<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>rob Archives - SuaraBaru.id</title>
	<atom:link href="https://suarabaru.id/tag/rob/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<description>Media Online Tajam dan Berimbang</description>
	<lastBuildDate>Fri, 03 Apr 2026 16:17:40 +0000</lastBuildDate>
	<language>id-ID</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=5.9.13</generator>

<image>
	<url>https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2018/06/cropped-logofooter-32x32.png</url>
	<title>rob Archives - SuaraBaru.id</title>
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Atasi Rob, Rizal Bawazier Dorong Batang Masuk Prioritas Proyek GSW</title>
		<link>https://suarabaru.id/2026/04/03/atasi-rob-rizal-bawazier-dorong-batang-masuk-prioritas-proyek-gsw</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Nur Muktiadi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 03 Apr 2026 16:14:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Pantura Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Batang]]></category>
		<category><![CDATA[gsw]]></category>
		<category><![CDATA[Proyek]]></category>
		<category><![CDATA[rob]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=552284</guid>

					<description><![CDATA[<p>BATANG (SUARABARU.ID) &#8211; Anggota DPR RI Rizal Bawazier mendorong agar wilayah Kabupaten Batang masuk dalam prioritas pembangunan proyek Giant Sea Wall (GSW) atau tanggul laut raksasa di Pantai Utara (Pantura) Jawa. Hal tersebut disampaikan saat ditemui di Masjid At Tanwir, Kabupaten Batang, Jumat (3/4/2026). Rizal menjelaskan, proyek GSW merupakan program strategis nasional yang dirancang membentang [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/04/03/atasi-rob-rizal-bawazier-dorong-batang-masuk-prioritas-proyek-gsw">Atasi Rob, Rizal Bawazier Dorong Batang Masuk Prioritas Proyek GSW</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BATANG (SUARABARU.ID) &#8211;</strong> Anggota DPR RI Rizal Bawazier mendorong agar wilayah Kabupaten Batang masuk dalam prioritas pembangunan proyek Giant Sea Wall (GSW) atau tanggul laut raksasa di Pantai Utara (Pantura) Jawa. Hal tersebut disampaikan saat ditemui di Masjid At Tanwir, Kabupaten Batang, Jumat (3/4/2026).</p>
<p>Rizal menjelaskan, proyek GSW merupakan program strategis nasional yang dirancang membentang sepanjang kurang lebih 535 kilometer dari Banten hingga Gresik. Proyek ini bertujuan untuk mengatasi banjir rob, penurunan muka tanah, serta melindungi kawasan pesisir dan aset ekonomi masyarakat.</p>
<p>Menurutnya, wilayah pesisir Jawa Tengah, termasuk Kabupaten Batang, menjadi salah satu area yang membutuhkan perhatian serius dalam pelaksanaan proyek tersebut.</p>
<p>“Kalau menunggu jadwal keseluruhan dari Banten sampai Gresik, tentu akan memakan waktu lama. Karena itu, kami minta agar wilayah yang terdampak cukup parah bisa diprioritaskan lebih dulu,” jelasnya.</p>
<p>Ia menambahkan, kawasan pesisir Batang bagian Barat dinilai menjadi titik yang paling terdampak, terutama di wilayah yang sebelumnya telah ia kunjungi secara langsung, seperti Kasepuhan.</p>
<p>Meski demikian, Rizal menyebut kemungkinan perluasan pembangunan hingga ke wilayah Batang timur tetap terbuka, tergantung tingkat keparahan kondisi di lapangan.</p>
<p>“Kalau memang nanti dibutuhkan sampai Batang Timur, tentu bisa diperpanjang. Tapi saat ini kita dorong prioritas dulu untuk wilayah yang paling terdampak,” tegasnya.</p>
<p>Kabupaten Batang sendiri memiliki panjang garis pantai sekitar 37 kilometer yang berpotensi terdampak rob dan penurunan tanah, sehingga dinilai penting untuk masuk dalam cakupan proyek tersebut.</p>
<p>Rizal menegaskan, pihaknya di DPR RI akan terus mengawal rencana pembangunan GSW agar dapat segera direalisasikan oleh pemerintah pusat.</p>
<p>“Ini program besar dan sudah menjadi janji pemerintah. Kami akan terus mengawasi dan berkomunikasi agar pelaksanaannya bisa segera berjalan,” pungkasnya.</p>
<p>Dengan masuknya Batang dalam prioritas proyek GSW, diharapkan perlindungan terhadap kawasan pesisir dapat semakin optimal serta memberikan dampak positif bagi keberlangsungan ekonomi masyarakat setempat.</p>
<p><strong>Nur Muktiadi</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/04/03/atasi-rob-rizal-bawazier-dorong-batang-masuk-prioritas-proyek-gsw">Atasi Rob, Rizal Bawazier Dorong Batang Masuk Prioritas Proyek GSW</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Cegah Rob Meluas, Tanggul di Kelurahan Bandengan Pekalongan Diperkuat</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/12/08/cegah-rob-meluas-tanggul-di-kelurahan-bandengan-diperkuat</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Nur Muktiadi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 08 Dec 2025 14:52:01 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Pantura Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Pekalongan]]></category>
		<category><![CDATA[Polres]]></category>
		<category><![CDATA[rob]]></category>
		<category><![CDATA[Tanggul]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=531639</guid>

