<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Laut Archives - SuaraBaru.id</title>
	<atom:link href="https://suarabaru.id/tag/laut/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<description>Media Online Tajam dan Berimbang</description>
	<lastBuildDate>Tue, 24 Sep 2024 13:24:38 +0000</lastBuildDate>
	<language>id-ID</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=5.9.13</generator>

<image>
	<url>https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2018/06/cropped-logofooter-32x32.png</url>
	<title>Laut Archives - SuaraBaru.id</title>
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Tak Diekspor, Sedimentasi Laut Demak untuk Tambal Garis Pantai yang Hilang dan Rehabilitasi Mangrove</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/09/24/tak-diekspor-sedimentasi-laut-demak-untuk-tambal-garis-pantai-yang-hilang-dan-rehabilitasi-mangrove</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R Widiyartono]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 24 Sep 2024 13:24:38 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita utama]]></category>
		<category><![CDATA[Demak]]></category>
		<category><![CDATA[DKP]]></category>
		<category><![CDATA[Fendiawan]]></category>
		<category><![CDATA[Laut]]></category>
		<category><![CDATA[Morodemak]]></category>
		<category><![CDATA[Pasir]]></category>
		<category><![CDATA[Sedimentasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=437850</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID) &#8211; Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Jawa Tengah memastikan proyek pengerukan sedimentasi pasir dan lumpur di laut Desa Morodemak, Kecamatan Bonang, Kabupaten Demak, tidak untuk diekspor. Kepala DKP Jawa Tengah, Fendiawan Tiskiantoro menerangkan, hasil pengerukan sedimentasi di wilayah Morodemak untuk menambal pantai dalam rangka rehabilitasi lingkungan setempat. Secara seremonial, rencananya akan dilakukan pada [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/09/24/tak-diekspor-sedimentasi-laut-demak-untuk-tambal-garis-pantai-yang-hilang-dan-rehabilitasi-mangrove">Tak Diekspor, Sedimentasi Laut Demak untuk Tambal Garis Pantai yang Hilang dan Rehabilitasi Mangrove</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div dir="auto"></div>
<div dir="auto"></div>
<div dir="auto"><strong>SEMARANG (<a href="https://suarabaru.id/" target="_blank" rel="noopener noreferrer" data-saferedirecturl="https://www.google.com/url?q=http://SUARABARU.ID&amp;source=gmail&amp;ust=1727269035265000&amp;usg=AOvVaw0v_e33L1hOC5VAKrUb4rgx">SUARABARU.ID</a>) &#8211;</strong> Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Jawa Tengah memastikan proyek pengerukan sedimentasi pasir dan lumpur di laut Desa Morodemak, Kecamatan Bonang, Kabupaten Demak, tidak untuk diekspor.</div>
<div dir="auto"></div>
<div dir="auto">Kepala DKP Jawa Tengah, Fendiawan Tiskiantoro menerangkan, hasil pengerukan sedimentasi di wilayah Morodemak untuk menambal pantai dalam rangka rehabilitasi lingkungan setempat.</div>
<div dir="auto"></div>
<div dir="auto">Secara seremonial, rencananya akan dilakukan pada 12 Oktober 2024. Jangka waktu penggarapan selama lima tahun 2024-2029.</div>
<div dir="auto"></div>
<div dir="auto">
<div dir="auto">&#8220;Dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) memastikan pengerukan sedimentasi di Demak itu tidak akan diekspor. Sedimentasi itu akan digunakan untuk memperbaiki ekosistem di wilayah setempat,&#8221; kata Fendiawan di Kantor DKP Jawa Tengah, Kota Semarang, Selasa 24 September 2024.</div>
<div dir="auto"></div>
<div dir="auto">Secara teknis, pertama, pengerukan sedimentasi laut akan digunakan untuk normalisasi alur pelayaran nelayan.</div>
<div dir="auto"></div>
<div dir="auto">&#8220;Ketika masih kondisi sedimentasi tinggi, nelayan harus bergerak lebih jauh mencari ikan. Konsekuensinya jarak tempuh 2-3 jam. Akan lebih lama dan konsumsi BBM juga lebih banyak,&#8221; kata dia.</div>
<div dir="auto"></div>
<div dir="auto">Dengan pengerukan sedimentasi itu, diharapkan aktivitas nelayan tangkap kecil bisa berjakan lancar.</div>
