<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>India Archives - SuaraBaru.id</title>
	<atom:link href="https://suarabaru.id/tag/india/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<description>Media Online Tajam dan Berimbang</description>
	<lastBuildDate>Mon, 19 Jan 2026 01:52:38 +0000</lastBuildDate>
	<language>id-ID</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=5.9.13</generator>

<image>
	<url>https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2018/06/cropped-logofooter-32x32.png</url>
	<title>India Archives - SuaraBaru.id</title>
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Berkunjung ke Mysore Palace, Istana Kerajaan dengan Arstitektur Indah di India Selatan</title>
		<link>https://suarabaru.id/2026/01/19/berkunjung-ke-mysore-palace-istana-kerajaan-dengan-arstitektur-indah-di-india-selatan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R Widiyartono]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 19 Jan 2026 01:52:38 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Info Pariwisata]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Internasional]]></category>
		<category><![CDATA[India]]></category>
		<category><![CDATA[India Selatan]]></category>
		<category><![CDATA[Istana Mysore]]></category>
		<category><![CDATA[Karnataka]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=540045</guid>

					<description><![CDATA[<p>INDIA adalah negeri yang menyimpan aneka kekayaan budaya. Bila kita menonton film-film India, dipastikan ada tari dan nyanyi, kemudian setingnya banyak pula di lokasi bangunan yang bernilai arsitektur tinggi dengan keindahan yang memesona. Sebuah keberuntungan bila penulis sempat berkunjung ke India, meski dalam rangkaian tugas dan pekerjaan. Namun, di antara tugas dan pekerjaan ini, ada [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/01/19/berkunjung-ke-mysore-palace-istana-kerajaan-dengan-arstitektur-indah-di-india-selatan">Berkunjung ke Mysore Palace, Istana Kerajaan dengan Arstitektur Indah di India Selatan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>INDIA </strong>adalah negeri yang menyimpan aneka kekayaan budaya. Bila kita menonton film-film India, dipastikan ada tari dan nyanyi, kemudian setingnya banyak pula di lokasi bangunan yang bernilai arsitektur tinggi dengan keindahan yang memesona.</p>
<p>Sebuah keberuntungan bila penulis sempat berkunjung ke India, meski dalam rangkaian tugas dan pekerjaan. Namun, di antara tugas dan pekerjaan ini, ada sela waktu untuk menyaksikan keindahan dan pesona negeri Anak Benua ini, baik di India Utara maupun India Selatan.</p>
<p>Di India Utara kita mengenal bangunan yang sangat luar biasa, bahkan pernah tercatat sebagai salah satu dari tujuh keajaiban dunia, yaitu Taj Mahal. Sebuah bangunan persembahan sang Raja Mughal, Shah Jehan untuk permaisuri yang sangat dicintainya Mumtaz Mahal yang telah meninggal.</p>
<p>Sementara di India Selatan, kita bisa temui Istana Mysore, tempat kediaman resmi Maharaja Mysoredi pusat kota Mysuru, Karnataka. Bangunan ini juga dikenal sebagai Istana Amba Vilas, merupakan istana bersejarah Mysuru, Karnataka. Lokasi ini  sangat strategis dan mudah diakses dari stasiun kereta, terminal bus, maupun pusat kota.</p>
<p>Untuk menuju ke Istana Mysore, kita dari distrik Bengaluru membutuhkan waktu sekitar 3 hingga 4 jam perjalanan menggunakan mobil pribadi atau pun menggunakan kereta api.</p>
<p>Istana ini menjadi bangunan paling ikonik yang mendominasi cakrawala kota tersebut. Istana tiga lantai ini dirancang oleh arsitek Inggris, Henry Irwin dengan gaya arsitektur Indo-Saracen. Perpaduan arsitektur Hindu, Islam, Rajput, dan Eropa.</p>
<figure id="attachment_540047" aria-describedby="caption-attachment-540047" style="width: 681px" class="wp-caption alignnone"><img class="size-full wp-image-540047" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2026/01/LORONG.jpg" alt="" width="681" height="438" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2026/01/LORONG.jpg 681w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2026/01/LORONG-400x257.jpg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2026/01/LORONG-150x96.jpg 150w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2026/01/LORONG-300x194.jpg 300w" sizes="(max-width: 681px) 100vw, 681px" /><figcaption id="caption-attachment-540047" class="wp-caption-text">Menyusuri Istana Mysore di Karnataka India, kita menemukan arsitektur unik dengan pernaik-pernik yang rumit. Foto: Clarissa Martina Yovita Fallo</figcaption></figure>
<p>Kubah marmer, jendela kaca patri, langit-langit berukir, serta lantai bermotif rumit membuat interior istana terasa sangat lengkap dan estetik. Istana ini dibangun dalam rentang waktu cukup lama, dari tahun1897 hingga 1912. Ciri khas bangunannya terlihat pada menara-menara persegi yang indah di setiap penjuru istana, masing-masing ditutupi oleh kubah megah.</p>
<p>Di dalam istana terdapat Aula Durbar yang memukau dengan langit-langit berornamen dan pilar-pilar berukir halus, serta paviliun pernikahan yang dihiasi lantai keramik yang indah dan bermotif indah dan enak dipandang.</p>
<p><strong>Perayaan Dussehra</strong></p>
<p>Keindahan interior istana semakin diperkaya dengan pintu-pintu berukir rumit, koleksi lukisan yang berwarna biru dan emas sebagai tempat duduk gajah, serta singgasana emas bertatahkan permata yang hanya dipamerkan saat perayaan besar atau yang dikenal sebagai perayaan Dussehra.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/01/19/berkunjung-ke-mysore-palace-istana-kerajaan-dengan-arstitektur-indah-di-india-selatan">Berkunjung ke Mysore Palace, Istana Kerajaan dengan Arstitektur Indah di India Selatan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Nilai Investasi India di Jawa Tengah Tumbuh Positif</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/11/16/nilai-investasi-india-di-jawa-tengah-tumbuh-positif</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R Widiyartono]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 16 Nov 2025 12:19:02 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[India]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Investasi]]></category>
		<category><![CDATA[jawa tengah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=507498</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG – Investasi asal India di Indonesia yang masuk ke Provinsi Jawa Tengah  tumbuh positif dari tahun 2024 ke 2025. Angkanya merangkak naik, meskipun masih di luar sepuluh besar negara yang investasinya masuk ke Jawa Tengah. Data dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Jawa Tengah, nilai investasi dari India di [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/11/16/nilai-investasi-india-di-jawa-tengah-tumbuh-positif">Nilai Investasi India di Jawa Tengah Tumbuh Positif</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG – </strong>Investasi asal India di Indonesia yang masuk ke Provinsi Jawa Tengah  tumbuh positif dari tahun 2024 ke 2025. Angkanya merangkak naik, meskipun masih di luar sepuluh besar negara yang investasinya masuk ke Jawa Tengah.</p>
<p>Data dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Jawa Tengah, nilai investasi dari India di Jawa Tengah sepanjang tahun 2024 mencapai Rp101 miliar. Atau tepatnya Rp101.356.930.000.</p>
<p>Adapun nilai itu naik signifikan pada semester I 2025. Angka nilai investasinya mencapai Rp627 miliar. Atau tepatnya Rp627.434.370.000. Nilai ini diprediksi akan naik hingga penghujung tahun 2025.</p>
<p>Sementara itu, rangkuman lima besar sektor investasi di Jawa tengah pada semester I tahun 2025 di antaranya yang pertama industri karet dan plastik. Kedua, industri barang dari kulit dan alas kaki. Ketiga, industri tekstil. Keempat, perumahan, kawasan industri dan perkantoran, dan yang kelima industri makanan. Data ini rangkuman dari total penanaman modal asing (PMA) dari lintas negara maupun penanaman modal dalam negeri (PMDN).</p>
<p>Lebih lanjut Kepala DPMPTSP Provinsi Jawa Tengah, Sakina Rosellasari, mengatakan, pada periode Januari–September 2025 nilai investasi yang masuk mencapai Rp66,13 triliun. Artinya sudah mencapai 84,42 persen dari target tahunan. Dampaknya mampu menyerap 326.462 tenaga kerja, dan menjadi yang tertinggi kedua di Pulau Jawa setelah DKI Jakarta.</p>
<p>“Ini menunjukkan, Jawa Tengah menjadi salah satu lokasi investasi terbaik. Untuk PMA masih didominasi industri alas kaki, kemudian industri karet dan plastik, serta tekstil. Sementara, untuk PMDN didominasi sektor makanan dan minuman,” katanya belum lama ini.</p>
<p>Sakina mengatakan, Jawa Tengah memiliki sejumlah kawasan industri yang digadang-gadang menjadi magnet investor untuk berlomba-lomba menanamkan modalnya. Peluang ini tentu terbuka bagi banyak negara, termasuk India yang memiliki sejarah tersendiri kedekatannya dengan budaya masyarakat Indonesia.</p>
<p>Dikatakannya, ada empat kabupaten/kota yang memiliki kawasan industri dan cukup diminati investor. Di antaranya Kabupaten Kendal dengan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kendal, Kota Semarang dengan sejumlah kawasan industri seperti Wijayakusuma, dan Candi, Kabupaten Demak dengan Jatengland, serta Kabupaten Batang yang memiliki Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang.</p>
<p>Sakina mengatakan, kawasan industri yang ditunjang kemudahan transportasi akan menjadi salah satu pertimbangan utama bagi investor untuk menanamkan modalnya. Terkhusus industri yang berorientasi untuk hasil ekspor. (*)</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/11/16/nilai-investasi-india-di-jawa-tengah-tumbuh-positif">Nilai Investasi India di Jawa Tengah Tumbuh Positif</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Komoditas Serat Alam VSF asal Indonesia Mampu Diekspor lagi ke Pasar India</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/10/31/komoditas-serat-alam-vsf-asal-indonesia-mampu-diekspor-lagi-ke-pasar-india</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R Widiyartono]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 31 Oct 2025 06:57:15 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Ekspor]]></category>
		<category><![CDATA[India]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Kementerian Perdagangan]]></category>
		<category><![CDATA[komoditas]]></category>
		<category><![CDATA[Serat]]></category>
		<category><![CDATA[Tekstil]]></category>
		<category><![CDATA[VSF]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=504617</guid>

