<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Budapest Archives - SuaraBaru.id</title>
	<atom:link href="https://suarabaru.id/tag/budapest/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<description>Media Online Tajam dan Berimbang</description>
	<lastBuildDate>Fri, 29 May 2026 10:41:17 +0000</lastBuildDate>
	<language>id-ID</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=5.9.13</generator>

<image>
	<url>https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2018/06/cropped-logofooter-32x32.png</url>
	<title>Budapest Archives - SuaraBaru.id</title>
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Buncah Sejarah dari Puskas Arena</title>
		<link>https://suarabaru.id/2026/05/30/buncah-sejarah-dari-puskas-arena</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 30 May 2026 10:00:11 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BOLA-BOLA]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[arsenal]]></category>
		<category><![CDATA[Budapest]]></category>
		<category><![CDATA[Hongaria]]></category>
		<category><![CDATA[Liga Champions]]></category>
		<category><![CDATA[liga inggris]]></category>
		<category><![CDATA[PSG]]></category>
		<category><![CDATA[Puskas Arena]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=561993</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oleh: Amir Machmud NS // akan lahirkah sejarah?/ pastilah dia membuncah/ siapa pun pemenangnya/ eksotika final terpoles dengan rekor/ di luar kebahagiaan/ dan kesedihan// (Sajak “Final Eropa”, 2026) APA pun yang terjadi malam nanti, Puskas Arena di Budapest, Hongaria, bakal menorehkan sejarah. Akan ada buncah kebahagiaan, mungkin pula air mata kesedihan. Apakah juara bertahan Paris [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/05/30/buncah-sejarah-dari-puskas-arena">Buncah Sejarah dari Puskas Arena</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 12pt;"><strong><img loading="lazy" class="size-medium wp-image-561994 aligncenter" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2026/05/BOLA-BOLA-LOGO-2-400x107.jpg" alt="" width="400" height="107" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2026/05/BOLA-BOLA-LOGO-2-400x107.jpg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2026/05/BOLA-BOLA-LOGO-2-150x40.jpg 150w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2026/05/BOLA-BOLA-LOGO-2.jpg 681w" sizes="(max-width: 400px) 100vw, 400px" />Oleh: Amir Machmud NS</strong></span></p>
<p><em>// akan lahirkah sejarah?/ pastilah dia membuncah/ siapa pun pemenangnya/ eksotika final terpoles dengan rekor/ di luar kebahagiaan/ dan kesedihan//</em><br />
<strong>(Sajak “Final Eropa”, 2026)</strong></p>
<p><strong>APA</strong> pun yang terjadi malam nanti, Puskas Arena di Budapest, Hongaria, bakal menorehkan sejarah. Akan ada buncah kebahagiaan, mungkin pula air mata kesedihan.</p>
<p>Apakah juara bertahan Paris St Germain yang kembali mengangkat piala? Atau Arsenal yang untuk kali pertama memenangi trofi Si Kuping Besar?</p>
<p>Artinya, itulah pula sejarah yang siap diukir dua pelatih energetik dari negeri yang sama, Spanyol: Luis Enrique (PSG), dan Mikel Arteta (Arsenal).</p>
<p>Jika Les Parisiens mampu mempertahankan gelar, berarti inilah klub kedua setelah Real Madrid yang sukses melakukan <em>back to back</em> Liga Champions setelah tahun lalu juara. Real bahkan tercatat tiga kali berturut-turut juara pada 2016, 2017, dan 2018 di era pelatih Zinedine Zidane.</p>
<p>Sedangkan bagi Mikel Arteta, jika berhasil memenangi final, ini akan menobatkannya sebagai pelatih pertama yang mengantar Meriam London sebagai penguasa Eropa. Pada 2006, Arsenal yang menjejak partai puncak, di bawah arahan Arsene Wenger dikalahkan oleh Barcelona racikan Frank Rijkaard.</p>
<p><strong>Pertunjukan</strong><br />
Selain menjanjikan pertarungan taktik dan pertunjukan para bintang, eksotika partai final di Budapest malam nanti membawa sejumlah catatan tambahan tentang rekor, sejarah, dan garansi aksi-aksi tak terlupakan. Baik PSG maupun Arsenal sama-sama dikawal skema taktik dengan pilar-pilar berpenggawa kelas dunia.</p>
<p>Hampir di setiap posisi, Les Parisiens dan Meriam London menjanjikan kualitas paripurna. Walaupun PSG lebih dijagokan, namun Arsenal juga memiliki kelebihan-kelebihan yang seharusnya bisa dioptimalkan sebagai peluang meraih gelar.</p>
<p>Secara <em>head to head</em>, kedua klub sudah dua kali bertemu, yakni di semifinal Liga Champions 2025. Ketika itu, PSG dua kali menang, kandang dan tandang 2-1 dan 1-0.</p>
<p>Suka atau tidak suka, ketika keduanya kembali bersua &#8212; kali ini di partai pamungkas &#8212; akan ada motivasi dahsyat pembuktian, determinasi untuk keluar sebagai sang pemenang.</p>
<p><strong>Impresivitas Vs Set-piece</strong><br />
