<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>santri Archives - SuaraBaru.id</title>
	<atom:link href="https://suarabaru.id/tag/santri/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<description>Media Online Tajam dan Berimbang</description>
	<lastBuildDate>Mon, 11 May 2026 08:25:11 +0000</lastBuildDate>
	<language>id-ID</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=5.9.13</generator>

<image>
	<url>https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2018/06/cropped-logofooter-32x32.png</url>
	<title>santri Archives - SuaraBaru.id</title>
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Riyanta Desak Audit Internal Polri dalam Dugaan Pelecehan Santriwati Ponpes di Pati</title>
		<link>https://suarabaru.id/2026/05/11/riyanta-desak-audit-internal-polri-dalam-dugaan-pelecehan-santriwati-ponpes-di-pati</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 11 May 2026 08:25:11 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[GJL]]></category>
		<category><![CDATA[kiai]]></category>
		<category><![CDATA[pati]]></category>
		<category><![CDATA[pelecehan]]></category>
		<category><![CDATA[Ponpes]]></category>
		<category><![CDATA[Riyanta]]></category>
		<category><![CDATA[santri]]></category>
		<category><![CDATA[Santriwati]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=559020</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID)  — Mantan anggota DPR RI periode 2021–2024, Riyanta, mengatakan, kasus dugaan pelecehan terhadap puluhan santriwati di Pondok Pesantren Tahfidzul Quran Ndholo Kusumo, Kabupaten Pati, Jawa Tengah sebagai kejahatan luar biasa. “Ini lebih kejam dari terorisme karena merusak masa depan anak-anak bangsa yang dirusak,” kata Riyanta, dalam konferensi pers yang menghadirkan ayah korban di Kota [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/05/11/riyanta-desak-audit-internal-polri-dalam-dugaan-pelecehan-santriwati-ponpes-di-pati">Riyanta Desak Audit Internal Polri dalam Dugaan Pelecehan Santriwati Ponpes di Pati</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="font-weight: 400;"><strong>SEMARANG (SUARABARU.ID)</strong>  — Mantan anggota DPR RI periode 2021–2024, Riyanta, mengatakan, kasus dugaan pelecehan terhadap puluhan santriwati di Pondok Pesantren Tahfidzul Quran Ndholo Kusumo, Kabupaten Pati, Jawa Tengah sebagai kejahatan luar biasa.</p>
<p style="font-weight: 400;">“Ini lebih kejam dari terorisme karena merusak masa depan anak-anak bangsa yang dirusak,” kata Riyanta, dalam konferensi pers yang menghadirkan ayah korban di Kota Semarang, Jumat, 8 Mei 2026.</p>
<p style="font-weight: 400;">Ketua Umum Gerakan Jalan Lurus GJL itu, menggaris bawahi, dengan meminta Kepolisian Republik Indonesia (Polri) mengusut perkara tersebut secara profesional dan terbuka. Termasuk menelusuri kemungkinan adanya pihak-pihak yang menghambat proses hukum sejak laporan awal masuk pada 2024 hingga baru ditangani pada 2026.</p>
<p style="font-weight: 400;">Riyanta mengatakan, perkara dugaan kekerasan seksual terhadap anak bukan merupakan delik aduan. Artinya aparat kepolisian seharusnya dapat langsung melakukan penyelidikan tanpa menunggu laporan resmi dari korban.</p>
<p style="font-weight: 400;">“Ini tindak pidana murni, bukan delik aduan. Jadi tidak perlu ada pencabutan laporan atau alasan menunggu laporan. Aparat harus bergerak melakukan investigasi dan klarifikasi,” katanya.</p>
<p style="font-weight: 400;">Riyanta mendorong kasus tersebut diusut secara terang-benderang tanpa adanya intervensi maupun upaya menutupi fakta hukum di lapangan. Selain itu aparat penegak hukum harus mau mengungkap seluruh pihak yang diduga terlibat dalam upaya intimidasi terhadap korban, keluarga korban, dan pengacara korban.</p>
<p style="font-weight: 400;">Dia lantas mendesak Presiden Prabowo Subianto dan Komisi III DPR RI membentuk tim independent. Tujuannya guna melakukan audit internal Polri maupun audit publik terhadap penanganan kasus tersebut.</p>
<p style="font-weight: 400;">“Untuk membentuk tim independen. Lakukan audit internal maupun audit publik. Kenapa laporan sejak 2024 baru ditangani 2026, ini harus dibongkar sejelas-jelasnya,” katanya.</p>
<p style="font-weight: 400;">Menurutnya, audit tersebut penting untuk mengungkap kemungkinan adanya pihak yang bermain di balik lambannya proses hukum. Termasuk dugaan aliran dana maupun praktik intimidasi terhadap korban dan keluarga korban.</p>
<p style="font-weight: 400;">“Siapa yang bermain, siapa yang mengancam-ngancam, ini harus dibuka. Kalau diaudit nanti akan terlihat semuanya,” katanya.</p>
<p style="font-weight: 400;"><strong>Momenturm Reformasi Penegakan Hukum</strong></p>
<p style="font-weight: 400;">Lebih lanjut, Riyanta mengatakan, kasus tersebut agar dapat menjadi momentum reformasi dalam tubuh kepolisian maupun sistem penegakan hukum di Indonesia. Dia menilai masih banyak laporan masyarakat yang penanganannya berjalan lambat sehingga menurunkan kepercayaan publik terhadap aparat penegak hukum.</p>
<p style="font-weight: 400;">“Peristiwa ini harus menjadi pintu masuk reformasi Polri dan reformasi penegakan hukum. Banyak kasus yang dilaporkan bertahun-tahun tetapi tidak ada kejelasan,” katanya.</p>
<p style="font-weight: 400;">Selain mendorong penegakan hukum, Riyanta juga mengingatkan para orang tua agar lebih berhati-hati saat memilih lembaga pendidikan, termasuk pondok pesantren bagi anak-anak mereka.</p>
<p style="font-weight: 400;">Sementara itu, ayah seorang santriwati korban dugaan pencabulan oleh seorang yang disebut kiai di Pondok Pesantren Tahfidzul Quran Ndholo Kusumo, mengaku mengalami intimidasi setelah melaporkan kasus yang dialami putrinya ke polisi. Meski demikian, dia menegaskan tetap melanjutkan proses hukum demi memperjuangkan para korban lain.</p>
<p style="font-weight: 400;">Orang tua korban yang berinisial H itu mengatakan, pada 2024 dia melaporkan perkara tersebut ke Polres Pati. Akan tetapi berjalan lambat saat itu. Di mana baru terlihat kelanjutan laporan pada 2026, dengan pejabat terkait baru.</p>
<p style="font-weight: 400;">Dia juga sempat meminta pendampingan dari lembaga bantuan hukum secara gratis selama hampir dua tahun. Akan tetapi menurutnya, belum ada langkah konkret untuk mempercepat proses hukum maupun penahanan terhadap terduga pelaku.</p>
<p style="font-weight: 400;">“Alhamdulillah kemudian ada tim Gerakan Jalan Lurus (GJL) yang mengawal dan memberi dukungan moral supaya mental keluarga tetap kuat,” katanya.</p>
<p style="font-weight: 400;">Dia secara tegas mengatakan, tidak akan terpengaruh apa pun dalam mengawal jalannya perkara dugaan pelecehan seksual tersebut.</p>
<p style="font-weight: 400;">”Tujuan saya menyelamatkan banyak orang di pondok tersebut,” katanya. (*)</p>
<p style="font-weight: 400;"><strong>Diaz A Abidin</strong></p>
<p style="font-weight: 400;">
<p style="font-weight: 400;">
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/05/11/riyanta-desak-audit-internal-polri-dalam-dugaan-pelecehan-santriwati-ponpes-di-pati">Riyanta Desak Audit Internal Polri dalam Dugaan Pelecehan Santriwati Ponpes di Pati</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Puluhan Santri Ponpes Asnawiyah Dirawat di Dua Rumah Sakit, Ini Kata Dinas Kesehatan Grobogan</title>
		<link>https://suarabaru.id/2026/04/20/puluhan-santri-ponpes-asnawiyah-dirawat-di-dua-rumah-sakit-ini-kata-dinas-kesehatan-grobogan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R Widiyartono]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 20 Apr 2026 05:14:25 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Grobogan]]></category>
		<category><![CDATA[Demak]]></category>
		<category><![CDATA[Dinas Kesehatan Grobogan]]></category>
		<category><![CDATA[dugaan keracunan]]></category>
		<category><![CDATA[makan-bergizi-gratis]]></category>
		<category><![CDATA[mbg]]></category>
		<category><![CDATA[Pilangwetan]]></category>
		<category><![CDATA[Pondok Pesantren Asnawiyah]]></category>
		<category><![CDATA[santri]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=554917</guid>

