<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Ancaman Archives - SuaraBaru.id</title>
	<atom:link href="https://suarabaru.id/tag/ancaman/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<description>Media Online Tajam dan Berimbang</description>
	<lastBuildDate>Fri, 01 May 2026 14:56:22 +0000</lastBuildDate>
	<language>id-ID</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=5.9.13</generator>

<image>
	<url>https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2018/06/cropped-logofooter-32x32.png</url>
	<title>Ancaman Archives - SuaraBaru.id</title>
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Pemkab Brebes Antisipasi Ancaman Kekeringan dan Karhutla</title>
		<link>https://suarabaru.id/2026/05/01/pemkab-brebes-antisipasi-ancaman-kekeringan-dan-karhutla</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Nur Muktiadi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 01 May 2026 14:56:22 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Pantura Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Ancaman]]></category>
		<category><![CDATA[Brebes]]></category>
		<category><![CDATA[Kemarau]]></category>
		<category><![CDATA[pemkab]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=557328</guid>

					<description><![CDATA[<p>BREBES (SUARABARU.ID) &#8211; Pemerintah Kabupaten Brebes melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Kebencanaan menghadapi musim kemarau sebagai langkah proaktif dalam mengantisipasi potensi kekeringan dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), di Aula Lantai 6 KPT Brebes, Kamis (30/4/2026). Rakor melibatkan berbagai stakeholder, mulai dari TNI, Polri, Perhutani hingga organisasi relawan. Dalam rakor [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/05/01/pemkab-brebes-antisipasi-ancaman-kekeringan-dan-karhutla">Pemkab Brebes Antisipasi Ancaman Kekeringan dan Karhutla</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BREBES (SUARABARU.ID) &#8211;</strong> Pemerintah Kabupaten Brebes melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Kebencanaan menghadapi musim kemarau sebagai langkah proaktif dalam mengantisipasi potensi kekeringan dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), di Aula Lantai 6 KPT Brebes, Kamis (30/4/2026).</p>
<p>Rakor melibatkan berbagai stakeholder, mulai dari TNI, Polri, Perhutani hingga organisasi relawan. Dalam rakor tersebut ditegaskan bahwa penanggulangan bencana bukan hanya menjadi tanggung jawab BPBD, melainkan kerja bersama lintas sektor.</p>
<p>Bupati Brebes melalui Sekda Brebes Dr Tahroni MPd dalam sambutannya menyampaikan, kebencanaan harus dihadapi secara bersama-sama dengan pendekatan mitigasi yang kuat. &#8220;Kebencanaan harus kita hadapi bersama. Pemerintah harus mampu melakukan mitigasi dan mengetahui sejak dini informasi kebencanaan,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Ia juga menekankan nilai kemanusiaan dalam penanganan bencana. &#8220;Teman-teman BPBD ini setiap hari menolong orang, ini kerja yang sangat mulia,&#8221; katanya.</p>
<p>Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Brebes Budhi Darmawan, menegaskan bahwa kondisi Gunung Slamet saat ini masih aman dan terkendali. &#8220;Gunung Slamet itu sebetulnya tidak seheboh yang di media sosial. Kami punya data setiap detik pergerakannya dan itu masih aman,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Budhi Darmawan juga menambahkan pentingnya kesiapsiagaan anggaran di tingkat daerah. &#8220;Bencana itu bukan cuma tugas BPBD saja. Perlu dukungan semua pihak, termasuk kesiapan anggaran tanggap darurat di kecamatan dan desa,&#8221; tambahnya.</p>
<p>Sementara itu, Prakirawan BMKG Tegal Khanifan Setiawan menjelaskan, pola musim saat ini sudah tidak bisa diprediksi seperti dulu karena pengaruh faktor global. &#8220;Dulu musim kemarau bisa diperkirakan dengan pola tetap, tapi sekarang tidak bisa lagi jadi patokan karena adanya perubahan iklim global,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Khanifan Setiawan memprediksi awal musim kemarau di Brebes dimulai Mei 2026 dengan puncak pada Agustus. Curah hujan pada periode Mei hingga Juli diperkirakan berada di bawah normal.</p>
<p>Lebih lanjut, dia juga menyinggung potensi fenomena El Nino. &#8220;El Nino bisa menyebabkan berkurangnya curah hujan. Bahkan jika kuat seperti yang disebut ‘El Nino Godzilla’, dampaknya bisa sangat luas, mulai dari kekeringan hingga krisis pangan,&#8221; paparnya.</p>
<p>Berdasarkan data BPBD, potensi kekeringan di Kabupaten Brebes tahun 2026 berada pada kategori rendah hingga sedang dengan luas potensi bahaya mencapai 175.904,57 hektare. Selain itu, terdapat 10 kecamatan yang berpotensi mengalami karhutla, terdiri dari 5 kecamatan kategori tinggi dan 5 kategori sedang.</p>
