<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>bpbd kudus Archives - SuaraBaru.id</title>
	<atom:link href="https://suarabaru.id/tag/bpbd-kudus/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<description>Media Online Tajam dan Berimbang</description>
	<lastBuildDate>Mon, 08 Dec 2025 22:19:49 +0000</lastBuildDate>
	<language>id-ID</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=5.9.13</generator>

<image>
	<url>https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2018/06/cropped-logofooter-32x32.png</url>
	<title>bpbd kudus Archives - SuaraBaru.id</title>
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Angin Kencang Terjang Desa Medini Kudus, Enam Rumah Alami Kerusakan</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/12/09/angin-kencang-terjang-desa-medini-kudus-enam-rumah-alami-kerusakan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 08 Dec 2025 23:30:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Berita utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Kudus]]></category>
		<category><![CDATA[angin kencang]]></category>
		<category><![CDATA[bencana]]></category>
		<category><![CDATA[bpbd kudus]]></category>
		<category><![CDATA[kudus]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=531665</guid>

					<description><![CDATA[<p>KUDUS (SUARABARU.ID) – Hujan disertai angin kencang melanda wilayah Kecamatan Undaan, Kabupaten Kudus, pada Senin malam (8/12/2025), mengakibatkan enam rumah warga di Desa Medini mengalami kerusakan ringan hingga berat. Kejadian tersebut berlangsung sekitar pukul 19.30 WIB, setelah sebelumnya hujan dengan intensitas sedang mengguyur kawasan tersebut sejak pukul 19.00 WIB. Kasi Kedaruratan dan Kebencanaan BPBD Kudus, [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/12/09/angin-kencang-terjang-desa-medini-kudus-enam-rumah-alami-kerusakan">Angin Kencang Terjang Desa Medini Kudus, Enam Rumah Alami Kerusakan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KUDUS (SUARABARU.ID)</strong> – Hujan disertai angin kencang melanda wilayah Kecamatan Undaan, Kabupaten Kudus, pada Senin malam (8/12/2025), mengakibatkan enam rumah warga di Desa Medini mengalami kerusakan ringan hingga berat. Kejadian tersebut berlangsung sekitar pukul 19.30 WIB, setelah sebelumnya hujan dengan intensitas sedang mengguyur kawasan tersebut sejak pukul 19.00 WIB.</p>
<p>Kasi Kedaruratan dan Kebencanaan BPBD Kudus, Ahmad Munaji, membenarkan adanya laporan kerusakan rumah akibat terpaan angin. Menurutnya, peningkatan intensitas hujan yang disertai hembusan angin kuat menjadi pemicu rusaknya sejumlah atap dan genteng rumah warga.</p>
<p>Baca juga:</p>
<p><strong><a href="https://suarabaru.id/2025/12/09/pemkab-kudus-lindungi-30-ribu-lebih-pekerja-rentan-lewat-bpjs-ketenagakerjaan">Pemkab Kudus Lindungi 30 Ribu Lebih Pekerja Rentan lewat BPJS Ketenagakerjaan</a></strong></p>
<p>“Saat hujan mulai meningkat, angin cukup kencang hingga menyebabkan beberapa atap rumah warga terbawa angin. Data sementara ada enam rumah terdampak di Desa Medini,” ujar Ahmad Munaji.</p>
<p><strong>Rincian Rumah Terdampak</strong></p>
<p>Kerusakan rumah berada di dua lokasi, masing-masing di Gang 8 dan Gang 11 Desa Medini. Rumah yang mengalami kerusakan dengan rincian pada Gang 8 yakni rumah Mulyono (Ibu Sami) – 30 genteng rusak, kemudian Sugirah – 6 lembar seng rusak, Ahmad Safii – 160 genteng rusak, Tohir – 40 genteng rusak, Bukori – 30 genteng rusak. Sementara, pada gang 11 kerusakan yang terjadi yakni pada rumah Kamiran – 30 genteng rusak</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/12/09/angin-kencang-terjang-desa-medini-kudus-enam-rumah-alami-kerusakan">Angin Kencang Terjang Desa Medini Kudus, Enam Rumah Alami Kerusakan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Angin Kencang Terjang Undaan Kudus, Pohon Tumbang Timpa Rumah Warga</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/11/05/angin-kencang-terjang-undaan-kudus-pohon-tumbang-timpa-rumah-warga</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 05 Nov 2025 07:05:53 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Berita utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Kudus]]></category>
		<category><![CDATA[angin kencang]]></category>
		<category><![CDATA[bpbd kudus]]></category>
		<category><![CDATA[kudus]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=505660</guid>

					<description><![CDATA[<p>KUDUS (SUARABARU.ID) – Hujan disertai angin kencang melanda wilayah Kecamatan Undaan, Kabupaten Kudus, pada Rabu siang (5/11/2025). Akibatnya, sebuah pohon tumbang dan menimpa atap rumah milik warga Desa Sambung, Kecamatan Undaan. Peristiwa terjadi sekitar pukul 12.30 WIB di Gang 6 RT 08 RW 02 Desa Sambung. Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam kejadian [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/11/05/angin-kencang-terjang-undaan-kudus-pohon-tumbang-timpa-rumah-warga">Angin Kencang Terjang Undaan Kudus, Pohon Tumbang Timpa Rumah Warga</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KUDUS (SUARABARU.ID) –</strong> Hujan disertai angin kencang melanda wilayah Kecamatan Undaan, Kabupaten Kudus, pada Rabu siang (5/11/2025). Akibatnya, sebuah pohon tumbang dan menimpa atap rumah milik warga Desa Sambung, Kecamatan Undaan.</p>
<p>Peristiwa terjadi sekitar pukul 12.30 WIB di Gang 6 RT 08 RW 02 Desa Sambung. Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam kejadian tersebut. Kerusakan hanya terjadi pada bagian atap rumah milik Bapak Wafa, yang tertimpa batang pohon.</p>
<p>Kasi Kedaruratan dan Kebencanaan BPBD Kudus, Ahmad Munaji, menjelaskan bahwa insiden berawal dari hujan dengan intensitas sedang yang melanda wilayah Undaan sejak pukul 12.00 WIB. Namun, sekitar setengah jam kemudian, kecepatan angin meningkat cukup tajam hingga menyebabkan pohon di depan rumah warga tumbang.</p>
<p>“Begitu menerima laporan, tim BPBD Kudus bersama relawan langsung melakukan assessment dan evakuasi pohon tumbang. Koordinasi juga dilakukan dengan aparat desa, kecamatan, dan relawan kebencanaan di wilayah Undaan,” jelas Ahmad Munaji, Rabu (5/11/2025).</p>
<p>Munaji menambahkan, proses penanganan berjalan lancar dan situasi kembali aman setelah batang pohon berhasil dievakuasi. Tim relawan yang terlibat dalam penanganan antara lain Relawan Kencana Undaan, Destana Undaan Tengah, serta Undaan Rescue, bersama Trantibum Kecamatan Undaan dan aparat Pemdes Sambung.</p>
<p>“Tidak ada korban jiwa maupun kerugian material yang berarti. Kami tetap mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem di musim hujan ini,” imbuhnya.</p>
<p>Pihak BPBD Kudus juga mengingatkan warga untuk lebih berhati-hati terhadap pohon tua dan rapuh di sekitar rumah, terutama saat hujan lebat disertai angin.</p>
<p><strong>Ali Bustomi</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/11/05/angin-kencang-terjang-undaan-kudus-pohon-tumbang-timpa-rumah-warga">Angin Kencang Terjang Undaan Kudus, Pohon Tumbang Timpa Rumah Warga</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pendaki Asal Pati yang Hilang di Gunung Muria Ditemukan Selamat</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/11/03/pendaki-asal-pati-yang-hilang-di-gunung-muria-ditemukan-selamat</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 03 Nov 2025 01:24:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Berita utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Kudus]]></category>
		<category><![CDATA[bpbd kudus]]></category>
		<category><![CDATA[kudus]]></category>
		<category><![CDATA[muria]]></category>
		<category><![CDATA[pati]]></category>
		<category><![CDATA[Pendaki gunung]]></category>
		<category><![CDATA[pendaki hilang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=505104</guid>

