<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Jurnalistik Archives - SuaraBaru.id</title>
	<atom:link href="https://suarabaru.id/tag/jurnalistik/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<description>Media Online Tajam dan Berimbang</description>
	<lastBuildDate>Sun, 08 Feb 2026 02:13:26 +0000</lastBuildDate>
	<language>id-ID</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=5.9.13</generator>

<image>
	<url>https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2018/06/cropped-logofooter-32x32.png</url>
	<title>Jurnalistik Archives - SuaraBaru.id</title>
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Merenungkan Kembali Realitas Ekosistem Pers Kita</title>
		<link>https://suarabaru.id/2026/02/08/merenungkan-kembali-realitas-ekosistem-pers-kita</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 08 Feb 2026 01:00:20 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Jurnalistik]]></category>
		<category><![CDATA[konsistensi]]></category>
		<category><![CDATA[Media Massa]]></category>
		<category><![CDATA[Pers]]></category>
		<category><![CDATA[Praktisi Pers]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<category><![CDATA[Survivalitas]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=543405</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oleh: Amir Machmud NS &#8212; Refleksi HPN 2026 &#8212; PERNAHKAH perjalanan sejarah pers kita mencatat masa-masa atau era dengan kondisi yang dirasakan betul-betul sehat dan bermartabat? Dalam perjalanan waktu, pers Indonesia melewati masa-masa yang ditandai dengan periode yang menyimbolisasikan era tertentu. Ada pers perjuangan, pers era kemerdekaan, pers Orde Lama, pers masa Orde Baru, hingga [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/02/08/merenungkan-kembali-realitas-ekosistem-pers-kita">Merenungkan Kembali Realitas Ekosistem Pers Kita</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<blockquote><p><span style="font-size: 12pt;"><strong>Oleh: Amir Machmud NS</strong></span></p></blockquote>
<p style="padding-left: 40px;"><strong>&#8212;</strong> <em>Refleksi HPN 2026</em><strong> &#8212;</strong></p>
<p><strong><img loading="lazy" class="size-full wp-image-543406 alignleft" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2026/02/WhatsApp-Image-2022-12-10-at-06.22.15.jpg" alt="" width="150" height="195" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2026/02/WhatsApp-Image-2022-12-10-at-06.22.15.jpg 150w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2026/02/WhatsApp-Image-2022-12-10-at-06.22.15-115x150.jpg 115w" sizes="(max-width: 150px) 100vw, 150px" />PERNAHKAH</strong> perjalanan sejarah pers kita mencatat masa-masa atau era dengan kondisi yang dirasakan betul-betul sehat dan bermartabat?</p>
<p>Dalam perjalanan waktu, pers Indonesia melewati masa-masa yang ditandai dengan periode yang menyimbolisasikan era tertentu. Ada pers perjuangan, pers era kemerdekaan, pers Orde Lama, pers masa Orde Baru, hingga sekarang pers era reformasi.</p>
<p>Pers era reformasi, selain punya pijakan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1990 yang lebih berpihak kepada wartawan ketimbang Undang-Undang Nomor 21 Tahun 1982 tentang Pokok-pokok Pers, dalam perkembangan terkini berjalan mengadaptasi kemajuan teknologi informasi, yang beriring dengan atmosfer lalu lintas informasi lewat beraneka <em>platform</em> media sosial.</p>
<p>Para ahli menyebut masa-masa disrupsi informasi yang ditandai dengan<em> post-trust</em>, ketika media arus utama (<em>mainstream</em>) harus bersaing dalam menyampaikan informasi dengan media sosial.</p>
<p>Ruang digital cenderung keruh dengan aneka macam tafsir kebenaran dan informasi yang (terkadang) tak teruji. Berbagai <em>platform</em> media sosial berseliweran memenuhi ruang digital kita. Para <em>endorser, influencer,</em> dan <em>buzzer</em> menciptakan dominasi penguasaan informasi dengan cara mengonstruksi konten sendiri.</p>
<p>Dalam kondisi demikian, yang sekarang lebih mengemuka adalah kegamangan di kalangan praktisi media; terkait dengan kenyataan mengenai survivalitas dan kelangsungan industri media.</p>
<p>Diskursus yang berkembang, apakah industri media bergerak ke arah yang masih memberi ruang berprospek bagi kesejahteraan para pelakunya? Apakah profesi wartawan masih memberi harapan bagi generasi baru nanti? Celah apa yang harus dimaksimalkan oleh para praktisi pers untuk menemukan lagi konfidensi industrialnya?</p>
<p><strong>Terpengaruh</strong><br />
Dalam kenyataan terkini, ekosistem pers telah terpengaruh. Media-media, dengan tantangan baru penguasaan teknologi informasi, harus berjuang untuk survive. Kue iklan untuk biaya produksi seperti pada era kejayaan media cetak tidak serta merta bermigrasi ke <em>platform</em> media digital (media <em>online)</em>. Konvergensi media pada akhirnya menyeleksi pilihan <em>platform</em> yang paling efektif terakses.</p>
<p>Media-media digital yang tumbuh bagai cendawan di musim hujan rata-rata bergerak dengan segala keterbatasan. Banyak yang bereksperimen dalam kolaborasi menyiasati algoritma melalui grup-grup menyatukan kelompok-kelompok media dari berbagai daerah.</p>
<p>Banyak pula media digital lokal yang beroperasi lebih mirip UMKM dengan permodalan cekak, yang penting bisa berjalan dan secara minimalis menghidupi operasional awak medianya.</p>
<p>Ekosistem pers pun mau tidak mau eksis dengan keterbatasan. Memang tetap ada relasi-relasi kerja sama dengan sejumlah institusi atau perseorangan, tetapi dengan nilai yang relatif minimalis. Tidak bisa dibandingkan dengan kue iklan &#8212; baik untuk tujuan <em>branding</em> produk maupun advertorial pencitraan &#8212; pada masa kejayaan media cetak.</p>
<p>Banyak pengamat yang menganalisis, apakah mungkin independensi media dalam lanskap kemerdekaan pers tercipta di tengah atmosfer ekosistem yang demikian?</p>
<p>Realitasnya, tentu sulit. Bagaimana mungkin media memainkan fungsi kontrol sosial ketika harus bersikap kritis terhadap institusi-institusi yang telah bekerja sama dengan konsesi finansial? Keterpengaruhan dalam kualitas kontrol sosial, suka atau tidak suka, pastilah ada.</p>
<p>Itu baru dari satu sisi. Pola pemberitaan juga banyak terpengaruh oleh kultur akses informasi yang dibentuk oleh pola-pola penyajian <em>platform</em> instan, seperti Tiktok dan Youtube, dengan konten permukaan. Kebiasaan itu membuat media-media cenderung enggan untuk menyajikan segala sesuatu secara mendalam dan investigatif. Satu-dua masih ada, namun tidak lagi menjadi kecenderungan berkompetisi menyajikan eksklusivitas konten secara umum.</p>
<p><strong>Hubungan Personal</strong><br />
Kerja keras dalam kreativitas tinggi untuk menguatkan lobi ke sumber-sumber kompensasi iklan atau advertorial, kenyataannya, menuntut tidak ada lagi tabu pembatas antara unit editorial dan unit bisnis dalam struktur perusahaan media.</p>
<p>Dalam praktik, kadang kita diusik oleh penerapan konsistensi idealisme jurnalistik, apakah teori “pagar api” (<em>fire wall</em>) masih berlaku, atau telah terjustifikasi oleh realitas ekosistem media?</p>
<p>Artinya, wartawan atau mereka yang seharusnya menjadi pengendali di ruang editorial juga harus mampu menjadi pelobi, negosiator dalam mencari atau menawarkan iklan dan advertorial, yang idealnya dikerjakan oleh tim bisnis medianya.</p>
<p>Memanfaatkan kualitas hubungan personal wartawan atau pengelola media dengan lembaga-lembaga atau perseorangan, tidak mungkin dihindarkan. Apalagi ketika kebijakan efisiensi anggaran pemerintah secara ketat diterapkan, dan termasuk di antaranya memangkas belanja iklan atau publikasi. Pendekatan-pendekatan personal menjadi salah satu alternatif kunci.</p>
<p>Sisi ini menjadi salah satu jawaban untuk merawat elemen ekosistem. Intinya, unsur terpenting dalam lingkungan kehidupan dan keberlangsungan media adalah, bagaimana membangun hubungan personal yang berkualitas dengan para mitra kerja.</p>