					<description><![CDATA[<p>KOTA PEKALONGAN (SUARABARU.ID) – Upaya mitigasi banjir rob di wilayah pesisir utara Kota Pekalongan kembali diperkuat melalui aksi gotong-royong antara aparat keamanan dan masyarakat. Pada Jumat (5/12/2025), puluhan personel Polres Pekalongan Kota bersama unsur TNI, perangkat kelurahan, serta warga Kelurahan Bandengan turun langsung memperkuat tanggul dan memasang ratusan karung pasir (sandbag) guna menahan limpasan air [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/12/08/cegah-rob-meluas-tanggul-di-kelurahan-bandengan-diperkuat">Cegah Rob Meluas, Tanggul di Kelurahan Bandengan Pekalongan Diperkuat</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA PEKALONGAN (SUARABARU.ID)</strong> – Upaya mitigasi banjir rob di wilayah pesisir utara Kota Pekalongan kembali diperkuat melalui aksi gotong-royong antara aparat keamanan dan masyarakat. Pada Jumat (5/12/2025), puluhan personel Polres Pekalongan Kota bersama unsur TNI, perangkat kelurahan, serta warga Kelurahan Bandengan turun langsung memperkuat tanggul dan memasang ratusan karung pasir (sandbag) guna menahan limpasan air laut yang kian meningkat.</p>
<p>Kegiatan kerja bakti ini dipusatkan di RW 03, 05, dan 06 Kelurahan Bandengan, lokasi yang dalam beberapa hari terakhir mengalami tekanan air laut cukup tinggi. Peningkatan debit air menyebabkan limpasan dari Tanggul Jeruksari, Pabean menuju kawasan pemukiman, sehingga memicu kekhawatiran masyarakat setempat akan potensi banjir rob yang lebih luas.</p>
<p>Kapolsek Pekalongan Utara, Kompol Miyardi, SH, turun langsung memimpin jalannya kegiatan sejak pagi. Berdasarkan pemantauan di lapangan, sebanyak 300 karung pasir disiapkan dan disusun sebagai penguat tanggul darurat pada titik-titik kritis yang menjadi jalur masuknya air laut. Tanggul sementara ini diharapkan mampu menahan tekanan air hingga kondisi kembali stabil.</p>
<p>&#8220;Kondisi banjir rob memerlukan respons cepat dan kerja sama antarpihak. Kami bersama warga berupaya meminimalisir dampak limpasan air laut agar tidak semakin meluas dan mengganggu aktivitas masyarakat,” tutur Kompol Miyardi.</p>
<p>Menurutnya, personel Siaga Bhayangkara Tanggap Bencana Polres Pekalongan Kota bersama anggota Koramil Pekalongan Utara dan Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Jateng bekerja bahu membahu menyusun karung pasir. Semangat gotong-royong tampak menyatu dengan keterlibatan aktif masyarakat yang khawatir banjir rob kembali merendam rumah mereka seperti kejadian-kejadian sebelumnya. Kondisi cuaca yang cerah turut mendukung kelancaran pekerjaan fisik di lapangan.</p>
<p>&#8220;Diharapkan penguatan tanggul ini dapat memperlambat bahkan menghentikan potensi masuknya air laut ke wilayah permukiman, mengingat banjir rob sering kali mengganggu aktivitas ekonomi, mobilitas, hingga kesehatan lingkungan,&#8221; terangnya.</p>
<p>Ia menegaskan bahwa, pengawasan terhadap kondisi pesisir akan terus dilakukan. Jajaran Bhabinkamtibmas bersama perangkat kelurahan akan memonitor titik-titik kritis setiap hari dan siap melakukan langkah lanjutan apabila debit air kembali meningkat.</p>
<p>Upaya ini menjadi langkah sinergi aparat keamanan dengan masyarakat dalam menjaga keselamatan bersama.</p>
<p>&#8220;Kami dari Polres Pekalongan Kota juga berkomitmen dalam membantu penanganan bencana rob yang menjadi tantangan rutin di wilayah pesisir Kota Pekalongan,&#8221; tukasnya.</p>
<p><strong>Nur Muktiadi</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/12/08/cegah-rob-meluas-tanggul-di-kelurahan-bandengan-diperkuat">Cegah Rob Meluas, Tanggul di Kelurahan Bandengan Pekalongan Diperkuat</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tinjau Lokasi Rob, Wali Kota Tegal Siapkan Langkah Cepat Penanganan</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/11/05/tinjau-lokasi-rob-wali-kota-tegal-siapkan-langkah-cepat-penanganan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Nur Muktiadi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 05 Nov 2025 14:23:15 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Pantura Barat]]></category>
		<category><![CDATA[kota-tegal]]></category>
		<category><![CDATA[Penanganan]]></category>
		<category><![CDATA[rob]]></category>
		<category><![CDATA[walikota]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=505728</guid>

