<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>BNN Archives - SuaraBaru.id</title>
	<atom:link href="https://suarabaru.id/tag/bnn/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<description>Media Online Tajam dan Berimbang</description>
	<lastBuildDate>Tue, 07 Jul 2026 04:00:02 +0000</lastBuildDate>
	<language>id-ID</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=5.9.13</generator>

<image>
	<url>https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2018/06/cropped-logofooter-32x32.png</url>
	<title>BNN Archives - SuaraBaru.id</title>
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>BNN-Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 3,37 Ton Cannabis Buds, Amankan Mantan Wakil Bupati Nagan Raya </title>
		<link>https://suarabaru.id/2026/07/07/bnn-bea-cukai-gagalkan-penyelundupan-337-ton-cannabis-buds-amankan-mantan-wakil-bupati-nagan-raya</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ning Suparningsih]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 07 Jul 2026 04:00:02 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Amankan Mantan Wakil Bupati Nagan Raya]]></category>
		<category><![CDATA[bea cukai]]></category>
		<category><![CDATA[BNN]]></category>
		<category><![CDATA[Gagalkan Penyelundupan Cannabis Buds]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=568117</guid>

					<description><![CDATA[<p>JAKARTA (SUARABARU.ID) &#8211; Kasus penyelundupan narkotika skala besar kembali menjadi sorotan publik. Sebanyak 3,37 ton cannabis buds asal Thailand berhasil disita BNN RI dan Bea Cukai di Jawa Timur, pada Selasa (1/7/2026). Dalam kasus tersebut sebanyak 12 orang diamankan, termasuk CU, mantan Wakil Bupati Nagan Raya yang diduga terlibat dalam rangkaian importasi barang tersebut. Pelaksana [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/07/07/bnn-bea-cukai-gagalkan-penyelundupan-337-ton-cannabis-buds-amankan-mantan-wakil-bupati-nagan-raya">BNN-Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 3,37 Ton Cannabis Buds, Amankan Mantan Wakil Bupati Nagan Raya </a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA (SUARABARU.ID)</strong> &#8211; Kasus penyelundupan narkotika skala besar kembali menjadi sorotan publik. Sebanyak 3,37 ton cannabis buds asal Thailand berhasil disita BNN RI dan Bea Cukai di Jawa Timur, pada Selasa (1/7/2026).</p>
<p>Dalam kasus tersebut sebanyak 12 orang diamankan, termasuk CU, mantan Wakil Bupati Nagan Raya yang diduga terlibat dalam rangkaian importasi barang tersebut.</p>
<p>Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Biro Hubungan Masyarakat dan Protokol (Karo Humpro) BNN RI, Kombes. Pol. Didik Hariyanto menyebut, modus yang digunakan yakni dengan menyamarkan narkotika di dalam 500 koper dan muatan lateks.</p>
<p>Hasil Analisa yang dilakukan oleh tim BNN, cannabis buds yang ditemukan tersebut akan digunakan sebagai bahan baku cairan vape THC.</p>
<p>Penggunaan zat berbahaya yang mengandung narkotika dalam vape kini memang tengah menjadi perhatian serius BNN setelah banyaknya temuan zat seperti Etomidate hingga Meth dalam produk vape yang beredar di masyarakat.</p>
<p>Menurutnya, operasi pengungkapan 3,37 ton cannabis buds ini diperkirakan berhasil mencegah potensi penyalahgunaan oleh sekitar 10,1 juta jiwa, serta menyelamatkan kerugian ekonomi masyarakat hingga mencapai Rp4,585 triliun.</p>
<p>Keberhasilan tersebut sekaligus menegaskan komitmen BNN RI untuk terus menindak tegas setiap pihak yang terlibat dalam jaringan peredaran gelap narkotika tanpa pandang bulu.</p>
<p>&#8220;Ini adalah pengungkapan pertama di Indonesia dengan modus penyembunyian di dalam 500 koper dan muatan lateks,&#8221; tegasnya, Selasa (7/7/2026).</p>
<p><em><strong>Ning S</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/07/07/bnn-bea-cukai-gagalkan-penyelundupan-337-ton-cannabis-buds-amankan-mantan-wakil-bupati-nagan-raya">BNN-Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 3,37 Ton Cannabis Buds, Amankan Mantan Wakil Bupati Nagan Raya </a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>BNN Batang Kemas Edukasi Antinarkoba Berbasis Jelajah Ruang</title>
		<link>https://suarabaru.id/2026/06/20/bnn-batang-kemas-edukasi-antinarkoba-berbasis-jelajah-ruang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Nur Muktiadi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 20 Jun 2026 01:54:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Pantura Barat]]></category>
		<category><![CDATA[antinarkoba]]></category>
		<category><![CDATA[Batang]]></category>
		<category><![CDATA[BNN]]></category>
		<category><![CDATA[Edukasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=565314</guid>

