<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>BBM Archives - SuaraBaru.id</title>
	<atom:link href="https://suarabaru.id/tag/bbm/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<description>Media Online Tajam dan Berimbang</description>
	<lastBuildDate>Wed, 10 Jun 2026 09:23:21 +0000</lastBuildDate>
	<language>id-ID</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=5.9.13</generator>

<image>
	<url>https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2018/06/cropped-logofooter-32x32.png</url>
	<title>BBM Archives - SuaraBaru.id</title>
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Harga Pertamax Resmi Naik per 10 Juni 2026, Disperindag Grobogan Perketat Pengawasan BBM Subsidi di Sejumlah SPBU</title>
		<link>https://suarabaru.id/2026/06/10/harga-pertamax-resmi-naik-per-10-juni-2026-disperindag-grobogan-perketat-pengawasan-bbm-subsidi-di-sejumlah-spbu</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R Widiyartono]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 10 Jun 2026 09:23:21 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Grobogan]]></category>
		<category><![CDATA[BBM]]></category>
		<category><![CDATA[disperindag]]></category>
		<category><![CDATA[Grobogan]]></category>
		<category><![CDATA[Nonsubsidi]]></category>
		<category><![CDATA[pertamax]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=563592</guid>

					<description><![CDATA[<p>GROBOGAN (SUARABARU.ID) – Harga BBM Nonsubsidi Pertamax yang mengalami kenaikan sebesar Rp4.000 per liter per Rabu 10 Juni 2026 membuat masyarakat mulai mengeluhkan kondisi tersebut. Di Kabupaten Grobogan, sejumlah masyarakat terlihat mengeluhkan harga BBM Nonsubsidi Pertamax yang mengalami kenaikan Rp 16.250 per liter per 10 Juni 2026. Sebelumnya, harga BBM Pertamax berada di angka Rp [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/06/10/harga-pertamax-resmi-naik-per-10-juni-2026-disperindag-grobogan-perketat-pengawasan-bbm-subsidi-di-sejumlah-spbu">Harga Pertamax Resmi Naik per 10 Juni 2026, Disperindag Grobogan Perketat Pengawasan BBM Subsidi di Sejumlah SPBU</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>GROBOGAN (SUARABARU.ID) –</strong> Harga BBM Nonsubsidi Pertamax yang mengalami kenaikan sebesar Rp4.000 per liter per Rabu 10 Juni 2026 membuat masyarakat mulai mengeluhkan kondisi tersebut.</p>
<p>Di Kabupaten Grobogan, sejumlah masyarakat terlihat mengeluhkan harga BBM Nonsubsidi Pertamax yang mengalami kenaikan Rp 16.250 per liter per 10 Juni 2026.</p>
<p>Sebelumnya, harga BBM Pertamax berada di angka Rp 12.200 per liter. Kenaikan harga tersebut dikeluhkan masyarakat, terutama mereka yang menggunakan sepeda motor maupun mobil roda empat.</p>
<p>Rani, warga Kota Purwodadi, mengeluhkan kenaikan harga BBM Pertamax tersebut. Ia menyebut, sekali mengisi BBM dalam seminggu ia hanya mengeluarkan Rp 100 ribu saja.</p>
<h6><strong>BACA JUGA : <a href="https://suarabaru.id/2026/06/10/fakultas-ekonomi-usm-gelar-workshop-dan-lomba-video-kreatif">Fakultas Ekonomi USM Gelar Workshop dan Lomba Video Kreatif</a></strong></h6>
<p>“Seminggu paling nggak isi BBM itu dua kali. Sekali isi itu Rp50 ribu, itu buat tiga hari, lumayan hemat buat saya yang cuma antar jemput anak. Sekarang Rp50 ribu itu cuma 3 literan saja, biasanya 4 liter,” jelas Rani, pengendara sepeda motor.</p>
<p>Tak hanya pengguna kendaraan dua saja, pemilik mobil mulai mengeluhkan dengan kenaikan harga BBM Pertamax tersebut. Andika, warga Geyer, mengaku mulai merasakan dampak kenaikan harga BBM Nonsubsidi tersebut.</p>
<p>Dengan kenaikan harga BBM Pertamax per 10 Juni 2026 tersebut, dirinya harus merogoh kocek lebih untuk mengisi 10 liter.</p>
<p>“Biasanya mengisi 10-15 liter. Sekarang uang Rp150 ribu isi BBM Pertamax ini cuma dapat sembilan liter, mau pindah BBM Subsidi tidak punya barcode-nya karena ini saya beli mobil second, bukan new,” jelas Andika.</p>
<h5><strong>Tanggapan Disperindag Grobogan</strong></h5>
<p>Meski banyaknya keluhan dari masyarakat, namun belum terlihat adanya antrian yang menyolok di beberapa Stasiun Pengisian Bahan bakar Umum (SPBU).</p>
<p>Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Grobogan menjelaskan, kondisi di lapangan masih terpantau normal pasca kenaikan harga BBM Nonsubsidi tersebut.</p>
<p>Namun demikian, Kepala Disperindag Grobogan, Pradana Setyawan menegaskan, mulai meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan perubahan pola konsumsi masyarakat pascakenaikan harga BBM Nonsubsidi tersebut.</p>
<p>“Sampai saat ini masih terlihat normal ya. Kalau distribusi BBM di wilayah Grobogan ini saya juga mendengar dari rekan-rekan paguyuban SPBU masih aman. Stoknya juga masih aman,” jelas Danis, sapaan akrabnya.</p>
<p>Danis menegaskan, masyarakat masih beraktivitas seperti biasa dan belum menunjukkan perubahan perilaku pembelian bahan bakar.</p>
<h6><strong>BACA JUGA : <a href="https://suarabaru.id/2026/06/10/pasokan-pangan-diperkuat-harga-bahan-pokok-di-jateng-tetap-terkendali">Pasokan Pangan Diperkuat, Harga Bahan Pokok di Jateng Tetap Terkendali</a></strong></h6>
<p>Kondisi tersebut juga terlihat dari belum adanya indikasi perpindahan pengguna Pertamax ke Pertalite di berbagai SPBU yang dipantau pemerintah daerah.</p>
<p>“Untuk kemungkinan beralihnya pengguna Pertamax ke Pertalite hari ini belum tampak di SPBU. Mungkin masih banyak yang belum mengetahui berita kenaikan harga,” katanya.</p>
<p>Meski demikian, pihaknya tidak ingin lengah terhadap potensi perubahan konsumsi BBM dalam beberapa hari mendatang.</p>
<p>Menurutnya, secara logika ekonomi, kenaikan harga BBM nonsubsidi dapat memengaruhi keputusan sebagian konsumen untuk mencari alternatif yang lebih murah.</p>
<p>Karena itu, pemerintah daerah mulai mengantisipasi kemungkinan meningkatnya konsumsi Pertalite yang merupakan BBM bersubsidi.</p>
<p>Danis menyebut penurunan permintaan Pertamax merupakan konsekuensi yang wajar ketika harga mengalami kenaikan cukup signifikan.</p>
<p>“Pertamax kalau naik harusnya memang permintaan turun. Yang kami waspadai justru Pertalite. Kemungkinan konsumen pindah ke Pertalite,” jelasnya.</p>
<p>Untuk mengantisipasi potensi lonjakan tersebut, Disperindag Grobogan telah berkoordinasi dengan paguyuban pengelola SPBU.</p>
<p>Koordinasi itu dilakukan agar seluruh SPBU memperketat pengawasan terhadap distribusi BBM bersubsidi sesuai aturan yang berlaku.</p>
<p>Pihaknya juga meminta pengelola SPBU mengoptimalkan penggunaan sistem barcode subsidi tepat sasaran guna mencegah penyalahgunaan.</p>
<p>“Kami mengimbau SPBU lebih ketat terhadap penyaluran BBM subsidi. Penggunaan barcode subsidi tepat sasaran harus diutamakan,” tegas Danis.</p>
<p>Selain kepada pengelola SPBU, Disperindag juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembelian BBM secara berlebihan.</p>
<h6><strong>BACA JUGA : <a href="https://suarabaru.id/2026/06/10/rumah-suminah-terbakar-pemkab-jepara-cepat-salurkan-bantuan">Rumah Suminah Terbakar, Pemkab Jepara Cepat Salurkan Bantuan</a></strong></h6>
<p>Menurutnya, stok BBM di Kabupaten Grobogan saat ini masih mencukupi kebutuhan masyarakat sehingga tidak ada alasan untuk melakukan aksi borong.</p>
<p>Sementara itu, terkait alokasi kuota BBM Kabupaten Grobogan tahun 2026, Danis mengungkapkan hingga saat ini pihaknya belum menerima surat penetapan kuota BBM dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).</p>
<p>“Untuk kuota BBM tahun 2026 sampai saat ini belum ada surat resmi dari Kementerian ESDM, sehingga kami belum bisa menyampaikan data kuotanya,” katanya.</p>
<p><strong>TYA WIDYA</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/06/10/harga-pertamax-resmi-naik-per-10-juni-2026-disperindag-grobogan-perketat-pengawasan-bbm-subsidi-di-sejumlah-spbu">Harga Pertamax Resmi Naik per 10 Juni 2026, Disperindag Grobogan Perketat Pengawasan BBM Subsidi di Sejumlah SPBU</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ramai Isu Stok BBM Tinggal 20 Hari, Pertamina Minta Masyarakat Tak Panic Buying</title>
		<link>https://suarabaru.id/2026/03/06/ramai-isu-stok-bbm-tinggal-20-hari-pertamina-minta-masyarakat-tak-panic-buying</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 06 Mar 2026 03:35:09 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Berita utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Kudus]]></category>
		<category><![CDATA[BBM]]></category>
		<category><![CDATA[panic buying]]></category>
		<category><![CDATA[pertamina patra niaga]]></category>
		<category><![CDATA[selat hormuz]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=547727</guid>

