<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Reservoir Siranda Archives - SuaraBaru.id</title>
	<atom:link href="https://suarabaru.id/tag/reservoir-siranda/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<description>Media Online Tajam dan Berimbang</description>
	<lastBuildDate>Fri, 12 Jun 2026 12:20:30 +0000</lastBuildDate>
	<language>id-ID</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=5.9.13</generator>

<image>
	<url>https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2018/06/cropped-logofooter-32x32.png</url>
	<title>Reservoir Siranda Archives - SuaraBaru.id</title>
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Reservoir Siranda Kembali Flow In, PDAM Tirta Moedal Lakukan Reaktivasi</title>
		<link>https://suarabaru.id/2026/06/12/reservoir-siranda-kembali-flow-in-pdam-tirta-moedal-lakukan-reaktivasi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 12 Jun 2026 12:00:56 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Suara Semarang Raya]]></category>
		<category><![CDATA[Reservoir Siranda]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=562794</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID) &#8211; Setelah sempat dihentikan operasionalnya, Reservoir Siranda kini kembali diaktifkan oleh PDAM Tirta Moedal Kota Semarang, Jumat 12 Juni 2026. Reaktivasi fasilitas yang telah berusia lebih dari satu abad itu dilakukan sebagai upaya meningkatkan layanan air minum sekaligus mengembalikan fungsi strategis reservoir bersejarah tersebut bagi masyarakat Kota Semarang. Direktur Utama PDAM Tirta Moedal [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/06/12/reservoir-siranda-kembali-flow-in-pdam-tirta-moedal-lakukan-reaktivasi">Reservoir Siranda Kembali Flow In, PDAM Tirta Moedal Lakukan Reaktivasi</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)</strong> &#8211; Setelah sempat dihentikan operasionalnya, Reservoir Siranda kini kembali diaktifkan oleh PDAM Tirta Moedal Kota Semarang, Jumat 12 Juni 2026.</p>
<p>Reaktivasi fasilitas yang telah berusia lebih dari satu abad itu dilakukan sebagai upaya meningkatkan layanan air minum sekaligus mengembalikan fungsi strategis reservoir bersejarah tersebut bagi masyarakat Kota Semarang.</p>
<p>Direktur Utama PDAM Tirta Moedal Kota Semarang, Ady Setiawan, mengatakan pengaktifan kembali Reservoir Siranda didasari sejumlah pertimbangan penting.</p>
<p>Selain sebagai bagian dari sejarah panjang pelayanan air minum di Kota Semarang, reservoir tersebut juga memiliki peran vital dalam mendukung kebutuhan pelanggan di kawasan pusat kota.</p>
<p>“Hari ini kita berhasil melakukan reaktivasi atau re-flow in kembali Reservoir Siranda. Ada beberapa alasan kenapa reservoir ini kami aktifkan kembali. Pertama, kami ingin menghargai jasa para pendahulu yang telah membangun reservoir ini sebagai salah satu warisan luar biasa pelayanan air minum di Kota Semarang yang usianya sudah mencapai satu abad,” katanya.</p>
<p>Menurut Ady, Reservoir Siranda memiliki nilai historis yang kuat. Salah satu peristiwa penting yang tercatat adalah saat Pertempuran Lima Hari di Semarang, ketika dokter Kariadi berperan dalam upaya penyelamatan masyarakat dari ancaman peracunan sumber air.</p>
<p>Namun seiring berjalannya waktu, kondisi reservoir yang telah berusia tua memunculkan kesan angker dan kurang terawat. Situasi tersebut diperparah dengan ditemukannya jasad yang telah membusuk selama 19 hari di kawasan reservoir pada Agustus 2025 lalu.</p>
<p>“Berkaca dari kejadian tersebut, kami ingin menghidupkan kembali reservoir ini dengan semangat baru agar dapat melayani masyarakat secara optimal,” katanya.</p>
<p>Selain faktor historis, reaktivasi Reservoir Siranda juga dilakukan untuk mendukung peningkatan pelayanan setelah penerapan harmonisasi tarif bagi pelanggan golongan niaga dan industri. Reservoir ini kini mampu menambah pasokan air hingga 130 liter per detik.</p>
<p>Tambahan pasokan tersebut diharapkan mampu meningkatkan kuantitas dan kualitas layanan air minum, khususnya bagi kawasan bisnis dan industri di pusat Kota Semarang.</p>
