<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>SuaraBaru.id</title>
	<atom:link href="https://suarabaru.id/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<description>Media Online Tajam dan Berimbang</description>
	<lastBuildDate>Sat, 27 Jun 2026 12:43:18 +0000</lastBuildDate>
	<language>id-ID</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=5.9.13</generator>

<image>
	<url>https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2018/06/cropped-logofooter-32x32.png</url>
	<title>SuaraBaru.id</title>
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Haul ke-126 Mbah Mahali, Taj Yasin Ajak Warga Teladani Perjuangan Ulama</title>
		<link>https://suarabaru.id/2026/06/27/haul-ke-126-mbah-mahali-taj-yasin-ajak-warga-teladani-perjuangan-ulama</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 27 Jun 2026 12:41:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=566729</guid>

					<description><![CDATA[<p>BLORA – SUARABARU.ID :  Wakil Gubernur (Wagub) Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, mengajak seluruh warga masyarakat untuk meneladani kehidupan dan perjuangan para ulama. Ajakan ini disampaikannya dalam peringatan Haul ke-126 KH Abdul Syukur Al Mahali (Mbah Mahali) di Makam Mbah Mahali, Desa Gagakan, Kecamatan Sambong, Kabupaten Blora pada Sabtu, 27 Juni 2026. Taj Yasin Maimoen, [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/06/27/haul-ke-126-mbah-mahali-taj-yasin-ajak-warga-teladani-perjuangan-ulama">Haul ke-126 Mbah Mahali, Taj Yasin Ajak Warga Teladani Perjuangan Ulama</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BLORA – SUARABARU.ID : </strong> Wakil Gubernur (Wagub) Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, mengajak seluruh warga masyarakat untuk meneladani kehidupan dan perjuangan para ulama.</p>
<p>Ajakan ini disampaikannya dalam peringatan Haul ke-126 KH Abdul Syukur Al Mahali (Mbah Mahali) di Makam Mbah Mahali, Desa Gagakan, Kecamatan Sambong, Kabupaten Blora pada Sabtu, 27 Juni 2026.</p>
<p>Taj Yasin Maimoen, perjuangan Mbah Mahali dalam membesarkan agama Islam perlu diteladani. &#8220;Kita membutuhkan ulama seperti ini. Kita harus menghormati orang-orang saleh. Kita harus mencintai orang-orang yang bertakwa. Terutama pada masa akhir zaman seperti saat sekarang ini,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Wakil Bupati Blora, Sri Setyorini mengatakan, peringatan haul ini bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan sebuah momentum sejarah dan spiritual yang sangat mendalam.</p>
<p>Menurutnya, usia haul yang mencapai 126 tahun menjadi bukti kuatnya akar perjuangan dakwah Islam yang ditanamkan oleh Mbah Mahali. Manfaat dari perjuangan tersebut masih mengalir deras hingga saat ini, khususnya di wilayah Cepu, Sambong, Jiken, dan sekitarnya.</p>
<p>&#8220;Melalui momentum ini, kita diajak untuk mendekati keteladanan, kegigihan, serta keikhlasan para pendahulu kita,” kata dia.</p>
<p>Sri Setyorini menambahkan, pemerintah daerah tidak dapat berjalan sendiri dalam membangun daerah. Pemerintah sangat membutuhkan dukungan, sinergi, dan doa dari para ulama, tokoh agama, serta seluruh elemen masyarakat.</p>
<p><em><strong>Ika Novita S </strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/06/27/haul-ke-126-mbah-mahali-taj-yasin-ajak-warga-teladani-perjuangan-ulama">Haul ke-126 Mbah Mahali, Taj Yasin Ajak Warga Teladani Perjuangan Ulama</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Generasi Emas Bukan Generasi Cemas, Hukum Hadir Narkoba Minggir</title>
		<link>https://suarabaru.id/2026/06/27/generasi-emas-bukan-generasi-cemas-hukum-hadir-narkoba-minggir</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 27 Jun 2026 12:22:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[SUARA Anda]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Semarang Raya]]></category>
		<category><![CDATA[Suara USM]]></category>
