<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Suara USM Archives - SuaraBaru.id</title>
	<atom:link href="https://suarabaru.id/pendidikan/suara-usm/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<description>Media Online Tajam dan Berimbang</description>
	<lastBuildDate>Sun, 14 Jun 2026 11:32:08 +0000</lastBuildDate>
	<language>id-ID</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=5.9.13</generator>

<image>
	<url>https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2018/06/cropped-logofooter-32x32.png</url>
	<title>Suara USM Archives - SuaraBaru.id</title>
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Tim PKM Dosen Pariwisata USM Berikan Pelatihan di Desa Wisata Pudak Payung Semarang</title>
		<link>https://suarabaru.id/2026/06/14/tim-pkm-dosen-pariwisata-usm-berikan-pelatihan-di-desa-wisata-pudak-payung-semarang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 14 Jun 2026 11:32:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Semarang Raya]]></category>
		<category><![CDATA[Suara USM]]></category>
		<category><![CDATA[desa wisata]]></category>
		<category><![CDATA[dosen]]></category>
		<category><![CDATA[pariwisata]]></category>
		<category><![CDATA[Pengabdian kepada Masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[Prodi S1]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Semarang]]></category>
		<category><![CDATA[Wisata Terintegrasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=564336</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID)&#8211; Tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Dosen Prodi S1 Pariwisata Universitas Semarang (USM), mengadakan kegiatan bertema &#8216;Pelatihan Merangkai Potensi Pudak Payung Menjadi Paket Wisata Terintegrasi&#8217;, pada JUmat (12/6/2026). Tim PKM Pariwisata USM terdiri dari Ketua Faisal Yusuf, dengan anggota Urania Heptanti, Desika Nur Jannah, dan Qurinta Shinta. Kegiatan ini didukung LPPM USM dan diikuti [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/06/14/tim-pkm-dosen-pariwisata-usm-berikan-pelatihan-di-desa-wisata-pudak-payung-semarang">Tim PKM Dosen Pariwisata USM Berikan Pelatihan di Desa Wisata Pudak Payung Semarang</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)</strong>&#8211; Tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Dosen Prodi S1 Pariwisata Universitas Semarang (USM), mengadakan kegiatan bertema &#8216;Pelatihan Merangkai Potensi Pudak Payung Menjadi Paket Wisata Terintegrasi&#8217;, pada JUmat (12/6/2026).</p>
<p>Tim PKM Pariwisata USM terdiri dari Ketua Faisal Yusuf, dengan anggota Urania Heptanti, Desika Nur Jannah, dan Qurinta Shinta. Kegiatan ini didukung LPPM USM dan diikuti 15 Pokdarwis Pudak Payung.</p>
<p>Dalam keterangannya, Faisal Yusuf mengatakan, pelatihan itu memberikan manfaat bagi berbagai pihak yang terlibat. Baik itu mitra, mahasiswa, maupun institusi perguruan tinggi, mengenai Pengembangan Paket Wisata, dalam pengelolaan desa wisata.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2026/06/14/expo-kkn-tematik-vi-usm-tampilkan-puluhan-inovasi-pemberdayaan-masyarakat-dan-mitigasi-bencana">Expo KKN Tematik VI USM Tampilkan Puluhan Inovasi Pemberdayaan Masyarakat dan Mitigasi Bencana</a></strong></p>
<p>Khususnya dalam penyusunan paket wisata edukatif terintegrasi, penguatan kolaborasi antar pengelola spot wisata, serta tersedianya Standar Operasional Prosedur (SOP) pelayanan wisata sederhana sebagai pedoman bersama.</p>
<p>Selain itu, mitra memperoleh paket wisata siap jual dan peningkatan kemampuan promosi melalui digital storytelling, yang diharapkan dapat meningkatkan daya tarik destinasi dan memperluas jangkauan pasar wisata.</p>
<p>&#8221;Kami merancang pelatihan ini untuk membekali mitra, dengan penyusunan paket wisata edukatif terintegrasi, penguatan kolaborasi antarpengelola spot wisata, serta tersedianya SOP pelayanan wisata sederhana, sebagai pedoman bersama,&#8221; ujar Faisal.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2026/06/14/mahasiswa-harus-kedepankan-kritik-yang-obyektif">Mahasiswa Harus Kedepankan Kritik yang Obyektif</a></strong></p>
<p>Pelatihan itu melibatkan mahasiswa Pariwisata USM, Ibnu Dwi Setioko dan Evita Aminati. Mereka membantu mendokumentasikan jalannya kegiatan pengabdian, terkait Paket Wisata Edukatif Terintegrasi.</p>
<p>Peserta menunjukkan antusiasme tinggi selama pelatihan berlangsung. Banyak pertanyaan diajukan, baik terkait paket wisata edukatif terintegrasi maupun SOP-nya, yang dijawab secara mendalam oleh para pemateri.</p>
<p>Ketua Desa Wisata Pudak Payung Semarang, Muhammad pun memberikan apresiasinya atas pelatihan ini. Pelatihan ini juga sangat membantu mitra Desa Wisata Pudak Payung, untuk mengetahui lebih dalam tentang penyusunan penyusunan paket wisata edukatif terintegrasi.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2026/06/12/ukm-pengawal-ideologi-bangsa-usm-gelar-talkshow-penguatan-nilai-nilai-pancasila">UKM Pengawal Ideologi Bangsa USM Gelar Talkshow Penguatan Nilai-nilai Pancasila</a></strong></p>
<p>&#8221;Kami berharap, mereka mampu menerapkan ilmu ini lebih dalam untuk setiap melaksanakan praktik mereka ke depan,&#8221; tuturnya.</p>
<p>Dia berharap, melalui kegiatan ini para mitra Desa Wisata Pudak Payung dapat meningkatkan pengetahuan, mengenai penyusunan paket wisata edukatif terintegrasi di Desa Wisata Pudak Payung, dan meningkatkan daya tarik serta kunjungan wisatawan.</p>
<p><em><strong>Riyan</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/06/14/tim-pkm-dosen-pariwisata-usm-berikan-pelatihan-di-desa-wisata-pudak-payung-semarang">Tim PKM Dosen Pariwisata USM Berikan Pelatihan di Desa Wisata Pudak Payung Semarang</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Expo KKN Tematik VI USM Tampilkan Puluhan Inovasi Pemberdayaan Masyarakat dan Mitigasi Bencana</title>
		<link>https://suarabaru.id/2026/06/14/expo-kkn-tematik-vi-usm-tampilkan-puluhan-inovasi-pemberdayaan-masyarakat-dan-mitigasi-bencana</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 14 Jun 2026 11:26:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Semarang Raya]]></category>
		<category><![CDATA[Suara USM]]></category>
		<category><![CDATA[Auditorium Ir Widjamoko]]></category>
		<category><![CDATA[Dies Natalis]]></category>
		<category><![CDATA[Expo KKN Tematik]]></category>
		<category><![CDATA[Inovasi]]></category>
		<category><![CDATA[Kuliah Kerja Nyata]]></category>
		<category><![CDATA[mitigasi bencana]]></category>
		<category><![CDATA[Program kerja]]></category>
		<category><![CDATA[Semester Genap]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Semarang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=564333</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID)&#8211; Lebih dari 180 mahasiswa Universitas Semarang (USM), memamerkan hasil program kerja mereka, dalam Expo KKN Tematik VI Semester Genap 2025/2026, di Auditorium Ir Widjamoko USM, Kamis (11/6/2026). Kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian Dies Natalis Ke-39 USM itu, menampilkan lebih dari 90 produk inovasi hasil Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik, yang fokus pada [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/06/14/expo-kkn-tematik-vi-usm-tampilkan-puluhan-inovasi-pemberdayaan-masyarakat-dan-mitigasi-bencana">Expo KKN Tematik VI USM Tampilkan Puluhan Inovasi Pemberdayaan Masyarakat dan Mitigasi Bencana</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)</strong>&#8211; Lebih dari 180 mahasiswa Universitas Semarang (USM), memamerkan hasil program kerja mereka, dalam Expo KKN Tematik VI Semester Genap 2025/2026, di Auditorium Ir Widjamoko USM, Kamis (11/6/2026).</p>
<p>Kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian Dies Natalis Ke-39 USM itu, menampilkan lebih dari 90 produk inovasi hasil Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik, yang fokus pada pemberdayaan masyarakat dan mitigasi bencana.</p>
<p>Kegiatan yang mengusung tema &#8216;Integrasi Peningkatan Perekonomian Masyarakat dan Mitigasi Bencana Berbasis Pemberdayaan Masyarakat&#8217; itu, menampilkan berbagai inovasi mahasiswa yang telah diterapkan di empat kelurahan, pada dua kecamatan di Kota Semarang.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2026/06/14/mahasiswa-harus-kedepankan-kritik-yang-obyektif">Mahasiswa Harus Kedepankan Kritik yang Obyektif</a></strong></p>
<p>Wakil Rektor I USM, Prof Dr Ir Haslina MSi mengatakan, Expo KKN Tematik menjadi wadah untuk menunjukkan kontribusi nyata mahasiswa kepada masyarakat, melalui berbagai inovasi yang telah dihasilkan selama pelaksanaan KKN.</p>
<p>&#8221;Hari ini diselenggarakan Expo KKN Tematik VI USM, yang diikuti lebih dari 180 peserta. Inovasi yang dihasilkan dari peserta KKN ini, lebih dari 90 karya inovasi. Semoga ini tidak berhenti di expo hari ini saja, tetapi bisa berintegrasi melalui ekonomi yang berkelanjutan, dan lingkungan yang bernilai ekonomi,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Dia berharap, hasil-hasil inovasi mahasiswa itu dapat terus dikembangkan dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat. Selain itu juga, dapat menjadi jembatan kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan masyarakat.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2026/06/12/ukm-pengawal-ideologi-bangsa-usm-gelar-talkshow-penguatan-nilai-nilai-pancasila">UKM Pengawal Ideologi Bangsa USM Gelar Talkshow Penguatan Nilai-nilai Pancasila</a></strong></p>
<p>&#8221;Saya berharap, expo ini bisa menjembatani antara USM, pemerintah daerah dan masyarakat. Kegiatan seperti ini harus ada keberlanjutannya,&#8221; tambahnya.</p>
<p>Sementara itu, Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) USM, Prof Dr Ir Mudjiastuti Handajani MT menambahkan, KKN Tematik USM tidak hanya berorientasi pada kegiatan pengabdian yang bersifat seremonial, melainkan diarahkan untuk membangun ketahanan masyarakat secara berkelanjutan, yang selaras dengan program Pemerintah Kota Semarang.</p>
<p>Melalui program itu, mahasiswa didorong untuk berperan sebagai agen pemberdayaan masyarakat, dengan membantu pengembangan UMKM, digitalisasi pemasaran, penguatan ekonomi kreatif, serta memberikan edukasi mitigasi bencana kepada masyarakat.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2026/06/11/fakultas-teknik-usm-bangun-sinergi-kokoh-antara-perguruan-tinggi-dan-sekolah-menengah">Fakultas Teknik USM Bangun Sinergi Kokoh antara Perguruan Tinggi dan Sekolah Menengah</a></strong></p>
<p>&#8221;Tujuannya, menciptakan masyarakat yang lebih mandiri, produktif, dan tangguh dalam menghadapi berbagai tantangan sosial maupun kebencanaan,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Dia menambahkan, pihaknya juga memastikan program-program yang dijalankan mahasiswa berbasis pada kebutuhan riil masyarakat, dan dapat memberikan dampak berkelanjutan. Hasilnya, sejumlah luaran berhasil dicapai, antara lain sembilan sertifikat halal, delapan Nomor Induk Berusaha (NIB) bagi UMKM, tiga hak cipta, serta tujuh artikel ilmiah.</p>
<p>Selain penguatan ekonomi masyarakat, mahasiswa juga menghasilkan berbagai inovasi di bidang mitigasi bencana. Salah satunya, alat deteksi longsor yang dikembangkan mahasiswa Teknik Sipil USM.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2026/06/11/gelar-usm-prasasta-gala-awards-2026-usm-kadin-pwi-jateng-sepakat-bangun-sinergi">Gelar USM Prasasta Gala Awards 2026, USM-Kadin-PWI Jateng Sepakat Bangun Sinergi</a></strong></p>