					<description><![CDATA[<p>BATANG (SUARABARU.ID) &#8211; Badan Narkotika Nasional BNN Kabupaten (BNNK) Batang terus berinovasi dalam menyosialisasikan bahaya penyalahgunaan narkoba, dengan mengemas kunjungan berbasis jelajah ruang. Kegiatan ini menjadi pengembangan BNN dalam mengedukasi pelajar yang dibalut dalam program Motivasi Edukasi Generasi Antinarkoba (MEGA), dengan memberikan kesempatan siswa melihat langsung contoh alat peraga berkaitan dengan bahaya narkoba maupun metode [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/06/20/bnn-batang-kemas-edukasi-antinarkoba-berbasis-jelajah-ruang">BNN Batang Kemas Edukasi Antinarkoba Berbasis Jelajah Ruang</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BATANG (SUARABARU.ID) &#8211;</strong> Badan Narkotika Nasional BNN Kabupaten (BNNK) Batang terus berinovasi dalam menyosialisasikan bahaya penyalahgunaan narkoba, dengan mengemas kunjungan berbasis jelajah ruang. Kegiatan ini menjadi pengembangan BNN dalam mengedukasi pelajar yang dibalut dalam program Motivasi Edukasi Generasi Antinarkoba (MEGA), dengan memberikan kesempatan siswa melihat langsung contoh alat peraga berkaitan dengan bahaya narkoba maupun metode pencegahannya.</p>
<p>Kepala Tim Rehabilitasi BNNK Batang Ardhi Yusuf Rahmawan membuka kesempatan seluas mungkin bagi para pelajar maupun mahasiswa yang ingin mempelajari maupun meneliti metode BNN dalam memberantas penyalahgunaan narkoba. Tidak hanya melihat diorama alat peraga, siswa juga diedukasi seputar tugas dari masing-masing tim dalam mendukung pemberantasan penyalahgunaan narkoba.</p>
<p>“Kali ini kami dikunjungi pelajar dari SMK Negeri 1 Batang untuk melihat langsung replika jenis-jenis narkoba, agar mereka ada gambaran. Mereka juga diperlihatkan jenis-jenis senjata api beserta kelengkapannya yang digunakan untuk membantu anggota menjalankan tugasnya dalam pemberantasan narkoba di lapangan,” katanya, saat ditemui di ruang replika, BNN Kabupaten Batang, Jumat (19/6/2026).</p>
<p>Hal ini penting dalam memberikan pemahaman kepada pelajar, bahwa BNN pun memiliki kewenangan untuk melakukan tindakan hukum terhadap penyalahgunaan narkoba. “Respons anak kemarin sangat tertarik karena bagi mereka merupakan sesuatu yang baru dengan diajak melihat serba-serbi dari BNN Batang,” jelasnya.</p>
<p>Sebelumnya BNN juga telah mendapat kunjungan dari beberapa lembaga pendidikan lain, seperti SMP Negeri 6 Batang dan MAN Batang. Melihat antusiasme pelajar untuk menggali lebih dalam terkait pencegahan penyalahgunaan narkoba dengan berkunjung langsung, BNN makin terbuka lebar dalam mengedukasi.</p>
<p>“Bagi adik-adik mahasiswa dan pelajar, silakan manfaatkan aplikasi Layanan Elektronik Responsif, Efisien dan Terintegrasi (LERENG). Silakan cari menu MEGA, lalu klik daftar, tentukan tujuan dan waktu kunjungan,” terangnya.</p>
<p>Sementara itu, Penyuluh Narkoba BNNK Batang Andi Sri Haryadi mengapresiasi semangat pelajar SMK Negeri 1 Batang dalam menggali informasi langsung kepada petugas. Edukasi langsung ini menjadi inovasi dalam menyosialisasikan pencegahan penyalahgunaan narkoba, khususnya bagi pelajar yang rawan menjadi korban.</p>
<p>“Dengan edukasi langsung ke BNN, mereka bisa melihat langsung dan merekamnya, untuk disampaikan ke teman-teman. Ini untuk membentengi diri agar tidak terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba, seperti jenis tramadol, hexymer, dan lainnya yang termasuk obat-obatan terlarang,” tegasnya.</p>
<p>Usai mengikuti program MEGA, siswi SMK Negeri 1 BatangSilviani dan Ziyan, berterima kasih karena berkesempatan dapat berkunjung ke sejumlah ruang, hingga menyaksikan langsung replika jenis-jenis narkoba. Hal ini sangat bermanfaat bagi keduanya, karena memberikan pemahaman yang lebih jelas seputar bahaya penyalahgunaan narkoba.</p>
<p>“Ini menjadikan kami untuk menjauhi narkoba dan berani mengatakan tidak untuk segala penyalahgunaan narkoba. Hasil kunjungan ini akan kami sosialisasikan ke teman-teman biar semakin menguatkan pemahaman pencegahan penyalahgunaan narkoba,” ujar dia.</p>
<p><strong>Nur Muktiadi</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/06/20/bnn-batang-kemas-edukasi-antinarkoba-berbasis-jelajah-ruang">BNN Batang Kemas Edukasi Antinarkoba Berbasis Jelajah Ruang</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>BNN Gagalkan Penyelundupan Hashish 7,8 Kilogram Jaringan Rusia di Bangli</title>
		<link>https://suarabaru.id/2026/06/08/bnn-gagalkan-penyelundupan-hashish-78-kilogram-jaringan-rusia-di-bangli</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ning Suparningsih]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 08 Jun 2026 05:31:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Bangli]]></category>
		<category><![CDATA[BNN]]></category>
		<category><![CDATA[Gagalkan Penyelundupan Hashish]]></category>
		<category><![CDATA[Jaringan Rusia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=563205</guid>

					<description><![CDATA[<p>JAKARTA (SUARABARU.ID) &#8211; Belum lama ini tim gabungan BNN, Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, Bea dan Cukai, serta Polda Bali mengungkap jaringan penyelundupan narkotika internasional oleh WNA asal Rusia di Dusun Kayang, Desa Kayubihi, Kecamatan Bangli, Kabupaten Bangli, Bali. Pengungkapan bermula dari informasi Bea dan Cukai Soekarno-Hatta terkait adanya tas koper berisi ganja asal Thailand yang [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/06/08/bnn-gagalkan-penyelundupan-hashish-78-kilogram-jaringan-rusia-di-bangli">BNN Gagalkan Penyelundupan Hashish 7,8 Kilogram Jaringan Rusia di Bangli</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA (SUARABARU.ID)</strong> &#8211; Belum lama ini tim gabungan BNN, Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, Bea dan Cukai, serta Polda Bali mengungkap jaringan penyelundupan narkotika internasional oleh WNA asal Rusia di Dusun Kayang, Desa Kayubihi, Kecamatan Bangli, Kabupaten Bangli, Bali.</p>
