<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>pesisir Archives - SuaraBaru.id</title>
	<atom:link href="https://suarabaru.id/tag/pesisir/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<description>Media Online Tajam dan Berimbang</description>
	<lastBuildDate>Thu, 07 May 2026 00:41:12 +0000</lastBuildDate>
	<language>id-ID</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=5.9.13</generator>

<image>
	<url>https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2018/06/cropped-logofooter-32x32.png</url>
	<title>pesisir Archives - SuaraBaru.id</title>
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Giant Sea Wall Dimulai, Kota Pekalongan Optimistis Perlindungan Pesisir Makin Kuat</title>
		<link>https://suarabaru.id/2026/05/07/giant-sea-wall-dimulai-kota-pekalongan-optimistis-perlindungan-pesisir-makin-kuat</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Nur Muktiadi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 07 May 2026 00:12:38 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Pantura Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Giant sea wall]]></category>
		<category><![CDATA[perlindungan]]></category>
		<category><![CDATA[pesisir]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=558200</guid>

					<description><![CDATA[<p>JAKARTA (SUARABARU.ID) &#8211; Pemerintah Kota (Pemkot) Pekalongan menyambut positif dimulainya langkah awal pembangunan tanggul laut raksasa atau Giant Sea Wall sebagai bagian dari proyek strategis nasional perlindungan kawasan pesisir utara Jawa (Pantura). Proyek ini diyakini menjadi tonggak penting dalam upaya jangka panjang mengatasi berbagai persoalan lingkungan yang selama ini dihadapi wilayah pesisir, termasuk Kota Pekalongan. [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/05/07/giant-sea-wall-dimulai-kota-pekalongan-optimistis-perlindungan-pesisir-makin-kuat">Giant Sea Wall Dimulai, Kota Pekalongan Optimistis Perlindungan Pesisir Makin Kuat</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA (SUARABARU.ID)</strong> &#8211; Pemerintah Kota (Pemkot) Pekalongan menyambut positif dimulainya langkah awal pembangunan tanggul laut raksasa atau Giant Sea Wall sebagai bagian dari proyek strategis nasional perlindungan kawasan pesisir utara Jawa (Pantura). Proyek ini diyakini menjadi tonggak penting dalam upaya jangka panjang mengatasi berbagai persoalan lingkungan yang selama ini dihadapi wilayah pesisir, termasuk Kota Pekalongan.</p>
<p>Komitmen tersebut mengemuka dalam kegiatan Kick Off Meeting Infrastruktur Perlindungan Pesisir Pantura Jawa Terpadu yang digelar di Ballroom Gedung Mina Bahari III, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Jakarta, Senin (4/5/2026).</p>
<p>Pertemuan strategis ini dipimpin langsung oleh Menteri Koordinator Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono, sebagai tindak lanjut dari arahan Presiden Prabowo Subianto terkait percepatan pembangunan tanggul laut raksasa di sepanjang Pantura.</p>
<p>Dalam arahannya, Menko AHY menegaskan bahwa pembangunan giant sea wall bukan sekadar proyek infrastruktur, melainkan solusi strategis nasional untuk menjawab tantangan kompleks di wilayah pesisir. Ia menyebutkan bahwa proyek ini direncanakan membentang sepanjang kurang lebih 565 kilometer, mulai dari Banten hingga Gresik, mencakup berbagai daerah yang selama ini terdampak banjir rob, abrasi, dan perubahan iklim.</p>
<p>“Wilayah pesisir Pantura saat ini menghadapi tekanan yang semakin berat, terutama akibat penurunan muka tanah (land subsidence) dan kenaikan permukaan air laut. Di beberapa wilayah, penurunan tanah bahkan mencapai 1 hingga 20 sentimeter per tahun,” ungkap AHY.</p>
<p>Ia menambahkan, kondisi paling parah terjadi di kawasan Jakarta dan Semarang, namun sejumlah daerah lain, termasuk Pekalongan, juga mengalami dampak yang signifikan.</p>
<p>Dalam forum tersebut, Kepala Badan Otorita Pengelola Pantai Utara Jawa (BOPPJ), Didit H. Ashaf, kembali menegaskan pentingnya memasukkan Kota Pekalongan sebagai salah satu prioritas dalam pembangunan giant sea wall.</p>
<p>&#8220;Kota Pekalongan merupakan salah satu wilayah yang sangat rentan terhadap banjir rob dan penurunan muka tanah, sehingga membutuhkan penanganan komprehensif dan berkelanjutan,&#8221; bebernya.</p>
<p>Didit menjelaskan bahwa saat ini wilayah Pekalongan masih berada pada tahap mitigasi dan investigasi kondisi perairan serta kawasan pesisir.</p>
<p>&#8220;Tahapan ini menjadi bagian penting dalam proses perencanaan sebelum proyek memasuki fase konstruksi, guna memastikan desain dan implementasi pembangunan benar-benar sesuai dengan kondisi lapangan,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Wali Kota Pekalongan, HA Afzan Arslan Djunaid atau akrab disapa Aaf yang hadir bersama Kepala Bapperida, Cayekti Widigdo dan Kepala DPUPR Kota Pekalongan, Khaerudin menyampaikan dukungan penuh terhadap proyek tersebut. Kehadiran jajaran Pemerintah Kota Pekalongan dalam forum ini menunjukkan komitmen kuat daerah untuk bersinergi dengan pemerintah pusat dan pemangku kepentingan lainnya dalam menyukseskan proyek strategis nasional ini.</p>
<p>&#8220;Pembangunan Giant Sea Wall merupakan solusi jangka panjang yang sangat krusial dalam melindungi kawasan pesisir dari ancaman banjir rob, abrasi, serta dampak perubahan iklim,&#8221;beber Wali Kota Aaf.</p>
<p>Ia menjelaskan, selama ini, berbagai upaya penanganan telah dilakukan secara bertahap, namun diperlukan langkah yang lebih besar dan terintegrasi untuk memberikan perlindungan yang optimal.</p>
<p>&#8220;Selain aspek perlindungan lingkungan, proyek ini juga diharapkan mampu memberikan dampak positif terhadap pembangunan daerah. Dengan meningkatnya keamanan wilayah pesisir, aktivitas ekonomi masyarakat dapat berjalan lebih stabil, khususnya sektor perikanan, perdagangan, dan pariwisata,&#8221;katanya.</p>
<p>Lanjut Wali Kota Aaf menambahkan, tidak hanya itu, proyek ini juga membuka peluang pengembangan kawasan pesisir yang lebih produktif dan berkelanjutan di masa mendatang.</p>
<p>Pihaknya optimistis bahwa dengan dukungan penuh dari pemerintah pusat serta kolaborasi lintas sektor, pembangunan giant sea wall dapat segera terealisasi dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Sinergi antara pemerintah pusat, provinsi, dan daerah dinilai menjadi kunci utama dalam keberhasilan proyek ini.</p>
<p>&#8220;Dengan dimulainya langkah awal pembangunan tanggul laut raksasa ini, harapan besar pun tumbuh di tengah masyarakat pesisir, termasuk di Kota Pekalongan, untuk masa depan yang lebih aman, tangguh, dan berkelanjutan,&#8221; pungkasnya.</p>
<p><strong>Nur Muktiadi</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/05/07/giant-sea-wall-dimulai-kota-pekalongan-optimistis-perlindungan-pesisir-makin-kuat">Giant Sea Wall Dimulai, Kota Pekalongan Optimistis Perlindungan Pesisir Makin Kuat</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kota Pekalongan Jadi Model Replikasi Pemanfaatan Kembali Lahan Eks Rob</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/08/25/kota-pekalongan-jadi-model-replikasi-pemanfaatan-kembali-lahan-eks-rob-2</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 25 Aug 2025 15:21:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Pantura Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Pekalongan]]></category>
		<category><![CDATA[pesisir]]></category>
		<category><![CDATA[replikasi]]></category>
		<category><![CDATA[rob]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=492640</guid>