<p>&#8221;Kehadiran mahasiswa di tengah masyarakat dinilai mampu meningkatkan partisipasi warga dalam pengembangan potensi lingkungan, sekaligus meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi bencana,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Dia berharap, melalui Expo KKN Tematik VI ini, berbagai inovasi yang telah dihasilkan mahasiswa tidak berhenti sebagai program jangka pendek, tetapi dapat terus dikembangkan menjadi model pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan dan memberikan dampak nyata bagi pembangunan daerah.</p>
<p><em><strong>Riyan</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/06/14/expo-kkn-tematik-vi-usm-tampilkan-puluhan-inovasi-pemberdayaan-masyarakat-dan-mitigasi-bencana">Expo KKN Tematik VI USM Tampilkan Puluhan Inovasi Pemberdayaan Masyarakat dan Mitigasi Bencana</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mahasiswa Harus Kedepankan Kritik yang Obyektif</title>
		<link>https://suarabaru.id/2026/06/14/mahasiswa-harus-kedepankan-kritik-yang-obyektif</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 14 Jun 2026 11:21:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Semarang Raya]]></category>
		<category><![CDATA[Suara USM]]></category>
		<category><![CDATA[Badan Eksekutif Mahasiswa]]></category>
		<category><![CDATA[Kebencian]]></category>
		<category><![CDATA[Kebijakan publik]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Yogyakarta.]]></category>
		<category><![CDATA[Kritik]]></category>
		<category><![CDATA[mahasiswa]]></category>
		<category><![CDATA[Obyektif]]></category>
		<category><![CDATA[Presiden Mahasiswa]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<category><![CDATA[universitas gadjah mada]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=564330</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID)- Mahasiswa harus mengedepankan kritik yang obyektif, dibandingkan kebencian. Sebab, kritik merupakan bagian penting dalam mengawal kebijakan publik, sementara ujaran kebencian justru dapat menghilangkan obyektivitas. Hal itu seperti yang diungkapkan Presiden Mahasiswa BEM Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, Tiyo Ardianto, dalam Seminar Hak Asasi Manusia (HAM) bertajuk &#8216;HAM di Era Digital: Peran Mahasiswa dalam [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/06/14/mahasiswa-harus-kedepankan-kritik-yang-obyektif">Mahasiswa Harus Kedepankan Kritik yang Obyektif</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)-</strong> Mahasiswa harus mengedepankan kritik yang obyektif, dibandingkan kebencian. Sebab, kritik merupakan bagian penting dalam mengawal kebijakan publik, sementara ujaran kebencian justru dapat menghilangkan obyektivitas.</p>
<p>Hal itu seperti yang diungkapkan Presiden Mahasiswa BEM Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, Tiyo Ardianto, dalam Seminar Hak Asasi Manusia (HAM) bertajuk &#8216;HAM di Era Digital: Peran Mahasiswa dalam Menjaga Kebebasan yang Bertanggung Jawab&#8217;, di Gedung Prof Ir Joetata Hadihardja, Universitas Semarang (USM), Kamis (11/6/2026).</p>
<p>&#8221;Mahasiswa harus fokus pada kritik, bukan pada kebencian. Mari bicara tentang obyektivitas dan kritik terhadap kebijakan publik. Jika suatu saat menyentuh aspek yang bersifat personal, lakukan secara bertanggungjawab, penuh perhitungan, dan strategis,&#8221; kata Tiyo.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2026/06/12/ukm-pengawal-ideologi-bangsa-usm-gelar-talkshow-penguatan-nilai-nilai-pancasila">UKM Pengawal Ideologi Bangsa USM Gelar Talkshow Penguatan Nilai-nilai Pancasila</a></strong></p>
<p>Selain berpikir kritis, keberanian menjadi faktor penting, agar kebebasan berekspresi memiliki makna. Dia juga menekankan, pentingnya kesadaran mahasiswa terhadap kebebasan yang dimiliki, sebagai dasar dalam menjalankan hak berekspresi secara bertanggungjawab.</p>
<p>&#8221;Setiap mahasiswa harus menyadari kebebasannya. Setelah menyadari kebebasan itu, maka kebebasan harus dimanfaatkan sebaik-baiknya dengan penuh tanggung jawab,&#8221; imbuhnya.</p>
<p>Menurut Tiyo, perkembangan teknologi dan media sosial telah menciptakan arus informasi yang sangat besar, sehingga mahasiswa dituntut memiliki kemampuan berpikir kritis, agar tidak mudah terpengaruh informasi palsu maupun ujaran kebencian.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2026/06/11/fakultas-teknik-usm-bangun-sinergi-kokoh-antara-perguruan-tinggi-dan-sekolah-menengah">Fakultas Teknik USM Bangun Sinergi Kokoh antara Perguruan Tinggi dan Sekolah Menengah</a></strong></p>
<p>&#8221;Hari ini kita berhadapan dengan situasi di mana informasi terlalu banyak, dan tidak semuanya terverifikasi. Yang dibutuhkan sekarang, berpikir kritis. Dengan berpikir kritis, kita tidak akan mudah terjebak pada kebohongan, informasi palsu, maupun ujaran kebencian,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Dia berharap, para peserta seminar mampu menjadi generasi yang lebih berani dalam menyampaikan pendapat, dan memperjuangkan nilai-nilai kemanusiaan.</p>
<p>&#8221;Saya berharap, peserta seminar hari ini memiliki keberanian yang lebih daripada sebelumnya. Kita semua mungkin bebas, tetapi tanpa keberanian, kebebasan itu menjadi hampa dan tanpa makna,&#8221; ujarnya.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2026/06/14/mantapkan-karakter-generasi-muda-smpn-2-kalinyamatan-sukses-gelar-kemah-alih-tingkat-pramuka-penggalang">Mantapkan Karakter Generasi Muda, SMPN 2 Kalinyamatan Sukses Gelar Kemah Alih Tingkat Pramuka Penggalang</a></strong></p>
<p>Kegiatan yang digelar BEM USM itu, diikuti 150 peserta, yang berasal dari kalangan siswa SMA di Kota Semarang dan sejumlah mahasiswa USM.</p>
<p>Seminar menghadirkan narasumber dari Amnesty International Indonesia, Claudia Destianira dan Michelle Dionisius, serta Presiden Mahasiswa BEM UGM 2025, Tiyo Ardianto.</p>
<p>Sementara itu, Ketua Pelaksana Seminar HAM, Hapsari Okta menambahkan, tujuan kegiatan ini untuk memberikan pembekalan kepada generasi muda, mengenai hak asasi manusia, khususnya dalam menghadapi tantangan era digital.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2026/06/04/fakultas-hukum-usm-gelar-program-praktisi-mengajar">Fakultas Hukum USM Gelar Program Praktisi Mengajar</a></strong></p>
<p>&#8221;Peserta seminar berasal dari siswa SMA di Kota Semarang, dan mahasiswa USM dengan jumlah sekitar 150 peserta. Harapannya, seminar ini dapat memberikan pembekalan kepada peserta mengenai HAM, media, serta berbagai lingkup yang berkaitan dengan hak asasi manusia,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Hapsari berharap, melalui seminar ini, peserta dapat memahami pentingnya hak asasi manusia, meningkatkan literasi digital, serta mampu menggunakan kebebasan berekspresi secara bijak, kritis, dan bertanggungjawab, di tengah dinamika kehidupan digital yang terus berkembang.</p>
<p><em><strong>Riyan</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/06/14/mahasiswa-harus-kedepankan-kritik-yang-obyektif">Mahasiswa Harus Kedepankan Kritik yang Obyektif</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>UKM Pengawal Ideologi Bangsa USM Gelar Talkshow Penguatan Nilai-nilai Pancasila</title>
		<link>https://suarabaru.id/2026/06/12/ukm-pengawal-ideologi-bangsa-usm-gelar-talkshow-penguatan-nilai-nilai-pancasila</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 12 Jun 2026 08:44:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Semarang Raya]]></category>
		<category><![CDATA[Suara USM]]></category>
		<category><![CDATA[Nilai-nilai Kebangsaan]]></category>
		<category><![CDATA[Pengawal Ideologi Bangsa]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<category><![CDATA[Talkshow]]></category>
		<category><![CDATA[Teknologi Digital]]></category>
		<category><![CDATA[Unit Kegiatan Mahasiswa]]></category>
		<category><![CDATA[Unit Penunjang Nonstruktural]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Semarang]]></category>
		<category><![CDATA[Wawasan Kebangsaan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=564028</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID)&#8211; Dalam upaya memperkuat nilai-nilai kebangsaan di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital, Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Pengawal Ideologi Bangsa (PIB) Universitas Semarang (USM), bekerja sama dengan Unit Penunjang Nonstruktural (UPNS) Bidang Wawasan Kebangsaan, menyelenggarakan kegiatan talkshow. Kegiatan talkshow tentang penguatan nilai-nilai Pancasila itu, digelar di Gedung Menara Lantai 8, Ruang Telekonferensi USM, Jumat (12/6/2026). [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/06/12/ukm-pengawal-ideologi-bangsa-usm-gelar-talkshow-penguatan-nilai-nilai-pancasila">UKM Pengawal Ideologi Bangsa USM Gelar Talkshow Penguatan Nilai-nilai Pancasila</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)</strong>&#8211; Dalam upaya memperkuat nilai-nilai kebangsaan di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital, Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Pengawal Ideologi Bangsa (PIB) Universitas Semarang (USM), bekerja sama dengan Unit Penunjang Nonstruktural (UPNS) Bidang Wawasan Kebangsaan, menyelenggarakan kegiatan talkshow.</p>
<p>Kegiatan talkshow tentang penguatan nilai-nilai Pancasila itu, digelar di Gedung Menara Lantai 8, Ruang Telekonferensi USM, Jumat (12/6/2026). Adapun tema yang diambil &#8216;Menguatkan Identitas Kebangsaan melalui Pemanfaatan Digitalisasi yang Berlandaskan Pancasila&#8217;.</p>
<p>Kegiatan menghadirkan narasumber dosen FH USM Dr Tri Mulyani SPd SH MH, dan dosen Unnes Noorochmat Isdaryanto SS MSi ini, diikuti tak kurang dari 70 peserta, yang terdiri dari mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2026/06/11/fakultas-teknik-usm-bangun-sinergi-kokoh-antara-perguruan-tinggi-dan-sekolah-menengah">Fakultas Teknik USM Bangun Sinergi Kokoh antara Perguruan Tinggi dan Sekolah Menengah</a></strong></p>
<p>Ketua Pelaksana, Rizal Setyaji Nugraha mengatakan, talkshow ini menjadi ruang diskusi, edukasi, dan refleksi bagi generasi muda, mengenai pentingnya menjaga identitas kebangsaan di era transformasi digital.</p>
<p>&#8221;Kemajuan teknologi informasi yang semakin pesat, menghadirkan berbagai peluang sekaligus tantangan, terutama dalam mempertahankan nilai-nilai luhur bangsa yang berlandaskan Pancasila, di tengah derasnya arus globalisasi dan perkembangan media digital,&#8221; katanya.</p>
<p>Dia menambahkan, peserta terdiri dari anggota PIB USM, anggota PIB Universitas Negeri Semarang (Unnes), serta delegasi perwakilan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dan Dewan Eksekutif Mahasiswa (Dema) USM.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2026/06/11/gelar-usm-prasasta-gala-awards-2026-usm-kadin-pwi-jateng-sepakat-bangun-sinergi">Gelar USM Prasasta Gala Awards 2026, USM-Kadin-PWI Jateng Sepakat Bangun Sinergi</a></strong></p>