					<description><![CDATA[<p>KOTA TEGAL (SUARABARU.ID) &#8211; Pemerintah Kota Tegal bergerak cepat dalam menangani dampak banjir rob yang melanda wilayah Kelurahan Muarareja. Wali Kota Tegal, Dedy Yon Supriyono, SE, MM, turun langsung ke lokasi terdampak di RW 3 RT 1, 2, dan 3 Dukuh Mlanyar, Kelurahan Muarareja, pada Senin (3/11/2025), untuk memastikan kondisi warga sekaligus meninjau langkah penanganan [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/11/05/tinjau-lokasi-rob-wali-kota-tegal-siapkan-langkah-cepat-penanganan">Tinjau Lokasi Rob, Wali Kota Tegal Siapkan Langkah Cepat Penanganan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA TEGAL (SUARABARU.ID)</strong> &#8211; Pemerintah Kota Tegal bergerak cepat dalam menangani dampak banjir rob yang melanda wilayah Kelurahan Muarareja. Wali Kota Tegal, Dedy Yon Supriyono, SE, MM, turun langsung ke lokasi terdampak di RW 3 RT 1, 2, dan 3 Dukuh Mlanyar, Kelurahan Muarareja, pada Senin (3/11/2025), untuk memastikan kondisi warga sekaligus meninjau langkah penanganan darurat.</p>
<p>Dalam kunjungan tersebut, Wali Kota didampingi istri, Gadis Sephi Febriana, Sekretaris Daerah Kota Tegal, Sekretaris Komisi II DPRD Kota Tegal, Camat Tegal Barat, Lurah Muarareja, jajaran kepala OPD terkait, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), dan PMI Kota Tegal.</p>
<p>Selama di lokasi, Wali Kota meninjau sejumlah titik genangan rob dan berdialog langsung dengan warga untuk mendengarkan aspirasi serta kebutuhan mendesak masyarakat. Pemerintah juga menyalurkan bantuan logistik dan layanan kesehatan, di antaranya 10 dus mie instan dari PMI Kota Tegal, 40 paket makanan siap saji dari Dinas Sosial, 10 paket sembako dari BPBD Kota Tegal, Tim medis dan obat-obatan dari Dinas Kesehatan.</p>
<p>“Penanganan cepat harus dilakukan agar dampak rob tidak semakin meluas. Pemerintah turun langsung untuk melihat kondisi lapangan sekaligus mendengar kebutuhan masyarakat,” ujar Dedy Yon.</p>
<p>Dalam peninjauan bersama Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR), Wali Kota juga meninjau titik-titik pintu air laut yang menjadi jalur masuknya air pasang. Salah satunya adalah pintu air Sungai Kemiri yang direncanakan akan dibangun pintu air baru selebar dua meter dengan anggaran Rp600 juta. Sementara itu, pintu air di Sungai Kaligangsa juga akan diperkuat dengan pembangunan senilai Rp800 juta.</p>
<p>Sebagai langkah cepat sementara, pemerintah akan melakukan normalisasi sungai di muara Kaligangsa guna memperlancar aliran air ke laut. “Kami juga telah menyampaikan aspirasi kepada Pemerintah Provinsi Jawa Tengah agar dilakukan normalisasi besar di kawasan ini. Nilai pagu anggaran yang diajukan mencapai Rp42 miliar dan kami berharap dapat segera direalisasikan,” tambahnya.</p>
<p>Wali Kota juga menanggapi aspirasi warga RW 3 Muarareja yang mengusulkan perbaikan jalan dari ujung Muarareja hingga Kajongan sepanjang 1,9 kilometer. Warga berharap jalan tersebut dinaikkan sekitar 75 sentimeter untuk mengantisipasi genangan rob.</p>
<p>“Pemerintah akan melaksanakan peninggian jalan sesuai kebutuhan teknis, dan warga siap menaikkan rumah mereka secara mandiri setelah pekerjaan jalan selesai,” tutup Dedy Yon.</p>
<p><strong>Nur Muktiadi</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/11/05/tinjau-lokasi-rob-wali-kota-tegal-siapkan-langkah-cepat-penanganan">Tinjau Lokasi Rob, Wali Kota Tegal Siapkan Langkah Cepat Penanganan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Biosalin vs Rob, Harapan Ketahanan Pangan Masa Depan</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/09/10/biosalin-vs-rob-harapan-ketahanan-pangan-masa-depan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 10 Sep 2025 08:44:34 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Suara Semarang Raya]]></category>
		<category><![CDATA[Biosalin]]></category>
		<category><![CDATA[BRIN]]></category>
		<category><![CDATA[pertamina]]></category>
		<category><![CDATA[PGN]]></category>
		<category><![CDATA[rob]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=214409</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID) &#8211; Ketua Kelompok Tani Sumber Rejeki Kelurahan Mangunharjo, Bahrun (50), terlihat bungah. Hamparan kuning padi biosalin yang dipanen menggunakan traktor harvester seolah menjanjikan masa depan yang sejahtera. Bagi para petani se-Kelurahan Mangunharjo Kecamatan Tugu dan sekitarnya, padi biosalin telah mengubah kehidupan mereka yang sebelumnya selalu terdampak rob. Persawahan yang dulunya merupakan lahan yang [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/09/10/biosalin-vs-rob-harapan-ketahanan-pangan-masa-depan">Biosalin vs Rob, Harapan Ketahanan Pangan Masa Depan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)</strong> &#8211; Ketua Kelompok Tani Sumber Rejeki Kelurahan Mangunharjo, Bahrun (50), terlihat bungah. Hamparan kuning padi biosalin yang dipanen menggunakan traktor harvester seolah menjanjikan masa depan yang sejahtera.</p>
<p>Bagi para petani se-Kelurahan Mangunharjo Kecamatan Tugu dan sekitarnya, padi biosalin telah mengubah kehidupan mereka yang sebelumnya selalu terdampak rob.</p>
<p>Persawahan yang dulunya merupakan lahan yang tidak bisa ditanami karena air asin, kini dengan adanya padi biosalin para petani bisa gembira ria merasakan panen, bahkan sampai meningkat hingga 50 persen saat panen di akhir April 2025.</p>
<p>Lokasi utama implementasi program ini berada di Kelurahan Mangunharjo, Kecamatan Tugu, yang kini menjadi model pertanian berkelanjutan bagi daerah pesisir lainnya seperti Mangkang Kulon dan Mangkang Wetan.</p>
<p>Program padi biosalin pertama kali diuji coba pada Juli 2024 di area seluas 2.800 meter persegi. Keberhasilannya mendorong ekspansi hingga 20 hektare pada musim tanam Desember 2024 – April 2025.</p>
<p>Inovasi ini bahkan mendapat apresiasi dari Mantan Presiden RI Joko Widodo, yang secara langsung meninjau implementasi program pada 18 Januari 2025.</p>
<p>&#8220;Kami berharap program ini terus berlanjut dan diperluas ke wilayah pesisir lainnya yang menghadapi masalah serupa,” ujar Bahrun.</p>
<p>Dalam sejarahnya, varietas padi Biosalin ini merupakan hasil riset dari Badan Riset Inovasi Nasional (BRIN) yang diterapkan di lahan salin.</p>
<p>Melalui risetnya, BRIN berhasil menciptakan padi varietas Biosalin yang dapat ditanam meskipun di lahan salin.</p>
<p>Lahan salin merupakan tanah yang memiliki kandungan natrium kadar garam netral larut dalam air berada di atas ambang batas kritis, atau ambang batas toleransi tanaman.</p>
<p>Berikut keunggulan utama padi biosalin yang menjadikannya solusi berkelanjutan bagi pertanian pesisir, seperti tahan air payau dan rob, mampu tumbuh di lahan yang terpapar air asin, menjadikannya solusi ideal bagi pertanian di pesisir.</p>
<p>Hasil panen lebih tinggi, produktivitas mencapai 5–6 ton per hektare, lebih tinggi dibanding varietas padi konvensional. Ramah lingkungan, lebih tahan terhadap hawar daun bakteri dan kresek hingga 90%, mengurangi ketergantungan petani pada pestisida.</p>
<p>Berbasis kearifan lokal, sistem pengelolaan air dilakukan secara gotong royong, dengan mekanisme buka-tutup pintu air untuk menjaga keseimbangan ekosistem sawah pesisir.</p>
<p>Keberhasilan padi biosalin bukan hanya masalah solusi pertanian, tetapi juga simbol ketahanan, inovasi, dan gotong royong dalam menghadapi perubahan iklim.</p>
<p>Dengan komitmen kuat terhadap pertanian berkelanjutan, Kota Semarang tidak hanya bertransformasi menjadi kota metropolitan yang maju, tetapi juga model inovasi pertanian pesisir yang dapat diterapkan di berbagai daerah di Indonesia.</p>
<p>Benih padi varietas Biosalin ini ditanam dengan menggunakan pupuk khusus untuk lahan salin, sehingga memiliki beberapa kelebihan yang bisa dimanfaatkan.</p>
<p>Di antaranya, tanamannya tahan terhadap genangan air rob, usia panen pendek, tahan terhadap serangan OPT (Organisme Pengganggu Tumbuhan) seperti gulma, hama, dan virus. Serta memiliki potensi produksi yang tinggi.</p>
<p>Nantinya, setelah 21 hari masa tanam, padi akan dipindahkan ke tanah yang sudah diolah dan digemburkan menggunakan traktor berbahan Petasol.</p>
<p>Plt. Kepala Dinas Pertanian Kota Semarang, Hernowo Budi Luhur, mengatakan, Kota Semarang menjadi pilot project BRIN untuk pengembangan padi Biosalin yang ada di Jawa Tengah.</p>
<p>Dirinya menyebut, akan ada perlakuan khusus dalam penanaman Padi Biosalin ini. Hal ini lantaran benih padi yang ditanam ini memang hasil riset BRIN. Termasuk pemupukan juga menggunakan formula khusus.</p>
<p>&#8220;Penanaman padi Biosalin yang ditebar tersebut memiliki dua jenis, yakni Biosalin 1 dan 2. Bibit yang ditebar 5 kg untuk jenis Biosalin 1 dan 5 kg untuk Biosalin 2,” katanya.</p>
<p>Komposisi penanamannya, untuk 5 kg benih bisa ditanam di sawah payau seluas 2.500 meter persegi atau seperempat hektar. Sedangkan untuk waktu tanam kurang lebih 100 hari agar padi Biosalin ini bisa dipanen.</p>
<p>Selain bisa bertahan di kawasan pesisir, varietas padi biosalin juga memiliki keunggulan yaitu hasil panen yang lebih banyak. Padi biosalin bisa menghasilkan 6-7 ton per hektar.</p>
<p>Sebagai perbandingan, padi inpari 32 hanya bisa menghasilkan 3 ton per hektar. Adapun untuk perawatannya, para petani mengaku tidak jauh berbeda antara kedua varietas tersebut.</p>
<p>Wakil Kepala BRIN, Amarullah Octavian, mengungkapkan, pihaknya akan terus mendampingi program penanaman padi Biosalin di kawasan lahan pesisir.</p>
<p>BRIN mendukung penelitian tentang penanaman padi di atas laut, dengan tujuan untuk meningkatkan kadar nutrisi padi dan mengurangi stunting di masyarakat.</p>
<p>Dengan inisiatif ini, Pemkot Semarang dan BRIN berupaya untuk menjadikan Kota Semarang sebagai pionir dalam budidaya pangan yang berkelanjutan dan ramah lingkungan, demi kesejahteraan masyarakat dan ketahanan pangan di wilayah tersebut.</p>
<p>&#8220;BRIN menyiapkan teknologi penyimpanan untuk hasil padi, sehingga petani dapat mengantisipasi fluktuasi harga saat panen raya. Harapannya, semua upaya ini dapat memberikan keuntungan bagi petani dan memperkuat sektor pertanian di Semarang,” katanya.</p>
<p>Berdasarkan penelitian yang dipimpin Peneliti Ahli Utama BRIN, Dr. Tri Martini Patria, mengintegrasikan metode Life Cycle Assessment (LCA) untuk memastikan dampak lingkungan yang minimal dalam setiap tahap pengelolaan lahan.</p>
<p>Program penanaman padi biosalin, yang dimulai pada tahun 2024 di Kelurahan Mangunharjo, Kecamatan Tugu, mentargetkan perluasan hingga 400 hektar lahan tidur.</p>
<p>Padi varietas Biosalin 1 dan 2 yang tahan salinitas diharapkan dapat menghasilkan pangan berkualitas tinggi dan meningkatkan ketahanan pangan Kota Semarang.</p>
<p>“Melalui riset dan inovasi, kami mengubah tantangan rob menjadi peluang untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mewujudkan keberlanjutan,” ujar Tri.</p>
<p>Selain padi biosalin, riset ini juga mengungkapkan potensi biomassa dari lahan salin, seperti residu pertanian dan rumput laut, sebagai sumber bioenergi.</p>
<p>Analisis LCA menunjukkan bahwa pemanfaatan biomassa ini dapat mendukung transisi energi berkelanjutan dan mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil.</p>
<p>Komitmen terhadap keberlanjutan juga diwujudkan melalui inovasi pengolahan sampah plastik menjadi Bahan Bakar Minyak (BBM) alternatif yang disebut Petasol.</p>
<p>Teknologi Pirolisis Multi Kondensor ini telah diaplikasikan di Kecamatan Tambak Lorok dan berpotensi menyediakan energi murah dan ramah lingkungan bagi petani.</p>
<p><strong>Dukungan PGN dalam Pengembangan Padi Biosalin</strong></p>
<p>Pengembangan padi Biosalin tak hanya melibatkan instansi pemerintah kota semarang, akademisi dunia pendidikan, atau badan penelitian, tapi juga stakeholder lain, salah satunya PT PGN Tbk selaku Subholding Gas Pertamina.</p>
<p>Melalui lingkup bantuan CSR, PGN turut memberikan bantuan berupa pengembangan produksi padi Biosalin yang dilaksanakan dari Desember 2024 – April 2025 yang terdiri dari bantuan benih dan pupuk dan dilanjutkan pendampingan pasca panen dan pengolahan prosesing benih sampai Desember 2025</p>
<p>“Langkah PGN dalam budidaya Biosalin merupakan bagian dari komitmen PGN untuk memberikan manfaat sosial dan lingkungan bagi masyarakat sekitar,&#8221; kata Direktur infrastruktur dan Teknologi PGN, Harry Budi Sidharta.</p>
<p>Menurutnya, melalui pemanfaatan lahan tidur ini, juga bagian dari dukungan PGN untuk menjaga ketahanan pangan, selaras dengan program ketahanan pangan Presiden RI.</p>
<p>Tercatat, pada saat musim panen di pertengahan tahun 2025 menghasilkan total produksi sebesar 116,95 ton Gabah Kering Panen (GKP), dengan rata-rata produktivitas mencapai 5,85 ton per hektare.</p>
<p>Varietas padi Biosalin 1 memberikan hasil panen sebesar 6,03 ton per hektare, sementara Biosalin 2 mencatat produktivitas sebanyak 5,67 ton per hektare.</p>
<p>Sekretaris Perusahaan PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN), Fajriyah Usman, mengungkapkan, capaian ini menjadi bukti nyata keberhasilan inovasi pertanian adaptif terhadap salinitas tinggi, sekaligus menunjukkan dampak positif dari sinergi antara energi, riset, dan pemberdayaan masyarakat melalui program Social Responsibility (CSR) PGN.</p>
<p>“Keberhasilan panen padi Biosalin ini menunjukkan bahwa upaya kolaboratif antara pemerintah, lembaga riset, dan dunia usaha mampu mewujudkan ketahanan pangan di wilayah yang menantang. PGN bangga bisa berkontribusi nyata bagi masyarakat pesisir melalui pemanfaatan lahan tidur yang kini menjadi sumber harapan baru,” katanya.</p>
<p>Setelah sukses panen di bulan April 2025, PGN terus melanjutkan budidaya padi Biosalin tahap dua dengan luas 20 hektare. Adapun lahan budidaya padi yang dimanfaatkan PGN untuk program ini bisa dikembangkan lagi menjadi 100 hektare.</p>
<p>PGN tidak hanya menyuplai energi bersih, tapi juga berupaya memberikan nilai tambah bagi lingkungan dan masyarakat sekitar melalui program CSR yang berdampak langsung ke masyarakat.</p>
<p>Lingkup bantuan PGN ini berupa pengembangan produksi padi Biosalin yang terdiri dari bantuan benih dan pupuk, yang dilanjutkan pendampingan pascapanen dan pengolahan prosesing benih yang berlangsung sampai Desember 2025.</p>
<p><a href="http://HeryPriyono.com"><strong>Hery Priyono</strong></a></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/09/10/biosalin-vs-rob-harapan-ketahanan-pangan-masa-depan">Biosalin vs Rob, Harapan Ketahanan Pangan Masa Depan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kota Pekalongan Jadi Model Replikasi Pemanfaatan Kembali Lahan Eks Rob</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/08/25/kota-pekalongan-jadi-model-replikasi-pemanfaatan-kembali-lahan-eks-rob-2</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 25 Aug 2025 15:21:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Pantura Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Pekalongan]]></category>
		<category><![CDATA[pesisir]]></category>
		<category><![CDATA[replikasi]]></category>
		<category><![CDATA[rob]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=492640</guid>

