<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>pemberdayaan perempuan Archives - SuaraBaru.id</title>
	<atom:link href="https://suarabaru.id/tag/pemberdayaan-perempuan/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<description>Media Online Tajam dan Berimbang</description>
	<lastBuildDate>Sun, 19 Oct 2025 13:39:07 +0000</lastBuildDate>
	<language>id-ID</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=5.9.13</generator>

<image>
	<url>https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2018/06/cropped-logofooter-32x32.png</url>
	<title>pemberdayaan perempuan Archives - SuaraBaru.id</title>
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Sisternet Festival 2025, XLSmart Tegaskan Keberlanjutan Program Pemberdayaan Perempuan</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/10/18/sisternet-festival-2025-xlsmart-tegaskan-keberlanjutan-program-pemberdayaan-perempuan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 18 Oct 2025 13:28:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Gadget Techno]]></category>
		<category><![CDATA[Arifah Choiri Fauzi]]></category>
		<category><![CDATA[AXIS]]></category>
		<category><![CDATA[Cinta Laura Kiehl]]></category>
		<category><![CDATA[Hadee.id]]></category>
		<category><![CDATA[Hakon Ethnic]]></category>
		<category><![CDATA[KemenPPPA]]></category>
		<category><![CDATA[Komdigi]]></category>
		<category><![CDATA[Meutya Hafid]]></category>
		<category><![CDATA[Motorola]]></category>
		<category><![CDATA[pemberdayaan perempuan]]></category>
		<category><![CDATA[Sisternet]]></category>
		<category><![CDATA[Sisternet Festival]]></category>
		<category><![CDATA[smartfren]]></category>
		<category><![CDATA[XL]]></category>
		<category><![CDATA[XL PRIORITAS]]></category>
		<category><![CDATA[XLSmart]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=211426</guid>

