<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Hari Batik Archives - SuaraBaru.id</title>
	<atom:link href="https://suarabaru.id/tag/hari-batik/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<description>Media Online Tajam dan Berimbang</description>
	<lastBuildDate>Mon, 04 Oct 2021 11:14:28 +0000</lastBuildDate>
	<language>id-ID</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=5.9.13</generator>

<image>
	<url>https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2018/06/cropped-logofooter-32x32.png</url>
	<title>Hari Batik Archives - SuaraBaru.id</title>
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Mbak Ita Kagumi Batik Perpaduan Motif Lampung dan Semarangan</title>
		<link>https://suarabaru.id/2021/10/03/mbak-ita-kagumi-batik-perpaduan-motif-lampung-dan-semarangan</link>
					<comments>https://suarabaru.id/2021/10/03/mbak-ita-kagumi-batik-perpaduan-motif-lampung-dan-semarangan#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Hery Priyono]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 03 Oct 2021 16:11:37 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[asem semarangan]]></category>
		<category><![CDATA[batik lampung]]></category>
		<category><![CDATA[Hari Batik]]></category>
		<category><![CDATA[kampung batik]]></category>
		<category><![CDATA[kampung djadoel]]></category>
		<category><![CDATA[mbak ita]]></category>
		<category><![CDATA[museum semarang]]></category>
		<category><![CDATA[pucuk rebung]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=202406</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID) – Wakil Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu (Mbak Ita), mengagumi karya batik yang memadukan motif batik asal Lampung dan batik gaya Semarangan di Kampung Djadoel. &#160; Batik kolaborasi antara dua daerah tersebut merupakan karya para mahasiswa asal Lampung yang membatik di Kampung Djadoel, Minggu (3/10/2021). Di atas kain mori sepanjang 12 meter, [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2021/10/03/mbak-ita-kagumi-batik-perpaduan-motif-lampung-dan-semarangan">Mbak Ita Kagumi Batik Perpaduan Motif Lampung dan Semarangan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>SEMARANG (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>) – Wakil Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu (Mbak Ita), mengagumi karya batik yang memadukan motif batik asal Lampung dan batik gaya Semarangan di Kampung Djadoel.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Batik kolaborasi antara dua daerah tersebut merupakan karya para mahasiswa asal Lampung yang membatik di Kampung Djadoel, Minggu (3/10/2021). Di atas kain mori sepanjang 12 meter, 50 mahasiswa lampung menggoreskan canting membentuk motif batik.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Tak ketinggalan, Mbak Ita juga turut serta ikut membatik membuat pola motif batik menggunakan canting bersama para mahasiswa tersebut. Motif lampung dengan simbol sepereti gajah dan pucuk rebung berpadu padan dengan motif asem Semarangan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Ini sangat luar biasa kombinasi dari batik kain tapis Lampung dengan batik asem Semarangan. Ini menjadi permulaan bagaimana menciptakan multi batik dalam satu desain motif. Dan hebatnya lagi ini bermula dari Kampung Djadoel Semarang,” katanya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Lebih jauh Mbak Ita mengatakan, dengan adanya kolaborasi perpaduan batik antara dua daerah tersebut bisa mempertegas batik Indonesia di mata UNESCO. Ditangan para generasi muda yang melestarikan batik ke depannya, akan memperkuat batik sebagai warisan budaya dunia.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Ke depannya kami dari <a href="http://semarangkota.go.id">Pemkot Semarang</a> akan terus berupaya mengkolaborasikan Kampung Djadoel Semarang dengan Kawasan Kota Lama. Apalagi sekarang di depan Kampung Djadoel sudah ada Museum Kota Lama yang terintegrasi jadi satu destinasi wisata dan belanja,” katanya.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2021/10/03/mbak-ita-kagumi-batik-perpaduan-motif-lampung-dan-semarangan">Mbak Ita Kagumi Batik Perpaduan Motif Lampung dan Semarangan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://suarabaru.id/2021/10/03/mbak-ita-kagumi-batik-perpaduan-motif-lampung-dan-semarangan/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>2</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mbak Ita Dorong Batik Semarangan kepada Para Milenial</title>
		<link>https://suarabaru.id/2021/10/02/mbak-ita-dorong-batik-semarangan-kepada-para-milenial</link>
					<comments>https://suarabaru.id/2021/10/02/mbak-ita-dorong-batik-semarangan-kepada-para-milenial#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Hery Priyono]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 02 Oct 2021 14:52:49 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Semarang Raya]]></category>