					<description><![CDATA[<p>KOTA PEKALONGAN (SUARABARU.ID) &#8211; Kota Pekalongan kembali mencatat capaian penting dalam upaya mewujudkan ketahanan pangan nasional. Melalui kolaborasi lintas sektor, lahan eks rob yang selama ini terbengkalai berhasil disulap menjadi lahan produktif. Keberhasilan tersebut bahkan mulai ditularkan ke daerah lain di sepanjang jalur Pantura. Wakil Wali Kota (Wawalkot) Pekalongan, Balgis Diab, menjelaskan bahwa program pemanfaatan [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/08/25/kota-pekalongan-jadi-model-replikasi-pemanfaatan-kembali-lahan-eks-rob-2">Kota Pekalongan Jadi Model Replikasi Pemanfaatan Kembali Lahan Eks Rob</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA PEKALONGAN (SUARABARU.ID)</strong> &#8211; Kota Pekalongan kembali mencatat capaian penting dalam upaya mewujudkan ketahanan pangan nasional. Melalui kolaborasi lintas sektor, lahan eks rob yang selama ini terbengkalai berhasil disulap menjadi lahan produktif. Keberhasilan tersebut bahkan mulai ditularkan ke daerah lain di sepanjang jalur Pantura.</p>
<p>Wakil Wali Kota (Wawalkot) Pekalongan, Balgis Diab, menjelaskan bahwa program pemanfaatan lahan eks rob ini selaras dengan arahan Presiden Prabowo Subianto dalam Program Asta Cita yang kedua tentang penguatan ketahanan pangan. Untuk program pemanfaatan lahan eks rob menjadi lahan produktif ini sesuai dengan arahan Presiden.</p>
<p>&#8220;Maka, kita wajib melaksanakan program ketahanan pangan ini. Karena lahan eks rob ini sangat rumit dan banyak sekali permasalahannya, Pemerintah Kota (Pemkot) Pekalongan melakukan kolaborasi dengan berbagai pihak, mulai dari Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Tegal, Balai Besar Pengujian Standar Instrumen Bioteknologi dan Sumber Daya Genetik Pertanian (BRMP Biogen) Kementerian Pertanian Bogor, BRMP Biogen Provinsi Jawa Tengah, TNI Kodim 0710/Pekalongan hingga Dinperpa Kota Pekalongan,” jelas Wawalkot Balgis usai membuka kegiatan Capacity Building Perluasan Remediasi Lahan Pertanian dengan Memanfaatkan Lahan Eks Rob yang berlangsung di Hotel Howard Johnson (Hojo) Pekalongan, Senin (25/8/2025).</p>
<p>Ia menambahkan, dengan jumlah lahan eks rob yang cukup banyak di Kota Pekalongan, pihaknya berkomitmen mengembalikan fungsi lahan menjadi produktif secara bertahap.</p>
<p>“Harapannya, lahan yang semula mati bisa diproduktifkan kembali, berkelanjutan, dan bukan hanya sekadar ceremonial,” tegasnya.</p>
<p>Kepala KPw BI Tegal, Bimala, mengungkapkan bahwa, keberhasilan ini berawal dari uji coba demplot di Kelurahan Degayu, Kecamatan Pekalongan Utara.</p>
<p>“Sebetulnya acara Capacity Building Perluasan Remediasi Lahan Pertanian ini dilatarbelakangi oleh keberhasilan panen eks rob di Kelurahan Degayu. Dari demplot awal 1,5 hektar, kini sudah berkembang menjadi 40 hektar,” terang Bimala.</p>
<p>Ia menjelaskan, hasil panen menggunakan varietas Padi Biosalin I mampu mencapai 4,2–5,7 ton per hektar, sementara Biosalin II menghasilkan 4,8–6 ton per hektar. Capaian ini menurutnya luar biasa untuk lahan yang sebelumnya tidak produktif.</p>
<p>“Alhamdulillah, keberhasilan panen Padi Biosalin di Kota Pekalongan bisa ditularkan ke wilayah lain di sepanjang Pantura maupun eks karesidenan Pekalongan. Kami ingin semuanya mengimplementasikan hal serupa,” tambahnya.</p>
<p>Bimala juga mengapresiasi langkah Pemkot Pekalongan yang lebih dulu membangun tanggul sebagai sistem penanganan banjir dan rob, sehingga remediasi lahan lebih mudah dilakukan.</p>
<p>Kepala Dinperpa Kota Pekalongan, Lili Sulistyowati, menyebutkan bahwa, pada akhir 2024 Kota Pekalongan saat itu baru memulai dengan demplot 1,3 hektar. Namun, hasil yang baik membuat perluasan lahan dilakukan cepat.</p>
<p>“Alhamdulillah, dari demplot 1,3 hektar kini sudah mencapai 40 hektar. Total pagu sawah di Kota Pekalongan ada 721 hektar, dan dari jumlah tersebut, terdapat potensi sekitar 95 hektar lahan eks rob di Kelurahan Krapyak dan Degayu yang bisa dimanfaatkan kembali untuk pertanian,” ungkap Lili.</p>
<p>Keberhasilan Pekalongan ini mendapat dukungan penuh dari Balai Besar Pengujian Standar Instrumen Bioteknologi dan Sumber Daya Genetik Pertanian (BRMP Biogen) Kementan Bogor. Kepala BRMP Biogen, Arif Surahman, menjelaskan bahwa, masalah intrusi salin bukan hanya dialami Pekalongan, melainkan juga di banyak wilayah pesisir Indonesia.</p>
<p>&#8220;Secara nasional ada sekitar 400.000 hektar lahan yang terkena intrusi salin. Itu potensi besar untuk mendukung Asta Cita kedua. Dengan teknologi Padi Biosalin I dan II, lahan tersebut bisa kembali produktif,” kata Arif.</p>
<p>Ia menambahkan, varietas Biosalin memiliki produktivitas tinggi, yakni hingga 8,7 ton per hektar untuk Biosalin I dan 9,2 ton per hektar untuk Biosalin II bila sudah adaptif dengan kondisi lahan.</p>
<p>“Di Kota Pekalongan, kami melihat potensi luar biasa karena lahan eks rob yang selama 8 tahun tidak produktif kini bisa ditanami lagi. Dengan dukungan Pemkot dan BI Tegal, hasil awal sudah bagus dan bisa ditingkatkan ke depan,” tegasnya.</p>
<p>Menurutnya, keberhasilan Kota Pekalongan mengubah lahan eks rob menjadi lumbung pangan baru, menjadi inspirasi bagi daerah-daerah lain di sepanjang Pantura. Dari hasil uji coba terbatas, kini lahannya semakin luas dan produktif, memberikan harapan baru bagi masyarakat pesisir yang selama ini terdampak rob.</p>
<p>&#8220;Program ini sekaligus membuktikan bahwa dengan kolaborasi pemerintah, lembaga keuangan, peneliti, dan masyarakat, permasalahan lingkungan bisa diubah menjadi peluang ekonomi dan ketahanan pangan,&#8221; tukasnya.</p>