					<description><![CDATA[<p>KOTA PEKALONGAN (SUARABARU.ID) &#8211; Kota Pekalongan kembali mencatat capaian penting dalam upaya mewujudkan ketahanan pangan nasional. Melalui kolaborasi lintas sektor, lahan eks rob yang selama ini terbengkalai berhasil disulap menjadi lahan produktif. Keberhasilan tersebut bahkan mulai ditularkan ke daerah lain di sepanjang jalur Pantura. Wakil Wali Kota (Wawalkot) Pekalongan, Balgis Diab, menjelaskan bahwa program pemanfaatan [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/08/25/kota-pekalongan-jadi-model-replikasi-pemanfaatan-kembali-lahan-eks-rob-2">Kota Pekalongan Jadi Model Replikasi Pemanfaatan Kembali Lahan Eks Rob</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA PEKALONGAN (SUARABARU.ID)</strong> &#8211; Kota Pekalongan kembali mencatat capaian penting dalam upaya mewujudkan ketahanan pangan nasional. Melalui kolaborasi lintas sektor, lahan eks rob yang selama ini terbengkalai berhasil disulap menjadi lahan produktif. Keberhasilan tersebut bahkan mulai ditularkan ke daerah lain di sepanjang jalur Pantura.</p>
<p>Wakil Wali Kota (Wawalkot) Pekalongan, Balgis Diab, menjelaskan bahwa program pemanfaatan lahan eks rob ini selaras dengan arahan Presiden Prabowo Subianto dalam Program Asta Cita yang kedua tentang penguatan ketahanan pangan. Untuk program pemanfaatan lahan eks rob menjadi lahan produktif ini sesuai dengan arahan Presiden.</p>
<p>&#8220;Maka, kita wajib melaksanakan program ketahanan pangan ini. Karena lahan eks rob ini sangat rumit dan banyak sekali permasalahannya, Pemerintah Kota (Pemkot) Pekalongan melakukan kolaborasi dengan berbagai pihak, mulai dari Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Tegal, Balai Besar Pengujian Standar Instrumen Bioteknologi dan Sumber Daya Genetik Pertanian (BRMP Biogen) Kementerian Pertanian Bogor, BRMP Biogen Provinsi Jawa Tengah, TNI Kodim 0710/Pekalongan hingga Dinperpa Kota Pekalongan,” jelas Wawalkot Balgis usai membuka kegiatan Capacity Building Perluasan Remediasi Lahan Pertanian dengan Memanfaatkan Lahan Eks Rob yang berlangsung di Hotel Howard Johnson (Hojo) Pekalongan, Senin (25/8/2025).</p>
<p>Ia menambahkan, dengan jumlah lahan eks rob yang cukup banyak di Kota Pekalongan, pihaknya berkomitmen mengembalikan fungsi lahan menjadi produktif secara bertahap.</p>
<p>“Harapannya, lahan yang semula mati bisa diproduktifkan kembali, berkelanjutan, dan bukan hanya sekadar ceremonial,” tegasnya.</p>
<p>Kepala KPw BI Tegal, Bimala, mengungkapkan bahwa, keberhasilan ini berawal dari uji coba demplot di Kelurahan Degayu, Kecamatan Pekalongan Utara.</p>
<p>“Sebetulnya acara Capacity Building Perluasan Remediasi Lahan Pertanian ini dilatarbelakangi oleh keberhasilan panen eks rob di Kelurahan Degayu. Dari demplot awal 1,5 hektar, kini sudah berkembang menjadi 40 hektar,” terang Bimala.</p>
<p>Ia menjelaskan, hasil panen menggunakan varietas Padi Biosalin I mampu mencapai 4,2–5,7 ton per hektar, sementara Biosalin II menghasilkan 4,8–6 ton per hektar. Capaian ini menurutnya luar biasa untuk lahan yang sebelumnya tidak produktif.</p>
<p>“Alhamdulillah, keberhasilan panen Padi Biosalin di Kota Pekalongan bisa ditularkan ke wilayah lain di sepanjang Pantura maupun eks karesidenan Pekalongan. Kami ingin semuanya mengimplementasikan hal serupa,” tambahnya.</p>
<p>Bimala juga mengapresiasi langkah Pemkot Pekalongan yang lebih dulu membangun tanggul sebagai sistem penanganan banjir dan rob, sehingga remediasi lahan lebih mudah dilakukan.</p>
<p>Kepala Dinperpa Kota Pekalongan, Lili Sulistyowati, menyebutkan bahwa, pada akhir 2024 Kota Pekalongan saat itu baru memulai dengan demplot 1,3 hektar. Namun, hasil yang baik membuat perluasan lahan dilakukan cepat.</p>
<p>“Alhamdulillah, dari demplot 1,3 hektar kini sudah mencapai 40 hektar. Total pagu sawah di Kota Pekalongan ada 721 hektar, dan dari jumlah tersebut, terdapat potensi sekitar 95 hektar lahan eks rob di Kelurahan Krapyak dan Degayu yang bisa dimanfaatkan kembali untuk pertanian,” ungkap Lili.</p>
<p>Keberhasilan Pekalongan ini mendapat dukungan penuh dari Balai Besar Pengujian Standar Instrumen Bioteknologi dan Sumber Daya Genetik Pertanian (BRMP Biogen) Kementan Bogor. Kepala BRMP Biogen, Arif Surahman, menjelaskan bahwa, masalah intrusi salin bukan hanya dialami Pekalongan, melainkan juga di banyak wilayah pesisir Indonesia.</p>
<p>&#8220;Secara nasional ada sekitar 400.000 hektar lahan yang terkena intrusi salin. Itu potensi besar untuk mendukung Asta Cita kedua. Dengan teknologi Padi Biosalin I dan II, lahan tersebut bisa kembali produktif,” kata Arif.</p>
<p>Ia menambahkan, varietas Biosalin memiliki produktivitas tinggi, yakni hingga 8,7 ton per hektar untuk Biosalin I dan 9,2 ton per hektar untuk Biosalin II bila sudah adaptif dengan kondisi lahan.</p>
<p>“Di Kota Pekalongan, kami melihat potensi luar biasa karena lahan eks rob yang selama 8 tahun tidak produktif kini bisa ditanami lagi. Dengan dukungan Pemkot dan BI Tegal, hasil awal sudah bagus dan bisa ditingkatkan ke depan,” tegasnya.</p>
<p>Menurutnya, keberhasilan Kota Pekalongan mengubah lahan eks rob menjadi lumbung pangan baru, menjadi inspirasi bagi daerah-daerah lain di sepanjang Pantura. Dari hasil uji coba terbatas, kini lahannya semakin luas dan produktif, memberikan harapan baru bagi masyarakat pesisir yang selama ini terdampak rob.</p>
<p>&#8220;Program ini sekaligus membuktikan bahwa dengan kolaborasi pemerintah, lembaga keuangan, peneliti, dan masyarakat, permasalahan lingkungan bisa diubah menjadi peluang ekonomi dan ketahanan pangan,&#8221; tukasnya.</p>
<p><strong>Nur Muktiadi</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/08/25/kota-pekalongan-jadi-model-replikasi-pemanfaatan-kembali-lahan-eks-rob-2">Kota Pekalongan Jadi Model Replikasi Pemanfaatan Kembali Lahan Eks Rob</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Meski Diterjang Rob, Pekerjaan Saluran di Kota Tegal Tetap Dilanjutkan</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/07/16/meski-diterjang-rob-pekerjaan-saluran-di-kota-tegal-tetap-dilanjutkan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 16 Jul 2025 15:57:14 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Pantura Barat]]></category>
		<category><![CDATA[kota-tegal]]></category>
		<category><![CDATA[paving]]></category>
		<category><![CDATA[rob]]></category>
		<category><![CDATA[Saluran]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=484861</guid>