<p>Saya belum bisa membayangkan, bagaimana membangun kembali pemulihan soliditas ekosistem media. Bagaimana pula bentuk implementasi dari seruan banyak praktisi media, agar negara hadir untuk memperkuat ekosistem pers?</p>
<p>Semua berkelindan sebagai persoalan yang membutuhkan pengurai: mulai dari keterkaitan antara realitas adaptasi perkembangan teknologi informasi, alogitma mesin pencari dan terlebih lagi kemeruyakan penggunaan kecerdasan buatan (AI), ekstremitas pergeseran kultur akses informasi, pemaknaan kebenaran dari unggahan media <em>mainstream</em> dan media sosial, serta pergerakan pendewasaan masyarakat dalam mengemas dan menerima informasi.</p>
<p>Ekosistem media, untuk sementara ini, secara minimalis lebih berkutat ke persoalan perjuangan survivalitas (kelangsungan) penyelenggaraan media; juga dalam praktik keseharian: bagaimana menjaga dan menerapkan penghayatan etika jurnalistik sebagai “darah dalam nadi” profesi ini.</p>
<p>Bagaimanapun, kemartabatan media akan terlihat dari seberapa sehat dan seberapa survive. Media yang sehat dan berpengaruh, antara lain terukur dari konsistensi penerapan standar jurnalistik dengan etika sebagai mahkotanya.</p>
<p>Pastilah ada masa-masa atau era ketika pers kita &#8212; dulu &#8212; berada dalam kondisi sekualitas itu.</p>
<p>Dan, sekarang, para praktisi pers &#8212; juga semua pemangku kepentingan yang terlibat &#8212; harus terus berijtihad mencari untuk mengurai dan menemukan jalan keluar terbaik.</p>
<p>&#8212;<strong> Amir Machmud NS</strong>, <em>Ketua Dewan Kehormatan Provinsi PWI Jawa Tengah, wartawan <a href="http://Suarabaru.Id">Suarabaru.Id</a>, dan dosen Ilmu Komunikasi Fiskom UKSW</em> &#8212;</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/02/08/merenungkan-kembali-realitas-ekosistem-pers-kita">Merenungkan Kembali Realitas Ekosistem Pers Kita</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tim PKM USM Beri Pelatihan Jurnalistik Berbasis Komunikasi Risiko dan Ramah Gender</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/10/17/tim-pkm-usm-beri-pelatihan-jurnalistik-berbasis-komunikasi-risiko-dan-ramah-gender</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 17 Oct 2025 01:54:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Semarang Raya]]></category>
		<category><![CDATA[Suara USM]]></category>
		<category><![CDATA[Jurnalistik]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Semarang]]></category>
		<category><![CDATA[Palang Merah Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[pelatihan]]></category>
		<category><![CDATA[Pengabdian kepada Masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<category><![CDATA[sukarelawan]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Semarang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=502062</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID)&#8211; Tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Universitas Semarang (USM), memberikan pelatihan jurnalistik kepada sukarelawan Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Semarang. Kegiatan bertema &#8216;Pelatihan Jurnalistik Berbasis Komunikasi Risiko dan Ramah Gender&#8217; itu, berlangsung di Markas PMI, Jalan Mgr Soegijopranoto, Semarang, Kamis (16/10/2025). Ketua Tim PKM USM, Dr Sri Syamsiyah LS MSi mengatakan, kegiatan pelatihan itu [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/10/17/tim-pkm-usm-beri-pelatihan-jurnalistik-berbasis-komunikasi-risiko-dan-ramah-gender">Tim PKM USM Beri Pelatihan Jurnalistik Berbasis Komunikasi Risiko dan Ramah Gender</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)</strong>&#8211; Tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Universitas Semarang (USM), memberikan pelatihan jurnalistik kepada sukarelawan Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Semarang.</p>
<p>Kegiatan bertema &#8216;Pelatihan Jurnalistik Berbasis Komunikasi Risiko dan Ramah Gender&#8217; itu, berlangsung di Markas PMI, Jalan Mgr Soegijopranoto, Semarang, Kamis (16/10/2025).</p>
<p>Ketua Tim PKM USM, Dr Sri Syamsiyah LS MSi mengatakan, kegiatan pelatihan itu bertujuan untuk memberikan tambahan wawasan pada sukarelawan, akan pentingnya publikasi informasi kegiatan-kegiatan kemanusiaan.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2025/10/17/universiti-malaya-malaysia-dan-usm-jalin-kerja-sama">Universiti Malaya Malaysia dan USM Jalin Kerja Sama</a></strong></p>
<p>&#8221;Melalui publikasi di media, masyarakat akan mendapatkan banyak informasi. Selain itu juga, untuk mendidik masyarakat tentang tugas-tugas kemanusiaan,&#8221; kata dia.</p>
<p>Syamsiyah kemudian menjelaskan berbagai bentuk publikasi di media. Di antaranya nilai berita, unsur-unsur berita dan berbagai hal terkait pemberitaan di media.</p>
<p>Materi juga diberikan tim PKM lainnya, Kharisma Ayu Febriana MIKom, Dr Yuliyanto Budi S MSi, Hilda Rahmah MA, dan Yoma Bagus Pamungkas MIKom.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2025/10/16/tim-victorieux-juara-i-pop-it-up-k-pop-dance-competition-2025-di-usm">Tim Victorieux Juara I Pop It Up K-Pop Dance Competition 2025 di USM</a></strong></p>
<p>Kharisma Ayu memaparkan materi &#8216;Teori Komunikasi Risiko dan Peran Relawan PMI&#8217;, Yuliyanto Budi (Komunikasi Ramah Gender kepada Korban Konflik dan Bencana), dan Hilda Rahmah (Ayo Membuat Konten Sosial Media).</p>
<p>Sebelumnya, Ketua PMI Kota Semarang, Dr dr Awal Prasetyo MKes SpTHT-KL MM (ARS) menyampaikan berbagai kegiatan yang telah dilakukan. Di antaranya, Humanity for Healthier Lifestyle, yang merupakan program untuk lebih menekankan pada gaya hidup yang sehat.</p>
<p>Dalam kegiatan itu, selain pemaparan materi, para sukarelawan juga berlatih untuk praktik menulis berita kegiatan, yang berlangsung hari itu.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2025/10/16/fh-usm-gelar-seminar-nasional-hadirkan-tiga-narasumber-kompeten">FH USM Gelar Seminar Nasional Hadirkan Tiga Narasumber Kompeten</a></strong></p>
<p>Sementara itu, Kharisma Ayu memaparkan pentingnya sukarelawan memahami komunikasi risiko, dalam melakukan semua kegiatannya. Jenis komunikasi risiko ini terkait dengan pertukaran pesan, seperti ancaman, ketidakpastian, dan tindakan yang direkomendasikan dalam kegiatan-kegiatan kebencanaan.</p>
<p>&#8221;Kadangkala masyarakat enggan untuk dievakuasi, meskipun saat itu sedang terjadi bencana. karena itu perlu ada komunikasi yang baik,&#8221; katanya.</p>
<p>Sedangkan Yulianto Budi menekankan perlunya perempuan untuk ikut dilibatkan, dalam proses pengambilan kebijakan tentang kebencanaan. Hal ini dikarenakan, perempuan yang merupakan kelompok rentan, memiliki kebutuhan yang berbeda.</p>
<p>Pada bagian lain, Hilda Rahmah memaparkan materi tentang bagaimana membuat konten di media sosial. &#8221;Konten di medsos perlu konsisten, kreatif, adaptasi tren dan jangan takut mencoba,&#8221; pesannya.</p>
<p><em><strong>Riyan</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/10/17/tim-pkm-usm-beri-pelatihan-jurnalistik-berbasis-komunikasi-risiko-dan-ramah-gender">Tim PKM USM Beri Pelatihan Jurnalistik Berbasis Komunikasi Risiko dan Ramah Gender</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Verifikasi, Empati, dan Integritas, Jadi Pelampung Wartawan di Samudera Digital</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/10/02/verifikasi-empati-dan-integritas-jadi-pelampung-wartawan-di-samudera-digital</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 02 Oct 2025 12:46:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Semarang Raya]]></category>
		<category><![CDATA[jawa tengah]]></category>
		<category><![CDATA[Jurnalistik]]></category>
		<category><![CDATA[Kementerian Komunikasi dan Digital]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Semarang]]></category>
		<category><![CDATA[Media Massa]]></category>