					<description><![CDATA[<p>KUDUS (SUARABARU.ID) – Reno Setiawan (15), seorang pelajar asal Pati yang sempat dilaporkan hilang saat mendaki Gunung Muria, ditemukan selamat pada Senin (3/11/2025) pagi. Korban ditemukan dalam kondisi sehat di sekitar Pos 4 Jalur Pendakian Puncak 29 setelah operasi pencarian terpadu lintas kabupaten. Kepala Seksi Kedaruratan dan Kebencanaan BPBD Kudus, Ahmad Munaji, menjelaskan bahwa operasi [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/11/03/pendaki-asal-pati-yang-hilang-di-gunung-muria-ditemukan-selamat">Pendaki Asal Pati yang Hilang di Gunung Muria Ditemukan Selamat</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KUDUS (SUARABARU.ID)</strong> – Reno Setiawan (15), seorang pelajar asal Pati yang sempat dilaporkan hilang saat mendaki Gunung Muria, ditemukan selamat pada Senin (3/11/2025) pagi.</p>
<p>Korban ditemukan dalam kondisi sehat di sekitar Pos 4 Jalur Pendakian Puncak 29 setelah operasi pencarian terpadu lintas kabupaten.</p>
<p>Kepala Seksi Kedaruratan dan Kebencanaan BPBD Kudus, Ahmad Munaji, menjelaskan bahwa operasi pencarian melibatkan tim gabungan dari BPBD Kudus, Jepara, Pati, Basarnas, SARDA Jateng, serta relawan.</p>
<p>“Korban ditemukan sekitar pukul 05.52 WIB dan langsung dievakuasi melalui jalur Tempur, Jepara. Pencarian intensif dimulai sejak pukul 02.00 WIB karena ada kemungkinan korban tersesat ke jalur Kudus,” ujar Munaji.</p>
<p><strong>Kronologi Hilang</strong></p>
<p>Menurut laporan BPBD Kudus, Reno bersama tiga rekannya mulai mendaki dari Basecamp Tempur, Jepara, sekitar pukul 09.00 WIB. Setelah mencapai puncak, Reno meminta izin turun lebih dulu pada pukul 16.00 WIB.</p>
<figure id="attachment_505108" aria-describedby="caption-attachment-505108" style="width: 681px" class="wp-caption aligncenter"><img class="wp-image-505108 size-full" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/11/IMG_20251103_082326.jpg" alt="" width="681" height="520" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/11/IMG_20251103_082326.jpg 681w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/11/IMG_20251103_082326-400x305.jpg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/11/IMG_20251103_082326-150x115.jpg 150w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/11/IMG_20251103_082326-80x60.jpg 80w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/11/IMG_20251103_082326-100x75.jpg 100w" sizes="(max-width: 681px) 100vw, 681px" /><figcaption id="caption-attachment-505108" class="wp-caption-text">Reno Setiawan (15), seorang pelajar asal Pati yang sempat dilaporkan hilang saat mendaki Gunung Muria, akhirnya bisa diselamatkan. Foto:bpbd</figcaption></figure>
<p>Namun, Reno tidak kunjung terlihat saat rekan-rekannya tiba kembali di basecamp pukul 17.00 WIB. Laporan hilangnya diteruskan ke BPBD Jepara. Pencarian awal sempat dihentikan pukul 01.00 WIB akibat kondisi cuaca hujan dan jarak pandang yang terbatas.</p>
<p>Setelah koordinasi lintas wilayah, keberadaan Reno akhirnya terdeteksi di sekitar Pos 4 dan ia berhasil dievakuasi dengan selamat. Operasi pencarian dinyatakan selesai pukul 06.00 WIB.<br />
Imbauan Keselamatan</p>
<p>Menanggapi insiden ini, Munaji menekankan pentingnya keselamatan bagi para pendaki. Ia mengingatkan para pendaki muda untuk tidak memaksakan diri demi konten media sosial dan selalu memprioritaskan keselamatan.</p>
<p>“Sekarang banyak pendaki muda yang mengejar konten, bukan keselamatan. Edukasi keselamatan di gunung harus terus dilakukan,” tegasnya.</p>
<p>BPBD Kudus mengimbau masyarakat agar selalu memeriksa prakiraan cuaca sebelum mendaki dan tidak memisahkan diri dari rombongan.</p>
<p><strong>Ali Bustomi</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/11/03/pendaki-asal-pati-yang-hilang-di-gunung-muria-ditemukan-selamat">Pendaki Asal Pati yang Hilang di Gunung Muria Ditemukan Selamat</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pendaki yang Hilang di Gunung Muria Berhasil Dievakuasi Selamat Setelah Terjatuh di Jurang</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/10/29/pendaki-yang-hilang-di-gunung-muria-berhasil-dievakuasi-selamat-setelah-terjatuh-di-jurang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 29 Oct 2025 01:46:49 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Berita utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Kudus]]></category>
		<category><![CDATA[bpbd kudus]]></category>
		<category><![CDATA[gunung muria]]></category>
		<category><![CDATA[jatuh jurang]]></category>
		<category><![CDATA[Pendaki]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=504106</guid>

