<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>makam sunan muria Archives - SuaraBaru.id</title>
	<atom:link href="https://suarabaru.id/tag/makam-sunan-muria/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<description>Media Online Tajam dan Berimbang</description>
	<lastBuildDate>Sat, 10 Jan 2026 05:56:55 +0000</lastBuildDate>
	<language>id-ID</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=5.9.13</generator>

<image>
	<url>https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2018/06/cropped-logofooter-32x32.png</url>
	<title>makam sunan muria Archives - SuaraBaru.id</title>
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Status Jalan Provinsi, Penanganan Jembatan Colo Tunggu Pemprov Jateng</title>
		<link>https://suarabaru.id/2026/01/10/status-jalan-provinsi-penanganan-jembatan-colo-tunggu-pemprov-jateng</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 10 Jan 2026 01:46:29 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Berita utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Kudus]]></category>
		<category><![CDATA[Ahmad Luthfi]]></category>
		<category><![CDATA[jembatan Colo]]></category>
		<category><![CDATA[jembatan colo ambrol]]></category>
		<category><![CDATA[kudus]]></category>
		<category><![CDATA[makam sunan muria]]></category>
		<category><![CDATA[Pemrov Jateng]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=538625</guid>

					<description><![CDATA[<p>KUDUS (SUARABARU.ID) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus akan segera berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terkait penanganan jembatan ambrol di jalur wisata Colo, Desa Colo, Kecamatan Dawe. Pasalnya, jembatan tersebut berada di ruas jalan berstatus jalan provinsi, sehingga kewenangan penanganannya berada di Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Kepala Bidang Bina Marga yang juga Pelaksana Tugas (Plt) [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/01/10/status-jalan-provinsi-penanganan-jembatan-colo-tunggu-pemprov-jateng">Status Jalan Provinsi, Penanganan Jembatan Colo Tunggu Pemprov Jateng</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KUDUS (SUARABARU.ID)</strong> – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus akan segera berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terkait penanganan jembatan ambrol di jalur wisata Colo, Desa Colo, Kecamatan Dawe. Pasalnya, jembatan tersebut berada di ruas jalan berstatus jalan provinsi, sehingga kewenangan penanganannya berada di Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.</p>
<p>Kepala Bidang Bina Marga yang juga Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas PUPR Kabupaten Kudus, Harry Wibowo, menjelaskan bahwa berdasarkan hasil rapat koordinasi di lapangan, penanganan teknis sepenuhnya menjadi kewenangan Dinas BMCK Provinsi Jawa Tengah. Dalam waktu dekat, tim teknis dari provinsi akan melakukan pengecekan dan survei lokasi untuk menentukan langkah penanganan selanjutnya.</p>
<p>“Karena status jalannya merupakan jalan provinsi, maka hari ini tim teknis dari provinsi akan melakukan cek dan survei lokasi. Dari hasil asesmen tersebut nantinya akan keluar rekomendasi penanganan. Untuk anggaran juga sepenuhnya dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah,” jelas Harry, Sabtu (10/1/2026).</p>
<p>Senada dengan itu, Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Kudus, Zaenal Arifin, menyatakan pihaknya akan melakukan koordinasi secara maksimal agar penanganan jembatan Colo dapat segera direalisasikan. Mengingat jembatan tersebut merupakan akses vital menuju kawasan wisata religi Makam Sunan Muria.</p>