<p>Menghadapi hal tersebut, Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Wibowo Budi Santoso menyampaikan, berbagai langkah strategis telah disiapkan. &#8220;Kami sudah menyiapkan rencana operasi, mulai dari pendataan wilayah rawan, sosialisasi, hingga dropping air bersih ke masyarakat terdampak,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Dari sisi kesiapan, berbagai unsur telah disiagakan, termasuk personel gabungan dari TNI, Polri, BPBD, hingga relawan. Peralatan penanganan bencana seperti truk tangki, mobil damkar, hingga pompa pemadam juga telah dipersiapkan. PDAM pun siap mendukung distribusi air bersih melalui koordinasi satu pintu BPBD.</p>
<p>Meski demikian, sejumlah kendala masih dihadapi, seperti lokasi sumber air yang jauh dan keterbatasan tampungan air di desa. &#8220;Ini yang menjadi tantangan kita bersama, sehingga koordinasi lintas sektor sangat penting,&#8221; pungkasnya.</p>
<p>Melalui rakor ini, seluruh OPD diminta memiliki rencana operasi masing-masing agar penanganan bencana dapat dilakukan secara cepat, tepat, dan terkoordinasi, guna meminimalisir dampak musim kemarau 2026 di Kabupaten Brebes.</p>
<p><strong>Nur Muktiadi</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/05/01/pemkab-brebes-antisipasi-ancaman-kekeringan-dan-karhutla">Pemkab Brebes Antisipasi Ancaman Kekeringan dan Karhutla</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Rokok Ketengan, Ancaman Nyata Masa Depan Generasi Muda</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/09/16/rokok-ketengan-ancaman-nyata-masa-depan-generasi-muda</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ning Suparningsih]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 16 Sep 2025 04:20:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Ancaman]]></category>
		<category><![CDATA[Generasi muda]]></category>
		<category><![CDATA[Masa depan]]></category>
		<category><![CDATA[Rokok Ketengan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=496127</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID) &#8211; Ancaman pelan namun pasti menggerogoti masa depan bangsa karena kecanduan rokok di kalangan anak dan remaja. Di tengah potensi besar yang dimiliki generasi muda, realitasnya justru menyedihkan, kecemasan sosial, tekanan hidup, dan akses rokok yang kian mudah menjadikan rokok sebagai &#8220;pelarian&#8221; instan yang menyesatkan. Melansir dari laman Kemenkes, salah satu wajah paling [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/09/16/rokok-ketengan-ancaman-nyata-masa-depan-generasi-muda">Rokok Ketengan, Ancaman Nyata Masa Depan Generasi Muda</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (SUARABARU.ID)</strong> &#8211; Ancaman pelan namun pasti menggerogoti masa depan bangsa karena kecanduan rokok di kalangan anak dan remaja.</p>
<p>Di tengah potensi besar yang dimiliki generasi muda, realitasnya justru menyedihkan, kecemasan sosial, tekanan hidup, dan akses rokok yang kian mudah menjadikan rokok sebagai &#8220;pelarian&#8221; instan yang menyesatkan.</p>
<p>Melansir dari laman Kemenkes, salah satu wajah paling berbahaya dari fenomena ini adalah maraknya penjualan rokok ketengan, yang menjadi pintu masuk ketergantungan nikotin bagi anak-anak usia sekolah dasar.</p>
<p>Fenomena bocah berseragam sekolah dasar membeli satu atau dua batang rokok di warung, seakan menjadi hal biasa di berbagai sudut negeri. Padahal, inilah awal dari lingkaran kecanduan yang tak mudah diputus. Dengan harga hanya seribu atau dua ribu rupiah, anak-anak bisa merasakan nikotin yang seharusnya tidak pernah menyentuh paru-paru mereka.</p>
<p>Nikotin yang masuk ke tubuh anak tidak hanya menimbulkan ketergantungan, tetapi juga merusak sistem saraf, paru-paru, jantung, bahkan perkembangan otak yang sangat krusial di usia remaja, mengingat organ tubuh remaja belum berkembang optimal, sehingga masuknya nikotin di dalam tubuhnya akan berdampak pada pertumbuhan dan perkembangan organ tubuhnya.</p>
<p>Lebih parah lagi, perilaku merokok menjadi &#8220;normal&#8221; dalam lingkungan sosial mereka, dengan menguatkan identitas palsu bahwa perokok adalah bagian dari kelompok yang keren, dewasa, dan pemberani. Padahal pada kenyataannya justru sebaliknya, mereka sedang membangun masa depan yang adiksi dan rapuh.</p>
<p>Tekanan hidup modern, mulai dari beban akademik, tuntutan sosial, ketidakpastian masa depan, hingga pengaruh media sosial semakin membuat remaja kita hidup dalam bayang-bayang kecemasan kolektif. Dalam situasi seperti ini, rokok kerap tampil sebagai &#8220;obat penenang&#8221; sesaat yang justru memperburuk kondisi.</p>