<p>Pengungkapan bermula dari informasi Bea dan Cukai Soekarno-Hatta terkait adanya tas koper berisi ganja asal Thailand yang dibawa penumpang berinisial KK (52), WNA Rusia dan diduga akan dibawa ke Bali.</p>
<p>Usai mendarat di Bandara Soekarno-Hatta, KK diketahui melanjutkan perjalanan menggunakan mobil rental menuju Pelabuhan Ketapang dan menyeberang pukul 01.30 WIB.</p>
<p>Kemudian, setibanya di Pelabuhan Gilimanuk sekitar pukul 03.00 WITA, KK dijemput SK (40) yang juga seorang WNA Rusia.</p>
<p>Petugas selanjutnya melakukan pengejaran terhadap tersangka SK yang berusaha melarikan diri usai menurunkan KK dan tas koper berisi narkotika.</p>
<p>Dalam pelarian tersebut SK mengendarai kendaraan dengan laju yang sangat kencang dan ugal-ugalan sehingga sempat menabrak beberapa warga setempat. Hingga akhirnya petugas berhasil menghentikan mobil SK dan berhasil menangkapnya di Dusun Kayang.</p>
<p>&#8220;Kami telah mengamankan barang bukti narkotika berupa Hashish (bentuk padatan dari tanaman ganja) dengan berat brutto 7,8 Kg, serta barang bukti non-narkotika berupa paspor, ponsel, dan 1 unit kendaraan roda empat,&#8221; ujar Kepala BNN RI, Komjen Pol Suyudi Ario Seto.</p>
<p>Saat ini BNN masih berkoordinasi dengan pihak Bea dan Cukai, Polda Bali, serta Imigrasi guna melakukan pengembangan kasus terhadap kemungkinan adanya tersangka WNA Rusia lain yang masih berada di Bali.</p>
<p><em><strong>Ning S</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/06/08/bnn-gagalkan-penyelundupan-hashish-78-kilogram-jaringan-rusia-di-bangli">BNN Gagalkan Penyelundupan Hashish 7,8 Kilogram Jaringan Rusia di Bangli</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Penyalahgunaan Obat Terlarang Sasar Pelajar, Wawalkot Tegal Prihatin</title>
		<link>https://suarabaru.id/2026/04/07/penyalahgunaan-obat-terlarang-sasar-pelajar-wawalkot-tegal-prihatin</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Nur Muktiadi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 07 Apr 2026 14:42:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Pantura Barat]]></category>
		<category><![CDATA[#pelajar]]></category>
		<category><![CDATA[BNN]]></category>
		<category><![CDATA[kota-tegal]]></category>
		<category><![CDATA[Obat Terlarang]]></category>
		<category><![CDATA[wawalkot]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=552732</guid>

					<description><![CDATA[<p>KOTA TEGAL (SUARABARU.ID) &#8211; Penyebaran kasus penyalahgunaan obat terlarang di Kota Tegal kini kian mengkhawatirkan karena sudah mulai menyasar pelajar usia sekolah menengah (SMP). ​Data resmi BNN mencatat sebanyak 26 pelajar telah menjalani rehabilitasi akibat kasus penyalahgunaan obat terlarang sejak awal Januari 2026. ​Kondisi memprihatinkan tersebut membuat Pemerintah Kota Tegal bergerak cepat menangani kasus penyalahgunaan [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/04/07/penyalahgunaan-obat-terlarang-sasar-pelajar-wawalkot-tegal-prihatin">Penyalahgunaan Obat Terlarang Sasar Pelajar, Wawalkot Tegal Prihatin</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA TEGAL (SUARABARU.ID)</strong> &#8211; Penyebaran kasus penyalahgunaan obat terlarang di Kota Tegal kini kian mengkhawatirkan karena sudah mulai menyasar pelajar usia sekolah menengah (SMP). ​Data resmi BNN mencatat sebanyak 26 pelajar telah menjalani rehabilitasi akibat kasus penyalahgunaan obat terlarang sejak awal Januari 2026.</p>
<p>​Kondisi memprihatinkan tersebut membuat Pemerintah Kota Tegal bergerak cepat menangani kasus penyalahgunaan obat terlarang demi menjamin keberlangsungan pendidikan para generasi muda. ​Wakil Wali Kota Tegal Tazkiyyatul Muthmainnah, Selasa (7/4/2026) berkunjung ke BNN Kota Tegal dan disambut oleh Kepala BNN Kota Tegal, Kunarto.</p>
<p>Saat diwawancarai, Mba Iin panggilan akrab Wakil Wali Kota Tegal mengatakan modus operandi para predator obat ilegal ini sering kali dilakukan dengan cara memberikan sampel secara gratis kepada anak, hingga mengalami ketergantungan. Anak-anak yang kedapatan mengkonsumsi barang terlarang tersebut merupakan anak yang salah arah. Oleh karenanya, pola asuh orang tua menjadi benteng utama dalam melindungi anak dari pengaruh lingkungan. &#8220;Jangan menghakimi bahwa anak tersebut mutlak salah, tetapi hanya salah arah. Di sinilah peran keluarga sangat penting, untuk memberikan perhatian, kasih sayang dan menjalin komunikasi yang baik dengan anak, sebasi benteng,&#8221; ucap Mba Iin.</p>
<p>Ditegaskan, bahwa penanganan saat sekarang bagi anak yang kedapatan mengkonsumsi obat terlarang adalah jangan terus memarahi, menekan hingga akhirnya semakin menjadi beban mental. ​&#8221;Peluk mereka, dekati mereka, berikan kasih sayang, dan yakinkan bahwa ini bukan akhir segalanya,&#8221; ujar Wakil Wali Kota Tegal.</p>