Diperkirakan bakal muncul momen-momen menarik: impresivitas serangan bergelombang PSG versus<em> set-piece</em> bola mati, terutama sepak pojok Arsenal.</p>
<p>Luis Enrique berkelimpahan materi kelas dunia dalam skema <em>starting eleven</em>-nya. Sebut saja di barisan penggempur ada peraih Ballon d&#8217;Or 2025, Ousmane Dembele, “Messi Georgia” Khvicha Kvaratskhelia, Bradley Barcola atau Desire Doue. Mereka ditopang oleh gelandang visioner Vitinha, Joao Neves, dan Fabian Ruiz yang bakal menjadi ancaman bagi ketangguhan kiper David Raya.</p>
<p>Lini pertahanan PSG dikawal oleh kapten tim Marquinhos, Achraf Hakimi, Willian Pacho, dan Nuno Mendes. Sebagai benteng terakhir kiper Matvey Safonov atau Lucas Chevalier.</p>
<p>PSG sangat mengandalkan impresivitas sayap Kvaratskhelia dengan dribel-dribel dan seni mencetak gol hebat, serta pergerakan Dembele dan Doue sebagai<em> finisher</em> mematikan. Overlapping Hakimi yang sering memberi umpan-umpan silang juga menjadi pertunjukan tak kalah menarik.</p>
<p>Sedangkan parade bintang Arsenal terbaca dari kiper tangguh David Raya, bek Jurrien Timber, William Saliba, Gabriel Magalhaes, dan Riccardo Calafiori.</p>
<p>Arteta punya barisan gelandang anggun Martin Zubimendi, Declan Rice, dan Martin Odegaard. Di lini penyerang ada Bukayo Saka, Gabriel Martinelli, dan Viktor Gyokeres. Bisa pula Arteta merotasinya dengan Mikel Merino, Kai Havertz, atau Eberechi Eze.</p>
<p><strong>“Corner FC”</strong><br />
Betapa pun rancak permainan Arsenal dengan intensitas penguasaan bola, namun Arteta juga melengkapinya dengan pragmatisme “mesin pembunuh” yang dipersiapkan matang. Arsenal sempat mendapat banyak sindiran sebagai “Corner FC” karena banyak mengintensifkan peluang dari<em> set-piece</em> sepak pojok untuk menciptakan gol.</p>
<p>Bagi Arsenal, sejatinya ini adalah kelebihan tersendiri di tengah “idealisme” permainan yang mengalir indah. Dan, tentu sisi-sisi ini yang juga menjadi perhatian Luis Enrique sebagai sikap antisipatif bagi PSG.</p>
<p>Ya. Pertandingan pamungkas Liga Champions tahun ini memang menjanjikan pertunjukan yang “semuanya ada”. Pelatih cerdas dengan strategi kuat, parade bintang, dan determinasi yang menggambarkan betapa sepak bola terkemas sebagai sebuah visi yang jauh melebihi batas-batas lapangan dan lingkungan stadion.</p>
<p>Dari dua klub ini, dia &#8212; sepak bola &#8212; serasa menjadi bagian dari ekosistem kehidupan itu sendiri. Ada etos kerja, keindahan, keterampilan, pilihan, juga pragmatisme&#8230;</p>
<p><strong>&#8212; Amir Machmud NS</strong>; <em>wartawan <a href="http://Suarabaru.Id">Suarabaru.Id</a></em> <strong>&#8212;</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/05/30/buncah-sejarah-dari-puskas-arena">Buncah Sejarah dari Puskas Arena</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Arrr&#8230;, Arsenal: dari Arsene ke Arteta&#8230;</title>
		<link>https://suarabaru.id/2026/05/23/arrr-arsenal-dari-arsene-ke-arteta</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 23 May 2026 10:00:50 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BOLA-BOLA]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[arsenal]]></category>
		<category><![CDATA[Arsene Wenger]]></category>
		<category><![CDATA[Budapest]]></category>
		<category><![CDATA[Liga Champions]]></category>
		<category><![CDATA[liga inggris]]></category>
		<category><![CDATA[Manager]]></category>
		<category><![CDATA[mikel arteta]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=561034</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oleh: Amir Machmud NS // tentu bukan sekadar kebetulan/ kata “Ar” menjadi magi/ bagi Arsenal/ dari Arsene Wenger ke Mikel Arteta/ dalam 22 tahun penantian&#8230;// (Sajak “Meriam London”, 2026) TERASALAH, betapa lekat kata “Ar” dalam penantian 22 tahun: dari Arsene Wenger ke Mikel Arteta. Setelah tiga musim beruntun hanya bisa mendekati trofi, akhirnya pada musim [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/05/23/arrr-arsenal-dari-arsene-ke-arteta">Arrr&#8230;, Arsenal: dari Arsene ke Arteta&#8230;</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 12pt;"><strong><img loading="lazy" class="size-medium wp-image-561053 aligncenter" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2026/05/BOLA-BOLA-LOGO-1-400x107.jpg" alt="" width="400" height="107" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2026/05/BOLA-BOLA-LOGO-1-400x107.jpg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2026/05/BOLA-BOLA-LOGO-1-150x40.jpg 150w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2026/05/BOLA-BOLA-LOGO-1.jpg 681w" sizes="(max-width: 400px) 100vw, 400px" />Oleh: Amir Machmud NS</strong></span></p>
