<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Kajian Archives - SuaraBaru.id</title>
	<atom:link href="https://suarabaru.id/tag/kajian/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<description>Media Online Tajam dan Berimbang</description>
	<lastBuildDate>Tue, 24 Feb 2026 08:06:04 +0000</lastBuildDate>
	<language>id-ID</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=5.9.13</generator>

<image>
	<url>https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2018/06/cropped-logofooter-32x32.png</url>
	<title>Kajian Archives - SuaraBaru.id</title>
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Semarak Ramadan, Kemenkum Jateng Gelar Kajian Hadirkan Ustadz Arya Widaya</title>
		<link>https://suarabaru.id/2026/02/24/semarak-ramadan-kemenkum-jateng-gelar-kajian-hadirkan-ustadz-arya-widaya</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ning Suparningsih]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 24 Feb 2026 08:06:04 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Kajian]]></category>
		<category><![CDATA[Kemenkum Jateng]]></category>
		<category><![CDATA[Semarak Ramadan]]></category>
		<category><![CDATA[Ustadz Arya Widaya]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=545939</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID) &#8211; Mengisi bulan suci ramadan dalam peningkatan iman dan takwa, Kanwil Kemenkum Jawa Tengah menggelar kajian ramadan yang menghadirkan Ustaz Arya Widaya sebagai pemateri. Kegiatan ini diikuti oleh jajaran pegawai dengan penuh antusias sebagai bagian dari pembinaan rohani selama ramadan. Dalam tausiyahnya, Ustaz Arya Widaya menegaskan, ramadan merupakan bulan yang sangat spesial dan [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/02/24/semarak-ramadan-kemenkum-jateng-gelar-kajian-hadirkan-ustadz-arya-widaya">Semarak Ramadan, Kemenkum Jateng Gelar Kajian Hadirkan Ustadz Arya Widaya</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (SUARABARU.ID) &#8211;</strong> Mengisi bulan suci ramadan dalam peningkatan iman dan takwa, Kanwil Kemenkum Jawa Tengah menggelar kajian ramadan yang menghadirkan Ustaz Arya Widaya sebagai pemateri.</p>
<p>Kegiatan ini diikuti oleh jajaran pegawai dengan penuh antusias sebagai bagian dari pembinaan rohani selama ramadan.</p>
<p>Dalam tausiyahnya, Ustaz Arya Widaya menegaskan, ramadan merupakan bulan yang sangat spesial dan tidak pernah sama dengan bulan-bulan lainnya.</p>
<p>“Dalam satu tahun hijriah ada tiga waktu utama untuk mendekatkan diri kepada Allah, yaitu 10 hari pertama bulan Dzulhijjah, 10 hari pertama bulan Muharam, dan 10 hari terakhir ramadan. Namun yang terbaik adalah ramadan, karena bulan ini tidak pernah sama dengan bulan lainnya,” ujarnya, Selasa (24/2/2026).</p>
<p>Ia menjelaskan, ramadan adalah bulan yang menawarkan ampunan Allah seluas-luasnya, melipatgandakan pahala, serta membebaskan hamba dari api neraka. Bahkan, lanjutnya, seseorang yang diberi kesempatan bertemu Ramadan lebih banyak berarti memperoleh peluang lebih besar untuk meraih kemuliaan dan masuk surga lebih dahulu.</p>
<p>Salah satu keutamaan ramadan yang disampaikan adalah keistimewaan ibadah umrah di bulan ini. “Aktivitas umrah di ramadan nilainya sama seperti berhaji bersama Rasulullah,” tutur Ustaz Arya, mengingatkan betapa besarnya keutamaan ibadah di bulan penuh berkah tersebut.</p>
<p>Dalam kesempatan itu, ia juga mengulas amalan favorit ramadan yang perlu diperjuangkan agar mendapat ampunan di sisi Allah, yakni ibadah puasa. Menurutnya, puasa yang diterima Allah adalah puasa yang dijalankan dengan penuh iman dan keyakinan bahwa ia merupakan perintah Allah SWT, dilandasi cinta terhadap ibadah serta berharap pahala hanya dari-Nya.</p>
