<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>aktivitas merapi Archives - SuaraBaru.id</title>
	<atom:link href="https://suarabaru.id/tag/aktivitas-merapi/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<description>Media Online Tajam dan Berimbang</description>
	<lastBuildDate>Fri, 08 Jan 2021 13:06:00 +0000</lastBuildDate>
	<language>id-ID</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=5.9.13</generator>

<image>
	<url>https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2018/06/cropped-logofooter-32x32.png</url>
	<title>aktivitas merapi Archives - SuaraBaru.id</title>
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Muncul 2 Kubah Lava Baru di Tengah dan Bibir Kawah 97 Merapi</title>
		<link>https://suarabaru.id/2021/01/08/muncul-2-kubah-lava-baru-di-tengah-dan-bibir-kawah-97-merapi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R Widiyartono]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 08 Jan 2021 13:06:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Suara Magelang]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[aktivitas merapi]]></category>
		<category><![CDATA[merapi erupsi]]></category>
		<category><![CDATA[pengungsi merapi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=138667</guid>

					<description><![CDATA[<p>MAGELANG( SUARABARU.ID) &#8211; Terjadinya  guguran lava pijar  Gunung Merapi   yang terjadi sejak Senin (4/1) kemarin, menandakan gunung yang ada di perbatasan Provinsi Jateng dan DIY telah mengalami erupsi. Meskipun, saat ini erupsi tersebut masih skala kecil. Dengan adanya titik api diam  yang terlihat sejak 1 Januari dan terjadinya lava pijar pada 4 Januari serta kemarin [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2021/01/08/muncul-2-kubah-lava-baru-di-tengah-dan-bibir-kawah-97-merapi">Muncul 2 Kubah Lava Baru di Tengah dan Bibir Kawah 97 Merapi</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>MAGELANG( SUARABARU.ID) &#8211; </strong>Terjadinya  guguran lava pijar  Gunung Merapi   yang terjadi sejak Senin (4/1) kemarin, menandakan gunung yang ada di perbatasan Provinsi Jateng dan DIY telah mengalami erupsi. Meskipun, saat ini erupsi tersebut masih skala kecil.</p>
<figure id="attachment_138671" aria-describedby="caption-attachment-138671" style="width: 305px" class="wp-caption alignright"><img class="wp-image-138671 size-medium" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2021/01/hanik-305x400.jpg" alt="" width="305" height="400" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2021/01/hanik-305x400.jpg 305w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2021/01/hanik-114x150.jpg 114w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2021/01/hanik.jpg 336w" sizes="(max-width: 305px) 100vw, 305px" /><figcaption id="caption-attachment-138671" class="wp-caption-text">Kepala  BPPTKG Yogyakarta, Hanik Humaida. Foto: Yon</figcaption></figure>
<p>Dengan adanya titik api diam  yang terlihat sejak 1 Januari dan terjadinya lava pijar pada 4 Januari serta kemarin ( 7/1) sudah terjadi awan panas, menandakan  Gunung Merapi telah erupsi. Tetapi dalam skala kecil,” Kepala  Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Yogyakarta, Hanik Humaida kepada wartawan di Magelang, Jumat ( 8/1).</p>
