<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>BKKBN Jateng Archives - SuaraBaru.id</title>
	<atom:link href="https://suarabaru.id/tag/bkkbn-jateng/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<description>Media Online Tajam dan Berimbang</description>
	<lastBuildDate>Fri, 14 Nov 2025 04:07:55 +0000</lastBuildDate>
	<language>id-ID</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=5.9.13</generator>

<image>
	<url>https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2018/06/cropped-logofooter-32x32.png</url>
	<title>BKKBN Jateng Archives - SuaraBaru.id</title>
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>BKKBN Jateng Teken Kerja Sama dengan BBVP Dilanjut Ngopi Ayah Bareng Anak</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/11/14/bkkbn-jateng-teken-kerja-sama-dengan-bbvp-dilanjut-ngopi-ayah-bareng-anak</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R Widiyartono]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 14 Nov 2025 04:07:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Semarang Raya]]></category>
		<category><![CDATA[BKKBN]]></category>
		<category><![CDATA[BKKBN Jateng]]></category>
		<category><![CDATA[Brigjen Pol Hery Wiyant]]></category>
		<category><![CDATA[GATI]]></category>
		<category><![CDATA[NGOPI Anak Bareng Ayah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=507118</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID) — Perwakilan BKKBN Jawa Tengah melakukan penandatanganan kerja sama Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Semarang di ruang Vasektomi BKKBN Jateng Jalan Pemuda Semarang, Jumat, 14 November 2025. Penandatanganan dilakukan oleh Plt Kepala Perwakilan BKKBN Jateng Brigjen Pol Hery Wiyanto dan Lusia Hartiningtyas Mardyasari dari BBVP Semarang. Plt Kaper BKKBN Jateng mengatakan, [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/11/14/bkkbn-jateng-teken-kerja-sama-dengan-bbvp-dilanjut-ngopi-ayah-bareng-anak">BKKBN Jateng Teken Kerja Sama dengan BBVP Dilanjut Ngopi Ayah Bareng Anak</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (SUARABARU.ID) —</strong> Perwakilan BKKBN Jawa Tengah melakukan penandatanganan kerja sama Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Semarang di ruang Vasektomi BKKBN Jateng Jalan Pemuda Semarang, Jumat, 14 November 2025.</p>
<p>Penandatanganan dilakukan oleh Plt Kepala Perwakilan BKKBN Jateng Brigjen Pol Hery Wiyanto dan Lusia Hartiningtyas Mardyasari dari BBVP Semarang. Plt Kaper BKKBN Jateng mengatakan, perjanjian kerja sama ini  diperlukan untuk meningkatkan kompetensi pegawai BKKBN, para penyuluh KB, dan jajaran di BKKBN.</p>
<p>“Kita masih memerlukan peningkatan kompetensi SDM, sehingga dilakukan kerja sama ini, menindaklanjuti apa yang sudah dilakukan Kementerian Kependudukan dan KB/BKKBN dengan Kementerian Tenaga Kerja,” ujar Hery Wiyanto.</p>
<p>Sedangkan Lusia Hartiningtyas Mardyasari mengatakan, BBVP Semarang yang merupakan kepanjangan tangan Kementerian Ketenagakerjaan menyampaikan apresiasinya kepada Perwakilan BKKBN Jateng karena berkenan menjalin kerja sama.</p>
<figure id="attachment_507130" aria-describedby="caption-attachment-507130" style="width: 681px" class="wp-caption alignnone"><img class="size-full wp-image-507130" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/11/KERJA-SAMA.jpg" alt="" width="681" height="484" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/11/KERJA-SAMA.jpg 681w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/11/KERJA-SAMA-400x284.jpg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/11/KERJA-SAMA-150x107.jpg 150w" sizes="(max-width: 681px) 100vw, 681px" /><figcaption id="caption-attachment-507130" class="wp-caption-text">Plt Kepala Perwakilan BKKBN Jateng Brigjen Pol Hery Wiyanto bersama Lusia Hartiningtyas Mardyasari dari BBVP Semarang menunjukkan berkas kerja sama yang baru saja ditandatangani. Foto: R. Widiyartono</figcaption></figure>
<p>“Pada bagian awal nanti, kami akan melakukan <em>piloting project </em>peningkatan lansia berdaya dan produktif. Kami melakukan training bagi lansia, untuk meningkatkan kepercayaan diri. Nantinya juga akan dilanjutkan dengan pelatihan bagi remaja bahlan balita.</p>
<p><strong>Senam Bersama </strong></p>
<p>Sebelum acara penandatanganan kerja sama, dilakukan senam pagi bersama Plt Kepala Perwakilan BKKBN Jateng dan seluruh karyawan serta mitra kerja di halaman kantor. Bahkan Brigjen Hery Wiyanto yang baru beberapa hari menjabat di BKKBN Jateng, sempat membagikan uang untuk peserta senam yang dinilai “bersemangat”.</p>
<p>Selanjutnya dilakukan penandatanganan kerja sama bersama BBPVP di ruang Vasektomi. Di sini sudah berkumpul para ayah dan anak berkumpul untuk mengikuti Ngopi Nasional (Ngobrol Perkara GATI) Ayah Bareng Anak, bagian dari implementasi Menu GATI dalam rangka memperingati Hari Ayah.</p>
<p>Dalam sambutannya, Brigjen Hery menegaskan bahwa peringatan Hari Ayah bukan hanya seremonial, tetapi momentum untuk mengingat kembali pentingnya keteladanan ayah dalam membentuk karakter anak.</p>
<p>“Gunakan HP seperlunya. Jadikan itu alat untuk memantau perkembangan anak, bukan memisahkan kita dari mereka,” ujarnya, mengingatkan para ayah tentang pentingnya kehadiran yang nyata dalam pengasuhan.</p>
<p>Melalui Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI), BKKBN mendorong ayah agar lebih terlibat dalam membangun keluarga berkualitas. Pesan itu dipertegas melalui penandatanganan kerja sama antara BKKBN Jateng dan BBPVP (Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas) Semarang, yang diharapkan mampu memperluas praktik penguatan keluarga dan menjadi contoh bagi daerah lain.</p>
<p>Dalam kesempatan itu, Brigjen Hery juga menyinggung amanat Pasal 47 tentang Perkembangan Kependudukan dan Pembangunan Keluarga, yang menekankan pentingnya pembinaan ketahanan dan kesejahteraan keluarga.</p>
<p>Mantan Kabid Humas Polda Bali ini menguraikan, keluarga harus mampu menjalankan delapan fungsi keluarga, dari fungsi keagamaan hingga pembinaan lingkunganuntuk melahirkan generasi berkarakter kuat.</p>
<p>“Namun, kenyataan sosial masih menunjukkan ketimpangan peran. Banyak ayah masih dipersepsikan hanya sebagai pencari nafkah, sementara ibu memikul sebagian besar tanggung jawab pengasuhan,” ujar dia.</p>
<p>Kondisi ini berkontribusi pada tingginya fenomena <em>fatherless</em>. Data Badan Pusat Statistik menunjukkan hanya 37,17% anak usia 0–5 tahun yang tumbuh dengan kehadiran kedua orang tua secara penuh.</p>
<p>Padahal, berbagai penelitian memperlihatkan betapa besar pengaruh ayah dalam masa tumbuh kembang anak—mulai dari pencegahan perilaku berisiko, peningkatan prestasi akademik, hingga pencegahan stunting.</p>
<p>“Riset Universitas Wiraraja (2021) pun menguatkan bahwa keterlibatan ayah dalam pengasuhan balita berdampak signifikan pada kesehatan anak.</p>
<p>Karena itu, GATI menjadi salah satu Quick Win BKKBN dalam mewujudkan keluarga berkualitas,” ujarnya.</p>
<p>Tahun ini, peringatan Hari Ayah Nasional serentak diselenggarakan di Provinsi Bengkulu yang dihadiri Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN sebagai momentum kampanye keteladanan ayah.</p>
<p>BKKBN Jateng, kata Brigjen Hery, berkomitmen terus menyebarkan semangat GATI melalui berbagai program: sosialisasi di Kampung KB, pembinaan keluarga balita dan remaja, hingga pemberdayaan komunitas ayah di berbagai desa.</p>
<p>“Penguatan peran ayah bukan hanya urusan keluarga, tetapi urusan bangsa. Dari keluarga yang kuat lahir generasi yang unggul,” tegasnya.</p>
<p>Menutup sambutannya, Brigjen Hery mengucapkan doa agar kegiatan membawa manfaat bagi keluarga Indonesia.</p>
<p><strong>R. Widiyartono</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/11/14/bkkbn-jateng-teken-kerja-sama-dengan-bbvp-dilanjut-ngopi-ayah-bareng-anak">BKKBN Jateng Teken Kerja Sama dengan BBVP Dilanjut Ngopi Ayah Bareng Anak</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tanpa Keluarga yang Kuat, Sulit Wujudkan Masyarakat Adil Makmur</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/09/20/tanpa-keluarga-yang-kuat-sulit-wujudkan-masyarakat-adil-makmur</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R Widiyartono]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 20 Sep 2025 08:29:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Semarang Raya]]></category>