					<description><![CDATA[<p>JAKARTA (SUARABARU.ID) &#8211; PT XLSmart Telecom Sejahtera Tbk (XLSmart) melalui program pemberdayaan perempuan miliknya, Sisternet, resmi membuka rangkaian kegiatan Sisternet Festival 2025 dengan tema “Kreasi Tanpa Batas, Mandiri Berdaya”. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat peran perempuan Indonesia di era digital, sekaligus menandai peluncuran gerakan nasional terbaru #1JutaSisterDigital. Gerakan ini merupakan inisiatif terbaru dari [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/10/18/sisternet-festival-2025-xlsmart-tegaskan-keberlanjutan-program-pemberdayaan-perempuan">Sisternet Festival 2025, XLSmart Tegaskan Keberlanjutan Program Pemberdayaan Perempuan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)</strong> &#8211; PT XLSmart Telecom Sejahtera Tbk (XLSmart) melalui program pemberdayaan perempuan miliknya, Sisternet, resmi membuka rangkaian kegiatan Sisternet Festival 2025 dengan tema “Kreasi Tanpa Batas, Mandiri Berdaya”.</p>
<p>Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat peran perempuan Indonesia di era digital, sekaligus menandai peluncuran gerakan nasional terbaru #1JutaSisterDigital.</p>
<p>Gerakan ini merupakan inisiatif terbaru dari XLSmart melalui Sisternet, yang sebelumnya telah berhasil menjangkau 1,3 juta perempuan di seluruh Indonesia sebagai wadah edukasi dan literasi digital.</p>
<p>Melalui #1JutaSisterDigital, XLSmart menegaskan komitmennya untuk terus memperluas dampak sosial positif dan mendorong semakin banyak perempuan agar mandiri, berdaya, dan siap bersaing di dunia digital.</p>
<p>Sisternet Festival 2025 merupakan hasil kolaborasi antara XLSmart dengan Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia (KOMDIGI), Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia (KemenPPPA), dan Motorola yang mendukung edukasi dan infastruktur digital.</p>
<p>Motorola berkomitmen untuk mendukung semangat “perempuan tiada batas”, sekaligus menghadirkan pengalaman langsung dengan memberikan inovasi produk terbarunya, Moto G06 Power di setiap kelas.</p>
<p>Guna memberikan manfaat yang lebih luas, Festival Sisternet 2025 mendapat dukungan dari sejumlah layanan unggulan XLSmart, meliputi XL SATU, XL PRIORITAS, XL, AXIS, dan Smartfren. Dukungan juga turut hadir melalui Sidompul, aplikasi digital yang memfasilitasi mitra penjualan produk XLSmart.</p>
<p>Selain itu, program ini juga didukung beragam sektor seperti OMG Beauty dari sektor kecantikan, Hakon Ethnic dan Hadee.id dari sektor food and beverages, yang juga merupakan UMKM Binaan Sisternet. Ada juga Waktu Luang sebagai partner penyedia workshop handicraft.</p>
<p>Festival ini berlangsung selama dua hari, 17–18 Oktober 2025, di XLSmart Tower, Jakarta Selatan. Dihadiri secara langsung oleh Menteri Pemberdayaan Perempuan &amp; Perlindungan Anak Republik Indonesia, Arifah Choiri Fauzi.</p>
<p>Turut hadir pula Staf Ahli Bidang Komunikasi dan Media Massa Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), Molly Prabawaty, Presiden Direktur &amp; CEO XLSmart, Rajeev Sethi, Managing Director SinarMas, Ferry Salman, dan Entertainer &amp; Sociopreneur, Cinta Laura Kiehl.</p>
<p>Data Badan Pusat Statistik (BPS) 2024 mencatat bahwa sekitar 64,5% pelaku UMKM di Indonesia adalah perempuan. Mereka tidak hanya berperan sebagai ibu rumah tangga, tetapi juga sebagai penggerak ekonomi keluarga melalui berbagai usaha kecil dan mikro.</p>
<p>Namun, di balik potensi tersebut, banyak perempuan masih menghadapi keterbatasan akses terhadap edukasi digital, literasi bisnis, dan teknologi pemasaran. Tantangan inilah yang kemudian berusaha dijawab oleh Sisternet.</p>
<p>Dalam sambutannya, Menteri Pemberdayaan Perempuan &amp; Perlindungan Anak Republik Indonesia, Arifah Choiri Fauzi, mengungkapkan apresiasi tinggi kepada XLSmart atas konsistensinya dalam mengembangkan program Sisternet sebagai ruang aman, ruang belajar, dan ruang pemberdayaan bagi jutaan perempuan Indonesia.</p>
<p>&#8220;Inisiatif seperti Sisternet membuktikan bahwa sektor swasta dapat menjadi agen perubahan sosial yang nyata. Melalui program ini, perempuan tidak hanya memperoleh akses terhadap literasi digital, tetapi juga dukungan untuk mengembangkan kreativitas, kemandirian, dan daya saing di tengah transformasi teknologi yang begitu cepat,&#8221; katanya.</p>
<p>Dirinya juga menegaskan bahwa kolaborasi lintas sektor, antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat adalah kunci dalam mewujudkan kesetaraan digital gender dan memperluas peluang ekonomi bagi perempuan di seluruh Indonesia.</p>
<p>Lebih jauh Arifah menekankan, pemberdayaan ekonomi perempuan merupakan agenda strategis nasional yang harus terus diperkuat di era digital.</p>
<p>Data BPS tahun 2024 menunjukkan lebih dari 64 persen pelaku UMKM di Indonesia dikelola oleh perempuan, namun baru sekitar sepertiganya yang telah memanfaatkan teknologi digital. Potensi besar ini hanya bisa diwujudkan jika perempuan diberi akses yang setara terhadap teknologi, pelatihan, dan jaringan pasar yang inklusif.</p>
<p>&#8220;Melalui Sisternet Festival 2025 ini, kami berharap semakin banyak perempuan yang berani bermimpi, berkarya, dan berkolaborasi untuk membawa perubahan positif bagi bangsa. Karena ketika perempuan berdaya dan anak-anak terlindungi, Indonesia akan melangkah lebih pasti menuju Indonesia Emas 2045,” katanya.</p>
<p>Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia, Meutya Hafid, menyampaikan, peningkatan partisipasi perempuan dalam ekosistem digital merupakan bagian penting dari agenda nasional Sembilan Juta Talenta Digital 2030.</p>
<p>“komdigi menargetkan terbentuknya sembilan juta talenta digital pada 2030. Perempuan harus menjadi bagian utama dari agenda ini karena teknologi membuka ruang tanpa batas bagi mereka untuk berkarya, berbisnis, dan berekspresi. Kolaborasi seperti yang dilakukan bersama XLSmart adalah contoh nyata bagaimana pemerintah dan sektor swasta bisa bersinergi menciptakan ekosistem digital yang inklusif dan berpihak pada masyarakat,” katanya.</p>
<p>Festival yang dihadiri lebih dari 500 peserta perempuan dari berbagai komunitas, lembaga mitra pemerintah, dan pelaku UMKM ini menjadi wujud nyata komitmen XLSmart untuk menghadirkan teknologi yang inklusif dan memberdayakan.</p>
<p>Melalui berbagai program edukasi, pelatihan, dan kompetisi, Sisternet berupaya menjembatani kesenjangan digital bagi perempuan di seluruh Indonesia agar semakin kreatif, mandiri, dan berdaya secara ekonomi.</p>
<p>Pada kesempatan yang sama, Presiden Direktur &amp; CEO XLSmart, Rajeev Sethi, mengungkapkan, melalui Sisternet Festival 2025 pihaknya kembali merayakan sebuah langkah besar dalam mendukung pemberdayaan 1 juta perempuan Indonesia.</p>
<p>&#8220;Di XLSmart, kami percaya bahwa teknologi dan inovasi dapat menjadi kekuatan pendorong untuk perubahan positif. Festival ini bukan hanya tentang menyediakan akses informasi dan edukasi, tetapi juga tentang membangun jaringan dan kesempatan yang dapat menginspirasi perempuan untuk mencapai potensi penuh mereka,” katanya.</p>
<p>Menurut Rajeev, Sisternet Festival 2025 ini diadakan sebagai bagian dari komitmen terhadap kemandirian ekonomi perempuan Indonesia. Selain itu, program-program yang dihadirkan di Sisternet Festival 2025 adalah bentuk dukungan nyata XLSmart dalam menciptakan ekosistem digital yang lebih inklusif, dan berdaya saing bagi lebih banyak perempuan Indonesia.</p>