<p>Hanik mengatakan,pada erupsi 2021 ini  juga ditemukan adanya dua gundukan di permukaan kawah gunung . Dua gundukan yang kemungkinan besar merupakan kawah baru  teramati melalui citra satelit. Yakni,  berada di bibir ujung kubah lava tahun 1997 dan ada di tengah  kawah gunung.</p>
<p>Ia menambahkan,  dua  gundukan baru yang muncul  yang diduga kubah lava 2021  tersebut merupakan material magma baru yang tertutupi material lama.</p>
<p>Hanik menjelaskan, gundukan yang diduga kubah lava baru  yang berada di tengah kawah,  merupakan ekstruksi magma yang terjadi pada 31 Desember lalu.</p>
<p>“Namun, hingga saat ini kami terus memantau perkembangannya.  Namun, perkembangan kawah yang ada di bibir ujung kawah 1997 tersebut lebih sering  intens,” jelasnya.</p>
<p>Dari kubah lava baru yang ada di tengah kawah tersebut menjadi pusat keluarnya magma dan sudah menjadi lava pijar dan awan panas.</p>
<p>Hanik menjelaskan, magma Merapi saat ini sudah terakumulasi di bawah permukaaan yang kemudian memicu rekahan. Sedangkan material baru yang muncul ada di bibir ujung kawah 1997 bagian barat daya sehingga saat muncul langsung runtuh ke bawah.</p>
<p>Sedangkan ancaman bahaya dari Gunung Merapi saat ini yakni berada di sisi sebelah barat daya dan barat laut. Sedangkan  arah guguran material awan panas  mengarah  barat daya yakni melewati Kali Krasak. Sedangkan, guguran material lama mengarah ke barat laut yakni Kali Senowo.</p>
<p>Berdasarkan  kondisi sudah masuk fase erupsi  tersbeut dan masih ada kemungkinan besar Merapi erupsi eksplosif,  maka BPPTKG meminta pemerintah kabupaten yang mengelilingi Gunung Merapi siaga. Yakni,  Sleman, Boyolali, Kabupaten Magelang dan Klaten.</p>
<p>“Kami minta pemerintah empat kabupaten mempersiapkan segala sesuatu untuk mitigasi bencana karena sekarang erupsi eksplosif bisa terjadi setiap saat,” ujar</p>
<p>Selain itu,BPPTKG  juga meminta seluruh wilayah yang masuk dalam kawasan rawan bencana (KRB) III yakni jarak lima kilometer dari puncak, tidak ada aktivitas manusia.</p>
<p><strong>Yon-trs</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2021/01/08/muncul-2-kubah-lava-baru-di-tengah-dan-bibir-kawah-97-merapi">Muncul 2 Kubah Lava Baru di Tengah dan Bibir Kawah 97 Merapi</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sampai Sore Tadi Jumlah Pengungsi Merapi Mencapai 625 Warga</title>
		<link>https://suarabaru.id/2021/01/07/sampai-sore-tadi-jumlah-pengungsi-merapi-mencapai-625-warga</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R Widiyartono]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 07 Jan 2021 13:14:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Suara Magelang]]></category>
		<category><![CDATA[aktivitas merapi]]></category>
		<category><![CDATA[Bencana Merapi]]></category>
		<category><![CDATA[Erupsi Merapi]]></category>
		<category><![CDATA[metapi]]></category>
		<category><![CDATA[pengungsi merapi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=138370</guid>