<figure id="attachment_564030" aria-describedby="caption-attachment-564030" style="width: 681px" class="wp-caption alignnone"><img class="wp-image-564030 size-full" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2026/06/WhatsApp-Image-2026-06-12-at-13.12.57.jpg" alt="" width="681" height="419" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2026/06/WhatsApp-Image-2026-06-12-at-13.12.57.jpg 681w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2026/06/WhatsApp-Image-2026-06-12-at-13.12.57-400x246.jpg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2026/06/WhatsApp-Image-2026-06-12-at-13.12.57-150x92.jpg 150w" sizes="(max-width: 681px) 100vw, 681px" /><figcaption id="caption-attachment-564030" class="wp-caption-text">Sejumlah mahasiswa USM beserta perwakilan mahasiswa dari perguruan tinggi lain, berfoto bersama usai acara. Foto: dok/usm</figcaption></figure>
<p>Dia berharap, kehadiran peserta dari berbagai organisasi kemahasiswaan itu, akan mampu menciptakan ruang dialog yang konstruktif, dan memperkuat sinergi antarmahasiswa dalam menanamkan nilai-nilai Pancasila, di lingkungan kampus maupun masyarakat.</p>
<p>&#8221;Kami mengajak peserta, untuk memahami pentingnya pemanfaatan teknologi digital secara bijak, bertanggungjawab, dan selaras dengan nilai-nilai Pancasila,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Selain itu, mereka melakukan diskusi menyoroti peran strategis generasi muda sebagai agen perubahan, dalam menciptakan ruang digital yang sehat, produktif, inklusif, serta mampu memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2026/06/10/mahasiswa-ilkom-usm-beri-edukasi-bahaya-child-grooming-di-sd-kebon-dalem-semarang">Mahasiswa Ilkom USM Beri Edukasi Bahaya ‘Child Grooming’ di SD Kebon Dalem Semarang</a></strong></p>
<p>&#8221;Talkshow Pancasila ini bentuk komitmen bersama dalam menanamkan kembali semangat kebangsaan kepada generasi muda agar tidak kehilangan jati diri bangsa di tengah perkembangan teknologi yang semakin kompleks,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Dia berharap, Pancasila tidak hanya dipahami sebagai dasar negara, tetapi juga menjadi pedoman dalam berperilaku dan berinteraksi di ruang digital.</p>
<p>&#8221;Kami berharap, dengan menjadikan Pancasila sebagai landasan dalam memanfaatkan teknologi digital, generasi muda mampu menjadi pelopor dalam membangun ekosistem digital yang beretika, berintegritas, dan berorientasi pada kemajuan bangsa Indonesia,&#8221; tandas Rizal.</p>
<p><em><strong>Riyan</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/06/12/ukm-pengawal-ideologi-bangsa-usm-gelar-talkshow-penguatan-nilai-nilai-pancasila">UKM Pengawal Ideologi Bangsa USM Gelar Talkshow Penguatan Nilai-nilai Pancasila</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Fakultas Teknik USM Bangun Sinergi Kokoh antara Perguruan Tinggi dan Sekolah Menengah</title>
		<link>https://suarabaru.id/2026/06/11/fakultas-teknik-usm-bangun-sinergi-kokoh-antara-perguruan-tinggi-dan-sekolah-menengah</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 11 Jun 2026 14:03:35 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Semarang Raya]]></category>
		<category><![CDATA[Suara USM]]></category>
		<category><![CDATA[Fakultas Teknik]]></category>
		<category><![CDATA[Generasi muda]]></category>
		<category><![CDATA[Inovasi Teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[Kreativitas]]></category>
		<category><![CDATA[SMKN 10 Semarang]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<category><![CDATA[Teknologi Terapan]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Semarang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=563916</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID)&#8211; Dalam upaya mendekatkan dunia inovasi teknologi kepada generasi muda, Fakultas Teknik Universitas Semarang (USM), menggelar pameran hasil karya mahasiswa di SMK Negeri 10 Semarang. Agenda unjuk kreativitas ini, menjadi salah satu daya tarik utama dalam rangkaian program &#8216;Engineering Goes to School 2026&#8217;, yang berlangsung pada Rabu (10/6/2026). Lewat pameran ini, rumpun akademis keteknikan [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/06/11/fakultas-teknik-usm-bangun-sinergi-kokoh-antara-perguruan-tinggi-dan-sekolah-menengah">Fakultas Teknik USM Bangun Sinergi Kokoh antara Perguruan Tinggi dan Sekolah Menengah</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)</strong>&#8211; Dalam upaya mendekatkan dunia inovasi teknologi kepada generasi muda, Fakultas Teknik Universitas Semarang (USM), menggelar pameran hasil karya mahasiswa di SMK Negeri 10 Semarang.</p>
<p>Agenda unjuk kreativitas ini, menjadi salah satu daya tarik utama dalam rangkaian program &#8216;Engineering Goes to School 2026&#8217;, yang berlangsung pada Rabu (10/6/2026). Lewat pameran ini, rumpun akademis keteknikan berupaya memantik minat para siswa, agar lebih tertarik pada dunia riset dan teknologi terapan.</p>
<p>Dalam pameran itu, memajang deretan proyek unggulan dari tiga program studi andalan, Teknik Sipil, Teknik Elektro, serta Perencanaan Wilayah dan Kota (PWK). Berbagai produk inovasi, mulai dari prototipe sistim digital, desain teknis infrastruktur, hingga aplikasi teknologi praktis, dipamerkan secara terbuka.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2026/06/11/gelar-usm-prasasta-gala-awards-2026-usm-kadin-pwi-jateng-sepakat-bangun-sinergi">Gelar USM Prasasta Gala Awards 2026, USM-Kadin-PWI Jateng Sepakat Bangun Sinergi</a></strong></p>
<figure id="attachment_563918" aria-describedby="caption-attachment-563918" style="width: 681px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" class="wp-image-563918 size-full" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2026/06/WhatsApp-Image-2026-06-11-at-20.07.15-1.jpg" alt="" width="681" height="429" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2026/06/WhatsApp-Image-2026-06-11-at-20.07.15-1.jpg 681w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2026/06/WhatsApp-Image-2026-06-11-at-20.07.15-1-400x252.jpg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2026/06/WhatsApp-Image-2026-06-11-at-20.07.15-1-150x94.jpg 150w" sizes="(max-width: 681px) 100vw, 681px" /><figcaption id="caption-attachment-563918" class="wp-caption-text">Sejumlah mahasiswa dan dosen FT USM berfoto bersama guru dan siswa-siswi SMKN 10 Semarang, usai acara. Foto: dok/usm</figcaption></figure>
<p>Momentum ini memberikan kesempatan emas bagi para siswa SMK, untuk melihat langsung implementasi nyata dari ilmu keteknikan, sekaligus berdiskusi interaktif dengan para mahasiswa pencipta karya, mengenai proses manufaktur dan metodologinya.</p>
<p>Guna mencairkan suasana dan mendongkrak antusiasme peserta, pihak panitia juga menyisipkan pembagian doorprize menarik, di sela-sela peninjauan stan pameran.</p>
<p>Selain itu, suasana belajar yang interaktif dan menyenangkan, semakin terasa dengan adanya pengumuman pemenang lomba konten media sosial, yang diikuti para siswa sepanjang acara.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2026/06/10/mahasiswa-ilkom-usm-beri-edukasi-bahaya-child-grooming-di-sd-kebon-dalem-semarang">Mahasiswa Ilkom USM Beri Edukasi Bahaya ‘Child Grooming’ di SD Kebon Dalem Semarang</a></strong></p>
<p>Pendekatan populer ini terbukti efektif, membuat para siswa lebih betah mengeksplorasi setiap stan pameran yang disajikan.</p>
<p>Dengan keberhasilan penyelenggaraan pameran ini, FT USM menegaskan kembali pentingnya membangun sinergi yang kokoh, antara institusi sekolah menengah dan perguruan tinggi.<br />
Kolaborasi hilirisasi karya ilmiah ke lingkungan sekolah, dinilai menjadi langkah strategis untuk memotivasi generasi muda, agar berpikir kreatif.</p>
<p>Dengan begitu, cetak biru penyiapan sumber daya manusia yang terampil dan siap menghadapi ketatnya persaingan di sektor industri masa depan, dapat terwujud sejak dini.</p>
<p><em><strong>Riyan</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/06/11/fakultas-teknik-usm-bangun-sinergi-kokoh-antara-perguruan-tinggi-dan-sekolah-menengah">Fakultas Teknik USM Bangun Sinergi Kokoh antara Perguruan Tinggi dan Sekolah Menengah</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Gelar USM Prasasta Gala Awards 2026, USM-Kadin-PWI Jateng Sepakat Bangun Sinergi</title>
		<link>https://suarabaru.id/2026/06/11/gelar-usm-prasasta-gala-awards-2026-usm-kadin-pwi-jateng-sepakat-bangun-sinergi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 11 Jun 2026 01:30:29 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Semarang Raya]]></category>
		<category><![CDATA[Suara USM]]></category>
		<category><![CDATA[Kadin Jateng]]></category>
		<category><![CDATA[Kamar Dagang dan Industri]]></category>
		<category><![CDATA[Kolaborasi]]></category>
		<category><![CDATA[Persatuan Wartawan Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Semarang]]></category>
		<category><![CDATA[USM Prasasta Gala Awards 2026]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=563723</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID)&#8211; Universitas Semarang (USM) berkolaborasi dengan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jawa Tengah serta Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jateng, resmi menyepakati penyelenggaraan ajang penghargaan bergengsi USM Prasasta Gala Awards 2026. Ajang PGA 2026 merupakan panggung apresiasi yang kredibel untuk memberikan apresiasi, penghormatan tertinggi, dan pengakuan yang layak kepada tokoh-tokoh pemikir, penggerak, inovator, dan pemengaruh [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/06/11/gelar-usm-prasasta-gala-awards-2026-usm-kadin-pwi-jateng-sepakat-bangun-sinergi">Gelar USM Prasasta Gala Awards 2026, USM-Kadin-PWI Jateng Sepakat Bangun Sinergi</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)</strong>&#8211; Universitas Semarang (USM) berkolaborasi dengan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jawa Tengah serta Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jateng, resmi menyepakati penyelenggaraan ajang penghargaan bergengsi USM Prasasta Gala Awards 2026.</p>
<p>Ajang PGA 2026 merupakan panggung apresiasi yang kredibel untuk memberikan apresiasi, penghormatan tertinggi, dan pengakuan yang layak kepada tokoh-tokoh pemikir, penggerak, inovator, dan pemengaruh (influencer) di Jateng, yang telah men-dharmabaktikan karyanya bagi masyarakat, dunia industri, serta kelestarian lingkungan.</p>
<p>Sinergi strategis ini ditandai dengan penandatanganan pernyataan bersama (joint statement), yang berlangsung di Kantor Kadin Jateng, Jalan Papandayan, Kota Semarang, Selasa (9/6/2026).</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2026/06/10/mahasiswa-ilkom-usm-beri-edukasi-bahaya-child-grooming-di-sd-kebon-dalem-semarang">Mahasiswa Ilkom USM Beri Edukasi Bahaya ‘Child Grooming’ di SD Kebon Dalem Semarang</a></strong></p>
<p>Penandatanganan komitmen bersama ini dilakukan langsung Rektor USM Dr Supari ST MT, Ketua Umum Kadin Jateng Harry Nuryanto Soediro, dan Ketua PWI Jateng Setiawan Hendra Kelana.</p>
<p>Turut hadir menyaksikan momentum penting ini antara lain, Ketua Panitia USM Prasasta Gala Awards 2026 Ir Ferry Firmawan ST MT PhD IPU, Wakil Ketua Panitia Dr Adi Ekopriyono MSi, serta Ketua Dewan Juri Prof Sudharto P Hadi MES PhD. Dari kalangan PWI Jateng, hadir Sekretaris Achmad Ris Ediyanto, dan Wakil Ketua Bidang Organisasi Sunarto.</p>
