		<link>https://suarabaru.id/2026/01/26/usai-banjir-bandang-guci-pemkab-tegal-tutup-sementara-kawasan-rawan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Nur Muktiadi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 26 Jan 2026 01:30:24 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Pantura Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir]]></category>
		<category><![CDATA[guci]]></category>
		<category><![CDATA[pemkab]]></category>
		<category><![CDATA[Rawan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=541309</guid>

					<description><![CDATA[<p>SLAWI (SUARABARU.ID) &#8211; Pemerintah Kabupaten Tegal menetapkan langkah tanggap darurat menyusul terjadinya banjir bandang di Kawasan Wisata Guci, Kecamatan Bumijawa, pada Sabtu dini hari (24/01/2026). Kejadian tersebut menyebabkan kerusakan infrastruktur vital dan berpotensi membahayakan keselamatan masyarakat serta wisatawan. Pelaksana Harian (Plh) Bupati Tegal Ahmad Kholid bersama Forkopimda dan perangkat daerah terkait langsung meninjau lokasi terdampak [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/01/26/usai-banjir-bandang-guci-pemkab-tegal-tutup-sementara-kawasan-rawan">Usai Banjir Bandang Guci, Pemkab Tegal Tutup Sementara Kawasan Rawan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SLAWI (SUARABARU.ID) &#8211;</strong> Pemerintah Kabupaten Tegal menetapkan langkah tanggap darurat menyusul terjadinya banjir bandang di Kawasan Wisata Guci, Kecamatan Bumijawa, pada Sabtu dini hari (24/01/2026). Kejadian tersebut menyebabkan kerusakan infrastruktur vital dan berpotensi membahayakan keselamatan masyarakat serta wisatawan.</p>
<p>Pelaksana Harian (Plh) Bupati Tegal Ahmad Kholid bersama Forkopimda dan perangkat daerah terkait langsung meninjau lokasi terdampak sebagai bentuk respons cepat pemerintah daerah.</p>
<p>Berdasarkan hasil asesmen awal, banjir bandang mengakibatkan sedikitnya tiga jembatan utama putus, termasuk akses menuju Curug Jedor dan Pancuran 13. Kerusakan tersebut mengganggu mobilitas warga dan aktivitas wisata.</p>
<p>Sebagai langkah pengamanan, Pemerintah Kabupaten Tegal menutup sementara Pancuran 13 dan Pancuran 5 hingga kondisi dinyatakan aman. Pemerintah daerah juga menggratiskan tiket masuk Kawasan Wisata Guci selama masa penanganan darurat untuk mencegah kerumunan di titik rawan.</p>
<p>“Keselamatan masyarakat dan wisatawan menjadi prioritas utama. Untuk sementara kawasan rawan kami tutup hingga kondisi benar-benar aman,” tegas Ahmad Kholid.</p>
<p>Pemerintah daerah menyiapkan pembangunan jembatan Bailey sebagai akses alternatif agar aktivitas warga tetap dapat berjalan. Aparat keamanan bersama BPBD terus melakukan pengamanan dan pemantauan di lokasi.</p>
<p>Kapolres Tegal AKBP Bayu Prasatyo memastikan bahwa hingga saat ini tidak terdapat korban jiwa, dan seluruh dampak bersifat kerugian material.</p>
<p>Masyarakat dan wisatawan diimbau untuk tidak mendekati area terdampak, mematuhi rambu dan arahan petugas, serta tetap waspada mengingat kondisi cuaca yang masih berpotensi hujan.</p>
<p>Pemerintah Kabupaten Tegal terus melakukan penanganan darurat dan asesmen lanjutan, serta akan menyiapkan langkah pemulihan jangka menengah dan panjang setelah kondisi dinyatakan aman.</p>
<p><strong>Nur Muktiadi</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/01/26/usai-banjir-bandang-guci-pemkab-tegal-tutup-sementara-kawasan-rawan">Usai Banjir Bandang Guci, Pemkab Tegal Tutup Sementara Kawasan Rawan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pemkab Batang Gelar Batang Nusantara Expo 2025</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/12/19/pemkab-batang-gelar-batang-nusantara-expo-2025</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Nur Muktiadi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 18 Dec 2025 17:26:57 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Pantura Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Batang]]></category>
		<category><![CDATA[ekspo]]></category>
		<category><![CDATA[pemkab]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=535031</guid>

