<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>pertamax Archives - SuaraBaru.id</title>
	<atom:link href="https://suarabaru.id/tag/pertamax/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<description>Media Online Tajam dan Berimbang</description>
	<lastBuildDate>Mon, 15 Jun 2026 16:54:28 +0000</lastBuildDate>
	<language>id-ID</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=5.9.13</generator>

<image>
	<url>https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2018/06/cropped-logofooter-32x32.png</url>
	<title>pertamax Archives - SuaraBaru.id</title>
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Pertamax Naik, Konsumsi Pertalite di Batang Meningkat</title>
		<link>https://suarabaru.id/2026/06/15/pertamax-naik-konsumsi-pertalite-di-batang-meningkat</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Nur Muktiadi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 15 Jun 2026 16:54:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Pantura Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Batang]]></category>
		<category><![CDATA[harga]]></category>
		<category><![CDATA[Pertalite]]></category>
		<category><![CDATA[pertamax]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=564617</guid>

					<description><![CDATA[<p>BATANG (SUARABARU.ID) &#8211; Kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM)  jenis Pertamax dari Rp 12.300,00 menjadi Rp 16.250,00 ternyata berdampak pada peningkatan konsumsi Pertalite, karena pengendara memilih harga yang ekonomis. Peningkatan tersebut terjadi sejak pekan lalu, yakni ditandai dengan bertambahnya jumlah pembeli BBM jenis Pertalite. Berdasarkan data yang dihimpun dari pengelola salah satu SPBU di Kota [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/06/15/pertamax-naik-konsumsi-pertalite-di-batang-meningkat">Pertamax Naik, Konsumsi Pertalite di Batang Meningkat</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BATANG (SUARABARU.ID)</strong> &#8211; Kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM)  jenis Pertamax dari Rp 12.300,00 menjadi Rp 16.250,00 ternyata berdampak pada peningkatan konsumsi Pertalite, karena pengendara memilih harga yang ekonomis. Peningkatan tersebut terjadi sejak pekan lalu, yakni ditandai dengan bertambahnya jumlah pembeli BBM jenis Pertalite.</p>
<p>Berdasarkan data yang dihimpun dari pengelola salah satu SPBU di Kota Batang, terjadi peningkatan pembelian BBM jenis Pertalite dari semula 6 ribu liter, kini menjadi 7 ribu liter per hari. Sedangkan jenis Pertamax masih dalam kategori normal yakni berkisar 1.500 liter per harinya.</p>
<p>Salah satu pengendara, Budi dari Kampung Seturi, sengaja mengganti bahan bakar sepeda motornya, dari semula Pertamax berganti ke Pertalite sejak beberapa hari lalu. Disamping harga yang lebih ekonomis, masyarakat kini beralih ke Pertalite dikarenakan akses pembelian yang lebih mudah.</p>
<p>“Ya sebelumnya pakai Pertamax karena untuk menjaga daya tahan mesin jauh lebih baik. Tapi karena Pertamax itu di kampung nggak ada yang ngecer, terus harganya lagi naik, ya ganti ke Pertalite,” katanya, usai mengisi BBM, di salah satu SPBU Batang, Kabupaten Batang, Senin (15/6/2026).</p>
<p>Sebagai konsumen, mengharapkan agar harga BBM kembali normal, sehingga mengurangi dampak khususnya masyarakat ekonomi menengah ke bawah. “Ya mohon harganya dituruninlah biar kami kerjanya nggak terlalu berat, sekarang apa-apa sulit,” ungkapnya.</p>
<p>Senada salah satu pengemudi ojek online, Toha meski bukan pengguna, tetap mengharapkan agar harga BBM khususnya Pertamax kembali normal. Pasalnya, dampak dari kenaikan tersebut dirasakan dari sisi pemenuhan kebutuhan pokok, yakni dengan naiknya harga kebutuhan pokok.</p>
<p>“Karena pakainya Pertalite, jadi sejak Pertamax naik sih, nggak terlalu terasa. Kecuali harga Pertalite naik, tapi pendapatan jelas naik turunnya lumayan, omzetnya bisa antara Rp100 ribu sampai Rp150 ribu, untuk tarifnya paling dekat Rp8 ribu,” ujar dia.</p>
<p>Ia pun mengharapkan agar harga BBM maupun kebutuhan pokok segera normal kembali, karena sebagai masyarakat kecil tentu menginginkan segalanya mudah dipenuhi.</p>
<p><strong>Nur Muktiadi</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/06/15/pertamax-naik-konsumsi-pertalite-di-batang-meningkat">Pertamax Naik, Konsumsi Pertalite di Batang Meningkat</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Harga Pertamax Resmi Naik per 10 Juni 2026, Disperindag Grobogan Perketat Pengawasan BBM Subsidi di Sejumlah SPBU</title>
		<link>https://suarabaru.id/2026/06/10/harga-pertamax-resmi-naik-per-10-juni-2026-disperindag-grobogan-perketat-pengawasan-bbm-subsidi-di-sejumlah-spbu</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R Widiyartono]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 10 Jun 2026 09:23:21 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Grobogan]]></category>
		<category><![CDATA[BBM]]></category>
		<category><![CDATA[disperindag]]></category>
		<category><![CDATA[Grobogan]]></category>
		<category><![CDATA[Nonsubsidi]]></category>
		<category><![CDATA[pertamax]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=563592</guid>