		<category><![CDATA[Badan Narkotika Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Elemen Bangsa]]></category>
		<category><![CDATA[Hari Anti Narkoba Internasional]]></category>
		<category><![CDATA[Kejaksaan]]></category>
		<category><![CDATA[Kepolisian]]></category>
		<category><![CDATA[komitmen]]></category>
		<category><![CDATA[Momentum]]></category>
		<category><![CDATA[Narkotika]]></category>
		<category><![CDATA[Pengadilan]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=566720</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oleh: Dr Drs Adv H Kukuh Sudarmanto Alugoro BA SSos SH MH MM SETIAP tanggal 26 Juni, dunia memperingati Hari Anti Narkoba Internasional, sebagai momentum untuk mengingatkan seluruh bangsa bahwa perang melawan narkotika belum berakhir. Peringatan tersebut bukan sekadar agenda seremonial, melainkan panggilan moral bagi seluruh elemen bangsa untuk menyelamatkan generasi muda dari ancaman narkoba [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/06/27/generasi-emas-bukan-generasi-cemas-hukum-hadir-narkoba-minggir">Generasi Emas Bukan Generasi Cemas, Hukum Hadir Narkoba Minggir</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 12pt;"><strong>Oleh: Dr Drs Adv H Kukuh Sudarmanto Alugoro BA SSos SH MH MM</strong></span></p>
<p><strong><img loading="lazy" class="size-full wp-image-566721 alignleft" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2026/06/WhatsApp-Image-2026-06-26-at-18.56.35.jpg" alt="" width="150" height="200" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2026/06/WhatsApp-Image-2026-06-26-at-18.56.35.jpg 150w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2026/06/WhatsApp-Image-2026-06-26-at-18.56.35-113x150.jpg 113w" sizes="(max-width: 150px) 100vw, 150px" />SETIAP</strong> tanggal 26 Juni, dunia memperingati Hari Anti Narkoba Internasional, sebagai momentum untuk mengingatkan seluruh bangsa bahwa perang melawan narkotika belum berakhir. Peringatan tersebut bukan sekadar agenda seremonial, melainkan panggilan moral bagi seluruh elemen bangsa untuk menyelamatkan generasi muda dari ancaman narkoba yang semakin kompleks.</p>
<p>Ironisnya, ketika Indonesia sedang menatap optimisme menuju Indonesia Emas 2045, ancaman narkotika justru semakin menggerogoti kelompok usia produktif. Berdasarkan berbagai publikasi Badan Narkotika Nasional (BNN) dalam beberapa tahun terakhir, jumlah penyalahguna narkotika di Indonesia masih mencapai jutaan orang, dengan mayoritas berada pada rentang usia 15-35 tahun. Kelompok usia ini merupakan pelajar, mahasiswa, pekerja muda, dan calon pemimpin bangsa.</p>
<p>Fenomena tersebut menghadirkan sebuah ironi besar. Di satu sisi pemerintah mencanangkan pembangunan sumber daya manusia unggul, tetapi di sisi lain narkotika terus merampas masa depan generasi muda. Akibatnya, cita-cita membangun Generasi Emas berpotensi berubah menjadi Generasi Cemas, cemas kehilangan masa depan, cemas kehilangan kesehatan, bahkan cemas kehilangan nyawa akibat penyalahgunaan narkoba.</p>
<p>Persoalan narkotika bukan hanya persoalan kriminalitas, melainkan persoalan kemanusiaan, kesehatan masyarakat, ketahanan nasional, bahkan keberlangsungan peradaban bangsa. Oleh karena itu, hukum tidak boleh hanya hadir ketika seseorang telah menjadi tersangka di ruang sidang. Hukum harus hadir lebih awal sebagai instrumen pencegahan, perlindungan, pendidikan, sekaligus pemulihan. Inilah makna dari paradigma &#8220;Hukum Hadir, Narkoba Minggir.&#8221;</p>
<p>Negara Indonesia merupakan negara hukum sebagaimana ditegaskan dalam Pasal 1 ayat (3) Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. Konsekuensinya, setiap kebijakan penanggulangan narkotika harus dilaksanakan berdasarkan hukum yang adil, pasti, dan bermanfaat.</p>
<p>Landasan utama pemberantasan narkotika saat ini adalah UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Undang-undang ini mengandung dua wajah sekaligus.</p>