<p>“Tujuan utama puasa adalah agar kita menjadi pribadi yang bertakwa kepada Allah. Jika puasanya hanya menahan lapar dan haus tanpa menghadirkan iman dan harap kepada Allah, maka akan sia-sia ibadah kita,” tuturnya.</p>
<p><strong>Ning S</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/02/24/semarak-ramadan-kemenkum-jateng-gelar-kajian-hadirkan-ustadz-arya-widaya">Semarak Ramadan, Kemenkum Jateng Gelar Kajian Hadirkan Ustadz Arya Widaya</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Baznas RI Beri Peluang Kerja Sama untuk Risma JT</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/05/28/baznas-ri-beri-peluang-kerja-sama-untuk-risma-jt</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 28 May 2025 05:39:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Semarang Raya]]></category>
		<category><![CDATA[apresiasi]]></category>
		<category><![CDATA[dakwah]]></category>
		<category><![CDATA[Kajian]]></category>
		<category><![CDATA[masjid agung jawa tengah]]></category>
		<category><![CDATA[Pembinaan Remaja]]></category>
		<category><![CDATA[pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Remaja Islam]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=476587</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID)&#8211; Ketua Badan Pengelola Pelaksana Masjid Agung Jawa Tengah (PP MAJT), Prof Dr KH Noor Achmad MA, mengapresiasi pengurus lama Remaja Islam Masjid Agung Jawa Tengah (Risma JT), yang telah melakukan beragam kegiatan, untuk memakmurkan MAJT. &#8221;Salah satu yang sangat giat memakmurkan MAJT adalah Risma JT,&#8221; kata Prof Noor, usai melantik dan mengukuhkan pengurus [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/05/28/baznas-ri-beri-peluang-kerja-sama-untuk-risma-jt">Baznas RI Beri Peluang Kerja Sama untuk Risma JT</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)</strong>&#8211; Ketua Badan Pengelola Pelaksana Masjid Agung Jawa Tengah (PP MAJT), Prof Dr KH Noor Achmad MA, mengapresiasi pengurus lama Remaja Islam Masjid Agung Jawa Tengah (Risma JT), yang telah melakukan beragam kegiatan, untuk memakmurkan MAJT.</p>
<p>&#8221;Salah satu yang sangat giat memakmurkan MAJT adalah Risma JT,&#8221; kata Prof Noor, usai melantik dan mengukuhkan pengurus baru Risma JT Periode 2025-2027, dan Harlah Risma JT ke-20, di Ruang Utama MAJT, Minggu (25/5/2025).</p>
<p>Dalam catatan Prof Noor, Risma JT telah melakukan beragam kegiatan, di antaranya dengan mengumpulkan jamaah, baik itu kegiatan dengan menghadirkan Habib Umar Muthohar, Habib Zainal Abidin (Habib Bidin) Pekalongan, juga Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf (Habib Syech) Solo. Risma JT juga pernah membuat acara dengan menghadirkan remaja se-Jateng di MAJT.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2025/05/28/34-ribu-bidang-tanah-wakaf-belum-bersertifikat">34 Ribu Bidang Tanah Wakaf Belum Bersertifikat</a></strong></p>
<p>&#8221;Kegiatan Risma JT bisa juga dijadikan tempat pendidikan berorganisasi, bermasyarakat dan mencetak para tokoh. Mereka ini tidak semata-mata berpikir untuk dirinya saja, melainkan mendedikasikan dirinya dan pengabdianya untuk MAJT,&#8221; ucap Prof Noor.</p>
<p>Ketua Badan Amil Zakal Nasional (Baznas) RI itu, meminta kepada pengurus baru Risma JT, untuk terus berkreasi, menjalin kerja sama dengan berbagai pihak atau lembaga. Dia juga berharap, akan muncul gerakan ekonomi remaja MAJT, sebuah gerakan ekonomi berbasis remaja masjid.</p>