					<description><![CDATA[<p>BATANG (SUARABARU.ID) &#8211; Pemerintah Kabupaten Batang bersiap menyambut pergantian tahun dengan menghadirkan kemeriahan melalui ajang Batang Nusantara Expo 2025. Perhelatan yang menjadi wadah unjuk potensi daerah ini rencananya akan berlangsung selama lima hari, mulai tanggal 27 hingga 31 Desember 2025. Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM (Disperindagkop &#38; UKM) Batang Wahyu Budi Santoso menyampaikan, [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/12/19/pemkab-batang-gelar-batang-nusantara-expo-2025">Pemkab Batang Gelar Batang Nusantara Expo 2025</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BATANG (SUARABARU.ID)</strong> &#8211; Pemerintah Kabupaten Batang bersiap menyambut pergantian tahun dengan menghadirkan kemeriahan melalui ajang Batang Nusantara Expo 2025. Perhelatan yang menjadi wadah unjuk potensi daerah ini rencananya akan berlangsung selama lima hari, mulai tanggal 27 hingga 31 Desember 2025.</p>
<p>Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM (Disperindagkop &amp; UKM) Batang Wahyu Budi Santoso menyampaikan, bahwa ekspo ini merupakan bentuk kolaborasi antara pemerintah daerah dengan pihak ketiga. Dalam kerja sama ini, Pemkab Batang berperan memberikan fasilitas berupa perizinan dan tempat, sementara teknis penyelenggaraan diatur sepenuhnya oleh pihak penyelenggara.</p>
<p>“Kami menyambut baik penawaran ini. Batang Nusantara Expo akan menjadi sarana penting untuk memacu kemandirian ekonomi UMKM kita,” katanya saat ditemui di Kantornya, Kamis (18/12/2025).</p>
<p>Expo yang akan dipusatkan di sepanjang Jalan Veteran dan Jalan Diponegoro Batang ini, ditargetkan akan diisi oleh 80 hingga 90 stan. Selain memamerkan produk unggulan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dan sektor industri. Acara ini juga akan dimeriahkan dengan Festival Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih.</p>
<p>Wahyu menyebutkan, Festival ini merupakan upaya untuk menampilkan potensi produk dari berbagai desa yang tergabung dalam Koperasi Desa Merah Putih, yang juga mendapat dukungan penuh dari Kementerian Koperasi melalui fasilitasi 15 stan gratis.</p>
<p>“Harapannya, melalui festival ini, koperasi-koperasi desa semakin terpacu untuk menampilkan produk unggulan mereka, sehingga ekonomi di tingkat desa bisa terus bergerak,” harapnya.</p>
<p>Rangkaian Acara dan Doa Bersama, tidak hanya sekadar pameran dagang, Batang Nusantara Expo 2025 juga akan diisi dengan berbagai kegiatan menarik, di antaranya :</p>
<p>“Menariknya, sebagai bentuk empati terhadap berbagai bencana yang melanda Indonesia, malam puncak pergantian tahun tidak akan dirayakan dengan pesta pora yang berlebihan. Pihak panitia telah menyiapkan acara doa bersama pada malam penutupan tanggal 31 Desember sebagai bentuk syukur sekaligus harapan untuk tahun yang lebih baik,” jelasnya.</p>
<p><strong>Nur Muktiadi</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/12/19/pemkab-batang-gelar-batang-nusantara-expo-2025">Pemkab Batang Gelar Batang Nusantara Expo 2025</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pemkab Brebes Raih Predikat Informatif KIP Award</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/12/17/pemkab-brebes-raih-predikat-informatif-kip-award</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Nur Muktiadi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 17 Dec 2025 14:42:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Pantura Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Brebes]]></category>
		<category><![CDATA[KIP Award]]></category>
		<category><![CDATA[pemkab]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=534820</guid>

					<description><![CDATA[<p>BREBES (SUARABARU.ID) &#8211; Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Brebes meraih dan mempertahankan Kategori Informatif dalam penilaian Badan Publik Tingkat Provinsi Jawa Tengah Tahun 2025. Penghargaan tersebut diserahkan langsung Panelis Komisi Informasi Jawa Tengah Dr Hasan dan Yoyon Indrayana kepada Bupati Brebes Hj Paramitha Widya Kusuma SE MM pada Anugerah Keterbukaan Informasi Publik (KIP) Awards, di Hotel Patra [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/12/17/pemkab-brebes-raih-predikat-informatif-kip-award">Pemkab Brebes Raih Predikat Informatif KIP Award</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BREBES (SUARABARU.ID)</strong> &#8211; Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Brebes meraih dan mempertahankan Kategori Informatif dalam penilaian Badan Publik Tingkat Provinsi Jawa Tengah Tahun 2025. Penghargaan tersebut diserahkan langsung Panelis Komisi Informasi Jawa Tengah Dr Hasan dan Yoyon Indrayana kepada Bupati Brebes Hj Paramitha Widya Kusuma SE MM pada Anugerah Keterbukaan Informasi Publik (KIP) Awards, di Hotel Patra &amp; Convention Semarang, Selasa (16/12/2025) malam.</p>
