<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Kansas Stadium Archives - SuaraBaru.id</title>
	<atom:link href="https://suarabaru.id/tag/kansas-stadium/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<description>Media Online Tajam dan Berimbang</description>
	<lastBuildDate>Sat, 11 Jul 2026 12:03:15 +0000</lastBuildDate>
	<language>id-ID</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=5.9.13</generator>

<image>
	<url>https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2018/06/cropped-logofooter-32x32.png</url>
	<title>Kansas Stadium Archives - SuaraBaru.id</title>
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Tim Istimewa Swiss Coba Hentikan Laju Argentina</title>
		<link>https://suarabaru.id/2026/07/11/tim-istimewa-swiss-coba-hentikan-laju-argentina</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 11 Jul 2026 12:03:15 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Piala Dunia]]></category>
		<category><![CDATA[Sepakbola]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Amerika Serikat]]></category>
		<category><![CDATA[FIFA 2026]]></category>
		<category><![CDATA[Kansas Stadium]]></category>
		<category><![CDATA[Lionel Messi]]></category>
		<category><![CDATA[Perempat final]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<category><![CDATA[Timnas Swiss]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=568803</guid>

					<description><![CDATA[<p>KANSAS (SUARABARU.ID)&#8211; Upaya Timnas Swiss mencetak sejarah di ajang Piala Dunia FIFA 2026 kali ini, benar-benar akan menemui bantu sandungan besar. Tampil sebagai tim yang tak diunggulkan, Swiss sukses menapaki babak perempat final untuk jumpa Lionel Messi dkk, di Kansas Stadium, Amerika Serikat, Minggu (12/7/2026), pukul 08.00 WIB. Sebagai juara bertahan, Argentina yang masih dilatih [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/07/11/tim-istimewa-swiss-coba-hentikan-laju-argentina">Tim Istimewa Swiss Coba Hentikan Laju Argentina</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KANSAS (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)</strong>&#8211; Upaya Timnas Swiss mencetak sejarah di ajang Piala Dunia FIFA 2026 kali ini, benar-benar akan menemui bantu sandungan besar. Tampil sebagai tim yang tak diunggulkan, Swiss sukses menapaki babak perempat final untuk jumpa Lionel Messi dkk, di Kansas Stadium, Amerika Serikat, Minggu (12/7/2026), pukul 08.00 WIB.</p>
<p>Sebagai juara bertahan, Argentina yang masih dilatih Lionel Scaloni, pastinya akan berhati-hati saat jumpa tim penuh kejutan ini. Tiga kemenangan mudah di Grup J (Aljazair 3-0, Austria 2-0, dan Yordania 3-1), tak terwujud saat jumpa Cape Verde dan Mesir.</p>
<p>Negara asal Diego Maradona ini, bahkan membutuhkan gol bunuh diri di babak perpanjangan waktu, untuk menaklukkan tim debutan di babak 32 besar, Cape Verde. Selain itu, laga epik 3-2 yang melelahkan, saat melawan Mesir.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2026/07/11/eksotika-misteri-dan-noda-piala-dunia">Eksotika, Misteri, dan Noda Piala Dunia</a></strong></p>
<p>Lima kemenangan beruntun itu, bukan berarti tidak bisa dibendung. Tim asuhan Murat Yakin yang memastikan tempat di perempat final pertama sejak 1954 itu, mengawalinya sejak di babak penyisihan grup.</p>
<p>Swiss mengawalinya saat bermain imbang 1-1 melawan Qatar. Selanjutnya menang 4-1 atas Bosnia &amp; Herzegovina, Kanada 2-1. Di Babak 32 Besar, Swiss menang atas Aljazair 2-0, dan menyingkirkan Kolombia 4-3 (adu penalti), saat berlaga di Babak 16 Besar</p>
<p>Kapten Timnas Swiss, Granit Xhaka mengatakan, tim ini merupakan generasi istimewa, yang sudah ditunggu sejak lama. Banyak pemain berpengalaman, berusia muda, dan pada saat yang sama harus memimpin dengan memberi contoh setiap pertandingan.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2026/07/11/adu-tajam-harry-kane-vs-erling-haaland">Adu Tajam Harry Kane vs Erling Haaland</a></strong></p>
<p>&#8221;Tentu saja, kami mencoba untuk meneruskan pengalaman ini kepada mereka. Tetapi yang terpenting, mentalitas, bahkan sebagai negara kecil, apa pun mungkin terjadi di level ini, di sepak bola elit. Dari staf pelatih hingga pemain terakhir, kami semua bangga dengan apa yang telah dicapai,&#8221; ungkap dia.</p>
<p><em><strong>Prediksi line-up Argentina:</strong></em><br />
Emi Martinez (kiper), Molina, Romero, Lisandro Martinez, Tagliafico, De Paul, Paredes, Mac Allister, Fernandez, Messi, Alvarez<br />
<em><strong>Pelatih:</strong></em> Lionel Scaloni</p>
<p><em><strong>Prediksi line-up Swiss:</strong></em><br />
Kobel (kiper), Zakaria, Elvedi, Akanji, Rodriguez, Freuler, Xhaka, Ndoye, Sow, Vargas, Embolo<br />
<em><strong>Pelatih:</strong></em> Murat Yakin</p>
<p><strong><em>Riyan</em></strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/07/11/tim-istimewa-swiss-coba-hentikan-laju-argentina">Tim Istimewa Swiss Coba Hentikan Laju Argentina</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