<p>Rektor USM, Dr Supari menegaskan, perguruan tinggi saat ini tidak boleh lagi berjalan sendiri di dalam &#8220;menara gading&#8221;. Tridharma Perguruan Tinggi yang diemban harus mampu berdenyut seirama dengan dinamika dunia usaha dan sosial masyarakat.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2026/06/10/fakultas-ekonomi-usm-gelar-workshop-dan-lomba-video-kreatif">Fakultas Ekonomi USM Gelar Workshop dan Lomba Video Kreatif</a></strong></p>
<p>&#8221;Melalui perhelatan USM Prasasta Gala 2026, kita ingin memastikan inovasi dan kontribusi nyata para tokoh maupun institusi di Jateng, mendapatkan panggung apresiasi yang layak dan kredibel,&#8221; ujar Supari.</p>
<p>Disampaikan juga, sinergi Academic, Business, Government dan Media (ABGM) ini, memiliki porsi kekuatan yang saling melengkapi. Kolaborasi dengan Kadin memastikan penilaian di sektor ekonomi dan industri berjalan kontekstual, sementara PWI bertindak sebagai jangkar objektivitas dan transparansi publik.</p>
<p>&#8221;Besar harapan saya, Joint Statement yang kita tandatangani ini tidak berhenti di atas kertas bermaterai saja. Melainkan menjadi komitmen jangka panjang sebagai katalisator kemajuan masyarakat Jawa Tengah,&#8221; imbuhnya.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2026/06/10/mahasiswa-ilkom-usm-beri-edukasi-anti-bullying-di-smpn-29-semarang">Mahasiswa Ilkom USM Beri Edukasi Anti-Bullying di SMPN 29 Semarang</a></strong></p>
<p>Apresiasi senada disampaikan Ketua Umum Kadin Jateng, Harry Nuryanto Soediro. Menurutnya, penghargaan ini akan menjadi ruang representatif untuk memberikan penghormatan kepada para tokoh pemikir, penggerak, dan pemengaruh (influencer) di Jateng.</p>
<p>&#8221;Bagi dunia usaha, sebuah penghargaan akan menjadi pemacu dan pemicu dalam memberikan dampak strategis usaha, karena membangun tingkat kepercayaan (trust), serta reputasi di mata konsumen, investor, maupun stakeholder,&#8221; jelas Harry.</p>
<p>Dia juga mengaku bangga, bisa bekerja sama dengan figur-figur dinamis dan visioner yang mengawal agenda ini. Harry menyebut, Rektor USM Supari sebagai salah satu dari sedikit rektor aktif yang dinobatkan sebagai tokoh Pamomong Jateng, Prof Sudharto P Hadi selaku pakar pembangunan berkelanjutan internasional, serta Ketua PWI Jateng Setiawan HK peraih penghargaan Press Card Number One (PCNO).</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2026/06/10/fakultas-ekonomi-usm-gelar-pelatihan-penyusunan-proposal-pkm-berbasis-smart-ai">Fakultas Ekonomi USM Gelar Pelatihan Penyusunan Proposal PKM Berbasis Smart AI</a></strong></p>
<p>&#8221;Kami meyakini kolaborasi ini dapat membangun ekosistem kemitraan strategis yang kuat, dalam memberikan efek pengganda (multiplier effect) yang masif, khususnya meningkatkan daya saing daerah,&#8221; tuturnya.</p>
<p>Sementara itu, Ketua PWI Jateng Setiawan Hendra Kelana, menyoroti pentingnya titik temu antara tiga pilar utama pembangunan ini.</p>
<p>&#8221;Media adalah mata publik. Kampus adalah dapur gagasan. Dunia usaha adalah mesin penggerak ekonomi. Ketika ketiganya bersinergi, maka lahir kepercayaan publik, inovasi, dan keberpihakan pada kepentingan bangsa,&#8221; papar Setiawan.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2026/06/09/fakultas-ekonomi-usm-dan-pt-victory-international-futures-jalin-kerja-sama">Fakultas Ekonomi USM dan PT Victory International Futures Jalin Kerja Sama</a></strong></p>
<p>Dia menambahkan, bangsa ini membutuhkan narasi yang jujur dari ruang redaksi, riset yang membumi dari ruang kelas, serta keberanian investasi dari dunia usaha demi memastikan demokrasi yang sehat dan SDM yang unggul.</p>
<p>Pada kesempatan yang sama, Ketua Panitia USM Prasasta Gala Awards 2026, Ir Ferry Firmawan ST MT PhD IPU menjelaskan, agenda ini bukan sekadar seremonial belaka, melainkan sebuah ikhtiar kolektif, untuk menghargai insan yang men-dharmabaktikan karyanya bagi kemajuan industri dan kelestarian lingkungan di Jateng.</p>
<p>Ferry menjamin, proses seleksi hingga penilaian akan berdiri tegak di atas objektivitas, berkat hadirnya para dewan juri yang kompeten dan kredibel, yang memadukan unsur akademisi, pengusaha, hingga tokoh pers.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2026/06/08/mahasiswa-ilkom-usm-kenalkan-budaya-batik-lewat-menggambar-wajah">Mahasiswa Ilkom USM Kenalkan Budaya Batik lewat Menggambar Wajah</a></strong></p>
<p>&#8221;Kehadiran Prof Sudharto P Hadi selaku Ketua Dewan Juri, menjadi jaminan mutu kredibilitas forum ini. Selain beliau, dewan juri juga diperkuat tokoh Nasional seperti Sandiaga Uno dan Ketua Dewan Pers Prof Komaruddin Hidayat,&#8221; ungkap Ferry.</p>
<p>Pihak panitia juga menyampaikan apresiasi kepada Kadin Jateng, atas komitmen menggerakkan dunia usaha, serta kepada PWI Jateng yang terus mengawal marwah keterbukaan informasi dan kode etik jurnalistik dalam menyebarluaskan inspirasi positif ini ke masyarakat luas.</p>
<p><em><strong>Riyan</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/06/11/gelar-usm-prasasta-gala-awards-2026-usm-kadin-pwi-jateng-sepakat-bangun-sinergi">Gelar USM Prasasta Gala Awards 2026, USM-Kadin-PWI Jateng Sepakat Bangun Sinergi</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mahasiswa Ilkom USM Beri Edukasi Bahaya &#8216;Child Grooming&#8217; di SD Kebon Dalem Semarang</title>
		<link>https://suarabaru.id/2026/06/10/mahasiswa-ilkom-usm-beri-edukasi-bahaya-child-grooming-di-sd-kebon-dalem-semarang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 10 Jun 2026 12:35:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Semarang Raya]]></category>
		<category><![CDATA[Suara USM]]></category>
		<category><![CDATA[Child Grooming]]></category>
		<category><![CDATA[Eksploitasi]]></category>
		<category><![CDATA[Hubungan Emosional]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Semarang]]></category>
		<category><![CDATA[Manipulasi]]></category>
		<category><![CDATA[Prodi Ilmu Komunikasi]]></category>
		<category><![CDATA[SD Kebon Dalem]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Semarang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=563644</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID)&#8211; Guna meningkatkan pemahaman mengenai bahaya &#8216;Child Grooming&#8217;, sejumlah mahasiswa Prodi Ilmu Komunikasi Universitas Semarang (USM), melakukan kegiatan edukasi di SD Kebon Dalem, Semarang, Rabu (10/6/2026). Child Grooming sendiri merupakan sebuah upaya yang dilakukan untuk membangun hubungan, kepercayaan, dan hubungan emosional dengan seseorang yang akan dijadikan korban, sehingga mereka dapat dimanipulasi, dieksploitasi, dan dilecehkan. [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/06/10/mahasiswa-ilkom-usm-beri-edukasi-bahaya-child-grooming-di-sd-kebon-dalem-semarang">Mahasiswa Ilkom USM Beri Edukasi Bahaya &#8216;Child Grooming&#8217; di SD Kebon Dalem Semarang</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)</strong>&#8211; Guna meningkatkan pemahaman mengenai bahaya &#8216;Child Grooming&#8217;, sejumlah mahasiswa Prodi Ilmu Komunikasi Universitas Semarang (USM), melakukan kegiatan edukasi di SD Kebon Dalem, Semarang, Rabu (10/6/2026).</p>
<p>Child Grooming sendiri merupakan sebuah upaya yang dilakukan untuk membangun hubungan, kepercayaan, dan hubungan emosional dengan seseorang yang akan dijadikan korban, sehingga mereka dapat dimanipulasi, dieksploitasi, dan dilecehkan.</p>
<p>Kegiatan inipun bertujuan, untuk mengenali tanda-tandanya, serta membekali para siswa, dengan pengetahuan tentang cara menjaga diri, dan mencari bantuan ketika menghadapi situasi yang tidak nyaman.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2026/06/10/fakultas-ekonomi-usm-gelar-workshop-dan-lomba-video-kreatif">Fakultas Ekonomi USM Gelar Workshop dan Lomba Video Kreatif</a></strong></p>
<p>Kegiatan dibuka Ketua Pelaksana, Angelica Cindy Setiawan, yang menyampaikan, edukasi ini merupakan bentuk kepedulian terhadap pentingnya perlindungan anak-anak sejak usia dini.</p>
<p>&#8221;Kami berharap, para siswa-siswi SD Kebon Dalem dapat memahami cara menjaga diri, mengenali perilaku yang tidak pantas, dan berani meminta bantuan kepada orang dewasa yang dipercaya,&#8221; kata dia.</p>
<p>Hadir sebagai narasumber, Nuke Winda Nathania sebagai pemateri internal, dan Narita Kristi Adya Mahanani SPsi, sebagai pemateri eksternal.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2026/06/10/mahasiswa-ilkom-usm-beri-edukasi-anti-bullying-di-smpn-29-semarang">Mahasiswa Ilkom USM Beri Edukasi Anti-Bullying di SMPN 29 Semarang</a></strong></p>
<figure id="attachment_563657" aria-describedby="caption-attachment-563657" style="width: 681px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" class="wp-image-563657 size-full" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2026/06/WhatsApp-Image-2026-06-10-at-18.44.01.jpg" alt="" width="681" height="409" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2026/06/WhatsApp-Image-2026-06-10-at-18.44.01.jpg 681w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2026/06/WhatsApp-Image-2026-06-10-at-18.44.01-400x240.jpg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2026/06/WhatsApp-Image-2026-06-10-at-18.44.01-150x90.jpg 150w" sizes="(max-width: 681px) 100vw, 681px" /><figcaption id="caption-attachment-563657" class="wp-caption-text">Sejumlah mahasiswa Ilkom USM beserta dosen pengampu, berfoto bersama siswa-siswi SD Kebon Dalem, usai kegiatan edukasi. Foto: dok/usm</figcaption></figure>
<p>Dalam paparannya, Nuke menjelaskan pengertian Child Grooming, ciri-ciri perilaku yang perlu diwaspadai, serta pentingnya menjaga privasi dan batasan diri, ketika berinteraksi dengan orang lain.</p>
<p>Sementara Narita menjelaskan, Child Grooming merupakan proses manipulasi yang dilakukan seseorang, untuk mendapatkan kepercayaan anak, dengan tujuan melakukan tindakan yang merugikan.</p>
<p>Dia menekankan, pentingnya keberanian anak untuk berkata tidak, terhadap perilaku yang membuat tidak nyaman, dan segera mencari bantuan pada orang tua, guru, atau orang dewasa terpercaya.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2026/06/10/fakultas-ekonomi-usm-gelar-pelatihan-penyusunan-proposal-pkm-berbasis-smart-ai">Fakultas Ekonomi USM Gelar Pelatihan Penyusunan Proposal PKM Berbasis Smart AI</a></strong></p>
<p>Melalui kegiatan ini, mahasiswa Prodi Ilkom USM berharap, siswa-siswi SD Kebon Dalem bisa lebih memahami bahaya Child Grooming dan mampu mengenali tanda-tandanya. Selain itu juga, memiliki keberanian untuk mengambil tindakan yang tepat, ketika menghadapi situasi yang berpotensi membahayakan.</p>
<p>Pada kesempatan yang sama, perwakilan dari SD Kebon Dalem, Miss Emily, memberikan apresiasi atas kegiatan ini. &#8221;Edukasi ini sangat penting, untuk membantu anak-anak memahami cara melindungi diri dari berbagai ancaman, yang bisa terjadi di lingkungan sekitar, maupun di dunia digital,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Dia juga berharap, para siswa dapat menerapkan pengetahuan yang diperolehnya, dan tidak ragu melapor kepada orang dewasa terpercaya, apabila menghadapi situasi yang membuat mereka merasa tidak aman.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2026/06/09/fakultas-ekonomi-usm-dan-pt-victory-international-futures-jalin-kerja-sama">Fakultas Ekonomi USM dan PT Victory International Futures Jalin Kerja Sama</a></strong></p>