<div dir="auto"></div>
<div dir="auto">&#8220;Apalagi ikan di sana itu terkenal bagus  Aktifitas kapal-kapal dari daerah lain mungkin bisa mendaratkan hasil tangkapan ikan di Morodemak,&#8221; kata dia.</div>
<div dir="auto">
<figure id="attachment_433966" aria-describedby="caption-attachment-433966" style="width: 681px" class="wp-caption alignnone"><img class="size-full wp-image-433966" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/08/FOTO-6-1.jpg" alt="" width="681" height="454" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/08/FOTO-6-1.jpg 681w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/08/FOTO-6-1-400x267.jpg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/08/FOTO-6-1-150x100.jpg 150w" sizes="(max-width: 681px) 100vw, 681px" /><figcaption id="caption-attachment-433966" class="wp-caption-text">Para pelajar SMPN 3 Wedung, Demak, praktik langsung menanam Mangrove di kawasan pesisir wilayah tempat tinggal mereka, Dukuh Tambak Gojoyo, Desa Wedung, Kecamatan Wedung, Kabupaten Demak, Jumat 26 Juli 2024. (Foto: Diaz Azminatul Abidin)</figcaption></figure>
</div>
<div dir="auto"><strong>Rehabilitasi Garis Pantai dan Mangrove</strong></div>
<div dir="auto"></div>
<div dir="auto">Kurnia Adi, Kepala Pelabuhan Perikanan Pantai Morodemak, menambahkan, ada potensi 572 ribu meter kubik sedimentasi di wilayah itu.</div>
<div dir="auto"></div>
<div dir="auto">Hasil pengerukan sedimentasi itu akan digunakan menambal garis pantai yang hilang, hingga merehabilitasi ekosistem Mangrove yang rusak.</div>
<div dir="auto"></div>
<div dir="auto">&#8220;Setidaknya ada tiga desa di sekitar yang akan direhabilitasi garis pantainya dan ekosistem Mangrove. Khususnya di Desa Morodemak, dan Purworejo,&#8221; kaya dia.</div>
<div dir="auto"></div>
<div dir="auto">Teknisnya, garis pantai yang hilang akan diletakkan beton barrier di sisi terluar. Di sisi dalam akan dimasukkan sedimentasi, teknologi pancang bambu untuk menanam Mangrove.</div>
<div dir="auto"></div>
<div dir="auto">Dengan begitu, diharapkan garis pantai yang terkena abrasi bisa pulih. Pun dengan tambak-tambak masyarakat juga bisa dipulihkan kembali meskipun membutuhkan waktu tak sebentar.</div>
<div dir="auto"></div>
<div dir="auto"><strong>Potensi Sedimentasi Sayung-Wedung Demak</strong></div>
<div dir="auto"></div>
<div dir="auto">Benovita Dwi Saraswati, Pengelola Ekosistem Laut dan Pesisir DKP Jawa Tengah menyebutkan potensi sedimentasi di sepanjang garis pantai Demak cukup besar.</div>
<div dir="auto"></div>
<div dir="auto">Dimulai dari sebelah Barat yakni Kecamatan Sayung, hingga Kecamatan Wedung di sebelah Timur.</div>
<div dir="auto"></div>
<div dir="auto">&#8220;Potensinya 1,7 miliar meter kubik,&#8221; kata dia.</div>
<div dir="auto"></div>
<div dir="auto">Setidaknya ada empat kecamatan di pesisir Demak yang terdampak abrasi. Di antaranya, Sayung, Karangtengah, Bonang dan Wedung.</div>
<div dir="auto"></div>
<div dir="auto">Wilayah terparah saat ini di Kecamatan Sayung, di mana desa-desa tenggelam seperti Senik, Timbulsloko, dan lainnya. Begitupun dengam tambak-tambak warga.</div>
<div dir="auto"></div>
<div dir="auto">Meski demikian, saat ini yang masih dalam masterplan rehabilitasi garis pantai memanfaatkan sedimentasi baru di Desa Morodemak, Kecamatan Bonang.</div>
<div dir="auto"></div>
<div dir="auto"><strong>Diaz Abidin</strong></div>
</div>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/09/24/tak-diekspor-sedimentasi-laut-demak-untuk-tambal-garis-pantai-yang-hilang-dan-rehabilitasi-mangrove">Tak Diekspor, Sedimentasi Laut Demak untuk Tambal Garis Pantai yang Hilang dan Rehabilitasi Mangrove</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sambut Hari Bhayangkara Ke-78, Polda Jateng Gelar Ziarah Tabur Bunga</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/06/25/sambut-hari-bhayangkara-ke-78-polda-jateng-gelar-ziarah-tabur-bunga</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ning Suparningsih]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 24 Jun 2024 22:02:32 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Jelang HUT Bhayangkara ke 78]]></category>