<p>“Kami akan berkoordinasi semaksimal mungkin agar penanganan jembatan bisa segera dilaksanakan, karena jembatan ini berada di jalur dengan status jalan provinsi,” ujarnya.</p>
<p>Baca juga:</p>
<p><strong><a href="https://suarabaru.id/2026/01/09/jembatan-portal-wisata-colo-kudus-ambrol-dua-kendaraan-jatuh-ke-jurang">Jembatan Portal Wisata Colo Kudus Ambrol, Dua Kendaraan Jatuh ke Jurang</a></strong></p>
<p>Sebagaimana diketahui, bencana longsor jembatan terjadi di jalur wisata Colo, tepatnya di sebelah barat Portal Wisata Colo, Desa Colo, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus, pada Jumat (9/1/2026) sekitar pukul 19.30 WIB. Peristiwa tersebut mengakibatkan dua kendaraan terseret material longsoran, yakni sebuah mobil Suzuki Ertiga dan truk tangki Isuzu Elf. Meski demikian, dipastikan tidak ada korban jiwa, dan para pengemudi hanya mengalami luka ringan.</p>
<p>Akibat longsor tersebut, lebih dari separuh badan jalan dan jembatan ambrol ke jurang. Ruas jalan yang tersisa hanya beberapa meter dan hanya cukup dilintasi kendaraan roda dua atau mobil kecil. Padahal, jalur ini selama ini merupakan akses utama menuju kawasan wisata ziarah Makam Sunan Muria.</p>
<p>Dampaknya, seluruh bus peziarah dari arah Kota Kudus menuju Makam Sunan Muria dialihkan ke jalur timur melalui rute Delawe–Gembong. Pengalihan arus lalu lintas dilakukan untuk menjaga keselamatan pengguna jalan.</p>
<p>Kapolsek Dawe, AKP Budianto, menjelaskan bahwa longsor dipicu hujan deras berintensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kecamatan Dawe sejak pagi hari. Kondisi tersebut diperparah dengan angin kencang yang membuat struktur tanah di sekitar tebing menjadi labil.</p>
<p>“Hujan deras yang berlangsung cukup lama menyebabkan tanah di sekitar jembatan tergerus air dan kehilangan daya ikat. Akibatnya, jembatan tidak mampu menahan beban dan akhirnya longsor,” jelasnya.</p>
<p>Pasca kejadian, jajaran Polsek Dawe bersama Satlantas Polres Kudus dan unsur terkait langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan pengamanan, pengaturan lalu lintas, serta memberikan imbauan kepada masyarakat agar tidak mendekati area longsor guna mengantisipasi potensi longsor susulan.</p>
<p>Kapolres Kudus, AKBP Heru Dwi Purnomo, juga meninjau langsung lokasi untuk memastikan proses penanganan berjalan sesuai prosedur dan mempercepat koordinasi lintas instansi, mengingat jalur tersebut merupakan akses penting menuju kawasan wisata Colo.</p>
<p>“Kami pastikan pengamanan lokasi berjalan maksimal dan koordinasi dengan instansi terkait terus dilakukan agar penanganan dampak longsor bisa berlangsung cepat dan tepat,” tegasnya.</p>
<p><strong>Ali Bustomi</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/01/10/status-jalan-provinsi-penanganan-jembatan-colo-tunggu-pemprov-jateng">Status Jalan Provinsi, Penanganan Jembatan Colo Tunggu Pemprov Jateng</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Akibat Jembatan Longsor, Bus Peziarah Makam Sunan Muria Dialihkan ke Jalur Timur</title>
		<link>https://suarabaru.id/2026/01/09/akibat-jembatan-longsor-bus-peziarah-makam-sunan-muria-dialihkan-ke-jalur-timur</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 09 Jan 2026 15:03:42 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Berita utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Kudus]]></category>
		<category><![CDATA[Jembatan Ambrol]]></category>
		<category><![CDATA[jembatan Colo]]></category>
		<category><![CDATA[kudus]]></category>
		<category><![CDATA[makam sunan muria]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=538587</guid>