					<description><![CDATA[<p>KUDUS (SUARABARU.ID) – Munculnya isu yang menyebut ketahanan stok energi nasional hanya tersisa 20 hari akibat gangguan distribusi global, termasuk potensi dampak situasi perang di Selat Hormuz, diminta tidak disalahartikan oleh masyarakat. Pertamina menegaskan bahwa angka ketahanan stok 20 hari bukan berarti persediaan bahan bakar minyak (BBM) akan habis dalam waktu tersebut. Masyarakat pun diimbau [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/03/06/ramai-isu-stok-bbm-tinggal-20-hari-pertamina-minta-masyarakat-tak-panic-buying">Ramai Isu Stok BBM Tinggal 20 Hari, Pertamina Minta Masyarakat Tak Panic Buying</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KUDUS (SUARABARU.ID)</strong> – Munculnya isu yang menyebut ketahanan stok energi nasional hanya tersisa 20 hari akibat gangguan distribusi global, termasuk potensi dampak situasi perang di Selat Hormuz, diminta tidak disalahartikan oleh masyarakat.</p>
<p>Pertamina menegaskan bahwa angka ketahanan stok 20 hari bukan berarti persediaan bahan bakar minyak (BBM) akan habis dalam waktu tersebut. Masyarakat pun diimbau tidak melakukan panic buying.</p>
<p>Penjelasan ini disampaikan oleh Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah menyusul kekhawatiran sebagian masyarakat terkait ketersediaan energi nasional, terutama menjelang Ramadan dan Idulfitri yang biasanya diiringi peningkatan konsumsi BBM.</p>
<p>Area Manager Communication, Relation &amp; CSR Pertamina Patra Niaga Jawa Bagian Tengah, Taufiq Kurniawan, menjelaskan bahwa ketahanan stok 20 hari merupakan standar minimal yang ditetapkan pemerintah untuk menjaga keamanan pasokan energi.</p>
<p>“Pemahaman ketahanan stok 20 hari itu jangan diterjemahkan sebagai sisa stok. Bukan seperti itu. Secara nasional pemerintah mengamanahkan bahwa stok energi, terutama BBM, harus memiliki ketahanan minimal untuk 20 hari ke depan,” ujarnya.</p>
<p>Menurut Taufiq, pasokan energi terus dijaga melalui distribusi rutin ke berbagai depot. Kapal tanker pengangkut BBM secara berkala masuk untuk memastikan ketersediaan stok tetap berada pada level aman.</p>
<p>Dengan sistem distribusi tersebut, ketersediaan energi tidak bergantung pada satu kali pengiriman saja. Pasokan terus diperbarui secara berkelanjutan sehingga cadangan di setiap depot tetap terjaga.</p>
<p>“Jadi kalau hari ini stok cukup untuk 20 hari, bisa jadi besok jumlah stok sudah berubah lagi karena ada pasokan baru yang masuk,” jelasnya.</p>
<p>Ia menambahkan, masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan BBM, termasuk menjelang arus mudik Lebaran. Pertamina telah memastikan stok BBM dalam kondisi aman serta distribusinya berjalan lancar.</p>
<p>Pertamina juga mengimbau masyarakat untuk tetap membeli BBM sesuai kebutuhan agar distribusi energi nasional tetap stabil.</p>
<p><strong>Ali Bustomi</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/03/06/ramai-isu-stok-bbm-tinggal-20-hari-pertamina-minta-masyarakat-tak-panic-buying">Ramai Isu Stok BBM Tinggal 20 Hari, Pertamina Minta Masyarakat Tak Panic Buying</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Hindari Antrean SPBU, Masyarakat Diimbau Isi BBM Lebih Awal saat Mudik</title>
		<link>https://suarabaru.id/2026/03/03/hindari-antrean-spbu-masyarakat-diimbau-isi-bbm-lebih-awal-saat-mudik</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ning Suparningsih]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 03 Mar 2026 09:00:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[BBM]]></category>
		<category><![CDATA[Hindari Antrean SPBU]]></category>
		<category><![CDATA[imbauan]]></category>
		<category><![CDATA[Saat mudik]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=547214</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID) &#8211; Sinergi antara Polda Jawa Tengah dan Pertamina Patra Niaga Regional Jawa bagian tengah diperkuat melalui berbagai langkah antisipatif, termasuk pengawalan kendaraan tangki BBM secara situasional serta penguatan distribusi pasokan di sejumlah titik strategis. Kolaborasi tersebut menjadi bagian dari kesiapan pengamanan Operasi Ketupat Candi 2026 untuk menghadirkan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/03/03/hindari-antrean-spbu-masyarakat-diimbau-isi-bbm-lebih-awal-saat-mudik">Hindari Antrean SPBU, Masyarakat Diimbau Isi BBM Lebih Awal saat Mudik</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (SUARABARU.ID) &#8211; </strong>Sinergi antara Polda Jawa Tengah dan Pertamina Patra Niaga Regional Jawa bagian tengah diperkuat melalui berbagai langkah antisipatif, termasuk pengawalan kendaraan tangki BBM secara situasional serta penguatan distribusi pasokan di sejumlah titik strategis.</p>
<p>Kolaborasi tersebut menjadi bagian dari kesiapan pengamanan Operasi Ketupat Candi 2026 untuk menghadirkan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat selama mudik dan balik Lebaran.</p>
<p>Pengawalan kendaraan tangki BBM akan dilakukan menyesuaikan kebutuhan lapangan, khususnya pada jalur yang mengalami peningkatan volume kendaraan, sehingga mobilitas distribusi energi tetap terjaga di tengah dinamika arus lalu lintas.</p>
<p>Selain memastikan distribusi energi berjalan optimal, masyarakat juga diharapkan dapat berperan aktif dalam menjaga kelancaran perjalanan mudik dengan menerapkan perencanaan perjalanan yang matang.</p>
<p>Kabidhumas Polda Jateng, Kombes Pol Artanto mengimbau agar pengendara memastikan kondisi bahan bakar kendaraan dalam keadaan cukup sebelum memulai perjalanan.</p>
<p>Pengendara yang melintasi jalur tol disarankan untuk melakukan pengisian BBM hingga kondisi penuh sebelum memasuki perjalanan utama.</p>
<p>&#8220;Apabila melakukan pengisian di rest area, masyarakat kami imbau untuk tidak menunggu BBM berada pada kondisi terlalu menipis, melainkan melakukan pengisian lebih awal, terutama sebelum memasuki kota tujuan yang umumnya memiliki tingkat aktivitas kendaraan lebih tinggi selama periode libur lebaran,&#8221; ungkap Artanto, Selasa (3/3/2026).</p>
<p>Ia mengatakan, kebiasaan menunda pengisian BBM hingga bahan bakar hampir habis berpotensi menimbulkan antrean panjang di SPBU maupun rest area, bahkan meningkatkan risiko kendaraan mogok akibat kehabisan bahan bakar di tengah perjalanan. Kondisi tersebut dapat mengganggu kenyamanan perjalanan serta berpotensi memicu perlambatan arus lalu lintas di sejumlah ruas jalan.</p>
<p>Artanto mengajak masyarakat untuk mempersiapkan perjalanan mudik secara bijak dengan memeriksa kondisi kendaraan, mengatur waktu istirahat, dan memperkirakan kebutuhan BBM sesuai jarak tempuh perjalanan.</p>
<p>Langkah sederhana tersebut diharapkan mampu menjaga agar momen mudik tetap menjadi perjalanan yang aman, lancar, dan membawa kebahagiaan bersama keluarga.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/03/03/hindari-antrean-spbu-masyarakat-diimbau-isi-bbm-lebih-awal-saat-mudik">Hindari Antrean SPBU, Masyarakat Diimbau Isi BBM Lebih Awal saat Mudik</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pertamina Diminta Perketat Pengawasan Distribusi BBM dan LPG di Nataru</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/12/24/pertamina-diminta-perketat-pengawasan-distribusi-bbm-dan-lpg-di-nataru</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 24 Dec 2025 09:39:35 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Suara Semarang Raya]]></category>
		<category><![CDATA[BBM]]></category>
		<category><![CDATA[LPG]]></category>
		<category><![CDATA[nataru]]></category>
		<category><![CDATA[pertamina]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=536090</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID) – Pada momentum Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi meminta Pertamina agar pengawasan distribusi bahan bakar minyak (BBM) dan liquefied petroleum gas (LPG) di wilayahnya diperkatat. Menurut Luthfi, kecukupan stok BBM dan LPG harus dibarengi mitigasi risiko di lapangan, agar tidak terjadi kelangkaan maupun penyalahgunaan. “Harus dimitigasi [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/12/24/pertamina-diminta-perketat-pengawasan-distribusi-bbm-dan-lpg-di-nataru">Pertamina Diminta Perketat Pengawasan Distribusi BBM dan LPG di Nataru</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)</strong> – Pada momentum Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi meminta Pertamina agar pengawasan distribusi bahan bakar minyak (BBM) dan liquefied petroleum gas (LPG) di wilayahnya diperkatat.</p>
<p>Menurut Luthfi, kecukupan stok BBM dan LPG harus dibarengi mitigasi risiko di lapangan, agar tidak terjadi kelangkaan maupun penyalahgunaan.</p>
<p>“Harus dimitigasi betul. Di posko-posko yang kita siapkan, semuanya kita monitor,” kata Luthfi usai menerima audiensi General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah, Fanda Chrismianto, di Kota Semarang pada Rabu, 24 Desember 2025.</p>
<p>Sebab, pada momentum Nataru, berpotensi terjadi lonjakan kebutuhan energi, baik BBM maupun LPG. Menurut Luthfi, pengawasan distribusi tetap menjadi faktor krusial, terutama untuk energi bersubsidi.</p>
<p>Dalam audiensi tersebut, Pertamina Patra Niaga melaporkan kondisi stok BBM dan LPG di Jawa Tengah per 23 Desember 2025 berada pada level mencukupi. Stok solar tercatat aman untuk 18,3 hari, Pertalite 10,3 hari, dan Pertamax 19 hari. Sementara stok LPG berada pada level 2,4 hari dan diperbarui setiap hari mengikuti pola konsumsi masyarakat.</p>
<p>Sementara. Itu, General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah, Fanda Chrismianto mengatakan, Jawa Tengah dan DIY diprediksi mengalami lonjakan permintaan energi, karena menjadi pusat berbagai kegiatan nasional selama periode Nataru.</p>
<p>“Kami memprediksi akan terjadi lonjakan permintaan. Ini sudah kami koordinasikan dengan sektor-sektor terkait,” ujar Fanda.</p>
<p>Ia menjelaskan, Pertamina telah membentuk Satuan Tugas (Satgas) Nataru dan memastikan seluruh sarana serta infrastruktur dalam kondisi siap. Pertamina juga menyiapkan berbagai layanan tambahan untuk mengantisipasi kondisi darurat.</p>
<p>“Kami sudah melakukan simulasi ketika terjadi kondisi darurat, termasuk yang berkaitan dengan potensi bencana hidrometeorologi,” kata dia.</p>
<p>Menurut Fanda, Pertamina menyiapkan tambahan pasokan BBM sekitar 10.000–11.000 kiloliter. Sementara untuk LPG, disiapkan penambahan fakultatif sebesar 5 persen, meski saat ini realisasi tambahan baru sekitar 1,5 persen.</p>
<p>Untuk mendukung kelancaran distribusi, Pertamina juga mengoperasikan SPBU Siaga yang buka 24 jam, agen LPG Siaga, layanan motoris untuk membantu konsumen yang kehabisan BBM saat macet, mobil tangki kantong, serta layanan Call Center 135. Selain itu, tersedia fasilitas Serambi MyPertamina yang ramah keluarga dan dapat dimanfaatkan secara gratis.</p>
<p>“Di wilayah Jawa Tengah dan DIY, Serambi MyPertamina tersedia di Rest Area KM 379A, KM 360B, serta di Bandara Yogyakarta International Airport,” ujar Fanda.</p>
<p>Sementara itu, Asisten II Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah Sujarwanto Dwiatmoko menegaskan bahwa pemerintah daerah fokus menjaga kecukupan tiga komoditas energi utama, yakni listrik, LPG 3 kilogram, serta BBM bersubsidi Pertalite dan Solar.</p>
<p>Ia menyebutkan, pasokan energi untuk sektor pertanian hingga akhir tahun dipastikan tidak mengalami kendala. Untuk solar, telah dilakukan penambahan melalui pergeseran kuota antarprovinsi, serta pengajuan tambahan kuota yang telah disetujui pemerintah pusat.</p>
<p>“Konsumsi LPG diperkirakan naik sekitar 5 persen dan itu sudah diantisipasi oleh Pertamina, termasuk mekanisme pengisian ke daerah-daerah yang berpotensi kosong,” ujarnya.</p>
<p>Selain BBM dan LPG, keandalan listrik juga menjadi perhatian. Menurut Sujarwanto, PLN telah menyatakan kesiapan menjaga pasokan listrik, khususnya selama perayaan Natal di gereja-gereja dan perayaan Tahun Baru.</p>
<p>Sebagai langkah antisipasi, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah membuka posko pelayanan masyarakat sejak 22 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026 yang tersebar di seluruh kabupaten dan kota.</p>
<p>Dengan meningkatnya mobilitas masyarakat selama libur panjang akhir tahun, Pemprov Jawa Tengah menegaskan bahwa pengamanan distribusi energi tidak hanya menjadi tanggung jawab Pertamina, tetapi juga memerlukan peran aktif pemerintah daerah dan partisipasi masyarakat dalam melaporkan setiap indikasi penyimpangan.</p>
<p><a href="http://HeryPriyono.Com"><strong>Hery Priyono</strong></a></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/12/24/pertamina-diminta-perketat-pengawasan-distribusi-bbm-dan-lpg-di-nataru">Pertamina Diminta Perketat Pengawasan Distribusi BBM dan LPG di Nataru</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Antrian Pelanggan BBM Solar Mengular di Grobogan Sepekan Terakhir, Disperindag: Masih Menunggu Jawaban Pertamina</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/11/07/antrian-pelanggan-bbm-solar-mengular-di-grobogan-sepekan-terakhir-disperindag-masih-menunggu-jawaban-pertamina</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R Widiyartono]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 07 Nov 2025 05:08:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Grobogan]]></category>
		<category><![CDATA[BBM]]></category>
		<category><![CDATA[disperindag]]></category>
		<category><![CDATA[Grobogan]]></category>
		<category><![CDATA[kelangkaan]]></category>
		<category><![CDATA[pertamina]]></category>
		<category><![CDATA[solar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=506054</guid>