		<category><![CDATA[Laut]]></category>
		<category><![CDATA[polda jateng]]></category>
		<category><![CDATA[tabur bunga]]></category>
		<category><![CDATA[TMP Giri Tunggal Semarang]]></category>
		<category><![CDATA[upacara]]></category>
		<category><![CDATA[Ziarah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=421662</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID) &#8211; Jelang peringatan Hari Bhayangkara ke-78 tahun 2024 yang jatuh pada tanggal 1 Juli mendatang, Polda Jateng menggelar Upacara Tabur Bunga di Laut dan Ziarah di Taman Makam Pahlawan (TMP) Giri Tunggal Kota Semarang pada Senin (24/6/2024. Mengusung tema &#8216;Polri Presisi Mendukung Percepatan Transformasi Ekonomi yang Inklusif dan Berkelanjutan Menuju Indonesia Emas&#8217;, kegiatan [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/06/25/sambut-hari-bhayangkara-ke-78-polda-jateng-gelar-ziarah-tabur-bunga">Sambut Hari Bhayangkara Ke-78, Polda Jateng Gelar Ziarah Tabur Bunga</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (SUARABARU.ID)</strong> &#8211; Jelang peringatan Hari Bhayangkara ke-78 tahun 2024 yang jatuh pada tanggal 1 Juli mendatang, Polda Jateng menggelar Upacara Tabur Bunga di Laut dan Ziarah di Taman Makam Pahlawan (TMP) Giri Tunggal Kota Semarang pada Senin (24/6/2024.</p>
<p>Mengusung tema &#8216;Polri Presisi Mendukung Percepatan Transformasi Ekonomi yang Inklusif dan Berkelanjutan Menuju Indonesia Emas&#8217;, kegiatan upacara tabur bunga di laut dilaksanakan di Perairan Pelabuhan Tanjung Emas yang dipimpin oleh Waka Polda Brigjen Pol Agus Suryonugroho yang dihadiri Dirpolairud, PJU Polda Jateng dan sejumlah tamu undangan.</p>
<p>Kegiatan diawali dengan rombongan Waka Polda, PJU dan Tamu Undangan yang menaiki KP. Murai dengan nomor lambung 4018 sebagai Kapal Utama bertolak dari Dermaga Ditpolairud, diiringi 4 kapal pendamping lainnya menuju perairan Pelabuhan Tanjung Mas.W</p>
<p>Waka Polda memimpin jalannya upacara yan dihadiri tamu undangan dari beberapa instansi maritim, seperti PIP Semarang, AL, Basarnas, dan lain lain. Usai mengheningkan cipta dari atas KP. Murai, Waka Polda bersama para PJU dan tamu undangan menaburkan bunga di lokasi perairan Pelabuhan Tanjung Emas.H</p>
<p>Dirpolairud, Kombes Pol Hariadi menuturkan, upacara tabur bunga ini dilakukan untuk mengenang jasa para pahlawan yang gugur bertugas di laut. &#8220;Kegiatan ini bermakna untuk mengenang jasa pahlawan yang gugur di laut&#8221;, ungkapnya.</p>
<p>Sementara itu di TMP Giri Tunggal, Irwasda Polda Jateng, Kombes Pol Rudy Mulyantoko memimpin jalannya ziarah dan tabur bunga bersama personel Polda Jateng.</p>
<p>Sementara itu Kabidhumas Polda Jateng, Kombes Pol Satake Bayu mengungkapkan, selain untuk mengenang jasa para pahlawan, kegiatan tradisi membangkitkan nilai-nilai juang dan kepahlawanan kepada seluruh personel Polri.</p>
<p>&#8220;Kegiatan tradisi ini sekaligus untuk membangkitkan nilai-nilai juang dan kepahlawanan supaya kinerja anggota di lapangan lebih baik,&#8221; pungkasnya.</p>
<p><em><strong>Ning S</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/06/25/sambut-hari-bhayangkara-ke-78-polda-jateng-gelar-ziarah-tabur-bunga">Sambut Hari Bhayangkara Ke-78, Polda Jateng Gelar Ziarah Tabur Bunga</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kepala BMKG Beberkan PR Dunia Wujudkan Laut yang Aman</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/04/16/kepala-bmkg-beberkan-pr-dunia-wujudkan-laut-yang-aman</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ning Suparningsih]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 16 Apr 2024 04:38:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Aman]]></category>
		<category><![CDATA[Beberkan]]></category>
		<category><![CDATA[bmkg]]></category>
		<category><![CDATA[Kepala BMKG]]></category>
		<category><![CDATA[Laut]]></category>
		<category><![CDATA[PR dunia]]></category>
		<category><![CDATA[Wujudkan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=409412</guid>