<p>&#8221;Silakan nanti bisa bekerja sama atau minta kerja sama dengan Baznas dengan program Z-Coffee. Nanti bisa buat Z-Coffee di MAJT. Di beberapa tempat telah banyak berhasil Z-Coffee, yang dikelola para remaja masjid dan mahasiswa,&#8221; ungkap Prof Noor lagi.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2025/05/28/spi-2024-bawaslu-jateng-raih-nilai-tertinggi-nasional-sejumlah-dimensi-perlu-ditingkatkan">SPI 2024: Bawaslu Jateng Raih Nilai Tertinggi Nasional, Sejumlah Dimensi Perlu Ditingkatkan</a></strong></p>
<p>Sementara itu, Ketua Umum Risma JT, Herry Susanto, menyatakan komitmennya menjadikan organisasi ini bisa lebih berkembang dan bermanfaat lagi.</p>
<p>&#8221;Dengan doa dan support, kita akan tetap istiqamah untuk lebih menyemarakkan kegiatan-kegiatan Risma JT, untuk memakmurkan Masjid Agung Jawa Tengah tercinta ini,&#8221; ucapnya.</p>
<p>Penasihat Risma JT, Ahsan Fauzi pun, memberikan apresiasinya dan menyambut baik tawaran program Z-Coffee. &#8221;Program itu bisa untuk latihan wirausaha para remaja masjid. Bisa pula untuk pengembangan ekonomi remaja. Dan harapan ke depan, dengan program itu tercipta kemandirian organisasi,&#8221; harap dia.</p>
<p>Ketua Umum Risma JT Periode 2011-2013 itu berharap, para pengurus baru bisa menangkap peluang emas itu. &#8221;Dulu kami sudah merintis koperasi, dengan menjual makanan, minuman, snack, suvenir atau oleh-oleh. Dan Alhamdulillah, sampai sekarang masih eksis. Koperasi itu sangat membantu dan menopang operasional Risma JT,&#8221; pungkasnya.</p>
<p><em><strong>Riyan</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/05/28/baznas-ri-beri-peluang-kerja-sama-untuk-risma-jt">Baznas RI Beri Peluang Kerja Sama untuk Risma JT</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>RSI Sultan Agung Semarang Gandeng Biofarma Gelar Pengajian dan CSR Vaksinasi Influenza</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/03/20/rsi-sultan-agung-semarang-gandeng-biofarma-gelar-pengajian-dan-csr-vaksinasi-influenza</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 20 Mar 2025 09:01:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Semarang Raya]]></category>
		<category><![CDATA[Hijriyah]]></category>
		<category><![CDATA[Kajian]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Semarang]]></category>
		<category><![CDATA[Majelis Taklim]]></category>
		<category><![CDATA[Nuzulul Quran]]></category>
		<category><![CDATA[Rumah Sakit Islam]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<category><![CDATA[Sultan Agung]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=466380</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID)&#8211; Dalam rangka memperingati Nuzulul Quran 1446 Hijriyah, Rumah Sakit Islam (RSI) Sultan Agung, Semarang, menggelar pengajian bersama KH Adib Zamroni SAg, di Masjid Hamidun Khosim, Kamis (20/3/2025). Saat memberikan siraman rohani, KH Adib Zamroni menyampaikan, bagi seseorang yang menyimak dan mendengarkan apa yang disampaikan dalam sebuah majelis taklim, dipastikan akan mendapatkan berkah dari [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/03/20/rsi-sultan-agung-semarang-gandeng-biofarma-gelar-pengajian-dan-csr-vaksinasi-influenza">RSI Sultan Agung Semarang Gandeng Biofarma Gelar Pengajian dan CSR Vaksinasi Influenza</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)</strong>&#8211; Dalam rangka memperingati Nuzulul Quran 1446 Hijriyah, Rumah Sakit Islam (RSI) Sultan Agung, Semarang, menggelar pengajian bersama KH Adib Zamroni SAg, di Masjid Hamidun Khosim, Kamis (20/3/2025).</p>
<p>Saat memberikan siraman rohani, KH Adib Zamroni menyampaikan, bagi seseorang yang menyimak dan mendengarkan apa yang disampaikan dalam sebuah majelis taklim, dipastikan akan mendapatkan berkah dari Allah SWT.</p>