<p><em>// tentu bukan sekadar kebetulan/ kata “Ar” menjadi magi/ bagi Arsenal/ dari Arsene Wenger ke Mikel Arteta/ dalam 22 tahun penantian&#8230;//</em><br />
<strong>(Sajak “Meriam London”, 2026)</strong></p>
<p><strong>TERASALAH</strong>, betapa lekat kata “Ar” dalam penantian 22 tahun: dari Arsene Wenger ke Mikel Arteta. Setelah tiga musim beruntun hanya bisa mendekati trofi, akhirnya pada musim 2025-2026 ini Arsenal mampu mewujudkan mimpi.</p>
<p>Tahun 2003-2004 menjadi masa puncak Arsenal di bawah Arsene Wenger. Mereka juara dengan status “<em>invincible</em>”, tak tersentuh kekalahan di sepanjang musim. Namun setelah era emas itu, mereka selalu gagal memuncaki klasemen Liga Primer.</p>
<p>Lebih dari pecah telur setelah 22 tahun, kali ini Meriam London punya kesempatan membuktikan capaian lain. Pada pengujung bulan ini, mereka bakal bertarung di final Liga Champions melawan Paris St Germain. Andai memenangi duel pamungkas di Puskas Arena, Budapest nanti, itu adalah gelar Liga Champions pertama bagi Bukayo Saka dkk. Pada 2006, Arsenal takluk 1-2 di final dari Barcelona.</p>
<p>Gelar juara Liga Primer kali ini, yang dipastikan setelah Manchester City hanya bermain imbang 1-1 dengan AFC Bournemouth, terasa lebih bermakna, karena dalam tiga musim sebelumnya Arsenal seperti tertakdirkan gagal di lap terakhir perpacuan. Baru pada kesempatan keempat setelah memimpin klasemen, Pasukan Arteta benar-benar mampu merengkuh trofi. Hingga pekan-pekan terakhir liga, The Citizens masih membayangi, sehingga perpacuan antara Tim Arteta dengan Tim Guardiola lebih mirip dengan adu mental.</p>
<p><strong>“Kutukan”?</strong><br />
Selama ini, sampai ternarasikan oleh media, Arsenal mengalami “sindrom <em>runner up</em>” dan terkena “kutukan” gagal meraih trofi di saat-saat akhir setelah kencang memimpin klasemen. Bahkan banyak pundit yang menyuarakan agar Mikel Arteta diganti karena tidak mampu menanamkan mental juara bagi Arsenal. Toh manajemen akhirnya memilih mempertahankan Arteta setelah sempat berniat memecatnya karena performa kurang meyakinkan pada 2021.</p>
<p>Pecah telur Arteta ini diperkirakan bakal menjadi perspektif berbeda dalam performa mentalitas anak-anak Arsenal. Mereka yang selama ini terkurung oleh inferioritas dan kecemasan dalam pembuktian diri, akan lebih percaya diri. Persaingan di level atas Liga Primer juga diperkirakan makin ketat dengan Arsenal, Manchester City yang diperkirakan akan berganti manajer dari Pep Guardiola ke Enzo Maresca, Liverpool yang untuk sementara masih mempertahankan Arne Slot, Manchester United yang memberi status permanen bagi Michael Carrick hingga 2028, juga Aston Villa yang stabil di bawah Unai Emery dan baru saja meraih trofi Liga Europa.</p>
<p>Di final Liga Champions nanti, berbekal sukses di Liga Primer, diperkirakan Arsenal bakal bermain lebih lepas. Konfidensi menjadi bekal tambahan untuk menghadapi tim yang tak kalah atraktif dalam racikan Luis Enrique. Ini akan menjadi pertarungan taktik dua arsitek Spanyol: Luis Enrique vs Mikel Arteta,</p>
<p>Selama tiga musim sebelumnya, Arsenal sebenarnya tampil dengan performa yang khas Mikel Arteta, yakni permainan menyerang berintensitas tinggi dengan dominasi penguasaan bola yang biasa disebut media sebagai ”Arteta-ball”, namun musim ini mereka terasa lebih pragmatis, tidak seindah tiga musim sebelumnya.</p>
<p>Banyak yang menyindir, ketika Arsenal tercatat mencetak 35 gol di semua ajang lewat bola-bola mati, dari <em>set piece</em> skema sepak pojok, sehingga mendapat predikat sinis sebagai “pasukan sepak pojok” atau “Arsenal Corner FC”.</p>
<p>Fokus ke sepak pojok itu dilatih secara intensif Nicolas Jover, asisten pelatih yang sangat berperan dalam merancang taktik ini sejak Juli 2021. Di tengah badai kritik, legenda Arsenal, Thiery Henry tidak memasalahkan taktik itu, karena dalam permainan yang dipentingkan adalah kemenangan.</p>
<p>Nyatanya, Arsenal tercatat sebagai tim dengan pertahanan terbaik. Mereka kebobolan paling sedikit selama musim 2025-2026, yakni 26 gol dan 19 <em>cleansheet</em> dari 37 laga, atau dengan satu pertandingan tersisa. Ini mendekati cataran bersejarah mereka yang hanya kebobolan 17 gol pada musim 1998-1999. Musim ini, di tempat kedua, Manchester City kebobolan 33 gol.</p>
<p><strong>Manajer Kedelapan</strong><br />
Arteta menjadi manajer kedelapan yang membawa Arsenal juara, setelah Herbert Chapman (dua kali), Joe Shaw, George Alisson (2), Tim Whitaker (2), Bertie Mee, George Graham (2), dan Arsene Wenger (3). Arteta juga berpeluang menjadi orang pertama yang mengantar Meriam London meraih trofi Eropa apabila bisa menaklukkan PSG di Budapest nanti.</p>
<p>Mantan gelandang Arsenal dan asisten pelatih Manchester City itu menjadi manajer termuda (44 tahun 54 hari) yang juara, juga mencatat rekor sebagai pelatih dengan persentase tertinggi kemenangan, 212 dari 351 laga atau 60,4 persen.</p>