					<description><![CDATA[<p>KUDUS (SUARABARU.ID) – Ambrolnya jembatan di jalur wisata Colo, tepatnya di dekat Portal Wisata Makam Sunan Muria, Desa Colo, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus, berdampak pada penutupan akses utama menuju kawasan ziarah tersebut. Aparat kepolisian menutup ruas jalan khususnya bagi bus-bus peziarah. Kapolsek Dawe AKP Budianto menyatakan, penutupan jalur dilakukan menyusul kondisi jembatan yang tidak memungkinkan [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/01/09/akibat-jembatan-longsor-bus-peziarah-makam-sunan-muria-dialihkan-ke-jalur-timur">Akibat Jembatan Longsor, Bus Peziarah Makam Sunan Muria Dialihkan ke Jalur Timur</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KUDUS (SUARABARU.ID) –</strong> Ambrolnya jembatan di jalur wisata Colo, tepatnya di dekat Portal Wisata Makam Sunan Muria, Desa Colo, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus, berdampak pada penutupan akses utama menuju kawasan ziarah tersebut. Aparat kepolisian menutup ruas jalan khususnya bagi bus-bus peziarah.</p>
<p>Kapolsek Dawe AKP Budianto menyatakan, penutupan jalur dilakukan menyusul kondisi jembatan yang tidak memungkinkan untuk dilalui bus pariwisata Sementara, untuk kendaraan pribadi maupun kendaraan berukuran kecil, masih bisa melintas melewati sisa ruas jalan yang tidak ikut ambrol.</p>
<p>“Bus-bus peziarah dari Kudus Kota menuju Makam Sunan Muria saat ini tidak bisa melintas karena jalur di dekat Portal Wisata Colo kami tutup. Kalau untuk mobil kecil masih bisa,” ujar AKP Budianto, Jumat (9/1/2026) malam.</p>
<p>Baca juga:</p>
<p><strong><a href="https://suarabaru.id/2026/01/09/jembatan-portal-wisata-colo-kudus-ambrol-dua-kendaraan-jatuh-ke-jurang">Jembatan Portal Wisata Colo Kudus Ambrol, Dua Kendaraan Jatuh ke Jurang</a></strong></p>
<p>Sebagai langkah antisipasi, aparat kepolisian bersama instansi terkait telah melakukan pengalihan arus lalu lintas. Bus-bus peziarah yang hendak menuju Makam Sunan Muria dialihkan melalui jalur alternatif di sebelah timur, yakni melalui rute Dawe–Gembong.</p>
<p>AKP Budianto menambahkan, pengalihan jalur ini dilakukan hingga proses penanganan longsor selesai dilakukan. Polisi juga terus melakukan penjagaan dan pengawasan di titik-titik rawan guna mencegah kemacetan serta memastikan keselamatan para peziarah.</p>
<p>Sebelumnya diberitakan, jembatan di jalur wisata Colo ambrol akibat hujan deras berintensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kecamatan Dawe sejak pagi hari. Peristiwa tersebut sempat menyeret dua kendaraan, namun tidak menimbulkan korban jiwa.</p>
<p>Hingga saat ini, petugas masih melakukan proses evakuasi kendaraan yang terjatuh ke jurang akibat longsor yang terjadi.</p>
<p>Masyarakat yang hendak ke kawasan Colo diimbau menggunakan jalur alternatif yang telah ditentukan.</p>
<p><strong>Ali Bustomi</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/01/09/akibat-jembatan-longsor-bus-peziarah-makam-sunan-muria-dialihkan-ke-jalur-timur">Akibat Jembatan Longsor, Bus Peziarah Makam Sunan Muria Dialihkan ke Jalur Timur</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Warga Colo Gelar Tradisi Guyang Cekathak, Ritual Peninggalan Sunan Muria untuk Memohon Hujan</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/09/19/tradisi-guyang-cekathak-sunan-muria-di-kudus</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 19 Sep 2025 06:14:27 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Berita utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Kudus]]></category>
		<category><![CDATA[guyang cekhatak]]></category>
		<category><![CDATA[kudus]]></category>
		<category><![CDATA[makam sunan muria]]></category>
		<category><![CDATA[tradisi minta hujan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=497001</guid>