					<description><![CDATA[<p>JAKARTA (SUARABARU.ID) &#8211; Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Dwikorita Karnawati menyebut, terdapat kesenjangan yang cukup lebar antar negara dalam mewujudkan cita-cita laut yang aman untuk seluruh dunia. Kesenjangan tersebut terbagi dua yaitu teknis dan non teknis, namun saling berhubungan dan berkaitan erat. Hal tersebut disampaikan saat menjadi Pembicara Kunci pada Sesi 3 Plenary, [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/04/16/kepala-bmkg-beberkan-pr-dunia-wujudkan-laut-yang-aman">Kepala BMKG Beberkan PR Dunia Wujudkan Laut yang Aman</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA (SUARABARU.ID) &#8211; </strong>Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Dwikorita Karnawati menyebut, terdapat kesenjangan yang cukup lebar antar negara dalam mewujudkan cita-cita laut yang aman untuk seluruh dunia. Kesenjangan tersebut terbagi dua yaitu teknis dan non teknis, namun saling berhubungan dan berkaitan erat.</p>
<p>Hal tersebut disampaikan saat menjadi Pembicara Kunci pada Sesi 3 Plenary, Safe and Predicted Ocean dalam UN Ocean Decade Conference di Barcelona, Spanyol baru-baru ini.</p>
<p>Dikutip dari laman BMKG, Dwikorita memaparkan presentasinya di depan perwakilan negara-negara dunia berjudul Gaps and Strategies For Safe and Predicted Ocean. &#8220;Kesenjangan ini harus kita persempit. Ini pekerjaan rumah seluruh negara-negara di dunia,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Dwikorita menerangkan, kesenjangan yang dimaksud yaitu pertama dalam hal kerangka hukum dan mekanisme kelembagaan, di mana banyak negara yang gagal menerapkan pertukaran data antar lembaga ataupun antar negara, serta tidak adanya kerangka hukum untuk Multi-Hazard Early Warning Systems (MHEWS).</p>
<p>Kesenjangan kedua, yaitu terkait prasarana pengamatan dan sistem pemantauan yang mana jaringan observasi yang dimiliki masih manual, serta terbatasnya anggaran untuk otomatisasi pemantauan dan transmisi data.</p>
<p>Sementara kesenjangan ketiga yaitu terkait prakiraan dan prediksi numerik yang belum dapat dilakukan karena keterbatasan kapasitas SDM dan ketersediaan sarana prasarananya.</p>
<p>Keempat, dalam hal peramalan berbasis dampak dimana banyak negara dalam prakiraan dan peringatan yang dikeluarkan tidak memiliki informasi mengenai potensi bahaya dan kerentanan wilayahnya.</p>
<p>Kemudian, kelima dalam hal pengamatan data yakni kurangnya data observasi khususnya di lautan. Dan terakhir, keenam yakni terkait layanan peringatan dan multi-hazard early warning systems dimana banyak negara yang tidak memiliki kapasitas yang mumpuni untuk memperkirakan bahaya kumulatif dan dampaknya yang berjenjang.</p>
<p>&#8220;Dari aspek non teknis, saya melihat perlunya untuk memastikan bahwa early warning dapat menyentuh dan dipahami hingga ke last mile,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Dwikorita mengatakan, terdapat sejumlah strategi yang dapat dilakukan untuk mempersempit jurang kesenjangan tersebut. Di antaranya yaitu dengan membangun aliansi jaringan dengan berbagai pihak mulai dari akademisi, lembaga penelitian, antar pemerintah, maupun kemitraan pemerintah dan swasta. Strategi selanjutnya yaitu dengan memperkuat konteks lokal bagi komunitas di daerah terpencil, serta perlibatan sektor swasta untuk mempercepat tercapainya early warning system for all (EW4ALL) secara cepat, tepat, akurat, mudah dipahami dan diresponse, serta luas jangkauannya.</p>
<p>Selanjutnya, dalam kesempatan tersebut, Dwikorita juga menawarkan beberapa solusi untuk mengatasi kesenjangan dalam aspek teknis dan non teknis. Pada aspek teknis, Dwikorita menyodorkan solusi dengan target memberikan peringatan yang tepat waktu, dapat diandalkan, akurat, dapat dipahami, dan dapat ditindaklanjuti. Hal tersebut dapat diwujudkan dengan pengamatan yang sistematis dan berkesinambungan, memperkuat sistem berbasis komunitas lokal yang ada serta sistem terintegrasi (berbasis kolaboratif) dan pertukaran data.</p>
<p>&#8220;Sedangkan untuk kesenjangan non teknis, solusinya dengan target untuk memastikan response dini dapat dilakukan oleh masyarakat. Hal ini dapat dicapai dengan komunikasi risiko melalui pendidikan komunitas, meningkatkan literasi kebencanaan masyarakat, dialog, kemitraan pemerintah-swasta, dan lainnya,&#8221; pungkas Dwikorita.</p>
<p><em><strong>Ning S</strong></em></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/04/16/kepala-bmkg-beberkan-pr-dunia-wujudkan-laut-yang-aman">Kepala BMKG Beberkan PR Dunia Wujudkan Laut yang Aman</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Jepang akan Buang Air Terkontaminasi Stasiun Nuklir Fukushima ke Laut</title>
		<link>https://suarabaru.id/2021/04/13/jepang-akan-buang-air-terkontaminasi-stasiun-nuklir-fukushima-ke-laut</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 13 Apr 2021 05:41:21 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Suara Internasional]]></category>
		<category><![CDATA[Air Terkontaminasi]]></category>
		<category><![CDATA[Fukushima]]></category>
		<category><![CDATA[Jepang]]></category>
		<category><![CDATA[Laut]]></category>
		<category><![CDATA[Stasiun Nuklir]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=163586</guid>