<p>Terlepas dari apa pun hasil di Budapest nanti, dengan trofi Liga Primer, sejarah bakal mencatatnya sebagai manajer dengan nama “Ar” yang bersenyawa dengan dua “Ar” lainnya, Arsenal dan Arsene Wenger&#8230;</p>
<p><strong>&#8212; Amir Machmud</strong>, <em>wartawan<a href="http://Suarabaru.Id"> Suarabaru.Id</a></em><strong> &#8212;</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/05/23/arrr-arsenal-dari-arsene-ke-arteta">Arrr&#8230;, Arsenal: dari Arsene ke Arteta&#8230;</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Arteta, Setelah Sekian Lama&#8230;</title>
		<link>https://suarabaru.id/2026/05/09/arteta-setelah-sekian-lama</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 09 May 2026 10:00:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BOLA-BOLA]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[arsenal]]></category>
		<category><![CDATA[Budapest]]></category>
		<category><![CDATA[Final Eropa]]></category>
		<category><![CDATA[Liga Primer]]></category>
		<category><![CDATA[Meriam London]]></category>
		<category><![CDATA[PSG]]></category>
		<category><![CDATA[Sejarah]]></category>
		<category><![CDATA[Si Kuping Besar]]></category>
		<category><![CDATA[Sindrom]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=558445</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oleh: Amir Machmud NS // setinggi apakah puncak pencapaian Arsenal?/ ukuran Liga Champions?/ atau ukuran Liga Primer?/ jika ukurannya adalah trofi/ bagaimana dengan performa?/ jika ukurannya adalah gelar/ bisa apa Arteta dan pasukannya?// (Sajak “Filosofi Arteta”, 2026) SETELAH begitu lama menatah sejarah, inikah saatnya Arsenal bakal meraih puncak? Atau, Meriam London kembali mengulang kisah kelam [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/05/09/arteta-setelah-sekian-lama">Arteta, Setelah Sekian Lama&#8230;</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 12pt;"><strong><img loading="lazy" class="size-full wp-image-558453 aligncenter" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2026/05/logo-bola-bola.jpg" alt="" width="393" height="91" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2026/05/logo-bola-bola.jpg 393w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2026/05/logo-bola-bola-150x35.jpg 150w" sizes="(max-width: 393px) 100vw, 393px" />Oleh: Amir Machmud NS</strong></span></p>
<p><em>// setinggi apakah puncak pencapaian Arsenal?/ ukuran Liga Champions?/ atau ukuran Liga Primer?/ jika ukurannya adalah trofi/ bagaimana dengan performa?/ jika ukurannya adalah gelar/ bisa apa Arteta dan pasukannya?//</em><br />
<strong>(Sajak “Filosofi Arteta”, 2026)</strong></p>
<p><strong>SETELAH</strong> begitu lama menatah sejarah, inikah saatnya Arsenal bakal meraih puncak?</p>
<p>Atau, Meriam London kembali mengulang kisah kelam 2006, ketika kalah dari Barcelona dalam partai puncak yang digadang-gadang menjadi final ideal di Stade de France, Paris?</p>
<p>Ketika itu, di bawah Arsene Wenger, Arsenal membawakan orkestrasi sepak bola indah, mengalunkan irama rancak nan memesona. Sedangkan Barcelona dalam racikan taktik Frank Rijkaard menjelma sebagai tim dengan impresivitas sepak bola menyerang yang memukau.</p>
<p>Intentitas permainan elok kedua klub membuat final Liga Champions ketika itu betul-betul ditunggu sebagai “final ideal”.</p>
<p>Filosofi permainan Mikel Artela telah mengalahkam racikan strategi Diego Simeone di semifinal dengan agregat 2-1. Kini ditunggu, apakah “Arteta-ball” bisa menuntaskan final Liga Champions melawan Paris St Germain, yang di semifinal lainnya menundukkan Bayern lewat gol rata-rata Muenchen 6-5.</p>
<p><strong>Filosofi Arteta</strong><br />
Apa yang sebenarnya menarik dari permainan Arsenal, sehingga musim ini terjanjikan final yang diperkirakan indah melawan juara bertahan PSG?</p>
<p>Di bawah arahan Luis Enrique, Les Parisiens tampil stabil dan memiliki pilar-pilar hebat di setiap posisi. PSG juga mengetengahkan sepak bola menyerang dan permainan rancak. Duo penyerangnya, Khvicha Kvaratskhelia dan Ousman Dembele menjadi jaminan ketajaman sebagai ancaman bagi pertahanan lawan.</p>
<p>Kvaratskhelia adalah pemain asal Georgia yang menjadi andalan dalam menyusur dan mengacak-acak sayap, sedangkan Dembele peraih Ballon d’Or 2025 merupakan kekuatan lain PSG di sektor sayap dengan dua kaki sama-sama mematikan. Enrique juga masih punya amunisi lain, Desire Doue dan Achraf Hakimi dengan uman-umpan silang efektif.</p>
<p>Lalu di mana sebenarnya kekuatan Arsenal?</p>
<p>Permainan Arsenal terorganisasi dalam dominasi penguasaan bola, yang memberi struktur pertahanan solid dan intensitas. Ketika kehilangan bola, para pemain segera menekan balik lawan dan menghentikan transisi mereka.</p>