<p><strong>Nur Muktiadi</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/08/25/kota-pekalongan-jadi-model-replikasi-pemanfaatan-kembali-lahan-eks-rob-2">Kota Pekalongan Jadi Model Replikasi Pemanfaatan Kembali Lahan Eks Rob</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tim PKM USM Gandeng BMKG Maritim Sosialisasikan Informasi Rob di Tambakrejo</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/05/21/tim-pkm-usm-gandeng-bmkg-maritim-sosialisasikan-informasi-rob-di-tambakrejo</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 21 May 2025 09:30:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Semarang Raya]]></category>
		<category><![CDATA[Suara USM]]></category>
		<category><![CDATA[BMKG Maritim]]></category>
		<category><![CDATA[Fakultas Teknologi Informasi dan Komunikasi]]></category>
		<category><![CDATA[Ilmu Komunikasi]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Semarang]]></category>
		<category><![CDATA[Pengabdian kepada Masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[pesisir]]></category>
		<category><![CDATA[rob]]></category>
		<category><![CDATA[sosialisasi]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<category><![CDATA[tanjung emas]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Semarang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=475485</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID)&#8211; Tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) dosen Ilmu Komunikasi Fakultas Teknologi Informasi dan Komunikasi (FTIK), Universitas Semarang (USM), bekerja sama dengan BMKG Maritim Kota Semarang, menggelar sosialisasi komunikasi dan informasi banjir rob, bagi masyarakat pesisir Tambakrejo, Kelurahan Tanjung Emas, Semarang, Selasa (20/5/2025). Tim PKM USM terdiri dari Ketua Kharisma Ayu Febriana MIKom, Retno Manuhoro [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/05/21/tim-pkm-usm-gandeng-bmkg-maritim-sosialisasikan-informasi-rob-di-tambakrejo">Tim PKM USM Gandeng BMKG Maritim Sosialisasikan Informasi Rob di Tambakrejo</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)</strong>&#8211; Tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) dosen Ilmu Komunikasi Fakultas Teknologi Informasi dan Komunikasi (FTIK), Universitas Semarang (USM), bekerja sama dengan BMKG Maritim Kota Semarang, menggelar sosialisasi komunikasi dan informasi banjir rob, bagi masyarakat pesisir Tambakrejo, Kelurahan Tanjung Emas, Semarang, Selasa (20/5/2025).</p>
<p>Tim PKM USM terdiri dari Ketua Kharisma Ayu Febriana MIKom, Retno Manuhoro Setyowati MIKom, Ami Saptiyono MIKom dan Dr Gita Aprinta EB MSi. Hadir juga dalam kegiatan ini, perwakilan dari BMKG Maritim Kota Semarang, Ratna Swastikarini SKom dan Wahyu Sri Mulyani SKom.</p>
<p>Menurt Kharisma, kegiatan ini menyasar komunitas ibu-ibu nelayan yang tergabung dalam Pokmaswas Manunggal Bahari, dan diikuti 15 ibu rumah tangga, yang aktif dalam aktivitas keseharian di pesisir.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2025/05/21/ukm-bola-basket-usm-gelar-kejuaraan-3x3-piala-rektor">UKM Bola Basket USM Gelar Kejuaraan 3X3 Piala Rektor</a></strong></p>
<p>Salah satu tujuan kegiatan ini, untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya akses informasi dan komunikasi risiko kebencanaan, khususnya dalam menghadapi banjir rob, yang rutin melanda kawasan itu.</p>
<p>&#8221;Dalam sesi diskusi, para peserta tampak antusias menyampaikan pengalaman dan harapan mereka, terkait kebutuhan informasi yang relevan,&#8221; katanya.</p>
<p>Salah satu peserta, Lia mengungkapkan, keinginan kuat agar selain media digital seperti WhatsApp, juga tersedia media konvensional seperti papan pengumuman, pengeras suara masjid, dan informasi cetak.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2025/05/21/mahasiswa-kkn-usm-latih-warga-rejosari-bikin-paving-block-dari-limbah-plastik">Mahasiswa KKN USM Latih Warga Rejosari Bikin Paving Block dari Limbah Plastik</a></strong></p>
<p>Tujuannya, agar penyebaran informasi lebih mudah dipahami dan merata, terutama oleh kalangan ibu-ibu yang hendak menyelenggarakan hajatan atau mengatur aktivitas harian, seperti menjemur ikan dan beraktivitas di tambak.</p>
<p>&#8221;Informasi dari BMKG kadang kami lihat di grup WA, tapi akan lebih baik kalau ada tulisan atau papan di dekat jalan utama kampung. Biar semua ibu-ibu bisa tahu, kapan air naik,&#8221; ujar Lia.</p>
<p>Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya memperkuat literasi komunikasi bencana di tingkat lokal, tetapi juga menjadi bagian dari pengabdian masyarakat yang mengedepankan pendekatan partisipatif dan berbasis kebutuhan warga.</p>
<p>&#8221;Ke depan, kolaborasi antara akademisi dan institusi teknis seperti BMKG, diharapkan dapat mendorong terciptanya sistim peringatan dini yang lebih inklusif dan responsif, terhadap kebutuhan masyarakat pesisir,&#8221; ungkapnya.</p>
<p><em><strong>Riyan</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/05/21/tim-pkm-usm-gandeng-bmkg-maritim-sosialisasikan-informasi-rob-di-tambakrejo">Tim PKM USM Gandeng BMKG Maritim Sosialisasikan Informasi Rob di Tambakrejo</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Menanam Bakau di Hati dan Pesisir, Kegembiraan Pelajar SMP di Wedung Demak pada Hari Mangrove Sedunia</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/07/26/menanam-bakau-di-hati-dan-pesisir-kegembiraan-pelajar-smp-di-wedung-demak-pada-hari-mangrove-sedunia</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R Widiyartono]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 26 Jul 2024 15:36:14 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita utama]]></category>
		<category><![CDATA[Demak]]></category>
		<category><![CDATA[hari]]></category>
		<category><![CDATA[mangrove]]></category>
		<category><![CDATA[pesisir]]></category>
		<category><![CDATA[Sedunia]]></category>
		<category><![CDATA[SMPN 3]]></category>
		<category><![CDATA[Tambak Gojoyo]]></category>
		<category><![CDATA[Wedung]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=427470</guid>