<p>&#8221;Jika kita mendengarkan kajian-kajian yang disampaikan dengan ikhlas dan sabar, hati yang keras akan menjadi lunak, hati yang kasar menjadi lembut, bahkan hati yang mati akan menjadi hidup. Itulah berkah yang akan kita terima karena mendengarkan kajian,&#8221; ungkap dia.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2025/03/20/jelang-lebaran-pemkot-magelang-gelar-pasar-murah">Jelang Lebaran, Pemkot Magelang Gelar Pasar Murah</a></strong></p>
<p>Pada kesempatan yang sama, Direktur Utama RSI-SA Semarang, dr Agus Ujianto MSi Med SpB menyatakan mengenai pentingnya kebersihan atau thaharah.</p>
<p>&#8221;Menjaga thaharah di lingkungan rumah sakit, bukan hanya sebatas kewajiban ibadah, tapi juga bagian dari standar kebersihan dan kesehatan yang harus diterapkan di setiap sarana dan prasarana,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Menurut dr Uji, lingkungan yang bersih akan memberikan kenyamanan bagi pasien, tenaga medis, dan seluruh pengunjung. Dan ketika ada komplain ke manajemen terkait sarana dan prasarana, harus segera diperbaiki</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2025/03/20/panen-padi-jawa-tengah-dinilai-paling-bagus-se-indonesia">Panen Padi Jawa Tengah Dinilai Paling Bagus Se-Indonesia</a></strong></p>
<p>&#8221;Kebersihan sarana dan prasarana rumah sakit, tidak hanya berkaitan dengan aspek spiritual saja. Tetetapi juga berperan penting dalam menciptakan kenyamanan, dan menunjang kesehatan bagi pasien serta seluruh civitas hospitalia,&#8221; tukasnya.</p>
<p>Kegiatan pengajian diakhiri dengan pelaksanaan vaksinasi influenza. Pelaksanaan vaksinasi itu dilakukan kerja sama antara RSI Sultan Agung Semarang dan Biofarma, sebagai salah satu bentuk Corporate Social Responsibility (CSR). Terdapat 400 kuota vaksinasi influenza yang disiapkan di acara ini.</p>
<p><em><strong>Riyan</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/03/20/rsi-sultan-agung-semarang-gandeng-biofarma-gelar-pengajian-dan-csr-vaksinasi-influenza">RSI Sultan Agung Semarang Gandeng Biofarma Gelar Pengajian dan CSR Vaksinasi Influenza</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kekerasan Seksual di Perguruan Tinggi Merebak, Balitbang Agama Semarang Beberkan Kajiannya</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/03/29/kekerasan-seksual-di-perguruan-tinggi-merebak-balitbang-agama-semarang-beberkan-kajiannya</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ning Suparningsih]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 29 Mar 2024 06:39:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Beberkan]]></category>
		<category><![CDATA[BLAS]]></category>
		<category><![CDATA[Kajian]]></category>
		<category><![CDATA[Kekerasan]]></category>
		<category><![CDATA[Merebak]]></category>
		<category><![CDATA[perguruan tinggi]]></category>
		<category><![CDATA[Seksual]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=407060</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID) &#8211; Balai Litbang Agama Semarang (BLAS) mengkaji kekerasan seksual pada Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri (PTKN). Kajian yang rampung tahun 2023 tersebut dilakukan mengingat kekerasan seksual pada jenjang lembaga pendidikan tinggi menempati posisi pertama. Hal itu disampaikan Kepala BLAS, Moch. Muhaemin saat diseminasi kajian dan kebijakan mitigasi kekerasan seksual di PTKN, di UIN Sunan [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/03/29/kekerasan-seksual-di-perguruan-tinggi-merebak-balitbang-agama-semarang-beberkan-kajiannya">Kekerasan Seksual di Perguruan Tinggi Merebak, Balitbang Agama Semarang Beberkan Kajiannya</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (SUARABARU.ID)</strong> &#8211; Balai Litbang Agama Semarang (BLAS) mengkaji kekerasan seksual pada Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri (PTKN).</p>