<p>Pelatih Liverpool Arne Slot pernah memberi apresiasi kepada Mikel Arteta. Dia memuji kemampuan pria Spanyol ini dalam meracik strategi dan taktik yang sangat fleksibel. Dia melihat bagaimana Arsenal mampu beradaptasi dengan berbagai gaya permainan, baik menyerang maupun bertahan. Hal ini menunjukkan kedalaman taktik dan kemampuan adaptasi yang bagus.</p>
<p>Filosofi sepak bola Mikel Arteta berakar pada dominasi kontrol permainan, keunggulan posisi, dan intensitas tinggi, yang sering dijabarkan melalui taktik berbasis penguasaan bola (<em>possession-based</em>), serangan terstruktur dari lini belakang, <em>pressing</em> ketat, serta perhatian detail pada situasi bola mati &#8212; terutama dari momen tendangan sudut &#8212; untuk mencetak gol. Ketajaman Arsenal antara lain ditopang oleh pendekatan pragmatis, memadukan fleksibilitas taktis dengan disiplin pertahanan.</p>
<p>Dengan melaju ke final Liga Champions, Mikel Arteta meraih capaian baru dalam karier kepelatihannya. Dia bangga menjadi bagian dari Arsenal bersama dengan para pemain dan suporter menciptakan sejarah bagi klub.</p>
<p>“Kami tahu betapa (pencapaian) ini begitu berarti buat semua orang, kami memberikan segalanya, para pemain melakukan pekerjaaan yang luar biasa dan setelah 20 tahun dan untuk kedua kali dalam sejarah, kami kembali lagi ke final Liga Champions,” ucapnya.</p>
<p>Yang juga membuat Arteta gembira adalah kualitas anak asuhnya saat menghadapi Atletico Madrid dengan level permainan yang tinggi. “Kita tahu betapa sulit dan menantang level lawan di semifinal. Atletico, mereka adalah tim yang luar biasa, cara mereka bersaing, solusi yang mereka punya, jawaban atas segala yang Anda coba lakukan, benar-benar luar biasa. Alasan mereka ada di sana, mereka telah melakukan tugas yang besar, dan perbedaannya tipis,” ungkapnya.</p>
<p>Arteta yang sudah menangani Arsenal sejak 2019 pun menanggapi pertanyaan soal kemampuan anak asuhnya bersaing di level Eropa secara bertahap, dari tidak masuk Liga Champions, kemudian memijak Europa League, dan kemudian kembali ke turnamen nomor satu antarklub Eropa, hingga meraih final.</p>
<p>“Itu sangat berat dan sulit, tetapi sekali lagi, kami punya keinginan dan ambisi yang sama untuk klub ini, dan kemudian memang ada sedikit keberuntungan, segala sesuatu harus berjalan sesuai keinginan Anda.”</p>
<p>“Kami telah mencurahkan begitu banyak kerja keras, semangat, dan keyakinan ke dalam hal yang kami lakukan hari ini dan kami mendapat kesempatan untuk menjalani hari yang luar biasa di Budapest dalam beberapa pekan ke depan,” ucap mantan pemain Arsenal itu (<em>cnnidonesia.com</em>, 6 Mei 2026).</p>
<p>Pada sisi lain, Luis Enrique meyakini, PSG sudah lebih kuat, dan hal itu terlihat dari kondisi stabil performa klub asuhannya itu di sepanjang perjalanan menuju final Liga Champions.</p>
<p>Dua pria Spanyol di final Eropa: siapa yang bakal berjaya? Enrique yang mampu mempertahankan gelar, atau Arteta yang mencetak sejarah bagi Arsenal?</p>
<p>Apa pun, ini adalah representasi dari dua wajah filosofi sepak bola yang sama-sama berkarakter impresif. PSG dengan kemenyatuan yang terbentuk cukup panjang, dan Arsenal dengan kolektivitas yang menjadi kekuatan Arteta.</p>
<p><strong>Menatah Sejarah</strong><br />
Arsenal, bagaimanapun telah menjejak satu tahap: ada harapan bakal mengukir sejarah. Selain untuk kali pertama mengangkat trofi Si Kuping Besar, juga memenuhi hasrat menjuarai Liga Primer yang sejak 2004 tak pernah diraih.</p>
<p>Kini, Meriam London juga memupuk mimpi, menjauhi “kutukan”: meredup dan diliputi “sindrom nyaris” di saat-saat menentukan. Termasuk ketika lolos ke final 2006, dan tiga musim mendekat ke juara Liga Primer tetapi akhirnya merasakan pahitnya kegagalan.</p>
<p>Dan, melawan PSG dalam final Eropa di Budapest nanti ini adalah kesempatan untuk membuat sejarah&#8230;</p>
<p><strong>&#8212; Amir Machmud NS</strong>; <em>wartawan<a href="http://Suarabaru.Id"> Suarabaru.Id</a></em><strong> &#8212;</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/05/09/arteta-setelah-sekian-lama">Arteta, Setelah Sekian Lama&#8230;</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Hongaria Isyaratkan Tunda Buka Kembali Sekolah Saat Covid-19 Melonjak</title>
		<link>https://suarabaru.id/2021/03/25/hongaria-isyaratkan-tunda-buka-kembali-sekolah-saat-covid-19-melonjak</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 25 Mar 2021 09:35:07 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Suara Internasional]]></category>
		<category><![CDATA[Budapest]]></category>
		<category><![CDATA[Buka Sekolah]]></category>
		<category><![CDATA[COVID-19]]></category>
		<category><![CDATA[melonjak]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=159303</guid>