<p>&#8220;Melalui festival ini, XLSmart berharap dapat membuka lebih banyak peluang dan memotivasi perempuan Indonesia untuk meraih potensi penuh mereka dan berkontribusi pada kemajuan ekonomi digital Indinesia,&#8221; katanya.</p>
<p>Rajeev juga menegaskan bahwa program #1JutaSisterDigital menjadi bagian dari pilar keberlanjutan XLSmart, khususnya dalam bidang pemberdayaan masyarakat dan pengembangan talenta digital perempuan. Kolaborasi dengan KemenPPPA dan KOMDIGI disebut sebagai langkah strategis untuk memastikan manfaat program menjangkau seluruh lapisan masyarakat.</p>
<p>Selama dua hari pelaksanaannya, festival ini menghadirkan beragam kegiatan inspiratif, mulai dari talkshow bertema “Kreasi Tanpa Batas, Mandiri Berdaya” yang dibawakan oleh Director &amp; Chief Information Technology Officer XLSmart, Yessie D Yosetya, dan Entertainer &amp; Sociopreneur, Cinta Laura Kiehl, hingga sederet workshop pengembangan diri dan keterampilan digital.</p>
<p>Peserta diajak memperkuat kepercayaan diri melalui sesi Personal Branding dan Public Speaking, serta mempelajari strategi Digital Marketing dan Desain Kreatif dengan Canva yang bisa langsung diterapkan untuk mengembangkan potensi bisnis dan personal.</p>
<p>Pada hari kedua, Festival Sisternet 2025 semakin semarak dengan 9 kelas kreatif dan interaktif yang membuka peluang ekonomi baru bagi perempuan. Mulai dari AI untuk Media Sosial, Content Creator Naik Kelas, hingga Foto Produk Ciamik Cuma Pakai Smartphone.</p>
<p>Seluruh kelas dirancang untuk memperkuat kemampuan digital dan kewirausahaan. Tak hanya itu, sesi Cooking Class, Art DIY, dan Bisnis Kreatif turut memberikan ruang bagi peserta untuk menyalurkan hobi menjadi peluang usaha.</p>
<p>Melalui kegiatan ini, Sisternet kembali menegaskan komitmennya untuk menjadi sahabat perempuan Indonesia dalam membangun kemandirian dan meraih kesuksesan di era digital.</p>
<p>Para peserta juga akan mendapatkan ruang promosi dan networking untuk dapat memperluas pasar dan membangun kolaborasi strategis dalam ekosistem Sisternet Community. Melalui rangkaian program ini, peserta mendapatkan kesempatan untuk belajar langsung dari praktisi, pelaku industri kreatif, dan mentor bisnis yang berpengalaman.</p>
<p>Pada tahun ini, Sisternet Festival juga meluncurkan lima program literasi digital baru yang dirancang untuk memperluas dampak sosial bagi perempuan Indonesia:</p>
<p>1. Kompetisi Modal Pintar 2025<br />
Program kompetisi bisnis tahunan yang bertujuan menggali ide bisnis kreatif dari perempuan pelaku UMKM di seluruh Indonesia. Melalui tahapan seleksi ide bisnis, sesi pitching, pendampingan intensif, hingga pemberian modal usaha dengan total Rp100 juta bagi pemenang, kompetisi ini membuka kesempatan bagi perempuan yang baru merintis maupun ingin mengembangkan usahanya ke ranah digital. Kompetisi ini diharapkan dapat melahirkan lebih banyak women-preneurs tangguh yang mampu bersaing di era ekonomi digital.</p>
<p>2. Female Future Leader Batch 2<br />
Hadir untuk melanjutkan keberhasilan batch pertama dalam mencetak pemimpin perempuan masa depan di bidang teknologi dan sosial. Program ini berfokus pada pengembangan leadership, digital mindset, dan kemampuan komunikasi strategis bagi para perempuan muda. Melalui sesi mentoring intensif bersama para pemimpin perempuan inspiratif dari berbagai sektor, peserta diharapkan mampu menjadi agen perubahan di lingkungan kerja dan komunitasnya.</p>
<p>3. Ruang Bersama Indonesia Bunda Pintar<br />
Wadah kolaborasi dan berbagi pengetahuan bagi para ibu di seluruh Indonesia. Melalui pendekatan edukatif dan komunitas, program ini menyediakan ruang bagi para ibu untuk belajar literasi digital, kewirausahaan, dan parenting modern yang relevan dengan perkembangan teknologi. Inisiatif ini juga membuka peluang bagi para Bunda Pintar untuk saling menginspirasi dan memperluas jejaring dukungan dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga berbasis pemanfaatan teknologi digital.</p>
<p>4. She Inspire<br />
Merupakan keberlanjutan dari inisiatif sosial yang sebelumnya berfokus pada pemberdayaan perempuan di lembaga pemasyarakatan. Pada tahap lanjutan ini, XLSmart menggandeng Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan untuk memberikan dukungan pembinaan, pelatihan keterampilan digital, serta pendampingan kewirausahaan bagi para eks warga binaan perempuan yang telah menyelesaikan masa binaannya. Tujuannya agar mereka dapat kembali ke masyarakat dengan kepercayaan diri, kemampuan ekonomi mandiri, dan peluang kerja yang lebih baik. Program ini merupakan lanjutan dari kegiatan pemberdayaan warga binaan Lapas Perempuan yang telah dijalankan sejak 2023.</p>
<p>5. Gerakan 1 Juta Sister Digital<br />
Kolaborasi bersama KOMDIGI untuk mempercepat partisipasi dan pemberdayaan 1 Juta perempuan berikutnya di Indonesia dalam dunia digital melalui literasi teknologi dan AI.</p>
<p>Sisternet Festival 2025 sendiri menjadi wadah bagi perempuan untuk mengeksplorasi potensi diri, membangun jejaring, serta memperoleh keterampilan praktis yang relevan dengan kebutuhan industri masa depan.</p>
<p>Bagi XLSmart, keberhasilan program ini bukan hanya diukur dari jumlah peserta, tetapi dari dampak jangka panjang yang dihasilkan. Program ini juga menjadi simbol kolaborasi lintas sektor yang kuat. Pemerintah, swasta, dan masyarakat sipil hadir dalam satu visi yang sama, mempercepat transformasi digital yang inklusif dan memberdayakan.</p>
<p>Hingga saat ini, Sisternet telah menjadi wadah edukasi digital bagi lebih dari 1.300.000 perempuan di seluruh Indonesia.</p>
<p>Lebih lanjut, lewat program #1JutaSisterDigital, Sisternet bersama KOMDIGI akan mendukung 1 juta perempuan Indonesia berikutnya untuk masuk ke dalam dunia digital melalui literasi teknologi dan AI.</p>
<p>Platform ini menyediakan pelatihan, modul pembelajaran, hingga pendampingan jangka panjang untuk membangun keterampilan digital dan manajemen bisnis online. Fitur promosi produk juga membantu UMKM perempuan memperluas jangkauan pasar, sekaligus meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap produk lokal yang dikelola secara profesional.</p>
<p><a href="http://HeryPriyono.com"><strong>Hery Priyono</strong></a></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/10/18/sisternet-festival-2025-xlsmart-tegaskan-keberlanjutan-program-pemberdayaan-perempuan">Sisternet Festival 2025, XLSmart Tegaskan Keberlanjutan Program Pemberdayaan Perempuan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Bersama Masyarakat Salatiga, FPB UKSW Gaungkan Pemanfaatan Pangan Lokal Lawan Stunting</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/10/01/bersama-masyarakat-salatiga-fpb-uksw-gaungkan-pemanfaatan-pangan-lokal-lawan-stunting</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ning Suparningsih]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 01 Oct 2025 12:27:09 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[FPB UKSW]]></category>
		<category><![CDATA[Lawan Stunting]]></category>
		<category><![CDATA[Pemanfaatan Pangan]]></category>
		<category><![CDATA[pemberdayaan perempuan]]></category>
		<category><![CDATA[PkM Pencegahan Stunting]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=499186</guid>