<p>​Para pelajar yang menjadi korban saat ini sedang dalam masa pemulihan dan dipastikan tetap mendapatkan hak pendidikan tanpa adanya justifikasi negatif dari lingkungan sekitar. &#8220;Kita hadir untuk melakukan pendampingan kepada mereka, memberikan pendekatan dan komunikasi yang baik. Sehingga ketika ada masalah mereka akan dengan senang hati mengutarakan, bukan memendam atau curhat pada orang yang salah,&#8221; jelas Tazkiyyatul mengenai metode asuhan. Pemerintah Kota Tegal juga sangat mengapresiasi keberanian pihak sekolah yang secara aktif melakukan deteksi dini terhadap perilaku mencurigakan siswa-siswinya.</p>
<p>Sementara Kepala BNN Kota Tegal Kunarto mengatakan bahwa koordinasi lintas sektor sangat diperlukan untuk memutus rantai peredaran obat terlarang yang di jual di warung-warung dengan berbagai kedoknya. ​Pihaknya juga membuka layanan rehabilitasi di kantor BNN setiap hari, bagi warga Kota Tegal maupun daerah sekitar seperti Brebes dan Kabupaten Tegal. &#8220;Rata-rata yang datang ke sini adalah siswa SMP yang memang masih sangat muda usianya,&#8221; kata Kunarto. Ia menjelaskan bahwa untuk proses pemulihan medis bagi korban penyalahgunaan obat terlarang dilakukan secara intensif mencakup cek urin berkala serta pendampingan psikologis agar sisa zat kimia hilang sepenuhnya.</p>
<p>Lebih lanjut Kunarto menyampaikan, ​pihaknya akan terus berupaya memberantas peredaran narkotika maupun obat-obatan terlarang. Salah satunya yang dalam waktu dekat akan direalisasikan yakni kerja sama dengan Dinas Pendidikan Kota Tegal, untuk memastikan literasi bahaya obat keras masuk dalam kegiatan belajar mengajar. &#8220;Kita akan masukkan program Integrasi Kurikulum Anti Narkotika atau IKAN supaya anak tahu bahaya obat tersebut,&#8221; pungkas Kepala BNN Kota Tegal.</p>
<p><strong>Nur Muktiadi</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/04/07/penyalahgunaan-obat-terlarang-sasar-pelajar-wawalkot-tegal-prihatin">Penyalahgunaan Obat Terlarang Sasar Pelajar, Wawalkot Tegal Prihatin</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ungkap Clandestine di Bali, BNN Amankan 2 Warga Negara Rusia</title>
		<link>https://suarabaru.id/2026/03/09/ungkap-clandetine-di-bali-bnn-amankan-2-warga-negara-rusia</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ning Suparningsih]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 09 Mar 2026 04:33:49 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Amankan 2 Warga Negara Rusia]]></category>
		<category><![CDATA[BNN]]></category>
		<category><![CDATA[Ungkap Clandetine di Bali]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=548185</guid>

					<description><![CDATA[<p>JAKARTA (SUARABARU.ID) &#8211; Badan Narkotika Nasional (BNN) bersama Bea dan Cukai serta Imigrasi berhasil membongkar praktik laboratorium gelap (clandestine laboratory) narkotika di wilayah Gianyar, Bali, belum lama ini. Operasi yang berlangsung pada Kamis hingga Jumat (5 hingga 6 Maret 2026) tersebut berhasil mengamankan dua warga negara Rusia berinisial NT dan TS serta sejumlah barang bukti [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/03/09/ungkap-clandetine-di-bali-bnn-amankan-2-warga-negara-rusia">Ungkap Clandestine di Bali, BNN Amankan 2 Warga Negara Rusia</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA (SUARABARU.ID)</strong> &#8211; Badan Narkotika Nasional (BNN) bersama Bea dan Cukai serta Imigrasi berhasil membongkar praktik laboratorium gelap (clandestine laboratory) narkotika di wilayah Gianyar, Bali, belum lama ini.</p>
<p>Operasi yang berlangsung pada Kamis hingga Jumat (5 hingga 6 Maret 2026) tersebut berhasil mengamankan dua warga negara Rusia berinisial NT dan TS serta sejumlah barang bukti yang diduga digunakan untuk memproduksi narkotika sintetis jenis mephedrone.</p>
<p>Kepala BNN, Komjen. Pol. Suyudi Ario Seto menyebut, berawal dari pengiriman paket-paket mencurigakan dari Cina yang ditujukan ke Kantor Pos di Gianyar, Bali, pada Januari dengan menggunakan data palsu, petugas melakukan penyelidikan mendalam.</p>
<p>&#8220;Pada Kamis (5/3), sekitar pukul 23.45 WITA, tim gabungan berhasil mengamankan seorang perempuan warga negara Rusia berinisial NT di sebuah villa di Kecamatan Sukawati, Gianyar, Bali. Dari lokasi tersebut, petugas menemukan sebuah kunci kendaraan serta kunci villa lain yang kemudian mengarah pada pengembangan penyelidikan,&#8221; ungkap Ario Seto dalam keterangan tertulisnya.</p>
<p>Petugas selanjutnya melakukan penggeledahan terhadap sebuah mobil LCGC dan menemukan sejumlah barang bukti yang diduga digunakan dalam proses produksi mephedrone, seperti jerigen warna putih, jerigen biru berisi ethyl acetate, kotak baju berisi 2 botol kaca happy growth, alkohol 96%, jerigen berisi cairan, botol mineral warna hijau, jerigen &#8220;EA&#8221;, botol kava metyhlamine, filter, botol kaleng, dan botol &#8220;AG+ silver.</p>
<p>&#8220;Usai menggeledah mobil tersangka, petugas kemudian melakukan pengembangan pada Jumat (6/3), sekitar pukul 01.00 WITA, di salah satu villa di wilayah Blahbatuh, Gianyar, Bali,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Di lokasi tersebut, petugas menemukan berbagai bahan dan peralatan clandestine laboratory, diantaranya plastik berisi citric acid, container berisi kain, gelas dan plastik berisi residu, plastik klip isi kristal putih (mephedrone), timbangan digital, fruit dryer, kertas saring, erlenmeyer hisap 2 liter, serta syringe 20ml.</p>