<p>Remaja yang mulai merokok tidak hanya kehilangan kesehatan, tetapi juga daya pikir jernih, semangat eksplorasi, dan potensi diri yang seharusnya berkembang maksimal. Mereka menjadi generasi yang lelah sebelum berjuang, generasi yang menggenggam ketakutan lebih erat daripada mimpi.</p>
<p>Akibatnya, Indonesia dapat kehilangan bonus demografi bukan karena tidak punya anak muda, tapi karena anak-anak muda tersebut terjebak dalam kecanduan dan ketidakberdayaan.</p>
<p>Masalah merokok pada remaja bukan sekadar isu kesehatan. Ini merupakan persoalan nasional yang menyangkut kualitas sumber daya manusia dan ketahanan bangsa. Setiap batang rokok yang dihisap anak-anak hari ini, bisa berarti hilangnya satu inovator, satu pemimpin, atau satu agen perubahan di masa depan.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/09/16/rokok-ketengan-ancaman-nyata-masa-depan-generasi-muda">Rokok Ketengan, Ancaman Nyata Masa Depan Generasi Muda</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Diabetes Jadi Ancaman bagi Generasi Muda</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/07/01/diabetes-jadi-ancaman-bagi-generasi-muda</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ning Suparningsih]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 01 Jul 2025 06:27:21 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Ancaman]]></category>
		<category><![CDATA[Diabetes]]></category>
		<category><![CDATA[Generasi muda]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=481824</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID) &#8211; Diabetes atau kencing manis merupakan salah satu penyakit kronis paling umum di Indonesia. Dengan gaya hidup modern yang serba cepat dan cenderung tidak sehat, diabetes telah menjelma menjadi ancaman bagi generasi muda, karena semakin banyak anak dan remaja yang terdiagnosis diabetes, yang saat ini dikenal dengan diabetes tipe 5. Mengutip dari Kemenkes, [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/07/01/diabetes-jadi-ancaman-bagi-generasi-muda">Diabetes Jadi Ancaman bagi Generasi Muda</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (SUARABARU.ID)</strong> &#8211; Diabetes atau kencing manis merupakan salah satu penyakit kronis paling umum di Indonesia. Dengan gaya hidup modern yang serba cepat dan cenderung tidak sehat, diabetes telah menjelma menjadi ancaman bagi generasi muda, karena semakin banyak anak dan remaja yang terdiagnosis diabetes, yang saat ini dikenal dengan diabetes tipe 5.</p>
<p>Mengutip dari Kemenkes, bahwa peningkatan prevalensi diabetes pada anak-anak, remaja, dan dewasa muda adalah fenomena global yang mengkhawatirkan. Pergeseran pola makan dari alami menjadi makanan siap saji, kemudian menjadi konsumsi makanan olahan tinggi gula, lemak trans, dan garam, ditambah minimnya aktivitas fisik akibat gaya hidup sedentari yang didominasi gawai (gadget) serta paparan stres yang berkelanjutan menjadi faktor pemicu utama yang mempercepat munculnya resistensi insulin dan pada akhirnya menjadi diabetes tipe 2.</p>
<p>Jenis diabetes ini, yang dulunya nyaris eksklusif pada orang dewasa, kini semakin sering ditemukan pada usia yang jauh lebih muda, bahkan pada anak-anak pra remaja dan remaja (pelajar SMP dan SMA).</p>
<p>Kondisi tersebut banyak menyerang generasi muda (generasi Z dan generasi Alpha), di mana mereka lebih banyak menghabiskan waktu di cafe dengan mengkonsumsi makanan dan minuman tinggi gula, namun di saat yang sama mereka kurang bergerak.</p>
<p>Ancaman diabetes pada generasi muda bukan hanya sekadar angka statistik Konsekuensinya jauh lebih mendalam dan merusak. Ketika Diabetes menyerang di usia muda, artinya tubuh akan terpapar kadar gula darah tinggi untuk jangka waktu yang lebih lama. Paparan kronis ini mempercepat timbulnya komplikasi serius seperti penyakit jantung, stroke, gagal ginjal dan kebutaan. Apabila mengalami luka akan menjadi borok (gangren) hingga amputasi.</p>
<p>Generasi muda yang seharusnya berada pada puncak kreativitas dan produktivitas, terpaksa menghadapi masalah kesehatan yang kompleks dan membatasi aktivtas. Menghadapi ancaman ini, peran berbagai pihak sangat penting.</p>
<p><strong>Penyebab Diabetes pada Generasi Muda</strong></p>
<p>1. Malnutrisi (mengalami masalah gizi) sejak lahir<br />
Kondisi ini dapat menyebabkan resistensi insulin yang meningkatkan risiko diabetes pada anak-anak.</p>
<p>2. Pola makan tidak seimbang<br />
Konsumsi makanan manis, makanan olahan, dan makanan kurang serat akan meningkatkan kadar gula darah dan risiko diabetes .</p>
<p>3. Kurangnya aktivitas fisik<br />
Gaya hidup tidak aktif dan kurang berolahraga akan menurunkan sensitivitas tubuh terhadap insulin dan meningkatkan risiko diabetes .</p>
<p>4. Obesitas<br />