					<description><![CDATA[<p>SALATIGA (SUARABARU.ID) &#8211; Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) terus menunjukkan kiprahnya sebagai perguruan tinggi yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Kali ini dari dosen Fakultas Pertanian dan Bisnis (FPB) yang berhasil menerima pendanaan dari Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan tahun 2025 untuk skema Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat (PKM). &#8220;Pencegahan Stunting [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/10/01/bersama-masyarakat-salatiga-fpb-uksw-gaungkan-pemanfaatan-pangan-lokal-lawan-stunting">Bersama Masyarakat Salatiga, FPB UKSW Gaungkan Pemanfaatan Pangan Lokal Lawan Stunting</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SALATIGA (SUARABARU.ID)</strong> &#8211; Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) terus menunjukkan kiprahnya sebagai perguruan tinggi yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat.</p>
<p>Kali ini dari dosen Fakultas Pertanian dan Bisnis (FPB) yang berhasil menerima pendanaan dari Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan tahun 2025 untuk skema Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat (PKM).</p>
<p>&#8220;Pencegahan Stunting melalui Pemberdayaan Perempuan dalam Pengembangan dan Pemanfaatan Pangan Lokal di Kota Salatiga&#8221; merupakan tema utama dalam Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) FPB ini. PkM yang diselenggarakan di RW 3 Kelurahan Kalibening, Kecamatan Tingkir, Kota Salatiga ini berlangsung pada periode Juli hingga Desember mendatang.</p>
<p>PKM FPB diketuai oleh Dr. Ir. Endang Pudjihartati, MS., dosen Program Studi (Prodi) Magister Ilmu Pertanian (MIP). Tim pelaksana terdiri dari Dr. Tinjung Mary Prihtanti, SP., MP., dosen Prodi Agribisnis dan Dr. Maria Marina Herawati, SP., MP., dosen Prodi MIP.</p>
<p>Program ini juga melibatkan sejumlah mahasiswa yakni Antonius Novinanto, SP., mahasiswa Prodi MIP, Tasya Eka Lestari dan Fahrul Destriyanto, keduanya mahasiswa Prodi Agroteknologi. Lainnya, Luna Yureka Restu dan Aurelia Melania L.D., keduanya mahasiswa Prodi Agribisnis.</p>
<p>PkM pencegahan stunting ini dikemas dalam bingkai pelatihan dan penyuluhan langsung kepada masyarakat mitra khususnya perempuan anggota kelompok Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) dan para kader kesehatan anak (Posyandu).</p>
<p>Beberapa kegiatan yang dilaksanakan dalam PkM yakni penyuluhan mengenai gizi dan keamanan pangan serta deteksi dan pencegahan stunting, pelatihan urban farming, pelatihan pengolahan singkong menjadi mocaf, dan pengolahan talas menjadi tepung talas, serta pengenalan berbagai menu makanan yang dapat dimanfaatkan dalam program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) untuk anak.</p>
<p><strong>Manfaat Pangan Lokal</strong></p>
<p>Dalam rilis Rabu (1/10/2025), Dr. Ir. Endang Pudjihartati mengungkapkan, PkM ini bertujuan untuk meningkatkan level keberdayaan pengetahuan, keterampilan, kualitas pelayanan kader posyandu, dan peningkatan kesehatan ibu hamil, bayi atau balita stunting.</p>
<p>Dr. Endang menerangkan, pemilihan singkong dan talas dalam program ini mempertimbangkan kedua komoditas tersebut adalah komoditas pertanian lokal yang mudah dan murah didapat di Salatiga. “Keunggulan singkong dan talas yaitu mengandung karbohidrat, serta, vitamin dan mineral, serta gluten-free yang aman untuk anak dengan intoleransi. Inovasi menu yang menarik untuk anak diharapkan mampu mendukung program pemerintah dalam pencegahan stunting di Kelurahan Kalibening,” terangnya.</p>
<p>Menurutnya, PMT berbahan pangan lokal merupakan salah satu strategi penanganan masalah gizi pada balita dan upaya pencegahan stunting. Kegiatan PMT lokal tersebut tidak hanya memberikan makanan tambahan saja tetapi disertai dengan edukasi, penyuluhan, konseling gizi dan kesehatan. Hal ini dilakukan untuk mempercepat proses perubahan perilaku ibu dan keluarga dalam pemberian makan yang tepat sesuai dengan umur, penyiapan makanan, pemilihan bahan makanan keamanan pangan.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/10/01/bersama-masyarakat-salatiga-fpb-uksw-gaungkan-pemanfaatan-pangan-lokal-lawan-stunting">Bersama Masyarakat Salatiga, FPB UKSW Gaungkan Pemanfaatan Pangan Lokal Lawan Stunting</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Srikandi PLN IP UBP Semarang Dukung Pemberdayaan Perempuan Melalui Pameran Batikcraft dan Kopi “Wastra Aroma”</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/09/08/srikandi-pln-ip-ubp-semarang-dukung-pemberdayaan-perempuan-melalui-pameran-batikcraft-dan-kopi-wastra-aroma</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ning Suparningsih]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 08 Sep 2025 05:02:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Kopi “Wastra Aroma”]]></category>
		<category><![CDATA[Pameran Batikcraft]]></category>
		<category><![CDATA[pemberdayaan perempuan]]></category>
		<category><![CDATA[Srikandi PLN IP UBP Semarang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=494847</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID) &#8211; PT PLN Indonesia Power UBP Semarang sebagai salah satu Subholding PT PLN (Persero) yang berfokus pada bisnis pembangkitan, melalui Pameran Batikcraft dan Kopi “Wastra Aroma” mendukung Pemberdayaan Perempuan. Wastra Aroma diselenggarakan oleh Kamar Dagang dan Industri Jawa Tengah. Berlangsung di Queen City Mall, kegiatan menampilkan pameran batik dan kopi yang diinisiasi oleh [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/09/08/srikandi-pln-ip-ubp-semarang-dukung-pemberdayaan-perempuan-melalui-pameran-batikcraft-dan-kopi-wastra-aroma">Srikandi PLN IP UBP Semarang Dukung Pemberdayaan Perempuan Melalui Pameran Batikcraft dan Kopi “Wastra Aroma”</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (SUARABARU.ID)</strong> &#8211; PT PLN Indonesia Power UBP Semarang sebagai salah satu Subholding PT PLN (Persero) yang berfokus pada bisnis pembangkitan, melalui Pameran Batikcraft dan Kopi “Wastra Aroma” mendukung Pemberdayaan Perempuan.</p>
<p>Wastra Aroma diselenggarakan oleh Kamar Dagang dan Industri Jawa Tengah. Berlangsung di Queen City Mall, kegiatan menampilkan pameran batik dan kopi yang diinisiasi oleh UMKM di area Jawa Tengah.</p>
<p>Harry Nuryanto Soediro, Ketua Kamar Dagang dan Industri Jawa Tengah menyatakan, pameran ini diharapkan mampu meningkatkan perputaran ekonomi UMKM unggulan Jawa Tengah.</p>
<p>“Saat ini, terdapat 55 UMKM yang bergabung dalam even Wastra Aroma. Diharapkan even ini dapat menjadi inkubator bagi UMKM untuk memperkuat daya saing di tengah dinamika ekonomi global yang penuh tantangan,” terang Harry, baru-baru ini.</p>
<p>Pada event ini, Zie Batik sebagai mitra binaan batik pewarna alam dan Kopi Edemica sebagai mitra binaan olahan Kopi milik PT PLN Indonesia Power UBP Semarang berpartisipasi pada ajang tersebut.</p>
<p>&#8220;Saya Ifa dari Zie Batik bekerja sama dengan Srikandi PLN Indonesia Power UBP Semarang mendorong pemberdayaan perempuan di wilayah Kampung Alam Malon. Kami ajak ibu-ibu di area sekitar untuk berdaya dengan memberikan pelatihan pengolahan batik alam dan mendorong ekonomi berkelanjutan di wilayah tersebut. Melalui program ini, kami berharap kelestarian warisan budaya Indonesia dapat terjaga dengan tetap menjaga kelestarian alam menggunakan pewarna alam.” beber Ifa.</p>
<p>Sebagai bagian dari inisiatif ini, Srikandi PLN Indonesia Power UBP Semarang yang merupakan wadah komunitas perempuan PLN IP hadir untuk mendukung dua mitra binaannya, yakni Zie Batik, yang berfokus pada batik pewarna alam, dan Kopi Edemica, yang mengembangkan olahan kopi.</p>
<p>&#8220;Kami, para Srikandi PLN Indonesia Power, percaya bahwa kekuatan perempuan adalah mesin penggerak kemajuan. Kami tidak hanya menggerakkan turbin, tapi juga menggerakkan roda ekonomi masyarakat,&#8221; kata Betty Indrayanti, Ketua Srikandi PT PLN IP UBP Semarang.</p>
<p>&#8220;Melalui pendampingan kepada mitra binaan seperti Zie Batik, kami berupaya menciptakan ekosistem yang memberdayakan perempuan. Kami bangga dapat membantu ibu-ibu di Kampung Alam Malon berdaya secara ekonomi, dan melestarikan warisan budaya Indonesia dengan cara yang ramah lingkungan,&#8221; tuturnya.</p>
<p>Melalui inisiatif ini, Srikandi PLN IP UBP Semarang tidak hanya berkontribusi pada pertumbuhan UMKM, tetapi juga memperkuat fondasi sosial dengan memberdayakan perempuan, membuktikan bahwa peran mereka melampaui batas-batas pekerjaan konvensional.</p>
<p><em><strong>Ning S</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/09/08/srikandi-pln-ip-ubp-semarang-dukung-pemberdayaan-perempuan-melalui-pameran-batikcraft-dan-kopi-wastra-aroma">Srikandi PLN IP UBP Semarang Dukung Pemberdayaan Perempuan Melalui Pameran Batikcraft dan Kopi “Wastra Aroma”</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tim PKM USM Beri Pendampingan ke Pelaku Usaha Mikro di Desa Tamangede</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/09/07/tim-pkm-usm-beri-pendampingan-ke-pelaku-usaha-mikro-di-desa-tamangede</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 07 Sep 2025 03:55:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Semarang Raya]]></category>
		<category><![CDATA[Suara USM]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Kendal]]></category>
		<category><![CDATA[Kemandirian Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Kepala Keluarga]]></category>
		<category><![CDATA[Pelaku Usaha Mikro]]></category>
		<category><![CDATA[pemberdayaan perempuan]]></category>
		<category><![CDATA[Pengabdian kepada Masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Semarang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=494745</guid>