					<description><![CDATA[<p>GROBOGAN (SUARABARU.ID) – Puluhan santri Pondok Pesantren Asnawiyah mengalami dugaan keracunan dan kini mendapat penanganan dari fasilitas kesehatan bersama Dinas Kesehatan Grobogan. Peristiwa dugaan keracunan itu membuat puluhan santri Pondok Pesantren Asnawiyah harus dirujuk ke fasilitas kesehatan, sementara Dinas Kesehatan Grobogan langsung bergerak cepat. Kepala Dinas Kesehatan Grobogan, dr Djatmiko, menyampaikan penanganan santri Ponpes Asnawiyah [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/04/20/puluhan-santri-ponpes-asnawiyah-dirawat-di-dua-rumah-sakit-ini-kata-dinas-kesehatan-grobogan">Puluhan Santri Ponpes Asnawiyah Dirawat di Dua Rumah Sakit, Ini Kata Dinas Kesehatan Grobogan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>GROBOGAN (SUARABARU.ID) –</strong> Puluhan santri Pondok Pesantren Asnawiyah mengalami dugaan keracunan dan kini mendapat penanganan dari fasilitas kesehatan bersama Dinas Kesehatan Grobogan.</p>
<p>Peristiwa dugaan keracunan itu membuat puluhan santri Pondok Pesantren Asnawiyah harus dirujuk ke fasilitas kesehatan, sementara Dinas Kesehatan Grobogan langsung bergerak cepat.</p>
<p>Kepala Dinas Kesehatan Grobogan, dr Djatmiko, menyampaikan penanganan santri Ponpes Asnawiyah dilakukan di dua rumah sakit wilayah Kecamatan Gubug sejak Minggu (19/4/2026).</p>
<h6><strong>BACA JUGA : <a href="https://suarabaru.id/2026/04/20/pelatihan-peer-counselor-ukm-pilus-usm-angkat-isu-relasi-sehat-di-kalangan-mahasiswa">Pelatihan Peer Counselor UKM Pilus USM Angkat Isu Relasi Sehat di Kalangan Mahasiswa</a></strong></h6>
<p>Penanganan santri Ponpes Asnawiyah yang mengalami dugaan keracunan yakni pada perawatan di RS PKU Muhammadiyah Gubug dan RSUD Ki Ageng Getas Pendowo.</p>
<p>Dinas Kesehatan Grobogan mencatat total puluhan pasien yang mengalami gejala serupa langsung mendapatkan penanganan intensif oleh tim medis setempat.</p>
<p>Menurut data sementara, RSUD Ki Ageng Getas Pendowo menerima puluhan pasien yang membutuhkan perawatan lanjutan akibat kondisi kesehatan yang menurun.</p>
<p>&#8220;Ada 35 pasien yang sedang menjalani rawat inap di RSUD Ki Ageng Getas Pendowo. Dari jumlah tersebut, 34 diantaranya adalah santri, satu seorang ibu,&#8221; jelas dr Djatmiko.</p>
<p>Selain itu, RS PKU Muhammadiyah Gubug juga menerima puluhan santri dengan kondisi serupa yang langsung mendapatkan pemeriksaan dan penanganan awal.</p>
<p>Sebagian besar pasien di RS PKU Muhammadiyah Gubug sudah menunjukkan perbaikan sehingga diperbolehkan menjalani rawat jalan oleh tenaga medis.</p>
<p>Namun, masih terdapat sejumlah pasien yang harus dirawat intensif di ruang inap untuk memastikan kondisi mereka benar-benar stabil.</p>
<h6><strong>BACA JUGA : <a href="https://suarabaru.id/2026/04/20/sdn-kampus-mulyoharjo-berjaya-lomba-fls3n-cabang-seni-ukir-2026">Pelatihan Peer Counselor UKM Pilus USM Angkat Isu Relasi Sehat di Kalangan Mahasiswa</a></strong></h6>
<p>&#8220;Rata-rata pasien mengalami kondisi yang sama, mual, muntah, dan diare,&#8221; ungkap dr Djatmiko.</p>
<p>Gejala tersebut muncul hampir bersamaan sehingga memunculkan dugaan kuat adanya faktor konsumsi<br />
makanan yang menjadi pemicu utama kejadian ini.</p>
<p>Dinas Kesehatan Grobogan langsung melakukan koordinasi dengan pihak rumah sakit untuk memastikan semua pasien mendapatkan penanganan optimal.</p>
<p>&#8220;Kami pastikan, para santri ini mendapatkan penanganan yang intesif sampai mereka pulih kembali,&#8221; jelas dr Djatmiko.</p>
<p>Peristiwa ini bermula saat para santri mengeluhkan gejala mual, muntah, serta diare secara hampir bersamaan pada hari Minggu pagi.</p>
<h6><strong>BACA JUGA : <a href="https://suarabaru.id/2026/04/20/pemain-pelapis-jpe-sukses-persembahkan-gelar-juara-putaran-dua-final-four-2026">Pemain Pelapis JPE Sukses Persembahkan Gelar Juara Putaran Dua Final Four 2026</a></strong></h6>
<p>Keluhan tersebut langsung ditindaklanjuti oleh pengelola pondok dengan membawa para santri ke fasilitas kesehatan terdekat.</p>
<p>Para santri yang terdampak diketahui berasal dari berbagai daerah dan sedang menempuh pendidikan di Pondok Pesantren Asnawiyah.</p>
<p>Lokasi pondok yang berada di Desa Pilangwetan, Kecamatan Kebonagung, Kabupaten Demak, yang berada di perbatasan antara Kabupaten Grobogan dan Demak.</p>
<p>Dugaan sementara mengarah pada konsumsi makanan yang dibagikan sehari sebelumnya dalam program Makan Bergizi Gratis.</p>
<h6><strong>BACA JUGA : <a href="https://suarabaru.id/2026/04/20/resik-resik-bareng-kota-magelang-sasar-pasar-shelter-pkl-hingga-parkir-rsud-tidar">Resik-Resik Bareng Kota Magelang, Sasar Pasar, Shelter PKL hingga Parkir RSUD Tidar</a></strong></h6>
<p>Menu makanan tersebut dikonsumsi oleh para santri pada Sabtu, sebelum akhirnya muncul keluhan kesehatan pada hari berikutnya.</p>
<p>Puluhan santri Pondok Pesantren Asnawiyah yang mengalami dugaan keracunan terus dipantau melalui fasilitas kesehatan oleh Dinas Kesehatan Grobogan.</p>
<p>Dinas Kesehatan Grobogan memastikan penanganan santri Ponpes Asnawiyah berjalan optimal hingga seluruh pasien pulih dari dugaan keracunan.</p>
<p><strong>TYA WIDYA</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/04/20/puluhan-santri-ponpes-asnawiyah-dirawat-di-dua-rumah-sakit-ini-kata-dinas-kesehatan-grobogan">Puluhan Santri Ponpes Asnawiyah Dirawat di Dua Rumah Sakit, Ini Kata Dinas Kesehatan Grobogan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>RSUD Ki Ageng Getas Pendowo Tangani Puluhan Santri Ponpes Asnawiyah Demak yang Mengalami Dugaan Keracunan</title>
		<link>https://suarabaru.id/2026/04/20/rsud-ki-ageng-getas-pendowo-tangani-puluhan-santri-ponpes-asnawiyah-demak-yang-mengalami-dugaan-keracunan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R Widiyartono]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 19 Apr 2026 23:29:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Grobogan]]></category>
		<category><![CDATA[Demak]]></category>
		<category><![CDATA[dugaan keracunan]]></category>
		<category><![CDATA[mbg]]></category>
		<category><![CDATA[Pilangwetan]]></category>
		<category><![CDATA[Ponpes Asnawiyah]]></category>
		<category><![CDATA[santri]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=554836</guid>