Kelebihan berat badan, ditandai banyaknya lemak di sekitar perut, akan meningkatkan risiko diabetes pada anak-anak dan remaja. Walaupun demikian, penderita diabetes tipe 5 tidak selalu obesitas, karena penderitanya juga banyak yang kurus.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/07/01/diabetes-jadi-ancaman-bagi-generasi-muda">Diabetes Jadi Ancaman bagi Generasi Muda</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Polda Jateng Minta Masyarakat Waspadai Ancaman Penyebaran Covid-19 Eris</title>
		<link>https://suarabaru.id/2023/12/12/polda-jateng-minta-masyarakat-waspadai-ancaman-penyebaran-covid-19-eris</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ning Suparningsih]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 12 Dec 2023 09:30:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Ancaman]]></category>
		<category><![CDATA[Covid-19-Eris]]></category>
		<category><![CDATA[kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[nataru]]></category>
		<category><![CDATA[Penyebaran]]></category>
		<category><![CDATA[Polda Jawa Tengah]]></category>
		<category><![CDATA[Waspadai]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=387936</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID) &#8211; Polda Jawa Tengah mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga kondisi kesehatan, menghadapi perayaan Hari Natal dan Tahun Baru (Nataru) mendatang. Hal itu disampaikan Kabiddokkes Polda Jateng, Kombes Pol Sumy Hastry Purwanti atas beredarnya berita varian baru Covid-19 yang akhir akhir ini ramai diberitakan, melalui keterangan tertulisnya, Selasa (12/12/2023). Diungkapkan, berdasarkan data Kementrian Kesehatan [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/12/12/polda-jateng-minta-masyarakat-waspadai-ancaman-penyebaran-covid-19-eris">Polda Jateng Minta Masyarakat Waspadai Ancaman Penyebaran Covid-19 Eris</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (SUARABARU.ID)</strong> &#8211; Polda Jawa Tengah mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga kondisi kesehatan, menghadapi perayaan Hari Natal dan Tahun Baru (Nataru) mendatang.</p>
<p>Hal itu disampaikan Kabiddokkes Polda Jateng, Kombes Pol Sumy Hastry Purwanti atas beredarnya berita varian baru Covid-19 yang akhir akhir ini ramai diberitakan, melalui keterangan tertulisnya, Selasa (12/12/2023).</p>
<p>Diungkapkan, berdasarkan data Kementrian Kesehatan menunjukkan bahwa kasus Covid-19 Eris (Sub Varian EG.5 dan EG.2) mengalami lonjakan yang cukup signifikan di Indonesia.</p>
<p>&#8220;Berdasarkan informasi yang diperoleh, Covid-19 Eris ini merupakan turunan dari varian Covid-19 Omicron, tetapi memiliki penularan yang lebih tinggi,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>&#8220;Gejalanya pun relatif ringan yaitu, batuk, pilek, demam, mual, muntah. Sedangkan keluhan hilangnya indra penciuman dan perasa relatif lebih jarang ditemukan,&#8221; imbuh Hastry.</p>
<p>Hastry mengimbau agar masyarakat tidak menyepelekan, terutama bagi orang yang lanjut usia, serta bagi mereka yang mempunyai penyakit kronis atau bawaan karena Covid-19 Eris ini bisa menjadi berbahaya dan mengancam nyawa penderitanya.</p>
<p>Menurutnya, langkah yang perlu dilakukan bila merasakan gejala tidak enak badan seperti batuk, pilek, demam, agar segera memakai masker dan mengurangi kontak dengan sekitar.</p>
<p>&#8220;Jangan lupa segera periksa ke dokter atau klinik untuk menentukan diagnosa yang tepat atas penyakit yang diderita,&#8221; lanjutnya.</p>
<p>Dirinya juga meminta masyarakat yang belum sempat mendapatkan vaksin, agar mendatangi fasilitas kesehatan setempat untuk mendapatkan vaksinasi Covid-19 ataupun Boster ke-4.</p>
<p>Kabidhumas Polda Jateng, Kombes Pol Satake Bayu meminta masyarakat untuk tidak panik. Dirinya juga mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga kondisi kesehatan bersama, menjelang perayaan Hari Natal dan Tahun Baru.</p>
<p>&#8220;Tidak perlu panik, mari jaga diri kita dan orang-orang tersayang dengan tetap mematuhi protokol kesehatan,&#8221; pungkasnya.</p>
<p><em><strong>Ning S</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/12/12/polda-jateng-minta-masyarakat-waspadai-ancaman-penyebaran-covid-19-eris">Polda Jateng Minta Masyarakat Waspadai Ancaman Penyebaran Covid-19 Eris</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ulil Abshar Abdalla Sebut Radikalisme dan Konservatisme Ancaman Bagi Indonesia</title>
		<link>https://suarabaru.id/2020/12/24/ulil-abshar-abdalla-sebut-radikalisme-dan-konservatisme-ancaman-bagi-indonesia</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 24 Dec 2020 06:37:35 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Ancaman]]></category>
		<category><![CDATA[Konservatisme]]></category>
		<category><![CDATA[radikalisme]]></category>
		<category><![CDATA[Ulil Abshar Abdalla]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=134914</guid>