					<description><![CDATA[<p>TEGAL (SUARABARU.ID) &#8211; Meski sempat dilanda banjir rob, pekerjaan saluran dan peninggian paving tetap dilanjutkan. Pengawas Konsultan Adi Setiawan (30) menyampaikan, lokasi pekerjaan jalan paving dan saluran berada di Jalan Layang Gang Cracas II Kelurahan Tegalsari, Tegal Barat Kota Tegal merupakan rawan rob sehingga terkadang pekerja tidak bisa sehari penuh. &#8220;Saat air pasang, naik (rob) [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/07/16/meski-diterjang-rob-pekerjaan-saluran-di-kota-tegal-tetap-dilanjutkan">Meski Diterjang Rob, Pekerjaan Saluran di Kota Tegal Tetap Dilanjutkan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>TEGAL (SUARABARU.ID)</strong> &#8211; Meski sempat dilanda banjir rob, pekerjaan saluran dan peninggian paving tetap dilanjutkan.</p>
<p>Pengawas Konsultan Adi Setiawan (30) menyampaikan, lokasi pekerjaan jalan paving dan saluran berada di Jalan Layang Gang Cracas II Kelurahan Tegalsari, Tegal Barat Kota Tegal merupakan rawan rob sehingga terkadang pekerja tidak bisa sehari penuh.</p>
<p>&#8220;Saat air pasang, naik (rob) otomatis pekerjaan berhenti sejenak,&#8221; kata Adi saat ditemui di lokasi proyek, Rabu (16/7/2025).</p>
<p>Meterial dan pekerjaan kadang jterlihat masih agak berantakan itu wajar, apalagi saat rob datang. &#8220;Jadi bukan karena asal-asalan tapi memang pekerjaan belum selesai sedang proses,&#8221; terang Adi.</p>
<p>Ketua RW 09 Kelurahan Tegalsari Tegal Barat Kota Tegal, Jayani (58) menuturkan, proyek ini kita ikut mengawasi. &#8220;Kemarin pekerjaan sempat terhenti karena air rob ketinggian hingga sampai menutup pekerjaan dan material yang ada maka berhenti sementara. Pak Lurah sempat mefoto ketinggian air rob,&#8221; terang Jayani.</p>
<p>Proyek pekerjaan saluran dan jalan paving senilai Rp 122.444.000 dimulai 23 Juni 2025-21 Agustus 2025. Pekerjaan tersebut sempat disoal karena saat galian tertutup air rob ada warga luar wilayah sempat terperosok.</p>
<p>Pengerjaannya ditargetkan akan selesai dalam 60 hari kerja. Dimulai sejak 23 Juni 2025-21 Agustus 2025 saat ini sudah mencapai 50 persen.</p>
<p><strong>Sutrisno</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/07/16/meski-diterjang-rob-pekerjaan-saluran-di-kota-tegal-tetap-dilanjutkan">Meski Diterjang Rob, Pekerjaan Saluran di Kota Tegal Tetap Dilanjutkan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tim PKM USM Gandeng BMKG Maritim Sosialisasikan Informasi Rob di Tambakrejo</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/05/21/tim-pkm-usm-gandeng-bmkg-maritim-sosialisasikan-informasi-rob-di-tambakrejo</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 21 May 2025 09:30:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Semarang Raya]]></category>
		<category><![CDATA[Suara USM]]></category>
		<category><![CDATA[BMKG Maritim]]></category>
		<category><![CDATA[Fakultas Teknologi Informasi dan Komunikasi]]></category>
		<category><![CDATA[Ilmu Komunikasi]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Semarang]]></category>
		<category><![CDATA[Pengabdian kepada Masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[pesisir]]></category>
		<category><![CDATA[rob]]></category>
		<category><![CDATA[sosialisasi]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<category><![CDATA[tanjung emas]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Semarang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=475485</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID)&#8211; Tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) dosen Ilmu Komunikasi Fakultas Teknologi Informasi dan Komunikasi (FTIK), Universitas Semarang (USM), bekerja sama dengan BMKG Maritim Kota Semarang, menggelar sosialisasi komunikasi dan informasi banjir rob, bagi masyarakat pesisir Tambakrejo, Kelurahan Tanjung Emas, Semarang, Selasa (20/5/2025). Tim PKM USM terdiri dari Ketua Kharisma Ayu Febriana MIKom, Retno Manuhoro [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/05/21/tim-pkm-usm-gandeng-bmkg-maritim-sosialisasikan-informasi-rob-di-tambakrejo">Tim PKM USM Gandeng BMKG Maritim Sosialisasikan Informasi Rob di Tambakrejo</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)</strong>&#8211; Tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) dosen Ilmu Komunikasi Fakultas Teknologi Informasi dan Komunikasi (FTIK), Universitas Semarang (USM), bekerja sama dengan BMKG Maritim Kota Semarang, menggelar sosialisasi komunikasi dan informasi banjir rob, bagi masyarakat pesisir Tambakrejo, Kelurahan Tanjung Emas, Semarang, Selasa (20/5/2025).</p>
<p>Tim PKM USM terdiri dari Ketua Kharisma Ayu Febriana MIKom, Retno Manuhoro Setyowati MIKom, Ami Saptiyono MIKom dan Dr Gita Aprinta EB MSi. Hadir juga dalam kegiatan ini, perwakilan dari BMKG Maritim Kota Semarang, Ratna Swastikarini SKom dan Wahyu Sri Mulyani SKom.</p>
<p>Menurt Kharisma, kegiatan ini menyasar komunitas ibu-ibu nelayan yang tergabung dalam Pokmaswas Manunggal Bahari, dan diikuti 15 ibu rumah tangga, yang aktif dalam aktivitas keseharian di pesisir.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2025/05/21/ukm-bola-basket-usm-gelar-kejuaraan-3x3-piala-rektor">UKM Bola Basket USM Gelar Kejuaraan 3X3 Piala Rektor</a></strong></p>
<p>Salah satu tujuan kegiatan ini, untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya akses informasi dan komunikasi risiko kebencanaan, khususnya dalam menghadapi banjir rob, yang rutin melanda kawasan itu.</p>
<p>&#8221;Dalam sesi diskusi, para peserta tampak antusias menyampaikan pengalaman dan harapan mereka, terkait kebutuhan informasi yang relevan,&#8221; katanya.</p>
<p>Salah satu peserta, Lia mengungkapkan, keinginan kuat agar selain media digital seperti WhatsApp, juga tersedia media konvensional seperti papan pengumuman, pengeras suara masjid, dan informasi cetak.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2025/05/21/mahasiswa-kkn-usm-latih-warga-rejosari-bikin-paving-block-dari-limbah-plastik">Mahasiswa KKN USM Latih Warga Rejosari Bikin Paving Block dari Limbah Plastik</a></strong></p>
<p>Tujuannya, agar penyebaran informasi lebih mudah dipahami dan merata, terutama oleh kalangan ibu-ibu yang hendak menyelenggarakan hajatan atau mengatur aktivitas harian, seperti menjemur ikan dan beraktivitas di tambak.</p>
<p>&#8221;Informasi dari BMKG kadang kami lihat di grup WA, tapi akan lebih baik kalau ada tulisan atau papan di dekat jalan utama kampung. Biar semua ibu-ibu bisa tahu, kapan air naik,&#8221; ujar Lia.</p>
<p>Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya memperkuat literasi komunikasi bencana di tingkat lokal, tetapi juga menjadi bagian dari pengabdian masyarakat yang mengedepankan pendekatan partisipatif dan berbasis kebutuhan warga.</p>
<p>&#8221;Ke depan, kolaborasi antara akademisi dan institusi teknis seperti BMKG, diharapkan dapat mendorong terciptanya sistim peringatan dini yang lebih inklusif dan responsif, terhadap kebutuhan masyarakat pesisir,&#8221; ungkapnya.</p>
<p><em><strong>Riyan</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/05/21/tim-pkm-usm-gandeng-bmkg-maritim-sosialisasikan-informasi-rob-di-tambakrejo">Tim PKM USM Gandeng BMKG Maritim Sosialisasikan Informasi Rob di Tambakrejo</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>PT PLN Indonesia Power UBP Semarang Bersama Grup Area Jateng-DIY Gelar Rapat Koordinasi</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/01/14/pt-pln-indonesia-power-ubp-semarang-bersama-grup-area-jateng-diy-gelar-rapat-koordinasi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ning Suparningsih]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 14 Jan 2025 13:47:27 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[PT PLN (Persero) UP2B Jateng dan DIY]]></category>
		<category><![CDATA[PT PLN Indonesia Power UBP Semarang]]></category>
		<category><![CDATA[Rapat koordinasi.]]></category>
		<category><![CDATA[rob]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=456226</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID) &#8211; Sebagai salah satu langkah dalam menjaga kehandalan penyediaan energi listrik, PT PLN (Persero) UP2B Jateng dan DIY menyelenggarakan Rapat Koordinasi Operasi dan Penjadwalan ROB 150 Kv Periode Rencana Operasi Bulanan (ROB) Februari 2025. Kegiatan tersebut dilaksanakan bersama dengan Unit Pembangkit PT PLN Indonesia Power (UBP Semarang &#38; UBP Mrica), Pembangkit PT PLN [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/01/14/pt-pln-indonesia-power-ubp-semarang-bersama-grup-area-jateng-diy-gelar-rapat-koordinasi">PT PLN Indonesia Power UBP Semarang Bersama Grup Area Jateng-DIY Gelar Rapat Koordinasi</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (SUARABARU.ID)</strong> &#8211; Sebagai salah satu langkah dalam menjaga kehandalan penyediaan energi listrik, PT PLN (Persero) UP2B Jateng dan DIY menyelenggarakan Rapat Koordinasi Operasi dan Penjadwalan ROB 150 Kv Periode Rencana Operasi Bulanan (ROB) Februari 2025.</p>
<p>Kegiatan tersebut dilaksanakan bersama dengan Unit Pembangkit PT PLN Indonesia Power (UBP Semarang &amp; UBP Mrica), Pembangkit PT PLN Nusantara Power (Pacitan dan Rembang), Pembangkit IPP (S2P Cilacap dan PLTP Geodipa) dan Pembangkit PLN (Tanjung Jati), serta PLN UPP dan UPT Area Jateng dan DIY.</p>
<p>Pada Rapat koordinasi sendiri dibahas mengenai Evaluasi Operasi kelistrikan pada bulan Desember 2024 dan Januari 2025, Diskusi Operasi Wilayah Jawa Tengah dan DIY, Proses pekerjaan Proyek PT PLN (Persero) dan Subholding, progress pekerjaan pembangkit dan pembahasan rencana pekerjaan penyaluran 150 kV Februari 2025.</p>
<p>&#8220;Rapat ROB ini kami laksanakan secara berkala, listrik dapat hadir dengan handal untuk masyarakat dari sinergi seluruh insan ketenagalistrikan yang ada di PT PLN (persero) Grup,&#8221; ungkap Johan Kurniawan, Manajer Operasi PT PLN Indonesia Power UBP Semarang, Selasa (14/1/2025).</p>
<p>&#8220;Dengan kolaborasi tersebut kami harap listrik yang disalurkan semakin meningkat kualitasnya untuk pelayanan kepada seluruh masyarakat Jawa Tengah dan DIY,&#8221; tambah Johan.</p>
<p>Dengan ROB rutin setiap bulan, diharapkan mampu mengoptimalkan potensi, meningkatkan kualitas kolaborasi dalam menjaga energi yang lebih baik, menuju sistem kelistrikan yang aman, andal dan efisien.</p>
<p><em><strong>Ning S</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/01/14/pt-pln-indonesia-power-ubp-semarang-bersama-grup-area-jateng-diy-gelar-rapat-koordinasi">PT PLN Indonesia Power UBP Semarang Bersama Grup Area Jateng-DIY Gelar Rapat Koordinasi</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Atasi Rob,Pemkab Pemalang Anggarkan Rp 15 M</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/05/05/atasi-robpemkab-pemalang-anggarkan-rp-15-m</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Nur Muktiadi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 05 May 2024 01:24:21 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Pantura Barat]]></category>
		<category><![CDATA[anggaran]]></category>
		<category><![CDATA[pemalang]]></category>
		<category><![CDATA[rob]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=412313</guid>