					<description><![CDATA[<p>GROBOGAN (SUARABARU.ID) – Harga BBM Nonsubsidi Pertamax yang mengalami kenaikan sebesar Rp4.000 per liter per Rabu 10 Juni 2026 membuat masyarakat mulai mengeluhkan kondisi tersebut. Di Kabupaten Grobogan, sejumlah masyarakat terlihat mengeluhkan harga BBM Nonsubsidi Pertamax yang mengalami kenaikan Rp 16.250 per liter per 10 Juni 2026. Sebelumnya, harga BBM Pertamax berada di angka Rp [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/06/10/harga-pertamax-resmi-naik-per-10-juni-2026-disperindag-grobogan-perketat-pengawasan-bbm-subsidi-di-sejumlah-spbu">Harga Pertamax Resmi Naik per 10 Juni 2026, Disperindag Grobogan Perketat Pengawasan BBM Subsidi di Sejumlah SPBU</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>GROBOGAN (SUARABARU.ID) –</strong> Harga BBM Nonsubsidi Pertamax yang mengalami kenaikan sebesar Rp4.000 per liter per Rabu 10 Juni 2026 membuat masyarakat mulai mengeluhkan kondisi tersebut.</p>
<p>Di Kabupaten Grobogan, sejumlah masyarakat terlihat mengeluhkan harga BBM Nonsubsidi Pertamax yang mengalami kenaikan Rp 16.250 per liter per 10 Juni 2026.</p>
<p>Sebelumnya, harga BBM Pertamax berada di angka Rp 12.200 per liter. Kenaikan harga tersebut dikeluhkan masyarakat, terutama mereka yang menggunakan sepeda motor maupun mobil roda empat.</p>
<p>Rani, warga Kota Purwodadi, mengeluhkan kenaikan harga BBM Pertamax tersebut. Ia menyebut, sekali mengisi BBM dalam seminggu ia hanya mengeluarkan Rp 100 ribu saja.</p>
<h6><strong>BACA JUGA : <a href="https://suarabaru.id/2026/06/10/fakultas-ekonomi-usm-gelar-workshop-dan-lomba-video-kreatif">Fakultas Ekonomi USM Gelar Workshop dan Lomba Video Kreatif</a></strong></h6>
<p>“Seminggu paling nggak isi BBM itu dua kali. Sekali isi itu Rp50 ribu, itu buat tiga hari, lumayan hemat buat saya yang cuma antar jemput anak. Sekarang Rp50 ribu itu cuma 3 literan saja, biasanya 4 liter,” jelas Rani, pengendara sepeda motor.</p>
<p>Tak hanya pengguna kendaraan dua saja, pemilik mobil mulai mengeluhkan dengan kenaikan harga BBM Pertamax tersebut. Andika, warga Geyer, mengaku mulai merasakan dampak kenaikan harga BBM Nonsubsidi tersebut.</p>
<p>Dengan kenaikan harga BBM Pertamax per 10 Juni 2026 tersebut, dirinya harus merogoh kocek lebih untuk mengisi 10 liter.</p>
<p>“Biasanya mengisi 10-15 liter. Sekarang uang Rp150 ribu isi BBM Pertamax ini cuma dapat sembilan liter, mau pindah BBM Subsidi tidak punya barcode-nya karena ini saya beli mobil second, bukan new,” jelas Andika.</p>
<h5><strong>Tanggapan Disperindag Grobogan</strong></h5>
<p>Meski banyaknya keluhan dari masyarakat, namun belum terlihat adanya antrian yang menyolok di beberapa Stasiun Pengisian Bahan bakar Umum (SPBU).</p>
<p>Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Grobogan menjelaskan, kondisi di lapangan masih terpantau normal pasca kenaikan harga BBM Nonsubsidi tersebut.</p>
<p>Namun demikian, Kepala Disperindag Grobogan, Pradana Setyawan menegaskan, mulai meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan perubahan pola konsumsi masyarakat pascakenaikan harga BBM Nonsubsidi tersebut.</p>
<p>“Sampai saat ini masih terlihat normal ya. Kalau distribusi BBM di wilayah Grobogan ini saya juga mendengar dari rekan-rekan paguyuban SPBU masih aman. Stoknya juga masih aman,” jelas Danis, sapaan akrabnya.</p>
<p>Danis menegaskan, masyarakat masih beraktivitas seperti biasa dan belum menunjukkan perubahan perilaku pembelian bahan bakar.</p>
<h6><strong>BACA JUGA : <a href="https://suarabaru.id/2026/06/10/pasokan-pangan-diperkuat-harga-bahan-pokok-di-jateng-tetap-terkendali">Pasokan Pangan Diperkuat, Harga Bahan Pokok di Jateng Tetap Terkendali</a></strong></h6>
<p>Kondisi tersebut juga terlihat dari belum adanya indikasi perpindahan pengguna Pertamax ke Pertalite di berbagai SPBU yang dipantau pemerintah daerah.</p>
<p>“Untuk kemungkinan beralihnya pengguna Pertamax ke Pertalite hari ini belum tampak di SPBU. Mungkin masih banyak yang belum mengetahui berita kenaikan harga,” katanya.</p>
<p>Meski demikian, pihaknya tidak ingin lengah terhadap potensi perubahan konsumsi BBM dalam beberapa hari mendatang.</p>
<p>Menurutnya, secara logika ekonomi, kenaikan harga BBM nonsubsidi dapat memengaruhi keputusan sebagian konsumen untuk mencari alternatif yang lebih murah.</p>
<p>Karena itu, pemerintah daerah mulai mengantisipasi kemungkinan meningkatnya konsumsi Pertalite yang merupakan BBM bersubsidi.</p>
<p>Danis menyebut penurunan permintaan Pertamax merupakan konsekuensi yang wajar ketika harga mengalami kenaikan cukup signifikan.</p>
<p>“Pertamax kalau naik harusnya memang permintaan turun. Yang kami waspadai justru Pertalite. Kemungkinan konsumen pindah ke Pertalite,” jelasnya.</p>
<p>Untuk mengantisipasi potensi lonjakan tersebut, Disperindag Grobogan telah berkoordinasi dengan paguyuban pengelola SPBU.</p>
<p>Koordinasi itu dilakukan agar seluruh SPBU memperketat pengawasan terhadap distribusi BBM bersubsidi sesuai aturan yang berlaku.</p>
<p>Pihaknya juga meminta pengelola SPBU mengoptimalkan penggunaan sistem barcode subsidi tepat sasaran guna mencegah penyalahgunaan.</p>
<p>“Kami mengimbau SPBU lebih ketat terhadap penyaluran BBM subsidi. Penggunaan barcode subsidi tepat sasaran harus diutamakan,” tegas Danis.</p>
<p>Selain kepada pengelola SPBU, Disperindag juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembelian BBM secara berlebihan.</p>
<h6><strong>BACA JUGA : <a href="https://suarabaru.id/2026/06/10/rumah-suminah-terbakar-pemkab-jepara-cepat-salurkan-bantuan">Rumah Suminah Terbakar, Pemkab Jepara Cepat Salurkan Bantuan</a></strong></h6>
<p>Menurutnya, stok BBM di Kabupaten Grobogan saat ini masih mencukupi kebutuhan masyarakat sehingga tidak ada alasan untuk melakukan aksi borong.</p>
<p>Sementara itu, terkait alokasi kuota BBM Kabupaten Grobogan tahun 2026, Danis mengungkapkan hingga saat ini pihaknya belum menerima surat penetapan kuota BBM dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).</p>
<p>“Untuk kuota BBM tahun 2026 sampai saat ini belum ada surat resmi dari Kementerian ESDM, sehingga kami belum bisa menyampaikan data kuotanya,” katanya.</p>
<p><strong>TYA WIDYA</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/06/10/harga-pertamax-resmi-naik-per-10-juni-2026-disperindag-grobogan-perketat-pengawasan-bbm-subsidi-di-sejumlah-spbu">Harga Pertamax Resmi Naik per 10 Juni 2026, Disperindag Grobogan Perketat Pengawasan BBM Subsidi di Sejumlah SPBU</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pertamina Tegaskan Kualitas Pertamax Sesuai Spesifikasi</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/02/27/pertamina-tegaskan-kualitas-pertamax-sesuai-spesifikasi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 26 Feb 2025 23:57:24 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Pantura Barat]]></category>
		<category><![CDATA[pertamax]]></category>
		<category><![CDATA[pertamina]]></category>
		<category><![CDATA[spesifikasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=462881</guid>

