<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Revitalisasi Archives - SuaraBaru.id</title>
	<atom:link href="https://suarabaru.id/tag/revitalisasi/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<description>Media Online Tajam dan Berimbang</description>
	<lastBuildDate>Thu, 09 Oct 2025 00:38:15 +0000</lastBuildDate>
	<language>id-ID</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=5.9.13</generator>

<image>
	<url>https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2018/06/cropped-logofooter-32x32.png</url>
	<title>Revitalisasi Archives - SuaraBaru.id</title>
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>PKB Minta Bupati Kudus Alokasikan Dana APBD untuk Revitalisasi Pesantren Tua</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/10/09/pkb-minta-bupati-kudus-alokasikan-dana-apbd-untuk-revitalisasi-pesantren-tua</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 09 Oct 2025 00:37:19 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Berita utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Kudus]]></category>
		<category><![CDATA[al-khoziny]]></category>
		<category><![CDATA[audit pesantren]]></category>
		<category><![CDATA[Bupati Kudus Sam’ani Intakoris]]></category>
		<category><![CDATA[dpc pkb kudus]]></category>
		<category><![CDATA[dprd kudus]]></category>
		<category><![CDATA[fasilitasi pesantren]]></category>
		<category><![CDATA[instruksi presiden Prabowo]]></category>
		<category><![CDATA[kudus]]></category>
		<category><![CDATA[mukhasiron]]></category>
		<category><![CDATA[Mukhasiron PKB Kudus]]></category>
		<category><![CDATA[pesantren]]></category>
		<category><![CDATA[pesantren tua Kudus]]></category>
		<category><![CDATA[Revitalisasi]]></category>
		<category><![CDATA[Revitalisasi Pesantren]]></category>
		<category><![CDATA[RPJMD Kudus 2025]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=500521</guid>

					<description><![CDATA[<p>KUDUS (SUARABARU.ID) – Ketua DPC PKB Kudus sekaligus Wakil Ketua DPRD Kudus, H. Mukhasiron, menyatakan dukungan penuh terhadap instruksi Presiden RI Prabowo Subianto yang meminta dilakukannya audit bangunan pesantren di seluruh Indonesia. Langkah tersebut dinilai penting untuk mencegah terulangnya tragedi ambruknya bangunan seperti yang terjadi di Pondok Pesantren Al-Khoziny, Sidoarjo, beberapa waktu lalu. Mukhasiron menilai, [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/10/09/pkb-minta-bupati-kudus-alokasikan-dana-apbd-untuk-revitalisasi-pesantren-tua">PKB Minta Bupati Kudus Alokasikan Dana APBD untuk Revitalisasi Pesantren Tua</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KUDUS (SUARABARU.ID)</strong> – Ketua DPC PKB Kudus sekaligus Wakil Ketua DPRD Kudus, H. Mukhasiron, menyatakan dukungan penuh terhadap instruksi Presiden RI Prabowo Subianto yang meminta dilakukannya audit bangunan pesantren di seluruh Indonesia.</p>
<p>Langkah tersebut dinilai penting untuk mencegah terulangnya tragedi ambruknya bangunan seperti yang terjadi di Pondok Pesantren Al-Khoziny, Sidoarjo, beberapa waktu lalu.</p>
<p>Mukhasiron menilai, banyak pesantren di Kudus yang sudah berusia tua dan berpotensi membahayakan keselamatan para santri. Karena itu, ia mendorong agar Pemerintah Daerah turut mengalokasikan anggaran untuk melakukan revitalisasi dan perbaikan bangunan pesantren yang sudah tidak layak.</p>
<p>“Di Kudus banyak sekali gedung pesantren yang berusia puluhan hingga lebih dari seratus tahun. Instruksi Presiden untuk melakukan audit bangunan ini menjadi angin segar bagi dunia pesantren, khususnya di Kudus,” ujar Mukhasiron, Kamis (9/10/2025).</p>
<p>Menurutnya, langkah audit yang diinstruksikan Presiden akan dilaksanakan oleh Kementerian Agama bersama Kementerian PUPR. Pemerintah juga akan mewajibkan pesantren untuk mengurus Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) guna memastikan seluruh bangunan memenuhi standar keamanan—tanpa biaya tambahan bagi pengelola pesantren.</p>
<p>Selain itu, Mukhasiron menegaskan perlunya evaluasi ketat terhadap pendirian pesantren baru, terutama dalam hal perizinan dan kelayakan bangunan. Pemerintah juga diharapkan memberikan bantuan teknis dan konsultasi bagi pesantren yang membutuhkan pendampingan dalam pengurusan perizinan.</p>
<p>“Kami di DPRD Kudus akan ikut mengawal agar instruksi Presiden ini benar-benar terealisasi di tingkat daerah. Kami juga akan mendorong Pemkab Kudus untuk menyiapkan anggaran fasilitasi audit serta untuk merevitalisasi bangunan pesantren yang sudah tua,” tegasnya.</p>
<p>Mukhasiron menambahkan, Kudus sudah memiliki Peraturan Daerah tentang Fasilitasi Pesantren, dan kebijakan tersebut juga masuk dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2030.</p>
<p>“Fasilitasi pesantren merupakan bagian dari visi-misi Bupati Kudus Sam’ani Intakoris yang sudah tercantum dalam RPJMD Kabupaten Kudus 2025–2030,” jelasnya.</p>
<p>Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah pesantren di Kabupaten Kudus saat ini mencapai 113 lembaga, dengan total 23.548 santri yang tersebar di sembilan kecamatan.</p>
<p><strong>Ali Bustomi</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/10/09/pkb-minta-bupati-kudus-alokasikan-dana-apbd-untuk-revitalisasi-pesantren-tua">PKB Minta Bupati Kudus Alokasikan Dana APBD untuk Revitalisasi Pesantren Tua</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tim PKM Polimarin Lakukan Praktik Pembuatan Kompos dan Ecoenzyme di RW 03 Kelurahan Genuk Ungaran Barat</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/10/06/tim-pkm-polimarin-lakukan-praktik-pembuatan-kompos-dan-ecoenzyme-di-rw-03-kelurahan-genuk-ungaran-barat</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 06 Oct 2025 01:18:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Semarang Raya]]></category>
		<category><![CDATA[Edukasi]]></category>
		<category><![CDATA[implementasi]]></category>
		<category><![CDATA[Pengabdian kepada Masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[Polimarin Semarang]]></category>
		<category><![CDATA[Politeknik Maritim Negeri Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Revitalisasi]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<category><![CDATA[Teknologi Tepat Guna]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=499859</guid>