					<description><![CDATA[<p>PEMALANG (SUARABARU.ID) – Permasalahan banjir rob yang terjadi di wilayah Desa Blendung Kecamatan Ulujami, menjadi fokus perhatian pemerintah kabupaten Pemalang. Untuk mengatasi permasalahan rob tersebut, pada tahun 2025 mendatang, Pemkab Pemalang akan menganggarkan Rp 15 miliar. “Pada tahun 2025 kita anggarkan Rp 15 milyar untuk penanganan banjir rob,” ungkap Bupati Pemalang Mansur Hidayat didampingi Kepala [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/05/05/atasi-robpemkab-pemalang-anggarkan-rp-15-m">Atasi Rob,Pemkab Pemalang Anggarkan Rp 15 M</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>PEMALANG (SUARABARU.ID)</strong> – Permasalahan banjir rob yang terjadi di wilayah Desa Blendung Kecamatan Ulujami, menjadi fokus perhatian pemerintah kabupaten Pemalang. Untuk mengatasi permasalahan rob tersebut, pada tahun 2025 mendatang, Pemkab Pemalang akan menganggarkan Rp 15 miliar.</p>
<p>“Pada tahun 2025 kita anggarkan Rp 15 milyar untuk penanganan banjir rob,” ungkap Bupati Pemalang Mansur Hidayat didampingi Kepala Pelaksana BPBD Pemalang, Andri Adi, saat meninjau kondisi banjir rob di Desa Blendung, Sabtu (4/5/2024).</p>
<p>Menurutnya, anggaran tersebut nantinya akan digunakan untuk menangani permasalahan rob dengan mengutamakan kebutuhan atau penanggulangan prioritas. “Minimal yang urgent dulu lah, kalau yang bendung (tanggul) itu Pemerintah Pusat,” ujar Mansur.</p>
<p><strong>Nur Muktiadi</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/05/05/atasi-robpemkab-pemalang-anggarkan-rp-15-m">Atasi Rob,Pemkab Pemalang Anggarkan Rp 15 M</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Awas, Rob Tinggi di Sayung Pantura Semarang-Demak</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/05/01/awas-rob-tinggi-di-sayung-pantura-semarang-demak</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R Widiyartono]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 01 May 2024 03:39:52 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita utama]]></category>
		<category><![CDATA[Demak]]></category>
		<category><![CDATA[macet]]></category>
		<category><![CDATA[pantura]]></category>
		<category><![CDATA[rob]]></category>
		<category><![CDATA[semarang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=411765</guid>