					<description><![CDATA[<p>GROBOGAN (SUARABARU.ID) &#8211; Antrian mengular di terjadi di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kabupaten Grobogan. Penumpukan kendaraan yang mayoritas kendaraan besar terjadi untuk mengantri mendapatkan BBM jenis solar. Hal itu seperti terlihat di SPBU Gajahmada pada Jumat (7/11/2025). Para Pengendara kendaraan yang membutuhkan solar terpaksa mengantri di pom bensin tersebut. BACA JUGA [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/11/07/antrian-pelanggan-bbm-solar-mengular-di-grobogan-sepekan-terakhir-disperindag-masih-menunggu-jawaban-pertamina">Antrian Pelanggan BBM Solar Mengular di Grobogan Sepekan Terakhir, Disperindag: Masih Menunggu Jawaban Pertamina</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>GROBOGAN (SUARABARU.ID) &#8211;</strong> Antrian mengular di terjadi di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kabupaten Grobogan.</p>
<p>Penumpukan kendaraan yang mayoritas kendaraan besar terjadi untuk mengantri mendapatkan BBM jenis solar.</p>
<p>Hal itu seperti terlihat di SPBU Gajahmada pada Jumat (7/11/2025). Para Pengendara kendaraan yang membutuhkan solar terpaksa mengantri di pom bensin tersebut.</p>
<h5><strong>BACA JUGA : </strong><strong><a href="https://suarabaru.id/2025/11/07/sosialisasi-kuhp-baru-polda-jateng-dorong-upaya-rj-dalam-penegakan-hukum-yang-berkeadilan">Sosialisasi KUHP Baru, Polda Jateng Dorong Upaya RJ dalam Penegakan Hukum yang Berkeadilan</a></strong></h5>
<p>Raditya, misalnya, warga Kabupaten Pati itu mengantri hingga setengah jam di SPBU Gajahmada.. Setelah sebelumnya ia bermaksud mengisi solar di SPBU lain yang ternyata masih dalam pengiriman.</p>
<p>&#8220;Ini sangat terpaksa mengantri demi mendapatkan solar karena saya akan melanjutkan perjalanan ke Solo. Biasanya kalau lewat Grobogan selalu dapat solar tapi kali ini kok susah,&#8221; jelas Raditya.</p>
<p>Kabid Perdagangan Disperindag Grobogan, Kristina, membenarkan bahwa terjadi adanya antrian kendaraan di sejumlah SPBU yang hendak mengisi solar pada sepekan terakhir ini.</p>
<p>Meski demikian, pihaknya sudah mengatakan sudah melakukan monitoring ke sejumlah SPBU yang disinyalir terjadi kelangkaan solar.</p>
<p>&#8220;Beberapa SPBU terlihat antrian panjang. Ini masih menunggu info dari Pertamina,&#8221; jelas Christina saat dikonfirmasi.</p>
<p>Menurut Christina Kuota solar di Kabupaten Grobogan jumlahnya mencapai 80.762 kiloliter (KL) di tahun 2025.</p>
<p>&#8220;Kita sudah melakukan monitoring ke empat lokasi SPBU yaitu SPBU 4458106, 4458107, 4458101, dan 4458114. Kemudian untuk mengetahui penyebabnya, kita hanya tinggal menunggu hasil konfirmasi dari Pertamina,&#8221; jelas Christina.</p>
<p>Terkait dengan menjelang Natal dan Tahun Baru ini, pihaknya belum menyebutkan apakah akan meminta kuota tambahan stok solar atau tidak. Menurutnya Disperindag tengah mendalami terkait hal itu.</p>
<p>&#8220;Jadi kita dalami dulu, ya sambil menunggu hasil konfirmasi dari Pertamina,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Sementara itu Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Grobogan Pradana Setiawan menegaskan pihaknya sudah melakukan konfirmasi kepada Pertamina.</p>
<h5><strong>BACA JUGA : </strong><strong><a href="https://suarabaru.id/2025/11/07/mendagri-dan-menteri-pkp-di-uksw-optimis-capai-target-3-juta-rumah-untuk-rakyat">Mendagri dan Menteri PKP di UKSW, Optimis Capai Target 3 Juta Rumah untuk Rakyat</a></strong></h5>
<p>Namun, hingga saat ini belum ada jawaban resmi dari Pertamina terkait adanya penumpukan kendaraan pada antrian solar yang terjadi di Kabupaten Grobogan.</p>
<p>Pihaknya berjanji akan memberikan hasil konfirmasi dari Pertamina kepada masyarakat terkait kelangkaan solar yang dikeluhkan sepekan terakhir ini.</p>
<p>&#8220;Sementara masih kami konfirmasi ke Pertamina, perkembangan selanjutnya kami informasikan,&#8221; tegas pria yang akrab disapa Danis ini.</p>
<p><strong>TYA WIDYA</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/11/07/antrian-pelanggan-bbm-solar-mengular-di-grobogan-sepekan-terakhir-disperindag-masih-menunggu-jawaban-pertamina">Antrian Pelanggan BBM Solar Mengular di Grobogan Sepekan Terakhir, Disperindag: Masih Menunggu Jawaban Pertamina</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pertamina Ajak Komunitas Motor Semarang Cek SPBU Terdampak Banjir dan Rasakan BBM Ramah Lingkungan</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/11/04/pertamina-ajak-komunitas-motor-semarang-cek-spbu-terdampak-banjir-dan-rasakan-bbm-ramah-lingkungan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 04 Nov 2025 09:24:37 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[BBM]]></category>
		<category><![CDATA[komunitas motor]]></category>
		<category><![CDATA[Pertamax Green]]></category>
		<category><![CDATA[pertamina]]></category>
		<category><![CDATA[ramah lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[SPBU]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=215882</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID) – Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah (JBT) terus memperkuat komitmen transparansi dan edukasi energi bersih melalui kolaborasi dengan komunitas otomotif di Kota Semarang. Melalui kegiatan touring bersama, uji coba Pertamax Green, dan inspeksi mutu BBM di SPBU, Pertamina mengajak para pengguna aktif kendaraan bermotor melihat langsung kualitas bahan bakar sekaligus merasakan [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/11/04/pertamina-ajak-komunitas-motor-semarang-cek-spbu-terdampak-banjir-dan-rasakan-bbm-ramah-lingkungan">Pertamina Ajak Komunitas Motor Semarang Cek SPBU Terdampak Banjir dan Rasakan BBM Ramah Lingkungan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)</strong> – Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah (JBT) terus memperkuat komitmen transparansi dan edukasi energi bersih melalui kolaborasi dengan komunitas otomotif di Kota Semarang.</p>
<p>Melalui kegiatan touring bersama, uji coba Pertamax Green, dan inspeksi mutu BBM di SPBU, Pertamina mengajak para pengguna aktif kendaraan bermotor melihat langsung kualitas bahan bakar sekaligus merasakan performa produk ramah lingkungan.</p>
<p>Kegiatan ini melibatkan tiga komunitas motor, yakni Semarang Xmax-Tmax Community (SEXXY), Bikers ADV Semarang (BAS), dan Komunitas Ojek Online Semarang.</p>
<p>Para peserta memulai kegiatan dengan mengisi Pertamax Green di SPBU 41.502.02 Sultan Agung (Akpol), kemudian melakukan touring menuju SPBU 44.501.35 Kaligawe untuk melanjutkan agenda pengecekan mutu dan takaran BBM.</p>
<p>Dalam sidak di SPBU Kaligawe, dilakukan pengecekan terhadap kualitas produk BBM, kandungan air dalam tangki penyimpanan, serta uji takaran dispenser untuk memastikan kesesuaian dengan standar yang berlaku. Hasil pengujian menunjukkan seluruh parameter telah memenuhi standar mutu Pertamina.</p>
<p>Area Manager Communication, Relations &amp; CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah, Taufiq Kurniawan, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk keterbukaan Pertamina kepada masyarakat.</p>
<p>“Kami ingin masyarakat, termasuk para pengguna aktif seperti komunitas motor, melihat langsung bagaimana proses pengecekan mutu dan takaran dilakukan di SPBU. Hasilnya hari ini, semua parameter—baik kualitas BBM maupun takaran—terbukti sesuai standar Pertamina,” ujar Taufiq.</p>
<p>Selain mengecek mutu BBM, peserta juga berkesempatan mencoba langsung performa Pertamax Green selama perjalanan touring dari SPBU Akpol menuju Kaligawe.</p>
<p>Produk hasil inovasi ini merupakan bahan bakar ramah lingkungan dengan angka oktan tinggi, yang tidak hanya efisien tetapi juga lebih bersih bagi mesin dan lingkungan.</p>
<p>“Pertamina ingin masyarakat merasakan langsung keunggulan Pertamax Green. Melalui kegiatan bersama komunitas, kami ingin menunjukkan bahwa beralih ke BBM rendah emisi tidak berarti mengorbankan performa kendaraan,” tambah Taufiq.</p>
<p>Pertamax Green yang diluncurkan di Semarang pada Juni 2025 mencatat pertumbuhan konsumsi yang sangat positif. Hingga Oktober 2025, penyaluran di Regional Jawa Bagian Tengah tumbuh 336,8 persen dari target tahunan, dengan total distribusi mencapai 512 kilo liter di 15 SPBU. Di Kota Semarang sendiri, konsumsi harian rata-rata mencapai 3.261 liter per hari.</p>
<p>Salah satu anggota Komunitas Ojek Online Semarang, Niken, mengaku puas dengan performa Pertamax Green setelah touring.</p>
<p>“Bagi kami yang setiap hari di jalan, bahan bakar yang efisien dan bersih itu penting. Kami jadi lebih yakin untuk beralih ke BBM yang ramah lingkungan,” ujar Niken.</p>
<p>Sementara itu, perwakilan Bikers ADV Semarang (BAS), Wawan, mengapresiasi keterbukaan Pertamina dalam menjaga kepercayaan konsumen.</p>
<p>“Kami mengapresiasi Pertamina yang membuka diri dan mengajak komunitas melihat langsung proses pengecekan. Ini membuat kami lebih yakin terhadap kualitas dan takaran BBM di SPBU Pertamina,” katanya.</p>
<p>Melalui kolaborasi ini, Pertamina Patra Niaga JBT menegaskan komitmennya menjaga kualitas, transparansi, dan keberlanjutan energi. Pertamina juga mengajak masyarakat aktif mendukung transisi energi bersih dan melaporkan dugaan penyimpangan di SPBU melalui Pertamina Call Center 135.</p>
<p><a href="http://HeryPriyono.com"><strong>Hery Priyono</strong></a></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/11/04/pertamina-ajak-komunitas-motor-semarang-cek-spbu-terdampak-banjir-dan-rasakan-bbm-ramah-lingkungan">Pertamina Ajak Komunitas Motor Semarang Cek SPBU Terdampak Banjir dan Rasakan BBM Ramah Lingkungan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Petani Tebu Sambut Baik Rencana Pemerintah Wajibkan Campuran Etanol 10 Persen di BBM</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/10/09/petani-tebu-sambut-baik-rencana-pemerintah-wajibkan-campuran-etanol-10-persen-di-bbm</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 09 Oct 2025 00:08:19 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Berita utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Kudus]]></category>
		<category><![CDATA[APTRI]]></category>
		<category><![CDATA[Bahlil Lahadalia]]></category>
		<category><![CDATA[BBM]]></category>
		<category><![CDATA[Etanol]]></category>
		<category><![CDATA[M Nur Khabsyin]]></category>
		<category><![CDATA[Menteri ESDM]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=500517</guid>