					<description><![CDATA[<p>TOKYO (SUARABARU.ID) &#8211; Jepang akan membuang ke laut lebih dari 1 juta ton air yang terkontaminasi dari stasiun nuklir Fukushima yang hancur, kata pemerintah pada Selasa (13/4/2021). Korea Selatan dan industri perikanan Jepang menentang pembuangan air tersebut. Pembuangan air pertama akan dilakukan dalam waktu sekitar dua tahun, memberi operator pembangkit listrik Tokyo Electric Power waktu [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2021/04/13/jepang-akan-buang-air-terkontaminasi-stasiun-nuklir-fukushima-ke-laut">Jepang akan Buang Air Terkontaminasi Stasiun Nuklir Fukushima ke Laut</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>TOKYO (SUARABARU.ID)</strong> &#8211; Jepang akan membuang ke laut lebih dari 1 juta ton air yang terkontaminasi dari stasiun nuklir Fukushima yang hancur, kata pemerintah pada Selasa (13/4/2021).</p>
<p>Korea Selatan dan industri perikanan Jepang menentang pembuangan air tersebut. Pembuangan air pertama akan dilakukan dalam waktu sekitar dua tahun, memberi operator pembangkit listrik Tokyo Electric Power waktu untuk mulai menyaring air untuk menghilangkan isotop berbahaya, membangun infrastruktur dan memperoleh persetujuan peraturan.</p>
<p>Jepang berargumen bahwa pembuangan air diperlukan untuk melanjutkan penghentian kompleks pabrik setelah lumpuh oleh gempa bumi dan tsunami 2011. Jepang menunjukkan bahwa air yang disaring serupa itu secara rutin dibuang dari pembangkit nuklir di seluruh dunia.</p>
<p><strong>Baca Juga: <a href="https://suarabaru.id/2021/04/13/jamaah-laksanakan-tarawih-di-masjidil-haram-dengan-prokes/">Jamaah Laksanakan Tarawih di Masjidil Haram dengan Prokes</a></strong></p>
<p>Hampir 1,3 juta ton air yang terkontaminasi, atau cukup untuk mengisi sekitar 500 kolam renang ukuran olimpiade, disimpan dalam tangki besar di pabrik Fukushima Daiichi dengan biaya tahunan sekitar 100 miliar yen atau Rp13 triliun dan ruang hampir habis.</p>
<p>&#8220;Atas dasar kepatuhan ketat terhadap standar peraturan yang telah ditetapkan, kami memilih membuang ke samudra,&#8221; kata pemerintah dalam sebuah pernyataan.</p>
<p>Pemerintah menambahkan proyek tersebut akan memakan waktu puluhan tahun untuk diselesaikan. Keputusan itu diambil sekitar tiga bulan sebelum Olimpiade yang ditunda yang akan diselenggarakan oleh Tokyo, dengan beberapa acara direncanakan sedekat 60 km (35 mil) dari pabrik yang rusak.</p>
<p><strong>Baca Juga: <a href="https://suarabaru.id/2021/04/13/koi-kbri-tokyo-akan-kumpulkan-suporter-untuk-indonesia-di-olimpiade/">KOI, KBRI Tokyo Akan Kumpulkan Suporter untuk Indonesia di Olimpiade</a></strong></p>
<p>Mantan Menteri Jepang Shinzo Abe pada 2013 meyakinkan Komite Olimpiade Internasional bahwa Fukushima &#8220;tidak akan pernah merusak Tokyo.&#8221;</p>
<p>Tepco berencana menyaring air yang terkontaminasi untuk menghilangkan isotop, hanya menyisakan tritium, isotop radioaktif hidrogen yang sulit dipisahkan dari air. Kemudian akan mengencerkan air sampai tingkat tritium turun di bawah batas regulasi, sebelum memompanya ke laut.</p>