<p>Dalam penilaian tersebut, Kabupaten Brebes meraih kategori kabupaten/kota informatif dengan nilai 90,09. Capaian ini menunjukkan konsistensi Pemkab Brebes dalam menerapkan prinsip keterbukaan informasi publik.</p>
<p>Bupati Brebes Paramitha Widya Kusuma mengaku bangga dan bersyukur, Pemerintah Kabupaten Brebes berhasil meraih penghargaan bergengsi di KIP Tingkat Provinsi Jawa Tengah.</p>
<p>&#8220;Alhamdulillah, Kabupaten Brebes malam ini meraih Penghargaan Badan Publik Kategori Informatif dari Komisi Informasi Provinsi Jawa Tengah,&#8221; ucap Bupati Paramitha usai menerima penghargaan.</p>
<p>Sebuah pencapaian yang luar biasa karena telah menunjukkan komitmen dalam mewujudkan transparansi dan keterbukaan informasi bagi masyarakat. Ke depannya, lanjut Paramitha, Pemkab Brebes akan terus berupaya memperbaiki dan meningkatkan layanan publik serta memastikan informasi yang akurat dan terpercaya dapat diakses dengan mudah oleh seluruh warga Kabupaten Brebes.</p>
<p>&#8220;Mudah-mudahan kedepannya Kabupaten Brebes lebih baik lagi dan lebih informatif lagi. Terima kasih atas dukungan dan partisipasi semua pihak yang telah mendukung upaya ini, Brebes Beres!” tutup Paramitha.</p>
<p>Ketua Komisi Informasi (KI) Provinsi Jawa Tengah Indra Ashoka Mahendrayana mengatakan, ada 82 badan publik dengan predikat informatif meliputi 22 kabupaten/kota, dan 26 SKPD provinsi. Selain itu juga 17 RSUD kabupaten/kota, 7 RSU provinsi, 5 badan vertikal, 1 pengadilan agama kabupaten/kota, 2 BPS kabupaten/kota, serta 2 BUMD.</p>
<p>“Hasil ini menunjukkan adanya kemajuan yang patut diapresiasi, sekaligus menjadi cerminan bahwa upaya peningkatan keterbukaan informasi terus berjalan,” katanya.</p>
<p>Indra menjelaskan, penghargaan ini sebagai bentuk apresiasi terhadap badan publik yang berkomitmen menerapkan prinsip transparansi dan akuntabilitas dalam penyelenggaraan pemerintahan.</p>
<p>“Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat ekosistem keterbukaan informasi di Jawa Tengah,” jelasnya.</p>
<p>Tahun ini, kata Indra, tema yang diusung yakni Memperkuat Ekosistem Keterbukaan Informasi untuk Mewujudkan Kebijakan Publik yang Berdampak. Menurut dia, ke depan seluruh badan publik diharapkan terus meningkatkan komitmen keterbukaan informasi, baik dari sisi regulasi, kelembagaan, maupun pemanfaatan teknologi informasi.</p>
<p>Sementara itu, Ketua Komisi Informasi Pusat Donny Yoesgiantoro mengapresiasi keterbukaan informasi di provinsi Jawa Tengah.</p>
<p>“Kami lihat komitmen pimpinan badan publik di pemerintah provinsi Jawa Tengah, pak gubernur hadir, pak gubernur mengatakan akan terbuka dan masyarakat harus melihat betul apakah layanan PPID-nya bagus tidak,” ungkapnya.</p>
<p>Donny juga memberikan tantangan kepada Gubernur Jawa Tengah agar bisa meraih peringkat pertama dalam keterbukaan informasi publik.</p>
<p>“Ini harus dimaknai bukan hanya peringkat, tapi diikuti dengan implementasi dilapangan,” tuturnya.</p>
<p>Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mengatakan, Aparatur Sipil Negara (ASN) di Jawa Tengah harus menjadi PPID dalam rangka keterbukaan informasi. Hal demikian agar masyarakat menjadi percaya bahwa ASN sudah melayani masyarakat dan segala tutur kata ASN akan mengikat untuk tidak melakukan pelanggaran.</p>
<p>“ASN membawa fungsi humas, dia membawa fungsi PPID, dia mempunyai fungsi menceritakan apa yang dikerjakan dinasnya. Keterbukaan informasi ini penting agar sumbatan komunikasi dengan masyarakat bisa teratasi dan menciptakan trust,” pungkasnya.</p>
<p><strong>Nur Muktiadi</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/12/17/pemkab-brebes-raih-predikat-informatif-kip-award">Pemkab Brebes Raih Predikat Informatif KIP Award</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pemkab Brebes Dukung Pembangunan Gedung Polres Lewat NPHD</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/11/04/pemkab-brebes-dukung-pembangunan-gedung-polres-lewat-nphd</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Nur Muktiadi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 04 Nov 2025 16:31:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Pantura Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Brebes]]></category>