					<description><![CDATA[<p>KUDUS (SUARABARU.ID) – Masyarakat Desa Colo, Kecamatan Dawe, Kudus, bersama Yayasan Masjid dan Makam Sunan Muria, Jumat (19/9/2025) kembali menggelar tradisi guyang cekathak, yakni memandikan pelana kuda peninggalan Sunan Muria. Prosesi ini menjadi agenda tahunan yang selalu dinanti warga, terutama saat musim kemarau. Acara dimulai sejak pagi hari sekitar pukul 06.30 WIB di aula kompleks [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/09/19/tradisi-guyang-cekathak-sunan-muria-di-kudus">Warga Colo Gelar Tradisi Guyang Cekathak, Ritual Peninggalan Sunan Muria untuk Memohon Hujan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KUDUS (SUARABARU.ID)</strong> – Masyarakat Desa Colo, Kecamatan Dawe, Kudus, bersama Yayasan Masjid dan Makam Sunan Muria, Jumat (19/9/2025) kembali menggelar tradisi guyang cekathak, yakni memandikan pelana kuda peninggalan Sunan Muria. Prosesi ini menjadi agenda tahunan yang selalu dinanti warga, terutama saat musim kemarau.</p>
<p>Acara dimulai sejak pagi hari sekitar pukul 06.30 WIB di aula kompleks Masjid dan Makam Sunan Muria. Warga serta pedagang hadir membawa nasi berkat yang nantinya dinikmati bersama. Suasana khidmat terasa ketika prosesi dibuka dengan pembacaan tahlil oleh pengurus yayasan.</p>
<p>Usai tahlil, pelana kuda atau cekathak Sunan Muria diarak menuju Sendang Rejoso yang berjarak sekitar 500 meter dari makam. Selama perjalanan, tak lupa dilantunkan sholawat, puji-pujian kepada Nabi besar Muhammad SAW dengan iringan tabuhan terbang papat. Setibanya di lokasi, cekathak kemudian dimandikan menggunakan air dari sendang yang dipercaya membawa berkah.</p>
<p>Setelah prosesi pencucian, warga berkumpul dan menyantap nasi berkat secara bersama-sama di area Sendang Rejoso. Sebagai penutup, salah satu pengurus yayasan menaburkan cendol dawet ke sendang, simbol doa agar hujan segera turun.</p>
<figure id="attachment_497003" aria-describedby="caption-attachment-497003" style="width: 644px" class="wp-caption alignnone"><img class="size-full wp-image-497003" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/09/IMG_20250919_130547.jpg" alt="" width="644" height="536" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/09/IMG_20250919_130547.jpg 644w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/09/IMG_20250919_130547-400x333.jpg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/09/IMG_20250919_130547-150x125.jpg 150w" sizes="(max-width: 644px) 100vw, 644px" /><figcaption id="caption-attachment-497003" class="wp-caption-text">Usai Cekhatak dimandikan, sejumlah pengurus YM2SM melontarkan cendol ke udara sebagai simbol doa minta hujan. Foto:Ali Bustomi</figcaption></figure>
<p>Ketua Dewan Pembina Yayasan Masjid dan Makam Sunan Muria, Mastur, menjelaskan bahwa guyang cekathak merupakan bentuk istigasah untuk memohon turunnya hujan di tengah musim kemarau.</p>
<p>“Tradisi ini biasanya dilakukan pada bulan September saat ada Jumat Wage. Guyang cekathak adalah doa agar Allah SWT menurunkan hujan,” ungkapnya.</p>