<p>Sementara itu, Dosen Pengampu Mata Kuliah Komunikasi Gender dari Prodi Ilkom USM, Dr Yuliyanto Budi Setiawan SSos MSi, turut memberikan dukungan terhadap kegiatan ini.</p>
<p>&#8221;Edukasi tentang perlindungan anak, merupakan langkah penting dalam membangun kesadaran sejak dini. Hal ini agar anak-anak mampu mengenali berbagai bentuk ancaman, dan memiliki keberanian untuk menjaga diri,&#8221; tukasnya.</p>
<p><em><strong>Riyan</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/06/10/mahasiswa-ilkom-usm-beri-edukasi-bahaya-child-grooming-di-sd-kebon-dalem-semarang">Mahasiswa Ilkom USM Beri Edukasi Bahaya &#8216;Child Grooming&#8217; di SD Kebon Dalem Semarang</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ganasnya Kreak di Semarang dari Sisi Hukum Pidana</title>
		<link>https://suarabaru.id/2026/06/10/ganasnya-kreak-di-semarang-dari-sisi-hukum-pidana</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 10 Jun 2026 11:39:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[SUARA Anda]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Suara USM]]></category>
		<category><![CDATA[Generasi muda]]></category>
		<category><![CDATA[Kekerasan Jalanan]]></category>
		<category><![CDATA[Pengakuan]]></category>
		<category><![CDATA[Penjara]]></category>
		<category><![CDATA[positif]]></category>
		<category><![CDATA[Produktif]]></category>
		<category><![CDATA[Remaja]]></category>
		<category><![CDATA[Ruang Ekspresi]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=563622</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oleh: Dr Drs Adv H Kukuh Sudarmanto Alugoro BA SSos SH MH MM KOTA Semarang merupakan Ibu Kota Provinsi Jawa Tengah, yang berkembang pesat sebagai kota metropolitan. Kota ini memiliki karakteristik unik, berupa kawasan atas dan bawah, yang menjadi simbol perkembangan ekonomi, pendidikan, industri, perdagangan, dan jasa. Berbagai perguruan tinggi ternama, kawasan industri, pusat pemerintahan, [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/06/10/ganasnya-kreak-di-semarang-dari-sisi-hukum-pidana">Ganasnya Kreak di Semarang dari Sisi Hukum Pidana</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 12pt;"><strong>Oleh: Dr Drs Adv H Kukuh Sudarmanto Alugoro BA SSos SH MH MM</strong></span></p>
<p><strong><img loading="lazy" class="size-full wp-image-563623 alignleft" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2026/06/WhatsApp-Image-2026-06-10-at-09.39.58.jpg" alt="" width="150" height="215" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2026/06/WhatsApp-Image-2026-06-10-at-09.39.58.jpg 150w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2026/06/WhatsApp-Image-2026-06-10-at-09.39.58-105x150.jpg 105w" sizes="(max-width: 150px) 100vw, 150px" />KOTA</strong> Semarang merupakan Ibu Kota Provinsi Jawa Tengah, yang berkembang pesat sebagai kota metropolitan. Kota ini memiliki karakteristik unik, berupa kawasan atas dan bawah, yang menjadi simbol perkembangan ekonomi, pendidikan, industri, perdagangan, dan jasa.</p>
<p>Berbagai perguruan tinggi ternama, kawasan industri, pusat pemerintahan, serta banyaknya destinasi wisata, menjadikan Semarang sebagai salah satu kota tujuan investasi dan pendidikan di Indonesia.</p>
<p>Namun di balik wajah kota yang modern dan apik tersebut, muncul fenomena sosial yang meresahkan masyarakat, yaitu keberadaan kelompok remaja yang dikenal dengan istilah “Kreak.”</p>
<p>Secara etimologis, istilah kreak berasal dari bahasa Jawa, yaitu gabungan kata<em> kere</em> yang berarti miskin dan <em>mayak</em> yang berarti bergaya, belagu, atau sok hebat. Pada awalnya istilah tersebut hanya digunakan untuk menggambarkan gaya berpakaian tertentu.</p>
<p>Akan tetapi, dalam perkembangan berikutnya istilah kreak mengalami pergeseran makna menjadi sebutan bagi kelompok remaja atau geng jalanan, yang sering melakukan tindakan kriminal seperti tawuran, pengeroyokan, membawa senjata tajam, konvoi liar, hingga penganiayaan terhadap warga.</p>
<p>Fenomena ini tidak lagi dapat dipandang sebagai kenakalan remaja biasa. Dalam banyak kasus, tindakan kelompok kreak telah memasuki ranah tindak pidana serius yang mengancam keamanan dan ketertiban masyarakat.</p>
<p>Keganasan kelompok kreak dapat dilihat dari berbagai peristiwa yang terjadi dalam beberapa tahun terakhir.</p>
<p>Masyarakat Semarang berkali-kali diresahkan oleh aksi konvoi tengah malam yang dilakukan secara berkelompok dengan membawa senjata tajam seperti clurit, gir motor, pedang, hingga senjata modifikasi lainnya. Tidak jarang mereka menyerang kelompok lain maupun warga yang sama sekali tidak memiliki persoalan dengan mereka.</p>
<p><span style="font-size: 14pt;"><strong>* * * * *</strong></span></p>
<p>Data Polrestabes Semarang menunjukkan bahwa sepanjang Januari hingga September 2024 terdapat puluhan kasus yang berkaitan dengan geng motor dan kelompok kreak. Sebagian besar berujung pada proses pidana karena memenuhi unsur tindak pidana kekerasan.</p>
<p>Bahkan terdapat kasus yang menimbulkan korban jiwa, termasuk meninggalnya seorang mahasiswa akibat pembacokan yang diduga dilakukan oleh kelompok kreak. Fakta tersebut menunjukkan bahwa aktivitas mereka telah melampaui batas kenakalan remaja dan masuk kategori kejahatan jalanan yang membahayakan keselamatan publik.</p>
<p>Wilayah seperti Tembalang, Banyumanik, Pedurungan, dan Candisari sering disebut sebagai daerah yang rawan terjadinya aktivitas kelompok kreak. Namun demikian, perlu ditegaskan bahwa tidak semua remaja yang berkumpul atau nongkrong pada malam hari dapat langsung dicap sebagai kreak. Penegakan hukum tetap harus berlandaskan asas praduga tak bersalah.</p>
<p>Dari perspektif hukum pidana, tindakan kelompok kreak memenuhi karakteristik <em>street crime</em> atau kejahatan jalanan. Kejahatan jalanan merupakan tindak pidana yang dilakukan di ruang publik dan menimbulkan rasa takut serta ketidakamanan bagi masyarakat.</p>
<p>Ketika sekelompok orang melakukan penyerangan secara bersama-sama terhadap orang lain, maka perbuatannya dapat dikualifikasikan sebagai tindak pidana pengeroyokan, sebagaimana diatur dalam Pasal 170 KUHP.</p>
<p>Pasal tersebut mengatur bahwa, <em>&#8221;Barang siapa dengan terang-terangan dan dengan tenaga bersama menggunakan kekerasan terhadap orang atau barang&#8221;.</em></p>
<p>Ancaman pidananya dapat mencapai 5 tahun 6 bulan penjara. Jika mengakibatkan luka berat ancamannya meningkat menjadi 7 tahun, dan apabila menyebabkan kematian dapat mencapai 9 tahun penjara.</p>
<p>Dengan demikian, tawuran yang selama ini dianggap sebagian kalangan sebagai sekadar ajang keberanian remaja, sebenarnya merupakan tindak pidana serius yang dapat menghilangkan kebebasan pelakunya selama bertahun-tahun.</p>
<p><span style="font-size: 14pt;"><strong>* * * * *</strong></span></p>
<p>Salah satu ciri khas kelompok kreak adalah kebiasaan membawa senjata tajam ketika melakukan konvoi atau tawuran.</p>
<p>Dari perspektif hukum pidana, perbuatan tersebut sangat berbahaya karena dapat dijerat menggunakan Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951.</p>
<p>Pasal 2 ayat (1) UU Darurat Nomor 12 Tahun 1951 menyatakan bahwa: <em>&#8220;Barang siapa tanpa hak membawa, memiliki, menguasai, menyimpan, atau menggunakan senjata penikam maupun senjata penusuk dapat dipidana&#8221;.</em></p>
<p>Ancaman hukumannya tidak main-main, yakni penjara paling lama 10 tahun. Pasal ini menjadi instrumen hukum yang paling sering digunakan aparat penegak hukum dalam memberantas kelompok kreak.</p>
<p>Bahkan ketika belum terjadi penganiayaan, seseorang yang kedapatan membawa clurit atau senjata tajam tanpa alasan yang sah, sudah dapat diproses secara pidana. Dalam praktik penegakan hukum, banyak pelaku kreak yang akhirnya dijerat menggunakan pasal ini, karena lebih mudah pembuktiannya dibanding harus menunggu adanya korban.</p>
<p>Selain pengeroyokan dan kepemilikan senjata tajam, tindakan kelompok kreak juga dapat dijerat dengan pasal penganiayaan. Pasal 351 KUHP mengatur bahwa penganiayaan dapat dipidana dengan ancaman penjara hingga 2 tahun 8 bulan. Apabila mengakibatkan luka berat, ancaman pidananya meningkat menjadi 5 tahun.</p>
<p>Namun apabila korban meninggal dunia akibat serangan tersebut, maka perbuatan tersebut dapat berkembang menjadi tindak pidana yang lebih berat.</p>
<p>Dalam kondisi tertentu, pelaku dapat dijerat dengan Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan dengan ancaman pidana penjara paling lama 15 tahun.</p>
<p><span style="font-size: 14pt;"><strong>* * * * *</strong></span></p>
<p>Inilah yang membuat fenomena kreak menjadi sangat serius. Tidak sedikit kasus yang bermula dari konvoi dan tawuran, berakhir dengan hilangnya nyawa seseorang.</p>
<p>Dari perspektif hak asasi manusia, tindakan tersebut merupakan pelanggaran terhadap hak hidup yang dijamin oleh konstitusi dan berbagai instrumen HAM internasional.</p>
<p>Salah satu persoalan yang sering muncul adalah, banyak anggota kelompok kreak berusia antara 14 hingga 18 tahun. Sebagian masyarakat beranggapan bahwa, anak di bawah umur tidak dapat dipidana. Anggapan ini keliru.</p>
<p>Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak (SPPA) justru mengatur secara khusus mekanisme pemidanaan terhadap anak yang berkonflik dengan hukum.</p>
<p>Anak yang berumur 14 tahun ke atas dan melakukan tindak pidana dengan ancaman lebih dari 7 tahun, dapat dikenakan penahanan. Karena membawa senjata tajam berdasarkan UU Darurat memiliki ancaman pidana 10 tahun, maka pelaku anak tetap dapat ditahan dan diproses secara hukum.</p>
<p>Perbedaannya terletak pada pendekatan yang digunakan. Sistem peradilan anak lebih mengedepankan diversi, rehabilitasi, pembinaan, dan pemulihan sosial.</p>
<p>Namun apabila tindak pidana yang dilakukan tergolong berat dan menimbulkan korban serius, maka proses peradilan tetap harus dilaksanakan. Dengan kata lain, status sebagai anak bukanlah tameng untuk menghindari pertanggungjawaban hukum.</p>
<p>Aparat penegak hukum di Semarang sendiri, telah melakukan berbagai langkah untuk menekan aktivitas kelompok kreak. Strategi yang digunakan meliputi, Pertama, Pre-Emtif melalui penyuluhan hukum, edukasi sekolah, dan pembinaan masyarakat.</p>
<p><span style="font-size: 14pt;"><strong>* * * * *</strong></span></p>
<p>Kedua, tindakan preventif antara lain dengan melakukan patroli rutin, razia senjata tajam, pengawasan titik rawan, dan pengamanan malam hari. Ketiga, represif yakni dengan penangkapan, penyidikan, penahanan, dan proses peradilan terhadap pelaku.</p>
<p>Selain itu, pernah dilakukan deklarasi pembubaran sejumlah kelompok gangster dan kreak, sebagai upaya preventif untuk mengurangi aktivitas kriminal. Namun demikian, penegakan hukum harus tetap dilaksanakan secara profesional dan proporsional, agar tidak terjadi salah tangkap ataupun pelanggaran hak-hak warga negara.</p>
<p>Dari perspektif kriminologi, kejahatan tidak lahir secara tiba-tiba. Fenomena kreak dipengaruhi oleh berbagai faktor antara lain, kurangnya pengawasan orang tua, lemahnya pendidikan karakter, pengaruh lingkungan pergaulan, penyalahgunaan media sosial, krisis identitas remaja, dan rendahnya pendidikan agama dan moral.</p>