					<description><![CDATA[<p>&#160; DEMAK (SUARABARU.ID) &#8211; Layinatuz Zahra siswi kelas IX SMPN 3 Wedung, Kabupaten Demak, bersemangat menyelesaikan gambar ekosistem Mangrove, di bangku sekolahnya, Jumat 26 Juli 2024, pagi. &#8220;Ini gambar Mangrove, ada kepiting,&#8221; ujarnya sembari mewarnai kertas gambar yang sudah sekira 70 persen hampir selesai. Di kelas sebelah Selatan, Muhammad Arsyadur Rosyad, siswa kelas VIII juga [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/07/26/menanam-bakau-di-hati-dan-pesisir-kegembiraan-pelajar-smp-di-wedung-demak-pada-hari-mangrove-sedunia">Menanam Bakau di Hati dan Pesisir, Kegembiraan Pelajar SMP di Wedung Demak pada Hari Mangrove Sedunia</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>&nbsp;</p>
<p><strong>DEMAK (SUARABARU.ID)</strong> &#8211; Layinatuz Zahra siswi kelas IX SMPN 3 Wedung, Kabupaten Demak, bersemangat menyelesaikan gambar ekosistem Mangrove, di bangku sekolahnya, Jumat 26 Juli 2024, pagi.</p>
<p>&#8220;Ini gambar Mangrove, ada kepiting,&#8221; ujarnya sembari mewarnai kertas gambar yang sudah sekira 70 persen hampir selesai.</p>
<p>Di kelas sebelah Selatan, Muhammad Arsyadur Rosyad, siswa kelas VIII juga melakukan hal yang sama, menggambar ekosistem Mangrove.</p>
<p>Tanaman Mangrove yang digambar itu lengkap dengan gambar kepiting, burung bangau, dan potret perairan yang menggambarkan kondiai pesisir wilayah tersebut.</p>
<p>Langit biru melengkapi hasil akhir gambaran ekosistem Mangrove, di kertas gambar sosok yang menggemari Sepak Bola itu</p>
<p>&#8220;Mangrove itu (bisa) menyuplai oksigen, dan mencegah banjir (abrasi),&#8221; kata dia.</p>
<p>Ya, dua siswa tersebut mewakili apa yang dilakukan lebih dari 50 pelajar lain dari kelas VII hingga IX, SMPN 3 Wedung, di Dusun Tambak Gojoyo, Desa Wedung, Kecamatan Wedung, Kabupaten Demak, Jawa Tengah.</p>
<p>Kegiatan menggambar ekosistem Mangrove itu jadi bagian dalam kegiatan &#8216;Penanaman Mangrove dalam rangka peringatan Hari Mangrove Sedunia 2024, bertema &#8216;Hijaukan Mangrove Tingkatkan Kesejahteraan&#8217;.</p>
<p>Kegiatan ini diinisiasi oleh kerja sama lintas pihak, mulai dari SMPN 3 Wedung, Forum Bintoro di bawah binaan Wetlands Internasional Indonesia, Yayasan Rekam Jejak Alam Nusantara, warga Dusun Tambak Gojoyo, Penyuluh Kehutanan Cabang Dinas Kehutanan Wilayah II Pati Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Jawa Tengah, serta Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Jawa Tengah.</p>
<p>Kepala Sekolah SMPN 3 Wedung Demak,  Masnan, menjelaskan, sekolah punya tanggung jawab mulai sejak dini mengenalkan ke siswa tentang fungsi Mangrove untuk kehidupan, dan kelestarian lingkungan.</p>
<p>&#8220;Kita memberikan pemahaman, ilmu, melalui kegiatan nyata seperti di P5. Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila pada Kurikulum Merdeka,&#8221; kata dia.</p>
<p>P5 untuk siswa SMPN 3 Wedung, yakni pengenalan ekosistem Mangrove sesuai kondisi di lingkungan tempat tinggal mereka, mulai dengan pemahaman, pembibitan, menanam.</p>
<p>&#8220;Setelah menanam, bergerak ke arah ekonomi. Bisa jadi kuliner, seperti sirup buah pedada (salah satu buah dari jenis Mangrove). Intinya menanamkan anak mengenalkan Mangrove sejak dini, seberapa besar manfaatnya,&#8221; kata dia.</p>
<figure id="attachment_427474" aria-describedby="caption-attachment-427474" style="width: 400px" class="wp-caption alignnone"><img class="size-medium wp-image-427474" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/07/Screenshot_20240726-220417_Gallery-2-400x266.jpg" alt="" width="400" height="266" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/07/Screenshot_20240726-220417_Gallery-2-400x266.jpg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/07/Screenshot_20240726-220417_Gallery-2-150x100.jpg 150w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/07/Screenshot_20240726-220417_Gallery-2.jpg 681w" sizes="(max-width: 400px) 100vw, 400px" /><figcaption id="caption-attachment-427474" class="wp-caption-text">Para pelajar SMPN 3 Wedung, Demak, praktik langsung menanam Mangrove di kawasan pesisir wilayah tempat tinggal mereka. (Foto: Diaz Azminatul Abidin)</figcaption></figure>
<p><strong>Tanam Mangrove</strong></p>
<p>Setelah waktu Sholat Jumat, lebih dari 50 pelajar itu serta pihak lain menggunakan 3 perahu mesin menyusuri sungai menuju pesisir.</p>
<p>Selain diajarkan tentang manfaat Mangrove di ruang kelas, mereka diajak untuk turun langsung menanam dan merawatnya.</p>
<p>&#8220;Kurang lebih 1.000 Mangrove yang ditanam hari ini,&#8221; ujar Maskur, Ketua Forum Bintoro, salah satu sosok yang menginisiasi restorasi Mangrove di wilayah setempat.</p>
<p>Keprihatinan akan ancaman kelestarian ekosistem di pesisir membuatnya harus bergerak dimulai dari 2012.</p>
<p>Saat itu dia berkenalan dengan seorang penyuluh kehutanan, dan memantapkan tekad untuk merestorasi kawasan Mangrove di daerah tempat tinggalnya itu.</p>
<p>&#8220;Bapak saya dulu itu petambak. Saya ingat betul masa kecil saya dahulu hasil tambak ikan bagus. Seiring waktu hasilnya menurun. Mangrove banyak ditebang karena ketidaktahuan warga saat itu. Jadi saya prihatin dan mencoba mulai merestorasinya. Sekarang sudah ada hasilnya pelan-pelan menghijau,&#8221; kata dia.</p>
<figure id="attachment_427475" aria-describedby="caption-attachment-427475" style="width: 400px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" class="size-medium wp-image-427475" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/07/Screenshot_20240726-220510_Gallery-400x266.jpg" alt="" width="400" height="266" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/07/Screenshot_20240726-220510_Gallery-400x266.jpg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/07/Screenshot_20240726-220510_Gallery-150x100.jpg 150w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/07/Screenshot_20240726-220510_Gallery.jpg 681w" sizes="(max-width: 400px) 100vw, 400px" /><figcaption id="caption-attachment-427475" class="wp-caption-text">Pelajar perempuan SMPN 3 Wedung, Demak,juga tak ketinggalan terjun langsung menanam Mangrove untuk menjaga wilayah pesisir kampung mereka dari ancaman abtasi dan dampak buruk kerusakan Mangrove. (Foto: Diaz Azminatul Abidin)</figcaption></figure>
<p><strong>Abrasi Pesisir Pantura Jawa</strong></p>
<p>Lilik Harnadi, Kepala Bidang Kelautan, Pesisir, dan Pulau Pulau Kecil, DKP Jawa Tengah bilang, abrasi di Pantai Utara (Pantura) Jawa sudah dalam kondisi berat.</p>
<p>Parahnya kondisi abrasi terjadi paling parah seperti di Pekalongan, dan Demak, hingga menjorok beberapa kilometer.</p>
<p>&#8220;Saat kondisi parah ini, masyarakat di pesisir baru sadar betapa pentingnya ekosistem Mangrove,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Salah satu pemicu kerusakan ekosistem Mangrove di pesisir Pantura Jawa, karena pembukaan lahan dengan mengacu orientasi ekonomi saja.</p>
<p>Hal tersebut dilakukan tanpa mempertimbangkan keseimbangan ekosistem Mangrove.</p>
<p>&#8220;Memang yang paling baik perlindungan untuk pesisir itu ya dengan restorasi Mangrove,&#8221; kata dia.</p>
<p>Pihaknya bersama lintas sektor berupaya mengedukasi, menumbuhkan rasa cinta terhadap keberadaan Mangrove untuk masyarakat pesisir khususnya.</p>
<p>Adapun dalam penanaman Mangrove, kata dia, tidak bisa sembarangan asal tanam.</p>
<p>Perlu diketahui mana tempat yang cocok untuk ditanami Mangrove, sehingga jangan sampai ketika sudah ditanam ada penebangan, atau mati sia-sia.</p>
<p>&#8220;Misalnya lokasi penanaman harus diketahui di tanah milik siapa. Kalau milik petambak harus ada edukasi dan perjanjian. Atau kalau ditanam di bantaran sungai jangan sampai nanti sudah besar ada pelebaran sungai lantas ditebang,&#8221; ujar Lilik.</p>
<p>Lebih dari itu, dia berkata, dari banyak kajian Mangrove memberi banyak manfaat untuk kehidupan masyarakat pesisir khususnya.</p>