<p>Berdasarkan temuan dan hasil pemeriksaan yang dilakukan tim laboratorium narkotika BNN, dipastikan bahwa zat yang diproduksi clandestine lab tersebut merupakan jenis mephedrone yang termasuk dalam narkotika golongan I.</p>
<p>BNN menegaskan akan terus memperkuat kerja sama lintas lembaga untuk membongkar jaringan narkotika internasional yang mencoba memanfaatkan Indonesia sebagai lokasi produksi maupun peredaran narkoba.</p>
<p>&#8220;Upaya penegakan hukum akan dilakukan secara tegas, guna melindungi masyarakat dan menjaga masa depan generasi bangsa dari ancaman narkotika,&#8221; tandas Ario Seto.</p>
<p><em><strong>Ning S</strong></em></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/03/09/ungkap-clandetine-di-bali-bnn-amankan-2-warga-negara-rusia">Ungkap Clandestine di Bali, BNN Amankan 2 Warga Negara Rusia</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>BNN: 195.081 Orang di Jawa Tengah Terpapar Narkoba, Butuh Layanan Rehabilitasi</title>
		<link>https://suarabaru.id/2026/03/05/bnn-195-081-orang-di-jawa-tengah-terpapar-narkoba-butuh-layanan-rehabilitasi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ning Suparningsih]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 05 Mar 2026 04:47:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[BNN]]></category>
		<category><![CDATA[BNNP Jateng]]></category>
		<category><![CDATA[Butuh Layanan Rehabilitasi]]></category>
		<category><![CDATA[jawa tengah]]></category>
		<category><![CDATA[RSJD dr Amino Gondohutomo]]></category>
		<category><![CDATA[Terpapar Narkoba]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=547535</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID) &#8211; Prevalensi penyalahgunaan narkoba di Jawa Tengah menunjukkan tren peningkatan. Berdasarkan hasil penelitian Badan Narkotika Nasional (BNN), tercatat sebanyak 195.081 orang di Jawa Tengah terpapar dan memerlukan layanan rehabilitasi. Namun, kapasitas layanan rehabilitasi yang tersedia saat ini masih terbatas dan belum sebanding dengan jumlah kebutuhan penanganan. Kondisi tersebut menjadi latar belakang audiensi dan [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/03/05/bnn-195-081-orang-di-jawa-tengah-terpapar-narkoba-butuh-layanan-rehabilitasi">BNN: 195.081 Orang di Jawa Tengah Terpapar Narkoba, Butuh Layanan Rehabilitasi</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (SUARABARU.ID)</strong> &#8211; Prevalensi penyalahgunaan narkoba di Jawa Tengah menunjukkan tren peningkatan. Berdasarkan hasil penelitian Badan Narkotika Nasional (BNN), tercatat sebanyak 195.081 orang di Jawa Tengah terpapar dan memerlukan layanan rehabilitasi.</p>
<p>Namun, kapasitas layanan rehabilitasi yang tersedia saat ini masih terbatas dan belum sebanding dengan jumlah kebutuhan penanganan. Kondisi tersebut menjadi latar belakang audiensi dan koordinasi strategis yang dilakukan Kepala BNNP Jawa Tengah dengan jajaran manajemen RSJD dr. Amino Gondohutomo di Kota Semarang.</p>
<p>Pertemuan tersebut untuk memperkuat kolaborasi dalam peningkatan kapasitas dan kualitas layanan rehabilitasi narkotika di Jawa Tengah.</p>
<p>“Data prevalensi menunjukkan adanya peningkatan penyalahgunaan narkoba. Di Jawa Tengah, jumlahnya mencapai 195.081 orang. Sementara kemampuan layanan rehabilitasi, baik rawat jalan maupun rawat inap, saat ini baru mampu menangani sekitar 600 orang per tahun. Ini tentu menjadi tantangan besar yang harus kita jawab bersama,” kata Kepala BNNP Jateng, Tonton Rasyid, baru-baru ini.</p>
<p>Ia juga menyoroti bahwa pola peredaran gelap narkoba kini semakin terbuka dan masif, dengan memanfaatkan berbagai platform media sosial sebagai sarana promosi, komunikasi, hingga transaksi.</p>
<p>“Peredaran narkoba tidak lagi terbatas pada jaringan konvensional, melainkan telah masuk ke ruang-ruang privat masyarakat melalui gawai dan internet, sehingga akses terhadap narkoba menjadi semakin mudah dan cepat. Kondisi ini semakin mengkhawatirkan karena berdampak langsung pada kalangan generasi muda yang merupakan pengguna aktif media sosial. Remaja dan pelajar menjadi kelompok rentan, baik sebagai sasaran pasar maupun pihak yang dimanfaatkan sebagai perantara dengan iming-iming keuntungan instan,” ungkapnya.</p>
<p>BNNP Jawa Tengah berharap RSJD dr. Amino Gondohutomo dapat meningkatkan jumlah tempat tidur (bed) rehabilitasi rawat inap, sehingga mampu menjadi salah satu rujukan utama dalam layanan rehabilitasi narkotika.</p>
<p>“Dengan keterbatasan kapasitas yang ada saat ini, penguatan kolaborasi menjadi kunci. Kami berharap ke depan tersedia ruang rehabilitasi yang lebih memadai untuk menjawab kebutuhan masyarakat,” tambahnya.</p>
<p>Direktur Utama RSJD dr. Amino Gondohutomo, Alex Yusran menyambut baik kunjungan tersebut dan menegaskan komitmen rumah sakit dalam mendukung upaya rehabilitasi narkotika.</p>