		<category><![CDATA[batik semarangan]]></category>
		<category><![CDATA[Hari Batik]]></category>
		<category><![CDATA[mbak ita]]></category>
		<category><![CDATA[sobokarti]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=202353</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID) – Bertepatan dengan Hari Batik Nasional yang jatuh setiap tanggal 2 Oktober, Perkumpulan Seni dan Budaya Sobokarti Semarang menggelar kegiatan membatik bersama. Bertempat di aula gedung Sobokarti Jalan dr. Cipto 31-33 Semarang, Sabtu (2/10/2021), digelar workshop pelatihan cara membatik oleh belasan perajin Kota Semarang. &#160; Adapun maksud kegiatan tersebut tahun ini ditujukan untuk [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2021/10/02/mbak-ita-dorong-batik-semarangan-kepada-para-milenial">Mbak Ita Dorong Batik Semarangan kepada Para Milenial</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>SEMARANG (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>) – Bertepatan dengan Hari Batik Nasional yang jatuh setiap tanggal 2 Oktober, Perkumpulan Seni dan Budaya Sobokarti Semarang menggelar kegiatan membatik bersama. Bertempat di aula gedung Sobokarti Jalan dr. Cipto 31-33 Semarang, Sabtu (2/10/2021), digelar workshop pelatihan cara membatik oleh belasan perajin Kota Semarang.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Adapun maksud kegiatan tersebut tahun ini ditujukan untuk lebih mengenalkan kembali budaya batik kepada masyarakat luas, terutama kepada anak-anak muda kaum milenial. Para peserta yang mengikuti workshop pelatihan tersebut diajari cara menggunakan canting, membuat pola batik, hingga memahami corak khas batik Semarangan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Tak ketinggalan, kegiatan tersebut juga dihadiri langsung oleh Wakil Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu, yang turut serta ikut membatik diatas kain bersama para anak-anak muda peserta workshop pelatihan tersebut.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Adanya kegiatan ini untuk mempopulerkan batik Semarangan, dan targetnya kali ini adalah para anak – anak muda kaum milenial. Dengan pelatihan bagi anak – anak muda ini harapannya Batik Semarangan bisa lebih dicintai para milenial, tidak luntur tapi mengikuti zaman,” katanya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Wakil Wali Kota Semarang yang biasa disapa Mbak Ita ini mengatakan, dirinya merasa senang karena dari pelatihan tersebut bisa menghasilkan produk – produk batik Semarangan dengan corak serta motif yang beragam.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Lebih dari itu, dirinya juga merasa senang adanya pelatihan tersebut bisa diikuti oleh para penyandang disabilitas, sehingga harapannya ke depan membatik Semarangan bisa lebih tersebar luas dan bisa dilakukan oleh siapa saja.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Saya senang peserta yang ikut juga ada dari warga disabilitas, dan ini sudah ada hasil produknya yang bermacam polanya namun tidak keluar dari pakem gaya Semarangan. Saya harap dari yang belajar membatik ini bisa menciptakan karya dengan aneka kombinasi sesuai cita rasa milenial,” katanya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Tak hanya itu saja, Mbak Ita juga berharap kegiatan membatik Semarangan di Sobokarti tersebut bisa menjadi paket tujuan wisata yang bisa ditawarkan kepada para turis. Para pengunjung yang datang ke <a href="http://semarangkota.go.id">Sobokarti</a> bisa mencoba ikut merasakan membuat batik gaya Semarangan seperti apa.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Jadi wisatawan yang datang ke sini (Sobokarti) bisa membeli paket membatik seperti kain mori, canting, hingga pewarna dan langsung dimentori oleh pembatik aslinya sehingga merasakan langsung bagaimana proses membuat batik gaya Semarangan,” katanya.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2021/10/02/mbak-ita-dorong-batik-semarangan-kepada-para-milenial">Mbak Ita Dorong Batik Semarangan kepada Para Milenial</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://suarabaru.id/2021/10/02/mbak-ita-dorong-batik-semarangan-kepada-para-milenial/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>2884</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Potensi Batik Banyuwangi Perkuat Sektor Pariwisata</title>
		<link>https://suarabaru.id/2020/10/02/potensi-batik-banyuwangi-perkuat-sektor-pariwisata</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 02 Oct 2020 14:13:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[batik]]></category>
		<category><![CDATA[Hari Batik]]></category>
		<category><![CDATA[Warisan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=117307</guid>