<p>“Mudah-mudahan tambahan pasokan ini dapat meningkatkan pelayanan. Sejumlah pelanggan seperti Hotel Tentrem, Hotel Ciputra, kawasan Queen City, dan berbagai pelanggan niaga lainnya kini mendapatkan suplai yang lebih baik dari Reservoir Siranda,” jelasnya.</p>
<p>Ady menyebut kapasitas reservoir saat ini mencapai sekitar 130 liter per detik dan masih didukung cadangan pasokan yang berada di area sekitar reservoir untuk mengantisipasi peningkatan kebutuhan.</p>
<figure id="attachment_564068" aria-describedby="caption-attachment-564068" style="width: 800px" class="wp-caption aligncenter"><img class="wp-image-564068 size-full" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2026/06/WhatsApp-Image-2026-06-12-at-18.15.09.jpeg" alt="Reservoir Siranda" width="800" height="465" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2026/06/WhatsApp-Image-2026-06-12-at-18.15.09.jpeg 800w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2026/06/WhatsApp-Image-2026-06-12-at-18.15.09-400x233.jpeg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2026/06/WhatsApp-Image-2026-06-12-at-18.15.09-150x87.jpeg 150w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2026/06/WhatsApp-Image-2026-06-12-at-18.15.09-768x446.jpeg 768w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2026/06/WhatsApp-Image-2026-06-12-at-18.15.09-681x396.jpeg 681w" sizes="(max-width: 800px) 100vw, 800px" /><figcaption id="caption-attachment-564068" class="wp-caption-text">Direktur Utama PDAM Tirta Moedal Kota Semarang, Ady Setiawan, menunjukkan kinerja flow in Reservoir Siranda pasca reaktivasi, Jumat 12 Juni 2026. foto : hp</figcaption></figure>
<p>Wilayah pelayanan Reservoir Siranda mencakup sejumlah kawasan strategis di Kota Semarang, seperti Simpang Lima, Tegalwareng, Seroja, Jalan Dr. Cipto, Jalan Kartini, Loyola, Brumbungan, Jalan Pemuda, hingga Sekayu. Dari wilayah tersebut, reservoir melayani sekitar 23 ribu hingga 30 ribu pelanggan.</p>
<p>“Pelanggan yang dilayani cukup banyak, mulai dari masyarakat umum, kawasan pusat kota, hingga sektor industri dan perdagangan,” ujarnya.</p>
<p>Ady juga memastikan kualitas air yang kembali dialirkan telah memenuhi standar kelayakan. Sebelum operasional kembali dilakukan, reservoir telah melalui proses pembersihan menyeluruh dan pengujian laboratorium.</p>
<p>“Kami mohon maaf kepada seluruh pelanggan atas kejadian yang terjadi sebelumnya. Saat ini reservoir sudah dilakukan cleaning dan uji kualitas oleh Laboratorium Kesehatan Daerah Kota Semarang. Hasilnya layak untuk dialirkan kembali kepada pelanggan,” tegasnya.</p>
<p>Untuk mencegah terulangnya insiden yang tidak diinginkan, PDAM Tirta Moedal juga memperkuat sistem pengawasan di kawasan Reservoir Siranda. Perusahaan telah membangun rumah dinas bagi petugas serta menerapkan sistem penjagaan bergilir selama 24 jam.</p>
<p>“Kami sudah menyiapkan rumah dinas dan petugas yang bersedia tinggal di lokasi. Selain ada sistem shift penjagaan, pegawai yang bertugas di sini juga akan mendapatkan penghargaan berupa kenaikan satu golongan pangkat sebagai bentuk apresiasi,” pungkas Ady.</p>
<p><a href="http://HeryPriyono.com"><strong>Hery Priyono</strong></a></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/06/12/reservoir-siranda-kembali-flow-in-pdam-tirta-moedal-lakukan-reaktivasi">Reservoir Siranda Kembali Flow In, PDAM Tirta Moedal Lakukan Reaktivasi</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kabidhumas Artanto Sebut Dua Bulan Reservoir Siranda Tak Digunakan, Masyarakat agar Tidak Khawatir</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/08/22/kabidhumas-artanto-sebut-dua-bulan-reservoir-siranda-tak-digunakan-masyarakat-agar-tidak-khawatir</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ning Suparningsih]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 22 Aug 2025 08:22:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Dua Bulan Tak Digunakan]]></category>
		<category><![CDATA[Kabidhumas Polda Jateng]]></category>
		<category><![CDATA[PDAM Semarang]]></category>