					<description><![CDATA[<p>UNGARAN (SUARABARU.ID)&#8211; Sebanyak 30 orang yang tergabung dalam Tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Politeknik Maritim Negeri Indonesia (Polimarin) Semarang, belum lama ini melaksanakan kegiatan bertema &#8216;Revitalisasi Lingkungan melalui Edukasi dan Implementasi Teknologi Tepat Guna Pengelolaan Sampah secara Mandiri Berkelanjutan&#8217;. Hadir dalam kegiatan yang digelar di RW III Kelurahan Genuk, Ungaran Barat, Kabupaten Semarang itu, Ketua [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/10/06/tim-pkm-polimarin-lakukan-praktik-pembuatan-kompos-dan-ecoenzyme-di-rw-03-kelurahan-genuk-ungaran-barat">Tim PKM Polimarin Lakukan Praktik Pembuatan Kompos dan Ecoenzyme di RW 03 Kelurahan Genuk Ungaran Barat</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>UNGARAN (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)</strong>&#8211; Sebanyak 30 orang yang tergabung dalam Tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Politeknik Maritim Negeri Indonesia (Polimarin) Semarang, belum lama ini melaksanakan kegiatan bertema &#8216;Revitalisasi Lingkungan melalui Edukasi dan Implementasi Teknologi Tepat Guna Pengelolaan Sampah secara Mandiri Berkelanjutan&#8217;.</p>
<p>Hadir dalam kegiatan yang digelar di RW III Kelurahan Genuk, Ungaran Barat, Kabupaten Semarang itu, Ketua RW III Mochammad Arifin SPdI MPd, bersama perwakilan warga dan anggota Karang Taruna RW III, Kelurahan Genuk.</p>
<p>Sedangkan tim PKM Polimarin terdiri dari Ketua Heri Kiswanto MSc, anggota Ngatmin MSi, Khoirotun Nafillah MSc, Purwanto MSc, dan Lia Retian Asfirah M MTr. Kegiatan ini juga melibatkan Taruna Polimarin, yang berperan aktif membantu dalam persiapan alat, pendampingan peserta, serta dokumentasi selama kegiatan berlangsung.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2025/10/06/mas-damar-ajak-pelajar-kota-magelang-bijak-pakai-medsos-dan-cegah-bullying">Mas Damar Ajak Pelajar Kota Magelang Bijak Pakai Medsos dan Cegah Bullying</a></strong></p>
<p>Pada kesempatan itu, dilakukan serah terima alat pengolahan sampah dari PKM Polimarin, kepada Ketua RW III. Alat-alat itu berupa komposter, tempat sampah, meja daur ulang serta bahan baku pembuatan kompos dan ecoenzyme.</p>
<p>&#8221;Bantuan sejumlah alat pengolahan sampah itu, sebagai wujud dukungan terhadap pengelolaan sampah mandiri dan berkelanjutan, di lingkungan masyarakat,&#8221; kata Heri Kiswanto.</p>
<p>Dalam pelatihan itu, tim PKM juga memberikan materi dan praktik langsung pembuatan kompos dan ecoenzyme, dari sampah organik rumah tangga. Selain itu juga, pelatihan pengolahan sampah plastik, menjadi produk bernilai guna.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2025/10/06/masjid-jami-wali-blitung-rembang-era-brawijaya-masjid-bersejarah">Jejak Islam Era Brawijaya, Masjid Jami’ Wali Blitung Rembang Ditetapkan Jadi Masjid Bersejarah</a></strong></p>
<p>Disampaikan juga, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan keterampilan masyarakat, dalam mengelola sampah secara mandiri. Sehingga dapat mengurangi volume sampah rumah tangga, sekaligus menghasilkan barang bernilai guna dari limbah.</p>
<p>&#8221;Kami berharap, kegiatan ini dapat menjadi langkah awal bagi warga untuk membentuk sistim pengelolaan sampah terpadu berbasis komunitas,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Seperti diketahui, kegiatan PKM ini didanai hibah dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, melalui skema Pengabdian Kepada Masyarakat Tahun 2025.</p>
<p><em><strong>Riyan</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/10/06/tim-pkm-polimarin-lakukan-praktik-pembuatan-kompos-dan-ecoenzyme-di-rw-03-kelurahan-genuk-ungaran-barat">Tim PKM Polimarin Lakukan Praktik Pembuatan Kompos dan Ecoenzyme di RW 03 Kelurahan Genuk Ungaran Barat</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Daop 4 Semarang Revitalisasi Tahap Pertama Stasiun Semarang Tawang Bank Jateng </title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/05/23/daop-4-semarang-revitalisasi-tahap-pertama-stasiun-semarang-tawang-bank-jateng</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ning Suparningsih]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 23 May 2025 11:42:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daop 4 Semarang]]></category>
		<category><![CDATA[Revitalisasi]]></category>
		<category><![CDATA[Stasiun Semarang Tawang Bank Jateng]]></category>
		<category><![CDATA[Tahap Pertama]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=475869</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID) &#8211; PT Kereta Api Indonesia Daop 4 Semarang resmi memulai pekerjaan revitalisasi tahap pertama Stasiun Semarang Tawang Bank Jateng yang akan berlangsung selama 240 hari, sejak 5 Mei hingga 30 Desember 2025. Pekerjaan ini merupakan bagian dari komitmen KAI dalam memberikan pelayanan yang lebih nyaman kepada para pelanggan kereta api, khususnya yang menggunakan [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/05/23/daop-4-semarang-revitalisasi-tahap-pertama-stasiun-semarang-tawang-bank-jateng">Daop 4 Semarang Revitalisasi Tahap Pertama Stasiun Semarang Tawang Bank Jateng </a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (SUARABARU.ID) &#8211;</strong> PT Kereta Api Indonesia Daop 4 Semarang resmi memulai pekerjaan revitalisasi tahap pertama Stasiun Semarang Tawang Bank Jateng yang akan berlangsung selama 240 hari, sejak 5 Mei hingga 30 Desember 2025.</p>
<p>Pekerjaan ini merupakan bagian dari komitmen KAI dalam memberikan pelayanan yang lebih nyaman kepada para pelanggan kereta api, khususnya yang menggunakan layanan di stasiun bersejarah ini.</p>
<p>Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Franoto Wibowo, menyampaikan, revitalisasi ini mencakup berbagai aspek penting stasiun guna mendukung kelancaran dan kenyamanan pelayanan.</p>
<p>“Kami menyampaikan permohonan maaf kepada para pelanggan atas potensi gangguan kenyamanan selama proses revitalisasi berlangsung. Namun, hasil dari pembangunan ini nantinya akan memberikan pengalaman yang jauh lebih baik bagi pengguna jasa KAI,” ujar Franoto, Jumat (23/5/2025).</p>
<p><strong>Ruang Lingkup Revitalisasi Tahap Pertama</strong></p>
<p>Adapun ruang lingkup pekerjaan revitalisasi tahap pertama ini meliputi beberapa elemen utama:</p>
<p>1. Pekerjaan Ruang Tunggu Luxury. Area ruang tunggu akan ditata ulang dengan konsep modern yang tetap mengedepankan estetika bangunan heritage untuk meningkatkan kenyamanan pelanggan.</p>
<p>2. Pekerjaan Ruang VIP. Ruang VIP akan direnovasi dengan desain interior yang lebih elegan dan eksklusif bagi pelanggan dan tamu khusus. Hal ini diharapkan menjadi wajah baru keramahan stasiun dalam menyambut pelanggan.</p>
<p>3. Pekerjaan Hall Room. Hall utama stasiun akan ditata tanpa mengurangi kelancaran arus lalu lintas penumpang. Selain itu, pencahayaan dan ventilasi alami akan ditingkatkan demi menciptakan suasana yang lebih lapang dan bersahabat.</p>
<p>4. Pekerjaan Selasar dan Drainase. Revitalisasi juga mencakup peningkatan kualitas selasar dan sistem drainase guna mengatasi potensi genangan saat musim hujan. Hal ini penting untuk menjaga kenyamanan dan keselamatan penumpang selama berada di area stasiun, terutama pada jam sibuk dan saat cuaca ekstrem.</p>
<p><strong>Komitmen pada Pelestarian Nilai Historis</strong></p>
<p>Revitalisasi ini merupakan tahap awal dari rencana pengembalian Stasiun Semarang Tawang Bank Jateng ke fasad-nya yang asli. Dalam tahap lanjutan, KAI Daop 4 Semarang akan melibatkan ahli cagar budaya untuk memastikan proses renovasi tidak menghilangkan nilai historis dari bangunan yang telah menjadi ikon Kota Semarang ini.</p>
<p>Melalui revitalisasi ini, diharapkan dapat menghadirkan wajah baru pelayanan yang lebih humanis dan berorientasi pada kenyamanan pelanggan, tanpa mengesampingkan nilai-nilai budaya dan sejarah stasiun. KAI Daop 4 Semarang akan terus berinovasi dalam menciptakan layanan transportasi yang aman, nyaman, dan berkelanjutan.</p>
<p><em><strong>Ning S</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/05/23/daop-4-semarang-revitalisasi-tahap-pertama-stasiun-semarang-tawang-bank-jateng">Daop 4 Semarang Revitalisasi Tahap Pertama Stasiun Semarang Tawang Bank Jateng </a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pemkot Pekalongan Anggarkan Rp 7,3 M untuk Revitalisasi Jalan Imam Bonjol dan Diponegoro</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/01/16/pemkot-pekalongan-anggarkan-rp-73-m-untuk-revitalisasi-jalan-imam-bonjol-dan-diponegoro</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 16 Jan 2025 14:48:15 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Pantura Barat]]></category>
		<category><![CDATA[jalan]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot pekalongan]]></category>
		<category><![CDATA[Revitalisasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=456584</guid>