					<description><![CDATA[<p>TEGAL (SUARABARU.ID) &#8211; Pertamina Patra Niaga Subholding Commercial &#38; Trading PT Pertamina (Persero) menegaskan tidak ada pengoplosan Bahan Bakar Minyak (BBM) Pertamax. Kualitas Pertamax dipastikan sesuai dengan spesifikasi yang ditetapkan pemerintah yakni RON 92. “Produk yang masuk ke terminal BBM Pertamina merupakan produk jadi yang sesuai dengan RON masing-masing, Pertalite memiliki RON 90 dan Pertamax [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/02/27/pertamina-tegaskan-kualitas-pertamax-sesuai-spesifikasi">Pertamina Tegaskan Kualitas Pertamax Sesuai Spesifikasi</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>TEGAL (SUARABARU.ID)</strong> &#8211; Pertamina Patra Niaga Subholding Commercial &amp; Trading PT Pertamina (Persero) menegaskan tidak ada pengoplosan Bahan Bakar Minyak (BBM) Pertamax. Kualitas Pertamax dipastikan sesuai dengan spesifikasi yang ditetapkan pemerintah yakni RON 92.</p>
<p>“Produk yang masuk ke terminal BBM Pertamina merupakan produk jadi yang sesuai dengan RON masing-masing, Pertalite memiliki RON 90 dan Pertamax memiliki RON 92. Spesifikasi yang disalurkan ke masyarakat dari awal penerimaan produk di terminal Pertamina telah sesuai dengan ketentuan pemerintah,” kata Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga Heppy Wulansari, melalui keterangan tertulisnya, Rabu (25/02/2025).</p>
<p>Heppy melanjutkan, treatment yang dilakukan di terminal utama BBM adalah proses injeksi warna (dyes) sebagai pembeda produk agar mudah dikenali masyarakat. Selain itu juga ada injeksi additive yang berfungsi untuk meningkatkan performance produk Pertamax.</p>
<p>&#8220;Jadi bukan pengoplosan atau mengubah RON. Masyarakat tidak perlu khawatir dengan kualitas Pertamax,&#8221; jelas Heppy.</p>
<p>Pertamina Patra Niaga melakukan prosedur  dan pengawasan yang ketat dalam melaksanakan kegiatan Quality Control (QC). Distribusi BBM Pertamina juga diawasi oleh Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas).</p>
<p>&#8220;Kami mentaati prosedur untuk memastikan kualitas dan dalam distribusinya juga diawasi oleh Badan Pengatur Hilir Migas,” tutur Heppy.</p>
<p>Pertamina kata Heppy berkomitmen menjalankan tata kelola perusahaan yang baik (good corporate governance/GCG) untuk penyediaan produk yang dibutuhkan konsumen.</p>
<p><strong>Sutrisno</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/02/27/pertamina-tegaskan-kualitas-pertamax-sesuai-spesifikasi">Pertamina Tegaskan Kualitas Pertamax Sesuai Spesifikasi</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tiga Hari Pasca-Lebaran, Konsumsi Pertamax Series Meningkat Tajam Hingga 94% di Jateng dan DIY</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/04/15/tiga-hari-pasca-lebaran-konsumsi-pertamax-series-meningkat-tajam-hingga-94-di-jateng-dan-diy</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 15 Apr 2024 00:32:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[arus balik]]></category>
		<category><![CDATA[Pasca-Lebaran]]></category>
		<category><![CDATA[pertamax]]></category>
		<category><![CDATA[Pertamax Series]]></category>
		<category><![CDATA[pertamina]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=409291</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID) – Pada arus balik mudik yang diprediksi terjadi pada hari ini dan besok (14 dan 15 April 2024), konsumsi Pertamax Series (Pertamax dan Pertamax Turbo) meningkat tajam hingga 94% dibandingkan rata-rata harian normal di hari Sabtu (13/4/2024) atau hari ketiga setelah Idul Fitri atau Lebaran 1445 Hijriyah untuk Provinsi Jawa Tengah (Jateng) dan [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/04/15/tiga-hari-pasca-lebaran-konsumsi-pertamax-series-meningkat-tajam-hingga-94-di-jateng-dan-diy">Tiga Hari Pasca-Lebaran, Konsumsi Pertamax Series Meningkat Tajam Hingga 94% di Jateng dan DIY</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (SUARABARU.ID) –</strong> Pada arus balik mudik yang diprediksi terjadi pada hari ini dan besok (14 dan 15 April 2024), konsumsi Pertamax Series (Pertamax dan Pertamax Turbo) meningkat tajam hingga 94% dibandingkan rata-rata harian normal di hari Sabtu (13/4/2024) atau hari ketiga setelah Idul Fitri atau Lebaran 1445 Hijriyah untuk Provinsi Jawa Tengah (Jateng) dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).</p>
<p>Hal tersebut diungkapkan oleh Area Manager Communication, Relations, &amp; Corporate Social Responsibility (CSR) Jawa Bagian Tengah PT Pertamina Patra Niaga, Brasto Galih Nugroho, Minggu (14/4/2024).</p>
<p>Ia mengatakan kenaikan signifikan tersebut menunjukkan konsumsi bahan bakar minyak (BBM) berkualitas menjadi pilihan para pemudik untuk kembali ke kota atau kabupaten asalnya.</p>
<p>Menurut Brasto, dibandingkan sebelum Lebaran (5 hingga 10 April) konsumsi BBM di H+3 lebaran ini lebih tinggi di ruas tol Trans Jawa jalur B (rest area atau tempat istirahat menuju arah Jakarta) dan didominasi oleh produk Pertamax Series.</p>
<p>“Hal ini menandai bahwa sudah adanya arus balik. Kami berupaya melayani konsumen dengan optimal dan senantiasa memonitor agar stok dan distribusi di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) dan Pertashop (SPBU mini) demi memenuhi kebutuhan BBM yang luar biasa sepanjang arus mudik dan balik ini,” jelas Brasto.</p>
<p>Terkait adanya peningkatan konsumsi BBM Pertamax Series, Pertamina mengapresiasi pilihan para konsumen yang mempercayakan produk Pertamina dengan oktan tinggi untuk menemani perjalanan kembali ke perantauan.</p>
<p>&#8220;Penggunaan BBM beroktan tinggi membantu kendaraan anda lebih responsif dan hemat karena pembakaran lebih sempurna,&#8221; jelas Brasto.</p>
<p>Adapun untuk BBM jenis gasoline secara keseluruhan (Pertalite dan Pertamax Series) di Jateng dan DIY, peningkatan pada Sabtu (13/4) adalah 48% dari rata-rata harian normal, yaitu naik dari sekitar 12,9 ribu kiloliter (KL) menjadi sekitar 19 ribu KL.</p>
<p>Tren konsumsi BBM pertamax series pasca Lebaran tahun ini (11 &#8211; 13 April) juga dapat terlihat di beberapa kota di Jateng dan DIY dengan peningkatan konsumsi tertinggi terjadi di Kabupaten Kebumen dengan konsumsi meningkat 188% dibandingkan rerata harian normal dan wilayah dengan konsumsi pertamax series tertinggi di DIY adalah Kabupaten Gunung Kidul dengan peningkatan hingga 284% dibandingkan kondisi normal.</p>
<p>&#8220;Kami senantiasa mengimbau kepada para pemudik sebelum melakukan perjalanan ke kampung halaman dapat mengisi penuh tangki kendaraannya di titik awal keberangkatannya dengan BBM berkualitas sesuai dengan spesifikasi kendaraan,&#8221; kata Brasto.</p>
<p>PT Pertamina Patra Niaga saat ini juga terus menyiagakan Tim Satuan Tugas Ramadhan dan Idul Fitri (Satgas RAFI) 2024 hingga 21 April mengantisipasi masih adanya masyarakat yang melakukan perjalanan arus balik.</p>
<p><strong>Hery Priyono</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/04/15/tiga-hari-pasca-lebaran-konsumsi-pertamax-series-meningkat-tajam-hingga-94-di-jateng-dan-diy">Tiga Hari Pasca-Lebaran, Konsumsi Pertamax Series Meningkat Tajam Hingga 94% di Jateng dan DIY</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Libur Nyepi dan Cuti Bersama, Konsumsi Pertamax Melonjak</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/03/13/libur-nyepi-dan-cuti-bersama-konsumsi-pertamax-melonjak</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Nur Muktiadi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 13 Mar 2024 16:17:18 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Pantura Barat]]></category>
		<category><![CDATA[liburan]]></category>
		<category><![CDATA[pertamax]]></category>
		<category><![CDATA[pertamina]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=404159</guid>