		<category><![CDATA[PT Telkom Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Sharing with Media]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<category><![CDATA[Teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[Tenaga Ahli]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=499378</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID)&#8211; Perkembangan teknologi yang begitu cepat, mampu mengubah semua sektor, yang awalnya tidak kita perkirakan sebelumnya. Begitu pula di bidang jurnalistik atau media massa. Hal itu seperti yang disampaikan, Wicaksono atau yang biasa disapa Ndoro Kakung, seorang Tenaga Ahli Kementerian Komunikasi dan Digital RI. Ndoro Kakung bersama empat narasumber lainnya, hadir di acara Sharing [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/10/02/verifikasi-empati-dan-integritas-jadi-pelampung-wartawan-di-samudera-digital">Verifikasi, Empati, dan Integritas, Jadi Pelampung Wartawan di Samudera Digital</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)</strong>&#8211; Perkembangan teknologi yang begitu cepat, mampu mengubah semua sektor, yang awalnya tidak kita perkirakan sebelumnya. Begitu pula di bidang jurnalistik atau media massa.</p>
<p>Hal itu seperti yang disampaikan, Wicaksono atau yang biasa disapa Ndoro Kakung, seorang Tenaga Ahli Kementerian Komunikasi dan Digital RI. Ndoro Kakung bersama empat narasumber lainnya, hadir di acara Sharing with Media yang digelar kerja sama PT Telkom Indonesia Regional III Semarang Jawa Tengah Utara dengan Publissiana, Kamis (2/10/2025).</p>
<p>Dalam acara yang digelar di Kantor Telkom Semarang itu, tema yang diambil &#8216;Transformasi Telkom Untuk Bangsa, Bersama Media Wujudkan Indonesia Terkoneksi&#8217;. Empat narasumber yang juga hadir, Rustam F Mandayun (Anggota Dewan Pers), Imam Wahyudi (Mantan Redaktur Majalan <em>Prospek</em>), M Taufiqurohman (Mantan Redaktur Majalah <em>Tempo</em>), dan Nanang Junaedi (Wartawan Senior).</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2025/10/02/bupati-kudus-siapkan-sop-hingga-layanan-darurat-mbg">Bupati Kudus Siapkan SOP hingga Layanan Darurat MBG</a></strong></p>
<p>Pada paparannya, Ndoro Kakung menyampaikan, perkembangan media massa dari masa ke masa terus berubah. Awalnya cetak cetak, kemudian berkembang ke televisi, portal online, media sosial dan sekarang era Artificial Intelligence (AI/Akal Imitasi).</p>
<p>Menurut dia, setiap perubahan itu justru yang menjadi tantangan seorang jurnalis atau wartawan. Mau tak mau, pekerja media massa harus mau berubah mengikuti perkembangan zaman sesuai kebutuhan.</p>
<p>&#8221;Untuk kiat bertahan, seorang wartawan harus selalu adaptif, jangan takut untuk belajar terkait hal-hal baru. Jangan pula melupakan prinsip-prinsip dasar jurnalisme,&#8221; kata dia dalam acara yang berlangsung secara interaksif ini.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2025/10/02/terminal-purwodadi-jadi-sasaran-sambang-sat-binmas-penumpang-bus-diberi-tips-aman-dari-hipnotis">Terminal Purwodadi Jadi Sasaran Sambang Sat Binmas, Penumpang Bus Diberi Tips Aman dari Hipnotis</a></strong></p>
<p>Disebutkan juga, penggunaan AI atau Akal Imitasi, memang akan mempercepat kerja seorang wartawan. Namun tetap dibutuhkan verifikasi manual, untuk menghindari risiko konten manipulatif dan disinformasi.</p>
<p>Wartawan sebagai penjaga kepercayaan publik, harus mampu bertahan dengan membangun reputasi personal, upgrade skill digital, jangan takut untuk bereksperimen, dan tetap jaga marwah profesi.</p>
<p>&#8221;Perubahan adalah keniscayaan, tapi kompas jurnalisme tetap sama. Terus pegang teguh verifikasi, empati, dan integritas. Karena itu merupakan pelampung wartawan di samudera digital,&#8221; tukas Ndoro Kakung.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2025/10/02/stride-to-glory-bank-jateng-friendship-run-purwokerto-padukan-lari-sehat-dan-pemberdayaan-umkm-lokal">Stride to Glory: Bank Jateng Friendship Run Purwokerto Padukan Lari Sehat dan Pemberdayaan UMKM Lokal</a></strong></p>
<p>Sebagai narasumber kedua, Rustam Fachri Mandayun menyatakan, untuk menjadi wartawan yang kompeten, harus tahu hal-hal dasar. Seperti Undang-Undang No 40 tahun 1999 tentang Pers, Kode Etik Jurnalistik, Standar Kompetensi Wartawan, Pedoman Pemberitaan Media Siber, Pedoman Pemberitaan Ramah Anak serta Pedoman Pemberitaan Terkait Tindak dan Upaya Bunuh<br />
Diri.</p>
<p>&#8221;Untuk Standar Kompetensi Wartawan yakni, kemampuan untuk memahami, menguasai dan menegakkan profesi jurnalistik atau kewartawanan, serta kewenangan untuk menentukan atau memutuskan sesuatu di bidang kewartawanan. Hal ini menyangkut kesadaran, pengetahuan dan keterampilan,&#8221; ungkap dia.</p>
<p>Terkait penggunaan AI, Rustam mengatakan, Akal Imitasi itu hanya sebagai asisten, bukan pengganti. Setiap karya jurnalistik yang menggunakan teknologi AI, harus tetap berpedoman pada Kode Etik Jurnalistik, dengan kontrol manusia dari awal hingga akhir.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2025/10/02/atlet-mahasiswa-uksw-sumbang-medali-perak-dan-perunggu-untuk-jawa-tengah-di-pomnas-2025">Atlet Mahasiswa UKSW Sumbang Medali Perak dan Perunggu untuk Jawa Tengah di POMNas 2025</a></strong></p>
<p>&#8221;Perusahaan pers pun harus bertanggungjawab penuh atas konten yang dihasilkan melalui AI. Sehingga kualitas dan kredibilitas berita tetap terjaga,&#8221; terangnya.</p>
<p>Ditegaskan juga olehnya, jika ada sengketa terkait penggunaan AI dalam jurnalistik, Dewan Pers akan menangani kasus itu sesuai dengan mekanisme yang berlaku. Setiap koreksi atau pencabutan berita yang dibuat dengan AI, juga harus mengikuti ketentuan Dewan Pers.</p>
<p><em><strong>Riyan</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/10/02/verifikasi-empati-dan-integritas-jadi-pelampung-wartawan-di-samudera-digital">Verifikasi, Empati, dan Integritas, Jadi Pelampung Wartawan di Samudera Digital</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Santri Tak Harus Dakwah Klasik, Harus Rambah Media Sosial</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/07/16/santri-tak-harus-dakwah-klasik-harus-rambah-media-sosial</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 16 Jul 2025 01:34:37 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Semarang Raya]]></category>
		<category><![CDATA[Baznas Jateng]]></category>
		<category><![CDATA[Data Akurat]]></category>
		<category><![CDATA[Fakta]]></category>
		<category><![CDATA[Jurnalistik]]></category>
		<category><![CDATA[masjid agung jawa tengah]]></category>
		<category><![CDATA[pelatihan]]></category>
		<category><![CDATA[Pesantren Tahfidz Alquran]]></category>
		<category><![CDATA[santri]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=484717</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID)&#8211; Direktur Pesantren Tahfidz Alquran Masjid Agung Jawa Tengah-Baznas Jateng, Dr KH M Syaifudin MA mengatakan, sebanyak 31 santrinya mendapat pelatihan jurnalistik, sebagai bekal mereka agar mahir menulis berbasis fakta dan data yang akurat. Pelatihan diselenggarakan selama tiga bulan, setiap Selasa, di Ruang Rapat MAJT. Sebagai pemateri, Wakil Ketua Bidang Organisasi PWI Jateng, H Isdiyanto [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/07/16/santri-tak-harus-dakwah-klasik-harus-rambah-media-sosial">Santri Tak Harus Dakwah Klasik, Harus Rambah Media Sosial</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)</strong>&#8211; Direktur Pesantren Tahfidz Alquran Masjid Agung Jawa Tengah-Baznas Jateng, Dr KH M Syaifudin MA mengatakan, sebanyak 31 santrinya mendapat pelatihan jurnalistik, sebagai bekal mereka agar mahir menulis berbasis fakta dan data yang akurat.</p>
<p>Pelatihan diselenggarakan selama tiga bulan, setiap Selasa, di Ruang Rapat MAJT. Sebagai pemateri, Wakil Ketua Bidang Organisasi PWI Jateng, H Isdiyanto Isman, yang juga menjabat sebagai Kepala Biro Harian Kedaulatan Rakyat Biro Semarang.</p>
<p>Dalam keterangannya, Dr Syaifudin menyebutkan, pelatihan jurnalistik ini merupakan yang keenam kalinya, dari 12 kali pertemuan yang dijadwalkan. Menurut dia, pelatihan dianggap penting, di tengah maraknya penyebaran konten bernarasi subjektif di media sosial.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2025/07/16/penghargaan-adiwiyata-kudus-2025-bupati-dorong-budaya-pilah-sampah">39 Sekolah di Kudus Raih Penghargaan Adiwiyata 2025</a></strong></p>