					<description><![CDATA[<p>KOTA PEKALONGAN (SUARABARU.ID) &#8211; Jalan Imam Bonjol dan Jalan Diponegoro Kota Pekalongan akan dilakukan revitalisasi pada 2025. Pada tahun ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Pekalongan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) setempat telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 7,3 Miliar untuk perbaikan kedua jalan tersebut. Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/01/16/pemkot-pekalongan-anggarkan-rp-73-m-untuk-revitalisasi-jalan-imam-bonjol-dan-diponegoro">Pemkot Pekalongan Anggarkan Rp 7,3 M untuk Revitalisasi Jalan Imam Bonjol dan Diponegoro</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA PEKALONGAN (SUARABARU.ID)</strong> &#8211; Jalan Imam Bonjol dan Jalan Diponegoro Kota Pekalongan akan dilakukan revitalisasi pada 2025. Pada tahun ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Pekalongan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) setempat telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 7,3 Miliar untuk perbaikan kedua jalan tersebut.</p>
<p>Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Pekalongan, Bambang Sugiarto saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (16/1/2025).</p>
<p>Menurutnya, revitalisasi kedua jalan tersebut dilakukan mengingat kondisi ruas jalan yang banyak berlubang dan bergelombang, sehingga mengganggu kenyamanan pengguna jalan.</p>
<p>&#8220;Alhamdulillah pada Tahun 2025 ini, Pemerintah Kota Pekalongan melalui DPUPR sudah menganggarkan peningkatan Jalan Imam Bonjol dan Jalan Diponegoro. Untuk jalan Iman Bonjol sekitar Rp 2,5 Miliar dan jalan Diponegoro itu anggarannya sekitar Rp 4,8 Miliar. Saat ini masih proses perencanaan dan mudah-mudahan bisa segera diproses pengadaannya baik melalui e-katalogue maupun tender,&#8221; terangnya.</p>
<p>Dikatakan Bambang, bahwa sebelum pengadaan, pihaknya sudah membuat timeline nya, dan ditargetkan usai lebaran peningkatan kedua jalan tersebut bisa dikerjakan fisiknya. Ia menyebut, sebelum di serahkan ke Pemkot Pekalongan, jalan Iman Bonjol dan Diponegoro merupakan kewenangan Pemprov Jawa Tengah. Oleh karena itu, pihaknya perlu waktu untuk mengalokasikan anggaran terkait dengan rekonstruksi jalan tersebut.</p>
<p>“Kalau e-katalog itu bisa lebih cepat, tapi kalau tender butuh waktu sekitar 30 – 35 hari,” tegasnya.</p>
<p>Lanjut Bambang menambahkan, ntuk mempercepat pelaksanaan dan karena keterbatasan anggaran, pihaknya memilih konstruksi jenis aspal karena lebih cepat daripada pekerjaan fisik dengan beton.</p>
<p>“Memang jalan situ kan trafficnya lumayan padat, sehingga nanti harapannya kalau aspal itu lebih cepat pelaksanaannya tidak terlalu banyak mengganggu aktivitas pengguna jalan,” ujarnya.</p>
<p>Dia menambahkan, ketika dilakukan pengaspalan, maka artinya tidak terlalu tinggi hanya dibuat dua lapis nantinya. Dimana, yang pertama lapis bawah itu namanya Asphalt Concrete Binder Course (AC-BC) 6 cm dan yang paling atas Asphalt Concrete Wearing Cost (AC-WC) 4 cm, sehingga total ketinggian sekitar 10 cm.</p>
<p>“Seluruh ruas Jalan Diponegoro sampai Jalan Imam Bonjol akan tertangani, namun masih menyisakan bahu jalan agar peresapan air masih bisa berfungsi. Adanya perbaikan Jalan Imam Bonjol dan Diponegoro, mudah-mudahan bisa meningkatkan perekonomian di Kota Pekalongan. Pasalnya, di kedua ruas jalan tersebut, terdapat banyak gerai makanan, apotek, minimarket, perbankan, hotel dan sebagainya,” pungkasnya.</p>
<p><strong>Nur Muktiadi</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/01/16/pemkot-pekalongan-anggarkan-rp-73-m-untuk-revitalisasi-jalan-imam-bonjol-dan-diponegoro">Pemkot Pekalongan Anggarkan Rp 7,3 M untuk Revitalisasi Jalan Imam Bonjol dan Diponegoro</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>KUA Revitalisasi Kini Dilengkapi Collaboration &#038; Tolerance Center</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/01/09/kua-revitalisasi-kini-dilengkapi-collaboration-tolerance-center</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 09 Jan 2025 08:20:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Semarang Raya]]></category>
		<category><![CDATA[Collaboration]]></category>
		<category><![CDATA[Hari Amal Bakti]]></category>
		<category><![CDATA[jawa tengah]]></category>
		<category><![CDATA[Kantor Wilayah]]></category>
		<category><![CDATA[kementerian agama]]></category>
		<category><![CDATA[KUA]]></category>
		<category><![CDATA[Revitalisasi]]></category>
		<category><![CDATA[Simbolis]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<category><![CDATA[Tolerance Center]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=455556</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID)– Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah, secara resmi meluncurkan Collaboration &#38; Tolerance Center (CTC), di 35 KUA Revitalisasi se-Jateng. Program CTC itu, seperti dikutip dari laman resmi Kemenag Jateng, secara simbolis diperkenalkan saat tasyakuran Hari Amal Bakti (HAB) ke-79, yang digelar di Auditorium Majeng, Kanwil Kemenag Jateng, Rabu (8/1/2025). Acara peluncuran CTC [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/01/09/kua-revitalisasi-kini-dilengkapi-collaboration-tolerance-center">KUA Revitalisasi Kini Dilengkapi Collaboration &#038; Tolerance Center</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)</strong>– Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah, secara resmi meluncurkan Collaboration &amp; Tolerance Center (CTC), di 35 KUA Revitalisasi se-Jateng.</p>
<p>Program CTC itu, seperti dikutip dari laman resmi Kemenag Jateng, secara simbolis diperkenalkan saat tasyakuran Hari Amal Bakti (HAB) ke-79, yang digelar di Auditorium Majeng, Kanwil Kemenag Jateng, Rabu (8/1/2025).</p>
<p>Acara peluncuran CTC dilakukan Direktur Bina Haji Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag RI Musta’in Ahmad, Kakanwil Kemenag Jateng Saiful Mujab, Kepala Bagian Tata Usaha Wahid Arbani, dan Kepala Bidang Urusan Agama Islam Akhmad Farkhan, dengan menyentuh layar (touch screen).</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2025/01/09/peringati-hut-ke-74-penerangan-kodam-iv-diponegoro-gelar-donor-darah">Peringati HUT Ke-74, Penerangan Kodam IV/Diponegoro Gelar Donor Darah</a></strong></p>
<p>Turut hadir pula, Direktur Politeknik Maritim Negeri Indonesia, Dekan Fakultas Ekonomi &amp; Bisnis Islam UIN Salatiga, sejumlah Kepala Bidang dan Pembimas Kanwil Kemenag Jateng, Ketua DWP beserta pengurus, sekaligus keluarga besar Kemenag Jateng.</p>