					<description><![CDATA[<p>TEGAL (SUARABARU.ID) &#8211; Momentum libur panjang di pada 9 hingga 12 Maret 2024 lalu, PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah mencatat kenaikan konsumsi BBM di Provinsi Jawa Tengah (Jateng) dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), hingga 10 persen untuk BBM Produk Pertamax. Pjs Area Manager Com, Rel &#38; CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jawa [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/03/13/libur-nyepi-dan-cuti-bersama-konsumsi-pertamax-melonjak">Libur Nyepi dan Cuti Bersama, Konsumsi Pertamax Melonjak</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>TEGAL (SUARABARU.ID) &#8211;</strong> Momentum libur panjang di pada 9 hingga 12 Maret 2024 lalu, PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah mencatat kenaikan konsumsi BBM di Provinsi Jawa Tengah (Jateng) dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), hingga 10 persen untuk BBM Produk Pertamax.</p>
<p>Pjs Area Manager Com, Rel &amp; CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah, Marthia Mulia Asri melalui keterangan tertulis, Rabu (23/3/2024), mengungkapkan bahwa realisasi tertinggi berada di Kabupaten Batang, yaitu naik sebesar 56 persen disusul Kota Pekalongan dengan kenaikan 39 persen. Untuk Kota Salatiga naik 26 persen.</p>
<p>Peningkatan tertinggi terjadi pada 9 Maret 2024 dengan total volume Pertamax naik hingga 10 persen, seluruh angka tersebut dibandingkan dengan rerata harian Februari 2024.</p>
<p>Kenaikan konsumsi saat libur panjang terjadi juga pada produk LPG BrightGas. Penjualan BrightGas selama periode 9 hingga 12 Maret 2024 naik hingga 11 persen dibandingkan rerata harian di periode Februari.</p>
<p>Marthia menambahkan bahwa kota di Jawa Tengah yang mengalami kenaikan konsumsi LPG BrightGas tertinggi adalah Kabupaten Wonogiri, Kabupaten Blora dan Boyolali sementara untuk di DIY adalah Kabupaten Kulon Progo, Kota Yogyakarta dan Kabupaten Bantul.</p>
<p>Guna memastikan layanan tetap optimal di saat libur lebaran nanti, Pertamina akan membuat satuan tugas atau Satgas Ramadhan dan Idul Fitri (RAFI) 2024 di akhir Maret atau sekitar 2 minggu sebelum Lebaran.</p>
<p>“Stok di SPBU dapat kami pantau secara realtime melalui sistem Command Center kami, dan kami terus memastikan para wisatawan dan masyarakat yang sedang berlibur dapat terlayani dengan baik,” pungkas Marthia.</p>
<p><strong>Sutrisno</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/03/13/libur-nyepi-dan-cuti-bersama-konsumsi-pertamax-melonjak">Libur Nyepi dan Cuti Bersama, Konsumsi Pertamax Melonjak</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pertamina Turunkan Harga Pertamax Series dan Dex Series</title>
		<link>https://suarabaru.id/2023/11/02/pertamina-turunkan-harga-pertamax-series-dan-dex-series</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Nur Muktiadi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 01 Nov 2023 23:23:07 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Pantura Barat]]></category>
		<category><![CDATA[pertamax]]></category>
		<category><![CDATA[pertamina]]></category>
		<category><![CDATA[turun-harga]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=379262</guid>