					<description><![CDATA[<p>KUDUS (SUARABARU.ID) – Seorang pendaki bernama Evan Maulana (18) warga Desa Rejosari, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus, berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat setelah terjatuh ke jurang di kawasan Gunung Muria, Jalur Natasangin, Desa Rahtawu, Kecamatan Gebog, Selasa (28/10/2025) malam. Peristiwa itu terjadi saat korban melakukan pendakian seorang diri pada Selasa sore sekitar pukul 14.00 WIB. Meski [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/10/29/pendaki-yang-hilang-di-gunung-muria-berhasil-dievakuasi-selamat-setelah-terjatuh-di-jurang">Pendaki yang Hilang di Gunung Muria Berhasil Dievakuasi Selamat Setelah Terjatuh di Jurang</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KUDUS (SUARABARU.ID)</strong> – Seorang pendaki bernama Evan Maulana (18) warga Desa Rejosari, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus, berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat setelah terjatuh ke jurang di kawasan Gunung Muria, Jalur Natasangin, Desa Rahtawu, Kecamatan Gebog, Selasa (28/10/2025) malam.</p>
<p>Peristiwa itu terjadi saat korban melakukan pendakian seorang diri pada Selasa sore sekitar pukul 14.00 WIB. Meski sempat diimbau oleh penjaga basecamp agar tidak mendaki karena cuaca hujan dan berkabut, Evan tetap memutuskan melanjutkan perjalanan menuju puncak Natasangin.</p>
<p>Namun, ketika hampir mencapai puncak bayangan Natasangin sekitar pukul 17.30 WIB, korban diduga terpeleset dan terjatuh ke jurang sedalam 70–90 meter.</p>
<p>Kasi Kedaruratan dan Kebencanaan BPBD Kudus, Ahmad Munaji, mengatakan laporan pertama diterima oleh Kudus Siaga 112 pada pukul 23.00 WIB, setelah rekan korban, Hilmi, mendapat pesan singkat WhatsApp bahwa korban terperosok ke jurang.</p>
<p>“Begitu mendapat laporan, kami langsung berkoordinasi dan menerjunkan tiga tim gabungan menuju lokasi. Proses evakuasi berlangsung cukup sulit karena kondisi medan yang terjal dan gelap, disertai cuaca hujan,” jelas Ahmad Munaji, Rabu (29/10/2025).</p>
<p>Tim pertama yang terdiri dari delapan personel diberangkatkan ke lokasi pukul 24.00 WIB melalui jalur atas. Disusul tim kedua dengan empat orang menyisir jalur bawah pada pukul 03.15 WIB, dan tim ketiga membawa perlengkapan tambahan menyusul ke titik kejadian sekitar pukul 04.50 WIB.</p>
<p>Pada sekitar pukul 03.15 WIB, tim sempat mendengar teriakan korban dari bawah puncak bayangan. Upaya komunikasi terus dilakukan untuk memastikan posisi korban sebelum melakukan proses penarikan manual dengan sistem katrol.</p>
<p>“Korban berhasil dievakuasi oleh tim SAR gabungan pada pukul 05.40 WIB dalam keadaan sadar dan tanpa luka serius. Setelah itu korban dibawa turun ke basecamp Natasangin untuk pemeriksaan lanjutan,” tambah Munaji.</p>
<p>Operasi penyelamatan ini melibatkan unsur BPBD Kudus, Basarnas, Polsek dan Koramil Gebog, relawan Destana Rahtawu, MDMC, BAGANA, Kencana Gebog, perangkat Desa Rahtawu, serta warga setempat.</p>
<p>Proses evakuasi selesai pada pukul 06.40 WIB. BPBD Kudus mengimbau para pendaki agar memperhatikan kondisi cuaca dan selalu mematuhi arahan petugas basecamp demi keselamatan diri.</p>
<p>“Gunung Muria memiliki kontur curam dan licin saat hujan. Kami minta pendaki lebih bijak dan tidak memaksakan diri naik saat cuaca ekstrem,” pungkas Munaji.</p>
<p><strong>Ali Bustomi</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/10/29/pendaki-yang-hilang-di-gunung-muria-berhasil-dievakuasi-selamat-setelah-terjatuh-di-jurang">Pendaki yang Hilang di Gunung Muria Berhasil Dievakuasi Selamat Setelah Terjatuh di Jurang</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Gudang Penyimpanan Tembakau Pabrik Rokok Kudus Terbakar, Kerugian Ditaksir Capai Rp500 Juta</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/08/05/kebakaran-gudang-tembakau-pt-jaleca-kudus</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 05 Aug 2025 01:14:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Berita utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Kudus]]></category>
		<category><![CDATA[berita kudus terkini]]></category>
		<category><![CDATA[bpbd kudus]]></category>
		<category><![CDATA[Damkar Kudus]]></category>
		<category><![CDATA[gudang tembakau terbakar]]></category>
		<category><![CDATA[kebakaran 4 Agustus 2025]]></category>
		<category><![CDATA[kebakaran Bae Kudus]]></category>
		<category><![CDATA[kebakaran Gondangmanis]]></category>
		<category><![CDATA[kebakaran gudang]]></category>
		<category><![CDATA[kebakaran industri]]></category>
		<category><![CDATA[kebakaran kudus]]></category>
		<category><![CDATA[kebakaran tembakau]]></category>
		<category><![CDATA[kerugian kebakaran kudus]]></category>
		<category><![CDATA[penyebab kebakaran gudang]]></category>
		<category><![CDATA[PT Jaleca]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=488472</guid>