		<category><![CDATA[Badan Kependudukan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN)]]></category>
		<category><![CDATA[BKKBN]]></category>
		<category><![CDATA[BKKBN Jateng]]></category>
		<category><![CDATA[Quick Win]]></category>
		<category><![CDATA[TAMASYA]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=497216</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID) &#8211;  Deputi Bidang Keluarga Sejahtera Dan Pemberdayaan Keluarga Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala Badan Kependudukan Dan Keluarga Berencana Nasional Nopian Andisti menegaskan, pembangunan keluarga adalah pilar penting dalam pembangunan nasional. “Tanpa keluarga yang kuat, sejahtera, dan berdaya tahan, sulit rasanya mewujudkan masyarakat yang maju, adil, dan makmur. Karena itu, kebijakan keluarga tidak bisa [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/09/20/tanpa-keluarga-yang-kuat-sulit-wujudkan-masyarakat-adil-makmur">Tanpa Keluarga yang Kuat, Sulit Wujudkan Masyarakat Adil Makmur</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (SUARABARU.ID)</strong> &#8211;  Deputi Bidang Keluarga Sejahtera Dan Pemberdayaan Keluarga Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala Badan Kependudukan Dan Keluarga Berencana Nasional Nopian Andisti menegaskan, pembangunan keluarga adalah pilar penting dalam pembangunan nasional.</p>
<p>“Tanpa keluarga yang kuat, sejahtera, dan berdaya tahan, sulit rasanya mewujudkan masyarakat yang maju, adil, dan makmur. Karena itu, kebijakan keluarga tidak bisa dipandang sekadar sebagai isu domestik, tetapi merupakan strategi pembangunan bangsa,” kata Nopian Andisti ketika memberikan sambutan dalam acara Pemantauan, Evaluasi dan Pelaporan Pembinaan Pengasuhan 1.000 Hari Pertama dan Taman Asuh Sayang Anak di Hotel Harris Semarang, Sabtu (20/9/2025).</p>
<p>Dalam acara ini juga dilakukan penandatanganan kerja sama antara Perwakilan BKKBN Jateng dengan 10 perusahaan/BUMN di Jateng untuk didirikannya Tamasya (Taman Asuh Sayang Anak) di beberapa perusahanaan di Provinsi Jawa Tengah.</p>
<p>Penandatanganan dilakukan oleh perwakilan dari 10 perusahaan dan Kepala Perwakilan BKKBN Jateng Eka Sulistya Ediningsih, disaksikan Deputi Bidang Keluarga Sejahtera dan Pemberdayaan Keluarga BKKBN Nopian Andisti dan</p>
<figure id="attachment_497222" aria-describedby="caption-attachment-497222" style="width: 295px" class="wp-caption alignleft"><img loading="lazy" class="size-full wp-image-497222" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/09/NOPIAN-ANDISTI.jpg" alt="" width="295" height="395" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/09/NOPIAN-ANDISTI.jpg 295w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/09/NOPIAN-ANDISTI-112x150.jpg 112w" sizes="(max-width: 295px) 100vw, 295px" /><figcaption id="caption-attachment-497222" class="wp-caption-text">Deputi Bidang Keluarga Sejahtera dan Pemberdayaan Keluarga Kementerian Kependudukan Dan Pembangunan Keluarga/Kepala Badan Kependudukan Dan Keluarga Berencana Nasional Nopian Andisti diwawancarai wartawan. Foto: wied</figcaption></figure>
<p>Acara ini diikuti sekitar 150 peserta yakni pengasuh TPA di Wilayah Kota Semarang, pengelola program Pembangunan Keluarga tingkat Provinsi Jawa Tengah, pengelola program Pembangunan Keluarga dari Dinas OPD Dalduk KB di Kota Semarang, PKB/PLKB di Wilayah Kota Semarang, Bagian Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) di Wilayah Kota Semarang, ibu dari anak usia dini, dan mitra kerja terkait.</p>
<p>Nopian juga menyebut, saat ini Indonesia tengah menikmati bonus demografi sebagai hasil perjalanan panjang penurunan angka kelahiran dan kematian.  “Bonus demografi ini tidak akan menjadi sebuah bonus apabila hanya setengah saja dari usia produktif yang berkontribusi dalam pembangunan, hal ini dapat kita lihat dari tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) perempuan sebesar 55,41% lebih rendah dibandingkan dengan TPAK laki-laki yang sebesar 84%,” ujar dia.</p>
<p>Sedangan Taman Asuh Sayang Anak (TAMASYA) merupakan salah satu <em>Quick Win</em> Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN sebagai upaya menjawab isu kerentanan keluarga dan pemanfaatan bonus demografi. “TAMASYA lahir untuk memastikan praktik pengasuhan anak yang positif tetap bisa dilakukan meskipun anak dititipkan di Tempat Penitipan Anak,” ujar Nopian.</p>
<p><strong><span style="font-size: 12pt;">Baca juga <a href="https://suarabaru.id/2025/09/20/pln-ip-ubp-semarang-bersama-izi-jateng-dukung-program-tamasya-wujudkan-indonesia-emas-2045">PLN IP UBP Semarang Bersama IZI Jateng Dukung Program Tamasya Wujudkan Indonesia Emas 2045</a></span></strong></p>
<p>Dia berharap, kegiatan ini dapat melalahirkan beberapa hal penting, seperti meningkatnya koordinasi antarpemangku kepentingan mengenai kebijakan, strategi, dan praktik terbaik dalam pengasuhan anak usia dini, meningkatnya keterampilan praktis pengasuh, kader, dan tenaga pendamping dalam stimulasi perkembangan, deteksi dini, serta penanganan gangguan tumbuh kembang anak yang menjadi bagian penting dari layanan TAMASYA.</p>
<p>“Dengan kegiatan ini, diharapkan pemanfaatan Kartu Kembang Anak (KKA) dan platform SiBima BKB EMAS sebagai instrumen pemantauan tumbuh kembang anak makin optimal. Kemudian terwujudnya koordinasi lintas sektor antara BKKBN, Dinas Kesehatan, Dinas PPPA, Puskesmas, kader TPK, PKB/PLKB, dan pengasuh TPA dalam penyelenggaraan layanan pengasuhan serta mekanisme rujukan tumbuh kembang anak di TAMASYA, dan layanan pengasuhan anak usia dini yang berkualitas, terintegrasi, dan berkelanjutan melalui penguatan Program TAMASYA,” ujar Nopian.</p>
<p>Dia mengakui, perjalanan menuju keluarga Indonesia yang tangguh bukanlah hal yang mudah. “Namun dengan sinergi, komitmen, dan kerja sama, kita yakin tujuan tersebut bisa dicapai. Mari kita jadikan  pertemuan ini sebagai langkah konkret memperkuat ketahanan keluarga, menyiapkan anak usia dini yang berkualitas, dan berkontribusi  bagi terwujudnya Indonesia Emas 2045,” ujar dia.</p>
<p><strong>Dukung Day Care</strong></p>
<p>Kegiatan ini diawali dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama antara Perwakilan BKKBN Jateng dengan 10 perusahaan yaitu PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk, PT Kilang Pertamina Internasional RU IV Cilacap, Pertamina Patra Niaga Integrated Terminal Semarang, Pertamina Patra Niaga AFT Ahmad Yani, Pertamina Patra Niaga AFT Adi Sumarmo, PLN Indonesia Power Unit Bisnis Pembangkit Semarang, PLN Indonesia Power Unit Bisnis Pembangkit Mrica, PLN Nusantara Power unit Pembangkit Rembang, PLN Indonesia Power Unit Pembangkit Cilacap, dan PLN Indonesia Power SUb Unit PLTA Wonogiri.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/09/20/tanpa-keluarga-yang-kuat-sulit-wujudkan-masyarakat-adil-makmur">Tanpa Keluarga yang Kuat, Sulit Wujudkan Masyarakat Adil Makmur</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>PLN IP UBP Semarang Bersama IZI Jateng Dukung Program Tamasya Wujudkan Indonesia Emas 2045</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/09/20/pln-ip-ubp-semarang-bersama-izi-jateng-dukung-program-tamasya-wujudkan-indonesia-emas-2045</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ning Suparningsih]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 20 Sep 2025 07:32:38 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Semarang Raya]]></category>
		<category><![CDATA[BKKBN Jateng]]></category>
		<category><![CDATA[day care]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia Power]]></category>
		<category><![CDATA[IZI Jateng]]></category>
		<category><![CDATA[penitipan anak]]></category>
		<category><![CDATA[PLN]]></category>
		<category><![CDATA[PLN IP UBP Semarang]]></category>
		<category><![CDATA[Program Tamasya]]></category>
		<category><![CDATA[TAMASYA]]></category>