					<description><![CDATA[<p>JAKARTA – Komoditas olahan serat alam  yaitu viscose staple fiber (VSF) asal Indonesia, kembali sukses masuk ke pasar di India. Sebelumnya, ekspor bahan baku tekstil tersebut mengalami kendala teknis pada akhir 2022. Produk yang digarap PT Asia Pacific Rayon akhirnya resmi memperoleh sertifikasi IS 17266:2019 Textiles Viscose Staple Fibers Quality Control Order (QCO) dari badan [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/10/31/komoditas-serat-alam-vsf-asal-indonesia-mampu-diekspor-lagi-ke-pasar-india">Komoditas Serat Alam VSF asal Indonesia Mampu Diekspor lagi ke Pasar India</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA</strong> – Komoditas olahan serat alam  yaitu viscose staple fiber (VSF) asal Indonesia, kembali sukses masuk ke pasar di India. Sebelumnya, ekspor bahan baku tekstil tersebut mengalami kendala teknis pada akhir 2022.</p>
<p>Produk yang digarap PT Asia Pacific Rayon akhirnya resmi memperoleh sertifikasi IS 17266:2019 Textiles Viscose Staple Fibers Quality Control Order (QCO) dari badan standar India, yaitu Bureau of Indian Standards (BIS). Sertifikasi ini dikeluarkan pada 3 Juli 2025, yang akan berlaku hingga 3 Juli 2026.</p>
<p>Menteri Perdagangan RI Budi Santoso mengapresiasi upaya pemenuhan regulasi dari India yang menjadi tujuan ekspor produk tersebut. Pemerintah Indonesia, kata dia, turut memfasilitasi sebagai komitmen pengamanan akses pasar produk Indonesia di negara tujuan ekspor.</p>
<p>“Kementerian Perdagangan terus memperkuat pengamanan akses pasar agar hambatan teknis tidak menjadi penghalang bagi produk kita untuk menembus pasar global. Kami terus dorong pelaku usaha agar semakin siap menghadapi regulasi teknis di negara mitra dagang,” ujar Budi Santoso dalam keterangan tertulis, kementerian Perdagangan, pada pertengahan Oktober 2025.</p>
<p>Sejak akhir 2022, Kemendag melakukan upaya sinergi kementerian dan lembaga terkait di Indonesia, Kedutaan Besar RI New Delhi, India, dan Perutusan Tetap RI di Jenewa, Swiss terkait upaya sertifikasi tersebut. Pertemuan bilateral antara Kemendag dan Industri India serta konsultasi teknis dengan BIS juga dilakukan.</p>
<p>Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri, Kemendag, Tommy Andana, langkah-langkah itu membuahkan hasil dengan terbitnya lisensi BIS bagi eksportir Indonesia.</p>
<p>“Sertifikasi Ini merupakan capaian penting setelah lebih dari dua tahun hambatan ekspor akibat regulasi QCO India. Pemerintah Indonesia terus berkomitmen mengawal pelaku usaha nasional dalam menembus pasar ekspor, termasuk menghadapi hambatan teknis seperti ini,” katanya.</p>
<p>Direktur Pengamanan Perdagangan Kemendag, Reza Pahlevi Chairul berharap, keberhasilan sertifikasi kali ini dapat menjadi langkah awal pemulihan ekspor produk VSF Indonesia di pasar India. India merupakan pasar utama produk VSF Indonesia dan menjadi pendorong penguatan industri tekstil Indonesia.</p>
<p>“Kami akan terus berkoordinasi dengan pelaku usaha dan otoritas India agar hambatan teknis perdagangan tidak mengganggu kelancaran ekspor, khususnya komoditas strategis seperti VSF,” ucapnya.</p>
<p>Adapun, Head of PT Asia Pacific Rayon Aryo Oetomo, mengatakan, sertifikasi itu sebagai pencapaian sinergi pemerintah dengan pelaku usaha. Terutama, dalam mendukung PT Asia Pacific Rayon sebagai produsen VSF terintegrasi pertama di Asia dan berbasis di Pangkalan Kerinci, Riau.</p>
<p>“Kami terus berkomitmen mendukung pengembangan industri tekstil nasional dan memperluas akses ekspor melalui penyediaan produk VSF yang berkualitas berkelanjutan dan kompetitif di pasar global, khususnya ke India” katanya.</p>
<p>Sebagai informasi, nilai ekspor produk VSF Indonesia (HS 5504.10) ke India mencapai titik tertinggi pada 2022. Angkanya mencapai USD 110,72 juta. Akan tetapi, sejak pemberlakuan QCO pada 20 Maret 2023, ekspor Indonesia mengalami kendala teknis. Nilai ekspor VSF ke India tercatat hanya sebesar USD 14,03 juta pada 2024.</p>
<p>Pada tahun ini nilai ekspor diaebut menunjukkan tren positif. Kinerja pada periode Januari–Juni 2025 mencapai USD 8,41 juta. Atau naik 1,62 persen dibanding Januari–Juni 2024 yang sebesar USD 8,30 juta. (*)</p>
<p><strong>Diaz Azminatul Abidin</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/10/31/komoditas-serat-alam-vsf-asal-indonesia-mampu-diekspor-lagi-ke-pasar-india">Komoditas Serat Alam VSF asal Indonesia Mampu Diekspor lagi ke Pasar India</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Komoditas Rempah Asal Tegal Diminati Pasar India</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/10/24/komoditas-rempah-asal-tegal-diminati-pasar-india</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R Widiyartono]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 24 Oct 2025 07:40:35 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[Ekspor]]></category>
		<category><![CDATA[India]]></category>
		<category><![CDATA[jawa tengah]]></category>
		<category><![CDATA[Rempah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=503347</guid>