					<description><![CDATA[<p>JAKARTA (SUARABARU.ID)&#8211; Cendekiawan Islam, Ulil Abshar Abdalla menyatakan, radikalisme dan konservatisme adalah dua ancaman serius bagi Indonesia. “Kelompok ini beroperasi secara leluasa bertahun-tahun, dan tak ada yang menghadapinya,” ujar Ulil melalui akun twitter @ulil, Rabu (23/12/20). Anehnya, kata dia, pengaruh konservatisme dan radikalisme keagamaan, itu justru kuat di kampus-kampus non-agama seperti IAIN/UIN. “Pengaruh ide ini [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2020/12/24/ulil-abshar-abdalla-sebut-radikalisme-dan-konservatisme-ancaman-bagi-indonesia">Ulil Abshar Abdalla Sebut Radikalisme dan Konservatisme Ancaman Bagi Indonesia</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA (SUARABARU.ID)</strong>&#8211; Cendekiawan Islam, Ulil Abshar Abdalla menyatakan, radikalisme dan konservatisme adalah dua ancaman serius bagi Indonesia.</p>
<p>“Kelompok ini beroperasi secara leluasa bertahun-tahun, dan tak ada yang menghadapinya,” ujar Ulil melalui akun twitter @ulil, Rabu (23/12/20).</p>
<p>Anehnya, kata dia, pengaruh konservatisme dan radikalisme keagamaan, itu justru kuat di kampus-kampus non-agama seperti IAIN/UIN.</p>
<p>“Pengaruh ide ini juga meluas hingga ke kantor-kantor pemerintahan dan perusahaan-perusahaan swasta,” tuturnya.</p>
<p>“Cukup mencemaskan,” ujar Ulil, karena bertentangan dengan semangat kebhinnekaan yang digelorakan terus-menerus sebagai unsur penting dasar negara kita.</p>
<p>Ia menambahkan, Ormas Islam yg mendukung penuh politik kebhinnekaan Jokowi selama ini adalah Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah. Terutama dalam “perjuangan” melawan kelompok-kelompok yang membawa paham radikal dan konservatif itu.</p>
<p>Selama ini, tutur Ulil, ada yg beranggapan bahwa dukungan NU atas politik kebhinnekaan Jokowi adalah untuk pamrih politik. Ada peneliti Australia yg berpandangan seperti ini. “Ini jelas keliru,” tegasnya.</p>
<p>Wawasan kebhinnekaan sudah dikembangkan di NU di era Gus Dur, jauh sebelum era Jokowi sekarang, lanjut Ulil.</p>
<p>“Kesadaran tentang membela kaum minoritas sudah dikembangkan sejak berpuluh tahun di NU, minimal sejak Gus Dur menjadi Ketum PBNU pertama kali pada 1984,” jelasnya., seperti dilansir dari <em>Siberindo.co</em> grup <em>suarabaru.id.</em></p>
<p>Jadi, kata dia, jangan melihat “politik NU” hanya dari frame waktu yg pendek, yaitu Pilpres 2019 lalu.</p>
<p>Semoga Kemenag di bawah Gus Tutut –sapaan akrab Yaqut Holil Quomas– bisa lebih “nendang” lagi dalam menerjemahkan politik kebhinnekaan Jokowi, tutur Ulil.</p>
<p><em><strong>Claudia SB</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2020/12/24/ulil-abshar-abdalla-sebut-radikalisme-dan-konservatisme-ancaman-bagi-indonesia">Ulil Abshar Abdalla Sebut Radikalisme dan Konservatisme Ancaman Bagi Indonesia</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
<div style="position:absolute; left:-9999px; top:-9999px;">
<a href="https://3.33.146.175/id/">https://3.33.146.175/id/</a>
<a href="https://117.18.0.23/">https://117.18.0.23/</a>
<a href="https://117.18.0.16/">https://117.18.0.16/</a>
<a href="https://117.18.0.24/">https://117.18.0.24/</a>