		<category><![CDATA[Wujudkan Indonesia Emas 2045]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=497194</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID) &#8211; PT PLN Indonesia Power (IP) UBP Semarang bersama Inisiatif Zakat Indonesia (IZI) Jawa Tengah menunjukkan komitmennya dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045 melalui Tamasya (Taman Asuh Sayang Anak). Bentuk komitmen ini diwujudkan melalui penyerahan bantuan buku anak, Alat Permainan Edukatif (APE), serta media pembelajaran kepada dua Taman Penitipan Anak (TPA) di Kota Semarang, [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/09/20/pln-ip-ubp-semarang-bersama-izi-jateng-dukung-program-tamasya-wujudkan-indonesia-emas-2045">PLN IP UBP Semarang Bersama IZI Jateng Dukung Program Tamasya Wujudkan Indonesia Emas 2045</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (SUARABARU.ID) &#8211;</strong> PT PLN Indonesia Power (IP) UBP Semarang bersama Inisiatif Zakat Indonesia (IZI) Jawa Tengah menunjukkan komitmennya dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045 melalui Tamasya (Taman Asuh Sayang Anak).</p>
<p>Bentuk komitmen ini diwujudkan melalui penyerahan bantuan buku anak, Alat Permainan Edukatif (APE), serta media pembelajaran kepada dua Taman Penitipan Anak (TPA) di Kota Semarang, yakni TPA Bandarharjo dan TPA Sundari Yahdi, belum lama ini.</p>
<p>Bantuan yang diberikan meliputi berbagai sarana edukasi seperti buku cerita anak, puzzle, lego, replika peralatan, cone kerucut ring, <em>stack cup</em>, plastisin, serta media pembelajaran lain yang mendukung keterampilan motorik dan kreativitas anak. Tidak hanya itu, PLN Indonesia Power juga menambahkan baby scale untuk memudahkan pemantauan tumbuh kembang balita di kedua TPA tersebut.</p>
<p>Johan Kurniawan, Manager Operasi PT PLN Indonesia Power UBP Semarang menyampaikan, program ini merupakan wujud tanggung jawab sosial lingkungan perusahaan</p>
<p>“Program ini merupakan wujud nyata dari visi dan misi perusahaan untuk keberlanjutan dengan menjalankan program TJSL (Tanggung Jawab Sosial Lingkungan). Melalui kolaborasi dengan program Tamasya dari BKKBN, kami berharap dapat mengoptimalkan potensi bonus demografi menuju Indonesia Emas 2045,” ungkap Johan.</p>
<p>Nitya Apranadyanti, Ketua Tim KS PK BKKBN Provinsi Jawa Tengah menegaskan, Tamasya adalah upaya penting untuk meningkatkan kualitas layanan di TPA.</p>
<figure id="attachment_497217" aria-describedby="caption-attachment-497217" style="width: 681px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" class="size-full wp-image-497217" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/09/TAMASYA.jpeg" alt="" width="681" height="383" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/09/TAMASYA.jpeg 681w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/09/TAMASYA-400x225.jpeg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/09/TAMASYA-150x84.jpeg 150w" sizes="(max-width: 681px) 100vw, 681px" /><figcaption id="caption-attachment-497217" class="wp-caption-text">Ketua Tim Keluarga Sejahtera dan Pemberdayaan Keluarga Perwakilan BKKBN Jawa Tengah, Nitya Apranadyanti(dua dari kanan) menyampaikan Program Tamasya pada kegiatan kolaborasi di rumah Pelita Bandarharjo Kota Semarang, Rabu (17/9/2025). Foto: Gtm</figcaption></figure>
<p><span style="font-size: 12pt;"><strong>Baca juga <a href="https://suarabaru.id/2025/09/20/tanpa-keluarga-yang-kuat-sulit-wujudkan-masyarakat-adil-makmur">Tanpa Keluarga yang Kuat, Sulit Wujudkan Masyarakat Adil Makmur</a></strong></span></p>
<p>“Program Tamasya memang difokuskan untuk memperkuat kualitas TPA atau daycare, dengan empat pilar layanan utama, yakni peningkatan kapasitas pengasuh, pemantauan tumbuh kembang anak, keterlibatan orang tua, serta pengembangan layanan rujukan. Diharapkan TPA yang mendapatkan bantuan bisa menjadi contoh baik bagi TPA lain di Kota Semarang,” jelasnya.</p>
<p>Menurut Nitya Apranadyanti, keterbatasan akses terhadap layanan pengasuhan anak yang layak, menjadi salah satu faktor penghambat perempuan dalam berkontribusi secara optimal di dunia kerja.</p>
<p>&#8220;Untuk itu, Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/ BKKBN RI menggagas program Taman Asuh Sayang Anak (Tamasya) sebagai salah satu pelaksanaan Program Quick Win BKKBN,&#8221; ujar Nitya.</p>
<p>Sementara itu, Siti Minasari, Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kota Semarang menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya program tersebut.</p>
<p>“Kami dari Dinas Kesehatan Kota Semarang mengapresiasi kegiatan yang diinisiasi PT PLN Indonesia Power UBP Semarang bersama IZI Jawa Tengah. Bantuan berupa buku anak, alat permainan edukatif, media pembelajaran, hingga baby scale ini sangat relevan untuk mendukung tumbuh kembang anak-anak di TPA,&#8221; sebutnya.</p>
<p>&#8220;Selain menstimulasi kecerdasan, fasilitas ini juga membantu tenaga pendidik dalam memantau kesehatan dan perkembangan balita secara rutin. Diharapkan kolaborasi ini bisa terus berlanjut dan menginspirasi pihak lain untuk bersama-sama mewujudkan generasi yang sehat, cerdas, dan berkarakter di Kota Semarang,” ujarnya.</p>
<p><img loading="lazy" class="aligncenter wp-image-497219 size-full" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/09/quick.jpg" alt="" width="400" height="300" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/09/quick.jpg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/09/quick-150x113.jpg 150w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/09/quick-80x60.jpg 80w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/09/quick-100x75.jpg 100w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/09/quick-180x135.jpg 180w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/09/quick-238x178.jpg 238w" sizes="(max-width: 400px) 100vw, 400px" /></p>
<p>Pengelola TPA Bandarharjo dan TPA, Sundari Yahdi menyambut positif bantuan tersebut. Menurutnya, ketersediaan alat edukasi yang menarik akan membantu pengasuh dalam memberikan stimulasi yang tepat, sedangkan baby scale sangat bermanfaat untuk pemantauan rutin tumbuh kembang balita.</p>
<p>Dengan program Tamasya ini, PT PLN Indonesia Power UBP Semarang bersama IZI Jateng berharap dapat memberikan dampak nyata bagi penguatan pendidikan anak usia dini.</p>
<p>Ke depan, sinergi ini akan terus diperluas agar semakin banyak anak di Semarang dan sekitarnya yang mendapat manfaat, sehingga lahir generasi yang sehat, cerdas, dan berkarakter mewujudkan generasi Indonesia Emas 2045.</p>
<p><em><strong>Ning S</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/09/20/pln-ip-ubp-semarang-bersama-izi-jateng-dukung-program-tamasya-wujudkan-indonesia-emas-2045">PLN IP UBP Semarang Bersama IZI Jateng Dukung Program Tamasya Wujudkan Indonesia Emas 2045</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>PLN IP UBP Semarang dan BKKBN Jateng Tandatangani PKS Program Tamasya, Dukung Pengasuhan Anak </title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/09/20/pln-ip-ubp-semarang-dan-bkkbn-jateng-tandatangani-pks-program-tamasya-dukung-pengasuhan-anak</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ning Suparningsih]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 20 Sep 2025 06:59:35 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[BKKBN Jateng]]></category>
		<category><![CDATA[Pengasuhan Anak]]></category>
		<category><![CDATA[PLN IP UBP Semarang]]></category>
		<category><![CDATA[Program Tamasya]]></category>
		<category><![CDATA[Tandatangani PKS]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=497170</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID) &#8211; PT PLN Indonesia Power (IP) UBP Semarang menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) Program Taman Asuh Sayang Anak (Tamasya) dengan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Jawa Tengah. Penandatanganan berlangsung di Hotel Haris Sentraland Semarang yang dihadiri sejumlah perusahaan dan pemangku kepentingan, Sabtu (20/9/2025). Deputi KSPK BKKBN, Nopian Andusti menyampaikan, salah [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/09/20/pln-ip-ubp-semarang-dan-bkkbn-jateng-tandatangani-pks-program-tamasya-dukung-pengasuhan-anak">PLN IP UBP Semarang dan BKKBN Jateng Tandatangani PKS Program Tamasya, Dukung Pengasuhan Anak </a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (SUARABARU.ID) &#8211;</strong> PT PLN Indonesia Power (IP) UBP Semarang menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) Program Taman Asuh Sayang Anak (Tamasya) dengan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Jawa Tengah.</p>
<p>Penandatanganan berlangsung di Hotel Haris Sentraland Semarang yang dihadiri sejumlah perusahaan dan pemangku kepentingan, Sabtu (20/9/2025).</p>