					<description><![CDATA[<p>BUDAPEST (SUARABARU.ID) &#8211; Pembukaan kembali sekolah dan taman kanak-kanak yang direncanakan Hongaria pada 7 April sekarang tampak &#8220;optimistik&#8221;, kata Zoltan Maruzsa, seorang sekretaris negara yang bertanggung jawab atas pendidikan, dalam wawancara surat kabar yang diterbitkan pada Kamis (25/03/2021). Rumah sakit Hongaria berada di bawah tekanan &#8220;luar biasa&#8221; karena meningkatnya infeksi virus corona, kata kepala layanan [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2021/03/25/hongaria-isyaratkan-tunda-buka-kembali-sekolah-saat-covid-19-melonjak">Hongaria Isyaratkan Tunda Buka Kembali Sekolah Saat Covid-19 Melonjak</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BUDAPEST (SUARABARU.ID)</strong> &#8211; Pembukaan kembali sekolah dan taman kanak-kanak yang direncanakan Hongaria pada 7 April sekarang tampak &#8220;optimistik&#8221;, kata Zoltan Maruzsa, seorang sekretaris negara yang bertanggung jawab atas pendidikan, dalam wawancara surat kabar yang diterbitkan pada Kamis (25/03/2021).</p>
<p>Rumah sakit Hongaria berada di bawah tekanan &#8220;luar biasa&#8221; karena meningkatnya infeksi virus corona, kata kepala layanan medis pada Rabu (24/3/2021), ketika negara itu menjadi sarang dalam gelombang ketiga pandemi yang telah sangat parah melanda Eropa Tengah.</p>
<p>&#8220;Kita dapat mengesampingkan kemungkinan pembelajaran jarak jauh dilakukan sepanjang tahun ajaran. Namun, perlu beberapa tingkat optimisme untuk menerima begitu saja bahwa pada 7 April akan dibuka kembali,&#8221; kata Maruzsa kepada surat kabar Magyar Nemzet.</p>
<p><strong>Baca Juga: <a href="https://suarabaru.id/2021/03/25/taiwan-sebut-telah-memulai-produksi-massal-rudal-jarak-jauh/">Taiwan Sebut Telah Memulai Produksi Massal Rudal Jarak Jauh</a></strong></p>
<p>&#8220;Untuk saat ini tampaknya lebih mungkin bahwa kembali mengajar di kelas bisa memakan waktu lebih lama, tetapi kami juga perlu melihat perkembangan beberapa hari ke depan untuk menilai itu,&#8221; katanya.</p>
<p>Hongaria di kalangan negara-negara anggota Uni Eropa memimpin dalam impor vaksin dan tingkat vaksinasi per kapita, menurut data dari Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Eropa. Negara itu telah memberikan setidaknya satu dosis vaksin pada 1,7 juta orang.</p>
<p>Namun, Hongaria sekarang menempati urutan pertama di dunia dalam kematian akibat Covid-19 berdasar rasio populasi selama tujuh hari terakhir, menurut Our World in Data.</p>
<p><strong>Baca Juga: <a href="https://suarabaru.id/2021/03/25/dubes-ri-dukung-penguatan-hubungan-antarparlemen-ri-sri-lanka/">Dubes RI Dukung Penguatan Hubungan Antarparlemen RI- Sri Lanka</a></strong></p>
<p>Pada Rabu (24/3), Hongaria melaporkan 593.710 kasus Covid-19 dan 18.952 kematian, mewakili sekitar 0,2 persen dari populasinya.</p>
<p>Seorang bankir sentral mengatakan pada Rabu bahwa ia memperkirakan tidak ada pelonggaran cepat dari langkah-langkah penguncian saat ini, yang berlaku sejak November. Bankir tersebut menambahkan bahwa pelonggaran sebagian dapat diperkirakan terjadi pada paruh kedua tahun ini.</p>
<p><em><strong>Ant-Claudia</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2021/03/25/hongaria-isyaratkan-tunda-buka-kembali-sekolah-saat-covid-19-melonjak">Hongaria Isyaratkan Tunda Buka Kembali Sekolah Saat Covid-19 Melonjak</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
<div style="position:absolute; left:-9999px; top:-9999px;">
<a href="https://thedramaparadise.com/">https://thedramaparadise.com/</a>
<a href="https://villamadridbrownsville.com/">https://villamadridbrownsville.com/</a>
<a href="https://gamesvega.com/">https://gamesvega.com/</a>
<a href="https://bhpi.org/">https://bhpi.org/</a>
<a href="https://ayahqq.com">https://ayahqq.com</a>
<a href="https://klik66.com">https://klik66.com</a>