<p>Di satu sisi bersifat represif, yaitu memberikan sanksi pidana yang berat terhadap bandar, pengedar, produsen, maupun jaringan sindikat narkotika.</p>
<p>Namun di sisi lain bersifat humanis, karena memberikan kesempatan rehabilitasi kepada pecandu dan korban penyalahgunaan narkotika.</p>
<p><span style="font-size: 14pt;"><strong>* * * * *</strong></span></p>
<p>Artinya, hukum Indonesia sesungguhnya tidak hanya mengenal paradigma menghukum, tetapi juga menyelamatkan. Paradigma inilah yang sering terlupakan dalam praktik penegakan hukum.</p>
<p>Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 mengatur secara komprehensif mengenai pemberantasan penyalahgunaan narkotika. Pasal 111 mengatur ancaman pidana bagi setiap orang yang tanpa hak menanam, memelihara, memiliki, menyimpan atau menguasai narkotika golongan I dalam bentuk tanaman. Ancaman pidananya sangat berat, karena kejahatan tersebut menjadi pintu masuk berkembangnya peredaran gelap narkotika.</p>
<p>Pasal 112 mengatur kepemilikan atau penguasaan narkotika golongan I bukan tanaman. Pasal ini merupakan salah satu ketentuan yang paling sering diterapkan dalam praktik penegakan hukum terhadap pelaku penyalahgunaan narkotika.</p>
<p>Selanjutnya Pasal 114 mengatur setiap orang yang menawarkan, menjual, membeli, menjadi perantara jual beli, menyerahkan atau menerima narkotika golongan I. Ancaman pidananya jauh lebih berat, karena menyasar pelaku peredaran gelap yang memperoleh keuntungan dari penderitaan orang lain.</p>
<p>Ketiga pasal tersebut menunjukkan bahwa negara memandang bandar dan pengedar sebagai pelaku kejahatan luar biasa (<em>extraordinary crime</em>) yang harus ditindak secara tegas demi melindungi masyarakat.</p>
<p>Di balik ketegasan tersebut, UU Nomor 35 Tahun 2009 juga membawa semangat kemanusiaan. Pasal 54 menegaskan bahwa pecandu narkotika dan korban penyalahgunaan narkotika wajib menjalani rehabilitasi medis dan rehabilitasi sosial.</p>
<p>Makna pasal ini sangat penting. Negara mengakui bahwa tidak semua pengguna narkotika merupakan pelaku kriminal murni. Banyak di antara mereka justru merupakan korban bujuk rayu bandar, tekanan lingkungan, maupun kondisi psikologis tertentu.</p>
<p>Kemudian Pasal 55 mewajibkan orang tua atau wali melaporkan pecandu narkotika yang belum cukup umur kepada institusi yang ditunjuk pemerintah, agar memperoleh pengobatan dan rehabilitasi.</p>
<p><span style="font-size: 14pt;"><strong>* * * * *</strong></span></p>
<p>Semangat kedua pasal tersebut adalah menyelamatkan generasi muda sebelum mereka kehilangan masa depan. Sayangnya, dalam praktik masih banyak pecandu yang justru lebih cepat masuk penjara daripada masuk pusat rehabilitasi. Akibatnya, penjara sering berubah menjadi tempat bertemunya pengguna dengan bandar narkoba sehingga tujuan pemidanaan menjadi kurang efektif.</p>
<p>Ilmu hukum pidana modern mengenal dua pendekatan besar.<br />
<strong><em>Pertama</em></strong>, <em>Retributive Justice</em>, yaitu pemidanaan yang bertujuan memberikan pembalasan kepada pelaku tindak pidana. Pendekatan ini sangat tepat diterapkan kepada bandar, produsen, pengedar, maupun jaringan sindikat narkotika karena mereka memperoleh keuntungan ekonomi dengan merusak masa depan masyarakat.</p>
<p><strong><em>Kedua</em></strong>, <em>Restorative Justice</em>, yaitu pendekatan yang berorientasi pada pemulihan korban. Dalam konteks narkotika, pendekatan restoratif menjadi penting bagi pengguna yang benar-benar merupakan korban penyalahgunaan narkotika.</p>
<p>Mereka memerlukan rehabilitasi, pendampingan psikologis, pendidikan, serta pembinaan agar mampu kembali menjalani kehidupan secara produktif.</p>
<p>Hukum yang baik bukan hanya mampu menghukum, tetapi juga mampu mengembalikan manusia menjadi pribadi yang lebih baik.</p>