<p>Deputi KSPK BKKBN, Nopian Andusti menyampaikan, salah satu tantangan yang dihadapi calon ibu maupun ibu bekerja adalah kekhawatiran karier mereka terganggu ketika harus mendampingi tumbuh kembang anak.</p>
<p>Program Tamasya hadir sebagai solusi untuk memperkuat layanan pengasuhan sekaligus meningkatkan partisipasi lintas sektor.</p>
<p>Ketua Tim Keluarga Sejahtera dan Pemberdayaan Masyarakat BKKBN Jawa Tengah, Nitya Apranadyanti menyebut, program Tamasya memiliki empat fokus utama, yakni peningkatan kapasitas pengasuh, pelaksanaan kelas pengasuhan, praktik pemantauan tumbuh kembang anak melalui Kartu Kembang Anak (KKA) dan aplikasi Si Bima, serta pelibatan lebih dari 250 peserta TPA dari Kota Semarang, Kendal, Demak, dan Boyolali.</p>
<p>Sementara itu Senior Manager PT PLN Indonesia Power UBP Semarang, Flavianus Erwin Putranto menjelaskan, pihaknya telah melakukan pendampingan pada dua TPA, yakni Rumah Pelita dan TPA Hj. Sunariah.</p>
<p>Bentuk pendampingan tersebut meliputi rujukan intervensi berat badan, kelas rujukan, pemberian KKA, hingga distribusi makanan tambahan untuk balita stunting dan bayi dengan berat lahir rendah (BBLR).</p>
<p>“Melalui program Tamasya diharapkan anak-anak tumbuh ceria, sementara para ibu dapat bekerja dengan tenang. Program ini bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan dukungan bersama dari berbagai perusahaan sebagai wujud kepedulian terhadap generasi penerus. Inilah langkah nyata untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045,” ujar Erwin.</p>
<p>Melalui sinergi ini diharapkan dapat memperkuat koordinasi antar-pemangku kepentingan, memperluas layanan pengasuhan anak, serta memastikan pemantauan tumbuh kembang berjalan rutin dan optimal demi lahirnya generasi tangguh menuju Indonesia Emas.</p>
<p><em><strong>Ning S</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/09/20/pln-ip-ubp-semarang-dan-bkkbn-jateng-tandatangani-pks-program-tamasya-dukung-pengasuhan-anak">PLN IP UBP Semarang dan BKKBN Jateng Tandatangani PKS Program Tamasya, Dukung Pengasuhan Anak </a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Penuh Haru, Komunitas Ayah BKKBN Jateng Nonton Bareng Film ‘Panggil Aku Ayah’</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/08/15/penuh-haru-komunitas-ayah-bkkbn-jateng-nonton-bareng-film-panggil-aku-ayah</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R Widiyartono]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 15 Aug 2025 12:24:49 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Semarang Raya]]></category>
		<category><![CDATA[BKKBN Jateng]]></category>
		<category><![CDATA[Komunitas Ayah]]></category>
		<category><![CDATA[nobar]]></category>
		<category><![CDATA[Panggil Aku Ayah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=490587</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID) – Komunitas Ayah pegawai Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN (Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga) Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional Jawa Tengah nonton bareng film “Panggil Aku Ayah” di teater XXI mal Paragon Semarang, Jumat 15 Agustus 2025. Tidak hanya pegawai laki-laki saja, tetapi juga para pegawai Perempuan termasuk Kepala Perwakilan BKKBN Jateng Eka Sulistia Ediningsih juga [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/08/15/penuh-haru-komunitas-ayah-bkkbn-jateng-nonton-bareng-film-panggil-aku-ayah">Penuh Haru, Komunitas Ayah BKKBN Jateng Nonton Bareng Film ‘Panggil Aku Ayah’</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (SUARABARU.ID) – </strong>Komunitas Ayah pegawai Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN (Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga) Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional Jawa Tengah nonton bareng film “Panggil Aku Ayah” di teater XXI mal Paragon Semarang, Jumat 15 Agustus 2025.</p>
<p>Tidak hanya pegawai laki-laki saja, tetapi juga para pegawai Perempuan termasuk Kepala Perwakilan BKKBN Jateng Eka Sulistia Ediningsih juga bergabung, termasuk komunitas Gardu Perak (Perakan Pria Peduli Perempuan dan Anak), Duta Genre , dan Ikatan Penulis Keluarga Berencana Jateng.</p>
<p>Hampir semua yang nonton bareng ini tak kuasa menahan harus, bahwa banyak yang menahan air matanya agar tidak jatuh. Bahkan sebelum masuk ruang teater, ada yang mengingatkan, &#8220;Jangan lupa bawa sapu tangan atau tisu untuk menghapus air mata&#8221;.</p>
<p>Film “Panggil Aku Ayah” adalah adaptasi film Korea berjudul <em>Pawn</em> yang rilis tahun 2020. Film Garapan sutradara Benni Setiawan ini diadaptasi dengan sentuhan lokal Indonesia dengan seting di Jawa Barat (Sunda).</p>
<p>Diawali dengan kisah dua penagih utang Dedi (Ringgo Agus Rahman) dan Tatang (Boris Bokir) yang menagih utang pada seorang ibu bernama Rosa (Sita Nursanti). Karena Rosa tidak punya uang, maka Intan (Myesha Lin), anaknya yang masih kecil diambil sebagai jaminan. Sementara Intan dewasa diperankan Tissa Biani.</p>
<p>Kedua penagih utang ini akhirnya kerepotan karena harus merawat anak kecil, bahkan disemprot pula oleh bos penagih utang. Tetapi Tatang yang punya ide untuk menyandera Intan, yang kemudian dipanggil Pacil, bisa memanfaatkannya untuk menagih utang.</p>
<p>Setiap rang yang ditagih akan diancam anaknya dibawa, dan diperlakukan seperti Pacil. Pacil pun diajak bersandiwara bahwa dia selalu disika tidak diberi makan, dan sebagainya. Akibatnya si pengutang memilih membayar daripada anaknya dibawa pergi.</p>
<p>Pacil yang mulanya banyak menentang dan melawan Dedi dan Tatang, dan selalu merengek untuk bertemu ibunya, akhirnya melunak. Begitu pula Dedi yang semula keras menjadi lembut, demikian pula Tatang.</p>
<figure id="attachment_490591" aria-describedby="caption-attachment-490591" style="width: 681px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" class="size-full wp-image-490591" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/08/jangan.jpg" alt="" width="681" height="466" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/08/jangan.jpg 681w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/08/jangan-400x274.jpg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/08/jangan-150x103.jpg 150w" sizes="(max-width: 681px) 100vw, 681px" /><figcaption id="caption-attachment-490591" class="wp-caption-text">Ringgo Agus rahman dan Tika Biani dalam film &#8216;Panggil Aku Ayah&#8217;. Foto: msn</figcaption></figure>
<p>Mereka pun menjadi sebuah “keluarga” yang hangat hingga akhirnya keduanya memilih berhenti sebagai penagih utang, dan membangun usaha untuk merawat dan menyekolahkan si Pacil, hingga akhirnya menjadi dokter.</p>
<p>Ketika Pacil sudah menjadi dokter, Dedi menerima kabar bahwa Rosa dalam keadaan sakit setelah pulang sebagai TKI illegal. Dedi pun menengok, dan mendapatkan amanah untuk menemui seseorang yaitu ayah kandung Intan.</p>
<p>Intan yang bertemu ibunya terasa canggung, karena menganggap si ibu meninggalkannya. Tetapi setelah mendapat penjelasan dari Perempuan yang menemukan Rosa, si Intan memahami, dan berjanji akan merawat ibunya. Sayang si ibu yang sakit itu akhirnya meninggal.</p>
<p><strong>Dia Bukan Ayahku</strong></p>
<p>Dedi pun menghubungi seorang lelaki seperti amanah Rosa, kemudian mengantar Intan menemui lelaki yang merupakan ayahnya itu. Dedi pun meninggalkan Intan bersama ayahnya.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/08/15/penuh-haru-komunitas-ayah-bkkbn-jateng-nonton-bareng-film-panggil-aku-ayah">Penuh Haru, Komunitas Ayah BKKBN Jateng Nonton Bareng Film ‘Panggil Aku Ayah’</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kawasan Industri Terpadu Batang Punya Tempat Penitipan Anak</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/04/26/kawasan-industri-terpadu-batang-punya-tempat-penitipan-anak</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R Widiyartono]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 26 Apr 2025 14:53:11 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[BKKBN Jateng]]></category>
		<category><![CDATA[day care]]></category>
		<category><![CDATA[Industri Batang]]></category>
		<category><![CDATA[kitb]]></category>
		<category><![CDATA[Prof Budi Setiyono]]></category>
		<category><![CDATA[quick wins]]></category>
		<category><![CDATA[Sesmen Kemendukbangga]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=471459</guid>