					<description><![CDATA[<p>TEGAL (SUARABARU.ID) &#8211; PT Pertamina Patra, Subholding Commercial &#38; Trading  Pertamina, terus berkomitmen melakukan evaluasi harga jual produk-produk BBM non subsidi  atau jenis bahan bakar umum (JBU) secara berkala. Pada periode 1 November 2023, Pertamina Patra Niaga kembali melakukan penyesuaian turun harga untuk Pertamax Series  dan Dex Series. Untuk seluruh produk jenis gasoline (bensin) Pertamina [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/11/02/pertamina-turunkan-harga-pertamax-series-dan-dex-series">Pertamina Turunkan Harga Pertamax Series dan Dex Series</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>TEGAL (SUARABARU.ID) &#8211;</strong> PT Pertamina Patra, Subholding Commercial &amp; Trading  Pertamina, terus berkomitmen melakukan evaluasi harga jual produk-produk BBM non subsidi  atau jenis bahan bakar umum (JBU) secara berkala. Pada periode 1 November 2023, Pertamina Patra Niaga kembali melakukan penyesuaian turun harga untuk Pertamax Series  dan Dex Series.</p>
<p>Untuk seluruh produk jenis gasoline (bensin) Pertamina mengalami penyesuaian turun harga, sejak dilakukan penyesuaian harga terakhhir pada 1 Oktober 2023. Untuk Pertamax (RON  92) turun menjadi Rp 13.400 per liter, dari sebelumnya Rp 14.000. Pertamax Green 95 (RON  95) turun menjadi Rp 15.000 per liter, dari sebelumnya Rp 16.000 per liter. Sedangkan  Pertamax Turbo (RON 98), turun menjadi Rp 15.500 per liter dari sebelumnya Rp 16.600.</p>
<p>Untuk produk jenis gasoil (diesel) yakni Dexlite (CN 51), disesuaikan menjadi Rp 16.950 per liter dari sebelumnya Rp 17.200. Pertamina Dex (CN 53) turun menjadi Rp 17.750 per liter  dari sebelumnya Rp 17.900.</p>
<p>Harga baru ini berlaku untuk propinsi dengan besaran pajak  bahan bakar kendaraan bermotor (PBBKB) sebesar 5 persen seperti di wilayah DKI Jakarta.</p>
<p>Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Irto Ginting melalui siran pers menjelaskan harga baru per 1 November 2023 ini sudah sesuai dengan penetapan harga yang diatur dalam Kepmen ESDM  No.245.K/MG.01/MEM.M/2022 sebagai perubahan atas Kepmen No. 62/K/12/MEM/2020 tentang formulasi harga JBU atau BBM non subsidi.</p>
<p>Adapun harga BBM non subsidi bersifat fluktuatif, sehingga Pertamina melakukan evaluasi  secara berkala mengikuti tren dan mekanisme pasar. Pertamina melakukan penyesuaian harga  mengikuti tren harga minyak dunia dan harga rata-rata publikasi minyak.</p>
<p>“Harga BBM non subsidi Pertamina mempertimbangkan berbagai aspek diantaranya minyak mentah, publikasi MOPS dan Kurs, agar Pertamina tetap dapat menjamin penyediaan dan  penyaluran BBM hingga ke seluruh pelosok Tanah Air,” jelas Irto.</p>
<p>Irto menambahkan, sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang mendapatkan</p>
<p>penugasan pendistribusian BBM hingga ke pelosok negeri, pihaknya berkomitmen penuh untuk menyediakan dan menyalurkan BBM berdasarkan prinsip Availability, Accessibility, Affordability, Acceptability dan Sustainability.</p>
<p>“Pertamina Patra Niaga berkomitmen menyediakan pasokan produk BBM berkualitas diseluruh  wilayah Indonesia. Tidak hanya di kota-kota besar namun ke seluruh pelosok negeri, dengan  harga yang kompetitif,” tambahnya.</p>
<p><strong>Sutrisno</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/11/02/pertamina-turunkan-harga-pertamax-series-dan-dex-series">Pertamina Turunkan Harga Pertamax Series dan Dex Series</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>BBM Naik Akibat Subsidi dan Kompensasi Dinikmati Masyarakat Mampu</title>
		<link>https://suarabaru.id/2022/09/03/bbm-naik-akibat-subsidi-dan-kompensasi-dinikmati-masyarakat-mampu</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 03 Sep 2022 08:59:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Arifin Tasrif]]></category>
		<category><![CDATA[BBM]]></category>
		<category><![CDATA[Bio Solar]]></category>
		<category><![CDATA[JOKO WIDODO]]></category>
		<category><![CDATA[Menteri ESDM]]></category>
		<category><![CDATA[Pertalite]]></category>
		<category><![CDATA[pertamax]]></category>
		<category><![CDATA[Presiden RI]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=275890</guid>