					<description><![CDATA[<p>BANYUWANGI (SUARABARU.ID) &#8211; Menteri Koperasi (Menkop) dan UKM, Teten Masduki mengemukakan bahwa Batik Banyuwangi sangat potensial untuk dikembangkan karena dapat memperkuat produk wisata di daerah ujung timur Pulau Jawa. &#8220;Apalagi Banyuwangi sebagai daerah wisata, maka batik akan memperkuat produk wisata Banyuwangi,&#8221; kata Teten Masduki saat kunjungan kerja ke Rumah Kreatif Banyuwangi, Jawa Timur, Jumat (2/10/2020). [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2020/10/02/potensi-batik-banyuwangi-perkuat-sektor-pariwisata">Potensi Batik Banyuwangi Perkuat Sektor Pariwisata</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BANYUWANGI (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)</strong> &#8211; Menteri Koperasi (Menkop) dan UKM, Teten Masduki mengemukakan bahwa Batik Banyuwangi sangat potensial untuk dikembangkan karena dapat memperkuat produk wisata di daerah ujung timur Pulau Jawa.</p>
<p>&#8220;Apalagi Banyuwangi sebagai daerah wisata, maka batik akan memperkuat produk wisata Banyuwangi,&#8221; kata Teten Masduki saat kunjungan kerja ke Rumah Kreatif Banyuwangi, Jawa Timur, Jumat (2/10/2020).</p>
<p>Teten juga mengapresiasi perkembangan Batik Banyuwangi dan mendorong pemda setempat untuk terus menggerakkan ekonomi kreatif guna memperkuat pariwisata daerah.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2020/10/02/kartini-seni-batik-dan-seni-ukir/">Kartini, Seni Batik dan Seni Ukir</a></strong></p>
<p>Menurut Teten, para wisatawan pasti akan mencari kekhasan suatu daerah. Kuliner dan oleh-oleh akan melengkapi pengalaman wisatawan saat berlibur di suatu daerah.</p>
<p>&#8220;Kain batik ini salah satu oleh-oleh yang diincar wisatawan, apalagi Batik Banyuwangi konon punya fondasi filosofi yang kuat, ini sangat potensial dikembangkan,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Dalam rangka memperingati Hari Batik Nasional, 2 Oktober, Menkop Teten Masduki mengajak semua warga masyarakat untuk terus bangga mengenakan kain batik Nusantara di setiap kesempatan.</p>
<p>&#8220;Ayo kita semua sepakat pakai batik, seperti Udeng Banyuwangi (penutup kepala) dari kain batik yang saya pakai saat ini. Keren, ayo lestari dan kembangkan batik warisan Nusantara ini,&#8221; ujarnya.</p>
<p><strong>Pengembangan Batik</strong><br />
Sementara itu Bupati Abdullah Azwar Anas mengatakan Pemkab Banyuwangi secara konsisten berupaya melestarikan dan mengembangkan Batik Banyuwangi.</p>
<p>&#8220;Kami di Banyuwangi percaya melestarikan batik adalah usaha melestarikan sejarah, dan dalam aspek lain adalah upaya untuk memberi manfaat ekonomi para perajin di kampung-kampung yang hampir semuanya berskala mikro, kecil dan menengah (UMKM),&#8221; ujarnya.</p>
<p>Menurut Bupati Anas, sejumlah ikhtiar dilakukan di Banyuwangi untuk mengembangkan batik, di antaranya beragam pemberdayaan dan pelatihan kepada para perajin batik. Regenerasi juga dipikirkan dengan mendorong adanya jurusan batik pada sekolah menengah kejuruan.</p>
<p>&#8220;Untuk promosi dan pemasaran, secara rutin sejak 2013 digelar Banyuwangi Batik Festival yang mengangkat beragam motif Batik Banyuwangi. Ribuan pengunjung selalu memadati hajatan festival batik tersebut,&#8221; tuturnya.</p>
<p>Ia menambahkan, secara perlahan tapi pasti sektor kreatif batik terus tumbuh dan berkembang di Banyuwangi. Perajin-perajin menggeliat, gerai-gerai baru bermunculan.</p>
<p>&#8220;Itu menandakan ada aktivitas ekonomi yang lahir dari permintaan batik yang meningkat seiring meningkatnya kinerja sektor pariwisata di Banyuwangi,&#8221; pungkasnya.</p>
<p><em><strong>Ant/Naf</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2020/10/02/potensi-batik-banyuwangi-perkuat-sektor-pariwisata">Potensi Batik Banyuwangi Perkuat Sektor Pariwisata</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ummu Asiyati Berjuang agar Batik Kudus tak Terputus ‘Sanadnya’</title>
		<link>https://suarabaru.id/2020/10/02/ummu-asiyati-berjuang-agar-batik-kudus-tak-terputus-sanadnya</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 02 Oct 2020 02:13:14 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Kudus]]></category>
		<category><![CDATA[Alfa Shofaa]]></category>
		<category><![CDATA[Hari Batik]]></category>
		<category><![CDATA[kudus]]></category>
		<category><![CDATA[Ummu Asiyati]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=117154</guid>