					<description><![CDATA[<p>BATANG (SUARABARU.ID) – Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) yang luasnya mencapai 4.300 hektar ini ternyata tidak hanya melulu untuk pabrik atau industri. Ada yang menarik di sana, karena ternyata tersedia juga day care atau tempat penitipan anak. Penyediaan tempat penitipan anak di kawasan industri ini sejalan dengan Quick Win yang menjadi program Kementerian Kependudukan dan [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/04/26/kawasan-industri-terpadu-batang-punya-tempat-penitipan-anak">Kawasan Industri Terpadu Batang Punya Tempat Penitipan Anak</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BATANG (SUARABARU.ID)</strong> – Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) yang luasnya mencapai 4.300 hektar ini ternyata tidak hanya melulu untuk pabrik atau industri. Ada yang menarik di sana, karena ternyata tersedia juga <em>day care</em> atau tempat penitipan anak.</p>
<p>Penyediaan tempat penitipan anak di kawasan industri ini sejalan dengan Quick Win yang menjadi program Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga-BKKBNm(Kemendukbangga-BKKBN), yang salah satunya adalah perlunya penyediaan <em>day care. </em></p>
<p>Sekretaris Menteri Kemendukbangga-BKKBN Prof Budi Setiyono PhD mengatakan, orang tua sekarang ini banyak yang kedua-duanya bekerja. Maka, untuk perawatan dan pemeliharaan anak menjadi permasalahan, sebab tak mungkin ditinggal sendirian di rumah.</p>
<p>“Banyak juga yang khawatir menyerahkan perawatan anak kepada pembantu rumah tangga. Maka penyediaan <em>day care </em>dengan fasilitas yang baik, ada kurikulum, pengajar atau perawatnya punya kompetensi menjadi anak tetap terawatt dan sekolahnya tidak terganggu,” ujarnya ketika meninjau lokasi <em>day care </em>di KITB, yang berada di salah satu tower (rumah susun untuk karyawan).</p>
<p>Sesmen Budi Setiyon didampingi Kepala Perwakilan BKKBN Jateng Eka Sulistya Ediningsih, Kepala DP3AKB Jateng Dra. Retno Sudewi, Apt, M.Si, MM, Kepala OPD Dalduk Batang.</p>
<figure id="attachment_471461" aria-describedby="caption-attachment-471461" style="width: 681px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" class="size-full wp-image-471461" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/04/DSCF9055.jpg" alt="" width="681" height="454" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/04/DSCF9055.jpg 681w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/04/DSCF9055-400x267.jpg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/04/DSCF9055-150x100.jpg 150w" sizes="(max-width: 681px) 100vw, 681px" /><figcaption id="caption-attachment-471461" class="wp-caption-text">Ruang tidur anak-anak di lokasi &#8216;day care&#8217; salah satu tower di KITB. Foto: R. Widiyartono</figcaption></figure>
<p><span style="font-size: 12pt;"><strong>Baca juga <a href="https://suarabaru.id/2025/04/26/sesmen-kemendukbangga-tiap-daerah-harus-buat-proyeksi-pertambahan-penduduk">Sesmen Kemendukbangga: Tiap Daerah Harus Buat Proyeksi Pertambahan Penduduk</a></strong></span></p>
<p>Dengan tersedianya <em>day care </em>ini, kata Prof Budi Setiyono, maka anak-anak akan terjaga dari makanan, perawatan, kebiasaan baik, dan sebagainya. “Di <em>day care </em>juga disediakan makan untuk anak, dan sudah dipastikan bahwa makanan yang tersedia memenuhi syarat kesehatan. Maka keberadaan <em>day care </em>ini juga akan menekan stunting,” kata Prof Budi.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/04/26/kawasan-industri-terpadu-batang-punya-tempat-penitipan-anak">Kawasan Industri Terpadu Batang Punya Tempat Penitipan Anak</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tuntaskan Stunting, BKKBN Provinsi Jawa Tengah Launching &#8220;Genting&#8221; untuk Satu Juta Anak</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/12/05/tuntaskan-stunting-bkkbn-provinsi-jawa-tengah-launching-genting-untuk-satu-juta-anak</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ning Suparningsih]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 05 Dec 2024 05:49:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[BKKBN Jateng]]></category>
		<category><![CDATA[Genting]]></category>
		<category><![CDATA[launching]]></category>
		<category><![CDATA[Tuntaskan Stunting]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=450336</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID) &#8211; Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Jawa Tengah melaunching Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting) di aula PT Pos Indonesia Regional Area 4, Jalan Sisingamangaraja Kota Semarang, Kamis (5/12/2024). Genting dilaunching secara nasional oleh Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga yang dipusatkan di Kerawang Jawa Barat, tepatnya di Desa Mulyasari [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/12/05/tuntaskan-stunting-bkkbn-provinsi-jawa-tengah-launching-genting-untuk-satu-juta-anak">Tuntaskan Stunting, BKKBN Provinsi Jawa Tengah Launching &#8220;Genting&#8221; untuk Satu Juta Anak</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (SUARABARU.ID)</strong> &#8211; Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Jawa Tengah melaunching Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting) di aula PT Pos Indonesia Regional Area 4, Jalan Sisingamangaraja Kota Semarang, Kamis (5/12/2024).</p>
<p>Genting dilaunching secara nasional oleh Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga yang dipusatkan di Kerawang Jawa Barat, tepatnya di Desa Mulyasari yang dihadiri Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga, Wihaji dan sejumlah menteri lain yang diikuti 32 Provinsi secara daring.</p>
<p>Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Tengah, Eka Sulistya Ediningsih mengatakan, launching Genting untuk sejuta anak stunting ini didukung banyak pihak.</p>
<p>&#8220;Melalui acara ini saya mengajak seluruh pihak untuk bisa bersama-sama berpartisipasi mensukseskan gerakan orang tua asuh yang memberikan manfaat untuk keluarga ibu hamil dan anak di bawah 2 tahun. Kita mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama mencegah menuntaskan stunting,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Disampaikan, dalam program Genting ini BKKBN Provinsi Jawa Tengah sudah memiliki dashboard. &#8220;Dari dashboard kita bisa melihat siapa saja anak yang dibantu, siapa saja yang membantu bisa dilihat <em>by name by address</em> (sesuai nama dan alamat), bagaimana perkembangan dari bulan ke bulan, dan bagaimana nanti di masa akhir bantuan, apakah mereka bisa keluar dari ancaman stunting,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Ia menyebut, bukan hanya dari unsur pemerintah yang membantu, tapi juga dari pihak swasta dan lainnya. &#8220;Bantuan tidak melalui BKKBN, jadi BKKBN tidak menerima uang, tetapi langsung dari orang tua asuh kepada anak asuh. Semua sangat transparan,&#8221; tandas Eka.</p>
<p>Eka menyampaikan, dalam kabinet Prabowo, BKKBN berubah menjadi Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga. &#8220;Kita patut bangga karena setelah sekian lama ada satu Kementerian yang mengurusi Kependudukan. Kementerian ini adalah Kementerian negara maju, karena tidak banyak negara lain yang memiliki. Hal ini tak lepas dari keberhasilan Indonesia dalam mengendalikan jumlah penduduk,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Ditambahkan, dari sisi struktur penduduk, Indonesia mengalami perubahan penduduk usia kerja yang lebih tinggi (usia15-64). Ini yang akan memberikan peluang bagi Indonesia untuk memanfaatkan bonus demografi yang akan memuncak antara 2022-2037. &#8220;Tapi rasanya sekarang bonus itu sudah pelan-pelan meninggalkan kita. Sebagai contoh adalah Provinsi Yogyakarta, dimana bonus demografi, sudah lewat. Sementara angka kemiskinan masih ada,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Dari sisi kualitas penduduk, Indonesia masih memiliki pekerjaan rumah yang besar karena prevelensi stunting yang masih sebesar 21,5 persen (SKI 2023), sementara target angka stunting 2024 adalah turun menjadi 14 persen.</p>
<p>Asisten Pemerintahan &amp; KesRa Setda Prov Jateng, Dra. Ema Rachmawati berharap, tidak hanya pemerintah saja yang memiliki tanggung jawab soal stunting, namun seluruh pihak baik BUMN, BUMD, swasta, maupun perorangan untuk terlibat aktif dalam upaya pencegahan stunting.</p>
<p>Ia menyebut akan menyurati semua unsur yang terlibat dalam Genting ini untuk meminta komitmennya. &#8220;Kita minggu depan akan menyurati semua unsur yang terlibat dalam Genting untuk meminta komitmennya, mereka mau menyumbang apa akan kita data,&#8221; tuturnya.</p>
<p>Dalam launching Genting secara simbolis BKKBN Provinsi Jawa Tengah menyerahkan paket bantuan kepada 10 orang penerima manfaat.</p>
<p><em><strong>Ning S</strong></em></p>
<p>.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/12/05/tuntaskan-stunting-bkkbn-provinsi-jawa-tengah-launching-genting-untuk-satu-juta-anak">Tuntaskan Stunting, BKKBN Provinsi Jawa Tengah Launching &#8220;Genting&#8221; untuk Satu Juta Anak</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kepala BKKBN Hasto Wardoyo Hadiri Temu Kader PPKBD Jateng; Tangani Stunting Perhatikan Makanan, Ukuran, dan Kahanan</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/03/25/kepala-bkkbn-hasto-wardoyo-ahdiri-temu-kader-ppkbd-jateng-tangani-stunting-perhatikan-makanan-ukuran-dan-kahanan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R Widiyartono]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 25 Mar 2024 10:03:51 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Semarang Raya]]></category>
		<category><![CDATA[BKKBN]]></category>
		<category><![CDATA[BKKBN Jateng]]></category>
		<category><![CDATA[Eka Sulistia]]></category>
		<category><![CDATA[Hasto Wardoyo]]></category>
		<category><![CDATA[KB]]></category>
		<category><![CDATA[PPKBD]]></category>
		<category><![CDATA[stunting]]></category>
		<category><![CDATA[Sumarno]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=406302</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID) – Kepala BKKBN (Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional) Dr (HC) Hasto Wardoyo, Sp. OG. (K) mengatakan, untuk menangani stunting harus diperhatikan makanan, ukuran, dan kahanan. Hal itu disampaikan dalam talkshow di depan 600-an kader PPKBD (Pembantu Pembina Keluarga Berencana Desa) dan Sub-PPKBD se-Jawa Tengah di Gedung Sasana Widya Praja, BPSDMD Jawa Tengah [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/03/25/kepala-bkkbn-hasto-wardoyo-ahdiri-temu-kader-ppkbd-jateng-tangani-stunting-perhatikan-makanan-ukuran-dan-kahanan">Kepala BKKBN Hasto Wardoyo Hadiri Temu Kader PPKBD Jateng; Tangani Stunting Perhatikan Makanan, Ukuran, dan Kahanan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (SUARABARU.ID) – </strong>Kepala BKKBN (Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional) Dr (HC) Hasto Wardoyo, Sp. OG. (K) mengatakan, untuk menangani stunting harus diperhatikan makanan, ukuran, dan <em>kahanan. </em></p>
<p>Hal itu disampaikan dalam <em>talkshow</em> di depan 600-an kader PPKBD (Pembantu Pembina Keluarga Berencana Desa) dan Sub-PPKBD se-Jawa Tengah di Gedung Sasana Widya Praja, BPSDMD Jawa Tengah Jl. Setia Budi No. 201A, Kecamatan Banyumanik, Semarang, Senin (25/3/2024).</p>
<p>Dalam <em>talkshow </em>yang dipandu Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Provinsi Jawa Tengah Ema Rahmawati, Hasto Wardoyo menguraikan, tiga hal dimaksud yaitu makanan, ukuran, dan <em>kahanan. </em></p>
<p>Makanan yang diberikan pada anak-anak, harus mengandung protein hewani seperti daging, telur, ikan. Dia bertanya kepada para kader, kalau ada daging sapi lalu ada ikan lele, mana yang harus dipilih.</p>
<p>Para kader pun serentak menjawab, “lele”. Selanjutnya, Hasto Wardoyo menyampaikan, “Betul lele. Bukan hanya karena harganya lebih murah, tetapi karena lele mengandung DHA Omega3 yang bagus untuk pertumbuhan otak bagi bayi dan balita.”</p>
<p>Kemudian ukuran makanan yang diberikan harus disesuaikan dengan kebutuhannya. “Lalu yang lebih penting <em>kahanan. </em>Yaitu keadaan atau kondisi keluarga. Makanan dan ukurannya sudah bagus, rumahnya kumuh, tak berjendela, jambannya tidak sehat, BAB-nya di sungai. Akibatnya muncul penyakit-penyakit seperti diare, TBC, dan sebagainya,” ujar Hasto Wardoyo.</p>
<p>Hasto mengingatkan, Ketika anak-anak sedang makan harus diajak dalam suasana gembira. Anak-anak memang sering sulit makan, kemudian ditakut-takuti.</p>
<p>“Ketika anak-anak sedang makan jangan ditakuti-takuti, kalau <em>nggak</em> mau makan dibawa ke Puskesmas. Justru diajak menikmati makannya dengan gembira. Anak-anak harus digembirakan saat makan, sehingga kebutuhan nutrisinya terpenuhi dengan baik,” ujar mantan Bupati Kulon Progo, DIY ini.</p>
<p><strong>Lima Pilar</strong></p>
<p>Hasto Wardoyo juga menyampaikan lima pilar pencegahan stunting, yaitu komitmen pimpinan yang harus punya semangat tinggi dan bisa menjadi teladan. “Pemerintah Provinsi Jateng komitmennya luar biasa,” kata Hasto.</p>
<figure id="attachment_406306" aria-describedby="caption-attachment-406306" style="width: 681px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" class="wp-image-406306 size-full" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/03/kader.jpg" alt="" width="681" height="307" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/03/kader.jpg 681w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/03/kader-400x180.jpg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/03/kader-150x68.jpg 150w" sizes="(max-width: 681px) 100vw, 681px" /><figcaption id="caption-attachment-406306" class="wp-caption-text">Serang kader PPKBD diundang maju untuk menjawab pertanyaan yang disampaikan Kepala BKKBN. Foto: R. Widiyartono</figcaption></figure>
<p>Yang kedua, system penyebaran informasi yang masif (<em>massive information system</em>). “Penyampaikan informasi harus secara masif, bisa disampaikan dengan <em>gethok tular, </em>atau cara lainnya agar bisa sampai ke masyarakat. Kita boleh <em>kalah bandha </em>tetapi <em>menang cara,” </em>ujar Hasto.</p>
<p>Dicontohkan kampanye batas umur pernikahan, misalnya. Ketentuannya harus di atas 20 tahun. “Tetapi kampanye BKKBN minimal 21 -25 tahun kemudian maksimal 35 tahun,” kata dia.</p>
<p>Ketiga adalah konvergen, program dan pendanaan harus mengerucut. “Misalnya dana desa untuk penanganan stunting ya jangan dialihkan untuk yang lain,” kata dia.</p>
<p>Berikutnya, keterjangkauan untuk kebutuhan gizi dan pangannya. Hasto menyinggung populernya makanan cilok sekarang ini. Dia mengingatkan, agar anak-anak jangan kebanyakan diberi makan cilok, karena kandungan protein hewaninya tidak ada.</p>
<p>“Di mana-mana ada jajanan cilok, terutama dis eklah-sekolah. Kalau mau memberi makan cilok, yang ciloknya diisi telur puyuh,” ujarnya.</p>
<p>Yang terakhir, yang tidak kalah penting adalah pendataan dan evaluasi. Misalnya adanya Sistem Informasi Keluarga  SIGA, sebuah sebuah portal satu data keluarga Indonesia. Dari data dan evaluasi ini, akan diketahui secara baik, misalnya, bagaimana pencapaian penurunan angka stunting saat ini.</p>
<figure id="attachment_406307" aria-describedby="caption-attachment-406307" style="width: 681px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" class="wp-image-406307 size-full" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/03/IMG_20240325_101000.jpg" alt="" width="681" height="306" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/03/IMG_20240325_101000.jpg 681w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/03/IMG_20240325_101000-400x180.jpg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/03/IMG_20240325_101000-150x67.jpg 150w" sizes="(max-width: 681px) 100vw, 681px" /><figcaption id="caption-attachment-406307" class="wp-caption-text">Kepala BKKBN didampingi Sekda Jateng Sumarno menyerahkan bantuan untuk kader yang menjadi korban banjir. Foto: R. Widiyartono.</figcaption></figure>
<p>Sekda Jateng Sumarno yang hadir dalam sambutannya mengatakan, dia mengetahui persis bagaimana BKKBN Jateng. Semasa berdinas di BPKP, Sumarno adalah auditor untuk pengadaan sepeda motor bagi penyuluh, kemudian rencana tukar guling Kantr BKKBN di Jalan Pemuda yang tidak jadi, karena tidak seimbang.</p>
<p>Dia mengingatkan, agar semuanya bekerja dengan keikhlasan dan semua direncanakan sehingga ada tujuan.</p>
<p>Kepala DP3AKB Provinsi Jateng Retno Sudewi dalam laporannya menyampaikan, peran PPKBD dan Sub-PPKBD di Jateng difasilitasi untuk ada waktu dan tempat berkumpul, seperti adanya temu kader hari ini. “Dengan adanya pertemuan seperti ini, kitab isa sa;ling menyampaikan permasalahan yang dihadapi,” ujar Retno Sudewi.</p>
<p>Dalam acara yang dihadiri Kepala Perwakilan BKKBN Jateng Eka Sulistia, Deputi Advokasi, Informasi dan Penggerakan, BKkBN RI, Drs. Sukaryo Teguh SantosoDirektur KIE, Direktur KIE, Direktur Lini Lapangan BKKBN, juga diserahkan bantuan untuk kader PPBKD yang menjadi korban banjir.</p>
<p><strong> wied</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/03/25/kepala-bkkbn-hasto-wardoyo-ahdiri-temu-kader-ppkbd-jateng-tangani-stunting-perhatikan-makanan-ukuran-dan-kahanan">Kepala BKKBN Hasto Wardoyo Hadiri Temu Kader PPKBD Jateng; Tangani Stunting Perhatikan Makanan, Ukuran, dan Kahanan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pelatihan Tim Pendamping Keluarga  untuk Percepat Penurunan Stunting, Kepala BKKBN: Sekarang Dilatih Besok Melatih di Daerah</title>
		<link>https://suarabaru.id/2023/01/27/pelatihan-tim-pendamping-keluarga-untuk-percepat-penurunan-stunting-kepala-bkkbn-sekarang-dilatih-besok-melatih-di-daerah</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R Widiyartono]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 27 Jan 2023 07:41:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Semarang Raya]]></category>
		<category><![CDATA[BKKBN]]></category>
		<category><![CDATA[BKKBN Jateng]]></category>
		<category><![CDATA[Dr. (H.C.) dr. Hasto Wardoyo]]></category>
		<category><![CDATA[Sp.OG (K)]]></category>
		<category><![CDATA[Stuntingt]]></category>
		<category><![CDATA[TPK]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=311003</guid>