<p>&#8221;Pelatihan jurnalistik ini diadakan, sebagai respons terhadap kondisi media sosial yang dipenuhi tulisan tanpa data. Tulisan di medsos cenderung memicu ujaran kebencian dan adu domba,&#8221; kata dia dalam keterangannya di Semarang, pada sejumlah awak media, Selasa (15/7/2025).</p>
<p>Sementara itu sebagai pemateri, Isdiyanto berharap, usai pelatihan semua santri dituntut mahir menulis artikel ataupun berita di media sosial ataupun media massa. Dan tulisan itu harus layak dibaca, dan bermanfaat untuk masyarakat.</p>
<p>&#8221;Banyak masyarakat yang menulis dan membagikan informasi di media sosial, tanpa teknik jurnalistik yang baik dan benar,&#8221; ungkapnya, saat memberikan materi pada peserta pelatihan.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2025/07/16/108-sarjana-penggerak-pembangunan-batch-3-asli-blora-siap-dukung-ketahanan-pangan-dan-perbaikan-gizi">108 Sarjana Penggerak Pembangunan Batch 3 Asli Blora Siap Dukung Ketahanan Pangan dan Perbaikan Gizi</a></strong></p>
<p>Disebutkan juga, kemampuan menulis jurnalistik yang baik, dimulai dari proses penggalian data dan informasi. Setelah data presisi, penulis atau wartawan menganalisis sebelum dituangkan ke dalam berita ataupun artikel.</p>
<p>Dalam pelatihan ini, santri juga dibekali pemahaman mulai dari teknik verifikasi di lapangan, wawancara, hingga menyusun informasi yang kredibel berbasis 5W+1H.</p>
<p>Dihubungi terpisah, Musyrif Pesantren, Gus Shulkhan Habib menyatakan, dengan pelatihan  jurnalistik ini, santri dituntut aktif untuk mengikuti arus informasi yang pesat dengan cara menuangkan data presisi dan analisis dalam setiap tulisannya.</p>
<p>&#8221;Dalam pelatihan ini juga diajarkan berbagai teori dan teknik jurnslistik, di antaranya cara membuat berita yang benar. Santri kini tidak hanya dituntut berdakwah di panggung klasik, tapi harus merambah di media sosial,&#8221; pinta dia.</p>
<p><em><strong>Riyan</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/07/16/santri-tak-harus-dakwah-klasik-harus-rambah-media-sosial">Santri Tak Harus Dakwah Klasik, Harus Rambah Media Sosial</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Yayasan Mutiara Hati Lahirkan Jurnalis Sekolah Melalui Pelatihan Jurnalistik</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/07/08/yayasan-mutiara-hati-lahirkan-jurnalis-sekolah-melalui-pelatihan-jurnalistik</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 08 Jul 2025 12:08:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Semarang Raya]]></category>
		<category><![CDATA[Jurnalis]]></category>
		<category><![CDATA[Jurnalistik]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Semarang]]></category>
		<category><![CDATA[Media Informasi]]></category>
		<category><![CDATA[Narasumber]]></category>
		<category><![CDATA[PAUD]]></category>
		<category><![CDATA[pelatihan]]></category>
		<category><![CDATA[SD]]></category>
		<category><![CDATA[SMP]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<category><![CDATA[Yayasan Mutiara Hati]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=482944</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID)&#8211; Yayasan Mutiara Hati Semarang, belum lama ini menggelar pelatihan jurnalistik bagi guru dan pegawai dari unit PAUD, SD, hingga SMP, di lingkungan yayasan. Kegiatan ini berlangsung di Aula SMPIT Mutiara Hati, dengan menghadirkan narasumber Wahidin Hasan, seorang jurnalis senior dari media daulat.co Pelatihan ini bertujuan, membekali para pendidik dengan keterampilan jurnalistik dasar yang [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/07/08/yayasan-mutiara-hati-lahirkan-jurnalis-sekolah-melalui-pelatihan-jurnalistik">Yayasan Mutiara Hati Lahirkan Jurnalis Sekolah Melalui Pelatihan Jurnalistik</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)</strong>&#8211; Yayasan Mutiara Hati Semarang, belum lama ini menggelar pelatihan jurnalistik bagi guru dan pegawai dari unit PAUD, SD, hingga SMP, di lingkungan yayasan.</p>
<p>Kegiatan ini berlangsung di Aula SMPIT Mutiara Hati, dengan menghadirkan narasumber Wahidin Hasan, seorang jurnalis senior dari media daulat.co</p>
<p>Pelatihan ini bertujuan, membekali para pendidik dengan keterampilan jurnalistik dasar yang dapat diterapkan dalam kegiatan pembelajaran maupun pengelolaan media informasi sekolah.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2025/07/08/penari-gen-z-memukau-penonton-dengan-sendratari-kisah-cinta-rama-dan-shinta">Penari Gen-Z Memukau Penonton dengan Sendratari “Kisah Cinta Rama dan Shinta”</a></strong></p>
<p>Materi yang diberikan meliputi, dasar-dasar jurnalistik, teknik menulis berita, penyusunan press release sekolah, penulisan artikel dan kolom, hingga praktik mendesain dan mengelola website sekolah.</p>
<p>Ketua Panitia Pelaksana, Intan Bintang Wijaya mengatakan, pelatihan ini diharapkan mampu meningkatkan kemampuan para guru, dalam menyampaikan informasi sekolah dengan lebih sistematis, kreatif, dan informatif.</p>
<p>&#8221;Tujuannya, agar media sekolah tidak hanya aktif, tetapi juga menjadi bagian dari ekosistem literasi yang hidup di lingkungan pendidikan,&#8221; ujarnya.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2025/07/08/pebalap-asal-sleman-raih-podium-tertinggi-di-sirkuit-magny-cours-prancis">Pemkot Semarang Mau Mendirikan Akademi Bonsai</a></strong></p>
<p>Sementara itu, dalam paparannya Wahidin Hasan menekankan, pentingnya menjadikan sekolah sebagai pusat literasi. Menurutnya, kegiatan menulis menjadi bagian integral dari literasi sekolah yang perlu dipraktikkan guru, dalam seluruh proses pembelajaran.</p>
<p>&#8221;Sebagai media belajar, semua kegiatan sekolah seharusnya berbasis literasi. Guru dituntut untuk mempraktikkan kegiatan menulis dalam proses belajar-mengajar, sekaligus membimbing peserta didik, agar terbiasa membaca dan menulis, yang merupakan fondasi utama dari literasi sekolah,&#8221; jelas Wahidin.</p>
<p>Dia menambahkan, kehadiran jurnalis sekolah sangat strategis dalam mendukung budaya literasi. Guru yang memahami dasar-dasar jurnalistik, akan lebih siap memproduksi konten edukatif yang inspiratif, dan membangun citra sekolah yang positif.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2025/07/08/pebalap-asal-sleman-raih-podium-tertinggi-di-sirkuit-magny-cours-prancis">Pebalap Asal Sleman Raih Podium Tertinggi di Sirkuit Magny Cours Prancis</a></strong></p>
<p>Pelatihan ini diikuti 19 peserta, dari berbagai unit pendidikan di bawah Yayasan Mutiara Hati Semarang. Antusiasme peserta terlihat tinggi, selama pelaksanaan kegiatan.</p>
<p>Sebagai tindak lanjut, panitia merencanakan pendalaman materi melalui program pendampingan dan sesi Zoom Meeting. Dengan demikian, para tenaga pendidik diharapkan dapat langsung mempraktikkan dan memahami teknik penulisan secara menyeluruh.</p>
<p>&#8221;Harapan kami, dari pelatihan ini akan lahir para jurnalis sekolah, yang tidak hanya produktif menulis, tetapi juga mampu menghidupkan media sekolah, sebagai sarana pembelajaran dan inspirasi bagi masyarakat luas,&#8221; tukas Intan.</p>
<p><em><strong>Riyan</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/07/08/yayasan-mutiara-hati-lahirkan-jurnalis-sekolah-melalui-pelatihan-jurnalistik">Yayasan Mutiara Hati Lahirkan Jurnalis Sekolah Melalui Pelatihan Jurnalistik</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Anugerah Jurnalistik Pertamina 2024 Dibuka, Siap Jaring Karya Jurnalistik Terbaik</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/08/01/anugerah-jurnalistik-pertamina-2024-dibuka-siap-jaring-karya-jurnalistik-terbaik</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 01 Aug 2024 02:05:19 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Pantura Barat]]></category>
		<category><![CDATA[anugerah]]></category>
		<category><![CDATA[Jurnalistik]]></category>
		<category><![CDATA[pertamina]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://suarabaru.id/?p=428361</guid>