					<description><![CDATA[<p>&#160; TEGAL (SUARABARU.ID) &#8211; Komoditas rempah-rempah asal Tegal, Jawa Tengah, diminati pasar India. Produk itu diantaranya seperti kapulaga, pala, kayu manis, hingga jahe. Kepala Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan (BKHIT) Jawa Tengah, Willy Indra Yunan, mengatakan, pangsa pasar rempah-rempah asal Jateng khususnya sudah merambah pasar ekspor ke India. &#8220;Potensi ekspornya kian menjanjikan  seiring permintaan pasar [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/10/24/komoditas-rempah-asal-tegal-diminati-pasar-india">Komoditas Rempah Asal Tegal Diminati Pasar India</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>&nbsp;</p>
<p><strong>TEGAL (SUARABARU.ID) &#8211;</strong> Komoditas rempah-rempah asal Tegal, Jawa Tengah, diminati pasar India. Produk itu diantaranya seperti kapulaga, pala, kayu manis, hingga jahe.</p>
<p>Kepala Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan (BKHIT) Jawa Tengah, Willy Indra Yunan, mengatakan, pangsa pasar rempah-rempah asal Jateng khususnya sudah merambah pasar ekspor ke India.</p>
<p>&#8220;Potensi ekspornya kian menjanjikan  seiring permintaan pasar yang semakin meningkat,&#8221; kata dia, belum lama ini.</p>
<p>Potensi ekspor rempah itu, menjadi peluang bagj petani untuk menggencarkan budidaya tanaman rempah-rempah. Diharapkan hasil produk petani lokal mampu berdaya  saing di pasar internasional.</p>
<p>Willy, mencontohkan, pada pekan pertama Oktober 2025, petugas karantina di Satuan Pelayanan Pelabuhan Tegal melakukan telag melakukan pemeriksaan terhadap produk rempah yang akan diekspor ke India.</p>
<p>Produk itu di antaranya 250 gram pala, 250 gram  kapulaga, 500 gram kayu manis, 500 gram jahe.</p>
<p>Dikatakan Willy, serangkalan tindakan karantina dilakukan untuk memastikan  produk tersebut bebas organisme pengganggu tumbuhan karantina (OPTK).</p>
<p>Berdasarkan hasil pemeriksaan diketahui komoditas  tersebut dalam kondisl bersih, kering, sehat, bebas  dari hama penyakit yang membahayakan.</p>
<p>Selanjutnya BKHIT menerbitkan Phytosanitary Certificate sebagal jaminan  diterima ke india.</p>
<p>&#8220;Kami  mendukung akselerasi dengan memastikan komoditas  yang akan dlekspor memenuhi standar keamanan dan  persyaratan kesehatan ke negara tujuan. Harapannya, komoditas Jawa Tengah akan makin dikenal di pasar internasional,&#8221; katanya. (*)</p>
<p><em><strong>Diaz Azminatul Abidin</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/10/24/komoditas-rempah-asal-tegal-diminati-pasar-india">Komoditas Rempah Asal Tegal Diminati Pasar India</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Nilai Perdagangan Indonesia-India Capai USD 15,76 Miliar, Investor India Diajak Perkuat Hubungan</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/10/17/nilai-perdagangan-indonesia-india-capai-usd-1576-miliar-investor-india-diajak-perkuat-hubungan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R Widiyartono]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 17 Oct 2025 06:56:33 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Budi Santoso]]></category>
		<category><![CDATA[Ekspor]]></category>
		<category><![CDATA[impor]]></category>
		<category><![CDATA[India]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[kementerian]]></category>
		<category><![CDATA[Perdagangan]]></category>
		<category><![CDATA[TEI]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=501985</guid>