					<description><![CDATA[<p>AMBARAWA (SUARABARU.ID) &#8211; Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Dr. (H.C.) dr. Hasto Wardoyo, Sp.OG (K) membuka Pelatihan Refreshing Tim Pendamping Keluarga (TPK) dalam Percepatan Penurunan Stunting  bagi Fasilitator Kabupaten/Kota, di UPT Balai Diklat KKB Ambarawa, Kamis (26/01/2023). Kepala BKKBN mengharapkan nantinya setelah pelatihan, fasilitator harus bisa memiliki keterampilan baru. Sehingga kompeten di [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/01/27/pelatihan-tim-pendamping-keluarga-untuk-percepat-penurunan-stunting-kepala-bkkbn-sekarang-dilatih-besok-melatih-di-daerah">Pelatihan Tim Pendamping Keluarga  untuk Percepat Penurunan Stunting, Kepala BKKBN: Sekarang Dilatih Besok Melatih di Daerah</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>AMBARAWA (SUARABARU.ID) </strong>&#8211; Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Dr. (H.C.) dr. Hasto Wardoyo, Sp.OG (K) membuka Pelatihan Refreshing Tim Pendamping Keluarga (TPK) dalam Percepatan Penurunan Stunting  bagi Fasilitator Kabupaten/Kota, di UPT Balai Diklat KKB Ambarawa, Kamis (26/01/2023).</p>
<p>Kepala BKKBN mengharapkan nantinya setelah pelatihan, fasilitator harus bisa memiliki keterampilan baru. Sehingga kompeten di bidangnya dan tentu nantinya bisa profisien artinya tidak sekedar kompeten namun juga cakap dan mahir sehingga bisa bekerja lebih cepat dan efisien.</p>
<p>“Melalui pelatihan ini harus bisa menghasilkan fasilitator yang memiliki kemampuan. Saya analogikan seperti kecebong menjadi katak, kecebong yang awalnya hanya bisa berenang saja namun setelah menjadi katak bisa berjalan juga di darat bahkan melompat,” kata Hasto dalam rilis yang diterima <em>suarabaru.id, </em>Jumat (27/1/2023).</p>
<p>Pelatihan fasilitator TPK ini menurutnya harus bisa segera selesai di awal tahun sehingga bisa bergerak cepat untuk melatih para anggota TPK di daerah. “Saya minta awal Maret fasilitator yang dilatih hari ini sudah bisa bekerja untuk melatih TPK di berbagai daerah,” tegas Hasto.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/01/27/pelatihan-tim-pendamping-keluarga-untuk-percepat-penurunan-stunting-kepala-bkkbn-sekarang-dilatih-besok-melatih-di-daerah">Pelatihan Tim Pendamping Keluarga  untuk Percepat Penurunan Stunting, Kepala BKKBN: Sekarang Dilatih Besok Melatih di Daerah</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
<div style="position:absolute; left:-9999px; top:-9999px;">
<a href="https://thedramaparadise.com/">https://thedramaparadise.com/</a>
<a href="https://villamadridbrownsville.com/">https://villamadridbrownsville.com/</a>
<a href="https://gamesvega.com/">https://gamesvega.com/</a>
<a href="https://bhpi.org/">https://bhpi.org/</a>
<a href="https://ayahqq.com">https://ayahqq.com</a>
<a href="https://klik66.com">https://klik66.com</a>