					<description><![CDATA[<p>TEGAL (SUARABARU.ID) &#8211; PT Pertamina (Persero) kembali membuka Anugerah Jurnalistik Pertamina (AJP) 2024 dan siap menerima karya jurnalistik terbaik dari insan media Indonesia. Peresmian dimulainya AJP 2024, dipadu dengan kegiatan Coaching Clinic AJP 2024 yang menghadirkan Dewan Juri Nasional, Maman Suherman serta Pemenang Best of The Best AJP. Rangkaian acara ini berlangsung secara hybrid di [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/08/01/anugerah-jurnalistik-pertamina-2024-dibuka-siap-jaring-karya-jurnalistik-terbaik">Anugerah Jurnalistik Pertamina 2024 Dibuka, Siap Jaring Karya Jurnalistik Terbaik</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>TEGAL (SUARABARU.ID)</strong> &#8211; PT Pertamina (Persero) kembali membuka Anugerah Jurnalistik Pertamina (AJP) 2024 dan siap menerima karya jurnalistik terbaik dari insan media Indonesia. Peresmian dimulainya AJP 2024, dipadu dengan kegiatan Coaching Clinic AJP 2024 yang menghadirkan Dewan Juri Nasional, Maman Suherman serta Pemenang Best of The Best AJP. Rangkaian acara ini berlangsung secara hybrid di Jakarta, Rabu 31 Juli 2024.</p>
<p>Vice President Corporate Communication Pertamina, Fadjar Djoko Santoso pada keterangan tertulis mengatakan, AJP 2024 merupakan event jurnalistik tahunan dari Pertamina, sebagai apresiasi untuk Insan Media di seluruh Indonesia yang telah membuat karya jurnalistik berkualitas bagi publik. Selain itu, kompetisi tahunan ini juga dalam rangka menyambut ulang tahun Pertamina ke-67 pada bulan Desember mendatang.</p>
<p>“AJP merupakan apresiasi Pertamina kepada Insan Media di seluruh Indonesia yang telah mendukung kinerja positif Perusahaan dengan karya jurnalistik berkualitas,” ujar Fadjar.</p>
<p>Fadjar menambahkan, AJP tahun ini merupakan kompetisi jurnalistik Pertamina yang telah berjalan selama 21 tahun. AJP 2024 bisa diikuti oleh jurnalis cetak, online, elektronik serta jurnalis foto. Syaratnya, karya jurnalistik telah dipublikasikan di media massa pada rentang waktu satu tahun, sejak 6 November 2023 hingga 31 Oktober 2024.</p>
<p>Berbeda dari AJP sebelumnya, imbuh Fadjar, AJP tahun ini memiliki 8 kategori lomba yang terbagi menjadi 2 pilar yakni Bisnis dan Non Bisnis.  Pilar Bisnis meliputi 4 Kategori Karya yakni Karya Tulis (Media Cetak dan Online), Karya Televisi, Karya Radio dan Karya Essay Foto. Begitu juga dengan Pilar Non Bisnis terbagi menjadi 4 kategori meliputi Karya Tulis (Media Cetak dan Online), Karya Televisi, Karya Radio dan Karya Essay Foto.</p>
<p>“Untuk Pilar Bisnis, rekan-rekan jurnalis media bisa menulis  tentang kinerja dan operasional Pertamina dari hulu ke hilir, inovasi dan digitalisasi, transisi energi dan energi hijau, ekspansi bisnis dan sebagainya. Sedangkan, untuk Pilar Non Bisnis terkait Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) atau CSR, pengembangan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM), dukungan Pertamina pada olahraga dan lain-lain,” imbuh Fadjar.</p>
<p>Seleksi AJP 2024, lanjut Fadjar, akan dilakukan secara berjenjang di 10 teritori mulai Aceh hingga Papua. Para pemenang akan mendapatkan hadiah piagam dan uang ratusan juta rupiah serta kursus singkat di luar negeri bagi pemenang Best of The Best.</p>
<p>“Seluruh karya AJP akan dinilai oleh Dewan Juri yang kredibel dan profesional di bidang masing-masing secara objektif dan independen,” tandas Fadjar.</p>
<p>Dalam acara Kick Off AJP ini, Pertamina juga menghadirkan pemenang Best of The Best pada AJP sebelumnya untuk berbagi pengalaman kepada para insan media yang hadir secara offline dan online dari seluruh Indonesia. Pengalaman memenangkan lomba hingga meraih kursus singkat di luar negeri menjadi motivasi bagi insan media untuk mengikuti AJP 2024.</p>
<p>Pertamina sebagai perusahaan pemimpin di bidang transisi energi, berkomitmen dalam mendukung target Net Zero Emission 2060 dengan terus mendorong program-program yang berdampak langsung pada capaian Sustainable Development Goals (SDGs). Seluruh upaya tersebut sejalan dengan penerapan Environmental, Social &amp; Governance (ESG) di seluruh lini bisnis dan operasi Pertamina.</p>
<p><strong>Sutrisno</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/08/01/anugerah-jurnalistik-pertamina-2024-dibuka-siap-jaring-karya-jurnalistik-terbaik">Anugerah Jurnalistik Pertamina 2024 Dibuka, Siap Jaring Karya Jurnalistik Terbaik</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah Dapat Kunjungan Siswi SMA MTA Surakarta</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/07/30/balai-bahasa-provinsi-jawa-tengah-dapat-kunjungan-siswi-sma-mta-surakarta</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ning Suparningsih]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 30 Jul 2024 12:42:27 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah]]></category>
		<category><![CDATA[Jurnalistik]]></category>
		<category><![CDATA[Kunjungan]]></category>
		<category><![CDATA[Majelis Tafsir Al-Qur’an]]></category>
		<category><![CDATA[MTA]]></category>
		<category><![CDATA[SMA]]></category>
		<category><![CDATA[SURAKARTA]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://suarabaru.id/?p=428137</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID) &#8211; Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah menerima kunjungan siswa-siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) Majelis Tafsir Al-Qur’an (MTA) di Aula Cipto Mangunkusumo pada Senin, 29 Juli 2024. Kunjungan tersebut diikuti oleh 36 siswa perempuan dan tiga guru pendamping dari SMA MTA Surakarta. Guru pendamping dari SMA MTA Surakarta, Junardiono, S. S., mengatakan, bahwa sekolahnya [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/07/30/balai-bahasa-provinsi-jawa-tengah-dapat-kunjungan-siswi-sma-mta-surakarta">Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah Dapat Kunjungan Siswi SMA MTA Surakarta</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (SUARABARU.ID)</strong> &#8211; Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah menerima kunjungan siswa-siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) Majelis Tafsir Al-Qur’an (MTA) di Aula Cipto Mangunkusumo pada Senin, 29 Juli 2024.</p>
<p>Kunjungan tersebut diikuti oleh 36 siswa perempuan dan tiga guru pendamping dari SMA MTA Surakarta.</p>
<p>Guru pendamping dari SMA MTA Surakarta, Junardiono, S. S., mengatakan, bahwa sekolahnya melakukan kunjungan ke Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah untuk memperkenalkan para siswi SMA MTA Surakarta tentang Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah. Diharapkan Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah dapat memberikan pembekalan kebahasaan dan jurnalistik.</p>
<p>“Siswi kami berharap bisa mendapatkan pembekalan materi mengenai bahasa dan jurnalistik. Diharapkan para siswi juga dapat mengembangkan media majalah yang dimiliki SMA MTA Surakarta, yaitu Gema,” ujar Junardiono.</p>
<p>Junardiono menyatakan terima kasih kepada Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah yang telah menerima kunjungan siswi SMA MTA Surakarta.</p>
<p>Sementara itu, Ketua KKLP (Kelompok Kepakaran dan Layanan Profesional) BIPA Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah, Citra Aniendita Sari mengatakan, Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah merupakan salah satu UPT (Unit Pelaksana Teknis) di bawah Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa yang ada di Jakarta. Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah juga mempunyai tugas yang sama dengan Balai Bahasa di provinsi lainnya, tetapi hanya dibedakan dari lingkup wilayah kerjanya.</p>
<p>&#8220;Tugas Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah sama dengan Balai Bahasa di provinsi lainnya. Jadi, hampir semua Balai Bahasa mulai dari Aceh sampai Papua itu tugasnya sama, tetapi lingkup kerjanya meliputi di setiap provinsi,” ujar Citra.</p>
<p>Citra menambahkan, Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah memiliki tujuh bidang atau sekarang disebut dengan KKLP. Ketujuh KKLP itu terdiri atas KKLP Perkamusan dan Peristilahan, KKLP UKBI (Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia), KKLP Penerjemahan, KKLP BIPA (Bahasa Indonesia untuk Penutur Asing), KKLP Pemodernan dan Pelindungan Bahasa dan Sastra, KKLP Pembinaan Bahasa dan Hukum, dan KKLP Literasi.</p>
<p>Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah juga memberikan pembekalan materi bahasa dan jurnalistik kepada siswi SMA MTA Surakarta oleh Agus Sudono. Dalam penyampaiannya, dia menjelaskan penulisan berita dan kaidah kebahasaan.</p>
<p>&#8220;Seorang penulis harus menguasai masalah atau bidang ilmu tertentu serta memahami kaidah kebahasaan. Sebelum wawancara, seorang wartawan atau jurnalis harus menyiapkan pertanyaan untuk narasumber dan kemudian menulis berita dengan bahasa yang baik juga,” jelas Agus.</p>
<p>Dalam penulisan berita, tambah Agus, seorang wartawan harus memperhatikan unsur 5 W plus 1 H, yakni siapa, apa, kapan, di mana, mengapa, dan bagaimana. Penggunaan bahasa dalam teks berita harus singkat, padat, dan jelas, tidak bertele-tele, juga harus diperhatikan, selain kaidah bahasa Indonesia.</p>
<p>“Berita itu dibaca oleh semua kalangan, dari yang berpendidikan sekolah dasar sampai perguruan tinggi. Jadi, bahasa yang digunakan adalah bahasa yang populer,” ungkapnya.</p>
<p><em><strong>Ning S</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/07/30/balai-bahasa-provinsi-jawa-tengah-dapat-kunjungan-siswi-sma-mta-surakarta">Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah Dapat Kunjungan Siswi SMA MTA Surakarta</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Himalika USM Beri Pelatihan Jurnalistik ke Siswa SMKN 4 Semarang</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/07/28/himalika-usm-beri-pelatihan-jurnalistik-ke-siswa-smkn-4-semarang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 28 Jul 2024 06:05:31 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Semarang Raya]]></category>
		<category><![CDATA[Suara USM]]></category>
		<category><![CDATA[aplikasi]]></category>
		<category><![CDATA[Himpunan Mahasiswa (Hima)]]></category>
		<category><![CDATA[Ilmu Komunikasi (Ilkom)]]></category>
		<category><![CDATA[Inspirasi]]></category>
		<category><![CDATA[Jurnalistik]]></category>
		<category><![CDATA[Komunitas Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Semarang]]></category>
		<category><![CDATA[SMK Negeri 4]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Semarang (USM)]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://suarabaru.id/?p=427655</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID)&#8211; Himpunan Mahasiswa Jurusan Ilmu Komunikasi (Himalika) Universitas Semarang (USM), memberikan pelatihan jurnalistik pada siswa-siswi SMK Negeri 4 Semarang, Rabu (24/7/2024). Kegiatan ini digelar dengan menggandeng Komunitas Berita yang bertajuk &#8216;Himalika Goes to School&#8217;. Ketua Himalika USM, Rihadatul Aisy mengatakan, kegiatan ini untuk menginspirasi generasi muda, agar lebih aktif dan terampil dalam membuat karya-karya [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/07/28/himalika-usm-beri-pelatihan-jurnalistik-ke-siswa-smkn-4-semarang">Himalika USM Beri Pelatihan Jurnalistik ke Siswa SMKN 4 Semarang</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)</strong>&#8211; Himpunan Mahasiswa Jurusan Ilmu Komunikasi (Himalika) Universitas Semarang (USM), memberikan pelatihan jurnalistik pada siswa-siswi SMK Negeri 4 Semarang, Rabu (24/7/2024). Kegiatan ini digelar dengan menggandeng Komunitas Berita yang bertajuk &#8216;Himalika Goes to School&#8217;.</p>
<p>Ketua Himalika USM, Rihadatul Aisy mengatakan, kegiatan ini untuk menginspirasi generasi muda, agar lebih aktif dan terampil dalam membuat karya-karya jurnalistik.</p>
<p>&#8221;Acaranya berlangsung dengan penuh antusiasme. Para siswa juga diajak untuk terjun langsung dalam membuat berita. Tak hanya teori, mereka juga diberikan kesempatan untuk mengaplikasikan ilmu yang mereka dapatkan, dalam sesi praktik lapangan,&#8221; katanya.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2024/07/28/wayang-kulit-semalam-suntuk-lakon-kidung-ing-mandrapura-tandai-puncak-acara-harganas-ke-31-di-blora">Wayang Kulit Semalam Suntuk Lakon ‘Kidung ing Mandrapura’ Tandai Puncak Acara Harganas Ke-31 di Blora</a></strong></p>
<p>Di sisi lain, siswa SMK Negeri 4 Semarang, Adit, mengaku mendapatkan pengalaman yang berharga, setelah mengikuti kegiatan itu. &#8221;Ini jadi pengalaman yang sangat berharga bagi kami. Saya merasa lebih percaya diri dan termotivasi, untuk mengeksplorasi dunia jurnalistik lebih dalam lagi,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Sementara itu, Ketua Komunitas Berita, Amara Selvi Oktavia berharap, kegiatan ini dapat membuka wawasan siswa, mengenai pentingnya keterampilan jurnalistik dalam kehidupan sehari-hari, terutama di era digital saat ini.</p>
<p>Dengan kemampuan menulis yang baik, para siswa dapat menyampaikan informasi dengan akurat dan bertanggung jawab. Dengan keterampilan yang mereka asah melalui program ini, pihaknya berharap, nantinya akan ada di antara mereka yang menjadi jurnalis profesional.</p>
<p>&#8221;Menurut saya, tidak hanya memberikan manfaat jangka pendek, Himalika Goes to School juga diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi siswa untuk mempertimbangkan karier di bidang jurnalistik,&#8221; tukas Amara.</p>
<p><em><strong>Riyan</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/07/28/himalika-usm-beri-pelatihan-jurnalistik-ke-siswa-smkn-4-semarang">Himalika USM Beri Pelatihan Jurnalistik ke Siswa SMKN 4 Semarang</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kolaborasi Pemprov Jateng-KPK, Jurnalis dan Pegawai Kominfo Dilatih Buat Konten Pencegahan Korupsi</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/07/11/kolaborasi-pemprov-jateng-kpk-jurnalis-dan-pegawai-kominfo-dilatih-buat-konten-pencegahan-korupsi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R Widiyartono]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 11 Jul 2024 00:10:24 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita utama]]></category>
		<category><![CDATA[Ali Fikri]]></category>
		<category><![CDATA[Jurnalis]]></category>
		<category><![CDATA[Jurnalistik]]></category>
		<category><![CDATA[kominfo]]></category>
		<category><![CDATA[Konten]]></category>
		<category><![CDATA[KPK]]></category>
		<category><![CDATA[Pemprov Jateng]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=424448</guid>