					<description><![CDATA[<p>KUDUS (SUARABARU.ID) – Kebakaran hebat melanda gudang penyimpanan tembakau milik PT Jaleca yang berlokasi di Jalan Tengah, Desa Gondangmanis, Kecamatan Bae, Kabupaten Kudus, pada Senin malam (4/8/2025) sekitar pukul 19.30 WIB. Gudang tersebut dimiliki oleh Liem Eng Whie, warga Barongan, Kecamatan Kota, Kabupaten Kudus. Kebakaran ini menghanguskan material berupa jengkok tembakau, ampas kopi, dan kulit [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/08/05/kebakaran-gudang-tembakau-pt-jaleca-kudus">Gudang Penyimpanan Tembakau Pabrik Rokok Kudus Terbakar, Kerugian Ditaksir Capai Rp500 Juta</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KUDUS (SUARABARU.ID)</strong> – Kebakaran hebat melanda gudang penyimpanan tembakau milik PT Jaleca yang berlokasi di Jalan Tengah, Desa Gondangmanis, Kecamatan Bae, Kabupaten Kudus, pada Senin malam (4/8/2025) sekitar pukul 19.30 WIB. Gudang tersebut dimiliki oleh Liem Eng Whie, warga Barongan, Kecamatan Kota, Kabupaten Kudus.</p>
<p>Kebakaran ini menghanguskan material berupa jengkok tembakau, ampas kopi, dan kulit jagung (klobot) yang disimpan di dalam gudang seluas sekitar 25 x 25 meter dengan volume tumpukan mencapai 8 meter. Beruntung, api tidak merambat ke bangunan lain karena adanya tembok pembatas antar gudang.</p>
<p>Menurut keterangan dari Very Ristianto, Komandan Regu Security setempat yang juga menjadi pelapor kejadian, api pertama kali diketahui saat ia hendak melakukan patroli rutin menjelang pukul 20.00 WIB. Ia melihat kepulan asap mencurigakan dari arah gudang penyimpanan klobot.</p>
<p>“Saat mencoba membuka gudang, kami mendapati gembok dalam kondisi macet. Bersama rekan sesama security, mereka membuka paksa gembok dan menemukan api sudah mulai menyala. Karena keterbatasan alat pemadam (APAR) dan sumber air, api dengan cepat membesar dan melalap isi Gudang,”katanya.</p>
<p>Kejadian segera dilaporkan ke Polsek Bae dan pemadam kebakaran. Tim Damkar gabungan tiba di lokasi sekitar lima menit kemudian.</p>
<p>Penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan pihak berwenang. Namun, dugaan awal mengarah pada adanya uap panas dari tumpukan karung di gudang yang minim ventilasi udara.</p>
<p>Gudang ini diketahui hanya memiliki satu pintu keluar-masuk dan difungsikan khusus sebagai tempat penyimpanan, tanpa aktivitas produksi. Material yang mudah terbakar serta sirkulasi udara yang buruk mempercepat penyebaran api.</p>
<p>Kerugian ditaksir mencapai sekitar Rp500 juta, mencakup kerusakan pada ampas kopi, kulit jagung (klobot), dan jengkok tembakau.</p>
<p>Proses pemadaman dilakukan oleh tim Damkar gabungan dari berbagai instansi, dibantu warga setempat, karyawan gudang, security, serta relawan penanggulangan bencana (PB). Upaya pendinginan dan pemutusan jalur api terus dilakukan agar tidak meluas ke area sekitar.</p>
<p>Petugas Terlibat dan Upaya Penanganan Unit Pemadam Terlibat 3 unit Damkar BPBD Kudus 2 unit Damkar Satpol PP 1 unit Damkar Nojorono 1 unit Damkar PT Pura 1 unit Damkar PR Sukun 2 unit tangki air minum Instansi dan Relawan, BPBD Kudus, Relawan PB, Polsek dan Koramil Bae, INAFIS Polres Kudus, PSC 119 Dinas Kesehatan Kudus, SPGDT 119 RSUD Loekmonohadie Kudus, Pemdes Gondangmanis, Pemcam Bae, Pengelola PT Jaleca, Karyawan dan security Gudang, Upaya Tanggap Darurat, Pendataan dan asesmen oleh BPBD, Koordinasi lintas instansi, Dokumentasi dan pelaporan kejadian, Monitoring intensif lokasi, Kebutuhan mendesak: logistik peralatan, makanan, minuman, dan suplai air</p>
<p><strong>Ali Bustomi</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/08/05/kebakaran-gudang-tembakau-pt-jaleca-kudus">Gudang Penyimpanan Tembakau Pabrik Rokok Kudus Terbakar, Kerugian Ditaksir Capai Rp500 Juta</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Terhindar dari Maut, Buruh Serabutan Kudus Kehilangan Rumah Warisan Orang Tua</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/07/31/rumah-tua-roboh-di-jekulo-kudus-buruh-selamat</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 31 Jul 2025 02:51:02 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Berita utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Kudus]]></category>
		<category><![CDATA[bedah rumah Kudus]]></category>
		<category><![CDATA[bpbd kudus]]></category>
		<category><![CDATA[buruh serabutan Kudus]]></category>
		<category><![CDATA[Jekulo]]></category>
		<category><![CDATA[RTLH Kudus]]></category>
		<category><![CDATA[rumah roboh Kudus]]></category>
		<category><![CDATA[rumah tua ambruk]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=487627</guid>

					<description><![CDATA[<p>KUDUS (SUARABARU.ID) –  Sebuah rumah tua yang sudah puluhan tahun berdiri tiba-tiba ambruk sekitar pukul 20.30 WIB, tanpa hujan maupun angin kencang.Rumah tersebut milik Kuswarin (40), seorang buruh serabutan yang tinggal seorang diri, warga Dukuh Mijen, Desa Bulungcangkring, Kecamatan Jekulo, Kudus, Rabu (30/7/2025) Beruntung, saat peristiwa terjadi, Kuswarin sedang berada di rumah tetangga sehingga selamat [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/07/31/rumah-tua-roboh-di-jekulo-kudus-buruh-selamat">Terhindar dari Maut, Buruh Serabutan Kudus Kehilangan Rumah Warisan Orang Tua</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KUDUS (SUARABARU.ID) –</strong>  Sebuah rumah tua yang sudah puluhan tahun berdiri tiba-tiba ambruk sekitar pukul 20.30 WIB, tanpa hujan maupun angin kencang.Rumah tersebut milik Kuswarin (40), seorang buruh serabutan yang tinggal seorang diri, warga Dukuh Mijen, Desa Bulungcangkring, Kecamatan Jekulo, Kudus, Rabu (30/7/2025)</p>
<p>Beruntung, saat peristiwa terjadi, Kuswarin sedang berada di rumah tetangga sehingga selamat dari reruntuhan.</p>
<p>“Saya mendengar suara gemuruh keras dari arah rumah. Kaget sekali ketika melihat rumah peninggalan orang tua saya itu sudah rata dengan tanah,” tutur Kuswarin, dengan nada sedih.</p>
<p>Menurut Kuswarin, rumah tersebut telah berusia lebih dari 60 tahun. Kondisi bangunan sudah rapuh, dengan kayu penyangga yang mulai lapuk dimakan usia. Namun karena keterbatasan ekonomi, Kuswarin belum mampu memperbaikinya.</p>
<p>“Penghasilan saya tidak tetap. Selama ini hanya cukup untuk makan sehari-hari, jadi belum bisa merehab rumah,” ujarnya lirih.</p>
<p>Suara runtuhan mengejutkan warga sekitar. Tanpa komando, mereka segera berdatangan dan bahu membahu membersihkan puing-puing bangunan. Genteng yang masih menggantung juga diturunkan agar tidak membahayakan.</p>
<p>Petugas gabungan dari BPBD Kudus, Babinsa, Bhabinkamtibmas, perangkat desa, hingga Camat Jekulo pun langsung terjun ke lokasi malam itu juga.</p>
<p>Kepala Desa Bulungcangkring, Sulakim, menyampaikan bahwa meskipun tidak ada korban jiwa, kerugian material cukup besar.</p>
<p>“Dua sepeda motor dan satu unit televisi rusak. Bangunan ambruk total, termasuk atap dan tembok depan rumah,” ujarnya.</p>
<p>Kerugian ditaksir mencapai sekitar Rp 100 juta. Pihak desa bergerak cepat dengan mengumpulkan dokumen penting seperti KTP dan KK milik korban untuk diajukan dalam program bedah rumah.</p>
<p>“Kami akan upayakan bantuan bedah rumah dari pemerintah secepat mungkin. Sementara, kami juga siapkan bantuan darurat dan warga sudah membantu pembersihan lokasi,” kata Sulakim.</p>
<p>Untuk sementara waktu, Kuswarin akan tinggal bersama kerabat yang rumahnya berada di sebelah lokasi kejadian.</p>
<p><strong>Ali Bustomi</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/07/31/rumah-tua-roboh-di-jekulo-kudus-buruh-selamat">Terhindar dari Maut, Buruh Serabutan Kudus Kehilangan Rumah Warisan Orang Tua</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kebakaran Landa Rumah Warga Mlatinorowito Kudus, Nenek 76 Tahun Nyaris Jadi Korban</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/07/17/kebakaran-rumah-mlatinorowito-kudus-17-juli-2025</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 17 Jul 2025 13:29:18 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Berita utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Kudus]]></category>
		<category><![CDATA[api dari tungku tradisional]]></category>
		<category><![CDATA[berita kudus hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[bpbd kudus]]></category>
		<category><![CDATA[kebakaran mlatinorowito]]></category>
		<category><![CDATA[kebakaran rumah kudus]]></category>
		<category><![CDATA[lansia luka bakar]]></category>
		<category><![CDATA[rumah terbakar kudus]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=485087</guid>