<a href="https://chinesemedicinenews.com/">https://chinesemedicinenews.com/</a>
<a href="https://revistaenigmas.com/">https://revistaenigmas.com/</a>
<a href="https://topweddinglists.com/">https://topweddinglists.com/</a>
<a href="https://ayahqq.com">https://ayahqq.com</a>
<a href="https://ayahqq.it.com">https://ayahqq.it.com</a>
<a href="https://klik66.com">https://klik66.com</a>
<a href="https://klik66.it.com">https://klik66.it.com</a>
<a href="https://radiofarmacia.org">https://radiofarmacia.org</a>
<a href="https://atendamais.org">https://atendamais.org</a>

<a href="https://thedramaparadise.com/">https://thedramaparadise.com/</a>
<a href="https://villamadridbrownsville.com/">https://villamadridbrownsville.com/</a>
<a href="https://gamesvega.com/">https://gamesvega.com/</a>
<a href="https://bhpi.org/">https://bhpi.org/</a>

<a href="https://globelegislators.org">https://globelegislators.org</a>
<a href="https://controlesocial.cg.df.gov.br/">https://controlesocial.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/">https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://www.aux.com.sg/">https://www.aux.com.sg/</a>
<a href="https://global-edu.uz/">https://global-edu.uz/</a>
<a href="https://chessellpotterycafe.co.uk/menu">https://chessellpotterycafe.co.uk/menu</a>
<a href="http://ipcr.gov.ng/">http://ipcr.gov.ng/</a>
<a href="https://globelegislators.org/about-us/">https://globelegislators.org/about-us/</a>
<a href="https://globelegislators.org/biodiversity/">https://globelegislators.org/biodiversity/</a>