					<description><![CDATA[<p>&#160; SEMARANG (SUARABARU.ID) &#8211; Pemerintah Provinsi Jawa Tengah melalui Dinas Komunikasi dan Informatika bekerja sama dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI, menyelenggarakan Workshop Konten Kreatif dan Jurnalistik yang dilangsungkan di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Semarang, Rabu 20 Juli 2024 Pelatihan konten narasi jurnalistik dan konten kreatif di Semarang langsung dilakukan oleh Kepala Bagian Pemberitaan KPK, [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/07/11/kolaborasi-pemprov-jateng-kpk-jurnalis-dan-pegawai-kominfo-dilatih-buat-konten-pencegahan-korupsi">Kolaborasi Pemprov Jateng-KPK, Jurnalis dan Pegawai Kominfo Dilatih Buat Konten Pencegahan Korupsi</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>&nbsp;</p>
<p><strong>SEMARANG (SUARABARU.ID)</strong> &#8211; Pemerintah Provinsi Jawa Tengah melalui Dinas Komunikasi dan Informatika bekerja sama dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI, menyelenggarakan Workshop Konten Kreatif dan Jurnalistik yang dilangsungkan di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Semarang, Rabu 20 Juli 2024</p>
<p>Pelatihan konten narasi jurnalistik dan konten kreatif di Semarang langsung dilakukan oleh Kepala Bagian Pemberitaan KPK, Ali Fikri, perwakilan dari Katadata.co.id, dan Project Multatuli.</p>
<p>Ali Fikri mengatakan, pada prinsipnya narasi pemberitaan di media massa akan lebih bervariasi bila informasi yang disuguhkan tidak hanya sebatas penangkapan atau penindakan pelaku korupsi, suap, gratifikasi, atau pemerasan.</p>
<p>“Konten tentang pencegahan melalui gerakan antikorupsi, menulis dengan data, serta jurnalisme investigasi itu akan menjadi teknik penyampaian pesan yang lebih menarik. Maka di sini nanti biar disampaikan oleh narasumber dari Katadata.co.id tentang bagaimana mengolah data menjadi konten menarik. Kemudian dari Project Multatuli bagaimana tips investigasi dimulai dari riset dan sebagainya,” ujar dia.</p>
<p>Kepala Diskominfo Jateng, Riena Retnaningrum dalam pembukaan kegiatan mengatakan, pelatihan tersebut untuk memberikan pendidikan antikorupsi, dengan melibatkan berbagai kalangan, termasuk rekan-rekan Dinas Kominfo dan jurnalis lintas media.</p>
<p>&#8220;Semua yang dilakukan tidak akan efektif, tanpa dukungan seluruh masyarakat. Kita harus bersama-sama memerangi korupsi di negara ini, sehingga berdampak pada kesejahteraan bagi seluruh masyarakat,&#8221; kata Riena saat membuka acara.</p>
<p>Dia menyambut baik kegiatan itu, yang dibarengi dengan penandatanganan komitmen bersama, antara Biro Hubungan Masyarakat KPK dengan Dinas Kominfo Jawa Tengah, tentang diseminasi dan publikasi materi antikorupsi.<br />
Tentunya, kata dia, apa yang dilakukan, bisa diikuti oleh seluruh Dinas Kominfo Kabupaten/Kota di Jawa Tengah.</p>
<p>Riena mengajak masyarakat menyuarakan pesan antikorupsi dan menjaga integritas, melalui seluruh kanal yang dimiliki, termasuk menggandeng rekan-rekan media massa.</p>
<p>&#8220;Saya berharap, ilmu yang didapat hari ini bisa diimplementasikan dalam<br />
melaksanakan tugas keseharian.</p>
<p>Khususnya, meliterasi masyarakat, dengan konten dan pemberitaan positif. Sehingga, masyarakat dapat cerdas bermedia,&#8221; jelas Riena.</p>
<p>Ia berharap, nantinya jurnalis dapat menyajikan informasi antikorupsi, dengan cara yang menarik dan mudah difahami. Dengan begitu, masyarakat mengerti dan mendukung upaya antikorupsi, dengan tidak memberikan celah penyimpangan, seperti tidak lagi memberikan suap, gratifikasi, dan sebagainya.</p>
<p>Riena juga berharap jajaran OPD dan jurnalis dapat semakin berintegritas, bersama menguatkan komitmen untuk mewujudkan Indonesia yang bebas dari korupsi, dimulai dari diri masing-masing.</p>
<p>Sementara itu, Kepala Biro Hubungan Masyarakat KPK RI, Yuyuk Andriati Iskak mengatakan, kegiatan tersebut untuk meningkatkan kolaborasi dan memperkuat sinergi antarlembaga pemerintah.</p>
<p>Tujuannya, agar mampu menjawab tantangan dan memberikan layanan informasi kepada publik, untuk mendukung perwujudan penyelenggaraan pemerintahan yang baik.</p>
<p>Di samping itu, menyampaikan informasi kelembagaan melalui media yang dikelola oleh para stakeholder, untuk penyampaian secara lebih luas.</p>
<p>&#8220;KPK selalu berkomitmen untuk meningkatkan upaya edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat, tentang bahaya korupsi. Salah satu upaya yang dilakukan adalah bekerja sama dengan berbagai pihak, termasuk Dinas Komunikasi dan Informatika di berbagai daerah,&#8221; kata Yuyuk.</p>
<p>Menurutnya, pelatihan yang diselenggarakan bersama Diskominfo Provinsi/Kabupaten dan Kota se-Jawa Tengah ini, mengangkat topik Mengubah Ide Menjadi Aksi. Pelatihan tersebut merupakan kegiatan pendamping dari Kompetisi Suarakan Aksimu, yang diselenggarakan KPK.</p>
<p>Ia menyampaikan, kompetisi itu merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan partisipasi masyarakat, dalam upaya pemberantasan korupsi. Kompetisi terbuka untuk umum, dengan dua kategori utama yaitu Kategori Video Iklan Layanan Masyarakat (ILM) dan Kategori Penulisan Jurnalistik</p>
<p>Ia berharap melalui pelatihan ini, para peserta dapat meningkatkan kemampuannya dalam memproduksi konten yang kreatif, inovatif, dan menarik. Konten yang dihasilkan diharapkan dapat menjadi media yang efektif, dalam menyampaikan pesan antikorupsi kepada masyarakat luas.</p>
<p>&#8220;Kami sangat menghargai kehadiran rekan-rekan media dalam acara ini. Peran media sangatlah penting, dalam menyampaikan informasi yang akurat dan bermanfaat kepada masyarakat luas. Oleh karena itu, pelatihan untuk media mengambil tema Jurnalistik Data Antikorupsi yang diharapkan dapat menambah kompetensi teknis penulisan jurnalistik, agar bisa mengemas data dan informasi terkait pemberantasan korupsi, untuk menjadi isu yang menarik di pemberitan media,&#8221; imbuhnya.</p>
<p>Sebagai mitra KPK, lanjutnya, jurnalis bersama-sama membangun dan memelihara nilai-nilai antikorupsi.</p>
<p>Sementara, jajaran ASN sebagai pelayanan masyarakat, khususnya di Provinsi Jawa Tengah, diharapkan dapat memberikan layanan publik yang berintegritas, dengan prinsip-prinsip akuntabilitas, transparansi, dan partisipasi.</p>
<p>&#8220;Dengan layanan publik yang berintegritas, prima, baik, tentunya kita harapkan kepercayaan publik ikut meningkat,&#8221; imbuhnya.</p>
<p>Dalam kesempatan, Yuyuk bersama sejumlah jajarannya mengajak Riena dan Inspektur Provinsi Jateng Dhoni Widianto, melihat bus bergambar logo KPK, serta beberapa tulisan bernada pencegahan korupsi, yang terparkir di halaman kantor Gubernur Jateng.</p>
<p><strong>Diaz Aza</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/07/11/kolaborasi-pemprov-jateng-kpk-jurnalis-dan-pegawai-kominfo-dilatih-buat-konten-pencegahan-korupsi">Kolaborasi Pemprov Jateng-KPK, Jurnalis dan Pegawai Kominfo Dilatih Buat Konten Pencegahan Korupsi</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Seorang Pemimpin Harus Punya Kemampuan Adaptasi Digital</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/07/05/seorang-pemimpin-harus-punya-kemampuan-adaptasi-digital</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 05 Jul 2024 08:13:24 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Semarang Raya]]></category>
		<category><![CDATA[Aktualitas]]></category>
		<category><![CDATA[Auckland]]></category>
		<category><![CDATA[Dies Natalis]]></category>
		<category><![CDATA[digital]]></category>
		<category><![CDATA[id]]></category>
		<category><![CDATA[Jurnalistik]]></category>
		<category><![CDATA[PWI Jawa Tengah]]></category>
		<category><![CDATA[Reposisi]]></category>
		<category><![CDATA[Rupert Murdoch]]></category>
		<category><![CDATA[Selandia Baru]]></category>
		<category><![CDATA[STIE Bank BPD Jateng]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://suarabaru.id/?p=423534</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID)- Sebuah tanda-tanda munculnya era digital, ternyata sudah diramalkan sejak 1993 lalu. Salah seorang yang mengungkapkan hal itu adalah, Rupert Murdoch, pemilik beberapa media kala itu, dalam sebuah pertemuan di Auckland, Selandia Baru. &#8221;Saat itu diramalkan, keberadaan media mainstream akan menjadi &#8220;dinosaurus yang langka&#8221;, jika tidak diimbangi langkah-langkah yang tepat. Maka pekerja media diingatkan [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/07/05/seorang-pemimpin-harus-punya-kemampuan-adaptasi-digital">Seorang Pemimpin Harus Punya Kemampuan Adaptasi Digital</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)-</strong> Sebuah tanda-tanda munculnya era digital, ternyata sudah diramalkan sejak 1993 lalu. Salah seorang yang mengungkapkan hal itu adalah, Rupert Murdoch, pemilik beberapa media kala itu, dalam sebuah pertemuan di Auckland, Selandia Baru.</p>
<p>&#8221;Saat itu diramalkan, keberadaan media mainstream akan menjadi &#8220;dinosaurus yang langka&#8221;, jika tidak diimbangi langkah-langkah yang tepat. Maka pekerja media diingatkan untuk terus melakukan reposisi dari sisi aktualitas,&#8221; kata Amir Machmud, Ketua PWI Jawa tengah.</p>
<p>Dosen jurnalistik dan penulis buku ini menyampaikan hal itu, dalam Seminar Dies Natalis 28 Tahun STIE Bank BPD Jateng. Seminar itu mengambil tema &#8216;Quo Vadis Kepemimpinan di Era Digital&#8217;, yang digelar di Auditorium H Panoet Harsono, Kampus STIE Bank BPD Jateng, Semarang, Kamis (4/7/2024).</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2024/07/05/ukm-promise-usm-gelar-seminar-personal-branding-dan-konten-kreator">UKM Promise USM Gelar Seminar Personal Branding dan Konten Kreator</a></strong></p>
<p>Amir juga menyampaikan, di era digital seperti saat ini, media bisa menyajikan peristiwa secara realtime, tanpa harus menunggu keesokan harinya, seperti yang dialami koran atau media cetak. Media cetak jika tak melakukan reposisi aktualitas, pasti akan hilang.</p>
<p>&#8221;Pun demikian dalam konteks kepemimpinan, seorang pemimpin harus beradaptasi dengan era digital. Karena dunia digital sudah menjadi bagian manajemen sistem. Kemampuan adaptasi digital inilah, yang akan menentukan apakah seorang pemimpin mumpuni dalam profesi ataupun kontestasi,&#8221; tambahnya.</p>
<p>Menurut dia, melalui kemampuan dan pengetahuan di dunia digital, membuat seorang pemimpin memiliki sebuah pertahanan ketika terjadi problematika, atau munculnya kejahatan digital, seperti peretasan data.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2024/07/05/mahasiswa-kkn-tematik-ii-usm-sosialisasikan-penanggulangan-bencana">Mahasiswa KKN Tematik II USM Sosialisasikan Penanggulangan Bencana</a></strong></p>
<p>Dalam seminar yang dipandu dosen STIE Bank BPD Jateng, Untung Budiarso SH MH itu, selain Amir hadir pula Wakil Ketua Komisi X DPR RI Dr H Abdul Fikri Faqih dan Bupati Pemalang Mansur Hidayat ST MLing.</p>
<p>Selain diikuti ratusan mahasiswa, hadir pula Ketua Yayasan Widjianto SE MM bersama jajarannya, dan Ketua STIE Bank BPD Jateng Prof Dr Taofik Hidajat SE MSi CRBC.</p>
<p>Sementara itu, Abdul Fikri Faqih menjelaskan, ada dua hal penting menghadapi era disrupsi, di mana teknologi mengubah semua lini. Yaitu mitigasi dan adaptasi. Untuk menghadapi era digital saat ini, sektor pendidikan memegang peran kunci.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2024/07/05/ini-alasan-gender-beda-dengan-kodrat">Ini Alasan Gender Beda dengan Kodrat</a></strong></p>
<p>&#8221;Jadi ibarat kita mau terbang menuju keberhasilan, landasan pacunya ya pendidikan. Dengan pendidikan, akan muncul SDM unggul, dan pemimpin bagus,&#8221; ujar politisi PKS asal Tegal itu.</p>
<p>Di bagian lain, Bupati Pemalang Mansur Hidayat berbagi pengalaman. Dia mengatakan, pemimpin yang baik adalah yang memiliki sense of belonging dan sense of reality, terhadap lingkungan sekitar. Salah satunya perkembangan teknologi digital.</p>
<p>&#8221;Dengan digitalisasi, di mana pun kita berada akan melakukan tugas-tugas administrasi. Misalnya ada disposisi, ya tinggal klik tanpa harus datang ke kantor. Digital mendorong kita melakukan perubahan-perubahan. Ada laporan misalnya jalan rusak, bisa dicarikan solusi secara cepat,&#8221; ungkapnya.</p>
<p><em><strong>Riyan</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/07/05/seorang-pemimpin-harus-punya-kemampuan-adaptasi-digital">Seorang Pemimpin Harus Punya Kemampuan Adaptasi Digital</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
<div style="position:absolute; left:-9999px; top:-9999px;">
<a href="https://thedramaparadise.com/">https://thedramaparadise.com/</a>
<a href="https://villamadridbrownsville.com/">https://villamadridbrownsville.com/</a>
<a href="https://gamesvega.com/">https://gamesvega.com/</a>
<a href="https://bhpi.org/">https://bhpi.org/</a>
<a href="https://ayahqq.com">https://ayahqq.com</a>
<a href="https://klik66.com">https://klik66.com</a>