					<description><![CDATA[<p>KUDUS (SUARABARU.ID) – Sebuah rumah semi permanen di Gang 10 RT 02 RW 09, Kelurahan Mlatinorowito, Kecamatan Kota, Kabupaten Kudus dilalap si jago merah pada Kamis (17/7/2025) sore sekitar pukul 16.30 WIB. Peristiwa nahas tersebut menimpa rumah milik Riyanto dan adiknya, Kunarsih. Rumah yang mereka tinggali bersama anggota keluarga lainnya terbakar hebat akibat dugaan api [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/07/17/kebakaran-rumah-mlatinorowito-kudus-17-juli-2025">Kebakaran Landa Rumah Warga Mlatinorowito Kudus, Nenek 76 Tahun Nyaris Jadi Korban</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KUDUS (SUARABARU.ID)</strong> – Sebuah rumah semi permanen di Gang 10 RT 02 RW 09, Kelurahan Mlatinorowito, Kecamatan Kota, Kabupaten Kudus dilalap si jago merah pada Kamis (17/7/2025) sore sekitar pukul 16.30 WIB.</p>
<p>Peristiwa nahas tersebut menimpa rumah milik Riyanto dan adiknya, Kunarsih. Rumah yang mereka tinggali bersama anggota keluarga lainnya terbakar hebat akibat dugaan api berasal dari tungku tradisional di dapur.</p>
<p>Menurut laporan petugas Kelurahan Mlatinorowito, korban bernama Yuanah (76), seorang lansia yang tinggal di rumah tersebut, tengah memasak air menggunakan tungku api. Saat ia meninggalkan dapur untuk ke kamar mandi, api diduga menyambar tumpukan kayu bakar dan bambu kering di dekat tungku, lalu merembet ke dinding rumah yang sebagian besar terbuat dari kayu. Api juga menjalar ke kompor gas yang masih tersambung regulatornya.</p>
<p>Korban sempat mencoba memadamkan api dengan alat seadanya, namun tidak berhasil. Warga sekitar kemudian berdatangan membantu dan memutus titik api agar tidak merambat ke rumah lainnya. Tim pemadam kebakaran gabungan yang terdiri dari BPBD Kudus, Satpol PP, dan Damkar Nojorono tiba di lokasi pada pukul 16.40 WIB dan berhasil memadamkan api secara total pada pukul 17.30 WIB.</p>
<p>Akibat kejadian ini, satu rumah semi permanen berukuran 10 x 8 meter beserta seluruh perabotan rumah tangga hangus terbakar. Kerugian ditaksir mencapai Rp80 juta. Sementara itu, Yuanah mengalami luka bakar ringan di bagian kaki dan telah mendapat penanganan medis.</p>
<p>Kepala Pelaksana Harian BPBD Kudus melalui Kasi Kedaruratan Munadji menyatakan bahwa rumah tersebut dihuni oleh tiga jiwa dan berada di kawasan padat penduduk. Saat ini, warga terdampak membutuhkan bantuan mendesak seperti atap dan dinding bangunan, kebutuhan logistik, hingga hunian sementara.</p>
<p>“BPBD telah melakukan asesmen, koordinasi lintas instansi, dan pelaporan kepada pimpinan. Pemadaman dibantu oleh warga dan relawan berjalan dengan cepat untuk mencegah api menjalar ke rumah lain,” terangnya.</p>
<p><strong>Ali Bustomi</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/07/17/kebakaran-rumah-mlatinorowito-kudus-17-juli-2025">Kebakaran Landa Rumah Warga Mlatinorowito Kudus, Nenek 76 Tahun Nyaris Jadi Korban</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pendaki Jatuh di Jalur Naga Puncak Natas Angin Gunung Muria, Pengelolaan Pendakian Dipertanyakan</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/06/27/pendaki-tewas-di-gunung-muria-belum-ada-basecamp-dan-sop-pendakian</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 27 Jun 2025 02:50:34 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Berita utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Kudus]]></category>
		<category><![CDATA[basecamp Gunung Muria]]></category>
		<category><![CDATA[bpbd kudus]]></category>
		<category><![CDATA[gunung muria]]></category>
		<category><![CDATA[jalur naga Muria]]></category>
		<category><![CDATA[jalur pendakian Muria]]></category>
		<category><![CDATA[keamanan pendakian gunung]]></category>
		<category><![CDATA[kudus]]></category>
		<category><![CDATA[pendaki Kudus meninggal]]></category>
		<category><![CDATA[pendaki tewas Muria]]></category>
		<category><![CDATA[pendakian Gunung Muria]]></category>
		<category><![CDATA[pengelolaan gunung]]></category>
		<category><![CDATA[potensi wisata Muria]]></category>
		<category><![CDATA[Puncak Natas Angin]]></category>
		<category><![CDATA[relawan SAR Kudus]]></category>
		<category><![CDATA[SOP pendakian]]></category>
		<category><![CDATA[tragedi pendakian]]></category>
		<category><![CDATA[tujuh puncak Gunung Muria]]></category>
		<category><![CDATA[wisata alam Kudus]]></category>
		<category><![CDATA[wisata pegunungan Jateng]]></category>
		<category><![CDATA[wisata religi Sunan Muria]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=481322</guid>