<p>“Kami berharap kerja sama ini semakin serasi dan berkelanjutan. Salah satu program unggulan kami saat ini adalah penanganan NAPZA. Kami siap memberikan pelayanan yang lebih baik dan komprehensif,” ungkapnya.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/03/05/bnn-195-081-orang-di-jawa-tengah-terpapar-narkoba-butuh-layanan-rehabilitasi">BNN: 195.081 Orang di Jawa Tengah Terpapar Narkoba, Butuh Layanan Rehabilitasi</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>BNN Jadi Role Model Seychelles</title>
		<link>https://suarabaru.id/2026/03/01/bnn-jadi-role-model-seychelles</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ning Suparningsih]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 01 Mar 2026 09:12:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[BNN]]></category>
		<category><![CDATA[role model]]></category>
		<category><![CDATA[Role Model Seychelles]]></category>
		<category><![CDATA[Seychelles]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=546842</guid>

					<description><![CDATA[<p>JAKARTA (SUARABARU.ID) &#8211; Siapa sangka, strategi BNN dalam mengatasi masalah narkoba makin dilirik dunia internasional. Kali ini, giliran Seychelles terang-terangan menunjukkan ketertarikannya untuk mempererat kerja sama dengan BNN. Momen hangat ini tercipta saat Kepala BNN RI, Suyudi Ario Seto menghadiri undangan buka puasa bersama Duta Besar Seychelles untuk Indonesia, Nico Barito, di Menteng, Jakarta Pusat, [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/03/01/bnn-jadi-role-model-seychelles">BNN Jadi Role Model Seychelles</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA (SUARABARU.ID)</strong> &#8211; Siapa sangka, strategi BNN dalam mengatasi masalah narkoba makin dilirik dunia internasional. Kali ini, giliran Seychelles terang-terangan menunjukkan ketertarikannya untuk mempererat kerja sama dengan BNN.</p>
<p>Momen hangat ini tercipta saat Kepala BNN RI, Suyudi Ario Seto menghadiri undangan buka puasa bersama Duta Besar Seychelles untuk Indonesia, Nico Barito, di Menteng, Jakarta Pusat, baru-baru ini.</p>
<p>Bukan hanya sekadar makan bersama, pertemuan ini menjadi ajang diskusi serius tapi santai terkait penanganan permasalahan narkoba.</p>
<p>Ternyata ini bukan kali pertama Seychelles berguru dengan BNN, Seychelles diketahui sebelumnya sudah mengirimkan perwakilan untuk belajar langsung kepada BNN dalam bidang pencegahan dan rehabilitasi yang dijalankan BNN.</p>
<p>Seychelles pun berharap suatu saat nanti BNN dapat memiliki kantor perwakilan di negara mereka. Hal tersebut membuktikan bahwa sistem yang dibangun BNN telah diakui sebagai role model dalam mengatasi permasalahan narkoba.</p>
<p><em><strong>Ning S</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/03/01/bnn-jadi-role-model-seychelles">BNN Jadi Role Model Seychelles</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>BNN Luncurkan Layanan Call Center 184, Siap Terima Laporan dan Pengaduan</title>
		<link>https://suarabaru.id/2026/02/20/bnn-luncurkan-layanan-call-center-184-siap-terima-laporan-dan-pengaduan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ning Suparningsih]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 20 Feb 2026 04:49:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[BNN]]></category>
		<category><![CDATA[Layanan Call Center 184]]></category>
		<category><![CDATA[Peluncuran]]></category>
		<category><![CDATA[Siap Terima Laporan dan Pengaduan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=545361</guid>

					<description><![CDATA[<p>JAKARTA (SUARABARU.ID) &#8211; Badan Narkotika Nasional (BNN) luncurkan layanan Call Center 184 sebagai wujud komitmen memperkuat akses layanan informasi dan pengaduan masyarakat terkait permasalahan narkotika. Peluncuran tersebut ditandai dengan penandatanganan prasasti ruang layanan oleh Kepala BNN RI, Suyudi Ario Seto, di Gedung Tan Satrisna BNN, Cawang, Jakarta Timur, pada Kamis (19/2/2026). Kepala BNN Suyudi Ario [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/02/20/bnn-luncurkan-layanan-call-center-184-siap-terima-laporan-dan-pengaduan">BNN Luncurkan Layanan Call Center 184, Siap Terima Laporan dan Pengaduan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA (SUARABARU.ID)</strong> &#8211; Badan Narkotika Nasional (BNN) luncurkan layanan Call Center 184 sebagai wujud komitmen memperkuat akses layanan informasi dan pengaduan masyarakat terkait permasalahan narkotika.</p>
<p>Peluncuran tersebut ditandai dengan penandatanganan prasasti ruang layanan oleh Kepala BNN RI, Suyudi Ario Seto, di Gedung Tan Satrisna BNN, Cawang, Jakarta Timur, pada Kamis (19/2/2026).</p>
<p>Kepala BNN Suyudi Ario Seto menegaskan, pembaruan layanan Call Center 184 merupakan wujud nyata transformasi digital yang menjadi prioritas strategis BNN dalam menghadirkan pelayanan publik yang prima. Langkah ini diharapkan mampu memperkuat akselerasi program Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN), sekaligus memastikan kehadiran negara yang lebih responsif, cepat, dan solutif bagi masyarakat.</p>
<p>Melalui layanan Call Center 184, masyarakat dapat memperoleh informasi, menyampaikan pengaduan, serta melaporkan dugaan tindak penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika dengan lebih mudah. Tidak hanya itu, layanan ini juga menjadi sarana konsultasi rehabilitasi bagi masyarakat yang membutuhkan informasi terkait mekanisme, prosedur, maupun akses layanan rehabilitasi secara cepat, aman, dan terpercaya.</p>