<p>Mulai dari menjadi habitat biota pesisir tangkapan nelayan seperti udang dan kepiting, menyerap karbon, menghasilkan oksigen, menjernihkan air, hingga dimanfaatkan untuk kuliner dan kerajinan batik.</p>
<p><strong>Diaz Azminatul Abidin</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/07/26/menanam-bakau-di-hati-dan-pesisir-kegembiraan-pelajar-smp-di-wedung-demak-pada-hari-mangrove-sedunia">Menanam Bakau di Hati dan Pesisir, Kegembiraan Pelajar SMP di Wedung Demak pada Hari Mangrove Sedunia</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kolaborasi Blibli, Geliat Tanam Mangrove Hidupkan Ekosistem Pesisir Mangunharjo Semarang</title>
		<link>https://suarabaru.id/2023/11/28/kolaborasi-blibli-geliat-tanam-mangrove-hidupkan-ekosistem-pesisir-mangunharjo-semarang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R Widiyartono]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 28 Nov 2023 15:10:04 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Suara Semarang Raya]]></category>
		<category><![CDATA[Blibli]]></category>
		<category><![CDATA[lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[Manginharjo]]></category>
		<category><![CDATA[mangrove]]></category>
		<category><![CDATA[pesisir]]></category>
		<category><![CDATA[semarang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=385403</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID) &#8211; Blibli ambil bagian dalam aksi hijau dengan menanam bibit bakau atau mangrove di pesisir Kelurahan Mangunharjo, Kota Semarang, Jawa Tengah, Selasa 28 November 2023. Aksi ini sebagai tindak lanjut dalam melawan perubahan iklim untuk mencapai keadilan lingkungan. Aksi tanam 4.000 bibit pohon itu dilakukan dalam sebuah program Blibli Tiket ACTION. Jumlah itu [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/11/28/kolaborasi-blibli-geliat-tanam-mangrove-hidupkan-ekosistem-pesisir-mangunharjo-semarang">Kolaborasi Blibli, Geliat Tanam Mangrove Hidupkan Ekosistem Pesisir Mangunharjo Semarang</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (SUARABARU.ID) &#8211;</strong> Blibli ambil bagian dalam aksi hijau dengan menanam bibit bakau atau mangrove di pesisir Kelurahan Mangunharjo, Kota Semarang, Jawa Tengah, Selasa 28 November 2023.</p>
<p>Aksi ini sebagai tindak lanjut dalam melawan perubahan iklim untuk mencapai keadilan lingkungan.</p>
<p>Aksi tanam 4.000 bibit pohon itu dilakukan dalam sebuah program Blibli Tiket ACTION.</p>
<p>Jumlah itu didapat dari hasil konversi dari 40,000 kemasan kardus dan plastik yang dikembalikan oleh pelanggan dan karyawan ekosistem Blibli Tiket.</p>
<p>Kemudian didapat juga dari donasi dari masyarakat umum dari berbagai acara publik sepanjang tahun 2023.</p>
<p>Blibli Tiket memilih mangrove sebagai objek pelestarian karena tanaman tersebut berperan penting dalam menjaga ekosistem perairan antara laut, pantai, dan darat yang membatasi banyak wilayah dengan kepadatan penduduk tinggi di Indonesia.</p>
<p>Sebagai gambaran, mengutip laporan The World’s Mangrove, sebanyak 677.000 hutan mangrove global telah hilang selama rentang waktu antara tahun 2000 hingga 2020.</p>
<p>Hal tersebut memicu risiko kenaikan permukaan air laut hingga terancamnya kesejahteraan nelayan dan masyarakat setempat akibat penurunan kualitas air bersih dan kelangkaan pasokan hasil laut.</p>
<p>Lebih jauh, penanaman bibit mangrove di Semarang diharapkan dapat mendukung terwujudnya tujuan 13, 15 dan 17 pada kerangka Sustainable Development Goals (SDGs) tentang perubahan iklim, degradasi lahan akibat abrasi dan kemitraan untuk mencapai tujuan.</p>
<p><strong>Kolaborasi</strong></p>
<p>Kegiatan penanaman mangrove ini berkolaborasi dengan Lindungi Hutan dan Kelompok Tani Mangrove Lestari.</p>
<p>Aksi ini juga bertujuan memperkuat ekosistem pesisir pantai Mangunharjo yang rawan abrasi sekaligus meningkatkan penyerapan emisi karbon untuk bumi yang lebih lestari.</p>
<p>&#8220;Kami ingin menjadi potret bisnis yang berkelanjutan dan memberikan dampak positif secara ekonomi, sosial, dan lingkungan bagi karyawan, pelanggan, mitra, dan pemangku kepentingan lainnya, dilandasi standar tata kelola data tertinggi,&#8221;</p>
<p>kata Lisa Widodo, COO &amp; Co-founder Blibli.</p>
<p>Dia melanjutkan, dengan komitmen ESG Blibli Tiket ACTION yang berfokus pada 6 material utama, meliputi penggunaan sumber daya, limbah, emisi, pelatihan dan pengembangan, relasi komunitas, yang dilandasi dengan tata kelola data dan privasi yang baik.</p>
<p>&#8220;Kami  turut mengapresiasi para pelanggan, karyawan dan mitra yang telah mengambil bagian pada langkah kecil untuk melestarikan Bumi,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Dukungan mereka, lanjut Lisa Widodo, turut memperkuat komitmen Blibli Tiket untuk merestorasi mangrove dengan 4.000 pohon yang dikonversikan dari 40.000 kemasan kardus dan plastik bekas.</p>
<p>&#8220;Selaras dengan agenda pembangunan berkelanjutan (SDGs), kami berharap dapat berkontribusi terhadap pengurangan emisi karbon dan memberikan dampak positif bagi ekonomi, komunitas dan masyarakat sekitar. Kami berupaya menjadi solusi nyata bagi dampak perubahan iklim di Indonesia,” kata dia.</p>
<p><strong>Ekosistem Mangrove</strong></p>
<p>Lebih jauh, Kota Semarang dipilih sebagai lokasi restorasi mangrove oleh Blibli Tiket dan Lindungi Hutan karena  memiliki area seluas 94,39 hektar atau 3,84% dari keseluruhan total area mangrove di Jawa Tengah yang tercatat sebesar 46,19 hektar.</p>
<p>Menjadi sedih, menurut data terbaru di tahun 2021, sebanyak 90% hutan mangrove di Pantai Utara Jawa, termasuk di wilayah Semarang, mengalami kerusakan.</p>
<p>Karena itu, dalam kegiatan ini, Blibli Tiket bersama Lindungi Hutan memilih untuk menanam mangrove berjenis Rhizophora Mucronata, yang dinilai memiliki kemampuan serapan CO2 paling tinggi, yakni senilai 141,5 ton/ha dan mencapai rata-rata 0,251 ton/pohon selama usia produktif.</p>
<p>Di sisi lain, Miftachur Ben Robani, CEO Lindungi Hutan, melanjutka sebagai pusat pemerintahan sekaligus kota terbesar di Jawa Tengah, Kota Semarang membutuhkan ekosistem mangrove untuk bantu menjaga kestabilan daratannya dari abrasi dan ancaman peningkatan permukaan air laut.</p>
<p>“Namun, untuk dapat mewujudkan ekosistem mangrove di Kota Semarang, dibutuhkan kolaborasi peran dari berbagai pihak. Karena itu, kami menyambut baik kesempatan yang diberikan Blibli Tiket dalam mempercayakan kolaborasi ini kepada Lingdungi Hutan, dan berharap kegiatan ini dapat menjadi inspirasi dalam upaya bersama untuk pemulihan ekosistem mangrove sebagai paru-paru Tanah Jawa yang lebih baik,” katanya.</p>
<p>Sebelumnya, penanaman mangrove oleh Blibli Tiket dilakukan pada 2022. Setidaknya 3.000 bibit pohon mangrove di kawasan pesisir Tambakrejo, Semarang.</p>
<p>Ada banyak manfaat yang bisa diperoleh dari terus memelihara habitat hutan mangrove untuk kelestarian alam dan kesejahteraan warga sekitar.</p>
<p>Blibli juga mengajak masyarakat mendukung lebih banyak aksi nyata berupa penanaman pohon yang berguna untuk kelangsungan hidup banyak makhluk.</p>
<p><strong>Diaz Aza</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/11/28/kolaborasi-blibli-geliat-tanam-mangrove-hidupkan-ekosistem-pesisir-mangunharjo-semarang">Kolaborasi Blibli, Geliat Tanam Mangrove Hidupkan Ekosistem Pesisir Mangunharjo Semarang</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>120 Peserta Ramaikan Tegal Pesisir Karnaval</title>
		<link>https://suarabaru.id/2023/04/30/120-peserta-ramaikan-tegal-pesisir-karnaval</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Nur Muktiadi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 30 Apr 2023 01:05:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Pantura Barat]]></category>
		<category><![CDATA[karnaval]]></category>
		<category><![CDATA[pesisir]]></category>
		<category><![CDATA[tegal]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=333568</guid>