					<description><![CDATA[<p>KABUPATEN TANGERANG (SUARABARU.ID) &#8211; Kementerian Perdagangan (Kemendag) RI merilis nilai perdagangan antara Indonesia dan India mencapai USD 15,76 Miliar pada periode Januari-Agustus 2025. India menjadi tujuan ekspor ke-4 terbesar, dan sumber impor ke-10 terbesar bagi Indonesia. Rinciannya nilai ekspornya sebesar USD 12,59 miliar, dan impor USD 3,17 miliar. Adapun pada 2024, total perdagangan kedua negara [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/10/17/nilai-perdagangan-indonesia-india-capai-usd-1576-miliar-investor-india-diajak-perkuat-hubungan">Nilai Perdagangan Indonesia-India Capai USD 15,76 Miliar, Investor India Diajak Perkuat Hubungan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KABUPATEN TANGERANG (SUARABARU.ID)</strong> &#8211; Kementerian Perdagangan (Kemendag) RI merilis nilai perdagangan antara Indonesia dan India mencapai USD 15,76 Miliar pada periode Januari-Agustus 2025.</p>
<p>India menjadi tujuan ekspor ke-4 terbesar, dan sumber impor ke-10 terbesar bagi Indonesia. Rinciannya nilai ekspornya sebesar USD 12,59 miliar, dan impor USD 3,17 miliar.</p>
<p>Adapun pada 2024, total perdagangan kedua negara mencapai USD 26,07 miliar. Nilai ekspor Indonesia sebesar USD 20,38 miliar, dan impor sebesar USD 5,68 miliar.</p>
<p>Kemendag mendata, produk utama ekspor Indonesia ke India meliputi batu bara, minyak kelapa sawit dan turunannya. Kemudian baja nirkarat, konsentrat tembaga, serta perhiasan. Sementara impor utama Indonesia dari India yakni minyak olahan, kacang tanah, suku cadang kendaraan, dan produk otomotif.</p>
<p>Berkaca pada catatan tersebut, Menteri Perdagangan RI Budi Santoso mengajak investor India untuk teruS menjajaki berbagai peluang kemitraan dengan Indonesia. Hal ini dalam upaya memperluas hubungan bilateral di sektor industri.</p>
<p>&#8220;Saya mendorong perusahaan dan investor India untuk menjajaki kemitraan dengan perusahaan-perusahaan Indonesia. Khususnya di bidang manufaktur, pengolahan makanan, dan industri hijau,” kata Budi saat menerima kunjungan delegasi buyer India, di sela-sela penyelenggaraan Trade Expo Indonesia (TEI) ke-40 di ICE BSD City, Kabupaten Tangerang, Banten, Kamis, 16 Oktober 2025.</p>
<p>Dalam pertemuan itu, beberapa asosiasi pengusaha asal India yang hadir di antaranya, Southern Gujarat Chamber of Commerce and Industry (SGCII), MSME Business Forum India, Goldfinch India Business Association, Halal India, dan Bangalore Furnitures Associations.</p>
<p>Sejumlah perusahaan besar India juga hadir di antaranya, seperti Godrej, Ashok Leyland dan industri besar lain yang bergerak di sektor komoditas pertanian, furnitur, dan industri kreatif.</p>
<p>Hadir pula Wakil Duta Besar RI New Delhi Yudho Sasongko, Konsulat Jenderal RI Mumbai Edy Wardoyo, Atase Perdagangan di New Delhi Mohamad Iqbal Djamil, dan Kepala Indonesia Trade Promotion Center (ITPC) Chennai Nugroho Priyo Pratomo.</p>
<p>Lebih lanjut, Budi mengatakan, pemerintah Indonesia berkomitmen terus mendorong penguatan kerja sama ekonomi dengan India. Pertemuan itu juga menjadi momentum penting penguatan hubungan perdagangan dan investasi kedua negara sebagai mitra strategis di kawasan Indo-Pasifik.</p>
<p>“Kami berharap pertemuan ini dapat membuka peluang baru bagi peningkatan perdagangan, investasi, dan kolaborasi industri antara kedua negara,” ucap Budi.</p>
<p>Sementara itu, delegasi investor India menyampaikan apresiasi terhadap penyelenggaraan TEI ke-40 yang dinilai berjalan sukses. Di mana diklaim telah mampu memberikan banyak peluang kemitraan.</p>
<p>Mereka menyatakan minatnya untuk menjalin kerja sama investasi dengan pelaku industri di dalam negeri. Terkhusus dalam memperluas akses pasar produk manufaktur. Sejumlah sektor yang menjadi perhatian antara lain industri pengharum ruangan serta produk berbahan kertas. (*)</p>
<p><em><strong>Diaz Azminatul Abidin</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/10/17/nilai-perdagangan-indonesia-india-capai-usd-1576-miliar-investor-india-diajak-perkuat-hubungan">Nilai Perdagangan Indonesia-India Capai USD 15,76 Miliar, Investor India Diajak Perkuat Hubungan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Bajaj, Kendaraan asal India jadi Gaya Hidup Baru dan Gairahkan Pariwisata Kota Semarang</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/10/10/bajaj-kendaraan-asal-india-jadi-gaya-hidup-baru-dan-gairahkan-pariwisata-kota-semarang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R Widiyartono]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 10 Oct 2025 09:00:50 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Life Style]]></category>
		<category><![CDATA[Otomotif]]></category>
		<category><![CDATA[Bajaj]]></category>
		<category><![CDATA[India]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[semarang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=500803</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID) &#8211; Ayu Anggraeni (33) turut penasaran akan kehadiran moda transportasi umum pabrikan otomotif asal India, yakni Bajaj RE di Kota Semarang pada 17 September 2025. Selama ini, tentu saja, kendaraan roda tiga itu hanya dia temui di Jakarta. Kehadiran Bajaj di kota kelahirannya Semarang menjadi oase baru pilihan moda transportasi umum yang sudah [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/10/10/bajaj-kendaraan-asal-india-jadi-gaya-hidup-baru-dan-gairahkan-pariwisata-kota-semarang">Bajaj, Kendaraan asal India jadi Gaya Hidup Baru dan Gairahkan Pariwisata Kota Semarang</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (SUARABARU.ID)</strong> &#8211; Ayu Anggraeni (33) turut penasaran akan kehadiran moda transportasi umum pabrikan otomotif asal India, yakni Bajaj RE di Kota Semarang pada 17 September 2025.</p>
<p>Selama ini, tentu saja, kendaraan roda tiga itu hanya dia temui di Jakarta. Kehadiran Bajaj di kota kelahirannya Semarang menjadi oase baru pilihan moda transportasi umum yang sudah ada.</p>
<p>Ibu dua anak itu tertarik menjajal langsung Bajaj untuk keliling Kota Semarang, Sabtu, 4 Oktober 2025 malam. Bersama keluarga kecilnya, dia merasa nyaman berkeliling kota dengan Bajaj.</p>
<p>&#8220;Murah, seru, semilir, anak happy,&#8221; kata sosok yang lama bergelut pada pekerjaan di bidang pariwisata itu.</p>
<p>Kehadiran Bajaj di Kota Lumpia Semarang menggunakan konsep layanan daring, laiknya ojek daring maupun taksi daring. Ayu harus mengunduh aplikasi Maxride untuk kemudian memesan layanan transportasi Bajaj.</p>
<p>&#8220;Nunggunya gak terlalu lama, walaupun kata bapaknya (pengemudi) armadanya masih sedikit. Baru total 30 unit saja,&#8221; ucap Ayu.</p>
<p>Dia berpendapat, kehadiran Bajaj di Kota Semarang tak sekedar berfungsi moda tranportasi umum sehari-hari. Akan tetapi bisa menjadi pilihan kegiatan berwisata di Kota Semarang.</p>
<p>Seperti diketahui, Kota Semarang memiliki spot pariwisata yang tersebar di pusat kota hingga penjuru wilayah. Ada Heritage Lawangsewu, Kawasan Kota Lama, Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) Pantai Marina, pusat-pusat perbelanjaan, dan lain-lain.</p>
<p>Terpisah, salah satu pengemudi Bajaj Maxride, Adi Saputra (37), mengatakan, mulai mengoperasikan kendaraan pukul 11.30 &#8211; 21.00 WIB. Pekerjaan itu dijalaninya sebagai alternatif kedua, karena saat pagi dia bekerja pada bidang elektronik.</p>
<p>&#8220;Biasanya penumpang ramai saat jelang malam hari pukul 18.00 WIB. Kalau mayoritas penggunanya saar ini kalangan anak muda,&#8221; katanya.</p>
<p>Adi bilang, meskipun moda transportasi itu berbasis aplikasi, namun pengemudi juga bisa melayani penumpang secara konvensional. Tarifnya dihitung melalui aplikasi agar memastikan transparansi berjalan.</p>
<p>Penanggung Jawab Maxride Cabang Semarang, Siva Gesita, mengatakan, Kota Semarang menjadi ekspansi kedua Bajaj Maxride setelah DI Yogyakarta. Kota Lumpia dinilai punya potensi besar untuk bisnis transportasi umum alternatif.</p>
<p>Dikatakannya, aplikasi Maxride telah diunduh lebih dari 1.000 kali dan terus bertambah sejak diluncurkan.</p>
<p>&#8220;Alhamdulillah, animo masyarakat sangat positif,” ujarnya.</p>
<p>Siva mengatakan, sebanyak 22 unit bajaj kini beroperasi di titik-titik strategis seperti Simpanglima, Kota Lama, dan pusat-pusat perbelanjaan.</p>
<p>Siva mengklaim, kehadiran Bajaj Maxride lebih dari sarana angkutan, di mana menyasar menjadi bagian dari gaya hidup. Fenomena ini, kata dia, sudah lebih dulu terlihat di Yogyakarta, di mana menjadi tren bagi wisatawan maupun warga lokal.</p>
<p>“Pun di Kota Semarang kami ingin menghadirkan hal serupa. Terutama untuk ibu-ibu yang butuh transportasi aman saat ke pasar atau mengantar anak sekolah,” katanya.</p>
<p>Selain memberikan pengalaman mobilitas baru bagi penumpang, Bajaj Maxride juga membuka kesempatan peluang ekonomi untuk warga yang ingin menjadi mitra pengemudi. Cara kerjanya berbasis sewa unit Bajaj, dengan biaya yang diklaim terjangkau.</p>
<p>City Manager Maxride dan Maxauto, Bayu Subolah, mengatakan, harapannya aagar masyarakat semakin terbiasa menggunakan aplikasi transportasi tersebut. Dia bilang, saat ini tarif bajaj Maxride dipatok Rp14 ribu untuk 3 kilometet (km) pertama. Kemudian Rp3 ribu per km berikutnya.</p>
<p>Bayu mengatakan, Maxride memang menyasar konsumen untuk mobilitas pribadi. Akan tetapi juga menargetkan peran sebagai feeder Bus Rapid Transit (BRT)Trans Semarang. Artinya, bajaj akan berfungsi menghubungkan jalur utama dengan kawasan permukiman.</p>
<p>“Kami ingin berkolaborasi dengan Trans Semarang agar layanan transportasi lebih terintegrasi,&#8221; katanya. (*)</p>
<p><em><strong>Diaz Azminatul Abidin</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/10/10/bajaj-kendaraan-asal-india-jadi-gaya-hidup-baru-dan-gairahkan-pariwisata-kota-semarang">Bajaj, Kendaraan asal India jadi Gaya Hidup Baru dan Gairahkan Pariwisata Kota Semarang</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>CEO asal India Vikram Sinha, Sebut Talenta Digital jadi Fondasi Utama Transformasi Indonesia di Era Global</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/10/03/ceo-asal-india-vikram-sinha-sebut-talenta-digital-jadi-fondasi-utama-transformasi-indonesia-di-era-global</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R Widiyartono]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 03 Oct 2025 09:34:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[AI]]></category>
		<category><![CDATA[IDCamp]]></category>
		<category><![CDATA[India]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[indosat]]></category>
		<category><![CDATA[Vikram Sinha]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=499542</guid>