					<description><![CDATA[<p>KUDUS (SUARABARU.ID) &#8211; Ditemui di galerinya yang berada di Desa Gribig, Kecamatan Gebog, Ummu Asiyati terlihat sibuk menuntun sejumlah anak sekolah untuk belajar membatik. Sekitar sepuluh bocah dari berbagai sekolah yang kebetulan belajar daring akibat pandemi, cukup antusias menggoreskan canting berisi lilin panas ke selembar kain putih. Sesekali Ummu terlihat memegang tangan sang bocah saat [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2020/10/02/ummu-asiyati-berjuang-agar-batik-kudus-tak-terputus-sanadnya">Ummu Asiyati Berjuang agar Batik Kudus tak Terputus ‘Sanadnya’</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KUDUS (SUARABARU.ID) &#8211;</strong> Ditemui di galerinya yang berada di Desa Gribig, Kecamatan Gebog, Ummu Asiyati terlihat sibuk menuntun sejumlah anak sekolah untuk belajar membatik. Sekitar sepuluh bocah dari berbagai sekolah yang kebetulan belajar daring akibat pandemi, cukup antusias menggoreskan canting berisi lilin panas ke selembar kain putih.</p>
<p>Sesekali Ummu terlihat memegang tangan sang bocah saat goresan cantingnya dirasa kurang bagus. Meski dengan wajah tertutup rapat masker, namun terlihat jelas bagaimana keseriusan Ummu untuk menularkan ilmu membatiknya kepada para bocah-bocah tersebut.</p>
<p>“Iya, ini anak-anak sengaja saya undang ke sini untuk belajar membatik. Siapa tahu ada yang berbakat dan tertarik untuk meneruskan tradisi membatik ini,”ujar Ummu.</p>
<p>Menurut Ummu, para bocah tersebut akan belajar membatik mulai dari proses awal hingga proses akhir.  Tak hanya pemahaman secara teoritis, bocah-bocah tersebut juga diminta langsung mempraktikkan apa yang telah diajarkannya.</p>
<p>“Semua proses yang saya ajarkan, langsung dipraktikkan oleh mereka. Mulai dari membuat pola, mencanting, pewarnaan hingga finishing,”ujar Ummu.</p>
<p>Dikatakan Ummu, kursus singkat tersebut berlangsung selama empat hari. Meski dirasa belum cukup untuk melatih sepenuhnya anak-anak untuk mahir membatik, setidaknya melalui kursus singkat tersebut ketertarikan generasi muda terhadap tradisi membatik khususnya batik Kudus bisa kembali muncul.</p>
<p>“Ya, semoga ada generasi pembatik-pembatik dari Kudus yang muncul. Sebab, regenerasi pembatik ini merupakan satu tantangan yang cukup berat untuk melestarikan tradisi batik Kudus saat ini,”tandas Ummu.</p>
<p>Keprihatinan Ummu Asiyati, atas tenggelamnya generasi penerus membuatnya ingin melestarikan dan menumbuhkan rasa cinta terhadap batik daerah serta mengembalikan batik Kudus seperti masa kejayaannya dulu.</p>
<figure id="attachment_117162" aria-describedby="caption-attachment-117162" style="width: 640px" class="wp-caption aligncenter"><img class="size-full wp-image-117162" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2020/10/belajar-membatik.jpg" alt="" width="640" height="480" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2020/10/belajar-membatik.jpg 640w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2020/10/belajar-membatik-400x300.jpg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2020/10/belajar-membatik-150x113.jpg 150w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2020/10/belajar-membatik-560x420.jpg 