<p>Tritium dianggap relatif tidak berbahaya karena tidak mengeluarkan energi yang cukup untuk menembus kulit manusia dan pembangkit nuklir lainnya di seluruh dunia secara rutin memompa air dengan isotop kadar rendah ke laut.</p>
<p><strong>Baca Juga: <a href="https://suarabaru.id/2021/04/12/icf-bmx-international-championship-round-2-mempertandingkan-4-kelas/">ICF BMX International Championship Round 2 Mempertandingkan 4 Kelas</a></strong></p>
<p>Amerika Serikat mencatat bahwa Jepang telah bekerja sama dengan Badan Energi Atom Internasional dalam menangani situs tersebut sejak krisis di tiga reaktor satu dekade lalu.</p>
<p>&#8220;Dalam situasi yang unik dan menantang ini, Jepang telah mempertimbangkan opsi dan efeknya, telah transparan tentang keputusannya, dan tampaknya telah mengadopsi pendekatan sesuai dengan standar keselamatan nuklir yang diterima secara global,&#8221; kata Departemen Luar Negeri AS dalam sebuah pernyataan.</p>
<p><em>Tetangga khawatir</em></p>
<p>Namun, penentang rencana tetap khawatir tentang potensi tingkat tritium atau kontaminan lainnya.</p>
<p><strong>Baca Juga: <a href="https://suarabaru.id/2021/04/09/kim-jong-un-ingatkan-kelaparan-1990-an-dan-serukan-kerja-keras/">Kim Jong Un Ingatkan Kelaparan 1990-an dan Serukan Kerja Keras</a></strong></p>
<p>Korea Selatan menyatakan &#8220;keprihatinan serius bahwa keputusan tersebut dapat membawa dampak langsung dan tidak langsung pada keselamatan orang-orang kami dan lingkungan sekitarnya.&#8221;</p>
<p>Korsel meminta Jepang untuk memberikan lebih banyak informasi tentang pembuangan air yang direncanakan,dan juga akan meningkatkan pengukuran dan pemantauan radiologisnya sendiri.</p>
<p>&#8220;Akan sulit untuk menerima jika Jepang memutuskan untuk membuang air yang terkontaminasi tanpa konsultasi yang memadai,&#8221; kata pemerintah dalam sebuah pernyataan.</p>
<p>China dan Taiwan juga telah menyatakan keprihatinannya.</p>
<p>Serikat nelayan di Fukushima telah mendesak pemerintah selama bertahun-tahun untuk tidak membuang air, dengan alasan itu akan berdampak &#8220;bencana besar&#8221; pada industri.</p>
<p><em><strong>Ant-Claudia</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2021/04/13/jepang-akan-buang-air-terkontaminasi-stasiun-nuklir-fukushima-ke-laut">Jepang akan Buang Air Terkontaminasi Stasiun Nuklir Fukushima ke Laut</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dihantam Ombak Laut, Tiga Nelayan Asal Cirebon Hilang</title>
		<link>https://suarabaru.id/2020/12/03/dihantam-ombak-laut-tiga-nelayan-asal-cirebon-hilang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 03 Dec 2020 05:02:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Cirebon]]></category>
		<category><![CDATA[hilang]]></category>
		<category><![CDATA[Laut]]></category>
		<category><![CDATA[nelayan]]></category>
		<category><![CDATA[ombak]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=129899</guid>