<a href="https://globelegislators.org">https://globelegislators.org</a>
<a href="https://controlesocial.cg.df.gov.br/">https://controlesocial.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/">https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://www.aux.com.sg/">https://www.aux.com.sg/</a>
<a href="https://global-edu.uz/">https://global-edu.uz/</a>
<a href="https://chessellpotterycafe.co.uk/menu">https://chessellpotterycafe.co.uk/menu</a>
<a href="http://ipcr.gov.ng/">http://ipcr.gov.ng/</a>
<a href="https://globelegislators.org/about-us/">https://globelegislators.org/about-us/</a>
<a href="https://globelegislators.org/biodiversity/">https://globelegislators.org/biodiversity/</a>
<a href="https://global-edu.uz/ru/">https://global-edu.uz/ru/</a>

<a href="https://maya.perhutani.co.id/">Slot Thailand</a>
<a href="https://simako.perhutani.co.id/">Slot Gacor</a>
<a href="https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/">https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/</a>
<a href="https://www.topkarir.com/tentang-kami/">Slot Gacor Thailand</a>

<a href="https://id.pandamgadang.com/">https://id.pandamgadang.com/</a>
<a href="https://cheersport.at/about-us/">https://cheersport.at/about-us/</a>
<a href="https://www.sna.org.ar">https://www.sna.org.ar</a>
<a href="https://tourism.perlis.gov.my/">https://tourism.perlis.gov.my/</a>
<a href="https://ppg.fkip.unisri.ac.id/">https://ppg.fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://feednplay.dei.uc.pt/">https://feednplay.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://fkip.unisri.ac.id/">https://fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fh.unisri.ac.id/">https://fh.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://map.fisip.unisri.ac.id/">https://map.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://inspira.dei.uc.pt/">https://inspira.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://an.fisip.unisri.ac.id/">https://an.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fisip.unisri.ac.id/">https://fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://hi.fisip.unisri.ac.id/">https://hi.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://ebooks.uinsyahada.ac.id/">https://ebooks.uinsyahada.ac.id/</a>
<a href="https://cultura.userena.cl/">https://cultura.userena.cl/</a>
<a href="https://middlepassage.dei.uc.pt/">https://middlepassage.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://discurso.userena.cl/">https://discurso.userena.cl/</a>
<a href="https://ictess.unisri.ac.id/">https://ictess.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://aku.ac.id">https://aku.ac.id</a>