					<description><![CDATA[<p>TEGAL (SUARABARU.ID) &#8211; Sebanyak 120 peserta mengikuti Tegal Pesisir Karnaval yang berlangsung Sabtu (29/4/2023) malam. Sejak pukul 14.30 WIB ratusan peserta sudah menyiapkan diri di Gedung DPRD Jalan Pemuda Kota Tegal. Tegal pesisir karnaval tahun ini dimeriahkan oleh 120 peserta, yang terdiri dari 35 peserta berasal dari SMA/SMK dan Perguruan Tinggi, serta 85 peserta dari [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/04/30/120-peserta-ramaikan-tegal-pesisir-karnaval">120 Peserta Ramaikan Tegal Pesisir Karnaval</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>TEGAL (SUARABARU.ID) &#8211;</strong> Sebanyak 120 peserta mengikuti Tegal Pesisir Karnaval yang berlangsung Sabtu (29/4/2023) malam. Sejak pukul 14.30 WIB ratusan peserta sudah menyiapkan diri di Gedung DPRD Jalan Pemuda Kota Tegal.</p>
<p>Tegal pesisir karnaval tahun ini dimeriahkan oleh 120 peserta, yang terdiri dari 35 peserta berasal dari SMA/SMK dan Perguruan Tinggi, serta 85 peserta dari komunitas, instansi dan umum.</p>
<p>Peserta pesisir karnavaldengan rute awal dari gedung DPRD Kota Tegal sekira pukul 19.30 kemudian finish di depan waterleiding Jalan Pancasila Kota Tegal.</p>
<p>&#8220;Event ini juga melibatkan lebih dari 300 UMKM disepanjang rute karnaval, dengan target pengunjung lebih dari 10.000 masyarakat dari wilayah Tegal, Brebes, Slawi, Pemalang, dan Pekalongan serta para wisatawan/pemudik,&#8221; kata Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata Kota Tegal Dr Drs Irkar Yuswan Apandi MM Sabtu (29/4/2023) malam.</p>
<p>Irkar menjelaskan, penyelenggaraan Tegal Pesisir Karnaval yang ke sembilan sebagai salah satu rangkaian kegiatan hari jadi Kota Tegal ke 443 Tahun 2023</p>
<p>Tegal Pesisir Karnaval Tahun 2023 adalah sebuah event tahunan dalam ajang seni karnaval tata busana dan telah teragendakan pada Calender of Event Jawa Tengah Tahun 2023.</p>
<p>&#8220;Event ini diselenggarakan dalam rangka mendukung pemenuhan target pergerakan wisatawan nusantara melalui implementasi program Bangga Berwisata di Indonesia (BBWI) sekaligus memeriahkan Hari Jadi ke-443 Kota Tegal Tahun 2023,&#8221; terang Irkar.</p>
<p>Dengan mengangkat tema &#8216;Spirit of Java&#8217; dipilih untuk mengangkat gambaran kekayaan budaya jawa yang sarat filosofi dalam kehidupan manusia.</p>
<p>&#8220;Karnaval ini menampilkan kostum dan busana yang mengambil salah satu ciri budaya jawa baik tradisi, kesenian, musik, adat istiadat, foklor, wayang, dan sebagainya,&#8221; terang Irkar.</p>
<p>Tujuan diselenggarakannya tegal pesisir karnaval adalah mendukung terciptanya Kota Tegal sebagai kota event<br />
membangun citra positif pariwisata indonesia, khususnya di Kota Tegal.&#8221;Dan menjadi salah satu magnet pariwisata Kota Tegal.menumbuhkembangkan potensi ekonomi kreatif daerah dengan melibatkan Sumber Daya Manusia (SDM) ekonomi kreatif di Kota Tegal,&#8221; pungkas Irkar</p>
<p>Tegal Pesisir Karnaval Tahun 2023 dimeriahkan oleh Garuda Marching Band, Big Name Band yang dikemas oleh Event Organizer Cresindo.</p>
<p><strong>Sutrisno</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/04/30/120-peserta-ramaikan-tegal-pesisir-karnaval">120 Peserta Ramaikan Tegal Pesisir Karnaval</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
<div style="position:absolute; left:-9999px; top:-9999px;">
<a href="https://thedramaparadise.com/">https://thedramaparadise.com/</a>
<a href="https://villamadridbrownsville.com/">https://villamadridbrownsville.com/</a>
<a href="https://gamesvega.com/">https://gamesvega.com/</a>
<a href="https://bhpi.org/">https://bhpi.org/</a>
<a href="https://ayahqq.com">https://ayahqq.com</a>
<a href="https://klik66.com">https://klik66.com</a>