					<description><![CDATA[<p>JAKARTA (SUARABARU.ID) &#8211; Vikram Sinha, President Director &#38; Chief Executive Officer Indosat Ooredoo Hutchison (IOH), mengatakan, ketersediaan talenta digital menjadikan fondasi utama transformasi Indonesia di era global. Terlebih, kebutuhan talenta digital nasional yang terus meningkat. Riset World Bank dan McKinsey memperkirakan lebih dari 9 juta talenta digital akan dibutuhkan pada 2030. Khususnya di bidang kecerdasan buatan (AI), [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/10/03/ceo-asal-india-vikram-sinha-sebut-talenta-digital-jadi-fondasi-utama-transformasi-indonesia-di-era-global">CEO asal India Vikram Sinha, Sebut Talenta Digital jadi Fondasi Utama Transformasi Indonesia di Era Global</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA (<a href="https://suarabaru.id/" data-saferedirecturl="https://www.google.com/url?q=http://SUARABARU.ID&amp;source=gmail&amp;ust=1759569965941000&amp;usg=AOvVaw06x03nb2Lb2byIT8SDLmT_">SUARABARU.ID</a>) &#8211; </strong>Vikram Sinha, President Director &amp; Chief Executive Officer Indosat Ooredoo Hutchison (IOH),<strong> </strong>mengatakan, ketersediaan talenta digital menjadikan fondasi utama transformasi Indonesia di era global. Terlebih, kebutuhan talenta digital nasional yang terus meningkat.</p>
<p>Riset World Bank dan McKinsey memperkirakan lebih dari 9 juta talenta digital akan dibutuhkan pada 2030. Khususnya di bidang kecerdasan buatan (AI), data, dan otomasi industri. Pada saat yang sama, nilai pasar AI di Indonesia diproyeksikan mencapai sekitar USD 2,4 miliar pada 2025.</p>
<p>Melalui perusahaan yang dipimpinnya, Vikram sosok asal India itu berkomitmen untuk membekali dua juta talenta dengan kemampuan kecerdasan buatan (AI), melalui Program IDCamp 2025. Langkah itu bertujuan untuk memastikan talenta baru yang siap menghadapi masa depan. IDCamp terus memberi wadah, melanjutkan tujuh tahun perjalanannya.</p>
<p>“Didukung penuh oleh ekosistem mitra global kami, seperti NVIDIA, Cisco, UiPath, Mastercard, Google, dan lainnya. Komitmen ini terwujud melalui peluncuran program IDCamp,” kata dia Kamis, 25 September 2025 di Jakarta, dalam keterangan pers yang diterima Suarabaru.id.</p>
<p>Dengan menyediakan akses inklusif ke pembelajaran digital, kata Vikram, bertujuan tidak hanya meningkatkan daya saing individu. Akan tetapi juga memperkuat posisi Indonesia di peta ekonomi digital global.</p>
<p>“Sejalan dengan tujuan besar kami untuk memberdayakan Indonesia,” ucapnya.</p>
<p>Melalui IDCamp, dikatakan Vikram, dihadirkan akses pembelajaran digital yang inklusif. Tujuannya, agar generasi muda dapat menguasai keterampilan yang relevan dengan kebutuhan masa depan. Diharapkan, program itu tak sampai hanya bertujuan meningkatkan daya saing individu.</p>
<p>“Akan tetapi juga dengan memperkuat daya saing bangsa dan mempercepat pertumbuhan ekonomi digital nasional,” kata Vikram yang merupakan lulusan dari Bangalore University India.</p>
<p>Pria kelahiran 1974 itu bilang, metode pembelajaran IDCamp disusun agar selaras dengan tren industri, berbasis kurikulum internasional yang tetap mudah diakses. Tidak hanya membekali peserta dengan keterampilan teknis, IDCamp juga memberikan mentoring, pelatihan <em>soft skill</em>, serta peluang untuk berjejaring.</p>
<figure id="attachment_499544" aria-describedby="caption-attachment-499544" style="width: 681px" class="wp-caption alignleft"><img loading="lazy" class="size-full wp-image-499544" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/10/IMG-20251003-WA0433.jpg" alt="" width="681" height="454" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/10/IMG-20251003-WA0433.jpg 681w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/10/IMG-20251003-WA0433-400x267.jpg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/10/IMG-20251003-WA0433-150x100.jpg 150w" sizes="(max-width: 681px) 100vw, 681px" /><figcaption id="caption-attachment-499544" class="wp-caption-text">IDCamp hadir dengan dua program baru yang diklaim sangat sesuai dengan kebutuhan talenta masa depan. Pertama yakni AI Development Track, dan AI Integration Track. (Dok)</figcaption></figure>
<p>Adapun, pada 2025, IDCamp hadir dengan dua program baru yang diklaim sangat sesuai dengan kebutuhan talenta masa depan. Pertama yakni AI Development Track, dan AI Integration Track.</p>
<p>Program pertama, dirancang dengan mempersiapkan peserta untuk mengisi peran strategis seperti <em>AI Engineer, MLOps Engineer, Generative AI Engineer, </em>dan<em> Data Scientist. </em>Fokusnya pada pengembangan solusi AI yang praktis dalam menghadapi tantangan teknologi masa depan.</p>
<p>Kemudian program yang kedua, yakni mengasah keterampilan <em>coding </em>peserta untuk mengintegrasikan AI ke dalam pengembangan aplikasi <em>Android, Multi-platform, serta Front-End </em>dan<em> Back-End. </em>Ini bertujuan untuk membangun aplikasi yang dapat meningkatkan fungsionalitas dan pengalaman pengguna.</p>
<p>Dengan dua jalur baru, IDCamp kini menghadirkan pembaruan strategis untuk melengkapi program fundamental dan memastikan kurikulumnya tetap relevan dengan kebutuhan industri. Peserta juga bisa memperluas keterampilan lewat bonus track Cybersecurity (Cisco) dan Automation (UiPath).</p>
<p>Tidak hanya itu, tahun ini IDCamp juga memperluas dampak melalui program interaktif berbasis AI. Termasuk IDCamp Bootcamp khusus penyandang disabilitas, pengajar, dan jurnalis. Tujuannya guna mendorong akses setara serta literasi AI lintas profesi.</p>
<p>Selain itu, IDCamp Connect akan digelar secara <em>hybrid</em>, menyatukan sesi daring dan tatap muka di berbagai kota, seperti Riau, Samarinda, dan Purwokerto (Kabupaten Banyumas), untuk memperkuat ekosistem talenta digital di seluruh Indonesia.</p>
<p><strong>Cerita Alumni IDCamp</strong></p>
<p>Handi Sutriyan, pria asal Kabupaten Kebumen merupakan lulusan IDCamp yang kini bekerja di Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Menyadari pentingnya beradaptasi dengan teknologi terbaru, Handi bergabung dengan IDCamp sejak masa kuliah dan memilih jalur <em>Data Scientist</em> yang relevan dengan pekerjaannya di bidang pemrosesan data.</p>
<p>Setelah lulus, dia berhasil mengatasi <em>noise</em> dan anomali pada data observasi BMKG sehingga kualitas data meningkat. Hasil ini sangat penting bagi keselamatan transportasi dan sistem peringatan dini bencana di Indonesia. Kisah Handi menunjukkan bagaimana ilmu yang diperoleh dari IDCamp mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat luas.</p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong>Tentang IDCamp</strong></p>
<p>IDCamp 2025, merupakan program beasiswa <em>coding </em>yang menjadi jembatan nyata bagi generasi muda untuk meraih karier di bidang teknologi. Selama tujuh tahun perjalanannya, program ini telah menjangkau lebih dari 380.000 penerima manfaat. Dari jumlah tersebut, lebih dari 136.000 peserta berfokus pada bidang Kecerdasan Artifisial (AI), yang menunjukkan minat tinggi pada teknologi masa depan.</p>
<p>Secara keseluruhan, IDCamp telah berhasil mencetak 120 ribu lulusan yang siap berkontribusi bagi industri, dari Sabang sampai Merauke. Penciptaan dampak ekonomi senilai lebih dari Rp680 miliar. Berbagai alumni kini dapat berkarir di perusahaan teknologi nasional maupun global.</p>
<p>Indosat membuka pendaftaran IDCamp 2025 yang berlangsung dari 24 September hingga 27 Desember 2025 melalui situs resmi <a href="https://idcamp.ioh.co.id/" data-saferedirecturl="https://www.google.com/url?q=https://idcamp.ioh.co.id/&amp;source=gmail&amp;ust=1759569965942000&amp;usg=AOvVaw1CFf4wSxDHkWEawrVzZAGk">https://idcamp.ioh.co.id</a>. Proses pendaftaran dirancang sederhana dan inklusif: peserta hanya perlu membuat akun, melengkapi data diri, lalu memilih kelas sesuai minat dan kebutuhan. Seluruh program dapat diakses secara gratis, sehingga memberikan peluang belajar digital yang merata bagi generasi muda di seluruh Indonesia. (*)</p>
<p><strong><em>Diaz Azminatul Abidin</em></strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/10/03/ceo-asal-india-vikram-sinha-sebut-talenta-digital-jadi-fondasi-utama-transformasi-indonesia-di-era-global">CEO asal India Vikram Sinha, Sebut Talenta Digital jadi Fondasi Utama Transformasi Indonesia di Era Global</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tiga Pesilat Jateng Sumbang Emas di Kejuaraan Asia Junior</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/10/01/tiga-pesilat-jateng-sumbang-emas-di-kejuaraan-asia-junior</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 01 Oct 2025 04:17:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Olahraga]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Semarang Raya]]></category>
		<category><![CDATA[India]]></category>
		<category><![CDATA[Kompleks Olahraga Indoor]]></category>
		<category><![CDATA[Pencak Silat Championship]]></category>
		<category><![CDATA[Pesilat]]></category>