		<category><![CDATA[Reservoir Siranda]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=491958</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID) &#8211; Polda Jateng menegaskan, pihaknya akan terus melakukan penyelidikan dan penyidikan guna mengungkap kasus penemuan mayat di Reservoir Siranda pada Sabtu (16/8/2025) lalu. Hal ini disampaikan Kabidhumas Polda Jateng, Kombes Pol Artanto saat mendampingi Direktur Utama PDAM Tirta Moedal Kota Semarang, Yudi Indardo ketika meninjau lokasi penemuan mayat di Reservoir Siranda. “Sebagai bahan [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/08/22/kabidhumas-artanto-sebut-dua-bulan-reservoir-siranda-tak-digunakan-masyarakat-agar-tidak-khawatir">Kabidhumas Artanto Sebut Dua Bulan Reservoir Siranda Tak Digunakan, Masyarakat agar Tidak Khawatir</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (SUARABARU.ID)</strong> &#8211; Polda Jateng menegaskan, pihaknya akan terus melakukan penyelidikan dan penyidikan guna mengungkap kasus penemuan mayat di Reservoir Siranda pada Sabtu (16/8/2025) lalu.</p>
<p>Hal ini disampaikan Kabidhumas Polda Jateng, Kombes Pol Artanto saat mendampingi Direktur Utama PDAM Tirta Moedal Kota Semarang, Yudi Indardo ketika meninjau lokasi penemuan mayat di Reservoir Siranda.</p>
<p>“Sebagai bahan penyelidikan, hingga saat ini pihak penyidik dari Polrestabes Semarang telah memeriksa delapan orang saksi. Terhadap jenazah korban atas nama Dion Kusuma Pratama (21) juga telah dilakukan Visum et Repertum (VER). Diharapkan hasilnya nanti akan jadi petunjuk bagi penyidik untuk mengungkap kasus tersebut,” ujar Artanto, Jumat (22/8/2025).</p>
<p>Dikatakan, pihaknya juga telah memeriksa rekaman CCTV di sekitar lokasi Reservoir Siranda. Dari hasil rekaman didapatkan petunjuk bahwa pada malam hari tanggal 30 Juli 2025 korban datang ke lokasi dengan berboncengan tiga (bersama dua orang rekannya). Diungkapkan bahwa dalam rekaman tersebut nampak korban awalnya duduk di tengah diapit kedua temannya menggunakan satu sepeda motor.</p>
<p>“Sesampainya di dekat lokasi, korban diturunkan dan ditinggal oleh kedua rekannya yang boncengan tadi. Korban yang masih sempoyongan kemudian sempat terlihat berjalan di sekitar lokasi hingga kemudian hilang dari pantauan CCTV,” lanjutnya.</p>
<p>Karena tidak kunjung pulang dan tidak diketahui keberadaannya, keluarga korban kemudian melaporkan kehilangan orang di kepolisian. Laporan ini kemudian ditindaklanjuti petugas yang kemudian melakukan penyelidikan dan menemukan korban pada tanggal 16 Agustus 2025 di dalam reservoir Siranda dalam kondisi tewas. Dari kondisi saat ditemukan, diduga korban telah tewas lebih dari dua minggu di dalam reservoir.</p>
<p>Hal ini sempat memicu keresahan masyarakat yang khawatir jika air dari Reservoir Siranda sempat digunakan PDAM untuk memenuhi kebutuhan warga selama dua minggu sebelum penemuan korban.</p>
<p>Menanggapi hal ini, Direktur Utama PDAM Tirta Moedal Kota Semarang, Yudi Indardo, memastikan bahwa pengguna air PDAM tidak terdampak atas penemuan mayat tersebut karena air dari tandon reservoir Siranda tidak dialirkan ke pelanggan selama dua bulan terakhir.</p>
<p>“Reservoir Siranda sejak bulan Maret 2025 hanya digunakan sebagai cadangan. Terakhir digunakan pada tanggal 5 Juli 2025 untuk back up kepada sekitar 3000 pelanggan atau 1,5 persen dari total pelanggan PDAM Kota Semarang, karena ada perbaikan sistem di Semarang Barat. Itupun hanya digunakan selama 7-8 jam saja, dan sejak saat itu tidak digunakan lagi hingga terjadi kasus penemuan mayat tersebut,” jelas Yudi.</p>
<p>Karena hanya difungsikan sebagai cadangan, dirinya juga menyebut tidak ada penjaga yang standby di reservoir Siranda selama 1&#215;24 jam. Meski demikian, setiap hari petugas penjaga saluran hanya mengecek rutin secara fisik dari luar. Untuk pengecekan mendalam bersama teknisi hanya dilakukan pada saat reservoir Siranda akan digunakan sebagai back up ke pelanggan.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/08/22/kabidhumas-artanto-sebut-dua-bulan-reservoir-siranda-tak-digunakan-masyarakat-agar-tidak-khawatir">Kabidhumas Artanto Sebut Dua Bulan Reservoir Siranda Tak Digunakan, Masyarakat agar Tidak Khawatir</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