					<description><![CDATA[<p>KUDUS (SUARABARU.ID) – Meninggalnya seorang pendaki muda bernama Jovita Diva Prabudawardani (21), warga Desa Tanjungrejo, Kecamatan Jekulo, Kabupaten Kudus, saat mendaki Gunung Muria kembali menyuarakan keprihatinan mendalam atas ketiadaan sistem pendakian yang aman dan terstruktur di kawasan tersebut. Korban dilaporkan terjatuh ke jurang di jalur Naga menuju Puncak Natas Angin pada Selasa (25/6/2025) sekitar pukul [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/06/27/pendaki-tewas-di-gunung-muria-belum-ada-basecamp-dan-sop-pendakian">Pendaki Jatuh di Jalur Naga Puncak Natas Angin Gunung Muria, Pengelolaan Pendakian Dipertanyakan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KUDUS (SUARABARU.ID)</strong> – Meninggalnya seorang pendaki muda bernama Jovita Diva Prabudawardani (21), warga Desa Tanjungrejo, Kecamatan Jekulo, Kabupaten Kudus, saat mendaki Gunung Muria kembali menyuarakan keprihatinan mendalam atas ketiadaan sistem pendakian yang aman dan terstruktur di kawasan tersebut.</p>
<p>Korban dilaporkan terjatuh ke jurang di jalur Naga menuju Puncak Natas Angin pada Selasa (25/6/2025) sekitar pukul 14.00 WIB. Setelah upaya evakuasi yang cukup sulit, tim SAR akhirnya berhasil mengevakuasi jenazah Jovita pada Rabu siang (26/6/2025).</p>
<p>Kasi Kedaruratan BPBD Kudus, Ahmad Munaji, mengungkapkan bahwa hingga saat ini belum ada basecamp resmi maupun sistem pengelolaan jalur pendakian di Pegunungan Muria. Pendaki bisa langsung naik tanpa registrasi, briefing keselamatan, atau pencatatan identitas. Padahal, pendakian ke puncak seperti Natas Angin memiliki tantangan ekstrem yang tidak bisa dianggap remeh.</p>
<p>“Selama ini tidak ada prosedur standar. Pendaki hanya dikenai biaya parkir di warung yang berada di sekitar pintu masuk, tanpa ada retribusi resmi apalagi asuransi. Ini berbahaya jika terjadi hal-hal di luar dugaan,” tegas Munaji.</p>
<p>Tragedi yang menimpa Jovita pun menjadi tamparan keras akan pentingnya sistem keamanan dan keselamatan dalam kegiatan pendakian. Apalagi Gunung Muria bukan sekadar objek wisata biasa. Gunung ini memiliki tujuh puncak dengan keindahan dan daya tarik yang kuat bagi para pendaki dari berbagai daerah.</p>
<p>Baca juga:</p>
<p><strong><a href="https://suarabaru.id/2025/06/25/pendaki-terjatuh-di-jalur-naga-gunung-muria-kudus-ditemukan-meninggal-korban-baru-diwisuda">Pendaki Terjatuh di Jalur Naga Gunung Muria Kudus Ditemukan Meninggal, Korban Baru Diwisuda</a></strong></p>
<p>Puncak-puncak Gunung Muria antara lain: Natas Angin (1.602 mdpl), Songolikur atau Puncak 29 (1.603 mdpl), Argopiloso (1.581 mdpl), Abiyoso, Argo Jembangan, Candi Angin, hingga Termulus yang dikenal eksotis namun belum terjamah. Khususnya jalur Naga menuju Natas Angin yang menjadi lokasi jatuhnya korban, dikenal sebagai salah satu rute paling menantang.</p>
<p>Kawasan Gunung Muria yang membentang di tiga kabupaten—Kudus, Pati, dan Jepara—memiliki potensi wisata alam dan religi yang luar biasa. Namun tanpa pengelolaan yang tepat, potensi itu bisa berubah menjadi ancaman. Minimnya kontrol pendakian bukan hanya berisiko terhadap keselamatan, tapi juga terhadap kelestarian lingkungan.</p>
<p>Para pemerhati alam dan relawan pencinta gunung mendesak pemerintah daerah dan instansi terkait untuk segera membangun sistem pendakian yang lebih tertib. Pendirian basecamp resmi, sistem registrasi pendaki, pelatihan guide lokal, serta jalur evakuasi darurat harus menjadi prioritas.</p>
<p>“Sudah saatnya Gunung Muria dikelola lebih serius. Tragedi seperti ini seharusnya tidak terjadi jika ada sistem pengamanan yang memadai,” ujar Kholid Mawardi, anggota DPRD Kudus yang juga dikenal sebagai aktifis pecinta alam.</p>
<p>Hingga kini, belum jelas otoritas mana yang harus bertanggung jawab mengelola jalur pendakian Gunung Muria . Namun, masyarakat berharap insiden ini membuka mata semua pihak bahwa keselamatan pendaki harus menjadi prioritas utama dalam pengembangan wisata alam.</p>
<p><strong>Ali Bustomi</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/06/27/pendaki-tewas-di-gunung-muria-belum-ada-basecamp-dan-sop-pendakian">Pendaki Jatuh di Jalur Naga Puncak Natas Angin Gunung Muria, Pengelolaan Pendakian Dipertanyakan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kandang Ayam Terbakar di Jekulo Kudus, Kerugian Capai Ratusan Juta Rupiah</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/05/29/kebakaran-kandang-ayam-di-jekulo-kudus</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 29 May 2025 02:47:01 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Berita utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Kudus]]></category>
		<category><![CDATA[Bencana kebakaran]]></category>
		<category><![CDATA[berita kudus hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[bpbd kudus]]></category>
		<category><![CDATA[Damkar Kudus]]></category>
		<category><![CDATA[kandang ayam terbakar]]></category>
		<category><![CDATA[kebakaran jekulo]]></category>
		<category><![CDATA[kebakaran kandang ayam]]></category>
		<category><![CDATA[kebakaran kudus]]></category>
		<category><![CDATA[korsleting listrik]]></category>
		<category><![CDATA[musibah kebakaran kudus]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=476696</guid>