		<category><![CDATA[Sher-i-Kashmir]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<category><![CDATA[The 3rd Junior Asian]]></category>
		<category><![CDATA[TIMNAS INDONESIA]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=499092</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID)&#8211; Di ajang The 3rd Junior Asian Pencak Silat Championship 2025, yang berlangsung Kamis-Selasa (25-30/9/2025), di Kompleks Olahraga Indoor Sher-i-Kashmir, India, tiga pesilat muda Jateng yang memperkuat Timnas Indonesia, catatkan prestasi cemerlang, dengan meraih tiga medali emas. Ketiga atlet peraih emas yang saat ini digembleng di Pusat Pendidikan dan Latihan Olahraga Pelajar (PPLOP) itu [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/10/01/tiga-pesilat-jateng-sumbang-emas-di-kejuaraan-asia-junior">Tiga Pesilat Jateng Sumbang Emas di Kejuaraan Asia Junior</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)</strong>&#8211; Di ajang The 3rd Junior Asian Pencak Silat Championship 2025, yang berlangsung Kamis-Selasa (25-30/9/2025), di Kompleks Olahraga Indoor Sher-i-Kashmir, India, tiga pesilat muda Jateng yang memperkuat Timnas Indonesia, catatkan prestasi cemerlang, dengan meraih tiga medali emas.</p>
<p>Ketiga atlet peraih emas yang saat ini digembleng di Pusat Pendidikan dan Latihan Olahraga Pelajar (PPLOP) itu yakni, Krisnanto Suryo Koco (Kelas F Putra), Qiken Dwi Tata Olifia (Kelas D Putri), dan Ghina Salsabila (Kelas H Putri).</p>
<p>Secara keseluruhan, dalam Kejuaraan Asia Junior yang digagas Persilat (Persekutuan Pencak Silat Antar-Bangsa), kontingen Indonesia menempati urutan ketiga, dengan capaian delapan medali emas, 1 perak, dan 3 perunggu. Juara umum ditempati Vietnam (8-3-6), disusul Filipina (8-1-6).</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2025/10/01/hari-terakhir-penutupan-pendaftaran-catur-tak-kembalikan-formulir">Hari Terakhir Penutupan Pendaftaran, Catur Tak Kembalikan Formulir</a></strong></p>
<p>Event ini diikuti 300 peserta dari 11 negara, India, Indonesia, Filipina, Vietnam, Uzbekistan, Kyrgyzstan, Thailand, Sri Lanka, Bangladesh, Nepal, dan Kazakhstan.</p>
<p>Pelatih asal Jateng, Sapto Purnomo, yang mendampingi timnas menilai, kunci sukses para pesilatnya yakni, semangat juang yang tinggi. Dia kemudian mencontohkan Krisnanto, pada babak pertama melawan pesilat Vietnam di final, sudah kena sanksi pengurangan angka 15 poin.</p>
<p>Meskipun demikian, peraih perunggu pada Kejuaraan Dunia Junior 2024 Abu Dhabi itu, tak menyerah, hingga akhir pertandingan unggul poin dan juara.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2025/10/01/prioritaskan-keselamatan-anak-pemerintah-perkuat-tata-kelola-program-mbg">Prioritaskan Keselamatan Anak, Pemerintah Perkuat Tata Kelola Program MBG</a></strong></p>
<p>&#8221;Kami berharap, performa mereka tetap stabil, dan menjadi pesilat masa depan Jateng di panggung Nasional dan internasional,&#8221; kata mantan pendekar juara dunia 2010 itu, saat dihubungi Rabu (1/10/2025).</p>
<p>Sementara itu, Ketua Umum Pengprov IPSI Jateng, Harry Nuryanto melalui Wakil Ketua Umum II Indro Catur Haryono, menyampaikan rasa bangga dan apresiasinya, terhadap pencapaian ketiga atlet juniornya itu.</p>
<p>&#8221;Pokoknya keren, dan kami bangga adik-adik kita turut mengibarkan Merah Putih. Kontingen Indonesia datang dengan kekuatan minimal, namun hasilnya maksimal,&#8221; katanya.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2025/10/01/empat-orang-napiter-lapas-semarang-diberi-pembinaan-program-deradikalisasi">Empat Orang Napiter Lapas Semarang Diberi Pembinaan Program Deradikalisasi</a></strong></p>
<p>Pelatih Nasional itu juga menambahkan, dari hasil kejuaraan itu, juga menempatkan Qiken yang berjaya di Kelas D, akan tampil mewakili Tim Indonesia pada Asian Youth Games, pada Oktober 2025 di Bahrain.</p>
<p>Harry juga menyebut, cabang pencak silat untuk yang pertama kalinya dipertandingkan pada ajang multievent junior tingkat Asia itu.</p>
<p><em><strong>Riyan</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/10/01/tiga-pesilat-jateng-sumbang-emas-di-kejuaraan-asia-junior">Tiga Pesilat Jateng Sumbang Emas di Kejuaraan Asia Junior</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kiprah Komunitas Khoja India di Semarang, Kenalkan Warisan Budaya Nenek Moyang</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/09/26/kiprah-komunitas-khoja-india-di-semarang-kenalkan-warisan-budaya-nenek-moyang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R Widiyartono]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 26 Sep 2025 09:57:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[budaya]]></category>
		<category><![CDATA[India]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Khoja]]></category>
		<category><![CDATA[semarang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=498236</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID) – Komunitas Seni dan Budaya Khoja Semarang (Khojas) terbentuk pada 2020, oleh masyarakat keturunan Khoja, Gujarat, India. Melalui sejumlah pentas kebudayaan di tengah ruang publik, mereka ingin mengenalkan budaya leluhur yang juga telah banyak berakulturasi dengan masyarakat lintas etnis di Kota Semarang. Ketua Khojas Semarang, M Soleh MD, mengatakan, masyarakat keturunan Khoja memiliki [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/09/26/kiprah-komunitas-khoja-india-di-semarang-kenalkan-warisan-budaya-nenek-moyang">Kiprah Komunitas Khoja India di Semarang, Kenalkan Warisan Budaya Nenek Moyang</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (SUARABARU.ID) –</strong> Komunitas Seni dan Budaya Khoja Semarang (Khojas) terbentuk pada 2020, oleh masyarakat keturunan Khoja, Gujarat, India. Melalui sejumlah pentas kebudayaan di tengah ruang publik, mereka ingin mengenalkan budaya leluhur yang juga telah banyak berakulturasi dengan masyarakat lintas etnis di Kota Semarang.</p>
<p>Ketua Khojas Semarang, M Soleh MD, mengatakan, masyarakat keturunan Khoja memiliki sejarah yang panjang saat masuk ke nusantara. Leluhur mereka diperkirakan datang ke nusantara untuk berdgang dan berdakwah pada sekira abad ke-16 dan 17.</p>
<p>Di Kota Semarang, khususnya, masyarakat Khoja telah berbaur dengan penduduk lokal. Bahkan banyak juga yag menikah lintas etnis, baik dengan orang Jawa, Tionghoa, Arab, dan lainnya. Orang-orang Khoja di Indonesia memiliki beragam profesi, baik pedagang, pengusaha, seniman, jurnalis, pegawai negeri, hingga politisi.</p>
<p>Meskipun berabad-abad telah hidup berdampingan dengan masyarakat nusantara, budaya-budaya leluhur terus eksis diwariskan lintas generasi. Khususnya kuliner khas Khoja yang diterima dengan baik dengan lidah masyarakat di Kota Semarang khususnya. Di antaranya seperti nasi kebuli, kemudian bubur India yang disediakan saat buka puasa di Masjid Jami Pekojan.</p>
<p>“Jadi sekarang sudah melebur ke-sini (masyarakat lokal), ya sudah banyak orang yang tahu. Akan tetapi kalau masakan itu dibuat oleh orang Khoja, rasanya akan berbeda dengan yang lain,” kata dia kepada Suarabaru.id, usai Pentas Budaya bertema &#8216;Khoja Folklore&#8217; dalam Festival Kota Lama Semarang 2025, belum lama ini.</p>
<p>Dalam Khoja Folklore itu, diperkenalkan kepada pengunjung sejumlah kebudayaan masyarakat Khoja. Kebudayaan yang masih eksis turun-temurun telah memberikan pengaruh akulturasi budaya di Kota Lumpia Semarang. Selain baju Kurta, ada kuliner Bubur India, seni terbangan Persatuan Majelis Muslimin (PMM) Khoja Semarang, Pengantin Sunat Khoja, dan Orkes Melayu (OM) Sinar Mutiara Muda Khoja.</p>
<p>Sejumlah budaya tersebut dalam lima tahun terakhir sering ditampilkan masyarakat Khoja dalam menunjukkan identitas mereka.</p>
<p>Orang Khoja juga berbeda dengan orang keturunan Arab di Semarang (Kauman), yang secara stigma masih terbesit dalam benak masyarakat. Salah satu buktinya yakni pada pengucapan bahasa, orang Khoja menggunakan diksi-diksi dalam bahasa Urdu. Berbeda dengan orang Arab.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><em><strong>Diaz Azminatul Abidin</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/09/26/kiprah-komunitas-khoja-india-di-semarang-kenalkan-warisan-budaya-nenek-moyang">Kiprah Komunitas Khoja India di Semarang, Kenalkan Warisan Budaya Nenek Moyang</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sejumput Gembira bersama Khoja India di Semarang, Warnai Keberagaman Budaya Kota Lumpia</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/09/20/sejumput-gembira-bersama-khoja-india-di-semarang-warnai-keberagaman-budaya-kota-lumpia</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R Widiyartono]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 20 Sep 2025 09:58:09 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Info Pariwisata]]></category>
		<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[budaya]]></category>
		<category><![CDATA[India]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Khoja]]></category>
		<category><![CDATA[semarang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=497230</guid>