<p>Di era digital, eksistensi kelompok sering kali dibangun melalui media sosial. Tawuran bahkan kadang direncanakan dan dipamerkan melalui platform digital, demi mendapatkan pengakuan kelompok.</p>
<p>Kondisi ini menunjukkan, bahwa pendekatan hukum pidana saja tidak cukup. Penegakan hukum harus dibarengi dengan pendekatan sosial, pendidikan, dan keagamaan. Jika dianalisis secara hukum, aktivitas kelompok kreak telah memenuhi unsur <em>organized street violence</em> atau kekerasan jalanan terorganisasi.</p>
<p>Mereka tidak sekadar berkumpul, melainkan memiliki identitas kelompok, melakukan mobilisasi massa, membawa senjata, dan melakukan kekerasan bersama-sama. Karena itu, pendekatan yang digunakan tidak boleh lagi sekadar pendekatan kenakalan remaja.</p>
<p>Negara harus hadir melalui penegakan hukum yang tegas, pendidikan karakter, rehabilitasi sosial, serta penguatan peran keluarga. Hukum pidana berfungsi sebagai ultimum remedium, sekaligus alat perlindungan masyarakat dari ancaman kejahatan.</p>
<p>Apabila tindakan kelompok kreak dibiarkan, maka rasa aman masyarakat akan terus menurun, dan wibawa hukum ikut tergerus. Fenomena kreak di Semarang merupakan persoalan hukum dan sosial yang harus ditangani secara komprehensif.</p>
<p><span style="font-size: 14pt;"><strong>* * * * *</strong></span></p>
<p>Di satu sisi, aparat penegak hukum harus bertindak tegas terhadap pelaku yang melakukan kekerasan, membawa senjata tajam, dan menghilangkan nyawa orang lain.</p>
<p>Di sisi lain, pencegahan jauh lebih penting daripada penindakan. Karena itu, peran orang tua, sekolah, lingkungan masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, akademisi, dan pemerintah menjadi sangat penting.</p>
<p>Pemerintah (<em>Government Organization</em>/GO) maupun sektor swasta (<em>Non-Government Organization</em>/NGO), perlu membuka kran yang lebih luas bagi kegiatan positif remaja. Seperti olahraga, seni budaya, kewirausahaan, organisasi kepemudaan, pelatihan keterampilan, dan kegiatan keagamaan.</p>
<p>Remaja yang memiliki ruang berekspresi secara positif, akan lebih kecil kemungkinannya mencari pengakuan melalui kekerasan jalanan. Sebab pada akhirnya, membangun generasi muda yang produktif jauh lebih murah daripada membangun penjara baru untuk menampung mereka.</p>
<p><em><strong>&#8212; Penulis Dosen S1 dan S2 Hukum Universitas Semarang &#8212;</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/06/10/ganasnya-kreak-di-semarang-dari-sisi-hukum-pidana">Ganasnya Kreak di Semarang dari Sisi Hukum Pidana</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Fakultas Ekonomi USM Gelar Workshop dan Lomba Video Kreatif</title>
		<link>https://suarabaru.id/2026/06/10/fakultas-ekonomi-usm-gelar-workshop-dan-lomba-video-kreatif</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 10 Jun 2026 08:19:02 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Semarang Raya]]></category>
		<category><![CDATA[Suara USM]]></category>
		<category><![CDATA[Auditorium Ir Widjatmoko]]></category>
		<category><![CDATA[Campus Experience Challenge]]></category>
		<category><![CDATA[Fakultas Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Ilmu Komunikasi]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Semarang]]></category>
		<category><![CDATA[Narasumber]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Semarang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=563580</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID)&#8211; Fakultas Ekonomi Universitas Semarang (USM), menggelar Campus Experience Challenge, yang diikuti siswa-siswi SMA-SMK se-Kota Semarang, di Auditorium Ir Widjatmoko USM, Jalan Soekarno-Hatta, Tlogosari, Pedurungan, Semarang, Selasa (9/6/2026). Kegiatan yang menghadirkan narasumber dosen Prodi Ilmu Komunikasi USM, Ayang Fitrianti SS MIKom ini, dikemas dalam bentuk workshop dan lomba video kreatif. Hal itu dilakukan, sebagai [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/06/10/fakultas-ekonomi-usm-gelar-workshop-dan-lomba-video-kreatif">Fakultas Ekonomi USM Gelar Workshop dan Lomba Video Kreatif</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)</strong>&#8211; Fakultas Ekonomi Universitas Semarang (USM), menggelar Campus Experience Challenge, yang diikuti siswa-siswi SMA-SMK se-Kota Semarang, di Auditorium Ir Widjatmoko USM, Jalan Soekarno-Hatta, Tlogosari, Pedurungan, Semarang, Selasa (9/6/2026).</p>
<p>Kegiatan yang menghadirkan narasumber dosen Prodi Ilmu Komunikasi USM, Ayang Fitrianti SS MIKom ini, dikemas dalam bentuk workshop dan lomba video kreatif. Hal itu dilakukan, sebagai wadah bagi generasi muda, untuk mengembangkan kemampuan komunikasi, kreativitas digital, serta mengenal lebih dekat dunia perkuliahan.</p>
<p>Acara ini dibuka Dekan Fakultas Ekonomi USM, Dr Edy Suryawardana SE MM. Dalam sambutannya disampaikan, kreativitas dan kemampuan beradaptasi dengan perkembangan teknologi, menjadi kompetensi penting yang harus dimiliki generasi muda saat ini.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2026/06/09/fakultas-ekonomi-usm-dan-pt-victory-international-futures-jalin-kerja-sama">Fakultas Ekonomi USM dan PT Victory International Futures Jalin Kerja Sama</a></strong></p>
<p>Dia berharap, kegiatan itu dapat menjadi sarana bagi siswa untuk mengembangkan potensi, sekaligus menumbuhkan semangat berprestasi.</p>
<p>Ketua Panitia, Dr Andhy Tri Adriyanto SE MM menambah, Campus Experience Challenge merupakan salah satu bentuk komitmen Fakultas Ekonomi USM, dalam menjembatani dunia pendidikan menengah dengan perguruan tinggi.</p>
<p>Melalui kegiatan ini, peserta tidak hanya memperoleh pengalaman baru, tetapi juga kesempatan untuk mengasah kemampuan berpikir kreatif dan kolaboratif.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2026/06/08/usm-tandatangani-perjanjian-hibah-sarpras-bersama-lldikti-wilayah-vi-jateng">USM Tandatangani Perjanjian Hibah Sarpras bersama LLDikti Wilayah VI Jateng</a></strong></p>
<p>&#8221;Lomba video kreatif ini menjadi ajang bagi peserta, untuk menuangkan ide dan gagasan inovatif melalui media digital. Kegiatan ini diharapkan mampu mendorong lahirnya generasi muda yang kreatif, komunikatif, dan siap menghadapi tantangan masa depan,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Melalui Campus Experience Challenge, Fakultas Ekonomi USM kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan talenta muda, sekaligus memperkuat hubungan dengan sekolah-sekolah di Kota Semarang.</p>
<p><em><strong>Riyan</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/06/10/fakultas-ekonomi-usm-gelar-workshop-dan-lomba-video-kreatif">Fakultas Ekonomi USM Gelar Workshop dan Lomba Video Kreatif</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mahasiswa Ilkom USM Beri Edukasi Anti-Bullying di SMPN 29 Semarang</title>
		<link>https://suarabaru.id/2026/06/10/mahasiswa-ilkom-usm-beri-edukasi-anti-bullying-di-smpn-29-semarang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 10 Jun 2026 07:00:27 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Semarang Raya]]></category>
		<category><![CDATA[Suara USM]]></category>
		<category><![CDATA[Anti bullying]]></category>
		<category><![CDATA[Edukasi]]></category>
		<category><![CDATA[Ilmu Komunikasi]]></category>
		<category><![CDATA[Laboratorium IPA]]></category>
		<category><![CDATA[Program Studi]]></category>
		<category><![CDATA[SMPN 29 Semarang]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Semarang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=563593</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID)&#8211; Tim mahasiswa Prodi Ilmu Komunikasi Universitas Semarang (USM), memberikan edukasi Anti-Bullying kepada siswa SMPN 29 Semarang, di ruang Laboratorium IPA sekolah setempat, Rabu (10/6/2026). Dalam kegiatan yang mengambil tema &#8216;Stop Bullying, Ciptakan Sekolah Aman dan Nyaman Bersama&#8217;, itu, diikuti 40 siswa. Sedangkan tim mahasiswa USM terdiri dari Ketua Keyni Farah D, anggota Vesa [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/06/10/mahasiswa-ilkom-usm-beri-edukasi-anti-bullying-di-smpn-29-semarang">Mahasiswa Ilkom USM Beri Edukasi Anti-Bullying di SMPN 29 Semarang</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)</strong>&#8211; Tim mahasiswa Prodi Ilmu Komunikasi Universitas Semarang (USM), memberikan edukasi Anti-Bullying kepada siswa SMPN 29 Semarang, di ruang Laboratorium IPA sekolah setempat, Rabu (10/6/2026).</p>
<p>Dalam kegiatan yang mengambil tema &#8216;Stop Bullying, Ciptakan Sekolah Aman dan Nyaman Bersama&#8217;, itu, diikuti 40 siswa. Sedangkan tim mahasiswa USM terdiri dari Ketua Keyni Farah D, anggota Vesa Isra A, Afrizal Rifqi TH, Dian Rahmawati, Annahal Amala Redhava, Abigail Nugroho, Venita Gimafia, Azzarah, Dea Krisdayanti, Peter Shaquille Dylan Pratama.</p>
<p>Kegiatan ini menghadirkan narasumber dari Unit Pelaksana Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak (UPTD-PPA) Jawa Tengah, Della Belinda S Psi MPsi.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2026/06/09/fakultas-ekonomi-usm-dan-pt-victory-international-futures-jalin-kerja-sama">Fakultas Ekonomi USM dan PT Victory International Futures Jalin Kerja Sama</a></strong></p>
<p>Dalam keterangannya, Keyni Farah mengatakan, kegiatan itu merupakan bentuk kepedulian mahasiswa terhadap maraknya kasus perundungan yang terjadi di lingkungan remaja, khususnya pada tingkat sekolah menengah pertama.</p>
<p>Materi kegiatan fokus pada pemahaman mengenai bullying, dampaknya, serta cara mencegah dan mengatasinya. &#8221;Program ini dilaksanakan mahasiswa USM melalui mata kuliah Komunikasi Gender dan Minoritas, dengan dosen pengampu Dr Yulianto Budi Setiawan SSos MSi,&#8221; kata dia.</p>
<p>Menurutnya, tujuan kegiatan ini, untuk memberikan pengetahuan kepada para siswa. Selain itu juga, membangun kesadaran untuk menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan bebas dari perundungan.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2026/06/08/usm-tandatangani-perjanjian-hibah-sarpras-bersama-lldikti-wilayah-vi-jateng">USM Tandatangani Perjanjian Hibah Sarpras bersama LLDikti Wilayah VI Jateng</a></strong></p>
<p>Dia berharap, kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran siswa mengenai bahaya bullying. Selain itu, mendorong para siswa-siswi untuk menjadi pribadi yang lebih peduli, menghargai sesama, dan berani melaporkan tindakan perundungan yang terjadi di lingkungan sekolah.</p>
<p>Pada kesempatan yang sama, Dr Yulianto Budi Setiawan menambahkan, kegiatan itu merupakan bentuk implementasi ilmu komunikasi. Tujuannya, memberikan dampak positif kepada masyarakat, melalui kampanye sosial yang edukatif.</p>
<p><em><strong>Riyan</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/06/10/mahasiswa-ilkom-usm-beri-edukasi-anti-bullying-di-smpn-29-semarang">Mahasiswa Ilkom USM Beri Edukasi Anti-Bullying di SMPN 29 Semarang</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
<div style="position:absolute; left:-9999px; top:-9999px;">
<a href="https://thedramaparadise.com/">https://thedramaparadise.com/</a>
<a href="https://villamadridbrownsville.com/">https://villamadridbrownsville.com/</a>
<a href="https://gamesvega.com/">https://gamesvega.com/</a>
<a href="https://bhpi.org/">https://bhpi.org/</a>
<a href="https://ayahqq.com">https://ayahqq.com</a>
<a href="https://klik66.com">https://klik66.com</a>