<p>Beroperasi penuh selama 7 x 24 jam, layanan Call Center 184 menjadi simbol komitmen dan kesiapsiagaan BNN dalam memberikan pelayanan tanpa henti, sebagai wujud nyata bahwa negara tidak pernah “tidur” dalam melayani dan melindungi rakyatnya. Kepala BNN RI memastikan bahwa setiap data dan informasi yang masuk melalui layanan ini akan diperlakukan sebagai aset berharga yang dianalisis serta ditindaklanjuti secara cepat dan tepat.</p>
<p>Suyudi Ario Seto berharap, pembaruan layanan Call Center 184 yang diresmikan mampu menjadi katalisator bagi penguatan koordinasi lintas sektoral, baik di lingkungan internal BNN maupun dengan aparat penegak hukum lainnya.</p>
<p>Sistem yang dibangun dalam layanan Call Center 184 tersebut juga diharapkan mampu berfungsi sebagai dashboard informasi yang komprehensif, sehingga dapat membantu pengambil kebijakan dalam proses pengambilan keputusan yang berbasis data, akurat, dan tepat sasaran.</p>
<p><em><strong>Ning S</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/02/20/bnn-luncurkan-layanan-call-center-184-siap-terima-laporan-dan-pengaduan">BNN Luncurkan Layanan Call Center 184, Siap Terima Laporan dan Pengaduan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>BNN Gelar FGD Bahas Pengaturan Rokok Elektrik dan Pembatasan Penggunaan Dinitrogen Oksida &#8216;Whip Pink&#8217;</title>
		<link>https://suarabaru.id/2026/02/19/bnn-gelar-fgd-bahas-pengaturan-rokok-elektrik-dan-pembatasan-penggunaan-dinitrogen-oksida-whip-pink</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ning Suparningsih]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 19 Feb 2026 05:15:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[BNN]]></category>
		<category><![CDATA[MDMB 4EN PINACA]]></category>
		<category><![CDATA[Narkotika]]></category>
		<category><![CDATA[pemusnahan barang bukti]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=545233</guid>

					<description><![CDATA[<p>JAKARTA (SUARABARU.ID) &#8211; Dalam beberapa tahun terakhir, Indonesia menghadapi dinamika yang semakin kompleks terkait peredaran dan penyalahgunaan zat adiktif. Perkembangan teknologi, perubahan gaya hidup, serta kemudahan akses terhadap berbagai produk konsumsi telah memunculkan pola penggunaan zat adiktif dalam bentuk baru yang kerap dipersepsikan sebagai legal, modern, dan relatif aman. Salah satu fenomena yang menjadi perhatian [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/02/19/bnn-gelar-fgd-bahas-pengaturan-rokok-elektrik-dan-pembatasan-penggunaan-dinitrogen-oksida-whip-pink">BNN Gelar FGD Bahas Pengaturan Rokok Elektrik dan Pembatasan Penggunaan Dinitrogen Oksida &#8216;Whip Pink&#8217;</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA (SUARABARU.ID)</strong> &#8211; Dalam beberapa tahun terakhir, Indonesia menghadapi dinamika yang semakin kompleks terkait peredaran dan penyalahgunaan zat adiktif.</p>
<p>Perkembangan teknologi, perubahan gaya hidup, serta kemudahan akses terhadap berbagai produk konsumsi telah memunculkan pola penggunaan zat adiktif dalam bentuk baru yang kerap dipersepsikan sebagai legal, modern, dan relatif aman.</p>
<p>Salah satu fenomena yang menjadi perhatian adalah meningkatnya penggunaan rokok elektrik atau vape yang terindikasi mengandung etomidate, serta penyalahgunaan dinitrogen oksida yang beredar dalam kemasan berlabel “Whip Pink”.</p>
<p>Modus ini dinilai berpotensi membahayakan kesehatan masyarakat sekaligus membuka celah baru dalam praktik penyalahgunaan zat berbahaya.</p>
<p>Sebagai leading sector dalam upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN), Badan Narkotika Nasional (BNN) membahas secara khusus fenomena tersebut dalam kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Pengaturan Rokok Elektrik (Vape) dan Pembatasan Penggunaan Dinitrogen Oksida (‘Whip Pink’) di Indonesia”, Rabu (18/2/2026).</p>
<p>Kegiatan ini menghadirkan sejumlah pakar dari berbagai bidang, meliputi kesehatan, regulasi, penegakan hukum, penelitian, serta unsur pengawasan obat dan makanan. Melalui forum tersebut, BNN mendorong penguatan regulasi, peningkatan pengawasan, serta penyusunan langkah strategis lintas sektor guna merespons perkembangan pola penyalahgunaan zat adiktif yang semakin adaptif dan kompleks.</p>
<p>Kepala BNN RI, Suyudi Ario Seto menyampaikan, fenomena penggunaan vape berkembang sangat pesat dalam beberapa tahun terakhir. Pertumbuhan yang eksponensial menjadikan rokok elektrik tidak lagi sekadar produk alternatif, melainkan telah bertransformasi menjadi bagian dari gaya hidup modern, khususnya di kalangan generasi muda.</p>
<p>Ia menekankan, bahwa persepsi vape sebagai pilihan yang lebih “aman” dibandingkan rokok konvensional perlu disikapi secara kritis dan berbasis kajian ilmiah. Menurutnya, di balik citra kekinian yang ditampilkan, terdapat potensi risiko kesehatan serta celah penyalahgunaan yang patut menjadi perhatian bersama.</p>
<p>“BNN melihat bahwa rokok elektrik atau vape bukan lagi sekadar alat penghantar nikotin elektronik, melainkan telah bermetamorfosis menjadi media peredaran dan penyalahgunaan narkotika serta zat psikoaktif baru (NPS),” ungkap Ario Seto.</p>