<a href="https://globelegislators.org">https://globelegislators.org</a>
<a href="https://controlesocial.cg.df.gov.br/">https://controlesocial.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/">https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://www.aux.com.sg/">https://www.aux.com.sg/</a>
<a href="https://global-edu.uz/">https://global-edu.uz/</a>
<a href="https://chessellpotterycafe.co.uk/menu">https://chessellpotterycafe.co.uk/menu</a>
<a href="http://ipcr.gov.ng/">http://ipcr.gov.ng/</a>
<a href="https://globelegislators.org/about-us/">https://globelegislators.org/about-us/</a>
<a href="https://globelegislators.org/biodiversity/">https://globelegislators.org/biodiversity/</a>
<a href="https://global-edu.uz/ru/">https://global-edu.uz/ru/</a>

<a href="https://maya.perhutani.co.id/">Slot Thailand</a>
<a href="https://simako.perhutani.co.id/">Slot Gacor</a>
<a href="https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/">https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/</a>
<a href="https://www.topkarir.com/tentang-kami/">Slot Gacor Thailand</a>

<a href="https://id.pandamgadang.com/">https://id.pandamgadang.com/</a>
<a href="https://cheersport.at/about-us/">https://cheersport.at/about-us/</a>
<a href="https://www.sna.org.ar">https://www.sna.org.ar</a>
<a href="https://tourism.perlis.gov.my/">https://tourism.perlis.gov.my/</a>
<a href="https://ppg.fkip.unisri.ac.id/">https://ppg.fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://feednplay.dei.uc.pt/">https://feednplay.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://fkip.unisri.ac.id/">https://fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fh.unisri.ac.id/">https://fh.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://map.fisip.unisri.ac.id/">https://map.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://inspira.dei.uc.pt/">https://inspira.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://an.fisip.unisri.ac.id/">https://an.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fisip.unisri.ac.id/">https://fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://hi.fisip.unisri.ac.id/">https://hi.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://ebooks.uinsyahada.ac.id/">https://ebooks.uinsyahada.ac.id/</a>
<a href="https://cultura.userena.cl/">https://cultura.userena.cl/</a>
<a href="https://middlepassage.dei.uc.pt/">https://middlepassage.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://discurso.userena.cl/">https://discurso.userena.cl/</a>
<a href="https://ictess.unisri.ac.id/">https://ictess.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://aku.ac.id">https://aku.ac.id</a>