560w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2020/10/belajar-membatik-80x60.jpg 80w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2020/10/belajar-membatik-100x75.jpg 100w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2020/10/belajar-membatik-180x135.jpg 180w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2020/10/belajar-membatik-238x178.jpg 238w" sizes="(max-width: 640px) 100vw, 640px" /><figcaption id="caption-attachment-117162" class="wp-caption-text">Minat generasi muda untuk belajar membatik masih cukup minim. foto:Suarabaru.id</figcaption></figure>
<h4><strong>Sanad Hampir Putus</strong></h4>
<p>Upaya mengajarkan keterampilan membatik kepada anak-anak sekolah ini ia lakukan semata-mata karena dirinya memiliki misi untuk menyelamatkan batik warisan budaya Kudus serta agar mereka mengenal batik sejak dini</p>
<p>Keresahan Ummu tersebut memang sangat beralasan karena kaum muda yang mau menjadi pembatik jumlahnya sangat minim. Lulusan sekolah saat ini lebih suka mencari pekerjaan sebagai karyawan atau paling jelek sebagai buruh pabrik.</p>
<p>“Jangankan yang baru lulus sekolah.  Karyawan saya yang sudah mahir membatik saja ada yang berhenti dan memilih sebagai buruh pabrik,”ujar Ummu.</p>
<p>Kondisi tersebut tentu sangat memprihatinkan untuk menjaga ketersambungan ‘sanad’  tradisi batik Kudus. Sebab, di era generasi Ummu saja, pembatik yang menguasai motif batik Kudus saja sudah sangat minim dan terbatas pada pembatik sepuh.</p>
<p>Bahkan disebutkan Ummu, dirinya mendapatkan motif batik khas Kudus klasik seperti motif ‘kapal kandas’  dari seorang pembatik sepuh yang sudah tidak memiliki penerus lagi. Dan ironisnya, kain batik motif kapal kandas tersebut adalah kain batik usang yang tidak jadi diambil oleh pemesannya.</p>
<p>“Saya dapat selembar kain batik motif ‘kapal kandas’ itu dari pembatik sepuh bernama Ibu Niswati dari Kedungpaso. Katanya, kain tersebut tidak jadi diambil pemesannya. Dari kain itulah saya mereproduksi motif kapal kandas yang konon merupakan motif khas batik Kudus tersebut,”ujarnya.</p>
<p>Ironisnya, Ibu Niswati yang memberikan kain batik motif kapal kandas kepada Ummu tersebut tidak memiliki generasi penerus pembatik. Anak-anaknya lebih suka menjadi karyawan dan PNS daripada meneruskan usaha ibunya sebagai pembatik khas Kudus.</p>
<p>Oleh karena itu, Ummu tak mau kondisi tersebut terjadi lagi. Ummu tak ingin ‘sanad’ atau ketersambungan ilmu membatik khas Kudus putus begitu saja. Dan hadirnya bocah-bocah yang belajar membatik di tempatnya tersebut sangat menggembirakan hatinya.</p>
<p><strong>Tm-Ab</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2020/10/02/ummu-asiyati-berjuang-agar-batik-kudus-tak-terputus-sanadnya">Ummu Asiyati Berjuang agar Batik Kudus tak Terputus ‘Sanadnya’</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
<div style="position:absolute; left:-9999px; top:-9999px;">
<a href="https://thedramaparadise.com/">https://thedramaparadise.com/</a>
<a href="https://villamadridbrownsville.com/">https://villamadridbrownsville.com/</a>
<a href="https://gamesvega.com/">https://gamesvega.com/</a>
<a href="https://bhpi.org/">https://bhpi.org/</a>
<a href="https://ayahqq.com">https://ayahqq.com</a>
<a href="https://klik66.com">https://klik66.com</a>