<p>Fenomena serupa juga terlihat pada penyalahgunaan produk yang dikenal sebagai Whip Pink yang mengandung gas Nitrous Oxide. Zat tersebut kerap disalahgunakan untuk memperoleh sensasi euforia sesaat.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/02/19/bnn-gelar-fgd-bahas-pengaturan-rokok-elektrik-dan-pembatasan-penggunaan-dinitrogen-oksida-whip-pink">BNN Gelar FGD Bahas Pengaturan Rokok Elektrik dan Pembatasan Penggunaan Dinitrogen Oksida &#8216;Whip Pink&#8217;</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Operasi P4GN Terpadu di Wilayah Perbatasan BNN Amankan 5 Tersangka, 3 Orang Masih DPO</title>
		<link>https://suarabaru.id/2026/01/21/operasi-p4gn-terpadu-di-wilayah-perbatasan-bnn-amankan-5-tersangka-dan-3-orang-dpo</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ning Suparningsih]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 21 Jan 2026 06:39:57 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Amankan Tersangka]]></category>
		<category><![CDATA[BNN]]></category>
		<category><![CDATA[DPO]]></category>
		<category><![CDATA[Operasi P4GN Terpadu]]></category>
		<category><![CDATA[Wilayah Perbatasan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=540507</guid>

					<description><![CDATA[<p>JAKARTA (SUARABARU.ID) &#8211; Badan Narkotika Nasional (BNN) terus memperkuat upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN), khususnya di wilayah perbatasan yang rawan dimanfaatkan sebagai jalur peredaran narkotika lintas negara. Upaya tersebut diwujudkan melalui operasi terpadu di wilayah Batam, Kepulauan Riau. Pada pertengahan Januari 2026, BNN bersama Kepolisian, TNI, Bea dan Cukai, serta [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/01/21/operasi-p4gn-terpadu-di-wilayah-perbatasan-bnn-amankan-5-tersangka-dan-3-orang-dpo">Operasi P4GN Terpadu di Wilayah Perbatasan BNN Amankan 5 Tersangka, 3 Orang Masih DPO</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA (SUARABARU.ID)</strong> &#8211; Badan Narkotika Nasional (BNN) terus memperkuat upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN), khususnya di wilayah perbatasan yang rawan dimanfaatkan sebagai jalur peredaran narkotika lintas negara.</p>
<p>Upaya tersebut diwujudkan melalui operasi terpadu di wilayah Batam, Kepulauan Riau. Pada pertengahan Januari 2026, BNN bersama Kepolisian, TNI, Bea dan Cukai, serta Imigrasi berhasil menggagalkan upaya peredaran gelap narkotika melalui pengungkapan tiga kasus di Bandara Hang Nadim Batam dan Pelabuhan Bintang 99 Persada.</p>
<p>Dari rangkaian pengungkapan tersebut, petugas gabungan mengamankan barang bukti narkotika seberat 550 gram bruto, terdiri dari 542,3 gram sabu dan 8,9 gram THC sintetis. Dalam operasi ini, lima orang tersangka berhasil diamankan, sementara tiga orang lainnya masih berstatus Daftar Pencarian Orang (DPO).</p>
<p>Pengungkapan pertama dilakukan pada Kamis (15/1), sekitar pukul 14.00 WIB, di Bandara Keberangkatan Domestik Hang Nadim Batam. Petugas mengamankan narkotika diduga jenis sabu seberat 400 gram yang disembunyikan di dalam sandal. Dalam kasus ini, tersangka berinisial AF berhasil diamankan, sementara satu orang lainnya masih dalam pengejaran.</p>
<p>Masih pada hari yang sama, sekitar pukul 21.30 WIB, petugas kembali mengungkap kasus peredaran gelap narkotika di Pelabuhan Bintang 99 Persada. Dari lokasi tersebut, diamankan narkotika jenis sabu seberat 132,4 gram dengan modus body pack. Petugas mengamankan tersangka berinisial JCS, sementara satu orang lainnya berstatus DPO.</p>
<p>Selanjutnya, pada Sabtu (17/1), sekitar pukul 06.50 WIB, di Bandara Keberangkatan Domestik Hang Nadim Batam, petugas mengamankan narkotika diduga jenis sabu seberat 9,9 gram serta narkotika jenis tembakau gorila (THC sintetis) seberat 8,9 gram yang disimpan di dalam koper. Dalam pengungkapan ini, tersangka berinisial VDD berhasil diamankan, sementara satu orang lainnya masih dalam pengejaran.</p>
<p>Selain penindakan terhadap jaringan peredaran gelap narkotika, BNN juga melaksanakan operasi terpadu di sejumlah tempat hiburan malam di Kota Batam pada Sabtu (17/1). Operasi ini menegaskan bahwa ruang publik tidak boleh menjadi celah bagi penyalahgunaan maupun peredaran narkotika.</p>
<p>Dalam kegiatan tersebut, petugas melakukan tes urine terhadap 84 orang yang terdiri dari pemandu lagu dan warga negara asing (WNA). Hasilnya, lima orang pemandu lagu terindikasi positif narkotika. Terhadap temuan tersebut, BNN menerapkan pendekatan tegas namun berkeadilan.</p>
<p>Mereka yang terindikasi positif tidak serta-merta dilakukan penangkapan, melainkan menjalani asesmen menyeluruh untuk memastikan tingkat keterlibatan. Bagi penyalahguna yang tidak terlibat jaringan peredaran gelap, BNN akan mengarahkan untuk menjalani program rehabilitasi sesuai tingkat penyalahgunaan sebagai upaya pemulihan dan penyelamatan.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/01/21/operasi-p4gn-terpadu-di-wilayah-perbatasan-bnn-amankan-5-tersangka-dan-3-orang-dpo">Operasi P4GN Terpadu di Wilayah Perbatasan BNN Amankan 5 Tersangka, 3 Orang Masih DPO</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