					<description><![CDATA[<p>JAKARTA  (SUARABARU.ID) – Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Nasional Asosiasi Petani Tebu Rakyat Indonesia (DPN APTRI), M. Nur Khabsyin, menyatakan dukungan penuh terhadap rencana pemerintah mewajibkan penggunaan campuran 10 persen etanol dalam bahan bakar minyak (BBM). Menurutnya, kebijakan tersebut menjadi angin segar bagi petani tebu, karena dapat membuka peluang besar pemanfaatan tetes tebu (molasses) sebagai bahan [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/10/09/petani-tebu-sambut-baik-rencana-pemerintah-wajibkan-campuran-etanol-10-persen-di-bbm">Petani Tebu Sambut Baik Rencana Pemerintah Wajibkan Campuran Etanol 10 Persen di BBM</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA  (SUARABARU.ID)</strong> – Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Nasional Asosiasi Petani Tebu Rakyat Indonesia (DPN APTRI), M. Nur Khabsyin, menyatakan dukungan penuh terhadap rencana pemerintah mewajibkan penggunaan campuran 10 persen etanol dalam bahan bakar minyak (BBM).</p>
<p>Menurutnya, kebijakan tersebut menjadi angin segar bagi petani tebu, karena dapat membuka peluang besar pemanfaatan tetes tebu (molasses) sebagai bahan baku utama produksi etanol.</p>
<p>“Petani tebu tentu menyambut baik rencana pemerintah ini, karena ada upaya nyata memanfaatkan tetes tebu untuk diolah menjadi etanol sebagai campuran bensin,” ujar Nur Khabsyin menanggapi pernyataan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Rabu (8/10/2025).</p>
<p><strong>Produksi Tetes Tebu Belum Terserap Optimal</strong></p>
<p>Khabsyin menjelaskan, dalam lima tahun terakhir, produksi tetes tebu nasional mencapai sekitar 1,6 juta ton per tahun. Dari jumlah tersebut, baru sekitar 1,1 juta ton yang terserap oleh industri pengguna — baik untuk bahan baku etanol maupun industri non energi lainnya.</p>
<p>“Masih ada sekitar 500 ribu ton tetes tebu yang belum terserap. Padahal, jumlah itu bisa diolah menjadi 130 ribu kiloliter etanol,” ungkapnya.</p>
<p>Ia menambahkan, selama ini sebagian besar produksi etanol dalam negeri masih diserap oleh sektor industri non-energi. Jika kebijakan pencampuran 10 persen etanol pada bensin (E10) diterapkan, maka industri etanol yang sudah ada akan memiliki peluang untuk meningkatkan kapasitas produksinya.</p>
<p><strong>Industri Etanol Nasional Siap Tingkatkan Produksi</strong></p>
<p>Saat ini, kapasitas terpasang industri etanol nasional mencapai 300 ribu kiloliter per tahun, namun baru mampu memproduksi sekitar 160 ribu kiloliter. Artinya, masih terdapat kapasitas menganggur yang cukup besar karena terbatasnya permintaan.</p>
<p>“Kalau nanti ada kewajiban campuran etanol di BBM, industri etanol bisa beroperasi lebih optimal. Serapan terhadap tetes tebu petani juga akan maksimal, sehingga tidak ada lagi tetes yang mubazir,” jelasnya.</p>
<p><strong>Serapan Produk Petani</strong></p>
<p>Khabsyin menilai kebijakan tersebut juga sejalan dengan upaya pemerintah memperkuat ketahanan energi nasional dan mengurangi emisi karbon. Ia menegaskan, Indonesia sebenarnya memiliki keunggulan karena berstatus surplus tetes tebu dan etanol, sehingga tidak perlu bergantung pada impor etanol.</p>
<p>“Program ini sebenarnya sudah lama menjadi bagian dari agenda energi bersih nasional, tapi implementasinya belum serius. Kalau sekarang pemerintah mewajibkan campuran etanol 10 persen, kami sangat mendukung,” tegasnya.</p>
<p>Selain manfaat energi, kebijakan ini juga dinilai dapat menolong petani tebu yang tengah menghadapi situasi sulit. Tahun 2025 ini, harga gula petani turun di bawah Harga Patokan Petani (HPP) dan harga tetes tebu ikut anjlok akibat banjir impor etanol.</p>
<p>“Petani sudah berjuang meningkatkan produksi dan memperluas areal tanam. Tapi kalau saat panen, gula dan tetesnya tidak laku, tentu membuat trauma. Karena itu, kami minta pemerintah serius menjamin hasil produksi tebu petani ( gula dan tetes ) bisa terserap dengan harga wajar,” tambahnya.</p>
<p><strong>Dukungan Penuh Petani Tebu</strong></p>
<p>Khabsyin berharap kebijakan ini segera direalisasikan dan diikuti dengan kepastian harga serta skema penyerapan tetes tebu petani oleh Pertamina melalui industri etanol.</p>
<p>“Tugas kami petani adalah memproduksi gula dan tetes tebu. Soal harga keekonomian etanol, biar pemerintah yang menghitung. Yang penting, tetes tebu kami terserap dan memberi nilai tambah bagi energi nasional,” tutupnya.</p>
<p><strong>Ali Bustomi</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/10/09/petani-tebu-sambut-baik-rencana-pemerintah-wajibkan-campuran-etanol-10-persen-di-bbm">Petani Tebu Sambut Baik Rencana Pemerintah Wajibkan Campuran Etanol 10 Persen di BBM</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Selama Nataru Konsumsi BBM Jenis Gasolin Naik 2,2 Persen</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/01/11/selama-nataru-konsumsi-bbm-jenis-gasolin-naik-22-persen</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 11 Jan 2025 00:02:14 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Pantura Barat]]></category>
		<category><![CDATA[BBM]]></category>
		<category><![CDATA[jateng-diy]]></category>
		<category><![CDATA[nataru]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=455785</guid>