<p>&#8221;Melalui CTC, kami ingin mendorong terciptanya kerja sama yang solid, antara lembaga agama, pemerintah, akademisi, dan pelaku usaha, untuk memperkuat toleransi dan meningkatkan kualitas kehidupan beragama di Indonesia,&#8221; tutur Musta’in Ahmad, yang juga merupakan penggerak program ini, ketika dirinya menjadi Kakanwil Kemenag Jateng.</p>
<p>Disampaikan juga, program ini akan dilanjutkan dibawah kepemimpinan Kakanwil Kemenag Jateng yang baru, Saiful Mujab. &#8221;KUA dapat berkembang menjadi pusat dialog antarumat beragama. Sekaligus menjadi wadah kolaborasi bagi berbagai pihak, dalam rangka memajukan kehidupan sosial yang harmonis dan toleran,&#8221; imbuhnya.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2025/01/09/setyo-sukarno-imron-rizkyarno-ditetapkan-jadi-bupati-wakil-bupati-2025-2030">Setyo Sukarno-Imron Rizkyarno, Ditetapkan Jadi Bupati-Wakil Bupati 2025-2030</a></strong></p>
<p>Diharapkan Musta&#8217;in, KUA tidak hanya berfungsi sebagai lembaga administratif pernikahan saja. Tetapi juga sebagai pusat pembinaan dan edukasi kerukunan antarumat beragama di seluruh Indonesia.</p>
<p>&#8221;KUA dengan dukungan CTC, diharapkan dapat memainkan peran yang lebih besar dalam memasilitasi dialog antarumat beragama, serta mendukung pemberdayaan ekonomi berbasis keberagaman,&#8221; tukas dia.</p>
<p><em><strong>Riyan</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/01/09/kua-revitalisasi-kini-dilengkapi-collaboration-tolerance-center">KUA Revitalisasi Kini Dilengkapi Collaboration &#038; Tolerance Center</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>KKP Berencana Revitalisasi Tambak ‘Nganggur’ di Jateng Seluas 15 Ribu Hektar</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/12/31/kkp-berencana-revitalisasi-tambak-nganggur-di-jateng-seluas-15-ribu-hektar</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R Widiyartono]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 31 Dec 2024 10:50:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Berita utama]]></category>
		<category><![CDATA[jawa tengah]]></category>
		<category><![CDATA[kkp]]></category>
		<category><![CDATA[Revitalisasi]]></category>
		<category><![CDATA[Sakti Wahyu Trenggono]]></category>
		<category><![CDATA[tambak]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=454425</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG &#8211; Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Sakti Wahyu Trenggono, mengutarakan kementeriannya berencana merevitalisasi lahan tambak idle atau tidak produktif/menganggur di sepanjang Pantai Utara (Pantura) Jawa pada 2025-2027 seluas 78.550 ha, termasuk Jawa Tengah. “Itu dari Pantura mulai Pandeglang (Banten)-Banyuwangi (Jawa Timur) termasuk Jawa Tengah,” kata dia dalam Rapat Koordinasi Terbatas Bidang Pangan Provinsi Jateng 2024, yang [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/12/31/kkp-berencana-revitalisasi-tambak-nganggur-di-jateng-seluas-15-ribu-hektar">KKP Berencana Revitalisasi Tambak ‘Nganggur’ di Jateng Seluas 15 Ribu Hektar</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG &#8211; </strong>Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Sakti Wahyu Trenggono, mengutarakan kementeriannya berencana merevitalisasi lahan tambak <em>idle </em>atau tidak produktif/menganggur di sepanjang Pantai Utara (Pantura) Jawa pada 2025-2027 seluas 78.550 ha, termasuk Jawa Tengah.</p>
<p>“Itu dari Pantura mulai Pandeglang (Banten)-Banyuwangi (Jawa Timur) termasuk Jawa Tengah,” kata dia dalam Rapat Koordinasi Terbatas Bidang Pangan Provinsi Jateng 2024, yang dipimpin oleh Kementerian Koordinator Bidang Pangan RI Zulkifli Hasan, di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Kota Semarang, Selasa, 31 Desember 2024.</p>
<p>Rapat tersebut juga diikuti kementerian/lembaga di bawah Kemenko Bidang Pangan, organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, dan bupati/wali kota se-Jawa Tengah.</p>
<p>Khusus di Jawa Tengah, kata dia, revitalisasi lahan tambak <em>idle </em>terdapat di 11 kabupaten/kota,  dengan luas 15.110 Ha, seperti Kabupaten Demak, Pati, dan lainnya.</p>
<p>Pada rencana pelaksanaan teknisnya, Wahyu bilang, jenis ikan yang dinilai cocok dibudidayakan di wilayah tambak Pantura itu yakni tilapia.</p>
<p>Dengan optimalisasi lahan tambak menganggur di Pantura itu, dia menarget produksi 4 juta ton per tahun secara keseluruhan.</p>
<p>“Target produksinya sekira 4 juta ton setiap tahun,” kata dia.</p>
<p>Produksi perikanan di Jawa Tengah, kata Wahyu, mencapai 847 ribu ton per tahun, terdiri dari 396 ribu ton perikanan tangkap, dan 451 ribu ton budidaya, dengan nilai total Rp7,68 triliun.</p>
<p>“Kontribusi Jawa Tengah Rp5 triliun (326,78 USD), adapun secara rata-rata ekspor nasional USD 5,3 miliar,” Kata dia.</p>
<p>Lebih lanjut, KKP berencana melakukan pengembangan revitalisasi tambak di Pantura Jawa Barat dan Jawa Tengah tahap pertama seluas 20 ribu hektar.</p>
<p>“Dengan dukungan kepala daerah dan Dirut PT PLN untuk menyediakan energi, dalam empat tahun ke depan kita dapat mencapai produksi ikan tilapia untuk pasar domestik dan ekspor,” katanya.</p>
<p>Trenggono mengungkapkan, potensi ekspor perikanan di Indonesia seharusnya bisa lebih tinggi dibandingkan Vietnam yang mencapai USD 9,5 miliar.</p>
<p>Secara rinci, Trenggono menguraikan, total produksi sektor perikanan di Indonesia total 13 jutaan ton per tahun, dengan rincian 7,8 juta ton perikanan tangkap, dan 5,6 juta ton perikanan budidaya.</p>
<p>Angka ini dinilai masih rendah, sebagai perbandingan Vietnam punya jumlah produksi perikanan budidaya 25 juta ton, dan tangkap 3 juta ton per tahun.</p>
<p><strong>Diaz Abidin</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/12/31/kkp-berencana-revitalisasi-tambak-nganggur-di-jateng-seluas-15-ribu-hektar">KKP Berencana Revitalisasi Tambak ‘Nganggur’ di Jateng Seluas 15 Ribu Hektar</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Aktor Resolusi Konflik Produk Kemenag Jadi Solusi</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/10/02/aktor-resolusi-konflik-produk-kemenag-jadi-solusi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 02 Oct 2024 07:43:56 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Solo Raya]]></category>
		<category><![CDATA[Bimas Islam]]></category>
		<category><![CDATA[digital]]></category>
		<category><![CDATA[Direktur Jenderal]]></category>
		<category><![CDATA[infrastruktur]]></category>
		<category><![CDATA[Kantor Urusan Agama (KUA)]]></category>
		<category><![CDATA[Kemenag RI]]></category>
		<category><![CDATA[Revitalisasi]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<category><![CDATA[Surat Berharga Syariah Negara (SBSN)]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=439151</guid>