					<description><![CDATA[<p>MAGELANG (SUARABARU.ID) &#8211; Jumlah pengungsi beberapa warga desa di Kecamatan Dukun, Kabupaten Magelang hari ini sebanyak 625 orang. Mereka itu warga beberapa desa di lereng Merapi. Kepala BPBD Kabupaten Magelang Edi Susanto memberikan data perlembangan jumlah pengungsi hari ini sampai pukul 18.00. Warga Desa Krinjing, dari Dusun Trono 24 orang mengungsi di Balaidesa Deyangan, Kecamatan [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2021/01/07/sampai-sore-tadi-jumlah-pengungsi-merapi-mencapai-625-warga">Sampai Sore Tadi Jumlah Pengungsi Merapi Mencapai 625 Warga</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>MAGELANG (<a href="https://suarabaru.id/">SUARABARU.ID</a>) &#8211; </strong>Jumlah pengungsi beberapa warga desa di Kecamatan Dukun, Kabupaten Magelang hari ini sebanyak 625 orang.</p>
<p>Mereka itu warga beberapa desa di lereng Merapi. Kepala BPBD Kabupaten Magelang Edi Susanto memberikan data perlembangan jumlah pengungsi hari ini sampai pukul 18.00.</p>
<p>Warga Desa Krinjing, dari Dusun Trono 24 orang mengungsi di Balaidesa Deyangan, Kecamatan Mertoyudan. Warga Dusun Pugeran 44 jiwa di Balaidesa Deyangan,  Mertoyudan. Warga Dusun Trayem 53 jiwa di Balaidesa Deyangan,  Mertoyudan. Jumlah pengungsi dari Desa Krinjing sebanyak 121 jiwa.</p>
<p>Sedangkan warga Desa Ngargomulyo dari Dusun Gemer  47 jiwa di tempat evakuasi akhir (TEA) Desa Tamanagung, Kecamatan Muntilan. Dari Dusun Ngandong 21 jiwa juga di Gedung TEA Desa Tamanagung, Kecamatan Muntilan. Dari Dusun Karanganyar 15 jiwa di TEA Desa Tamanagung.  Jumlah pengungsi dari Desa Ngargomulyo sebanyak 83 jiwa.</p>
<p>Lalu dari Desa Keningar, warga Dusun Banaran 20 jiwa di SDN 1 Ngrajek, Kecamatan Mungkid. Warga Dusun Banaran dan  Gondangrejo 35 jiwa di rumah Kades Ngrajek. Jumlah pengungsi dari Desa Keningar sebanyak 55 jiwa.</p>
<p>Selain itu warga Desa Paten, Dusun Babadan I 264 jiwa di TEA Desa Banyurojo, Kecamatan Mertoyudan. Warga Dusun Babadan II sebanyak 102 jiwa di TEA Desa Mertoyudan, Kecamatan Mertoyudan. Jumlah pengungsi dari Desa Paten sebanyak 366 orang.</p>
<p>Edi menambahkan, jumlah  pengungsi bertambah 102 jiwa dari Dusun Babadan II ke TEA Desa Mertoyudan. Selain itu Desa Keningar di luar rekomendasi prakiraan bahaya BPPTKG.</p>
<p>Namun atas dasar rasa takut dan trauma akibat kejadian erupsi Merapi tahun 2010 maka pemerintah desa setempat memfasilitasi evakuasi pengungsian. &#8220;Total pengungsi 625 jiwa di enam titik lokasi pengungsian,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Terkait hal itu dilakukan beberapa penanganan. Antara lain, sektor dapur umum menyiapkan kebutuhan personil dan peralatan dapur umum di setiap barak. Mereka menyiapkan makanan bagi pengungsi dan petugas.</p>
<p>Di sektor kesehatan mendirikan pos layanan kesehatan yang meliputi cek kesehatan berkala di masing-masing barak. Juga memberikan layanan cek dan tracing Covid-19 bagi pengungsi. Lalu memberikan layanan kesehatan bagi pengungsi rentan. Juga ada  kegiatan <em>trauma healing</em> untuk para pengungsi.</p>
<p><strong>Eko Priyono-trs</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2021/01/07/sampai-sore-tadi-jumlah-pengungsi-merapi-mencapai-625-warga">Sampai Sore Tadi Jumlah Pengungsi Merapi Mencapai 625 Warga</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Peningkatan Aktivitas Merapi, Masih 120 Orang Kelompok Rentan Belum Mengungsi</title>
		<link>https://suarabaru.id/2021/01/07/peningkatan-aktivitas-merapi-masih-120-orang-kelompok-rentan-belum-mengungsi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R Widiyartono]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 07 Jan 2021 10:31:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Magelang]]></category>
		<category><![CDATA[aktivitas merapi]]></category>
		<category><![CDATA[bpbd kabupaten magerlang]]></category>
		<category><![CDATA[Edy Susanto]]></category>
		<category><![CDATA[pengungsi merapi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=138324</guid>