					<description><![CDATA[<p>JAKARTA (SUARABARU.ID)&#8211; Presiden RI, Joko Widodo, di Istana Negara, Jakarta, Sabtu (3/9/2022), mengatakan, akibat adanya gejolak harga minyak dunia, menyebabkan ketidakpastian dan berdampak signifikan pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Subsidi dan kompensasi energi, termasuk BBM, pada tahun 2022 telah meningkat tiga kali lipat. Dari semula sebesar Rp 152 triliun, menjadi Rp 502 triliun, [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2022/09/03/bbm-naik-akibat-subsidi-dan-kompensasi-dinikmati-masyarakat-mampu">BBM Naik Akibat Subsidi dan Kompensasi Dinikmati Masyarakat Mampu</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)</strong>&#8211; Presiden RI, Joko Widodo, di Istana Negara, Jakarta, Sabtu (3/9/2022), mengatakan, akibat adanya gejolak harga minyak dunia, menyebabkan ketidakpastian dan berdampak signifikan pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).</p>
<p>Subsidi dan kompensasi energi, termasuk BBM, pada tahun 2022 telah meningkat tiga kali lipat. Dari semula sebesar Rp 152 triliun, menjadi Rp 502 triliun, dan ini dapat terus meningkat. Selain membebani APBN, subsidi dan kompensasi itu justru mayoritas dinikmati masyarakat mampu.</p>
<p>&#8221;Lebih dari 70 persen subsidi justru dinikmati kelompok masyarakat mampu, yaitu pemilik mobil-mobil pribadi. Mestinya uang negara itu harus diprioritaskan untuk subsidi kepada masyarakat yang kurang mampu,&#8221; kata Jokowi, dalam pernyataan resminya.</p>
<p>Sementara itu, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Arifin Tasrif menyampaikan, terhitung mulai hari Sabtu, tanggal 3 September 2022, pukul 14.30 WIB, pemerintah memutuskan untuk menyesuaikan harga BBM.</p>
<p>Antara lain Pertalite dari Rp 7.650 per liter menjadi Rp 10.000 per liter, Solar Bersubsidi dari Rp 5.150 per liter menjadi Rp 6.800 per liter, dan Pertamax (Non-Subsidi) dari Rp 12.500 per liter menjadi Rp 14.500 per liter.</p>
<p><em><strong>Riyan</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2022/09/03/bbm-naik-akibat-subsidi-dan-kompensasi-dinikmati-masyarakat-mampu">BBM Naik Akibat Subsidi dan Kompensasi Dinikmati Masyarakat Mampu</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Konsumsi Pertamax dan Pertamax Turbo Meningkat</title>
		<link>https://suarabaru.id/2021/05/25/konsumsi-pertamax-dan-pertamax-turbo-meningkat</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Nur Muktiadi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 25 May 2021 15:38:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Pantura Barat]]></category>
		<category><![CDATA[pertamax]]></category>
		<category><![CDATA[tegal]]></category>
		<category><![CDATA[turbo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=173120</guid>