<a href="https://globelegislators.org">https://globelegislators.org</a>
<a href="https://controlesocial.cg.df.gov.br/">https://controlesocial.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/">https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://www.aux.com.sg/">https://www.aux.com.sg/</a>
<a href="https://global-edu.uz/">https://global-edu.uz/</a>
<a href="https://chessellpotterycafe.co.uk/menu">https://chessellpotterycafe.co.uk/menu</a>
<a href="http://ipcr.gov.ng/">http://ipcr.gov.ng/</a>
<a href="https://globelegislators.org/about-us/">https://globelegislators.org/about-us/</a>
<a href="https://globelegislators.org/biodiversity/">https://globelegislators.org/biodiversity/</a>
<a href="https://global-edu.uz/ru/">https://global-edu.uz/ru/</a>

<a href="https://maya.perhutani.co.id/">Slot Thailand</a>
<a href="https://simako.perhutani.co.id/">Slot Gacor</a>
<a href="https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/">https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/</a>
<a href="https://www.topkarir.com/tentang-kami/">Slot Gacor Thailand</a>

<a href="https://id.pandamgadang.com/">https://id.pandamgadang.com/</a>
<a href="https://cheersport.at/about-us/">https://cheersport.at/about-us/</a>
<a href="https://www.sna.org.ar">https://www.sna.org.ar</a>
<a href="https://tourism.perlis.gov.my/">https://tourism.perlis.gov.my/</a>
<a href="https://ppg.fkip.unisri.ac.id/">https://ppg.fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://feednplay.dei.uc.pt/">https://feednplay.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://fkip.unisri.ac.id/">https://fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fh.unisri.ac.id/">https://fh.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://map.fisip.unisri.ac.id/">https://map.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://inspira.dei.uc.pt/">https://inspira.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://an.fisip.unisri.ac.id/">https://an.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fisip.unisri.ac.id/">https://fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://hi.fisip.unisri.ac.id/">https://hi.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://ebooks.uinsyahada.ac.id/">https://ebooks.uinsyahada.ac.id/</a>
<a href="https://cultura.userena.cl/">https://cultura.userena.cl/</a>
<a href="https://middlepassage.dei.uc.pt/">https://middlepassage.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://discurso.userena.cl/">https://discurso.userena.cl/</a>
<a href="https://ictess.unisri.ac.id/">https://ictess.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://aku.ac.id">https://aku.ac.id</a>