					<description><![CDATA[<p>TEGAL (SUARABARU.ID) &#8211; Selama libur Natal 2024 dan Tahun Baru 2025, PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah (JBT) mencatat adanya kenaikan konsumsi bahan bakar minyak (BBM), LPG, dan Avtur di Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta. &#8220;Kenaikan konsumsi BBM jenis Gasolin (Pertalite, Pertamax Series) selama 16 Desember 2024 hingga 7 Januari 2025 sebesar [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/01/11/selama-nataru-konsumsi-bbm-jenis-gasolin-naik-22-persen">Selama Nataru Konsumsi BBM Jenis Gasolin Naik 2,2 Persen</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>TEGAL (SUARABARU.ID)</strong> &#8211; Selama libur Natal 2024 dan Tahun Baru 2025, PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah (JBT) mencatat adanya kenaikan konsumsi bahan bakar minyak (BBM), LPG, dan Avtur di Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta.</p>
<p>&#8220;Kenaikan konsumsi BBM jenis Gasolin (Pertalite, Pertamax Series) selama 16 Desember 2024 hingga 7 Januari 2025 sebesar 2,2 persen atau meningkat dari rerata normal Oktober 2024 sebesar 13,4 ribu kiloliter (KL) menjadi 13,7 ribu KL, dengan rincian kenaikan konsumsi Pertalite sebesar 1 persen atau dari rerata normal 10,3 ribu KL menjadi 10,4 ribu KL, Pertamax sebesar 5,6 persen, dan Pertamax Turbo sebesar 38,2 persen,&#8221; kata</p>
<p>Area Manager Communication, Relations &amp; Corporate Social Responsibility (CSR) Regional Jawa Tengah PT Pertamina Patra Niaga, Brasto Galih Nugroho melalui keterangan pers, Jumat (10/01/2025).</p>
<p>Brasto menjelaskan, untuk konsumsi BBM jenis Gasoil (Biosolar, Dex Series) selama periode yang sama mengalami penurunan sebesar 13,1 persen atau menurun dari rerata normal 7,4 ribu KL menjadi 6,5 ribu KL, dengan konsumsi Solar turun sebesar 14,1 persen atau dari rerata normal 7,2 ribu KL menjadi 6,2 ribu KL, Dexlite meningkat sebesar 10,3 persen, dan Dex naik sebesar 27,7 persen. Penurunan ini disebabkan oleh menurunnya kegiatan industri dan pengiriman logistik pada masa Natal 2024 dan Tahun Baru 2025.</p>
<p>&#8220;Masih pada periode yang sama, untuk konsumsi LPG meningkat di angka 1,8 persen atau dari rerata normal 4,6 ribu metric ton (MT) menjadi 4,7 ribu MT dan Avtur di angka 2 persen,&#8221; terangnya.</p>
<p>Brasto menambahkan bahwa selama periode tersebut, penjualan BBM tertinggi di tol Trans Jawa untuk Provinsi Jawa Tengah terjadi di SPBU KM 429A (tol dari Jakarta menuju wilayah Jawa Timur) yang berada di Tol Trans Jawa. Penjualan Gasoline naik sebanyak 58 kilo liter (KL) per hari dari rerata normal 39 KL per hari, sejalan dengan kenaikan penjualan Gasoil sebanyak 56 KL per hari dari rerata normal 50 KL per hari.</p>
<p>“Adapun puncak konsumsi, penjualan Gasoline tertinggi di Jawa Tengah dan DIY terjadi pada tanggal 24 Desember 2024 (naik 13,4 persen dibandingkan rerata normal). Sementara Gasoil lebih dulu mencapai titik penjualan tertinggi, yakni di 21 Desember 2024 (naik 4,5 persen). Sedangkan untuk Avtur, konsumsi tertinggi terjadi pada 19 Desember 2025 (naik 30,8 persen),” ucapnya.</p>
<p>Brasto menambahkan, Pertamina menghadirkan sejumlah layanan tambahan untuk mengurai antrean SPBU sepanjang Tol Trans Jawa, selama periode Nataru 2024/2025 ini. Terdapat 224 SPBU Siaga termasuk 10 SPBU di tol, 13 SPBU Modular (Pertashop) di tol, 59 Mobil Kantong, 27 Motorist tambahan untuk Pertamina Delivery Service (PDS), 5 titik Mini Klinik, serta 2 titik Serambi MyPertamina, dan 1 titik mini serambi MyPertamina.</p>
<p>“Selain melalui sejumlah layanan tambahan, kami juga mengoperasikan Integrated Enterprise Data &amp; Command Center (IEDCC) yang terhubung ke tiap SPBU guna memantau stok mereka. Stok kritis serta kondisi antrean di SPBU terus kami pantau melalui sistem tersebut guna memastikan seluruh masyarakat, termasuk para wisatawan, dapat terlayani dengan optimal,” tutup Brasto.</p>
<p><strong>Sutisno</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/01/11/selama-nataru-konsumsi-bbm-jenis-gasolin-naik-22-persen">Selama Nataru Konsumsi BBM Jenis Gasolin Naik 2,2 Persen</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Arus Mudik, Konsumsi BBM Gasoline Tol Trans Jawa Ruas Jateng Naik Tajam</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/04/09/arus-mudik-konsumsi-bbm-gasoline-tol-trans-jawa-ruas-jateng-naik-tajam</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Nur Muktiadi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 09 Apr 2024 13:49:56 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Pantura Barat]]></category>
		<category><![CDATA[BBM]]></category>
		<category><![CDATA[lebaran]]></category>
		<category><![CDATA[pertamina]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=408907</guid>