					<description><![CDATA[<p>LAMPUNG (SUARABARU.ID)&#8211; Tiga orang nelayan asal Cirebon hilang tenggelam dihantam ombak di laut bersama perahu mereka saat berlayar mencari ikan di perairan wilayah Lampung Timur, Rabu (2/12/2020). Sementara satu orang korban bernama Sadra selamat dievakuasi oleh Tim SAR Basarnas dan Polairut Polres Lampung Timur dalam pencarian di laut perairan Lamtim. Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2020/12/03/dihantam-ombak-laut-tiga-nelayan-asal-cirebon-hilang">Dihantam Ombak Laut, Tiga Nelayan Asal Cirebon Hilang</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>LAMPUNG (SUARABARU.ID)</strong>&#8211; Tiga orang nelayan asal Cirebon hilang tenggelam dihantam ombak di laut bersama perahu mereka saat berlayar mencari ikan di perairan wilayah Lampung Timur, Rabu (2/12/2020).</p>
<p>Sementara satu orang korban bernama Sadra selamat dievakuasi oleh Tim SAR Basarnas dan Polairut Polres Lampung Timur dalam pencarian di laut perairan Lamtim.</p>
<p>Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Lampung Timur Alpian kepada awak media menjelaskan, satu orang nelayan bernama Sadra asal warga Desa Gagasari, Kecamatan Gebang, Cirebon selamat dari tenggelam di laut perairan Lampung Timur pasca perahunya pecah dihantam ombak dan tiga rekanya belum ditemukan sampai saat ini.</p>
<p>“Untuk saat ini 3 rekannya yang hilang belum ditemukan jasadnya, Basarnas dan Polairud masih melakukan pencarian. Menurut informasi dari master Tirta Elang, sudah dilakukan pencarian di area sekitar Buoy Bravo pada jam 22.30 WIB, namun belum ditemukan dan belum ada tanda-tanda orang yang mengapung,” katanya.</p>
<p>Lanjut Alpian, Tirta Elang sudah dalam posisi berlabuh, besok pagi akan dilanjutkan kembali pencarian orang hilang oleh Tugboot Tirta Elang PGN. Selanjutnya perahu Mutiara Jaya yang tenggelam di perairan Lampung Timur itu dengan panjang perahu 7 meter dan awak kapal 4 orang.</p>
<p>“Tetapi untuk saat ini baru satu orang korban yang sudah ditemukan, untuk yang 3 orang lainnya belum ditemukan. Nama-nama korban yang belum ditemukan adalah Umar, Rasmin, dan Imron,” kata Alpian dalam penjelasannya.</p>
<p><em><strong>Claudia SB</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2020/12/03/dihantam-ombak-laut-tiga-nelayan-asal-cirebon-hilang">Dihantam Ombak Laut, Tiga Nelayan Asal Cirebon Hilang</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
<div style="position:absolute; left:-9999px; top:-9999px;">
<a href="https://thedramaparadise.com/">https://thedramaparadise.com/</a>
<a href="https://villamadridbrownsville.com/">https://villamadridbrownsville.com/</a>
<a href="https://gamesvega.com/">https://gamesvega.com/</a>
<a href="https://bhpi.org/">https://bhpi.org/</a>
<a href="https://ayahqq.com">https://ayahqq.com</a>
<a href="https://klik66.com">https://klik66.com</a>