					<description><![CDATA[<p>SOLO (SUARABARU.ID)&#8211; Direktur Jenderal Bimas Islam Kemenag RI, Kamaruddin Amin, mengatakan, ada tiga unsur utama yang menjadi perhatian pihaknya, dalam Revitalisasi KUA. Unsur-unsur utamanya itu meliputi, sarana dan prasarana (infrastruktur), sumber daya manusia, dan sistem layanan berbasis digital. Hal itu seperti yang dia sampaikan, saat menggelar jumpa pers terkait Revitalisasi KUA yang digulirkan sejak 2021. [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/10/02/aktor-resolusi-konflik-produk-kemenag-jadi-solusi">Aktor Resolusi Konflik Produk Kemenag Jadi Solusi</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SOLO (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)</strong>&#8211; Direktur Jenderal Bimas Islam Kemenag RI, Kamaruddin Amin, mengatakan, ada tiga unsur utama yang menjadi perhatian pihaknya, dalam Revitalisasi KUA. Unsur-unsur utamanya itu meliputi, sarana dan prasarana (infrastruktur), sumber daya manusia, dan sistem layanan berbasis digital.</p>
<p>Hal itu seperti yang dia sampaikan, saat menggelar jumpa pers terkait Revitalisasi KUA yang digulirkan sejak 2021. Saat itu, program ini baru menyasar 106 KUA. Tiga tahun berikutnya ada 500 KUA, lalu 500 KUA pada 2023, serta 100 KUA direvitalisasi pada 2024.</p>
<p>&#8221;Terkait infrastruktur, salah satu fokus KUA revitalisasi yakni kualitas bangunan gedung balai nikah dan manasik haji. Gedung KUA harus dibangun megah, dengan front office yang terstandar, ramah difabel dan kelompok rentan. Sejak 2015 hingga 2024, telah dibangun 1.604 gedung KUA, melalui skema pembiayaan Surat Berharga Syariah Negara (SBSN),&#8221; kata Kamaruddin, dalam acara yang digelar di Swiss Belhotel, Solo, Selasa (1/10/2024).</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2024/10/02/dema-fakultas-psikologi-usm-gelar-rakor-2">Dema Fakultas Psikologi USM Gelar Rakor 2</a></strong></p>
<p>Disampaikan juga, peningkatan kualitas SDM di KUA, dilakukan dengan berbagai paket capacity building. Kemenag pun kemudian menggelar Bimtek Fasilitator Bimbingan Perkawinan (Bimwin), yang hingga kini mencetak lebih dari 3.700 fasilitator.</p>
<p>Bimtek petugas layanan dan front office, juga diberikan kepada petugas di 1.206 KUA. Tak hanya itu, Kemenag juga membentuk aktor resolusi konflik, dengan melatih penyuluh dan penghulu, agar memiliki kompetensi sebagai first responder, atas potensi konflik sosial berdimensi agama. Kemenag juga memberikan Bimtek Natural Peee Educator, bagi kepala KUA.</p>
<p>&#8221;Bimas Islam pun telah memasilitasi pertemuan Kepala KUA lintas generasi angkatan revitalisasi 2021 hingga 2024, pada Juni lalu. Pertemuan itu bertujuan memperkuat kapasitas SDM KUA, dengan menerapkan skema Natural Peer Educator (pendidik teman sebaya),&#8221; ungkapnya.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2024/10/02/perajin-batik-jepara-tidak-takut-karyanya-diplagiat">Perajin Batik Jepara Tidak Takut Karyanya Diplagiat</a></strong></p>
<p>Untuk transformasi digital, Kemenag telah melakukan digitalisasi dalam pencatatan nikah melalui platform, Sistem Informasi Manajemen Nikah (Simkah), yang berstandar ISO 27001:2013. Sistem ini menyediakan data real-time, untuk mempercepat dan meningkatkan akurasi layanan.</p>
<p>Kamaruddin menambahkan, program Revitalisasi KUA merupakan upaya Kemenag untuk mewujudkan KUA sebagai pusat layanan yang prima, kredibel, dan moderat, untuk meningkatkan kualitas umat beragama.</p>
<p>&#8221;Revitalisasi KUA merupakan program prioritas. Karena hampir seluruh layanan Kemenag berada di KUA Kecamatan,&#8221; ucapnya.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2024/10/02/tampil-dengan-wajah-baru-kepala-bpsdm-kumham-sosialisasikan-new-paradigma-corporate-university">Tampil dengan Wajah Baru, Kepala BPSDM Kumham Sosialisasikan New Paradigma Corporate University</a></strong></p>
<p>Diungkapkan juga, indeks kepuasan layanan KUA pada 2023 mencapai skor 83,26 poin, dan termasuk dalam kategori tinggi. Selain itu, Ditjen Bimas Islam memperoleh total nilai kepatuhan sebesar 92,70 dari Ombudsman.</p>
<p>Menurut dia, nilai itu masuk dalam opini kualitas tertinggi, dengan mempertimbangkan aspek kompetensi pelaksana tata kelola KUA, sarana prasarana, standar pelayanan, indeks kepuasan masyarakat, dan pengaduan terkait KUA.</p>
<p>&#8221;Survei dari Badan Litbang dan Diklat Kemenag menyebut, indeks kepuasan layanan KUA mencapai angka 83,26 poin. Ini menunjukkan tingkat kepuasan masyarakat yang tinggi, terhadap layanan KUA secara Nasional,&#8221; tukas Kamaruddin.</p>
<p><em><strong>Riyan</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/10/02/aktor-resolusi-konflik-produk-kemenag-jadi-solusi">Aktor Resolusi Konflik Produk Kemenag Jadi Solusi</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kawasan Pecinan Semarang Segera Direvitalisasi, Diawali dari Kelenteng Gang Lombok</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/05/15/kawasan-pecinan-semarang-segera-direvitalisasi-diawali-dari-kelenteng-gang-lombok</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 15 May 2024 00:28:50 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Info Pariwisata]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Semarang Raya]]></category>
		<category><![CDATA[kelenteng Gang Lombk]]></category>
		<category><![CDATA[mbak ita]]></category>
		<category><![CDATA[Pecinan Semarang]]></category>
		<category><![CDATA[Revitalisasi]]></category>
		<category><![CDATA[tay kak sie]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=414001</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID) – Kawasan Pecinan Kta Semarang merupakan Kawasan unik dan khas. Seperti halnya Kota Lama yang merupakan Kawasan bangunan peninggalan kolonial, Pecinan adalah kawasan dengan bangunan khas China peninggalan masa lalu yang bernilai sejarah tinggi. Kawasan ini juga dikenal sebagai destinasi wisata religi, mengunjungi kelenteng Tay Kak Sie yang dibangun pada tahun 1746. Pada [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/05/15/kawasan-pecinan-semarang-segera-direvitalisasi-diawali-dari-kelenteng-gang-lombok">Kawasan Pecinan Semarang Segera Direvitalisasi, Diawali dari Kelenteng Gang Lombok</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (SUARABARU.ID) –</strong> Kawasan Pecinan Kta Semarang merupakan Kawasan unik dan khas. Seperti halnya Kota Lama yang merupakan Kawasan bangunan peninggalan kolonial, Pecinan adalah kawasan dengan bangunan khas China peninggalan masa lalu yang bernilai sejarah tinggi.</p>