					<description><![CDATA[<p>“Komunitas Seni dan Budaya Khoja Semarang (Khojas) terus menggaungkan tradisi leluhur. Memiliki akar keturunan dari wilayah Gujarat, India, tradisi Khoja berakuluturasi dengan budaya lokal. Baik dari kuliner, bahasa, hingga seni. Warisan leluhur itu terus dijaga dan diperkenalkan kepada publik, mengisi keberagaman etnis di Kota Semarang” SEBUTIR sore merekah, melemparkan teduh dari cakrawala. Cahaya kuning keemasan [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/09/20/sejumput-gembira-bersama-khoja-india-di-semarang-warnai-keberagaman-budaya-kota-lumpia">Sejumput Gembira bersama Khoja India di Semarang, Warnai Keberagaman Budaya Kota Lumpia</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center;"><em>“Komunitas Seni dan Budaya Khoja Semarang (Khojas) terus menggaungkan tradisi leluhur. Memiliki akar keturunan dari wilayah Gujarat, India, tradisi Khoja berakuluturasi dengan budaya lokal. Baik dari kuliner, bahasa, hingga seni. Warisan leluhur itu terus dijaga dan diperkenalkan kepada publik, mengisi keberagaman etnis di Kota Semarang”</em></p>
<p><strong>SEBUTIR </strong>sore merekah, melemparkan teduh dari cakrawala. Cahaya kuning keemasan dan jingga memadu. Memancar, merambati gedung-gedung tua di Kawasan Kota Lama Semarang, Jawa Tengah, Jumat, 12 September 2025. Diserap dinding-dinding putih art deco dari bangunan cagar budaya (BCB) peninggalan era kolonial Belanda itu.</p>
<p>Di jantung Kota Lama, bangunan heritage Gedung Marba tampak menyala dengan warna merah batu bata. Dia menjadi salah satu gedung ikonik selain Gereja Blenduk, dan sering menjadi spot foto pengunjung. Rona Gedung Marba seolah selaras dengan warna-warni busana Kurta khas India yang sedang dikenakan puluhan orang keturunan Khoja di panggung kecil tepat di halaman gedung itu.</p>
<p>Anak-anak hingga dewasa, menebarkan gembira dengan tarian Sammer khas India kepada wisatawan yang datang, baik dalam negeri maupun mancanegara. Pandangan sebagian pengunjung mengarah ke atas panggung yang langsung beratap langit sore. Sebagian wisatawan tak tertahankan untuk ikut bergembira menari ala-ala film Bollywood itu. Apalagi diiringi langsung oleh music tradisional orkes melayu.</p>
<p>Ya, pentas budaya bertema &#8216;Khoja Folklore&#8217; sedang berlangsung menyemarakkan Festival Kota Lama Semarang 2025. Khoja Folklore dibawakan oleh Komunitas Seni dan Budaya Khoja Semarang (Khojas).</p>
<p>Mereka merupakan salah satu etnis masyarakat, yang leluhurnya disebut berasal dari wilayah Gujarat, India.</p>
<p>Ada versi sejarah menyebut mereka telah tinggal di Semarang sejak berabad-abad lalu. Eksistensi peradabannya kini mewarnai Kota Semarang dengan identitas multikultural atau keberagamannya. Pengaruh akulturasi budaya Khoja telah membersamai etnis lain yang tinggal di Kota Pelabuhan itu. Ada Jawa, Arab, Tionghoa, dan lainnya.</p>
<p>Radha Mardhatilla Reisa (18), berdiri di sisi Timur panggung. Menghadap ke Barat searah Gereja Blenduk. Gadis muda Khoja ini mengamati para seniornya dari kalangan orang tua yang mengenakan baju Kurta dan menampilkan tarian Sammer. Dia masih tampak malu-malu untuk ikut tampil.</p>
<p>Akan tetapi Radha merasa bangga, tradisi leluhurnya terus eksis dan secara khusus diterima dan berakulturasi dengan budaya masyarakat Kota Semarang. Sebagai generasi muda Khoja di Semarang, dia senang pada sore itu komunitasnya bisa tampil mengenalkan budaya leluhur, dan diterima masyarakat dengan baik.</p>
<p>&#8220;(Senang) beragam banget budayanya, pokoknya bagus,&#8221; kata dia yang saat ini mengeyam pendidikan di salah satu perguruan tinggi di Kota Semarang.</p>
<p>Pada Khoja Folklore itu, juga diperkenalkan sejumlah kebudayaan lain yang masih terus eksis turun-temurun dan memberikan pengaruh akulturasi budaya di Kota Lumpia Semarang. Selain baju Kurta, ada kuliner Bubur India, seni terbangan Persatuan Majelis Muslimin (PMM) Khoja Semarang, Pengantin Sunat Khoja, dan Orkes Melayu (OM) Sinar Mutiara Muda Khoja.</p>
<p>&#8220;Harapan saya komunitas ini semakin lanjut terus, jangan sampai putus budaya khasnya (Khoja) gitu. Tetap dilanjutin sampai nanti cucu-cucu sampai pokoknya generasi selanjutnya,&#8221; ucap Radha.</p>
<p>Tradisi sederhana turun-temurun leluhurnya, diakui dia, terus diajarkan oleh orang tua di rumah. Salah satunya kuliner, yakni Kue Bolu khas Khoja. Kue Bolu Khoja, merupakan kuliner khas yang diajarkan turun-temurun khususnya saat perayaan Hari Raya Idul Fitri, bagi umat muslim Khoja.</p>
<p>Ketua Khojas, M Soleh MD, menuturkan, Khoja di Kota Semarang sudah ada sejak beberapa abad lalu. Salah satu bukti fisiknya yakni peninggalan Kampung Pekojan, juga ada Masjid Jami Pekojan. Sama halnya dengan etnis lain, seperti Pecinan untuk Tionghoa, dan Kauman untuk oranng-orag Arab. Akan tetapi, dia mengatakan, Orang Khoja berbeda dengan Arab.</p>
<p>“Orang Khoja berasal dari Gujarat, India. Rata-rata memang orang muslim. Makannya ada juga salah satu tradisi selawatan dengan seni terbangan khas turun-temurun,” katanya.</p>
<p>Dahulu kala versi sejarah, kata Soleh, kedatangan orang Khoja ke Indonesia secara umum untuk berdagang dan berdakwah. Pengaruhnya yang terus bertahan dan diwariskan saat ini di antaranya seperti kuliner Nasi Kebuli, Ketan Srikaya, Bolu Khoja, Pistuban, hingga Bubur India. Uniknya, Bubur India hanya disediakan saat bulan Ramadan di Masjid Jami Pekojan.</p>
<p>“Ternyata sudah banyak yang tahu memang Bubur India (Khoja) ini lama ada di Kota Semarang ada. Masjid Pekojan itu sudah abad ke-18. Berarti perkiraan bubur Khoja itu sudah ada waktu itu juga,” ucapnya.</p>
<p>Saat ini, profesi orang-orang Khoja bermacam-macam. Ada pedagang seperti Soleh, pegawai negeri, jurnalis, politisi, hingga seniman. Sosok seniman berdarah Khoja asal Kota Semarang yang pernah terkenal yakni actor dan penyanyi bernama (almarhum) Ahmad Rafiq. Salah satu putrinya saat ini seorang politisi dan menjadi Bupati Pekalongan, yakni Fadia A Rafiq.</p>
<p>Melalui Khojas, Soleh mengatakan, ingin mengenalkan lebih luas kebudayaan masyarakat Khoja. Selain itu sekaligus mengenalkan kepada masyarakat, di mana Khoja bukanlah orang Arab. Orang Khoja memiliki identitas dan kebudayaannya sendiri. Sejak komunitas Khojas berdiri pada 2020, kata dia, masyarakat makin mengenal Khoja sebagai etnis yang berasal dari India, khususnya wilayah Gujarat.</p>
<p>“Nah, mulai berapa tahun ini (masyarakat) makin mengetahui yang namanya Khoja itu bukan Arab,” kata Soleh.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><em><strong>Diaz Azminatul Abidin</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/09/20/sejumput-gembira-bersama-khoja-india-di-semarang-warnai-keberagaman-budaya-kota-lumpia">Sejumput Gembira bersama Khoja India di Semarang, Warnai Keberagaman Budaya Kota Lumpia</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
<div style="position:absolute; left:-9999px; top:-9999px;">
<a href="https://thedramaparadise.com/">https://thedramaparadise.com/</a>
<a href="https://villamadridbrownsville.com/">https://villamadridbrownsville.com/</a>
<a href="https://gamesvega.com/">https://gamesvega.com/</a>
<a href="https://bhpi.org/">https://bhpi.org/</a>
<a href="https://ayahqq.com">https://ayahqq.com</a>
<a href="https://klik66.com">https://klik66.com</a>