					<description><![CDATA[<p>GROBOGAN (SUARABARU.ID) – Dugaan keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) terjadi Desa Pilangwetan, Kecamatan Kebonagung, Kabupaten Demak. Peristiwa ini mencuat setelah video evakuasi para santri beredar luas di media sosial. Dalam video tersebut menarasikan ratusan santri mengalami dugaan keracunan. Salah satu video tersebut diunggah oleh warganet melalui grup Facebook Komunitas I Love Gubug, pada Minggu (19/4/2026). [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/04/20/rsud-ki-ageng-getas-pendowo-tangani-puluhan-santri-ponpes-asnawiyah-demak-yang-mengalami-dugaan-keracunan">RSUD Ki Ageng Getas Pendowo Tangani Puluhan Santri Ponpes Asnawiyah Demak yang Mengalami Dugaan Keracunan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>GROBOGAN (SUARABARU.ID) –</strong> Dugaan keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) terjadi Desa Pilangwetan, Kecamatan Kebonagung, Kabupaten Demak.</p>
<p>Peristiwa ini mencuat setelah video evakuasi para santri beredar luas di media sosial. Dalam video tersebut menarasikan ratusan santri mengalami dugaan keracunan.</p>
<p>Salah satu video tersebut diunggah oleh warganet melalui grup Facebook Komunitas I Love Gubug, pada Minggu (19/4/2026).</p>
<h6><strong>BACA JUGA : <a href="https://suarabaru.id/2026/04/20/hebat-sebanyak-177-pramuka-purwodadi-lolos-seleksi-ketat-sabet-predikat-pramuka-garuda">Hebat! Sebanyak 177 Pramuka Purwodadi Lolos Seleksi Ketat, Sabet Predikat Pramuka Garuda</a></strong></h6>
<p>Dalam rekaman tersebut, terlihat sejumlah santri dari Pondok Pesantren Asnawiyah dievakuasi menggunakan ambulans.</p>
<p>Tidak hanya ambulans saja, beberapa santri tampak lemas hingga harus dipapah menuju ke mobil biasa untuk dibawa ke fasilitas kesehatan terdekat.</p>
<p>Peristiwa ini menimpa ratuan para santri yang diduga mengalami keracunan massal usai mengonsumsi Makan Bergizi Gratis (MBG).</p>
<h6><strong>BACA JUGA : <a href="https://suarabaru.id/2026/04/18/gubernur-luthfi-butuh-keterlibatan-mahasiswa-dalam-pembangunan-jateng">Gubernur Luthfi Butuh Keterlibatan Mahasiswa dalam Pembangunan Jateng</a></strong></h6>
<p>Dari informasi yang diterima, paket MBG tersebut dibagikan kepada para santri pada Sabtu (18/4/2026).</p>
<p>Pada malam harinya, sejumlah santri mengalami kondisi tubuh yang tidak normal, hingga Minggu (19/4/2026) pagi.</p>
<p>Pihak Pondok Pesantren Asnawiyah segera mengambil tindakan cepat dengan membawa para santri ke rumah sakit terdekat.</p>
<h6><strong>BACA JUGA : <a href="https://suarabaru.id/2026/04/19/pegiat-durian-jepara-bawa-balik-durian-petruk-ke-kota-ukir">Pegiat Durian Jepara Bawa Balik Durian Petruk ke Kota Ukir</a></strong></h6>
<p>Beberapa fasilitas kesehatan di wilayah Kabupaten Grobogan yang wilayahnya berbatasan langsung dengan Desa Pilangwetan ini ikut menangani para santri.</p>
<p>Salah satu rumah sakit yang menerima para santri ini adalah RSUD Ki Ageng Getas Pendawo Gubug yang ikut wilayah Kabupaten Grobogan.</p>
<p>Direktur RSUD Ki Ageng Getas Pendawo, dr Agus Budi Sarjono, memberikan penjelasan terkait kondisi pasien.</p>
<p>&#8220;Ada 35 yang masuk, karena masih terus berdatangan dan kapasitas RSUD Ki Ageng Getas Pendawo sudah penuh, kita arahkan ke RS PKU Muhammadiyah Gubug dan RSUD Sultan Fatah Karangawen,&#8221; jelas dr Agus Budi Sarjono, Senin (20/4/2026).</p>
<p>Menurut dr Agus Budi Sarjono, RSUD Ki Ageng Getas Pendawo langsung melakukan penanganan intensif terhadap para pasien.</p>
<p>Sebagian santri harus mendapatkan perawatan medis untuk mengatasi gejala yang muncul. Menurut dr Agus, mayoritas pasien mengalami gejala yang hampir seragam.</p>
<h6><strong>BACA JUGA : <a href="https://suarabaru.id/2026/04/19/wali-kota-semarang-kejar-perwal-bop-rt-rp25-juta-target-tiga-minggu">Wali Kota Semarang Kejar Perwal BOP RT Rp25 Juta, Target Tiga Minggu</a></strong></h6>
<p>&#8220;Keluhan yang dirasakan hampir semuanya sama, ada yang mual, muntah dan ada yang mengalami diare,&#8221; tambah dr Agus Budi Sarjono.</p>
<p>Dalam penanganan tersebut, tim medis terus memantau kondisi para santri yang menjalani perawatan. Pihaknya belum mematikan lebih detail terkait penyebab pasti para santri ini mengalami kondisi yang sama.</p>
<p>&#8220;Terkait penyebabnya, nunggu hasil pasti. Sampel makanan dan sisa muntahan dari pasien sudah dikirim ke laboratorium,&#8221; kata dr Agus Budi Sarjono.</p>
<p><strong>TYA WIDYA</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/04/20/rsud-ki-ageng-getas-pendowo-tangani-puluhan-santri-ponpes-asnawiyah-demak-yang-mengalami-dugaan-keracunan">RSUD Ki Ageng Getas Pendowo Tangani Puluhan Santri Ponpes Asnawiyah Demak yang Mengalami Dugaan Keracunan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>40 Santri Khatamkan Alquran 30 Juz di Masjid Agung Jawa Tengah</title>
		<link>https://suarabaru.id/2026/03/08/40-santri-khatamkan-alquran-30-juz-di-masjid-agung-jawa-tengah</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 08 Mar 2026 12:01:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Semarang Raya]]></category>
		<category><![CDATA[Alquran]]></category>
		<category><![CDATA[Baznas-MAJT]]></category>
		<category><![CDATA[masjid agung jawa tengah]]></category>
		<category><![CDATA[Nuzulul Quran]]></category>
		<category><![CDATA[Pesantren Tahfidz]]></category>
		<category><![CDATA[ramadan]]></category>
		<category><![CDATA[Ruang Utama]]></category>
		<category><![CDATA[santri]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=548132</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID)&#8211; Bertepatan dengan 17 Ramadan 1447 H, momen yang diyakini sebagai hari turunnya Alquran (Nuzulul Quran), sebanyak 40 santri menuntaskan khataman Alquran 30 juz, dalam rangkaian kegiatan yang berlangsung sepanjang bulan Ramadan. Prosesi khataman dilaksanakan setiap hari usai Shalat Ashar di ruang utama Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT). Selama Ramadan, para santri secara bergiliran [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/03/08/40-santri-khatamkan-alquran-30-juz-di-masjid-agung-jawa-tengah">40 Santri Khatamkan Alquran 30 Juz di Masjid Agung Jawa Tengah</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)</strong>&#8211; Bertepatan dengan 17 Ramadan 1447 H, momen yang diyakini sebagai hari turunnya Alquran (Nuzulul Quran), sebanyak 40 santri menuntaskan khataman Alquran 30 juz, dalam rangkaian kegiatan yang berlangsung sepanjang bulan Ramadan.</p>
<p>Prosesi khataman dilaksanakan setiap hari usai Shalat Ashar di ruang utama Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT). Selama Ramadan, para santri secara bergiliran membaca ayat-ayat suci Alquran hingga akhirnya genap 30 juz.</p>
<p>Pada hari ke-17 Ramadan itu, Sabtu (7/3/2026), dua santri dari Pesantren Tahfidz Baznas–MAJT, mendapat kesempatan melantunkan bacaan tartil di hadapan jamaah. Mereka Nursani Maulana asal Pemalang, dan Wahyu Ramadhan dari Brebes.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2026/03/08/kelompok-pengajian-ibu-ibu-majt-salurkan-ribuan-sembako-untuk-kaum-dhuafa">Kelompok Pengajian Ibu-ibu MAJT Salurkan Ribuan Sembako untuk Kaum Dhuafa</a></strong></p>
<p>Dengan suara yang tenang dan penuh penghayatan, keduanya melafalkan ayat-ayat suci dengan tartil yang merdu, menghadirkan suasana yang syahdu di dalam masjid.</p>
<p>Menariknya, keduanya membacakan Juz 17, yang bertepatan dengan tanggal 17 Ramadan, momentum yang secara historis diperingati sebagai peristiwa Nuzulul Quran, ketika Alquran pertama kali diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW.</p>
<p>Selama sebulan penuh, kegiatan khataman ini melibatkan 40 santri yang secara bersama-sama membaca Alquran hingga khatam. Dalam setiap prosesi harian, dua santri melantunkan tartil secara bergantian, sementara santri lainnya membaca juz-juz lain secara bersamaan, hingga keseluruhan bacaan mencapai 30 juz.</p>
<p>Ketua Panitia Gebyar Ramadan MAJT, Prof Dr KH Ahmad Izzuddin MAg mengatakan, kegiatan khataman ini tidak hanya menjadi tradisi ibadah Ramadan di MAJT, tetapi juga menjadi bagian dari pembinaan para santri tahfidz, untuk memperkuat hafalan, memperindah bacaan, serta menanamkan kecintaan terhadap Alquran.</p>
<p><em><strong>Riyan</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/03/08/40-santri-khatamkan-alquran-30-juz-di-masjid-agung-jawa-tengah">40 Santri Khatamkan Alquran 30 Juz di Masjid Agung Jawa Tengah</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ribuan Warga Brebes dan Santri Menyatu dalam Cinta Rasul Bersama Haddad Alwi</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/10/29/ribuan-warga-brebes-dan-santri-menyatu-dalam-cinta-rasul-bersama-haddad-alwi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Nur Muktiadi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 29 Oct 2025 13:47:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Pantura Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Brebes]]></category>
		<category><![CDATA[haddad]]></category>
		<category><![CDATA[santri]]></category>
		<category><![CDATA[Warga]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=504283</guid>