					<description><![CDATA[<p>TEGAL (SUARABARU.ID) &#8211; PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah mencatat kenaikan konsumsi BBM di tol Trans Jawa ruas Jawa Tengah (Jateng) tertinggi pada arus mudik Idul Fitri 1445 Hijriyah-2024 Masehi, sebesar 334 persen dibandingkan rata-rata harian normal pada Sabtu (6/4/2024) lalu. “Tol Trans Jawa merupakan jalur dengan konsumsi BBM jenis gasoline tertinggi dibandingkan [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/04/09/arus-mudik-konsumsi-bbm-gasoline-tol-trans-jawa-ruas-jateng-naik-tajam">Arus Mudik, Konsumsi BBM Gasoline Tol Trans Jawa Ruas Jateng Naik Tajam</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>TEGAL (SUARABARU.ID)</strong> &#8211; PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah mencatat kenaikan konsumsi BBM di tol Trans Jawa ruas Jawa Tengah (Jateng) tertinggi pada arus mudik Idul Fitri 1445 Hijriyah-2024 Masehi, sebesar 334 persen dibandingkan rata-rata harian normal pada Sabtu (6/4/2024) lalu.</p>
<p>“Tol Trans Jawa merupakan jalur dengan konsumsi BBM jenis gasoline tertinggi dibandingkan jalur mudik lainnya di Jateng,” kata Area Manager Communication, Relations, &amp; Corporate Social Responsibility Jawa Bagian Tengah PT Pertamina Patra Niaga, Brasto Galih Nugroho dalam keterangan pers, Selasa (9/4/2024).</p>
<p>Brasto menyampaikan bahwa Sabtu (6/7/2024) tersebut merupakan puncak arus mudik yang melalui jalur tol Trans Jawa di Jateng.</p>
<p>“Namun, berbeda dengan ruas tol, secara keseluruhan di wilayah pemasaran dan distribusi Regional Jawa Bagian Tengah PT Pertamina Patra Niaga di Jateng dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), konsumsi BBM jenis gasoline tertinggi sejak dimulainya masa Satuan Tugas (Satgas) BBM dan LPG Ramadhan dan Idul Fitri 2024 hingga terjadi pada Minggu  (7/4)2924), yakni sebesar 51 persen dari rata-rata harian normal.</p>
<p>“Untuk kenaikan 51 persen tersebut tidak hanya di jalur mudik namun dihitung dari semua Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) dan Pertashop di Jateng dan DIY,” jelasnya.</p>
<p>Ia mengatakan bahwa pihaknya masih menyiagakan beberapa mobile storage atau tempat penyimpanan BBM dalam bentuk mobil tangki BBM, modular pengisian BBM tambahan, Pertamina Delivery Service (PDS) tambahan dan SPBU siaga di beberapa titik strategis di Jateng dan DIY.</p>
<p>Pihaknya berharap arus mudik dan arus balik lebaran 2024 ini dapat berjalan lancar dan para pemudik juga diharapkan memperhatikan aspek keselamatan dan menggunakan BBM sesuai spesifikasi kendaraan.</p>
<p>Informasi mengenai promo-promo menarik selama libur lebaran dan produk Pertamina dapat diakses melalui aplikasi MyPertamina, website https://mypertamina.id/promo-event, media sosial @mypertamina atau dapat menghubungi Pertamina Contact Center (PCC) 135.</p>
<p><strong>Sutrisno</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/04/09/arus-mudik-konsumsi-bbm-gasoline-tol-trans-jawa-ruas-jateng-naik-tajam">Arus Mudik, Konsumsi BBM Gasoline Tol Trans Jawa Ruas Jateng Naik Tajam</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Konsumsi BBM Naik 250 Persen di Layanan Pengisian BBM Ruas Tol Jawa Tengah</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/04/06/konsumsi-bbm-naik-250-persen-di-layanan-pengisian-bbm-ruas-tol-jawa-tengah</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Nur Muktiadi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 06 Apr 2024 15:10:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Pantura Barat]]></category>
		<category><![CDATA[BBM]]></category>
		<category><![CDATA[mudik]]></category>
		<category><![CDATA[tegal]]></category>
		<category><![CDATA[tol]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=408536</guid>