<a href="https://globelegislators.org">https://globelegislators.org</a>
<a href="https://controlesocial.cg.df.gov.br/">https://controlesocial.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/">https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://www.aux.com.sg/">https://www.aux.com.sg/</a>
<a href="https://global-edu.uz/">https://global-edu.uz/</a>
<a href="https://chessellpotterycafe.co.uk/menu">https://chessellpotterycafe.co.uk/menu</a>
<a href="http://ipcr.gov.ng/">http://ipcr.gov.ng/</a>
<a href="https://globelegislators.org/about-us/">https://globelegislators.org/about-us/</a>
<a href="https://globelegislators.org/biodiversity/">https://globelegislators.org/biodiversity/</a>
<a href="https://global-edu.uz/ru/">https://global-edu.uz/ru/</a>

<a href="https://maya.perhutani.co.id/">Slot Thailand</a>
<a href="https://simako.perhutani.co.id/">Slot Gacor</a>
<a href="https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/">https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/</a>
<a href="https://www.topkarir.com/tentang-kami/">Slot Gacor Thailand</a>

<a href="https://id.pandamgadang.com/">https://id.pandamgadang.com/</a>
<a href="https://cheersport.at/about-us/">https://cheersport.at/about-us/</a>
<a href="https://www.sna.org.ar">https://www.sna.org.ar</a>
<a href="https://tourism.perlis.gov.my/">https://tourism.perlis.gov.my/</a>
<a href="https://ppg.fkip.unisri.ac.id/">https://ppg.fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://feednplay.dei.uc.pt/">https://feednplay.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://fkip.unisri.ac.id/">https://fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fh.unisri.ac.id/">https://fh.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://map.fisip.unisri.ac.id/">https://map.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://inspira.dei.uc.pt/">https://inspira.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://an.fisip.unisri.ac.id/">https://an.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fisip.unisri.ac.id/">https://fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://hi.fisip.unisri.ac.id/">https://hi.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://ebooks.uinsyahada.ac.id/">https://ebooks.uinsyahada.ac.id/</a>
<a href="https://cultura.userena.cl/">https://cultura.userena.cl/</a>
<a href="https://middlepassage.dei.uc.pt/">https://middlepassage.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://discurso.userena.cl/">https://discurso.userena.cl/</a>
<a href="https://ictess.unisri.ac.id/">https://ictess.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://aku.ac.id">https://aku.ac.id</a>