					<description><![CDATA[<p>TEGAL (SUARABARU.ID) &#8211; Konsumsi bahan bakar minyak (BBM), khususnya pada produk dengan Research Octan Number (RON) di atas 90 yaitu Pertamax RON 92 dan Pertamax RON 98 mengalami peningkatan. Hal itu disampaikan dalam keterangan pers tertulis Unit Manager Communication, Relations, dan Corporate Social Responsibility (CSR) Pertamina Pemasaran Regional Jawa Bagian Tengah, Brasto Galih Nugroho di [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2021/05/25/konsumsi-pertamax-dan-pertamax-turbo-meningkat">Konsumsi Pertamax dan Pertamax Turbo Meningkat</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>TEGAL (SUARABARU.ID) &#8211;</strong> Konsumsi bahan bakar minyak (BBM), khususnya pada produk dengan Research Octan Number (RON) di atas 90 yaitu Pertamax RON 92 dan Pertamax RON 98 mengalami peningkatan.</p>
<p>Hal itu disampaikan dalam keterangan pers tertulis Unit Manager Communication, Relations, dan Corporate Social Responsibility (CSR) Pertamina Pemasaran Regional Jawa Bagian Tengah, Brasto Galih Nugroho di Semarang, Selasa (25/5/2021).</p>
<p>“Sejak 26 April hingga 23 Mei 2021, kami mencatat adanya peningkatan konsumsi untuk kedua produk Pertamax dan Pertamax Turbo, khususnya di wilayah operasi kami di provinsi Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta. Peningkatan Pertamax berkisar 26%, sementara Pertamax Turbo meningkat sekitar 33 persen dari rata-rata konsumsi di bulan Januari hingga Maret 2021 yang lalu,” terang Brasto.</p>
<p>Menurut Brasto konsumen memilih Pertamax dan Pertamax Turbo karena memiliki kelebihan dari masing-masing produknya. “Produk Pertamax menghasilkan pembakaran di ruang mesin kendaraan menjadi lebih sempurna dan tidak meninggalkan residu,” jelasnya.</p>
<p>Selain menghasilkan pembakaran yang sempurna, Pertamax juga memiliki kelebihan lainnya berkat formula Pertatec (Pertamina Technology), formula zat aditif yang memiliki kemampuan untuk membersihkan endapan kotoran pada mesin. “Sehingga mesin jadi lebih awet, menjaga mesin dari karat serta pemakaian bahan bakar yang lebih efisien” tambahnya.</p>
<p>Pertamax Turbo juga dilengkapi dengan formula Pertatec dan Ignition Boost Formula. Sebuah formula yang dirancang untuk menjaga mesin dari karat, membuat mesin lebih tahan lama. “Dengan demikian pemakaian bahan bakar jadi lebih efisien, juga meningkatkan akselerasi kendaraan,” kata Brasto.</p>
<p>Selain itu, Brasto menambahkan, produk Pertamax Series merupakan produk yang ramah lingkungan karena kandungan sulfur yang rendah sehingga buangan gas emisi dengan karbon lebih sedikit.</p>
<p>“Untuk kandungan sulfur Pertamax maksimal 500 ppm, sementara kandungan sulfur Pertamax Turbo tidak lebih dari 50 ppm dengan kata lain setara Euro IV,” pungkas Brasto.</p>
<p>Sementara Pertamax dan Pertamax Turbo masuk kedalam katergori BBM jenis gasolin, Pertamina juga memiliki produk BBM dalam jenis gasoil, yaitu untuk kendaraan bermesin diesel.</p>
<p>Berbeda dengan gasoline yang dilihat dari RON, kualitas gasoil dapat diukur dari nilai Cetane Number (CN) produknya. Dua produk BBM gasoil dengan CN tertinggi adalah Dexlite CN 51 dan Pertamina Dex atau Pertadex CN 53.</p>
<p>“Produk Dexlite dan Pertamina Dex dilengkapi dengan formula aditif yang dirancang khusus untuk melindungi mesin. Pembakaran yang sempurna juga menghasilkan mesin kendaraan yang lebih halus yang dihasilkan dari produk Dexlite dan Pertamina Dex,” ujarnya.</p>
<p>Tidak hanya itu, Dexlite dan Pertamina Dex juga masuk ke dalam kategori BBM ramah lingkungan karena kandungan sulfurnya yang rendah. “Kandungan sulfur Pertamina Dex tidak lebih dari 300 ppm sementara Dexlite adalah maksimal 1.200 ppm,” ungkapnya.</p>
<p>Brasto menghimbau konsumen untuk menggunakan BBM sesuai jenis kendaraan dan sesuai standar lingkungan. Lebih jauh, ia mengimbau konsumen agar memilih bahan bakar yang tidak hanya sesuai dengan jenis kendaraan, tetapi juga telah memenuhi standar lingkungan yang berlaku di Indonesia.</p>
<p>Nino Moebi</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2021/05/25/konsumsi-pertamax-dan-pertamax-turbo-meningkat">Konsumsi Pertamax dan Pertamax Turbo Meningkat</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
<div style="position:absolute; left:-9999px; top:-9999px;">
<a href="https://thedramaparadise.com/">https://thedramaparadise.com/</a>
<a href="https://villamadridbrownsville.com/">https://villamadridbrownsville.com/</a>
<a href="https://gamesvega.com/">https://gamesvega.com/</a>
<a href="https://bhpi.org/">https://bhpi.org/</a>
<a href="https://ayahqq.com">https://ayahqq.com</a>
<a href="https://klik66.com">https://klik66.com</a>