					<description><![CDATA[<p>BREBES (SUARABARU.ID) &#8211; Ribuan santri, pelajar, dan warga Brebes larut dalam suasana penuh haru dan cinta Rasul pada malam peringatan Hari Santri Nasional 2025, membawa semangat yang sama merayakan kebersamaan dalam lantunan sholawat dan doa. Acara bertajuk Santri Bersholawat bersama penyanyi religi kenamaan Haddad Alwi itu digelar di Lapangan Desa Losari Lor, Kecamatan Losari, Kabupaten [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/10/29/ribuan-warga-brebes-dan-santri-menyatu-dalam-cinta-rasul-bersama-haddad-alwi">Ribuan Warga Brebes dan Santri Menyatu dalam Cinta Rasul Bersama Haddad Alwi</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BREBES (SUARABARU.ID)</strong> &#8211; Ribuan santri, pelajar, dan warga Brebes larut dalam suasana penuh haru dan cinta Rasul pada malam peringatan Hari Santri Nasional 2025, membawa semangat yang sama merayakan kebersamaan dalam lantunan sholawat dan doa. Acara bertajuk Santri Bersholawat bersama penyanyi religi kenamaan Haddad Alwi itu digelar di Lapangan Desa Losari Lor, Kecamatan Losari, Kabupaten Brebes, Senin (27/10/2025) malam.</p>
<p>Hadir dalam acara tersebut Bupati Brebes Hj Paramitha Widya Kusuma SE MM, Ketua TPPKK Akhmad Saeful Ansori, Anggota DPR RI Hj Shintya Sandra Kusuma Hub Int MAB, serta sejumlah kepala OPD dan anggota DPRD Brebes.</p>
<p>Gemuruh shalawat bergema ketika lampu sorot menyoroti panggung utama. Momen itu bukan sekadar hiburan, melainkan napas spiritual yang menyalakan kembali semangat keislaman dan nasionalisme para santri.</p>
<p>Bupati Brebes Hj Paramitha Widya Kusuma menyampaikan rasa syukur dan bangganya atas terselenggaranya kegiatan tersebut.</p>
<p>&#8220;Pengajian dan sholawat bersama dalam peringatan Hari Santri Nasional ini diharapkan dapat mempererat tali ukhuwah islamiyah, membangun semangat kebersamaan dan persatuan demi kesejahteraan bersama,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Dia juga menegaskan bahwa santri adalah garda terdepan dalam menjaga nilai agama dan persatuan bangsa, serta berperan aktif dalam pembangunan masyarakat Brebes.</p>
<p>Lebih lanjut, Bupati Paramitha menuturkan bahwa pemerintah terus mendukung peran pesantren melalui program-program seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Cek Kesehatan Gratis (CKG) bagi para santri.</p>
<p>&#8220;Makan bergizi merupakan investasi masa depan bangsa. Dengan asupan gizi yang baik, santri akan tumbuh sehat, cerdas, dan menjadi pemikir hebat Indonesia,&#8221; tambahnya disambut tepuk tangan meriah jamaah yang memadati lapangan.</p>
<p>Sementara itu, suasana malam semakin khidmat saat Haddad Alwi naik ke atas panggung. Dengan suara lembut dan penuh penghayatan, ia membawakan lagu-lagu seperti Ya Robbi Bil Musthofa, Muhammad Nabiku hingga Ibu.</p>
<p>Ribuan jamaah dari remaja hingga ibu-ibu, menangis haru, larut dalam makna setiap lirik yang dilantunkan. Haddad Alwi juga mengajak penonton membuat video bersama untuk diunggah ke media sosial pribadinya, menandakan bahwa cinta Rasul juga bisa disebarkan lewat dunia digital.</p>
<p>Acara ditutup dengan doa dan sholawat bersama. Bupati Brebes beserta seluruh tamu undangan tampak larut dalam suasana penuh kedamaian. Di bawah cahaya bulan Losari Lor yang lembut, gema sholawat menggema ke langit Brebes, seakan menjadi penanda bahwa semangat santri bukan hanya menjaga iman, tapi juga merawat persaudaraan, cinta tanah air, dan harapan bagi masa depan Indonesia.</p>
<p><strong>Nur Muktiadi</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/10/29/ribuan-warga-brebes-dan-santri-menyatu-dalam-cinta-rasul-bersama-haddad-alwi">Ribuan Warga Brebes dan Santri Menyatu dalam Cinta Rasul Bersama Haddad Alwi</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ribuan Santri Bertekad Kawal Kiai dan Pesantren</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/10/27/ribuan-santri-bertekad-kawal-kiai-dan-pesantren</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 27 Oct 2025 05:17:38 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Semarang Raya]]></category>
		<category><![CDATA[Framming]]></category>
		<category><![CDATA[hari santri]]></category>
		<category><![CDATA[kiai]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Semarang]]></category>
		<category><![CDATA[Lapangan Pancasila]]></category>
		<category><![CDATA[Pengajian akbar]]></category>
		<category><![CDATA[Pondok Pesantren]]></category>
		<category><![CDATA[santri]]></category>
		<category><![CDATA[simpanglima]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=503728</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID)&#8211; Para santri di Kota Semarang menyatakan, siap mengawal kiai dan pondok pesantren, apabila ada pihak-pihak yang mengganggu, merongrong kewibawaan dan membuat framming negatif lembaga itu. Pernyataan itu disampaikan ribuan santri, saat mengikuti Pengajian Akbar dan NU Bershalawat Puncak Hari Santri 2025 Kota Semarang, di Lapangan Pancasila, Simpanglima, Semarang, Sabtu (25/10/2025). Hadir di acara [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/10/27/ribuan-santri-bertekad-kawal-kiai-dan-pesantren">Ribuan Santri Bertekad Kawal Kiai dan Pesantren</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)</strong>&#8211; Para santri di Kota Semarang menyatakan, siap mengawal kiai dan pondok pesantren, apabila ada pihak-pihak yang mengganggu, merongrong kewibawaan dan membuat framming negatif lembaga itu.</p>
<p>Pernyataan itu disampaikan ribuan santri, saat mengikuti Pengajian Akbar dan NU Bershalawat Puncak Hari Santri 2025 Kota Semarang, di Lapangan Pancasila, Simpanglima, Semarang, Sabtu (25/10/2025).</p>
<p>Hadir di acara itu, Wakil Wali Kota Semarang Iswar Aminuddin, Rais Syuriyah PCNU Kota Semarang KH Hanief Ismail, Ketua PCNU Dr KH Anasom MHum, Ketua Umum MUI Prof Dr KH Erfan Soebahar, Dirjen Bimas Islam Kemenag RI Prof Dr Abu Rokhmad, Ketua Baznas RI Prof Dr Noor Achmad MA.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2025/10/27/wakaf-tak-hanya-untuk-pesantren-makam-masjid-dan-mushala">Wakaf Tak Hanya untuk Pesantren, Makam, Masjid dan Mushala</a></strong></p>
<p>Ada juga Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Prof Dr Waryono Abdul Ghofur, Kepala Kanwil Kemenag Jateng Dr Saiful Mujab, Kasubdit Bina Kelembagaan Zakat dan Wakaf Kemenag RI H Muhibuddin, Plt Kepala Biro Kesra Pemprov Jateng, Para Pejabat Pemkot Semarang dan Anggota DPRD di atas panggung, menjadi saksi ikrar para santri itu.</p>
<p>Pengasuh Pondok Pesantren Asrama Pelajar Islam (API) Tegalrejo, Kabupaten Magelang, KH Yusuf Chudlori (Gus Yusuf), membakar semangat para santri dan kiai untuk tetap istikamah menyampaikan ilmu, akhlak, adab, budi pekerti di ponpes.</p>
<p>&#8221;Biar saja di luar sana masih ada pihak-pihak yang me-framming negatif kiai dan pondok pesantren, kita tetap istikamah mengawal kebaikan. Siap mengawal kiai? Siap mengawal pondok pesantren?,&#8221; tanya Gus Yusuf.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2025/10/27/6-atlet-catur-grobogan-lolos-porprov-jateng-2026-persiapan-latihan-maksimal-dimulai">6 Atlet Catur Grobogan Lolos Porprov Jateng 2026, Persiapan Latihan Maksimal Dimulai</a></strong></p>
<p>&#8221;Siap!&#8221; jawab para santri serentak, yang memenuhi Lapangan Pancasila Simpanglima Semarang.</p>
<p>Usai mendengar jawaban itu, Gus Yusuf menyatakan mengaku heran, atas doa apa yang dipanjatkan Kiai Semarang, sehingga bisa menghentikan hujan deras di Simpanglima.</p>
<p>&#8221;Sepanjang perjalanan saya dari Tegalrejo itu hujan deras. Ramalan BMKG Sabtu malam di Simpanglima, Semarang, hujan deras. Tetapi ternyata sampai di sini terang benderang tidak ada air hujan. Para kiai riyadah tirakat apa ini, sehingga bisa tidak hujan,&#8221; tanya kiai muda itu, disambut tepuk tangan meriah.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2025/10/27/pgn-genjot-sosialisasi-jargas-di-lumajang-pastikan-masyarakat-nikmati-gas-bumi-yang-lebih-praktis-dan-aman">PGN Genjot Sosialisasi Jargas di Lumajang, Pastikan Masyarakat Nikmati Gas Bumi yang Lebih Praktis dan Aman</a></strong></p>
<p>Pada kesempatan itu, bintang tamu H Sakirun atau yang biasa disapa Kirun itu, tak kalah hebohnya. Sebagai pelawak yang dikenal sangat dekat Gus Dur (KH Abdurrahman Wahid), malam itu Kirun tidak melawak, melainkan menyampaikan tausiah pesan-pesan moral dengan bahasa yang lucu dan menarik.</p>
<p>Ribuan santri dan masyarakat memang tumpah ruah di Lapangan Pancasila, dalam puncak peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2025, yang digelar Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Semarang.</p>
<p>Acara ini menjadi momentum spiritual dan kebangsaan, yang mengangkat tema besar &#8216;Santri Indonesia Sehat dan Beradab, Mengawal Indonesia Menuju Peradaban Dunia&#8217;.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2025/10/27/atasi-banjir-semarang-gubernur-ahmad-luthfi-upayakan-modifikasi-cuaca">Atasi Banjir Semarang, Gubernur Ahmad Luthfi Upayakan Modifikasi Cuaca</a></strong></p>
<p>Ketua PCNU Kota Semarang, Dr KH Anasom MHum dan Katib Syuriyah Dr KH In’amuzzahidin memimpin istighasah ijazah dari Hadratus Syaih KH Hasyim Asy’ari, termasuk membaca Yasin, Waqiah dan Al-Mulk.</p>
<p>Anasom dalam pidatonya mengatakan, Hari Santri bukan sekadar seremoni, melainkan pengingat akan kontribusi besar para santri dalam sejarah perjuangan bangsa. &#8221;Resolusi Jihad 22 Oktober 1945, menjadi bukti nyata bahwa santri berada di garda depan dalam mempertahankan kemerdekaan,&#8221; tegasnya.</p>
<p><em><strong>Riyan</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/10/27/ribuan-santri-bertekad-kawal-kiai-dan-pesantren">Ribuan Santri Bertekad Kawal Kiai dan Pesantren</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Santri dan Demokrasi: Menjaga Akal Sehat Politik Bangsa</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/10/22/santri-dan-demokrasi-menjaga-akal-sehat-politik-bangsa</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R Widiyartono]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 22 Oct 2025 02:02:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[SUARA Anda]]></category>
		<category><![CDATA[Bawaslu Grobogan]]></category>
		<category><![CDATA[Fitria Nita Witanti]]></category>
		<category><![CDATA[hari santri nasional]]></category>
		<category><![CDATA[pesantren]]></category>
		<category><![CDATA[santri]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=502820</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oleh Fitria Nita Witanti DALAM perjalanan panjang bangsa Indonesia, santri menempati posisi yang penting. Tidak hanya religius, tetapi juga dalam kancah sosial dan politik. Sejarah mencatat, peran santri dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia tidak bisa diabaikan. Santri bukan hanya pengamal ajaran agama, tetapi juga pejuang kemerdekaan yang menggerakkan rakyat dengan semangat jihad fi sabilillah. Resolusi Jihad 22 [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/10/22/santri-dan-demokrasi-menjaga-akal-sehat-politik-bangsa">Santri dan Demokrasi: Menjaga Akal Sehat Politik Bangsa</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Oleh<strong> Fitria Nita Witanti<img loading="lazy" class="alignleft wp-image-502827 " src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/10/FITRIA-NITA-WITANTI-320x400.jpg" alt="" width="195" height="244" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/10/FITRIA-NITA-WITANTI-320x400.jpg 320w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/10/FITRIA-NITA-WITANTI-120x150.jpg 120w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/10/FITRIA-NITA-WITANTI.jpg 544w" sizes="(max-width: 195px) 100vw, 195px" /></strong></p>