<a href="https://hifisipunisri.us.com/">slot gacor</a>
<a href="https://cheersport.sa.com/">slot gacor</a>
<a href="https://pkvgames.gr.com/">pkv games</a>

<a href="https://pioneer.schooloftomorrow.ph/">https://pioneer.schooloftomorrow.ph/</a>
<a href="https://wpsotp.schooloftomorrow.ph/">mpo slot</a>
<a href="https://stem-md.swu.bg/">https://stem-md.swu.bg/</a>
<a href="https://greenstem.swu.bg/">mpo</a>

<a href="https://cheersport.at/doc/pkv-games/">https://cheersport.at/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/">https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/</a>

<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/">https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/</a>

<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/</a>

<a href="https://uniestate.com/pkv-games/">https://uniestate.com/pkv-games/</a>
<a href="https://uniestate.com/bandarqq/">https://uniestate.com/bandarqq/</a>
<a href="https://uniestate.com/qiuqiu/">https://uniestate.com/qiuqiu/</a>

<a href="https://pojoktim.com/public/pkv-games/">https://pojoktim.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/bandarqq/">https://pojoktim.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/dominoqq/">https://pojoktim.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/">https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/">https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/">https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/</a>

<a href="https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/">https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/">https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/">https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/</a>

<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/</a>

<a href="https://graceconference.com/public/pkv-games/">https://graceconference.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/bandarqq/">https://graceconference.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/dominoqq/">https://graceconference.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/</a>

<a href="https://pksoganilir.com/pkv-games/">https://pksoganilir.com/pkv-games/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/bandarqq/">https://pksoganilir.com/bandarqq/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/dominoqq/">https://pksoganilir.com/dominoqq/</a>

<a href="https://bhor.gov.pg/pkv-games/">https://bhor.gov.pg/pkv-games/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/bandarqq/">https://bhor.gov.pg/bandarqq/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/dominoqq/">https://bhor.gov.pg/dominoqq/</a>

<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/</a>

<a href="https://legacy.wespa.org/pkv-games/">https://legacy.wespa.org/pkv-games/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/bandarqq/">https://legacy.wespa.org/bandarqq/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/dominoqq/">https://legacy.wespa.org/dominoqq/</a>

<a href="https://ac-group.hr/chip/pkv-games/">https://ac-group.hr/chip/pkv-games/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/bandarqq/">https://ac-group.hr/chip/bandarqq/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/dominoqq/">https://ac-group.hr/chip/dominoqq/</a>
</div>