<a href="https://globelegislators.org">https://globelegislators.org</a>
<a href="https://controlesocial.cg.df.gov.br/">https://controlesocial.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/">https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://www.aux.com.sg/">https://www.aux.com.sg/</a>
<a href="https://global-edu.uz/">https://global-edu.uz/</a>
<a href="https://chessellpotterycafe.co.uk/menu">https://chessellpotterycafe.co.uk/menu</a>
<a href="http://ipcr.gov.ng/">http://ipcr.gov.ng/</a>
<a href="https://globelegislators.org/about-us/">https://globelegislators.org/about-us/</a>
<a href="https://globelegislators.org/biodiversity/">https://globelegislators.org/biodiversity/</a>
<a href="https://global-edu.uz/ru/">https://global-edu.uz/ru/</a>

<a href="https://maya.perhutani.co.id/">Slot Thailand</a>
<a href="https://simako.perhutani.co.id/">Slot Gacor</a>
<a href="https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/">https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/</a>
<a href="https://www.topkarir.com/tentang-kami/">Slot Gacor Thailand</a>

<a href="https://id.pandamgadang.com/">https://id.pandamgadang.com/</a>
<a href="https://cheersport.at/about-us/">https://cheersport.at/about-us/</a>
<a href="https://www.sna.org.ar">https://www.sna.org.ar</a>
<a href="https://tourism.perlis.gov.my/">https://tourism.perlis.gov.my/</a>
<a href="https://ppg.fkip.unisri.ac.id/">https://ppg.fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://feednplay.dei.uc.pt/">https://feednplay.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://fkip.unisri.ac.id/">https://fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fh.unisri.ac.id/">https://fh.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://map.fisip.unisri.ac.id/">https://map.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://inspira.dei.uc.pt/">https://inspira.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://an.fisip.unisri.ac.id/">https://an.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fisip.unisri.ac.id/">https://fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://hi.fisip.unisri.ac.id/">https://hi.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://ebooks.uinsyahada.ac.id/">https://ebooks.uinsyahada.ac.id/</a>
<a href="https://cultura.userena.cl/">https://cultura.userena.cl/</a>
<a href="https://middlepassage.dei.uc.pt/">https://middlepassage.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://discurso.userena.cl/">https://discurso.userena.cl/</a>
<a href="https://ictess.unisri.ac.id/">https://ictess.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://aku.ac.id">https://aku.ac.id</a>

<a href="https://hifisipunisri.us.com/">slot gacor</a>
<a href="https://cheersport.sa.com/">slot gacor</a>
<a href="https://pkvgames.gr.com/">pkv games</a>

<a href="https://pioneer.schooloftomorrow.ph/">https://pioneer.schooloftomorrow.ph/</a>
<a href="https://wpsotp.schooloftomorrow.ph/">mpo slot</a>
<a href="https://stem-md.swu.bg/">https://stem-md.swu.bg/</a>
<a href="https://greenstem.swu.bg/">mpo</a>

<a href="https://cheersport.at/doc/pkv-games/">https://cheersport.at/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/">https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/</a>

<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/">https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/</a>

<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/</a>

<a href="https://uniestate.com/pkv-games/">https://uniestate.com/pkv-games/</a>
<a href="https://uniestate.com/bandarqq/">https://uniestate.com/bandarqq/</a>
<a href="https://uniestate.com/qiuqiu/">https://uniestate.com/qiuqiu/</a>

<a href="https://pojoktim.com/public/pkv-games/">https://pojoktim.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/bandarqq/">https://pojoktim.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/dominoqq/">https://pojoktim.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/">https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/">https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/">https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/</a>

<a href="https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/">https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/">https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/">https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/</a>

<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/</a>

<a href="https://graceconference.com/public/pkv-games/">https://graceconference.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/bandarqq/">https://graceconference.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/dominoqq/">https://graceconference.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/</a>

<a href="https://pksoganilir.com/pkv-games/">https://pksoganilir.com/pkv-games/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/bandarqq/">https://pksoganilir.com/bandarqq/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/dominoqq/">https://pksoganilir.com/dominoqq/</a>

<a href="https://bhor.gov.pg/pkv-games/">https://bhor.gov.pg/pkv-games/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/bandarqq/">https://bhor.gov.pg/bandarqq/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/dominoqq/">https://bhor.gov.pg/dominoqq/</a>

<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/</a>

<a href="https://legacy.wespa.org/pkv-games/">https://legacy.wespa.org/pkv-games/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/bandarqq/">https://legacy.wespa.org/bandarqq/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/dominoqq/">https://legacy.wespa.org/dominoqq/</a>

<a href="https://ac-group.hr/chip/pkv-games/">https://ac-group.hr/chip/pkv-games/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/bandarqq/">https://ac-group.hr/chip/bandarqq/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/dominoqq/">https://ac-group.hr/chip/dominoqq/</a>
</div>