					<description><![CDATA[<p>KENDAL (SUARABARU.ID)&#8211; Dalam upaya mendorong kemandirian ekonomi dan Pemberdayaan Perempuan Kepala Keluarga (Pekka), Tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Universitas Semarang (USM), memberikan pendampingan ke pelaku usaha mikro, di Balai Kelurahan Tamangede, Kecamatan Gemuh, Kabupaten Kendal, Sabtu (6/9/2025). Kegiatan yang mengusung tema &#8216;Penguatan Pekka: Strategi Promosi, Penguatan Jaringan, dan Diversifikasi Produk&#8217; itu, diikuti lebih dari 30 [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/09/07/tim-pkm-usm-beri-pendampingan-ke-pelaku-usaha-mikro-di-desa-tamangede">Tim PKM USM Beri Pendampingan ke Pelaku Usaha Mikro di Desa Tamangede</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KENDAL (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)</strong>&#8211; Dalam upaya mendorong kemandirian ekonomi dan Pemberdayaan Perempuan Kepala Keluarga (Pekka), Tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Universitas Semarang (USM), memberikan pendampingan ke pelaku usaha mikro, di Balai Kelurahan Tamangede, Kecamatan Gemuh, Kabupaten Kendal, Sabtu (6/9/2025).</p>
<p>Kegiatan yang mengusung tema &#8216;Penguatan Pekka: Strategi Promosi, Penguatan Jaringan, dan Diversifikasi Produk&#8217; itu, diikuti lebih dari 30 pelaku usaha mikro dari berbagai dusun di Desa Tamangede.</p>
<p>Kegiatan itu menghadirkan pemateri utama, dosen Fakultas Ekonomi USM, Dr Ardiani Ika Sulistyawati SE MM Akt. Sedangkan Tim PKM USM terdiri dari Ketua Prof Dr Ir Mudjiastuti Handajani MT, anggota Dr Ir Andi Kurniawan Nugroho ST MT, Dr Muhammad Ikhsan Setiawan ST MT. Dalam acara itu juga melibatkan dua mahasiswa, Luqman Asyhari dan Pramiska Septa Dwi.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2025/09/04/campus-hiring-2025-usm-diikuti-sejumlah-peminat">Campus Hiring 2025 USM Diikuti Sejumlah Peminat</a></strong></p>
<p>Kegiatan ini didanai Direktorat Riset Teknologi dan Pengabdian Kepada Masyarakat (DRTPM) Kementerian Pendidikan Tinggi Sains dan Teknologi (Mendiktisaintek) tahun anggaran 2025.</p>
<p>Dalam sambutannya, Prof Mudjiastuti menekankan pentingnya peran perempuan dalam ekosistem ekonomi lokal. &#8221;Perempuan bukan hanya penggerak rumah tangga, tetapi juga pilar utama dalam perekonomian keluarga. Terutama bagi Pekka yang menjadi tulang punggung rumah tangga,&#8221; kata dia.</p>
<p>Menurutnya, pemberdayaan perempuan harus dibangun dari tiga pilar utama, yakni kapasitas, akses, dan jaringan. &#8221;Kami hadir bukan hanya untuk memberikan pelatihan, tapi juga untuk membangun kemitraan jangka panjang yang berkelanjutan,&#8221; ujarnya.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2025/09/04/fakultas-teknik-universitas-semarang-sukses-gelar-usm-engineering-fair">Fakultas Teknik Universitas Semarang Sukses Gelar ‘USM Engineering Fair’</a></strong></p>
<p>Dia menambahkan, program ini merupakan kelanjutan dari pendampingan yang telah dilakukan sebelumnya. Termasuk pelatihan pengelolaan keuangan, pembuatan produk olahan pangan, dan pengenalan teknologi digital.</p>
<p>&#8221;Kali ini, fokus kita pada strategi pemasaran modern, penguatan jejaring usaha, serta diversifikasi produk, agar lebih kompetitif di pasar,&#8221; imbuh Prof Mudji.</p>
<p>Dia menambahkan, lokasi kegiatan di Desa Tamangede dipilih secara strategis, melalui kolaborasi dengan Core Team Pekka Kendal, sebuah inisiatif lokal yang fokus pada penguatan perempuan kepala keluarga, di wilayah pesisir dan pedesaan.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2025/09/03/usm-dan-politeknik-pu-jalin-kerja-sama-di-bidang-tri-dharma-perguruan-tinggi">USM dan Politeknik PU Jalin Kerja Sama di Bidang Tri Dharma Perguruan Tinggi</a></strong></p>
<p>&#8221;Kemitraan ini berkat peran aktif Dwi Siamintarsih SKM MKes, yang tidak hanya menjadi penggerak utama di lapangan, tetapi juga menjabat sebagai Wakil Ketua Forum Pemberdayaan Perempuan Indonesia (FPPI) Jawa Tengah,&#8221; tuturnya.</p>
<p>Menurutnya, dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di bidang kesehatan masyarakat dan pemberdayaan perempuan, Dwi menjadi jembatan penting antara akademisi, pemerintah daerah, dan komunitas lokal.</p>
<p>&#8221;Kehadiran tim PKM dari Universitas Semarang jadi angin segar bagi Pekka di Tamangede. Kami berharap, kerja sama ini bisa berkelanjutan dan membuka akses pasar yang lebih luas,&#8221; ungkapnya.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2025/09/03/hadirkan-pembicara-internasional-pascasarjana-usm-sukses-gelar-kuliah-tamu">Hadirkan Pembicara Internasional, Pascasarjana USM Sukses Gelar Kuliah Tamu</a></strong></p>
<p>Dalam materinya, Dr Ardiani memaparkan pentingnya promosi digital di era serba online. &#8221;Tidak perlu modal besar untuk memasarkan produk. Cukup dengan ponsel pintar dan media sosial, seperti Instagram, Facebook, atau WhatsApp, ibu-ibu bisa menjadi marketing andal,&#8221; saran dia.</p>
<p>Dia kemudian memandu peserta untuk membuat konten promosi sederhana, mulai dari pemotretan produk, penulisan deskripsi menarik, hingga penggunaan hashtag strategis.</p>
<p>&#8221;Gunakan foto produk yang jelas, sertakan harga, dan ajak calon pembeli untuk langsung menghubungi. Jangan lupa, cantumkan lokasi dan metode pembayaran,&#8221; ujarnya.</p>
<p><em><strong>Riyan</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/09/07/tim-pkm-usm-beri-pendampingan-ke-pelaku-usaha-mikro-di-desa-tamangede">Tim PKM USM Beri Pendampingan ke Pelaku Usaha Mikro di Desa Tamangede</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Di Tangan Emak-Emak, Dedaunan Semak Jadi Ecoprint yang Diminati Wisman</title>
		<link>https://suarabaru.id/2023/11/27/di-tangan-emak-emak-dedaunan-semak-jadi-ecoprint-yang-diminati-wisman</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R Widiyartono]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 27 Nov 2023 09:44:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Solo Raya]]></category>
		<category><![CDATA[astra]]></category>
		<category><![CDATA[Cla-10]]></category>
		<category><![CDATA[ecoprint]]></category>
		<category><![CDATA[emak-emak]]></category>
		<category><![CDATA[Klaten]]></category>
		<category><![CDATA[pemberdayaan perempuan]]></category>
		<category><![CDATA[YDBA]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=385019</guid>