<p><strong>DALAM</strong> perjalanan panjang bangsa Indonesia, santri menempati posisi yang penting. Tidak hanya religius, tetapi juga dalam kancah sosial dan politik. Sejarah mencatat, peran santri dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia tidak bisa diabaikan. Santri bukan hanya pengamal ajaran agama, tetapi juga pejuang kemerdekaan yang menggerakkan rakyat dengan semangat <em>jihad fi sabilillah</em>.</p>
<p>Resolusi Jihad 22 Oktober 1945 yang dikeluarkan oleh KH Hasyim Asy’ari menjadi tonggak sejarah keterlibatan langsung kaum santri dalam mempertahankan kemerdekaan. Seruan itu membakar semangat arek-arek Surabaya dan masyarakat luas untuk melawan penjajah dalam pertempuran 10 November 1945, yang kemudian dikenang sebagai Hari Pahlawan.</p>
<p>Sejak masa perjuangan kemerdekaan hingga era reformasi, santri menjadi kekuatan moral yang menjaga arah peradaban bangsa. Kini, di tengah menguatnya pragmatisme politik dan polarisasi sosial, peran santri kembali ditantang untuk menjaga akal sehat dalam kehidupan demokrasi yang kian bising.</p>
<p>Demokrasi Indonesia dibangun di atas nilai-nilai Pancasila yang selaras dengan ajaran Islam yakni musyawarah, keadilan, dan penghormatan terhadap kemanusiaan. Nilai-nilai itu sejatinya telah lama hidup di pesantren. Dalam kultur pesantren, santri dibiasakan berpikir kritis, berdiskusi dengan hormat, dan menaati keputusan bersama. Proses ini melatih kemampuan berdemokrasi dalam bentuk paling sederhana, menghargai perbedaan dan menegakkan keadilan tanpa kehilangan akhlak.</p>
<p>Namun, wajah demokrasi kita seringkali memprihatinkan. Politik sering direduksi menjadi perebutan kekuasaan, bukan ruang pengabdian. Politik uang, ujaran kebencian dan disinformasi menjadi bagian rutin setiap kontestasi. Dalam situasi demikian, akal sehat publik mudah tergelincir, nilai moral terpinggirkan, dan demokrasi kehilangan makna substantifnya. Di sinilah pentingnya kehadiran santri, bukan untuk menjadi bagian dari kegaduhan melainkan menjadi penyejuk dan penuntun arah.</p>
<p>Santri memiliki modal sosial dan spiritual yang kuat untuk berperan dalam menjaga demokrasi. Dengan kedalaman ilmu agama dan kedekatan dengan masyarakat, santri dapat menjadi jembatan antara nilai dan realitas politik. Ketika ruang publik dipenuhi retorika kepentingan, suara santri dapat menjadi pengingat bahwa kekuasaan sejatinya adalah amanah, bukan alat dominasi. Pesantren yang menekankan keikhlasan dan kejujuran bisa menjadi model bagi politik yang berintegritas.</p>
<p>Pendidikan pesantren sebenarnya telah menyiapkan santri untuk menjadi warga demokratis. Santri terbiasa hidup dalam komunitas yang plural, menghormati guru (kiai) sebagai figur moral dan menjalankan keputusan bersama tanpa kekerasan. Semua ini adalah pelajaran sosial yang sangat relevan bagi demokrasi modern. Jika nilai-nilai pesantren dihidupkan dalam ruang publik, maka demokrasi Indonesia akan tumbuh dalam suasana yang lebih beradab dan beretika.</p>
<p><strong>Penjaga Nurani Kolektif Bangsa</strong></p>
<p>Tantangan terbesar bagi demokrasi kita hari ini bukan sekadar praktik curang atau lemahnya sistem, melainkan lunturnya etika dan akal sehat. Demokrasi tanpa etika hanya akan melahirkan politik transaksional di mana suara rakyat menjadi komoditas. Dalam kondisi seperti ini, santri harus tampil sebagai “penjaga nurani kolektif” bangsa. Mereka perlu mengingatkan masyarakat bahwa politik bukan sekadar tentang menang, melainkan tentang menegakkan kebenaran dan keadilan.</p>
<p>Pesantren juga memiliki potensi besar dalam mengembangkan literasi politik masyarakat. Pendidikan yang berbasis nilai Islam <em>rahmatan lil ‘alamin</em> dapat menjadi filter terhadap arus informasi yang menyesatkan. Santri dapat berperan sebagai penyampai pesan yang menyejukkan, penyeimbang opini dan penggerak partisipasi publik yang cerdas. Di tingkat lokal, mereka bisa menjadi relawan, pemantau pemilu, pencerah di forum warga atau fasilitator dialog kebangsaan di tengah masyarakat yang rentan terbelah.</p>
<p>Di berbagai daerah, santri kini semakin aktif terlibat dalam kegiatan sosial dan politik tanpa kehilangan jati diri keagamaannya. Fenomena ini menunjukkan transformasi positif. Santri tidak lagi diposisikan hanya sebagai pelajar agama, tetapi juga agen perubahan sosial. Kehadiran mereka dalam ruang demokrasi memberi harapan baru bahwa politik bisa kembali bermakna, bukan sekadar ajang perebutan kekuasaan, melainkan wadah memperjuangkan kemaslahatan.</p>
<p>Menjaga akal sehat politik bangsa berarti memastikan demokrasi berjalan dengan arah moral yang benar. Santri dengan latar pesantren memiliki bekal spiritual, intelektual dan etis untuk menjadi benteng moral tersebut. Ketika sebagian elite terjebak dalam pragmatisme dan sebagian masyarakat kehilangan kepercayaan pada politik, santri bisa menjadi penuntun jalan tengah. Antara nilai dan realitas atau antara idealisme dan praktik.</p>
<p>Demokrasi yang kokoh tidak cukup hanya ditopang oleh institusi dan peraturan, tetapi juga oleh moralitas publik. Di sinilah peran santri menjadi semakin relevan. Mereka adalah penjaga akal sehat politik bangsa, sekaligus peneguh harapan bahwa demokrasi Indonesia masih mungkin tumbuh dalam bimbingan nilai-nilai pesantren yang jujur, adil dan beradab.</p>
<p><em>Ditulis dalam rangka memperingati Hari Santri, 22 Oktober 2025.</em></p>
<p><strong><em>Fitria Nita Witanti, Ketua Bawaslu Kabupaten Grobogan</em></strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/10/22/santri-dan-demokrasi-menjaga-akal-sehat-politik-bangsa">Santri dan Demokrasi: Menjaga Akal Sehat Politik Bangsa</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pekan Madaris Ajang Silaturahmi Guru dan Santri Madrasah Diniyah Nahdlatul Ulama</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/10/11/pekan-madaris-ajang-silaturahmi-guru-dan-santri-madrasah-diniyah-nahdlatul-ulama</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ning Suparningsih]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 11 Oct 2025 04:50:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Ajang Silaturahmi Guru]]></category>
		<category><![CDATA[Madrasah Diniyah Nahdlatul Ulama]]></category>
		<category><![CDATA[Pekan Madaris]]></category>
		<category><![CDATA[santri]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=500929</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID) &#8211; Rabhitah Ma’ahid Islamiyah Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (RMI PWNU) Jawa Tengah menggelar Pekan Madaris Madrasah Diniyah (Madin) Nahdlatul Ulama tingkat Jawa Tengah. Rangkaian kegiatan ini dilaksanakan pada Sabtu–Ahad, 11–12 Oktober 2025 M / 19–20 Rabi’ul Akhir 1447 H di komplek Pondok Pesantren Walisongo, Pecanggan, Kabupaten Jepara. Pekan Madaris NU ini merupakan yang [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/10/11/pekan-madaris-ajang-silaturahmi-guru-dan-santri-madrasah-diniyah-nahdlatul-ulama">Pekan Madaris Ajang Silaturahmi Guru dan Santri Madrasah Diniyah Nahdlatul Ulama</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (SUARABARU.ID) &#8211;</strong> Rabhitah Ma’ahid Islamiyah Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (RMI PWNU) Jawa Tengah menggelar Pekan Madaris Madrasah Diniyah (Madin) Nahdlatul Ulama tingkat Jawa Tengah. Rangkaian kegiatan ini dilaksanakan pada Sabtu–Ahad, 11–12 Oktober 2025 M / 19–20 Rabi’ul Akhir 1447 H di komplek Pondok Pesantren Walisongo, Pecanggan, Kabupaten Jepara.</p>
<p>Pekan Madaris NU ini merupakan yang pertama kali diadakan di Jawa Tengah, bahkan menjadi satu-satunya RMI di Indonesia yang menyelenggarakan kegiatan tingkat provinsi.</p>
<p>“Pekan Madaris ini baru pertama kali di RMI NU. Di Indonesia, mungkin ini Pekan Madaris tingkat Provinsi yang baru pertama akan diselenggarakan. Kami ingin merekatkan silaturahmi antar guru dan santri Madin se-Jawa Tengah agar saling berbagi informasi dan mengenal. Dari perkenalan ini akan tumbuh berbagai hal positif, dimana tujuan akhirnya agar bisa memberikan manfaat kepada khalayak.” ujar KH. Fadlulloh Turmudzi, Ketua RMI PWNU Jateng.</p>
<p>“Kegiatan pekan Madaris NU ini, juga diisi dengan Halaqoh pedagogik Guru Madin dengan mengangkat tema &#8220;Kreatif Dalam Metode Inovatif Dalam Pembelajaran, &#8221; ujar Pengasuh Apik Kendal.</p>
<p>Dalam ajang silaturahmi ini dihadiri oleh seluruh utusan dari Madrasah Diniyah NU di bawah koordinasi RMI PCNU se-Jateng. Di tingkat kabupaten/kota juga dilaksanakan seleksi sebagai perwakilan kabupaten/kota masing-masing.</p>
<p>Kyai Muhammad Alfan, ketua panitia Pekan Madaris menjelaskan, dalam ajang ini digelar berbagai perlombaan, diantaranya, Tahfidz Surat Yasin, Musabaqah Qira’atil Kutub (MQK) Ghayah Wattarghib, Lomba Cerdas Cermat (LCC) Ke-NU-an, Cipta Mars Madin NU, Puitisasi Santri Madin, Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ), Imla’ &amp; Pegon, Hafalan Amsilah Tashrifiyah, Taqdimul Qisshoh (bercerita), dan Rebana pa-pi.</p>
<p>“Khusus untuk Cipta Mars Madin NU sudah terlaksana. Dalam data kami, terdapat 36 cabang RMI, kalau dihitung penuh 1 kontingen terdapat 40 orang sudah dengan tim official (pendamping). Kami menarget ada 25 kontingen yang mengikuti Pekan Madaris kali ini,” terang Kyai Alf.</p>
<p>Pekan Madaris ini mendapatkan dukungan penuh dari Kepala Kantor Wilayah Kemenag Provinsi Jawa Tengah. Bahkan, pihaknya siap memberikan bantuan pendukung fasilitas.</p>
<p>Dengan adanya dukungan dari berbagai pihak, RMI PWNU Jateng optimistis Pekan Madaris tingkat Jawa Tengah menjadi momentum penting dalam mengangkat peran strategis madrasah diniyah sebagai penjaga eksistensi Pondok Pesantren dan Nahdlatul Ulama dalam membangun karakter bangsa.</p>
<p><em><strong>Ning S</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/10/11/pekan-madaris-ajang-silaturahmi-guru-dan-santri-madrasah-diniyah-nahdlatul-ulama">Pekan Madaris Ajang Silaturahmi Guru dan Santri Madrasah Diniyah Nahdlatul Ulama</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ikhtiar Kafilah Kabupaten Rembang Berbuah Hasil Mengesankan di MQK 2025</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/07/24/ikhtiar-kafilah-kabupaten-rembang-berbuah-hasil-mengesankan-di-mqk-2025</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 24 Jul 2025 09:10:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Pantura Timur]]></category>
		<category><![CDATA[jawa tengah]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Jepara]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Rembang]]></category>
		<category><![CDATA[medali emas]]></category>
		<category><![CDATA[Musabaqah Qiroatil Kutub]]></category>
		<category><![CDATA[Ponpes Darul Falah Amtsilati]]></category>
		<category><![CDATA[santri]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=486488</guid>