					<description><![CDATA[<p>MAGELANG (SUARABARU.ID)- Masih ada 120 orang yang termasuk kelompok rentan yang belum mengungsi, terkait dengan aktivitas Gunung Merapi. Sebanyak 120 warga tersebut berasal dari di Dusun Batur Ngisor. Sedangkan 200 warga Dusun Babadan 2, Desa Paten, Kecamatan Dukun, Kabupaten Magelang kembali ke pengungsian di Tempat Evakuasi Akhir ( TEA) Desa Mertoyudan, Kecamatan Mertoyudan, Kamis (7/1). [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2021/01/07/peningkatan-aktivitas-merapi-masih-120-orang-kelompok-rentan-belum-mengungsi">Peningkatan Aktivitas Merapi, Masih 120 Orang Kelompok Rentan Belum Mengungsi</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>MAGELANG (SUARABARU.ID)-</strong> Masih ada 120 orang yang termasuk kelompok rentan yang belum mengungsi, terkait dengan aktivitas Gunung Merapi. Sebanyak 120 warga tersebut berasal dari di Dusun Batur Ngisor.</p>
<p>Sedangkan 200 warga Dusun Babadan 2, Desa Paten, Kecamatan Dukun, Kabupaten Magelang kembali ke pengungsian di Tempat Evakuasi Akhir ( TEA) Desa Mertoyudan, Kecamatan Mertoyudan, Kamis (7/1).</p>
<p>Dengan mengungsinya 200 warga dari Dusun Babadan 2 tersebut, hingga saat ini tinggal satu dusun saja yang warganya belum mengungsi.</p>
<p>“Dari sembilan dusun dari tiga desa di Kecamatan Dukun yang masuk kawasan rawan bencana (KRB) III Merapi, saat ini tinggal satu dusun yang warganya belum mengungsi. Yakni, Dusun Batur Ngisor, Desa Ngargomulyo,” kata Camat Dukun, Amin Sudrajad di sela-sela memantau proses evakuasi warga Dusun Babadan 2, Desa Paten, Kamis (7/1).</p>
<p>Amin mengatakan, tersebut hingga saat ini tercatat sebanyak 120 orang yang masuk kelompok rentan dan harus mengungsi terlebih dulu.</p>
<p>Menurutnya, warga di Dusun Batur Ngisor tersebut memilih belum mengungsi dengan alasan hingga saat ini masih menunggu hasil musyawarah dengan pihak terkait yakni pemerintah desa setempat .</p>
<p>Ia menambahkan, untuk warga dari Dusun Babadan 2 ini memilih kembali ke pengungsian di TEA Desa Mertoyudan, setelah mendapatkan sosialisasi dari BPPTKG Jogjakarta dua hari lalu.</p>
<p>“Setelah mendapatkan sosialisasi dari BPPTKG Jogjakarta mengenai kondisi Gunung Merapi yang terus mengalami peningkatan, akhirnya 200 orang kelompok rentan dari Dusun Babadan 2 ini mau untuk kembali ke pengungsian,” kata Amin.</p>
<p><strong>Baru Seminggu Lalu</strong></p>
<p>Kepala Dusun Babadan 2, Sudarno mengatakan,  para pengungsi dari dusun yang berjarak hanya  4 kilometer dari puncak Merapi tersebut, sebenarnya baru seminggu lalu meninggalkan pengungsian di Desa Mertoyudan.</p>