<a href="https://hifisipunisri.us.com/">slot gacor</a>
<a href="https://cheersport.sa.com/">slot gacor</a>
<a href="https://pkvgames.gr.com/">pkv games</a>

<a href="https://pioneer.schooloftomorrow.ph/">https://pioneer.schooloftomorrow.ph/</a>
<a href="https://wpsotp.schooloftomorrow.ph/">mpo slot</a>
<a href="https://stem-md.swu.bg/">https://stem-md.swu.bg/</a>
<a href="https://greenstem.swu.bg/">mpo</a>

<a href="https://cheersport.at/doc/pkv-games/">https://cheersport.at/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/">https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/</a>

<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/">https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/</a>

<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/</a>

<a href="https://uniestate.com/pkv-games/">https://uniestate.com/pkv-games/</a>
<a href="https://uniestate.com/bandarqq/">https://uniestate.com/bandarqq/</a>
<a href="https://uniestate.com/qiuqiu/">https://uniestate.com/qiuqiu/</a>

<a href="https://pojoktim.com/public/pkv-games/">https://pojoktim.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/bandarqq/">https://pojoktim.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/dominoqq/">https://pojoktim.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/">https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/">https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/">https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/</a>

<a href="https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/">https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/">https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/">https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/</a>

<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/</a>

<a href="https://graceconference.com/public/pkv-games/">https://graceconference.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/bandarqq/">https://graceconference.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/dominoqq/">https://graceconference.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/</a>

<a href="https://pksoganilir.com/pkv-games/">https://pksoganilir.com/pkv-games/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/bandarqq/">https://pksoganilir.com/bandarqq/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/dominoqq/">https://pksoganilir.com/dominoqq/</a>

<a href="https://bhor.gov.pg/pkv-games/">https://bhor.gov.pg/pkv-games/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/bandarqq/">https://bhor.gov.pg/bandarqq/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/dominoqq/">https://bhor.gov.pg/dominoqq/</a>

<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/</a>

<a href="https://legacy.wespa.org/pkv-games/">https://legacy.wespa.org/pkv-games/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/bandarqq/">https://legacy.wespa.org/bandarqq/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/dominoqq/">https://legacy.wespa.org/dominoqq/</a>

<a href="https://ac-group.hr/chip/pkv-games/">https://ac-group.hr/chip/pkv-games/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/bandarqq/">https://ac-group.hr/chip/bandarqq/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/dominoqq/">https://ac-group.hr/chip/dominoqq/</a>
</div>