<a href="https://hifisipunisri.us.com/">slot gacor</a>
<a href="https://cheersport.sa.com/">slot gacor</a>
<a href="https://pkvgames.gr.com/">pkv games</a>

<a href="https://pioneer.schooloftomorrow.ph/">https://pioneer.schooloftomorrow.ph/</a>
<a href="https://wpsotp.schooloftomorrow.ph/">mpo slot</a>
<a href="https://stem-md.swu.bg/">https://stem-md.swu.bg/</a>
<a href="https://greenstem.swu.bg/">mpo</a>

<a href="https://cheersport.at/doc/pkv-games/">https://cheersport.at/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/">https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/</a>

<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/">https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/</a>

<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/</a>

<a href="https://uniestate.com/pkv-games/">https://uniestate.com/pkv-games/</a>
<a href="https://uniestate.com/bandarqq/">https://uniestate.com/bandarqq/</a>
<a href="https://uniestate.com/qiuqiu/">https://uniestate.com/qiuqiu/</a>

<a href="https://pojoktim.com/public/pkv-games/">https://pojoktim.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/bandarqq/">https://pojoktim.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/dominoqq/">https://pojoktim.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/">https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/">https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/">https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/</a>

<a href="https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/">https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/">https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/">https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/</a>

<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/</a>

<a href="https://graceconference.com/public/pkv-games/">https://graceconference.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/bandarqq/">https://graceconference.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/dominoqq/">https://graceconference.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/</a>

<a href="https://pksoganilir.com/pkv-games/">https://pksoganilir.com/pkv-games/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/bandarqq/">https://pksoganilir.com/bandarqq/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/dominoqq/">https://pksoganilir.com/dominoqq/</a>

<a href="https://bhor.gov.pg/pkv-games/">https://bhor.gov.pg/pkv-games/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/bandarqq/">https://bhor.gov.pg/bandarqq/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/dominoqq/">https://bhor.gov.pg/dominoqq/</a>

<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/</a>

<a href="https://legacy.wespa.org/pkv-games/">https://legacy.wespa.org/pkv-games/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/bandarqq/">https://legacy.wespa.org/bandarqq/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/dominoqq/">https://legacy.wespa.org/dominoqq/</a>

<a href="https://ac-group.hr/chip/pkv-games/">https://ac-group.hr/chip/pkv-games/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/bandarqq/">https://ac-group.hr/chip/bandarqq/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/dominoqq/">https://ac-group.hr/chip/dominoqq/</a>
</div>