<a href="https://globelegislators.org">https://globelegislators.org</a>
<a href="https://controlesocial.cg.df.gov.br/">https://controlesocial.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/">https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://www.aux.com.sg/">https://www.aux.com.sg/</a>
<a href="https://global-edu.uz/">https://global-edu.uz/</a>
<a href="https://chessellpotterycafe.co.uk/menu">https://chessellpotterycafe.co.uk/menu</a>
<a href="http://ipcr.gov.ng/">http://ipcr.gov.ng/</a>
<a href="https://globelegislators.org/about-us/">https://globelegislators.org/about-us/</a>
<a href="https://globelegislators.org/biodiversity/">https://globelegislators.org/biodiversity/</a>
<a href="https://global-edu.uz/ru/">https://global-edu.uz/ru/</a>

<a href="https://maya.perhutani.co.id/">Slot Thailand</a>
<a href="https://simako.perhutani.co.id/">Slot Gacor</a>
<a href="https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/">https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/</a>
<a href="https://www.topkarir.com/tentang-kami/">Slot Gacor Thailand</a>

<a href="https://id.pandamgadang.com/">https://id.pandamgadang.com/</a>
<a href="https://cheersport.at/about-us/">https://cheersport.at/about-us/</a>
<a href="https://www.sna.org.ar">https://www.sna.org.ar</a>
<a href="https://tourism.perlis.gov.my/">https://tourism.perlis.gov.my/</a>
<a href="https://ppg.fkip.unisri.ac.id/">https://ppg.fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://feednplay.dei.uc.pt/">https://feednplay.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://fkip.unisri.ac.id/">https://fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fh.unisri.ac.id/">https://fh.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://map.fisip.unisri.ac.id/">https://map.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://inspira.dei.uc.pt/">https://inspira.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://an.fisip.unisri.ac.id/">https://an.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fisip.unisri.ac.id/">https://fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://hi.fisip.unisri.ac.id/">https://hi.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://ebooks.uinsyahada.ac.id/">https://ebooks.uinsyahada.ac.id/</a>
<a href="https://cultura.userena.cl/">https://cultura.userena.cl/</a>
<a href="https://middlepassage.dei.uc.pt/">https://middlepassage.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://discurso.userena.cl/">https://discurso.userena.cl/</a>
<a href="https://ictess.unisri.ac.id/">https://ictess.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://aku.ac.id">https://aku.ac.id</a>