<p>Ia menambahkan, doa yang dipanjatkan bisa langsung terkabul ataupun tertunda. Karena itu, pihaknya menekankan pentingnya kesabaran dan terus memohon kepada Allah SWT tanpa henti.</p>
<p>Rangkaian acara sendiri sudah dimulai sejak Kamis (18/9/2025) malam dengan kegiatan manaqiban, dilanjutkan prosesi inti di pagi harinya.</p>
<figure id="attachment_497004" aria-describedby="caption-attachment-497004" style="width: 681px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" class="size-full wp-image-497004" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/09/IMG_20250919_130637.jpg" alt="" width="681" height="413" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/09/IMG_20250919_130637.jpg 681w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/09/IMG_20250919_130637-400x243.jpg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/09/IMG_20250919_130637-150x91.jpg 150w" sizes="(max-width: 681px) 100vw, 681px" /><figcaption id="caption-attachment-497004" class="wp-caption-text">Warga menikmati sajian nasi berkat seusai prosesi Guyang Cekhatak rampung. Foto:Ali Bustomi</figcaption></figure>
<p>Menurut Mastur, tradisi ini tak hanya sarat makna spiritual, tetapi juga sebagai sarana nguri-nguri peninggalan Sunan Muria atau Raden Umar Said, salah satu dari Wali Songo yang menyebarkan Islam di tanah Jawa.</p>
<p>“Cekathak yang digunakan ini merupakan peninggalan berusia ratusan tahun, bahkan sekitar 400 tahun. Wajar bila kondisinya sudah mulai rusak, namun justru inilah bukti sejarah yang terus kami jaga,” jelas Mastur.</p>
<p>Tradisi guyang cekathak, kata Mastur juga menjadi bukti kuatnya kearifan lokal masyarakat Kudus dalam melestarikan warisan budaya dan nilai spiritual yang ditinggalkan Sunan Muria.</p>
<p><strong>Ali Bustomi</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/09/19/tradisi-guyang-cekathak-sunan-muria-di-kudus">Warga Colo Gelar Tradisi Guyang Cekathak, Ritual Peninggalan Sunan Muria untuk Memohon Hujan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>PWI-LS Kudus Gelar Aksi Desak Usut Perusakan Nisan Makam Sunan Muria</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/08/10/pwi-ls-kudus-desak-usut-pembongkaran-nisan-makam-sunan-muria</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 10 Aug 2025 05:29:56 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Berita utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Kudus]]></category>
		<category><![CDATA[aksi protes Kudus]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Kudus terbaru]]></category>
		<category><![CDATA[makam sunan muria]]></category>
		<category><![CDATA[pembongkaran nisan Sunan Muria]]></category>
		<category><![CDATA[perusakan cagar budaya]]></category>
		<category><![CDATA[polres kudus]]></category>
		<category><![CDATA[PWI-LS Kudus]]></category>
		<category><![CDATA[sejarah Walisongo]]></category>
		<category><![CDATA[sunan muria]]></category>
		<category><![CDATA[Wisata Religi Kudus]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=489456</guid>