<p>Kajian yang rampung tahun 2023 tersebut dilakukan mengingat kekerasan seksual pada jenjang lembaga pendidikan tinggi menempati posisi pertama.</p>
<p>Hal itu disampaikan Kepala BLAS, Moch. Muhaemin saat diseminasi kajian dan kebijakan mitigasi kekerasan seksual di PTKN, di UIN Sunan Ampel Surabaya, Kamis (28/3/2024).</p>
<p>“Perguruan tinggi menempati posisi pertama dalam hal kekerasan seksual di lembaga pendidikan menurut data Komnas Perempuan tahun 2022,” jelas Muhaemin.</p>
<p>Kajian dengan tema kekerasan seksual menurutnya tindak lanjut dari amanat Menteri Agama. Kementerian Agama (Kemenag) ia sebut memasukkan isu kekerasan seksual ke dalam Rencana Aksi Nasional Outlook Kemenag 2023 dan Instruksi Menteri Agama tentang Tindak Lanjut Hasil Pelaksanaan Rapat Kerja Nasional Kementerian Agama Tahun 2023</p>
<p>Diungkapkan, dalam upaya peningkatan pemanfaatan hasil kajian, BLAS mengagendakan sosialisasi dan diseminasi hasil kajian tentang Kekerasan Seksual di PTKN tersebut di beberapa perguruan tinggi sasaran, salah satunya adalah UIN Sunan Ampel Surabaya.</p>
<p>Kepala Badan Litbang dan Diklat Kemenag RI, Prof. Dr. Suyitno, M. Ag mengaku prihatin dengan frame gejala kekerasan seksual meningkat di Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri. “Trend yang terjadi dalam kasus ini pelakunya melibatkan dosen. Mengapa dosen ? karena ada relasi kuasa,” ujar Prof. Suyitno</p>
<p>“Kekerasan seksual yang terjadi menjadi PR kita bersama, kasus ini tidak hanya terjadi di kampus PTKN saja, namun sudah menyasar di pondok pesantren. Selama ini penanganannya tidak serius dan tidak ada tindak lanjut yang tegas berupa punishment. Ada kesan kongkalikong atau Kerjasama,” paparnya..</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/03/29/kekerasan-seksual-di-perguruan-tinggi-merebak-balitbang-agama-semarang-beberkan-kajiannya">Kekerasan Seksual di Perguruan Tinggi Merebak, Balitbang Agama Semarang Beberkan Kajiannya</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Beri Kajian Ilmu Agama Islam untuk Napi, Lapas Semarang Datangkan Bunda Jujuk</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/01/12/beri-kajian-ilmu-agama-islam-untuk-napi-lapas-semarang-datangkan-bunda-jujuk</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ning Suparningsih]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 12 Jan 2024 12:04:32 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Bunda Jujuk]]></category>
		<category><![CDATA[Ilmu agama]]></category>
		<category><![CDATA[islam]]></category>
		<category><![CDATA[Kajian]]></category>
		<category><![CDATA[Lapas Semarang]]></category>
		<category><![CDATA[Narapidana]]></category>
		<category><![CDATA[Santri Lapas]]></category>
		<category><![CDATA[Wisata hati]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=393163</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID) &#8211; Sebagai bentuk pemenuhan hak dan kewajiban dalam pembinaan kepribadian bagi santri, Lapas Semarang menggelar Kajian Islam Wisata Hati Bersama Bunda Jujuk. Bunda Jujuk yang memiliki nama Siti Juriah Purwanti ini hadir mengisi kajian wisata hati di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Semarang khususnya untuk warga binaan (narapidana) muslim. Lapas Semarang sengaja mendatangkan [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/01/12/beri-kajian-ilmu-agama-islam-untuk-napi-lapas-semarang-datangkan-bunda-jujuk">Beri Kajian Ilmu Agama Islam untuk Napi, Lapas Semarang Datangkan Bunda Jujuk</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (SUARABARU.ID) &#8211;</strong> Sebagai bentuk pemenuhan hak dan kewajiban dalam pembinaan kepribadian bagi santri, Lapas Semarang menggelar Kajian Islam Wisata Hati Bersama Bunda Jujuk.</p>