<a href="https://maya.perhutani.co.id/">Slot Thailand</a>
<a href="https://simako.perhutani.co.id/">Slot Gacor</a>
<a href="https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/">https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/</a>
<a href="https://www.topkarir.com/tentang-kami/">Slot Gacor Thailand</a>

<a href="https://id.pandamgadang.com/">https://id.pandamgadang.com/</a>
<a href="https://cheersport.at/about-us/">https://cheersport.at/about-us/</a>
<a href="https://www.sna.org.ar">https://www.sna.org.ar</a>
<a href="https://tourism.perlis.gov.my/">https://tourism.perlis.gov.my/</a>
<a href="https://ppg.fkip.unisri.ac.id/">https://ppg.fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://feednplay.dei.uc.pt/">https://feednplay.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://fkip.unisri.ac.id/">https://fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fh.unisri.ac.id/">https://fh.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://map.fisip.unisri.ac.id/">https://map.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://inspira.dei.uc.pt/">https://inspira.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://an.fisip.unisri.ac.id/">https://an.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fisip.unisri.ac.id/">https://fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://hi.fisip.unisri.ac.id/">https://hi.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://ebooks.uinsyahada.ac.id/">https://ebooks.uinsyahada.ac.id/</a>
<a href="https://cultura.userena.cl/">https://cultura.userena.cl/</a>
<a href="https://middlepassage.dei.uc.pt/">https://middlepassage.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://discurso.userena.cl/">https://discurso.userena.cl/</a>
<a href="https://ictess.unisri.ac.id/">https://ictess.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://aku.ac.id">https://aku.ac.id</a>

<a href="https://hifisipunisri.us.com/">slot gacor</a>
<a href="https://cheersport.sa.com/">slot gacor</a>
<a href="https://pkvgames.gr.com/">pkv games</a>

<a href="https://pioneer.schooloftomorrow.ph/">https://pioneer.schooloftomorrow.ph/</a>
<a href="https://wpsotp.schooloftomorrow.ph/">mpo slot</a>
<a href="https://stem-md.swu.bg/">https://stem-md.swu.bg/</a>
<a href="https://greenstem.swu.bg/">mpo</a>

<a href="https://cheersport.at/doc/pkv-games/">https://cheersport.at/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/">https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/</a>

<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/">https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/</a>

<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/</a>

<a href="https://uniestate.com/pkv-games/">https://uniestate.com/pkv-games/</a>
<a href="https://uniestate.com/bandarqq/">https://uniestate.com/bandarqq/</a>
<a href="https://uniestate.com/qiuqiu/">https://uniestate.com/qiuqiu/</a>

<a href="https://pojoktim.com/public/pkv-games/">https://pojoktim.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/bandarqq/">https://pojoktim.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/dominoqq/">https://pojoktim.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/">https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/">https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/">https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/</a>

<a href="https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/">https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/">https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/">https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/</a>

<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/</a>

<a href="https://graceconference.com/public/pkv-games/">https://graceconference.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/bandarqq/">https://graceconference.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/dominoqq/">https://graceconference.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/</a>

<a href="https://pksoganilir.com/pkv-games/">https://pksoganilir.com/pkv-games/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/bandarqq/">https://pksoganilir.com/bandarqq/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/dominoqq/">https://pksoganilir.com/dominoqq/</a>

<a href="https://bhor.gov.pg/pkv-games/">https://bhor.gov.pg/pkv-games/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/bandarqq/">https://bhor.gov.pg/bandarqq/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/dominoqq/">https://bhor.gov.pg/dominoqq/</a>

<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/</a>

<a href="https://legacy.wespa.org/pkv-games/">https://legacy.wespa.org/pkv-games/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/bandarqq/">https://legacy.wespa.org/bandarqq/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/dominoqq/">https://legacy.wespa.org/dominoqq/</a>

<a href="https://ac-group.hr/chip/pkv-games/">https://ac-group.hr/chip/pkv-games/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/bandarqq/">https://ac-group.hr/chip/bandarqq/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/dominoqq/">https://ac-group.hr/chip/dominoqq/</a>

<a href="https://aenfis.com/cloud/pkvgames/">https://aenfis.com/cloud/pkvgames/</a>
<a href="https://aenfis.com/cloud/bandarqq/">https://aenfis.com/cloud/bandarqq/</a>
<a href="https://aenfis.com/cloud/dominoqq/">https://aenfis.com/cloud/dominoqq/</a>
</div>