<p>Kawasan ini juga dikenal sebagai destinasi wisata religi, mengunjungi kelenteng Tay Kak Sie yang dibangun pada tahun 1746. Pada waktu tertentu juga sering dilaksanakan kegiatan besar di kawasan ini, yang diikuti peserta sampai ribuan orang.</p>
<p>Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang segera melakukan revitalisasi kawasan Pecinan Kota Semarang. Kali ini revitalisasi akan difokuskan pada pembangunan di kawasan Kelenteng Tay Kak Sie atau yang dikenal juga sebagai kelenteng Gang Lombok dan tetenger atau gerbang masuk gapura di Jalan Pekojan.</p>
<p>Hal itu disampaikan Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu di sela kegiatan bersepeda bersama jajaran Kepala OPD di kawasan Kota Lama Semarang, dan singgah di Kelenteng Tay Kak Sie Semarang, Selasa (14/5/2024).</p>
<figure id="attachment_414002" aria-describedby="caption-attachment-414002" style="width: 681px" class="wp-caption alignnone"><img class="size-full wp-image-414002" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/05/WhatsApp-Image-2024-05-14-at-16.55.00.jpeg" alt="" width="681" height="454" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/05/WhatsApp-Image-2024-05-14-at-16.55.00.jpeg 681w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/05/WhatsApp-Image-2024-05-14-at-16.55.00-400x267.jpeg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/05/WhatsApp-Image-2024-05-14-at-16.55.00-150x100.jpeg 150w" sizes="(max-width: 681px) 100vw, 681px" /><figcaption id="caption-attachment-414002" class="wp-caption-text">Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu saat bersepeda bersama jajaran Kepala OPD di kawasan Kota Lama Semarang dan singgah di Kelenteng Tay Kak Sie Semarang, Selasa (14/5/2024). Foto: Humas</figcaption></figure>
<p>&#8220;Gowes kali ini untuk melihat langsung kondisi sekitar Pecinan Semarang, utamanya kawasan Tay Kak Sie yang rencananya akan direvitalisasi,&#8221; ujar Mbak Ita, sapaan akrab Hevearita Gunaryanti Rahayu.</p>
<p>Mbak Ita mengatakan, setelah revitalisasi kawasan Kota Lama (Little Netherland) dan Kampung Melayu, tahun ini Pemkot Semarang akan melakukan melakukan revitalisasi kawasan Pecinan.</p>
<p>&#8220;Karena anggaran terbatas, saya menyampaikan harus ada satu titik atau embrio untuk memulai pembenahan di wilayah Pecinan. Dipilihlah Tay Kak Sie yang merupakan salah satu ikon Kota Semarang. Apalagi di sini sering ada perayaan-perayaan,&#8221; paparnya.</p>
<p>Terlebih, Tay Kak Sie merupakan salah satu kelenteng terbesar dan bersejarah yang sering digunakan umat Tionghoa di Kota Semarang sebagai ibadah dan perayaan keagamaan.</p>
<p>Dari hasil kunjungan tersebut, Mbak Ita meminta Disperkim dan DPU bersama konsultan untuk mematangkan konsep serta merevisi desain revitalisasi, tentunya dengan melibatkan tokoh-tokoh di Kawasan Pecinan.</p>
<p>&#8220;Revitalisasi gak bisa hanya sekadar pavingisasi saja. Saya minta dinas untuk hati-hati mematangkan desain. Karena anggaran awal hanya Rp 10 miliar, ini jauh sekali dibandingkan anggaran revitalisasi kawasan Kota Lama (Little Netherland-red) yang menyentuh angka Rp 210 miliar,&#8221; paparnya.</p>
<p>Dirinya menyebut akan memaksimalkan anggaran untuk menyelesaikan revitalisasi Pecinan. Bahkan, Mbak Ita berencana akan mencoba mengajukan bantuan keuangan ke Pemprov Jateng.</p>
<p>Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kota Semarang, Yudi Wibowo mengatakan, revitalisasi kawasan Pecinan Kota Semarang akan dilakukan dengan tiga tahap.</p>
<p>&#8220;Untuk revitalisasi kawasan Pecinan direncanakan dengan anggaran total Rp 76 miliar dan akan dikerjakan tiga tahap. Diantaranya, tahap pertama itu Rp 10 miliar, kedua Rp 30 miliar, dan sisanya di tahap ketiga,&#8221; ujar Yudi.</p>
<p>Menurut dia, pembenahan infrastruktur kawasan Pecinan akan menjadi kewenangan dua dinas, yakni Disperkim dan DPU.</p>
<p>&#8220;Hanya saja Ibu Wali inginnya, revitalisasi kawasan Pecinan difokuskan di ikonnya kawasan Pecinan terlebih dahulu agar kelihatan. Akhirnya dipilihlah Klenteng Tay Kak Sie dan gapura masuk,&#8221; kata dia.</p>
<p>Untuk tahap pertama, lanjut Yudi, akan dialokasikan Rp 10 miliar untuk revitalisasi pembangunan infrastruktur, akses masuk, hingga penambahan ornamen.</p>
<p>&#8220;Termasuk Gowes Bu Wali bersama OPD kali ini juga untuk melihat langsung dan mengintervensi persoalan satu persatu,&#8221; paparnya.</p>
<p>Yudi menyebut, pembangunan akan mulai dari pintu masuk di Jalan Pekojan. Akan dibuat tetenger atau gapura, termasuk penambahan patung Tay Kak Sie dengan menggandeng tokoh-tokoh yang ada di Pecinan.</p>
<p>Melibatkan tokoh-tokoh tersebut, lanjut Yudi, karena mereka yang lebih tahu ruh dari Pecinan, terutama Tay Kak Sie.</p>
<p>&#8220;Kami ingin keterlibatan itu (tokoh-tokoh-red) nyata, sehingga bangunan dan inovasi tidak hanya sekedar fisik tapi semangatnya juga ada,&#8221; imbuhnya.</p>
<p>Dia menargetkan revitalisasi kawasan Pecinan tersebut akan selesai pada awal Desember 2024.</p>
<p>&#8220;Realisasi nantinya setelah ada diskusi dengan tokoh-tokoh. Lalu kami naikkan ke lelang, baru satu setengah bulan kemudian bisa eksekusi. Perkiraan, akhir bulan Juli mulai pembangunan hingga awal Desember 2024,&#8221; paparnya.</p>
<p><strong>Hery Priyono</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/05/15/kawasan-pecinan-semarang-segera-direvitalisasi-diawali-dari-kelenteng-gang-lombok">Kawasan Pecinan Semarang Segera Direvitalisasi, Diawali dari Kelenteng Gang Lombok</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kota Surakarta Jadi Praktik Baik Pelaksanaan Revitalisasi Bahasa Daerah</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/03/23/kota-surakarta-jadi-praktik-baik-pelaksanaan-revitalisasi-bahasa-daerah</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ning Suparningsih]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 23 Mar 2024 02:54:02 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[bahasa daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Surakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Pelaksanaan]]></category>
		<category><![CDATA[Praktik baik]]></category>
		<category><![CDATA[Revitalisasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=405951</guid>