<p>Bunda Jujuk yang memiliki nama Siti Juriah Purwanti ini hadir mengisi kajian wisata hati di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Semarang khususnya untuk warga binaan (narapidana) muslim.</p>
<p>Lapas Semarang sengaja mendatangkan Bunda Jujuk untuk menggetarkan jiwa santri Lapas agar lebih semangat dalam menimba ilmu agama.</p>
<p>Dalam kajiannya, Bunda Jujuk mengambil tema “Riyadhoh Menuju Baitullah”. Didampingi jajaran bidang pembinaan, napi santri dari blok Bima dan blok Citrawirya hadir mengikuti kegiatan kajian.</p>
<p>Pada kesempatan ini, Bunda Jujuk mengungkapkan bagaimana cara menghadapi musibah. Dirinya mengatakan jika ada yang mengalami bangkrut atau terlilit hutang, gunakan ilmu dari Allah.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/01/12/beri-kajian-ilmu-agama-islam-untuk-napi-lapas-semarang-datangkan-bunda-jujuk">Beri Kajian Ilmu Agama Islam untuk Napi, Lapas Semarang Datangkan Bunda Jujuk</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mendorong Transisi Energi Berkeadilan di Daerah Penghasil Batubara</title>
		<link>https://suarabaru.id/2023/11/22/mendorong-transisi-energi-berkeadilan-di-daerah-penghasil-batubara</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ning Suparningsih]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 22 Nov 2023 04:44:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Batubara]]></category>
		<category><![CDATA[Dampak transisi energi]]></category>
		<category><![CDATA[dialog]]></category>
		<category><![CDATA[IESR]]></category>
		<category><![CDATA[Kajian]]></category>
		<category><![CDATA[mitigasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=383896</guid>

					<description><![CDATA[<p>JAKARTA (SUARABARU.ID) &#8211; Institute for Essential Services Reform (IESR) memandang mitigasi dampak transisi energi di daerah penghasil batubara, perlu menjadi perhatian pemerintah pusat dan daerah. Pelibatan masyarakat terdampak dengan mengedepankan aspek berkeadilan dalam proses transisi energi menjadi krusial sehingga dapat beralih dari sistem ekonomi padat fosil ke ekonomi yang berkelanjutan. IESR telah melakukan kajian berjudul  [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/11/22/mendorong-transisi-energi-berkeadilan-di-daerah-penghasil-batubara">Mendorong Transisi Energi Berkeadilan di Daerah Penghasil Batubara</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA (SUARABARU.ID)</strong> &#8211; Institute for Essential Services Reform (IESR) memandang mitigasi dampak transisi energi di daerah penghasil batubara, perlu menjadi perhatian pemerintah pusat dan daerah. Pelibatan masyarakat terdampak dengan mengedepankan aspek berkeadilan dalam proses transisi energi menjadi krusial sehingga dapat beralih dari sistem ekonomi padat fosil ke ekonomi yang berkelanjutan.</p>
<p>IESR telah melakukan kajian berjudul  <a href="https://iesr.or.id/pustaka/transisi-yang-berkeadilan-di-daerah-penghasil-batubara-di-indonesia-full-report"><em>Just Transition in Indonesia’s Coal Producing Regions, Case Studies Paser and Muara Enim</em></a> dengan lokasi penelitian di Kabupaten Paser, Provinsi Kalimantan Timur dan Kabupaten Muara Enim, Provinsi Sumatera Selatan. Studi tersebut menemukan bahwa daerah penghasil batubara berpotensi berkontribusi terhadap transisi ekonomi menuju energi bersih.</p>