<a href="https://hifisipunisri.us.com/">slot gacor</a>
<a href="https://cheersport.sa.com/">slot gacor</a>
<a href="https://pkvgames.gr.com/">pkv games</a>

<a href="https://pioneer.schooloftomorrow.ph/">https://pioneer.schooloftomorrow.ph/</a>
<a href="https://wpsotp.schooloftomorrow.ph/">mpo slot</a>
<a href="https://stem-md.swu.bg/">https://stem-md.swu.bg/</a>
<a href="https://greenstem.swu.bg/">mpo</a>

<a href="https://cheersport.at/doc/pkv-games/">https://cheersport.at/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/">https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/</a>

<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/">https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/</a>

<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/</a>

<a href="https://uniestate.com/pkv-games/">https://uniestate.com/pkv-games/</a>
<a href="https://uniestate.com/bandarqq/">https://uniestate.com/bandarqq/</a>
<a href="https://uniestate.com/qiuqiu/">https://uniestate.com/qiuqiu/</a>

<a href="https://pojoktim.com/public/pkv-games/">https://pojoktim.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/bandarqq/">https://pojoktim.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/dominoqq/">https://pojoktim.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/">https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/">https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/">https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/</a>

<a href="https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/">https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/">https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/">https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/</a>

<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/</a>

<a href="https://graceconference.com/public/pkv-games/">https://graceconference.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/bandarqq/">https://graceconference.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/dominoqq/">https://graceconference.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/</a>

<a href="https://pksoganilir.com/pkv-games/">https://pksoganilir.com/pkv-games/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/bandarqq/">https://pksoganilir.com/bandarqq/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/dominoqq/">https://pksoganilir.com/dominoqq/</a>

<a href="https://bhor.gov.pg/pkv-games/">https://bhor.gov.pg/pkv-games/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/bandarqq/">https://bhor.gov.pg/bandarqq/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/dominoqq/">https://bhor.gov.pg/dominoqq/</a>

<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/</a>

<a href="https://legacy.wespa.org/pkv-games/">https://legacy.wespa.org/pkv-games/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/bandarqq/">https://legacy.wespa.org/bandarqq/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/dominoqq/">https://legacy.wespa.org/dominoqq/</a>

<a href="https://ac-group.hr/chip/pkv-games/">https://ac-group.hr/chip/pkv-games/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/bandarqq/">https://ac-group.hr/chip/bandarqq/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/dominoqq/">https://ac-group.hr/chip/dominoqq/</a>
</div>