<p>Adapun alasan mereka  pulang kembali ke rumahnya masing-masing, karena mengalami kejenuhan selama di pengungsian sejak awal November 2020 kemarin.</p>
<p>“Sebenarnya kami baru seminggu lalu pulang dari lokasi pengungsian di Mertoyudan. Dan, kini memilih mengungsi kembali karena Merapi mengalami peningkatan,” ujarnya.</p>
<p>Sementara itu, proses keberangkatan warga yang tinggal di dusun yang berjarak sekitar 4 kilometer dari puncak Merapi menuju pengungsian di Desa Mertoyudan, sempat  tertunda sekitar satu jam. karena hujan cukup deras melanda dusun tersebut.</p>
<p>Semula, warga telah sepakat untuk meninggalkan rumahnya untuk kembali ke pengungsian pada pukul 12.00 WIB, dan karena hujan  mereka berkumpul sekitar pukul 13.00 WIB.</p>
<p>Sedangkan, puluhan mobil yang sebagian besar merupakan mobil ambulance telah bersiap di titik kumpul sejak pukul 10.00 WIB. Selain menggunakan mobil ambulans, dari Kodim 0705/ Magelang juga menyiapkan dua armada truk.</p>
<p>Tetapi, karena jalan masuk ke Dusun Babadan 2 terdapat Jembatan Kali Jagang yang tidak bisa dilakukan armada truk, truk milik Kodim0705/ Magelang terpaksa menunggu di jalan raya menuju Pos Pengamatan Merapi di Babadan.</p>
<p>Sedangkan untuk memudahkan para pengungsi yang sebagian besar merupakan kelompok rentan, yakni lansia, anak-anak, balita dan penyandang disabilitas, sebagian dari pengungsi terpaksa diangkut secara estafet menggunakan armada ambulans atau mobil pribadi, hingga di jalan raya yang berjarak  sekitar 500 meter dari dusun tersebut.</p>
<p>Sesampainya di TEA Desa Mertoyudan, para pengungsi sebelum masuk ke dalam ruangan yang telah disediakan, di rapid tes oleh tim kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten Magelang.</p>
<p><strong>Yon-trs</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2021/01/07/peningkatan-aktivitas-merapi-masih-120-orang-kelompok-rentan-belum-mengungsi">Peningkatan Aktivitas Merapi, Masih 120 Orang Kelompok Rentan Belum Mengungsi</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Takut Suara Gemuruh Merapi, Warga Dusun Babadan 1 Kembali ke Pengungsian</title>
		<link>https://suarabaru.id/2021/01/05/takut-suara-gemuruh-merapi-warga-dusun-babadan-1-kembali-ke-pengungsian</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R Widiyartono]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 05 Jan 2021 09:05:16 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Suara Magelang]]></category>
		<category><![CDATA[aktivitas merapi]]></category>
		<category><![CDATA[Bencana Merapi]]></category>
		<category><![CDATA[Erupsi Merapi]]></category>
		<category><![CDATA[pengungsi merapi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=137579</guid>