					<description><![CDATA[<p>DEMAK (SUARABARU.ID) &#8211; Rob kembali menggenangi Jalur Pantai Utara (Pantura) Semarang-Demak, di Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak memasuk awal bulan Mei 2024. Masih seperti biasanya, titik rob paling baru berada di depan PT HIT (Polytron), di Pantura Sayung, Demak, sepanjang sekira 500 meter. Kondisi paling parah terjadi untuk arah dari Semarang (Barat) ke Demak (Timur). Untuk [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/05/01/awas-rob-tinggi-di-sayung-pantura-semarang-demak">Awas, Rob Tinggi di Sayung Pantura Semarang-Demak</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>DEMAK (SUARABARU.ID) &#8211;</strong> Rob kembali menggenangi Jalur Pantai Utara (Pantura) Semarang-Demak, di Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak memasuk awal bulan Mei 2024.</p>
<p>Masih seperti biasanya, titik rob paling baru berada di depan PT HIT (Polytron), di Pantura Sayung, Demak, sepanjang sekira 500 meter.</p>
<p>Kondisi paling parah terjadi untuk arah dari Semarang (Barat) ke Demak (Timur).</p>
<p>Untuk arah sebaliknya cenderung sedikit air rob yang menumpahi jalan raya.</p>
<p>Kedalaman rob bisa mencapai setengah roda kendaraan roda empat.</p>
<p>Seperti yang terjadi pada Selasa 30 April 2024 sore, di mana rob membuat kendaraan harus mengambil lajur paling kanan untuk menghindari kedalaman rob.</p>
<p>Pantauan di lapangan, rob tersebut membuat kemacetan panjang dari arah Barat hingga Kaligawe, Semarang.</p>
<p>Adapun arah sebaliknya, mencapai bundaran Onggorawe, Demak atau mengekor beberapa kilometer.</p>
<p>&#8220;Sore hari rob akan naik, biasanya bertahan hingga malam hari pada awal bulan,&#8221; kata Azmi, pengendara yang rutin melewati jalur tersebut.</p>
<p>Kepadatan jalur Pantura Semarang-Demak yang juga didominasi truk-truk besar, kata dia, beresiko membuat kemacetan lebih sering dan panjang.</p>
<p>Rob dipredikisi masih akan bertahan beberapa hari, dan mulai naik setiap sore hingga malam hari</p>
<p>Pengendara bisa menghindari jalur tersebut untuk menghindari kemacetan, melalui jalur-jalur alternatif.</p>
<p>Di antaranya Semarang-Mranggen, atau Semarang-Genuk-Karangroto-Onggorawe-Demak.</p>
<p><strong>Diaz Aza</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/05/01/awas-rob-tinggi-di-sayung-pantura-semarang-demak">Awas, Rob Tinggi di Sayung Pantura Semarang-Demak</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
<div style="position:absolute; left:-9999px; top:-9999px;">
<a href="https://thedramaparadise.com/">https://thedramaparadise.com/</a>
<a href="https://villamadridbrownsville.com/">https://villamadridbrownsville.com/</a>
<a href="https://gamesvega.com/">https://gamesvega.com/</a>
<a href="https://bhpi.org/">https://bhpi.org/</a>
<a href="https://ayahqq.com">https://ayahqq.com</a>
<a href="https://klik66.com">https://klik66.com</a>