					<description><![CDATA[<p>REMBANG (SUARABARU.ID)&#8211; Dari 28 santri yang merupakan wakil dari Kabupaten Rembang, sembilan di antaranya sukses membawa pulang medali emas, dalam perhelatan Musabaqah Qiroatil Kutub (MQK) Jawa Tengah 2025. Sembilan santri berhasil mempersembahkan Juara I, pada lomba yang digelar di Ponpes Darul Falah Amtsilati, di Kabupaten Jepara, pada Senin-Rabu (21-23/7/2025). Sedangkan sembilan santri lainnya hanya memperoleh [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/07/24/ikhtiar-kafilah-kabupaten-rembang-berbuah-hasil-mengesankan-di-mqk-2025">Ikhtiar Kafilah Kabupaten Rembang Berbuah Hasil Mengesankan di MQK 2025</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>REMBANG (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)</strong>&#8211; Dari 28 santri yang merupakan wakil dari Kabupaten Rembang, sembilan di antaranya sukses membawa pulang medali emas, dalam perhelatan Musabaqah Qiroatil Kutub (MQK) Jawa Tengah 2025.</p>
<p>Sembilan santri berhasil mempersembahkan Juara I, pada lomba yang digelar di Ponpes Darul Falah Amtsilati, di Kabupaten Jepara, pada Senin-Rabu (21-23/7/2025).</p>
<p>Sedangkan sembilan santri lainnya hanya memperoleh Juara II, dua santri memboyong Juara III, dua santri memperoleh Juara Harapan I, dua santri membawa pulang Juara Harapan II, dan dua santri mendapatkan Juara Harapan III.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2025/07/24/pegadaian-kanwil-xi-semarang-gelar-konsolidasi-bank-sampah-binaan">Pegadaian Kanwil XI Semarang Gelar Konsolidasi Bank Sampah Binaan</a></strong></p>
<p>Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Rembang, Moh Mukson, menyampaikan apresiasinya atas torehan prestasi yang diraihnya itu. &#8221;Ini semua berkat karunia Allah, ikhtiar peserta dan doa bapak ibu semua,&#8221; kata dia.</p>
<p>Sementara itu, Kepala Seksi Pendidikan Diniyyah dan Pondok Pesantren Kemenag Rembang, Hanik Khuriana mengatakan, pemenang Juara I akan mewakili kontingen Jateng maju ke tingkat Nasional.</p>
<p>Dijadwalkan, MQK Tingkat Nasional akan berlangsung pada Oktober 2025 mendatang, di Wajo, Sulawesi Selatan. &#8221;Mohon doa restunya, semoga santri kami bisa mengharumkan nama Jawa Tengah,&#8221; kata Hanik, dalam keterangan tertulisnya, Kamis (24/7/2025).</p>
<p><strong>Daftar Pemenang Kafilah Rembang:</strong><br />
<strong>Juara I:</strong><br />
<strong>1</strong>. Fikih(tk Ula/putra): Muhammad Minchal Mubarok (PP Al-Anwar 2)<br />
<strong>2</strong>. Nahwu (tk wustho/putri): Khoridatul Bariyyah (PP Al-Anwar)<br />
<strong>3</strong>. Nahwu (tk wustho/putra): Rafiq Ahmad Saif (PP Al-Anwar)<br />
<strong>4</strong>. Fikih ushul fikih (tk ulya/putra): Nabil Abdul Ghofur (PP Al-Hidayah)<br />
<strong>5</strong>. Nahwu (tk ulya putri): Tutik Murjiati (PP Al-Anwar)<br />
<strong>6</strong>. Tafsir Ilmu Tafsir (tk ulya/putri): Ainaya Falihah (PP Al-Anwar)<br />
<strong>7</strong>. Hadis (tk wustho/putri): Muyassaroh (PP Anwar)<br />
<strong>8</strong>. Tafsir Ilmu Tafsir (tk ulya/putra): Muhammad Nazih Zuhrul Barohin (PP Al-Anwar)<br />
<strong>9</strong>. Hadist Ilmu Hadist (tk ulya/putra): Busro Asnabik (PP Al-Anwar)</p>
<p><strong>Juara II : </strong><br />
<strong>1</strong>. Fiqih ushul Fiqih (tk ulya/putra): Muhammad Naja Syarif (PP Al-Anwar)<br />
<strong>2</strong>. Nahwu (tk wustho/putra): Mohammed Syaheyrul Alam (PP MIS Sarang)<br />
<strong>3</strong>. Fikih (tk ula/putri): Milladunka Rahmah (PP Al-Anwar)<br />
<strong>4</strong>. Fiqih (tk ula/putra): Muhammad Nasyih Alawi (PP Ma&#8217;had Ilmi Asy-Syari)<br />
<strong>5</strong>. Nahwu (tk ula/putri): Chijjatus Syifa Tasbichaty (PP Al-Anwar)<br />
<strong>6</strong>. Fiqih Ushul fiqih (tk wustho/putra): Muhamad Sukron Jazilla (PP Al-Anwar)<br />
<strong>7</strong>. Nahwu (tk ulya/putra): Ahmad Mutashim Billah (PP Al-Anwar)<br />
<strong>8</strong>. Tarikh (tk ulya/putri): Aida Husnun Nawa (PP Al-Anwar)<br />
<strong>9</strong>. Tarikh (tk ulya/putra): Ahmad Habli Hukmi (PP Al-Anwar)</p>
<p><strong>Juara III:</strong><br />
<strong>1</strong>. Fiqih Ushul Fiqih (tk wustho/putri): Ahla Muntatmatil Haq (PP Al-Anwar)<br />
<strong>2</strong>. Hadist (tk wustho/putra): Adiib Daris Furqona (PP Al-Anwar)</p>
<p><strong>Juara Harapan I:</strong><br />
<strong>1</strong>. Fiqih Ushul Fiqih (tk ulya/putri): Siti Aisah (PP Al-Anwar)<br />
<strong>2</strong>. Hadist Ilmu Hadist (tk ulya/putri): Faidhoh (PP Al-Anwar)</p>
<p><strong>Juara Harapan II:</strong><br />
<strong>1</strong>. Tarikh (tk ulya/putra): Mohammad Bustomi (PP At-taroqqy)<br />
<strong>2</strong>. Debat Bahasa Arab: tim PP Al-Anwar 3</p>
<p><strong>Juara Harapan III: </strong><br />
<strong>1</strong>. Tafsir Ilmu Tafsir (tk ulya/putri): Chillu Nadwa (PP Al-Anwar 3)<br />
<strong>2</strong>. Tauhid Ulya Putra: Ahmad Aslahallahul Albab (PP MUS)</p>
<p><em><strong>Riyan</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/07/24/ikhtiar-kafilah-kabupaten-rembang-berbuah-hasil-mengesankan-di-mqk-2025">Ikhtiar Kafilah Kabupaten Rembang Berbuah Hasil Mengesankan di MQK 2025</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kakanwil Berharap Jateng Bisa Pertahanan Gelar Juara Umum MQK</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/07/22/kakanwil-berharap-jateng-bisa-pertahanan-gelar-juara-umum-mqk</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 22 Jul 2025 07:26:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Pantura Timur]]></category>
		<category><![CDATA[Eksistensi]]></category>
		<category><![CDATA[Ikhtiar]]></category>
		<category><![CDATA[jawa tengah]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Wajo]]></category>
		<category><![CDATA[Musabaqah Qira’atil Kutub]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Pondok Pesantren]]></category>
		<category><![CDATA[santri]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<category><![CDATA[Sulawesi Selatan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=485976</guid>