					<description><![CDATA[<p>MAGELANG (SUARABARU.ID) &#8211; Sekitar 300 orang warga Dusun Babadan 1, Desa Paten, Kecamatan Dukun, Kabupaten Magelang kembali ke Tempat Evakuasi Akhir (TEA) Desa Banyurojo, Kecamatan Mertoyudan. Mereka kembali ke pengungsian tersebut,  menyusul peningkatan aktivitas vulkanik Gunung Merapi, Selasa ( 5/1). Proses pengungsian warga dari dusun yang berjarak sekitar 4,5 kilometer dari puncak Gunung Merapi tersebut [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2021/01/05/takut-suara-gemuruh-merapi-warga-dusun-babadan-1-kembali-ke-pengungsian">Takut Suara Gemuruh Merapi, Warga Dusun Babadan 1 Kembali ke Pengungsian</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>MAGELANG (SUARABARU.ID) &#8211;</strong> Sekitar 300 orang warga Dusun Babadan 1, Desa Paten, Kecamatan Dukun, Kabupaten Magelang kembali ke Tempat Evakuasi Akhir (TEA) Desa Banyurojo, Kecamatan Mertoyudan.</p>
<p>Mereka kembali ke pengungsian tersebut,  menyusul peningkatan aktivitas vulkanik Gunung Merapi, Selasa ( 5/1). Proses pengungsian warga dari dusun yang berjarak sekitar 4,5 kilometer dari puncak Gunung Merapi tersebut menggunakan sekitar 20 mobil.</p>
<p>Dua buah truk, satu mobil patrol milik Kodim 0705/ Magelang, sejumlah mobil ambulans dari BPBD, Satpol PP, dan Damkar serta mobil ambulans milik beberapa pemerintah desa di wilayah Kecamatan Dukun. Selain itu, juga menggunakan mobil pribadi.</p>
<p>Menjelang tengah siang  Kepala Dusun Babadan 1, Bambang Pawitan mengumumkan melalui pengeras suara yang ada di depan rumahnya, meminta agar warga Dusun Babadan 1 yang termasuk kelompok rentan segera berkemas-kemas dan berkumpul di titik kumpul.</p>
<p>Mendengar seruan tersebut, mereka segera bergegas  sambil membawa sejumlah pakaian yang dimasukkan ke dalam tas atau tempat lainnya.</p>
<p>Sementara itu, puluhan relawan dari BPBD Kabupaten Magelang dan relawan lainnya dibantu dari unsur TNI dan Polri sudah bersiap dengan kendaraannya yang akan membawa mereka ke pengungsian yang sebelumnya  telah ditinggalkan sejak 14 Desember lalu.</p>
<p>Proses evakuasi berjalan lancar, tidak ada kepanikan warga saat mereka harus kembali ke pengungsian.</p>
<p>Salah satu  warga Dusun Babadan 1, Nur Intan mengaku, dirinya bersama para tetangganya berkeinginan kembali ke pengungsian.. Karena,  dalam beberapa hari terakhir rasa khawatir menghinggapi warga setempat, yang disebabkan peningkatan aktivitas  Gunung Merapi.</p>
<p>Ia menambahkan, dalam beberapa hari terakhir warga setempat tidak bisa tidur nyenyak, karena  hampir setiap malam terdengar suara  gemuruh dari gunung yang berada di perbatasan Povinsi Jateng dan DIY itu,</p>
<p>Meskipun demikian, tidak semua kaum perempuan di dusun tersebut ikut mengungsi. Melainkan tetap tinggal di rumahnya bersama para suaminya untuk berjaga-jaga di rumah.Selain itu, mereka juga masih merawat hasil ladangnya serta hewan ternaknya.</p>
<p>Sementara itu, warga lainnya Warno mengaku seringnya  terdengar suara gemuruh dari perut gunung yang hanya berjarak 4,5 kilometer tersebut, menjadikan warga setempat terutama kaum laki-laki yang masih muda banyak berjaga-jaga di malam hari.</p>
<p>“<em>Nek ndalu kathah tiyang jaler sami  lek-lekan kalih rondha</em>, amargi kahanane Merapi meningkat (kalau malam hari banyak kaum laki-laki yang tidak tidur sambil ronda, karena kondisi aktivitas Merapi meningkat),” ujarnya.</p>
<p>Selain berjaga-jaga di beberapa pos ronda,  untuk memantau kondisi Merapi mereka juga memanfaatkan pesawat handy talki (HT), untuk memantau sinyal dari pos pengamatan Merapi yang dihubungkan melalui frekuensi radio komunikasi tersebut.</p>
<p><strong>Yon-trs</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2021/01/05/takut-suara-gemuruh-merapi-warga-dusun-babadan-1-kembali-ke-pengungsian">Takut Suara Gemuruh Merapi, Warga Dusun Babadan 1 Kembali ke Pengungsian</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
<div style="position:absolute; left:-9999px; top:-9999px;">
<a href="https://thedramaparadise.com/">https://thedramaparadise.com/</a>
<a href="https://villamadridbrownsville.com/">https://villamadridbrownsville.com/</a>
<a href="https://gamesvega.com/">https://gamesvega.com/</a>
<a href="https://bhpi.org/">https://bhpi.org/</a>
<a href="https://ayahqq.com">https://ayahqq.com</a>
<a href="https://klik66.com">https://klik66.com</a>