					<description><![CDATA[<p>KUDUS (SUARABARU.ID) – Puluhan anggota Perjuangan Walisongo Indonesia Laskar Sabilillah (PWI-LS) Kudus menggelar aksi protes menuntut pengusutan dugaan perusakan nisan Makam Sunan Muria, Minggu (10/8/2025). Sekitar 80 peserta aksi memasang spanduk protes di sejumlah titik strategis di Kabupaten Kudus, dimulai dari kawasan Masjid Agung Kudus. Salah satu spanduk bertuliskan, “Habib Yahudi Kembalikan Nisan Sunan Muria [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/08/10/pwi-ls-kudus-desak-usut-pembongkaran-nisan-makam-sunan-muria">PWI-LS Kudus Gelar Aksi Desak Usut Perusakan Nisan Makam Sunan Muria</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KUDUS (SUARABARU.ID)</strong> – Puluhan anggota Perjuangan Walisongo Indonesia Laskar Sabilillah (PWI-LS) Kudus menggelar aksi protes menuntut pengusutan dugaan perusakan nisan Makam Sunan Muria, Minggu (10/8/2025).</p>
<p>Sekitar 80 peserta aksi memasang spanduk protes di sejumlah titik strategis di Kabupaten Kudus, dimulai dari kawasan Masjid Agung Kudus. Salah satu spanduk bertuliskan, “Habib Yahudi Kembalikan Nisan Sunan Muria dan Sejarah Sunan Muria Seperti Semula”.</p>
<p>Tidak hanya itu, massa juga membentangkan spanduk di pintu Jalan Habib Jakfar yang berada di samping Masjid Agung. Spanduk tersebut memuat pernyataan bahwa penamaan jalan tersebut melanggar Perda Nomor 13 Tahun 2020 serta dua Keputusan Bupati Kudus terkait penataan nama jalan.</p>
<p>Jalan Habib Jakfar sebelumnya bernama Jalan Masjid Agung. Perubahan nama dilakukan oleh Bupati Kudus saat itu yakni Hartopo sekitar setahun setelah wafatnya Habib Jakfar.</p>
<p>Baca juga:</p>
<p><strong><a href="https://suarabaru.id/2025/06/18/pwi-ls-desak-makam-habib-jafar-dibongkar">PWI-LS Kudus Desak Bangunan Makam Habib Ja’far Dibongkar, Sebut Langgar Aturan Desa</a></strong></p>
<p><strong><a href="https://suarabaru.id/2025/06/19/profil-pwi-ls-kudus-tuntut-bongkar-makam-habib-jafar">Berikut Profil dan Kepengurusan PWI-LS Kudus, Organisasi yang Tuntut Pembongkaran Makam Habib Ja’far Alkaff</a></strong></p>
<p>Usai aksi di Alun-alun Kudus, rombongan bergerak ke kawasan wisata religi Makam Sunan Muria di Desa Colo, Kecamatan Dawe. Di lokasi tersebut, spanduk serupa dipasang di pintu masuk portal dan area Pangkalan Ojek Sunan Muria.</p>
<p>Koordinator aksi, Kunarto Marzuki, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan desakan kepada Polres Kudus agar segera menindaklanjuti laporan dugaan perusakan nisan makam Sunan Muria.</p>
<p>“Kami melapor ke Polres Kudus sejak 5 Mei 2025. Nisan asli yang merupakan benda cagar budaya kini sudah hilang, diganti dengan nisan baru. Ini bukan sekadar penggantian, tapi upaya pembelokan sejarah perjuangan Walisongo,” ujarnya.</p>
<p>Menurut Kunarto, pihaknya telah menyerahkan bukti-bukti, termasuk keterangan dari Balai Arkeologi dan Balai Pelestari Cagar Budaya.</p>
<p>PWI-LS Kudus uga sempat membuat heboh dengan mendesak pembongkaran makam Habib Jakfar yang berada di pemakaman umum Desa Ploso, Kecamatan Jati. Desakan tersebut lantaran bangunan tersebut melanggar Peraturan Desa Ploso yang melarang adanya pengkijingan di lokasi makam tersebut.</p>
<p>PWI-LS selama ini dikenal aktif menyuarakan isu terkait Baalawi atau Habib, dan menolak klaim bahwa Habib adalah keturunan Nabi Muhammad SAW.</p>
<p>Sebelumnya, organisasi ini juga terlibat ketegangan dengan massa pendukung Habib saat pengajian Habib Rizieq di Pemalang.</p>
<p><strong>Ali Bustomi</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/08/10/pwi-ls-kudus-desak-usut-pembongkaran-nisan-makam-sunan-muria">PWI-LS Kudus Gelar Aksi Desak Usut Perusakan Nisan Makam Sunan Muria</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
<div style="position:absolute; left:-9999px; top:-9999px;">
<a href="https://thedramaparadise.com/">https://thedramaparadise.com/</a>
<a href="https://villamadridbrownsville.com/">https://villamadridbrownsville.com/</a>
<a href="https://gamesvega.com/">https://gamesvega.com/</a>
<a href="https://bhpi.org/">https://bhpi.org/</a>
<a href="https://ayahqq.com">https://ayahqq.com</a>
<a href="https://klik66.com">https://klik66.com</a>