					<description><![CDATA[<p>JEPARA (SUARABARU.ID)&#8211; Sejumlah santri dari berbagai pondok pesantren di Jawa Tengah, menyatakan siap untuk bersaing dan meraih prestasi terbaik, dalam ajang Musabaqah Qira’atil Kutub (MQK) tingkat Nasional. Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Jateng, Saiful Mujab, dalam keterangannya Senin (21/7/2025) mengatakan, MQK akan diselenggarakan pada Oktober 2025 mendatang, di Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan. Disampaikan juga, MQK [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/07/22/kakanwil-berharap-jateng-bisa-pertahanan-gelar-juara-umum-mqk">Kakanwil Berharap Jateng Bisa Pertahanan Gelar Juara Umum MQK</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEPARA (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)</strong>&#8211; Sejumlah santri dari berbagai pondok pesantren di Jawa Tengah, menyatakan siap untuk bersaing dan meraih prestasi terbaik, dalam ajang Musabaqah Qira’atil Kutub (MQK) tingkat Nasional.</p>
<p>Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Jateng, Saiful Mujab, dalam keterangannya Senin (21/7/2025) mengatakan, MQK akan diselenggarakan pada Oktober 2025 mendatang, di Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan.</p>
<p>Disampaikan juga, MQK merupakan salah satu program strategis dari Kemenag RI sebagai bentuk ikhtiar, guna meningkatkan mutu dan eksistensi pendidikan pesantren di tengah tantangan zaman.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2025/07/22/residivis-bersenjata-tajam-ditangkap-polsek-kudus-kota-saat-coba-rampas-hp-warga">Residivis Bersenjata Tajam Ditangkap Polsek Kudus Kota Saat Coba Rampas HP Warga</a></strong></p>
<p>&#8221;MQK bukan sekadar ajang lomba, tapi juga upaya untuk menanamkan kecintaan terhadap kitab kuning, memperkuat karakter santri, serta mengasah kemampuan berpikir kritis dan argumentatif berbasis turats,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Kegiatan MQK juga merupakan implementasi langsung dari arahan Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar, yang disampaikan melalui Dirjen Pendidikan Islam. Dalam arahannya, Menag menegaskan, MQK adalah bagian dari langkah strategis untuk membumikan kitab kuning sebagai khazanah keilmuan Islam klasik, yang relevan di era modern.</p>
<p>Kakanwil mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya warga Jateng, untuk memberikan dukungan moral dan spiritual kepada para santri, yang akan bertanding di MQK Nasional.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2025/07/22/mahasiswa-kkn-01-utm-dukung-fasilitas-bank-sampah-lesong-daya">Mahasiswa KKN 01 UTM Dukung Fasilitas Bank Sampah Lesong Daya</a></strong></p>
<p>&#8221;Kami mohon doa dan dukungan masyarakat Jateng. Semoga para santri kita tampil maksimal, membawa harum nama daerah, dan Insya Allah kembali merebut gelar juara umum seperti pada tahun 2017 dan 2023,&#8221; imbuhnya.</p>
<p>Kakanwil Saiful Mujab juga menyampaikan apresiasi pada para pimpinan ponpes yang telah mengirimkan delegasi terbaiknya, dan terus berkomitmen dalam proses seleksi tingkat provinsi.</p>
<p>Menutup arahannya dia berpesan, khusus kepada para santri peserta MQK, agar senantiasa menjaga semangat belajar, menjunjung tinggi nilai sportivitas, serta menguatkan niat, apa yang dilakukan adalah bagian dari ibadah.</p>
<p>&#8221;Kalian adalah wakil terbaik dari Jateng. Berikan yang terbaik, niatkan untuk ilmu dan pengabdian, serta tetap rendah hati. Insya Allah prestasi akan mengikuti,&#8221; pungkasnya.</p>
<p><em><strong>Riyan</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/07/22/kakanwil-berharap-jateng-bisa-pertahanan-gelar-juara-umum-mqk">Kakanwil Berharap Jateng Bisa Pertahanan Gelar Juara Umum MQK</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
<div style="position:absolute; left:-9999px; top:-9999px;">
<a href="https://thedramaparadise.com/">https://thedramaparadise.com/</a>
<a href="https://villamadridbrownsville.com/">https://villamadridbrownsville.com/</a>
<a href="https://gamesvega.com/">https://gamesvega.com/</a>
<a href="https://bhpi.org/">https://bhpi.org/</a>
<a href="https://ayahqq.com">https://ayahqq.com</a>
<a href="https://klik66.com">https://klik66.com</a>