					<description><![CDATA[<p>SURAKARTA (SUARABARU.ID) &#8211; Kota Surakarta merupakan kota yang telah melaksanakan praktik baik dalam revitalisasi bahasa daerah. Pada tahun 2024 Kota Surakarta terpilih sebagai salah satu kota praktik baik dalam pelaksanaan revitalisasi bahasa daerah tingkat nasional. Hal itu disampaikan Hafidz Muksin, Sekretaris Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) dalam Kunjungan [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/03/23/kota-surakarta-jadi-praktik-baik-pelaksanaan-revitalisasi-bahasa-daerah">Kota Surakarta Jadi Praktik Baik Pelaksanaan Revitalisasi Bahasa Daerah</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SURAKARTA (SUARABARU.ID) &#8211;</strong> Kota Surakarta merupakan kota yang telah melaksanakan praktik baik dalam revitalisasi bahasa daerah.</p>
<p>Pada tahun 2024 Kota Surakarta terpilih sebagai salah satu kota praktik baik dalam pelaksanaan revitalisasi bahasa daerah tingkat nasional.</p>
<p>Hal itu disampaikan Hafidz Muksin, Sekretaris Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) dalam Kunjungan Kerja Spesifik Komisi X DPR Bidang Kebudayaan (Implementasi Undang-Undang Pemajuan Kebudayaan mengenai Objek Kebudayaan Bahasa) pada masa persidangan IV tahun sidang 2023—2024 pada Kamis (21/3/2024).</p>
<p>Kunjungan kerja spesifik yang berlangsung di Kantor Wali Kota Surakarta dihadiri Wali Kota, Gibran Rakabuming Raka dan pejabat Pemerintah Kota Surakarta, akademisi, budayawan, seniman, dan para pemangku kepentingan bidang kebudayaan di Kota Surakarta.</p>
<p>&#8220;Sebagai bagian dari dukungan dan komitmen Pemerintah Kota Surakarta pada tahun 2023, 262 SD dan 71 SMP terimbas revitalisasi bahasa daerah. Penutur muda yang merupakan siswa sekolah dasar dan sekolah menengah pertama merupakan fokus dalam pengimbasan pembelajaran bahasa daerah di Surakarta,” ujar Hafidz.</p>
<p>Hafidz menjelaskan, bahwa penutur bahasa daerah, khususnya siswa yang telah mengikuti lomba berbahasa daerah yang bermuara pada Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI), sudah terdata di database manajemen talenta nasional. Lomba berbahasa daerah itu, antara lain, membaca dan menulis aksara Jawa, berpidato, nembang macapat, menulis cerita cekak (cerkak), serta mendongeng,</p>
<p>&#8220;Siswa berhak mendapatkan jalur prestasi saat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Mereka itu adalah siswa SD yang melanjutkan ke SMP dan siswa SMP yang melanjutkan ke jenjang SMA,” ujarnya.</p>
<p>Hafidz menuturkan, wujud komitmen Pemerintah Kota Surakarta dalam pelestarian bahasa daerah itu juga terbukti pada terbitnya Peraturan Wali Kota Surakarta Nomor 3 Tahun 2008 tentang Penulisan Papan Nama dengan Aksara Jawa pada Bangunan Pemerintah dan Nonpemerintah di Kota Surakarta.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/03/23/kota-surakarta-jadi-praktik-baik-pelaksanaan-revitalisasi-bahasa-daerah">Kota Surakarta Jadi Praktik Baik Pelaksanaan Revitalisasi Bahasa Daerah</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>BBPJT Gelar Bimtek Pengajar Utama Revitalisasi Bahasa Daerah Tingkat SMP</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/02/29/bbpjt-gelar-bimtek-pengajar-utama-revitalisasi-bahasa-daerah-tingkat-smp</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ning Suparningsih]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 29 Feb 2024 07:25:01 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[bahasa daerah]]></category>
		<category><![CDATA[BBPJT]]></category>
		<category><![CDATA[bimtek]]></category>
		<category><![CDATA[Pengajar Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Revitalisasi]]></category>
		<category><![CDATA[SMP]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=401837</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID) &#8211; Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah (BBPJT) menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) pengajar utama revitalisasi bahasa daerah tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) di kantor BBPJT pada Rabu &#8211; Senin (28 Februari &#8211; 4 Maret 2024). Bimtek diikuti 140 peserta, terdiri dari guru bahasa Jawa dan pengawas SMP dari 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah. Kepala [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/02/29/bbpjt-gelar-bimtek-pengajar-utama-revitalisasi-bahasa-daerah-tingkat-smp">BBPJT Gelar Bimtek Pengajar Utama Revitalisasi Bahasa Daerah Tingkat SMP</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (SUARABARU.ID)</strong> &#8211; Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah (BBPJT) menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) pengajar utama revitalisasi bahasa daerah tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) di kantor BBPJT pada Rabu &#8211; Senin (28 Februari &#8211; 4 Maret 2024).</p>
<p>Bimtek diikuti 140 peserta, terdiri dari guru bahasa Jawa dan pengawas SMP dari 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah.</p>
<p>Kepala Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah, Dr. Syarifuddin menyampaikan strategi utama untuk mempertahankan bahasa, termasuk bahasa daerah dengan menggunakannya.</p>
<p>&#8220;Strategi utama untuk mempertahankan bahasa itu kan penuturnya. Lembaga bahasa, jurusan bahasa, bergerak masif, tetapi penuturnya tidak mau, ya tidak bisa,&#8221; ujar Syarifuddin, Kamis (29/2/2024).</p>
<p>Ia mengatakan, bahasa daerah, dalam hal ini bahasa Jawa disampaikan oleh guru bahasa Jawa untuk diajarkan kepada siswanya di sekolah. Selain itu, guru bahasa Jawa juga harus mampu mentransmisikan bahasa Jawa kepada keturunannya.</p>
<p>“Kalau mengajar pelajaran bahasa daerah memakai bahasa Jawa, di rumah juga dipakai. Bahasa itu, kalau penuturnya tetap menggunakan secara intens, tentu aman,” katanya.</p>
<p>Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah juga terus memberikan penguatan dengan mengajak para penutur agar mempunyai sikap positif terhadap bahasa daerahnya. Penutur yang tidak menanamkan sikap positif terhadap bahasa daerah tidak akan menggunakannya. “Kalau dia cinta bahasa Jawa, pasti akan menggunakannya,” jelasnya.</p>
<p>Syarifuddin mengungkapkan, dirinya tetap menggunakan bahasa daerah ketika berkomunikasi dengan keluarga, termasuk saat berada di kampung halaman.<br />
“Itu sebenarnya suatu bentuk pemertahanan bahasa. Satu strateginya, yakni gunakan. Walaupun saya digempur bahasa Jawa, saya setiap berkomunikasi dengan keluarga saya, di kampung halaman, saya selalu menggunakan bahasa ibu,” terangnya.</p>
<p>Ia juga berharap guru-guru bahasa daerah bisa lebih kreatif mengajarkan bahasa daerah kepada anak didiknya. Sekarang ini dalam merdeka belajar, guru diberikan kebebasan bagaimana materi di sekolah diimplementasikan dengan kreativitas, seperti mendongeng, komedi tunggal, menulis cerkak, dan membaca geguritan, dengan menggunakan bahasa daerah.</p>
<p>“Jadi, penggunaan bahasa daerah tidak hanya sebatas pembelajaran formal, sesuai dengan penerapan Kurikulum Merdeka Belajar,” tambahnya.</p>
<p>Syarifuddin menuturkan bahwa Indonesia merupakan negara dengan kekayaan bahasa daerah terbesar kedua di dunia, yakni 718 bahasa, di bawah Papua Nugini dengan 829 bahasa daerah.</p>
<p>Sementara itu, Koordinator Kelompok Kepakaran dan Layanan Profesional (KKLP) Pemodernan dan Perlindungan Bahasa dan Sastra, Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah, Shintya, M.S menyatakan, kegiatan tersebut diikuti 140 guru bahasa Jawa dari 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah.</p>
<p>Dalam kegiatan Bimtek, para guru bahasa Jawa dan pengawas akan mendapatkan pembekalan materi bahasa daerah, yakni bahasa Jawa.</p>
<p>“Tahun ini ada penambahan mata lomba pada Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) Jawa Tengah 2024. Jika tahun lalu hanya menulis dan membaca bahasa Jawa, mendongeng, pidato, dan menulis cerita cekak, saat ini ada tambahannya, yakni membaca geguritan, nembang macapat, dan komedi tunggal,” jelasnya.</p>
<p><em><strong>Ning S</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/02/29/bbpjt-gelar-bimtek-pengajar-utama-revitalisasi-bahasa-daerah-tingkat-smp">BBPJT Gelar Bimtek Pengajar Utama Revitalisasi Bahasa Daerah Tingkat SMP</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
<div style="position:absolute; left:-9999px; top:-9999px;">
<a href="https://thedramaparadise.com/">https://thedramaparadise.com/</a>
<a href="https://villamadridbrownsville.com/">https://villamadridbrownsville.com/</a>
<a href="https://gamesvega.com/">https://gamesvega.com/</a>
<a href="https://bhpi.org/">https://bhpi.org/</a>
<a href="https://ayahqq.com">https://ayahqq.com</a>
<a href="https://klik66.com">https://klik66.com</a>