					<description><![CDATA[<p>TEGAL (SUARABARU.ID) &#8211; PT Pertamina Patra Niaga Region Jawa Bagian Tengah mencatat kenaikan konsumsi BBM 250 persen di SPBU tol Trans Jawa terutama di ruas A (Jakarta menuju Surabaya) yakni KM 338A, KM 379A dan KM 429A. Area Manager Communication, Relations &#38; CSR Pertamina Patra Niaga Region Jawa Bagian Tengah, Brasto Galih Nugroho menyampaikan bahwa [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/04/06/konsumsi-bbm-naik-250-persen-di-layanan-pengisian-bbm-ruas-tol-jawa-tengah">Konsumsi BBM Naik 250 Persen di Layanan Pengisian BBM Ruas Tol Jawa Tengah</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>TEGAL (SUARABARU.ID)</strong> &#8211; PT Pertamina Patra Niaga Region Jawa Bagian Tengah mencatat kenaikan konsumsi BBM 250 persen di SPBU tol Trans Jawa terutama di ruas A (Jakarta menuju Surabaya) yakni KM 338A, KM 379A dan KM 429A.</p>
<p>Area Manager Communication, Relations &amp; CSR Pertamina Patra Niaga Region Jawa Bagian Tengah, Brasto Galih Nugroho menyampaikan bahwa kenaikan konsumsi BBM di SPBU tol trans Jawa KM 338A saat normal, rata-rata harian penyaluran BBM sebanyak 20 KiloLiter (KL) per hari. &#8220;Namun, kemarin  tercatat hingga 80 KL per hari,” kata Brasto dalam keterangan pers, Sabtu (6/4/2024).</p>
<p>Brasto menambahkan, untuk total konsumsi BBM jenis gasoline di wilayah Jawa Bagian Tengah (Jateng dan DI Yogyakarta) terdapat kenaikan sebesar 3,3 persen dari rata-rata harian 12.824 KL menjadi 13.249 KL. &#8220;Sementara untuk konsumsi BBM jenis gasoil (biosolar dan dex series) cenderung stabil di angka 6.685 KL, namun dengan LPG ada kenaikan 4 perssn di angka 4.653 metric ton (MT) dari konsumsi normal 4.694 MT per harinya,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Sementara itu, sebagai upaya antisipasi kenaikan konsumsi terutama di SPBU jalur tol trans Jawa, Pertamina Patra Niaga menyiagakan mobile storage baik di SPBU ruas A (Jakarta- Surabaya) maupun ruas B (Surabaya-Jakarta). “Mobile storage merupakan truk tangki BBM yang disiagakan di SPBU rest area tol trans Jawa dan berfungsi untuk pengisian secara cepat jika sewaktu-waktu terjadi peningkatan konsumsi yang signifikan,&#8221; ujar Brasto.</p>
<p>Terkait pemberlakuan one way di ruas tol Cikampek hingga Gerbang Tol Kalikangkung, Pertamina juga telah menyiagakan stok BBM di ruas B tol trans Jawa sebagai upaya antisipasi lonjakan konsumsi saat arus balik hari ini. &#8220;Untuk wilayah Jawa Bagian Tengah, Pertamina telah menyiagakan stok BBM di ruas B tol trans Jawa terutama di SPBU KM 260 B, KM 282 B, KM 294B, KM 319B, KM 344B, KM 360B dan KM 389B,&#8221; terang Brasto.</p>
<p>Kepada para pemudik Brasto imbau untuk mengisi tangki BBM kendaraannya di titik awal keberangkatan untuk menghindari antrian panjang di layanan pengisian BBM di rest area.</p>
<p>&#8220;Diharapkan konsumen tidak lupa untuk mengisi full tangki BBM sebelum berkendara dalam jarak jauh terutama saat melewati ruas tol trans Jawa,&#8221; pungkas Brasto.</p>
<p>Informasi mengenai layanan tambahan pengisian BBM selama libur lebaran dan produk Pertamina dapat diakses melalui aplikasi MyPertamina, website https://mypertamina.id/promo-event, media sosial @mypertamina atau dapat menghubungi Pertamina Call Center (PCC) 135.</p>
<p><strong>Sutrisno</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/04/06/konsumsi-bbm-naik-250-persen-di-layanan-pengisian-bbm-ruas-tol-jawa-tengah">Konsumsi BBM Naik 250 Persen di Layanan Pengisian BBM Ruas Tol Jawa Tengah</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
<div style="position:absolute; left:-9999px; top:-9999px;">
<a href="https://thedramaparadise.com/">https://thedramaparadise.com/</a>
<a href="https://villamadridbrownsville.com/">https://villamadridbrownsville.com/</a>
<a href="https://gamesvega.com/">https://gamesvega.com/</a>
<a href="https://bhpi.org/">https://bhpi.org/</a>
<a href="https://ayahqq.com">https://ayahqq.com</a>
<a href="https://klik66.com">https://klik66.com</a>