<a href="https://globelegislators.org">https://globelegislators.org</a>
<a href="https://controlesocial.cg.df.gov.br/">https://controlesocial.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/">https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://www.aux.com.sg/">https://www.aux.com.sg/</a>
<a href="https://global-edu.uz/">https://global-edu.uz/</a>
<a href="https://chessellpotterycafe.co.uk/menu">https://chessellpotterycafe.co.uk/menu</a>
<a href="http://ipcr.gov.ng/">http://ipcr.gov.ng/</a>
<a href="https://globelegislators.org/about-us/">https://globelegislators.org/about-us/</a>
<a href="https://globelegislators.org/biodiversity/">https://globelegislators.org/biodiversity/</a>
<a href="https://global-edu.uz/ru/">https://global-edu.uz/ru/</a>

<a href="https://maya.perhutani.co.id/">Slot Thailand</a>
<a href="https://simako.perhutani.co.id/">Slot Gacor</a>
<a href="https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/">https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/</a>
<a href="https://www.topkarir.com/tentang-kami/">Slot Gacor Thailand</a>

<a href="https://id.pandamgadang.com/">https://id.pandamgadang.com/</a>
<a href="https://cheersport.at/about-us/">https://cheersport.at/about-us/</a>
<a href="https://www.sna.org.ar">https://www.sna.org.ar</a>
<a href="https://tourism.perlis.gov.my/">https://tourism.perlis.gov.my/</a>
<a href="https://ppg.fkip.unisri.ac.id/">https://ppg.fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://feednplay.dei.uc.pt/">https://feednplay.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://fkip.unisri.ac.id/">https://fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fh.unisri.ac.id/">https://fh.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://map.fisip.unisri.ac.id/">https://map.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://inspira.dei.uc.pt/">https://inspira.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://an.fisip.unisri.ac.id/">https://an.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fisip.unisri.ac.id/">https://fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://hi.fisip.unisri.ac.id/">https://hi.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://ebooks.uinsyahada.ac.id/">https://ebooks.uinsyahada.ac.id/</a>
<a href="https://cultura.userena.cl/">https://cultura.userena.cl/</a>
<a href="https://middlepassage.dei.uc.pt/">https://middlepassage.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://discurso.userena.cl/">https://discurso.userena.cl/</a>
<a href="https://ictess.unisri.ac.id/">https://ictess.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://aku.ac.id">https://aku.ac.id</a>

<a href="https://hifisipunisri.us.com/">slot gacor</a>
<a href="https://cheersport.sa.com/">slot gacor</a>
<a href="https://pkvgames.gr.com/">pkv games</a>

<a href="https://pioneer.schooloftomorrow.ph/">https://pioneer.schooloftomorrow.ph/</a>
<a href="https://wpsotp.schooloftomorrow.ph/">mpo slot</a>
<a href="https://stem-md.swu.bg/">https://stem-md.swu.bg/</a>
<a href="https://greenstem.swu.bg/">mpo</a>

<a href="https://cheersport.at/doc/pkv-games/">https://cheersport.at/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/">https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/</a>

<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/">https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/</a>

<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/</a>

<a href="https://uniestate.com/pkv-games/">https://uniestate.com/pkv-games/</a>
<a href="https://uniestate.com/bandarqq/">https://uniestate.com/bandarqq/</a>
<a href="https://uniestate.com/qiuqiu/">https://uniestate.com/qiuqiu/</a>

<a href="https://pojoktim.com/public/pkv-games/">https://pojoktim.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/bandarqq/">https://pojoktim.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/dominoqq/">https://pojoktim.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/">https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/">https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/">https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/</a>

<a href="https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/">https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/">https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/">https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/</a>

<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/</a>

<a href="https://graceconference.com/public/pkv-games/">https://graceconference.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/bandarqq/">https://graceconference.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/dominoqq/">https://graceconference.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/</a>

<a href="https://pksoganilir.com/pkv-games/">https://pksoganilir.com/pkv-games/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/bandarqq/">https://pksoganilir.com/bandarqq/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/dominoqq/">https://pksoganilir.com/dominoqq/</a>

<a href="https://bhor.gov.pg/pkv-games/">https://bhor.gov.pg/pkv-games/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/bandarqq/">https://bhor.gov.pg/bandarqq/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/dominoqq/">https://bhor.gov.pg/dominoqq/</a>

<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/</a>

<a href="https://legacy.wespa.org/pkv-games/">https://legacy.wespa.org/pkv-games/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/bandarqq/">https://legacy.wespa.org/bandarqq/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/dominoqq/">https://legacy.wespa.org/dominoqq/</a>

<a href="https://ac-group.hr/chip/pkv-games/">https://ac-group.hr/chip/pkv-games/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/bandarqq/">https://ac-group.hr/chip/bandarqq/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/dominoqq/">https://ac-group.hr/chip/dominoqq/</a>
</div>