		<category><![CDATA[nphd]]></category>
		<category><![CDATA[pemkab]]></category>
		<category><![CDATA[Polres]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=505571</guid>

					<description><![CDATA[<p>BREBES (SUARABARU.ID) &#8211; Bukti nyata sinergi antara Pemerintah Kabupaten Brebes dan Kepolisian Republik Indonesia, Polres adalah membangun gedung baru lewat Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) dengan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Brebes. Rencananya gedung akan digunakan sebagai tempat tahanan. &#8220;Hari ini, dengan peletakan batu pertama ini, kita menandai dimulainya babak baru bagi peningkatan [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/11/04/pemkab-brebes-dukung-pembangunan-gedung-polres-lewat-nphd">Pemkab Brebes Dukung Pembangunan Gedung Polres Lewat NPHD</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BREBES (SUARABARU.ID)</strong> &#8211; Bukti nyata sinergi antara Pemerintah Kabupaten Brebes dan Kepolisian Republik Indonesia, Polres adalah membangun gedung baru lewat Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) dengan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Brebes. Rencananya gedung akan digunakan sebagai tempat tahanan.</p>
<p>&#8220;Hari ini, dengan peletakan batu pertama ini, kita menandai dimulainya babak baru bagi peningkatan infrastruktur pelayanan publik, khususnya dalam bidang keamanan dan ketertiban masyarakat,&#8221; ucap Bupati Brebes Paramitha saat Ground Breaking pembangunan gedung di Mapolres setempat, Selasa (4/10/2025).</p>
<p>Paramitha berharap, pembangunan gedung baru tidak hanya menjadi simbol kemegahan fisik, tetapi juga menjadi pusat pelayanan yang modern, profesional, dan humanis. Dia yakin Polres Brebes akan semakin optimal dalam melaksanakan tugas-tugas pokoknya, baik dalam penegakan hukum, pemeliharaan keamanan, maupun pelayanan kepada masyarakat.</p>
<p>&#8220;Pembangunan ini juga merupakan wujud nyata dari semangat kebersamaan dan kolaborasi lintas sektor di Brebes. Pemda, aparat penegak hukum, dan masyarakat memiliki tanggung jawab yang sama untuk mewujudkan lingkungan yang aman, tertib, dan kondusif,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Paramitha mengajak seluruh pihak untuk terus menjaga koordinasi, mendukung kelancaran proses pembangunan, serta memastikan bahwa seluruh tahapan berjalan sesuai ketentuan dan selesai tepat waktu dengan hasil terbaik.</p>
<p>&#8220;Kepada pihak kontraktor dan konsultan pengawas, saya titipkan amanah agar pembangunan ini dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab, transparan, dan sesuai spesifikasi teknis yang telah disepakati,&#8221; pesannya.</p>
<p>Paramitha juga berharap, pelaksanaan pembangunan gedung dapat berjalan profesional, berintegritas dan membawa manfaat besar bagi masyarakat serta menjadi inspirasi bagi upaya peningkatan pelayanan publik di masa yang akan datang.</p>
<p>Kapolres Brebes AKBP Lilik Ardhiansyah menyampaikan, makna ground breaking yakni memohon doa restu. Apalagi gedung yang akan dibangun adalah hibah dari Pemerintah Kabupaten Brebes.</p>
<p>&#8220;Kita mohon doa restunya kepada semua unsur, ini adalah titik poin sekarang berkumpul bersama-bersama supaya nanti sudah jadi, bangunan bisa memberikan manfaat,&#8221; tuturnya.</p>
<p>Lilik menginginkan rumah tahanan yang bisa memberikan makna, baik sisi kemanusiaan, keamanannya dan estetikanya, sehingga melihat rumah tahanan orang tidak takut, dan merasa betah. Selaku penegak hukum, Lilik juga ingin, nantinya para tahanan tetap merasakan adanya sentuhan kemanusiaan.</p>
<p>&#8220;Sesuai konsepnya, ke depan tahanan-tahanan lebih baik daripada sebelumnya, dan memberikan pesan kepada masyarakat bahwa kita negara menjamin hak dan juga menjamin kesejahteraan warganya,&#8221; imbuhnya.</p>
<p><strong>Nur Muktiadi</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/11/04/pemkab-brebes-dukung-pembangunan-gedung-polres-lewat-nphd">Pemkab Brebes Dukung Pembangunan Gedung Polres Lewat NPHD</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