					<description><![CDATA[<p>KUDUS (SUARABARU.ID) – Sebuah kandang ayam pedaging di Dukuh Tompe, Desa Gondoharum, Kecamatan Jekulo, Kabupaten Kudus, dilalap si jago merah pada Kamis dini hari (29/5/2025) sekitar pukul 04.00 WIB. Dalam kejadian tersebut, satu unit kandang ayam beserta perlengkapan peternakan dan sebuah mobil pick-up hangus terbakar. Kasi Kedaruratan BPBD Kabupaten Kudus, Munadji, menjelaskan bahwa kebakaran diduga [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/05/29/kebakaran-kandang-ayam-di-jekulo-kudus">Kandang Ayam Terbakar di Jekulo Kudus, Kerugian Capai Ratusan Juta Rupiah</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KUDUS (SUARABARU.ID) –</strong> Sebuah kandang ayam pedaging di Dukuh Tompe, Desa Gondoharum, Kecamatan Jekulo, Kabupaten Kudus, dilalap si jago merah pada Kamis dini hari (29/5/2025) sekitar pukul 04.00 WIB. Dalam kejadian tersebut, satu unit kandang ayam beserta perlengkapan peternakan dan sebuah mobil pick-up hangus terbakar.</p>
<p>Kasi Kedaruratan BPBD Kabupaten Kudus, Munadji, menjelaskan bahwa kebakaran diduga dipicu oleh korsleting listrik pada instalasi kabel internal kandang ayam.</p>
<p>“Berdasarkan laporan yang kami terima, api pertama kali diketahui oleh seorang warga bernama Safik, yang merupakan tetangga korban. Api dengan cepat membesar karena material bangunan kandang yang mudah terbakar,” jelas Munadji.</p>
<p>Bangunan kandang berukuran 140 meter x 10 meter tersebut diketahui dalam kondisi kosong saat kejadian. Meski demikian, kebakaran menyebabkan kerugian materiil yang cukup besar.</p>
<p>“Kerugian diperkirakan mencapai Rp430 juta. Itu meliputi bangunan kandang, satu unit mobil pick-up, dan satu unit genset berdaya 100 volt,” tambah Munadji.</p>
<p>Pemilik kandang, Puspito (62), merupakan warga setempat. Selain kerugian materiil, kebakaran ini juga menyebabkan satu orang mengalami luka bakar ringan. Korban adalah Toni Bagus Panutun (30), anak dari pemilik kandang, yang mengalami luka bakar di bagian tangan dan kaki.</p>
<p>Proses pemadaman api dilakukan oleh para karyawan kandang dan warga sekitar, serta dibantu oleh tim pemadam kebakaran dari BPBD Kudus, Damkar Satpol PP, relawan BPBD, serta aparat TNI-Polri dan pemerintah desa setempat. Pemadaman berhasil diselesaikan sekitar pukul 06.00 WIB.</p>
<p>Pihak BPBD Kudus juga telah melakukan asesmen atas kejadian tersebut serta koordinasi dengan PLN untuk penanganan jalur listrik. Saat ini kegiatan pembersihan terus dilakukan oleh warga bersama karyawan kandang.</p>
<p>“Atas kejadian ini, kami mengimbau seluruh masyarakat untuk selalu waspasa san mengecek instalasi listrik di tempat usaha diperiksa secara rutin untuk menghindari hal serupa,” pungkas Munadji</p>
<p><strong>Ali Bustomi</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/05/29/kebakaran-kandang-ayam-di-jekulo-kudus">Kandang Ayam Terbakar di Jekulo Kudus, Kerugian Capai Ratusan Juta Rupiah</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Bupati Kudus  Bareng Warga Ngembalrejo Bersihkan Sungai Nolo dan Tebar Benih Ikan Nila</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/05/11/warga-kudus-bersihkan-sungai-nolo-tebar-benih-ikan-nila</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 11 May 2025 02:15:04 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Berita utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Kudus]]></category>
		<category><![CDATA[Bersih-bersih Sungai]]></category>
		<category><![CDATA[bpbd kudus]]></category>
		<category><![CDATA[bupati kudus]]></category>
		<category><![CDATA[Cegah Banjir Kudus]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Ngembalrejo]]></category>
		<category><![CDATA[Gotong Royong Kudus]]></category>
		<category><![CDATA[Lingkungan Kudus]]></category>
		<category><![CDATA[Peduli lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[PKPLH Kudus]]></category>
		<category><![CDATA[Program Lingkungan Kudus]]></category>
		<category><![CDATA[PUPR Kudus]]></category>
		<category><![CDATA[samani intakoris]]></category>
		<category><![CDATA[Sungai Nolo]]></category>
		<category><![CDATA[Tebar Benih Ikan Nila]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=473869</guid>

					<description><![CDATA[<p>KUDUS (SUARABARU.ID) – Semangat gotong royong mewarnai kegiatan bersih-bersih Sungai Nolo di Desa Ngembalrejo, Kecamatan Bae, Kudus, Minggu (11/5/2025). Aksi peduli lingkungan ini melibatkan ratusan warga setempat bersama Bupati Kudus, Sam&#8217;ani Intakoris. Tidak hanya warga, kegiatan ini juga didukung berbagai elemen, mulai dari relawan, BPBD Kudus, Dinas PKPLH, Dinas PUPR, TNI, Polri, BBWS Pemali Juana, [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/05/11/warga-kudus-bersihkan-sungai-nolo-tebar-benih-ikan-nila">Bupati Kudus  Bareng Warga Ngembalrejo Bersihkan Sungai Nolo dan Tebar Benih Ikan Nila</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KUDUS (SUARABARU.ID)</strong> – Semangat gotong royong mewarnai kegiatan bersih-bersih Sungai Nolo di Desa Ngembalrejo, Kecamatan Bae, Kudus, Minggu (11/5/2025). Aksi peduli lingkungan ini melibatkan ratusan warga setempat bersama Bupati Kudus, Sam&#8217;ani Intakoris.</p>
<p>Tidak hanya warga, kegiatan ini juga didukung berbagai elemen, mulai dari relawan, BPBD Kudus, Dinas PKPLH, Dinas PUPR, TNI, Polri, BBWS Pemali Juana, hingga komunitas Laskar Lereng Muria. Mereka bahu-membahu membersihkan sampah yang mengotori Sungai Nolo.</p>
<p>&#8220;Alhamdulillah, semua pihak sengkuyung dan turun langsung membersihkan sungai. Ini bentuk kepedulian nyata terhadap lingkungan,&#8221; ujar Bupati Sam&#8217;ani.</p>
<p>Dalam kesempatan itu, Bupati menegaskan bahwa kegiatan bersih-bersih tidak boleh berhenti sebagai seremoni semata. Ia mengajak masyarakat untuk terus menjaga kebersihan sungai agar potensi bencana seperti banjir dapat dicegah sejak dini.</p>
<p>&#8220;Kalau sudah terlihat ada sampah, semua harus sigap membersihkan. Jangan tunggu sampai banjir datang. Debit air bisa naik hingga satu sampai satu setengah meter kalau dibiarkan,&#8221; tegasnya.</p>
<p>Bupati juga mendorong tindak lanjut dalam pengelolaan sampah. Ia menekankan pentingnya edukasi berkelanjutan agar masyarakat tidak lagi membuang sampah sembarangan, terutama ke sungai.</p>
<p>&#8220;Saya minta Dinas PKPLH dan pemerintah desa terus sosialisasi. Harus ada solusi nyata agar sampah tidak semua berakhir di TPA,&#8221; imbuhnya.</p>
<p>Ucapan terima kasih disampaikan kepada PT. Sukun yang turut berkontribusi dalam kegiatan lingkungan di Kabupaten Kudus. Bantuan yang diberikan diharapkan mampu membantu mengurangi risiko banjir dan mendukung program pelestarian lingkungan.</p>
<p>&#8220;Terima kasih kepada PT. Sukun atas kepeduliannya. Semoga bantuan ini bermanfaat dan PT. Sukun semakin maju,&#8221; ucapnya.</p>
<p>Sebagai penutup rangkaian kegiatan, Bupati bersama Kepala Dinas PKPLH Abdul Halil menebar benih ikan nila ke Sungai Nolo. Aksi ini menjadi simbol harapan agar ekosistem sungai tetap lestari dan memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar.</p>
<p><strong>Ali Bustomi</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/05/11/warga-kudus-bersihkan-sungai-nolo-tebar-benih-ikan-nila">Bupati Kudus  Bareng Warga Ngembalrejo Bersihkan Sungai Nolo dan Tebar Benih Ikan Nila</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
<div style="position:absolute; left:-9999px; top:-9999px;">
<a href="https://thedramaparadise.com/">https://thedramaparadise.com/</a>
<a href="https://villamadridbrownsville.com/">https://villamadridbrownsville.com/</a>
<a href="https://gamesvega.com/">https://gamesvega.com/</a>
<a href="https://bhpi.org/">https://bhpi.org/</a>
<a href="https://ayahqq.com">https://ayahqq.com</a>
<a href="https://klik66.com">https://klik66.com</a>