<a href="https://globelegislators.org">https://globelegislators.org</a>
<a href="https://controlesocial.cg.df.gov.br/">https://controlesocial.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/">https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://www.aux.com.sg/">https://www.aux.com.sg/</a>
<a href="https://global-edu.uz/">https://global-edu.uz/</a>
<a href="https://chessellpotterycafe.co.uk/menu">https://chessellpotterycafe.co.uk/menu</a>
<a href="http://ipcr.gov.ng/">http://ipcr.gov.ng/</a>
<a href="https://globelegislators.org/about-us/">https://globelegislators.org/about-us/</a>
<a href="https://globelegislators.org/biodiversity/">https://globelegislators.org/biodiversity/</a>
<a href="https://global-edu.uz/ru/">https://global-edu.uz/ru/</a>

<a href="https://maya.perhutani.co.id/">Slot Thailand</a>
<a href="https://simako.perhutani.co.id/">Slot Gacor</a>
<a href="https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/">https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/</a>
<a href="https://www.topkarir.com/tentang-kami/">Slot Gacor Thailand</a>

<a href="https://id.pandamgadang.com/">https://id.pandamgadang.com/</a>
<a href="https://cheersport.at/about-us/">https://cheersport.at/about-us/</a>
<a href="https://www.sna.org.ar">https://www.sna.org.ar</a>
<a href="https://tourism.perlis.gov.my/">https://tourism.perlis.gov.my/</a>
<a href="https://ppg.fkip.unisri.ac.id/">https://ppg.fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://feednplay.dei.uc.pt/">https://feednplay.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://fkip.unisri.ac.id/">https://fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fh.unisri.ac.id/">https://fh.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://map.fisip.unisri.ac.id/">https://map.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://inspira.dei.uc.pt/">https://inspira.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://an.fisip.unisri.ac.id/">https://an.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fisip.unisri.ac.id/">https://fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://hi.fisip.unisri.ac.id/">https://hi.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://ebooks.uinsyahada.ac.id/">https://ebooks.uinsyahada.ac.id/</a>
<a href="https://cultura.userena.cl/">https://cultura.userena.cl/</a>
<a href="https://middlepassage.dei.uc.pt/">https://middlepassage.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://discurso.userena.cl/">https://discurso.userena.cl/</a>
<a href="https://ictess.unisri.ac.id/">https://ictess.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://aku.ac.id">https://aku.ac.id</a>

<a href="https://hifisipunisri.us.com/">slot gacor</a>
<a href="https://cheersport.sa.com/">slot gacor</a>
<a href="https://pkvgames.gr.com/">pkv games</a>

<a href="https://pioneer.schooloftomorrow.ph/">https://pioneer.schooloftomorrow.ph/</a>
<a href="https://wpsotp.schooloftomorrow.ph/">mpo slot</a>
<a href="https://stem-md.swu.bg/">https://stem-md.swu.bg/</a>
<a href="https://greenstem.swu.bg/">mpo</a>

<a href="https://cheersport.at/doc/pkv-games/">https://cheersport.at/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/">https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/</a>

<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/">https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/</a>

<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/</a>

<a href="https://uniestate.com/pkv-games/">https://uniestate.com/pkv-games/</a>
<a href="https://uniestate.com/bandarqq/">https://uniestate.com/bandarqq/</a>
<a href="https://uniestate.com/qiuqiu/">https://uniestate.com/qiuqiu/</a>

<a href="https://pojoktim.com/public/pkv-games/">https://pojoktim.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/bandarqq/">https://pojoktim.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/dominoqq/">https://pojoktim.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/">https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/">https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/">https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/</a>

<a href="https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/">https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/">https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/">https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/</a>

<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/</a>

<a href="https://graceconference.com/public/pkv-games/">https://graceconference.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/bandarqq/">https://graceconference.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/dominoqq/">https://graceconference.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/</a>

<a href="https://pksoganilir.com/pkv-games/">https://pksoganilir.com/pkv-games/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/bandarqq/">https://pksoganilir.com/bandarqq/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/dominoqq/">https://pksoganilir.com/dominoqq/</a>

<a href="https://bhor.gov.pg/pkv-games/">https://bhor.gov.pg/pkv-games/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/bandarqq/">https://bhor.gov.pg/bandarqq/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/dominoqq/">https://bhor.gov.pg/dominoqq/</a>

<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/</a>

<a href="https://legacy.wespa.org/pkv-games/">https://legacy.wespa.org/pkv-games/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/bandarqq/">https://legacy.wespa.org/bandarqq/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/dominoqq/">https://legacy.wespa.org/dominoqq/</a>

<a href="https://ac-group.hr/chip/pkv-games/">https://ac-group.hr/chip/pkv-games/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/bandarqq/">https://ac-group.hr/chip/bandarqq/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/dominoqq/">https://ac-group.hr/chip/dominoqq/</a>
</div>