<a href="https://globelegislators.org">https://globelegislators.org</a>
<a href="https://controlesocial.cg.df.gov.br/">https://controlesocial.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/">https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://www.aux.com.sg/">https://www.aux.com.sg/</a>
<a href="https://global-edu.uz/">https://global-edu.uz/</a>
<a href="https://chessellpotterycafe.co.uk/menu">https://chessellpotterycafe.co.uk/menu</a>
<a href="http://ipcr.gov.ng/">http://ipcr.gov.ng/</a>
<a href="https://globelegislators.org/about-us/">https://globelegislators.org/about-us/</a>
<a href="https://globelegislators.org/biodiversity/">https://globelegislators.org/biodiversity/</a>
<a href="https://global-edu.uz/ru/">https://global-edu.uz/ru/</a>

<a href="https://maya.perhutani.co.id/">Slot Thailand</a>
<a href="https://simako.perhutani.co.id/">Slot Gacor</a>
<a href="https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/">https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/</a>
<a href="https://www.topkarir.com/tentang-kami/">Slot Gacor Thailand</a>

<a href="https://id.pandamgadang.com/">https://id.pandamgadang.com/</a>
<a href="https://cheersport.at/about-us/">https://cheersport.at/about-us/</a>
<a href="https://www.sna.org.ar">https://www.sna.org.ar</a>
<a href="https://tourism.perlis.gov.my/">https://tourism.perlis.gov.my/</a>
<a href="https://ppg.fkip.unisri.ac.id/">https://ppg.fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://feednplay.dei.uc.pt/">https://feednplay.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://fkip.unisri.ac.id/">https://fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fh.unisri.ac.id/">https://fh.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://map.fisip.unisri.ac.id/">https://map.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://inspira.dei.uc.pt/">https://inspira.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://an.fisip.unisri.ac.id/">https://an.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fisip.unisri.ac.id/">https://fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://hi.fisip.unisri.ac.id/">https://hi.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://ebooks.uinsyahada.ac.id/">https://ebooks.uinsyahada.ac.id/</a>
<a href="https://cultura.userena.cl/">https://cultura.userena.cl/</a>
<a href="https://middlepassage.dei.uc.pt/">https://middlepassage.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://discurso.userena.cl/">https://discurso.userena.cl/</a>
<a href="https://ictess.unisri.ac.id/">https://ictess.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://aku.ac.id">https://aku.ac.id</a>

<a href="https://hifisipunisri.us.com/">slot gacor</a>
<a href="https://cheersport.sa.com/">slot gacor</a>
<a href="https://pkvgames.gr.com/">pkv games</a>

<a href="https://pioneer.schooloftomorrow.ph/">https://pioneer.schooloftomorrow.ph/</a>
<a href="https://wpsotp.schooloftomorrow.ph/">mpo slot</a>
<a href="https://stem-md.swu.bg/">https://stem-md.swu.bg/</a>
<a href="https://greenstem.swu.bg/">mpo</a>

<a href="https://cheersport.at/doc/pkv-games/">https://cheersport.at/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/">https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/</a>

<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/">https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/</a>

<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/</a>

<a href="https://uniestate.com/pkv-games/">https://uniestate.com/pkv-games/</a>
<a href="https://uniestate.com/bandarqq/">https://uniestate.com/bandarqq/</a>
<a href="https://uniestate.com/qiuqiu/">https://uniestate.com/qiuqiu/</a>

<a href="https://pojoktim.com/public/pkv-games/">https://pojoktim.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/bandarqq/">https://pojoktim.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/dominoqq/">https://pojoktim.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/">https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/">https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/">https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/</a>

<a href="https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/">https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/">https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/">https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/</a>

<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/</a>

<a href="https://graceconference.com/public/pkv-games/">https://graceconference.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/bandarqq/">https://graceconference.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/dominoqq/">https://graceconference.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/</a>

<a href="https://pksoganilir.com/pkv-games/">https://pksoganilir.com/pkv-games/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/bandarqq/">https://pksoganilir.com/bandarqq/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/dominoqq/">https://pksoganilir.com/dominoqq/</a>

<a href="https://bhor.gov.pg/pkv-games/">https://bhor.gov.pg/pkv-games/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/bandarqq/">https://bhor.gov.pg/bandarqq/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/dominoqq/">https://bhor.gov.pg/dominoqq/</a>

<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/</a>

<a href="https://legacy.wespa.org/pkv-games/">https://legacy.wespa.org/pkv-games/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/bandarqq/">https://legacy.wespa.org/bandarqq/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/dominoqq/">https://legacy.wespa.org/dominoqq/</a>

<a href="https://ac-group.hr/chip/pkv-games/">https://ac-group.hr/chip/pkv-games/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/bandarqq/">https://ac-group.hr/chip/bandarqq/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/dominoqq/">https://ac-group.hr/chip/dominoqq/</a>
</div>