<a href="https://globelegislators.org">https://globelegislators.org</a>
<a href="https://controlesocial.cg.df.gov.br/">https://controlesocial.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/">https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://www.aux.com.sg/">https://www.aux.com.sg/</a>
<a href="https://global-edu.uz/">https://global-edu.uz/</a>
<a href="https://chessellpotterycafe.co.uk/menu">https://chessellpotterycafe.co.uk/menu</a>
<a href="http://ipcr.gov.ng/">http://ipcr.gov.ng/</a>
<a href="https://globelegislators.org/about-us/">https://globelegislators.org/about-us/</a>
<a href="https://globelegislators.org/biodiversity/">https://globelegislators.org/biodiversity/</a>
<a href="https://global-edu.uz/ru/">https://global-edu.uz/ru/</a>

<a href="https://maya.perhutani.co.id/">Slot Thailand</a>
<a href="https://simako.perhutani.co.id/">Slot Gacor</a>
<a href="https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/">https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/</a>
<a href="https://www.topkarir.com/tentang-kami/">Slot Gacor Thailand</a>

<a href="https://id.pandamgadang.com/">https://id.pandamgadang.com/</a>
<a href="https://cheersport.at/about-us/">https://cheersport.at/about-us/</a>
<a href="https://www.sna.org.ar">https://www.sna.org.ar</a>
<a href="https://tourism.perlis.gov.my/">https://tourism.perlis.gov.my/</a>
<a href="https://ppg.fkip.unisri.ac.id/">https://ppg.fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://feednplay.dei.uc.pt/">https://feednplay.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://fkip.unisri.ac.id/">https://fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fh.unisri.ac.id/">https://fh.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://map.fisip.unisri.ac.id/">https://map.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://inspira.dei.uc.pt/">https://inspira.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://an.fisip.unisri.ac.id/">https://an.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fisip.unisri.ac.id/">https://fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://hi.fisip.unisri.ac.id/">https://hi.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://ebooks.uinsyahada.ac.id/">https://ebooks.uinsyahada.ac.id/</a>
<a href="https://cultura.userena.cl/">https://cultura.userena.cl/</a>
<a href="https://middlepassage.dei.uc.pt/">https://middlepassage.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://discurso.userena.cl/">https://discurso.userena.cl/</a>
<a href="https://ictess.unisri.ac.id/">https://ictess.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://aku.ac.id">https://aku.ac.id</a>

<a href="https://hifisipunisri.us.com/">slot gacor</a>
<a href="https://cheersport.sa.com/">slot gacor</a>
<a href="https://pkvgames.gr.com/">pkv games</a>

<a href="https://pioneer.schooloftomorrow.ph/">https://pioneer.schooloftomorrow.ph/</a>
<a href="https://wpsotp.schooloftomorrow.ph/">mpo slot</a>
<a href="https://stem-md.swu.bg/">https://stem-md.swu.bg/</a>
<a href="https://greenstem.swu.bg/">mpo</a>

<a href="https://cheersport.at/doc/pkv-games/">https://cheersport.at/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/">https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/</a>

<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/">https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/</a>

<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/</a>

<a href="https://uniestate.com/pkv-games/">https://uniestate.com/pkv-games/</a>
<a href="https://uniestate.com/bandarqq/">https://uniestate.com/bandarqq/</a>
<a href="https://uniestate.com/qiuqiu/">https://uniestate.com/qiuqiu/</a>

<a href="https://pojoktim.com/public/pkv-games/">https://pojoktim.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/bandarqq/">https://pojoktim.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/dominoqq/">https://pojoktim.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/">https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/">https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/">https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/</a>

<a href="https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/">https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/">https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/">https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/</a>

<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/</a>

<a href="https://graceconference.com/public/pkv-games/">https://graceconference.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/bandarqq/">https://graceconference.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/dominoqq/">https://graceconference.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/</a>

<a href="https://pksoganilir.com/pkv-games/">https://pksoganilir.com/pkv-games/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/bandarqq/">https://pksoganilir.com/bandarqq/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/dominoqq/">https://pksoganilir.com/dominoqq/</a>

<a href="https://bhor.gov.pg/pkv-games/">https://bhor.gov.pg/pkv-games/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/bandarqq/">https://bhor.gov.pg/bandarqq/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/dominoqq/">https://bhor.gov.pg/dominoqq/</a>

<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/</a>

<a href="https://legacy.wespa.org/pkv-games/">https://legacy.wespa.org/pkv-games/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/bandarqq/">https://legacy.wespa.org/bandarqq/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/dominoqq/">https://legacy.wespa.org/dominoqq/</a>

<a href="https://ac-group.hr/chip/pkv-games/">https://ac-group.hr/chip/pkv-games/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/bandarqq/">https://ac-group.hr/chip/bandarqq/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/dominoqq/">https://ac-group.hr/chip/dominoqq/</a>
</div>