					<description><![CDATA[<p>“Cla-10 (dibaca: Klaten) sebuah potret usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) mendobrak batasan tek tertulis melalui Ecoprint. UMKM yang beranggotakan ibu-ibu di sebuah desa itu asal Klaten Jawa Tengah itu memuliakan beragam dedaunan menjadi kain dan produk fesyen yang bernilai jual. Selain menggerakkan ekonomi desa, juga membawa nama Indonesia melalui Ecoprint” SEBUTIR senja jatuh di [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/11/27/di-tangan-emak-emak-dedaunan-semak-jadi-ecoprint-yang-diminati-wisman">Di Tangan Emak-Emak, Dedaunan Semak Jadi Ecoprint yang Diminati Wisman</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><em>“Cla-10 (dibaca: Klaten) sebuah potret usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) mendobrak batasan tek tertulis melalui Ecoprint. UMKM yang beranggotakan ibu-ibu di sebuah desa itu asal Klaten Jawa Tengah itu memuliakan beragam dedaunan menjadi kain dan produk fesyen yang bernilai jual. Selain menggerakkan ekonomi desa, juga membawa nama Indonesia melalui Ecoprint”</em></p>
<p><strong>SEBUTIR </strong>senja jatuh di sebuah desa kecil di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah yang subur dengan hijaunya tanaman padi di sana-sini.</p>
<p>Musim kemarau yang masih menggelayut di pekan terakhir September 2023 seolah kehilangan jati dirinya, air masih melimpah merendam akar-akar padi usia remaja itu.</p>
<p>Dari kejauhan di sisi Selatan tampak menjulang Geopark Gunung Sewu di Daerah Istimewa Yogyakarta, sementara di sisi barat daya Gunung Merapi dan Merbabu bersanding di bawah pendar lembayung.</p>
<p>Begitulah sebuah gambaran sederhana di Dukuh Jebugan, Desa Karanganom, Kecamatam Karanganom, Kabupaten Klaten, wilayah yang dijuluki Kota Seribu Umbul (mata air) itu.</p>
<p>Klaten yang juga dijuluki Kota Seribu Candi itu memang punya pesonanya tersendiri dengan alamnya, begitupun potret kearifan lokal kehidupan masyarakat setempat.</p>
<p>Dari tepi jalan utama penghubung Kabupaten Boyolali-Klaten, Dwi Putri Misnawaty (52) menyambut penulis di sebuah ruang pamer atau <em>art gallery</em> bertulis Cla-10 Ecoprint.</p>
<p>Cla-10 (dibaca Klaten) merupakan sebuah usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) yang didalamnya ada potret gerakan pemberdayaan kaum perempuan atau ibu-ibu pada khususnya.</p>
<p>Seperti diketahui di dunia fesyen, <em>ecoprint</em> merupakan teknik cetak dengan menggunakan pewarnaan kain alami dengan motif dari dedaunan, bunga, kayu, dan lainnya. Dari hasil teknik <em>ecoprint</em> ini mampu menghasilkan motif alami yang unik dan natural.</p>
<p>Dwi Putri Misnawaty bersama empat orang lainnya yakni Etik Haryani, Eni Hariyati, Endyah Suci Maharani dan Siti Suparni berupaya terus konsisten mengembangkan Cla-10 Ecoprint, berupa lembaran dewangga atau kain.</p>
<p><strong>Bermula dari Sampah</strong></p>
<p>Sebagai seorang ibu rumah tangga, Dwi Putri Misnawaty (52) berjanji kepada dirinya untuk berbuat sesuatu ketika anaknya dirasa sudah cukup dewasa.</p>
<p>“Yang memang sebelumnya fokus untuk keluarga ketika anak-anak beranjak dewasa saya janji ke diri sendiri. Kalau anak sudah besar saya mau berbuat sesuatu, pada 2017 mulai dari kreasi sampah,” kata dia.</p>
<p>Saat itu dia memulai sendirian, ide mengelola sampah bermula melihat banyaknya barang tak terpakai yang terbuang untuk bisa didaur ulang.</p>
<p>Kreasi kerajinan dari sampah bermula dari pertimbangan banyaknya bahan dari lingkungan sekitar serta tak butuh banyak modal.</p>
<p>Maka jadilah kreasi dari kerajinan sampah menjadi barang bernilai jual yang cukup ekonomis bisa dilakukan seorang ibu rumah tangga sepertinya.</p>
<p>“Saat itu baru 1 RW memanfaatkan sampah. Saya mikir koran satu kg harga Rp 3 ribu, kalau saya bikinkan sesuatau misal tempat minuman gelas bisa laku Rp 50 ribu. Padahal bikin tempat minuman gelas tidak habis berlembar-lembar hanya edisi koran satu harian pun cukup,” kata dia.</p>
<p>Dwi Putri yang amat menyukai kerajinan tangan akhirnya mengajak beberapa orang tetangga untuk berbuat sesuatu yang bisa menghasilkan uang untuk membantu perekonomian.</p>
<p>“Daripada <em>nggak ngapa-ngapain</em> daripada sore-sore ngerumpi,” kata sosok yang murah senyum itu.</p>
<p>Apa yang diharapkan Dwi cukup berhasil hingga dilirik para ibu-ibu dari satu RW yang jumlahnya mencapai 60 ibu-ibu untuk berkarya bersama.</p>
<p>Kreasi kerajinan sampah berbahan koran, plastik, kain perca dan lainnya berkembang hingga bisa menggerakkan kaum perempuan di 7 RW di desa Karanganom.</p>
<p>Dia lantas mendapat perhatian pemerintah desa hingga bebrapa kali mengikuti pameran yang diakomodasi Dinas Lingkungan Hidup setempat.</p>