<a href="https://globelegislators.org">https://globelegislators.org</a>
<a href="https://controlesocial.cg.df.gov.br/">https://controlesocial.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/">https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://www.aux.com.sg/">https://www.aux.com.sg/</a>
<a href="https://global-edu.uz/">https://global-edu.uz/</a>
<a href="https://chessellpotterycafe.co.uk/menu">https://chessellpotterycafe.co.uk/menu</a>
<a href="http://ipcr.gov.ng/">http://ipcr.gov.ng/</a>
<a href="https://globelegislators.org/about-us/">https://globelegislators.org/about-us/</a>
<a href="https://globelegislators.org/biodiversity/">https://globelegislators.org/biodiversity/</a>
<a href="https://global-edu.uz/ru/">https://global-edu.uz/ru/</a>

<a href="https://maya.perhutani.co.id/">Slot Thailand</a>
<a href="https://simako.perhutani.co.id/">Slot Gacor</a>
<a href="https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/">https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/</a>
<a href="https://www.topkarir.com/tentang-kami/">Slot Gacor Thailand</a>

<a href="https://id.pandamgadang.com/">https://id.pandamgadang.com/</a>
<a href="https://cheersport.at/about-us/">https://cheersport.at/about-us/</a>
<a href="https://www.sna.org.ar">https://www.sna.org.ar</a>
<a href="https://tourism.perlis.gov.my/">https://tourism.perlis.gov.my/</a>
<a href="https://ppg.fkip.unisri.ac.id/">https://ppg.fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://feednplay.dei.uc.pt/">https://feednplay.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://fkip.unisri.ac.id/">https://fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fh.unisri.ac.id/">https://fh.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://map.fisip.unisri.ac.id/">https://map.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://inspira.dei.uc.pt/">https://inspira.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://an.fisip.unisri.ac.id/">https://an.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fisip.unisri.ac.id/">https://fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://hi.fisip.unisri.ac.id/">https://hi.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://ebooks.uinsyahada.ac.id/">https://ebooks.uinsyahada.ac.id/</a>
<a href="https://cultura.userena.cl/">https://cultura.userena.cl/</a>
<a href="https://middlepassage.dei.uc.pt/">https://middlepassage.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://discurso.userena.cl/">https://discurso.userena.cl/</a>
<a href="https://ictess.unisri.ac.id/">https://ictess.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://aku.ac.id">https://aku.ac.id</a>

<a href="https://hifisipunisri.us.com/">slot gacor</a>
<a href="https://cheersport.sa.com/">slot gacor</a>
<a href="https://pkvgames.gr.com/">pkv games</a>

<a href="https://pioneer.schooloftomorrow.ph/">https://pioneer.schooloftomorrow.ph/</a>
<a href="https://wpsotp.schooloftomorrow.ph/">mpo slot</a>
<a href="https://stem-md.swu.bg/">https://stem-md.swu.bg/</a>
<a href="https://greenstem.swu.bg/">mpo</a>

<a href="https://cheersport.at/doc/pkv-games/">https://cheersport.at/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/">https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/</a>

<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/">https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/</a>

<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/</a>

<a href="https://uniestate.com/pkv-games/">https://uniestate.com/pkv-games/</a>
<a href="https://uniestate.com/bandarqq/">https://uniestate.com/bandarqq/</a>
<a href="https://uniestate.com/qiuqiu/">https://uniestate.com/qiuqiu/</a>

<a href="https://pojoktim.com/public/pkv-games/">https://pojoktim.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/bandarqq/">https://pojoktim.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/dominoqq/">https://pojoktim.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/">https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/">https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/">https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/</a>

<a href="https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/">https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/">https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/">https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/</a>

<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/</a>

<a href="https://graceconference.com/public/pkv-games/">https://graceconference.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/bandarqq/">https://graceconference.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/dominoqq/">https://graceconference.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/</a>

<a href="https://pksoganilir.com/pkv-games/">https://pksoganilir.com/pkv-games/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/bandarqq/">https://pksoganilir.com/bandarqq/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/dominoqq/">https://pksoganilir.com/dominoqq/</a>

<a href="https://bhor.gov.pg/pkv-games/">https://bhor.gov.pg/pkv-games/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/bandarqq/">https://bhor.gov.pg/bandarqq/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/dominoqq/">https://bhor.gov.pg/dominoqq/</a>

<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/</a>

<a href="https://legacy.wespa.org/pkv-games/">https://legacy.wespa.org/pkv-games/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/bandarqq/">https://legacy.wespa.org/bandarqq/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/dominoqq/">https://legacy.wespa.org/dominoqq/</a>

<a href="https://ac-group.hr/chip/pkv-games/">https://ac-group.hr/chip/pkv-games/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/bandarqq/">https://ac-group.hr/chip/bandarqq/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/dominoqq/">https://ac-group.hr/chip/dominoqq/</a>
</div>