<p>Fabby Tumiwa, Direktur Eksekutif IESR menyampaikan, beberapa hal yang menjadi potensi berjalannya transisi energi diantaranya timbulnya kesadaran untuk tidak bergantung pada satu sumber pendapatan daerah saja, seperti pada sektor batubara, adanya inisiatif perusahaan untuk mengembangkan bisnis di luar batubara dan <em>Corporate Social Responsibility </em>(CSR) yang dapat menjadi sumber pendanaan untuk pemberdayaan masyarakat. Namun demikian, potensi tersebut belum dapat optimal karena beberapa hambatan, seperti terbatasnya kewenangan pemerintah daerah, kurangnya kapasitas keuangan, dan kurangnya infrastruktur kesehatan dan pendidikan.</p>
<p>“Pemerintah perlu memperhatikan fenomena transisi energi di daerah penghasil batubara agar dampaknya dapat ditanggulangi. Saat ini Indonesia masih memiliki waktu untuk mempersiapkan proses transisi energi, namun waktunya tidak cukup lama. Jangan sampai saat industri batubara berakhir, daerah tidak siap untuk melakukan transformasi. Pemahaman yang tepat terkait konteks transisi energi di daerah perlu dikuasai oleh pemerintah pusat sehingga dapat melakukan intervensi aktif di daerah penghasil batubara,” ujar Fabby pada <em>media dialogue </em>dengan judul “Transisi Berkeadilan di Daerah Penghasil Batubara di Indonesia: Studi Kasus Kabupaten Muara Enim dan Kabupaten Paser, Rabu (22/11/2023).</p>
<p>Menurutnya, kajian ini juga menemukan bahwa kurangnya diversifikasi ekonomi dan pengembangan industri di wilayah penghasil batubara. Sebagian besar batubara yang diproduksi di Paser dan Muara Enim diekspor ke daerah lain dan belum mendorong pengembangan industri di daerah tersebut.</p>
<p>Perkembangan industri juga lambat di kedua wilayah, terutama di Paser, di mana produk domestik regional bruto (PDRB) industri manufaktur masih lebih rendah daripada pertanian. Di Muara Enim, kurangnya peluang ekonomi yang layak juga disebabkan oleh terbatasnya lahan pertanian, terutama perkebunan karet, sebagai akibat dari perubahan penggunaan lahan dari perkebunan menjadi area konsesi pertambangan.</p>
<p>“Untuk itu, kami mendorong agar pemerintah pusat dan daerah dapat melakukan transformasi ekonomi dengan sektor keunggulan di setiap daerah penghasil batubara. Misalnya saja sektor keunggulan di Kabupaten Paser, Kalimantan Timur yakni pendidikan dan jasa keuangan. Sementara itu, sektor keunggulan di Kabupaten Muara Enim,  Sumatera Selatan yakni akomodasi dan jasa makanan karena kinerjanya yang lebih baik dibandingkan dengan daerah sekitarnya,” terang Martha Jesica, Analis Sosial dan Ekonomi, IESR.</p>
<p>Rusdian Noor, Sekretaris Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Paser, Kalimantan Timur berharap agar akselerasi transisi energi di daerah penghasil batubara diiringi dengan dukungan dari pemerintah pusat untuk investasi dan inovasi teknologi.</p>
<p>“Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kab Paser per tahun 2022 untuk membiayai pembangunan daerah sekitar 75% dari pendapatan dan disumbang paling besar oleh pertambangan. Transisi energi dengan diversifikasi sektor ekonomi harus mampu memenuhi 75% PDR sehingga kami tidak kehilangan daya dalam melaksanakan pembangunan,” ujar Rusdian.</p>
<p>Senada, Mat Kasrun, Kepala Bappeda Kab. Muara Enim, mengungkapkan agar pihaknya dilibatkan dalam setiap pembuatan kebijakan terkait transisi energi dan kewenangan pengembangan energi baru dan terbarukan. Selain itu, ia juga berharap dukungan dari pemerintah pusat seperti diberikan keleluasaan dalam wewenang atau perizinan dalam pengembangan sektor ekonomi baru di daerah.</p>
<p><em><strong>Ning S</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/11/22/mendorong-transisi-energi-berkeadilan-di-daerah-penghasil-batubara">Mendorong Transisi Energi Berkeadilan di Daerah Penghasil Batubara</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