<p>Dwi Putri Misnawaty sudah cukup berhasil menggerakkan banyak orang hingga memberikan kepercayaan menyerahkan kepengurusan usaha bersama itu kepada sejumlah warga.</p>
<p>“Saya tekankan awalnya <em>Lillahi Taala</em>, keikhlasan yang penting tempat kita bersih (dari sampah). Pokoknya jangan mengharap ada uangnya, yang jelas berapa pun nilainya nanti dibagi sisanya masuk kas. Pengelolaan keuangan penting supaya bisa jalan usahanya,”kata dia.</p>
<p><strong>Memulai Ecoprint Cla-10</strong></p>
<p>Berbekal pengalamannya itu, Dwi Putri Misnawaty dilirik oleh Lazismu Muhammadiyah untuk mencoba hal baru dengan <em>ecoprint</em> pada 2019.</p>
<p>“Saya dapat pelatihan Ecoprint Lazismu Muhammadiyah pusat, soalnya mereka melihat kita sebagai kelomok ibu-ibu yang berkreasi. Selain dapat ilmu, saya juga dapat peralatan seperti kompor, dandang, dan kain-kain. Saat itu pelatihan saya juga mencari 18 ibu-ibu yang mau bergabung,” ujarnya.</p>
<p>Dwi Putri Misnawaty mendapat tantangan baru yang berbeda dengan kreasi daur ulang sampah.</p>
<p>“Kalau <em>ecoprint</em> prosesnya lebih njelimet (rumit) karena lama. Tapi dari awal pokoknya niat pertama tidak melulu materi, coba mengisi waktu dengan yang positif nanti lainnya mengikuti,” katanya.</p>
<p>Berjalannya waktu, dia sudah mulai menguasai bagaimana proses membuat Ecoprint menjadi lembaran Dewangga atau kain motif daun yang bernilai jual itu.</p>
<p>Setahun kemudian saat covid-19 menjadi tantangan tersendiri dalam memulai UMKM Ecoprint Cla-10.</p>
<p>“Akhirnya ada covid-19, saat itu sebelum pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM), sempat mengisi pelatihan-pelatihan di banyak tempat. Saat itu masih <em>booming</em> jadinya se-desa ini belum banyak yang bisa Ecoprint. Lalu kita memberanikan diri melatih ke mana-mana dan uangnya bisa mengisi kas Alhamdulilllah,” ujar dia yang sedang bersama Eni Hariyanti serta Siti Suparni anggota lainnya.</p>
<p>Perjalanan UMKM Ecoprint Cla-10 terus berlanjut menjadi trainer untuk pelatihan ke sejumlah instansi hingga ke sekolah-sekolah.</p>
<p>Bahkan kini kata dia, Ecoprint masuk menjadi mata pelajaran muatan lokal di sekolah.</p>
<p>“Mungkin ini kan pembuatannya alami jadi mendukung kearifan lokal, nah ini kan pilarnya kurikulum merdeka jadi mungkin sejalan ya,” katanya.</p>
<figure id="attachment_385027" aria-describedby="caption-attachment-385027" style="width: 640px" class="wp-caption alignnone"><img class="wp-image-385027 size-full" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2023/11/FOTO-2-CLA-10.jpg" alt="" width="640" height="384" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2023/11/FOTO-2-CLA-10.jpg 640w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2023/11/FOTO-2-CLA-10-400x240.jpg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2023/11/FOTO-2-CLA-10-150x90.jpg 150w" sizes="(max-width: 640px) 100vw, 640px" /><figcaption id="caption-attachment-385027" class="wp-caption-text">Proses pembuatan dewangga atau kain dari UMKM Cla-10 Ecoprint yang memanfaatkan dedaunan semak)) Foto: Diaz Azminatul Abidin/Suarabaru.id</figcaption></figure>
<p><strong>Memuliakan Dedaunan di Pinggiran Desa</strong></p>
<p>Dwi Putri Misnawaty mencoba menembus batasan tak tertulis di dunia <em>ecoprint</em>, di mana mencoba menggunakan bahan-bahan apa saja hingga dedaunan semak sekalipun. Memang salah satu yang sering digunakan yakni daun pohon Lanang.</p>
<p>“Pada intinya semua daun bisa kita gunakan. Kalau daun Lanang agak susah dapatnya, bibitnya juga mahal bisa Rp 50 ribu per 100 gram, tapi saat itu kan masih pemula ya jadi inginnya sempurna dan bagus,” katanya.</p>
<p>Dia lantas berkreasi menggunakan daun-daunan yang ada dan tumbuh di sekitar desa, ada daun jarak kepyar, jati, talok/kersen, ada mangsi-mangsian yang tumbuh di semak-semak.</p>
<p>“Ada namanya keren-keren daun bidan itu di jalan-jalan di semak-semak banyak. Ada daun marengo, pakis-pakisan. Pokoknya tidak usah yang susah-susah dan yang ada di sekeliling dulu,” ujarnya.</p>
<p>Sementara itu, untuk pewarnaannya menggunakan daun indigo, secang, warna merah ada kayu tingi, kayu teteran, dan kayu-kayuan lain.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/11/27/di-tangan-emak-emak-dedaunan-semak-jadi-ecoprint-yang-diminati-wisman">Di Tangan Emak-Emak, Dedaunan Semak Jadi Ecoprint yang Diminati Wisman</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
<div style="position:absolute; left:-9999px; top:-9999px;">
<a href="https://thedramaparadise.com/">https://thedramaparadise.com/</a>
<a href="https://villamadridbrownsville.com/">https://villamadridbrownsville.com/</a>
<a href="https://gamesvega.com/">https://gamesvega.com/</a>
<a href="https://bhpi.org/">https://bhpi.org/</a>
<a href="https://ayahqq.com">https://ayahqq.com</a>
<a href="https://klik66.com">https://klik66.com</a>