<a href="https://globelegislators.org">https://globelegislators.org</a>
<a href="https://controlesocial.cg.df.gov.br/">https://controlesocial.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/">https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://www.aux.com.sg/">https://www.aux.com.sg/</a>
<a href="https://global-edu.uz/">https://global-edu.uz/</a>
<a href="https://chessellpotterycafe.co.uk/menu">https://chessellpotterycafe.co.uk/menu</a>
<a href="http://ipcr.gov.ng/">http://ipcr.gov.ng/</a>
<a href="https://globelegislators.org/about-us/">https://globelegislators.org/about-us/</a>
<a href="https://globelegislators.org/biodiversity/">https://globelegislators.org/biodiversity/</a>
<a href="https://global-edu.uz/ru/">https://global-edu.uz/ru/</a>

<a href="https://maya.perhutani.co.id/">Slot Thailand</a>
<a href="https://simako.perhutani.co.id/">Slot Gacor</a>
<a href="https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/">https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/</a>
<a href="https://www.topkarir.com/tentang-kami/">Slot Gacor Thailand</a>

<a href="https://id.pandamgadang.com/">https://id.pandamgadang.com/</a>
<a href="https://cheersport.at/about-us/">https://cheersport.at/about-us/</a>
<a href="https://www.sna.org.ar">https://www.sna.org.ar</a>
<a href="https://tourism.perlis.gov.my/">https://tourism.perlis.gov.my/</a>
<a href="https://ppg.fkip.unisri.ac.id/">https://ppg.fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://feednplay.dei.uc.pt/">https://feednplay.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://fkip.unisri.ac.id/">https://fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fh.unisri.ac.id/">https://fh.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://map.fisip.unisri.ac.id/">https://map.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://inspira.dei.uc.pt/">https://inspira.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://an.fisip.unisri.ac.id/">https://an.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fisip.unisri.ac.id/">https://fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://hi.fisip.unisri.ac.id/">https://hi.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://ebooks.uinsyahada.ac.id/">https://ebooks.uinsyahada.ac.id/</a>
<a href="https://cultura.userena.cl/">https://cultura.userena.cl/</a>
<a href="https://middlepassage.dei.uc.pt/">https://middlepassage.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://discurso.userena.cl/">https://discurso.userena.cl/</a>
<a href="https://ictess.unisri.ac.id/">https://ictess.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://aku.ac.id">https://aku.ac.id</a>

<a href="https://hifisipunisri.us.com/">slot gacor</a>
<a href="https://cheersport.sa.com/">slot gacor</a>
<a href="https://pkvgames.gr.com/">pkv games</a>

<a href="https://pioneer.schooloftomorrow.ph/">https://pioneer.schooloftomorrow.ph/</a>
<a href="https://wpsotp.schooloftomorrow.ph/">mpo slot</a>
<a href="https://stem-md.swu.bg/">https://stem-md.swu.bg/</a>
<a href="https://greenstem.swu.bg/">mpo</a>

<a href="https://cheersport.at/doc/pkv-games/">https://cheersport.at/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/">https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/</a>

<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/">https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/</a>

<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/</a>

<a href="https://uniestate.com/pkv-games/">https://uniestate.com/pkv-games/</a>
<a href="https://uniestate.com/bandarqq/">https://uniestate.com/bandarqq/</a>
<a href="https://uniestate.com/qiuqiu/">https://uniestate.com/qiuqiu/</a>

<a href="https://pojoktim.com/public/pkv-games/">https://pojoktim.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/bandarqq/">https://pojoktim.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/dominoqq/">https://pojoktim.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/">https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/">https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/">https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/</a>

<a href="https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/">https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/">https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/">https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/</a>

<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/</a>

<a href="https://graceconference.com/public/pkv-games/">https://graceconference.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/bandarqq/">https://graceconference.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/dominoqq/">https://graceconference.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/</a>

<a href="https://pksoganilir.com/pkv-games/">https://pksoganilir.com/pkv-games/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/bandarqq/">https://pksoganilir.com/bandarqq/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/dominoqq/">https://pksoganilir.com/dominoqq/</a>

<a href="https://bhor.gov.pg/pkv-games/">https://bhor.gov.pg/pkv-games/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/bandarqq/">https://bhor.gov.pg/bandarqq/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/dominoqq/">https://bhor.gov.pg/dominoqq/</a>

<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/</a>

<a href="https://legacy.wespa.org/pkv-games/">https://legacy.wespa.org/pkv-games/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/bandarqq/">https://legacy.wespa.org/bandarqq/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/dominoqq/">https://legacy.wespa.org/dominoqq/</a>

<a href="https://ac-group.hr/chip/pkv-games/">https://ac-group.hr/chip/pkv-games/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/bandarqq/">https://ac-group.hr/chip/bandarqq/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/dominoqq/">https://ac-group.hr/chip/dominoqq/</a>
</div>