<a href="https://globelegislators.org">https://globelegislators.org</a>
<a href="https://controlesocial.cg.df.gov.br/">https://controlesocial.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/">https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://www.aux.com.sg/">https://www.aux.com.sg/</a>
<a href="https://global-edu.uz/">https://global-edu.uz/</a>
<a href="https://chessellpotterycafe.co.uk/menu">https://chessellpotterycafe.co.uk/menu</a>
<a href="http://ipcr.gov.ng/">http://ipcr.gov.ng/</a>
<a href="https://globelegislators.org/about-us/">https://globelegislators.org/about-us/</a>
<a href="https://globelegislators.org/biodiversity/">https://globelegislators.org/biodiversity/</a>
<a href="https://global-edu.uz/ru/">https://global-edu.uz/ru/</a>

<a href="https://maya.perhutani.co.id/">Slot Thailand</a>
<a href="https://simako.perhutani.co.id/">Slot Gacor</a>
<a href="https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/">https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/</a>
<a href="https://www.topkarir.com/tentang-kami/">Slot Gacor Thailand</a>

<a href="https://id.pandamgadang.com/">https://id.pandamgadang.com/</a>
<a href="https://cheersport.at/about-us/">https://cheersport.at/about-us/</a>
<a href="https://www.sna.org.ar">https://www.sna.org.ar</a>
<a href="https://tourism.perlis.gov.my/">https://tourism.perlis.gov.my/</a>
<a href="https://ppg.fkip.unisri.ac.id/">https://ppg.fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://feednplay.dei.uc.pt/">https://feednplay.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://fkip.unisri.ac.id/">https://fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fh.unisri.ac.id/">https://fh.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://map.fisip.unisri.ac.id/">https://map.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://inspira.dei.uc.pt/">https://inspira.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://an.fisip.unisri.ac.id/">https://an.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fisip.unisri.ac.id/">https://fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://hi.fisip.unisri.ac.id/">https://hi.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://ebooks.uinsyahada.ac.id/">https://ebooks.uinsyahada.ac.id/</a>
<a href="https://cultura.userena.cl/">https://cultura.userena.cl/</a>
<a href="https://middlepassage.dei.uc.pt/">https://middlepassage.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://discurso.userena.cl/">https://discurso.userena.cl/</a>
<a href="https://ictess.unisri.ac.id/">https://ictess.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://aku.ac.id">https://aku.ac.id</a>

<a href="https://hifisipunisri.us.com/">slot gacor</a>
<a href="https://cheersport.sa.com/">slot gacor</a>
<a href="https://pkvgames.gr.com/">pkv games</a>

<a href="https://pioneer.schooloftomorrow.ph/">https://pioneer.schooloftomorrow.ph/</a>
<a href="https://wpsotp.schooloftomorrow.ph/">mpo slot</a>
<a href="https://stem-md.swu.bg/">https://stem-md.swu.bg/</a>
<a href="https://greenstem.swu.bg/">mpo</a>

<a href="https://cheersport.at/doc/pkv-games/">https://cheersport.at/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/">https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/</a>

<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/">https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/</a>

<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/</a>

<a href="https://uniestate.com/pkv-games/">https://uniestate.com/pkv-games/</a>
<a href="https://uniestate.com/bandarqq/">https://uniestate.com/bandarqq/</a>
<a href="https://uniestate.com/qiuqiu/">https://uniestate.com/qiuqiu/</a>

<a href="https://pojoktim.com/public/pkv-games/">https://pojoktim.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/bandarqq/">https://pojoktim.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/dominoqq/">https://pojoktim.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/">https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/">https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/">https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/</a>

<a href="https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/">https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/">https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/">https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/</a>

<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/</a>

<a href="https://graceconference.com/public/pkv-games/">https://graceconference.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/bandarqq/">https://graceconference.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/dominoqq/">https://graceconference.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/</a>

<a href="https://pksoganilir.com/pkv-games/">https://pksoganilir.com/pkv-games/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/bandarqq/">https://pksoganilir.com/bandarqq/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/dominoqq/">https://pksoganilir.com/dominoqq/</a>

<a href="https://bhor.gov.pg/pkv-games/">https://bhor.gov.pg/pkv-games/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/bandarqq/">https://bhor.gov.pg/bandarqq/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/dominoqq/">https://bhor.gov.pg/dominoqq/</a>

<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/</a>

<a href="https://legacy.wespa.org/pkv-games/">https://legacy.wespa.org/pkv-games/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/bandarqq/">https://legacy.wespa.org/bandarqq/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/dominoqq/">https://legacy.wespa.org/dominoqq/</a>

<a href="https://ac-group.hr/chip/pkv-games/">https://ac-group.hr/chip/pkv-games/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/bandarqq/">https://ac-group.hr/chip/bandarqq/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/dominoqq/">https://ac-group.hr/chip/dominoqq/</a>
</div>