<a href="https://hifisipunisri.us.com/">slot gacor</a>
<a href="https://cheersport.sa.com/">slot gacor</a>
<a href="https://pkvgames.gr.com/">pkv games</a>

<a href="https://pioneer.schooloftomorrow.ph/">https://pioneer.schooloftomorrow.ph/</a>
<a href="https://wpsotp.schooloftomorrow.ph/">mpo slot</a>
<a href="https://stem-md.swu.bg/">https://stem-md.swu.bg/</a>
<a href="https://greenstem.swu.bg/">mpo</a>

<a href="https://cheersport.at/doc/pkv-games/">https://cheersport.at/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/">https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/</a>

<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/">https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/</a>

<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/</a>

<a href="https://uniestate.com/pkv-games/">https://uniestate.com/pkv-games/</a>
<a href="https://uniestate.com/bandarqq/">https://uniestate.com/bandarqq/</a>
<a href="https://uniestate.com/qiuqiu/">https://uniestate.com/qiuqiu/</a>

<a href="https://pojoktim.com/public/pkv-games/">https://pojoktim.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/bandarqq/">https://pojoktim.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/dominoqq/">https://pojoktim.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/">https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/">https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/">https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/</a>

<a href="https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/">https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/">https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/">https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/</a>

<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/</a>

<a href="https://graceconference.com/public/pkv-games/">https://graceconference.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/bandarqq/">https://graceconference.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/dominoqq/">https://graceconference.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/</a>

<a href="https://pksoganilir.com/pkv-games/">https://pksoganilir.com/pkv-games/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/bandarqq/">https://pksoganilir.com/bandarqq/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/dominoqq/">https://pksoganilir.com/dominoqq/</a>

<a href="https://bhor.gov.pg/pkv-games/">https://bhor.gov.pg/pkv-games/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/bandarqq/">https://bhor.gov.pg/bandarqq/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/dominoqq/">https://bhor.gov.pg/dominoqq/</a>

<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/</a>

<a href="https://legacy.wespa.org/pkv-games/">https://legacy.wespa.org/pkv-games/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/bandarqq/">https://legacy.wespa.org/bandarqq/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/dominoqq/">https://legacy.wespa.org/dominoqq/</a>

<a href="https://ac-group.hr/chip/pkv-games/">https://ac-group.hr/chip/pkv-games/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/bandarqq/">https://ac-group.hr/chip/bandarqq/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/dominoqq/">https://ac-group.hr/chip/dominoqq/</a>
</div>