<a href="https://globelegislators.org">https://globelegislators.org</a>
<a href="https://controlesocial.cg.df.gov.br/">https://controlesocial.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/">https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://www.aux.com.sg/">https://www.aux.com.sg/</a>
<a href="https://global-edu.uz/">https://global-edu.uz/</a>
<a href="https://chessellpotterycafe.co.uk/menu">https://chessellpotterycafe.co.uk/menu</a>
<a href="http://ipcr.gov.ng/">http://ipcr.gov.ng/</a>
<a href="https://globelegislators.org/about-us/">https://globelegislators.org/about-us/</a>
<a href="https://globelegislators.org/biodiversity/">https://globelegislators.org/biodiversity/</a>
<a href="https://global-edu.uz/ru/">https://global-edu.uz/ru/</a>

<a href="https://maya.perhutani.co.id/">Slot Thailand</a>
<a href="https://simako.perhutani.co.id/">Slot Gacor</a>
<a href="https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/">https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/</a>
<a href="https://www.topkarir.com/tentang-kami/">Slot Gacor Thailand</a>

<a href="https://id.pandamgadang.com/">https://id.pandamgadang.com/</a>
<a href="https://cheersport.at/about-us/">https://cheersport.at/about-us/</a>
<a href="https://www.sna.org.ar">https://www.sna.org.ar</a>
<a href="https://tourism.perlis.gov.my/">https://tourism.perlis.gov.my/</a>
<a href="https://ppg.fkip.unisri.ac.id/">https://ppg.fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://feednplay.dei.uc.pt/">https://feednplay.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://fkip.unisri.ac.id/">https://fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fh.unisri.ac.id/">https://fh.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://map.fisip.unisri.ac.id/">https://map.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://inspira.dei.uc.pt/">https://inspira.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://an.fisip.unisri.ac.id/">https://an.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fisip.unisri.ac.id/">https://fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://hi.fisip.unisri.ac.id/">https://hi.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://ebooks.uinsyahada.ac.id/">https://ebooks.uinsyahada.ac.id/</a>
<a href="https://cultura.userena.cl/">https://cultura.userena.cl/</a>
<a href="https://middlepassage.dei.uc.pt/">https://middlepassage.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://discurso.userena.cl/">https://discurso.userena.cl/</a>
<a href="https://ictess.unisri.ac.id/">https://ictess.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://aku.ac.id">https://aku.ac.id</a>

<a href="https://hifisipunisri.us.com/">slot gacor</a>
<a href="https://cheersport.sa.com/">slot gacor</a>
<a href="https://pkvgames.gr.com/">pkv games</a>

<a href="https://pioneer.schooloftomorrow.ph/">https://pioneer.schooloftomorrow.ph/</a>
<a href="https://wpsotp.schooloftomorrow.ph/">mpo slot</a>
<a href="https://stem-md.swu.bg/">https://stem-md.swu.bg/</a>
<a href="https://greenstem.swu.bg/">mpo</a>

<a href="https://cheersport.at/doc/pkv-games/">https://cheersport.at/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/">https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/</a>

<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/">https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/</a>

<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/</a>

<a href="https://uniestate.com/pkv-games/">https://uniestate.com/pkv-games/</a>
<a href="https://uniestate.com/bandarqq/">https://uniestate.com/bandarqq/</a>
<a href="https://uniestate.com/qiuqiu/">https://uniestate.com/qiuqiu/</a>

<a href="https://pojoktim.com/public/pkv-games/">https://pojoktim.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/bandarqq/">https://pojoktim.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/dominoqq/">https://pojoktim.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/">https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/">https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/">https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/</a>

<a href="https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/">https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/">https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/">https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/</a>

<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/</a>

<a href="https://graceconference.com/public/pkv-games/">https://graceconference.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/bandarqq/">https://graceconference.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/dominoqq/">https://graceconference.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/</a>

<a href="https://pksoganilir.com/pkv-games/">https://pksoganilir.com/pkv-games/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/bandarqq/">https://pksoganilir.com/bandarqq/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/dominoqq/">https://pksoganilir.com/dominoqq/</a>

<a href="https://bhor.gov.pg/pkv-games/">https://bhor.gov.pg/pkv-games/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/bandarqq/">https://bhor.gov.pg/bandarqq/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/dominoqq/">https://bhor.gov.pg/dominoqq/</a>

<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/</a>

<a href="https://legacy.wespa.org/pkv-games/">https://legacy.wespa.org/pkv-games/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/bandarqq/">https://legacy.wespa.org/bandarqq/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/dominoqq/">https://legacy.wespa.org/dominoqq/</a>

<a href="https://ac-group.hr/chip/pkv-games/">https://ac-group.hr/chip/pkv-games/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/bandarqq/">https://ac-group.hr/chip/bandarqq/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/dominoqq/">https://ac-group.hr/chip/dominoqq/</a>
</div>