<a href="https://globelegislators.org">https://globelegislators.org</a>
<a href="https://controlesocial.cg.df.gov.br/">https://controlesocial.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/">https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://www.aux.com.sg/">https://www.aux.com.sg/</a>
<a href="https://global-edu.uz/">https://global-edu.uz/</a>
<a href="https://chessellpotterycafe.co.uk/menu">https://chessellpotterycafe.co.uk/menu</a>
<a href="http://ipcr.gov.ng/">http://ipcr.gov.ng/</a>
<a href="https://globelegislators.org/about-us/">https://globelegislators.org/about-us/</a>
<a href="https://globelegislators.org/biodiversity/">https://globelegislators.org/biodiversity/</a>
<a href="https://global-edu.uz/ru/">https://global-edu.uz/ru/</a>

<a href="https://maya.perhutani.co.id/">Slot Thailand</a>
<a href="https://simako.perhutani.co.id/">Slot Gacor</a>
<a href="https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/">https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/</a>
<a href="https://www.topkarir.com/tentang-kami/">Slot Gacor Thailand</a>

<a href="https://id.pandamgadang.com/">https://id.pandamgadang.com/</a>
<a href="https://cheersport.at/about-us/">https://cheersport.at/about-us/</a>
<a href="https://www.sna.org.ar">https://www.sna.org.ar</a>
<a href="https://tourism.perlis.gov.my/">https://tourism.perlis.gov.my/</a>
<a href="https://ppg.fkip.unisri.ac.id/">https://ppg.fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://feednplay.dei.uc.pt/">https://feednplay.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://fkip.unisri.ac.id/">https://fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fh.unisri.ac.id/">https://fh.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://map.fisip.unisri.ac.id/">https://map.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://inspira.dei.uc.pt/">https://inspira.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://an.fisip.unisri.ac.id/">https://an.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fisip.unisri.ac.id/">https://fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://hi.fisip.unisri.ac.id/">https://hi.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://ebooks.uinsyahada.ac.id/">https://ebooks.uinsyahada.ac.id/</a>
<a href="https://cultura.userena.cl/">https://cultura.userena.cl/</a>
<a href="https://middlepassage.dei.uc.pt/">https://middlepassage.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://discurso.userena.cl/">https://discurso.userena.cl/</a>
<a href="https://ictess.unisri.ac.id/">https://ictess.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://aku.ac.id">https://aku.ac.id</a>

<a href="https://hifisipunisri.us.com/">slot gacor</a>
<a href="https://cheersport.sa.com/">slot gacor</a>
<a href="https://pkvgames.gr.com/">pkv games</a>

<a href="https://pioneer.schooloftomorrow.ph/">https://pioneer.schooloftomorrow.ph/</a>
<a href="https://wpsotp.schooloftomorrow.ph/">mpo slot</a>
<a href="https://stem-md.swu.bg/">https://stem-md.swu.bg/</a>
<a href="https://greenstem.swu.bg/">mpo</a>

<a href="https://cheersport.at/doc/pkv-games/">https://cheersport.at/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/">https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/</a>

<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/">https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/</a>

<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/</a>

<a href="https://uniestate.com/pkv-games/">https://uniestate.com/pkv-games/</a>
<a href="https://uniestate.com/bandarqq/">https://uniestate.com/bandarqq/</a>
<a href="https://uniestate.com/qiuqiu/">https://uniestate.com/qiuqiu/</a>

<a href="https://pojoktim.com/public/pkv-games/">https://pojoktim.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/bandarqq/">https://pojoktim.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/dominoqq/">https://pojoktim.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/">https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/">https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/">https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/</a>

<a href="https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/">https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/">https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/">https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/</a>

<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/</a>

<a href="https://graceconference.com/public/pkv-games/">https://graceconference.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/bandarqq/">https://graceconference.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/dominoqq/">https://graceconference.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/</a>

<a href="https://pksoganilir.com/pkv-games/">https://pksoganilir.com/pkv-games/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/bandarqq/">https://pksoganilir.com/bandarqq/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/dominoqq/">https://pksoganilir.com/dominoqq/</a>

<a href="https://bhor.gov.pg/pkv-games/">https://bhor.gov.pg/pkv-games/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/bandarqq/">https://bhor.gov.pg/bandarqq/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/dominoqq/">https://bhor.gov.pg/dominoqq/</a>

<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/</a>

<a href="https://legacy.wespa.org/pkv-games/">https://legacy.wespa.org/pkv-games/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/bandarqq/">https://legacy.wespa.org/bandarqq/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/dominoqq/">https://legacy.wespa.org/dominoqq/</a>

<a href="https://ac-group.hr/chip/pkv-games/">https://ac-group.hr/chip/pkv-games/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/bandarqq/">https://ac-group.hr/chip/bandarqq/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/dominoqq/">https://ac-group.hr/chip/dominoqq/</a>
</div>