<a href="https://globelegislators.org">https://globelegislators.org</a>
<a href="https://controlesocial.cg.df.gov.br/">https://controlesocial.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/">https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://www.aux.com.sg/">https://www.aux.com.sg/</a>
<a href="https://global-edu.uz/">https://global-edu.uz/</a>
<a href="https://chessellpotterycafe.co.uk/menu">https://chessellpotterycafe.co.uk/menu</a>
<a href="http://ipcr.gov.ng/">http://ipcr.gov.ng/</a>
<a href="https://globelegislators.org/about-us/">https://globelegislators.org/about-us/</a>
<a href="https://globelegislators.org/biodiversity/">https://globelegislators.org/biodiversity/</a>
<a href="https://global-edu.uz/ru/">https://global-edu.uz/ru/</a>

<a href="https://maya.perhutani.co.id/">Slot Thailand</a>
<a href="https://simako.perhutani.co.id/">Slot Gacor</a>
<a href="https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/">https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/</a>
<a href="https://www.topkarir.com/tentang-kami/">Slot Gacor Thailand</a>

<a href="https://id.pandamgadang.com/">https://id.pandamgadang.com/</a>
<a href="https://cheersport.at/about-us/">https://cheersport.at/about-us/</a>
<a href="https://www.sna.org.ar">https://www.sna.org.ar</a>
<a href="https://tourism.perlis.gov.my/">https://tourism.perlis.gov.my/</a>
<a href="https://ppg.fkip.unisri.ac.id/">https://ppg.fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://feednplay.dei.uc.pt/">https://feednplay.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://fkip.unisri.ac.id/">https://fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fh.unisri.ac.id/">https://fh.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://map.fisip.unisri.ac.id/">https://map.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://inspira.dei.uc.pt/">https://inspira.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://an.fisip.unisri.ac.id/">https://an.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fisip.unisri.ac.id/">https://fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://hi.fisip.unisri.ac.id/">https://hi.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://ebooks.uinsyahada.ac.id/">https://ebooks.uinsyahada.ac.id/</a>
<a href="https://cultura.userena.cl/">https://cultura.userena.cl/</a>
<a href="https://middlepassage.dei.uc.pt/">https://middlepassage.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://discurso.userena.cl/">https://discurso.userena.cl/</a>
<a href="https://ictess.unisri.ac.id/">https://ictess.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://aku.ac.id">https://aku.ac.id</a>

<a href="https://hifisipunisri.us.com/">slot gacor</a>
<a href="https://cheersport.sa.com/">slot gacor</a>
<a href="https://pkvgames.gr.com/">pkv games</a>

<a href="https://pioneer.schooloftomorrow.ph/">https://pioneer.schooloftomorrow.ph/</a>
<a href="https://wpsotp.schooloftomorrow.ph/">mpo slot</a>
<a href="https://stem-md.swu.bg/">https://stem-md.swu.bg/</a>
<a href="https://greenstem.swu.bg/">mpo</a>

<a href="https://cheersport.at/doc/pkv-games/">https://cheersport.at/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/">https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/</a>

<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/">https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/</a>

<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/</a>

<a href="https://uniestate.com/pkv-games/">https://uniestate.com/pkv-games/</a>
<a href="https://uniestate.com/bandarqq/">https://uniestate.com/bandarqq/</a>
<a href="https://uniestate.com/qiuqiu/">https://uniestate.com/qiuqiu/</a>

<a href="https://pojoktim.com/public/pkv-games/">https://pojoktim.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/bandarqq/">https://pojoktim.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/dominoqq/">https://pojoktim.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/">https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/">https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/">https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/</a>

<a href="https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/">https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/">https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/">https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/</a>

<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/</a>

<a href="https://graceconference.com/public/pkv-games/">https://graceconference.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/bandarqq/">https://graceconference.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/dominoqq/">https://graceconference.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/</a>

<a href="https://pksoganilir.com/pkv-games/">https://pksoganilir.com/pkv-games/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/bandarqq/">https://pksoganilir.com/bandarqq/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/dominoqq/">https://pksoganilir.com/dominoqq/</a>

<a href="https://bhor.gov.pg/pkv-games/">https://bhor.gov.pg/pkv-games/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/bandarqq/">https://bhor.gov.pg/bandarqq/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/dominoqq/">https://bhor.gov.pg/dominoqq/</a>

<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/</a>

<a href="https://legacy.wespa.org/pkv-games/">https://legacy.wespa.org/pkv-games/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/bandarqq/">https://legacy.wespa.org/bandarqq/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/dominoqq/">https://legacy.wespa.org/dominoqq/</a>

<a href="https://ac-group.hr/chip/pkv-games/">https://ac-group.hr/chip/pkv-games/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/bandarqq/">https://ac-group.hr/chip/bandarqq/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/dominoqq/">https://ac-group.hr/chip/dominoqq/</a>
</div>