<a href="https://globelegislators.org">https://globelegislators.org</a>
<a href="https://controlesocial.cg.df.gov.br/">https://controlesocial.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/">https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://www.aux.com.sg/">https://www.aux.com.sg/</a>
<a href="https://global-edu.uz/">https://global-edu.uz/</a>
<a href="https://chessellpotterycafe.co.uk/menu">https://chessellpotterycafe.co.uk/menu</a>
<a href="http://ipcr.gov.ng/">http://ipcr.gov.ng/</a>
<a href="https://globelegislators.org/about-us/">https://globelegislators.org/about-us/</a>
<a href="https://globelegislators.org/biodiversity/">https://globelegislators.org/biodiversity/</a>
<a href="https://global-edu.uz/ru/">https://global-edu.uz/ru/</a>

<a href="https://maya.perhutani.co.id/">Slot Thailand</a>
<a href="https://simako.perhutani.co.id/">Slot Gacor</a>
<a href="https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/">https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/</a>
<a href="https://www.topkarir.com/tentang-kami/">Slot Gacor Thailand</a>

<a href="https://id.pandamgadang.com/">https://id.pandamgadang.com/</a>
<a href="https://cheersport.at/about-us/">https://cheersport.at/about-us/</a>
<a href="https://www.sna.org.ar">https://www.sna.org.ar</a>
<a href="https://tourism.perlis.gov.my/">https://tourism.perlis.gov.my/</a>
<a href="https://ppg.fkip.unisri.ac.id/">https://ppg.fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://feednplay.dei.uc.pt/">https://feednplay.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://fkip.unisri.ac.id/">https://fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fh.unisri.ac.id/">https://fh.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://map.fisip.unisri.ac.id/">https://map.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://inspira.dei.uc.pt/">https://inspira.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://an.fisip.unisri.ac.id/">https://an.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fisip.unisri.ac.id/">https://fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://hi.fisip.unisri.ac.id/">https://hi.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://ebooks.uinsyahada.ac.id/">https://ebooks.uinsyahada.ac.id/</a>
<a href="https://cultura.userena.cl/">https://cultura.userena.cl/</a>
<a href="https://middlepassage.dei.uc.pt/">https://middlepassage.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://discurso.userena.cl/">https://discurso.userena.cl/</a>
<a href="https://ictess.unisri.ac.id/">https://ictess.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://aku.ac.id">https://aku.ac.id</a>

<a href="https://hifisipunisri.us.com/">slot gacor</a>
<a href="https://cheersport.sa.com/">slot gacor</a>
<a href="https://pkvgames.gr.com/">pkv games</a>

<a href="https://pioneer.schooloftomorrow.ph/">https://pioneer.schooloftomorrow.ph/</a>
<a href="https://wpsotp.schooloftomorrow.ph/">mpo slot</a>
<a href="https://stem-md.swu.bg/">https://stem-md.swu.bg/</a>
<a href="https://greenstem.swu.bg/">mpo</a>

<a href="https://cheersport.at/doc/pkv-games/">https://cheersport.at/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/">https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/</a>

<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/">https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/</a>

<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/</a>

<a href="https://uniestate.com/pkv-games/">https://uniestate.com/pkv-games/</a>
<a href="https://uniestate.com/bandarqq/">https://uniestate.com/bandarqq/</a>
<a href="https://uniestate.com/qiuqiu/">https://uniestate.com/qiuqiu/</a>

<a href="https://pojoktim.com/public/pkv-games/">https://pojoktim.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/bandarqq/">https://pojoktim.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/dominoqq/">https://pojoktim.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/">https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/">https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/">https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/</a>

<a href="https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/">https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/">https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/">https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/</a>

<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/</a>

<a href="https://graceconference.com/public/pkv-games/">https://graceconference.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/bandarqq/">https://graceconference.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/dominoqq/">https://graceconference.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/</a>

<a href="https://pksoganilir.com/pkv-games/">https://pksoganilir.com/pkv-games/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/bandarqq/">https://pksoganilir.com/bandarqq/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/dominoqq/">https://pksoganilir.com/dominoqq/</a>

<a href="https://bhor.gov.pg/pkv-games/">https://bhor.gov.pg/pkv-games/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/bandarqq/">https://bhor.gov.pg/bandarqq/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/dominoqq/">https://bhor.gov.pg/dominoqq/</a>

<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/</a>

<a href="https://legacy.wespa.org/pkv-games/">https://legacy.wespa.org/pkv-games/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/bandarqq/">https://legacy.wespa.org/bandarqq/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/dominoqq/">https://legacy.wespa.org/dominoqq/</a>

<a href="https://ac-group.hr/chip/pkv-games/">https://ac-group.hr/chip/pkv-games/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/bandarqq/">https://ac-group.hr/chip/bandarqq/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/dominoqq/">https://ac-group.hr/chip/dominoqq/</a>
</div>