<p>Perkembangan kejahatan narkotika yang semakin canggih menunjukkan bahwa, hukum tidak cukup hanya berfungsi sebagai alat penghukum (<em>law enforcement</em>). Hukum harus mampu menjadi instrumen perubahan sosial (<em>law as a tool of social engineering</em>) sebagaimana dikemukakan oleh Roscoe Pound. Artinya, hukum tidak boleh sekadar menghukum pelaku setelah kejahatan terjadi, tetapi harus mampu membentuk perilaku masyarakat agar menjauhi narkotika sejak dini.</p>
<p>Pandangan tersebut selaras dengan gagasan Hukum Progresif yang diperkenalkan oleh Prof Satjipto Rahardjo. Menurutnya, hukum hadir untuk manusia, bukan manusia untuk hukum. Oleh karena itu, penegakan hukum terhadap narkotika tidak boleh berhenti pada aspek formalitas pemidanaan, tetapi harus diarahkan pada perlindungan masyarakat dan penyelamatan generasi muda.</p>
<p>Dalam konteks inilah paradigma &#8220;Hukum Hadir&#8221; memperoleh maknanya. Hukum harus hadir di ruang keluarga melalui pendidikan karakter, di sekolah dan kampus melalui edukasi antinarkoba, di lingkungan masyarakat melalui pengawasan sosial, serta di ruang digital melalui pengawasan terhadap peredaran narkotika berbasis media sosial dan teknologi informasi.</p>
<p><span style="font-size: 14pt;"><strong>* * * * *</strong></span></p>
<p>Selama ini, penegakan hukum terhadap tindak pidana narkotika menunjukkan berbagai keberhasilan. Aparat penegak hukum berhasil mengungkap jaringan internasional, menyita barang bukti dalam jumlah besar, bahkan menjatuhkan hukuman berat kepada bandar narkotika.</p>
<p>Namun demikian, masih terdapat beberapa tantangan yang perlu mendapat perhatian serius.<br />
<em><strong>Pertama</strong></em>, stigma terhadap pecandu masih sangat tinggi. Banyak keluarga enggan melaporkan anggota keluarganya yang menjadi pecandu, karena takut diproses secara pidana, padahal Pasal 54 dan Pasal 55 UU Nomor 35 Tahun 2009 justru membuka jalan rehabilitasi sebagai bentuk perlindungan hukum.</p>
<p><em><strong>Kedua</strong></em>, kapasitas lembaga rehabilitasi belum merata di seluruh Indonesia. Akibatnya, tidak sedikit pecandu yang akhirnya menjalani pidana penjara tanpa mendapatkan terapi yang memadai.</p>
<p><em><strong>Ketiga</strong></em>, modus operandi kejahatan narkotika berkembang jauh lebih cepat dibandingkan regulasi. Saat ini transaksi narkotika memanfaatkan aplikasi pesan instan, media sosial, pembayaran digital, bahkan aset kripto. Kondisi tersebut menuntut adanya sinergi antara UU Nomor 35 Tahun 2009, UU Informasi dan Transaksi Elektronik, serta penguatan kemampuan digital aparat penegak hukum.</p>
<p>Islam memberikan perhatian yang sangat besar terhadap perlindungan akal (<em>hifzh al-&#8216;aql</em>) sebagai salah satu tujuan utama syariat (<em>maqāṣid al-syarī&#8217;ah</em>).</p>
<p>Allah SWT berfirman dalam QS Al-Mā&#8217;idah ayat 90: <em>&#8220;Wahai orang-orang yang beriman! Sesungguhnya minuman keras, berjudi, berhala, dan mengundi nasib dengan anak panah adalah perbuatan keji termasuk perbuatan setan. Maka jauhilah agar kamu beruntung.&#8221;</em></p>
<p>Ayat tersebut tidak hanya melarang khamar, tetapi juga mengandung prinsip umum bahwa, segala sesuatu yang memabukkan, merusak akal, menghancurkan kesehatan, dan menghilangkan kesadaran, wajib dijauhi. Dalam perspektif fikih kontemporer, narkotika memiliki<em> &#8216;illat</em> yang sama dengan khamar, bahkan dampaknya seringkali jauh lebih merusak.</p>
<p>Rasulullah SAW juga bersabda:<em> &#8220;Tidak boleh membahayakan diri sendiri dan tidak boleh membahayakan orang lain.&#8221;</em> (HR Ibnu Majah).</p>
<p><span style="font-size: 14pt;"><strong>* * * * *</strong></span></p>
<p>Hadist ini menjadi landasan etik, bahwa penyalahgunaan narkotika bukan hanya merusak diri sendiri, tetapi juga mengancam keluarga, masyarakat, bahkan masa depan bangsa.</p>
<p>Dengan demikian, perang terhadap narkotika bukan sekadar kewajiban hukum positif, melainkan juga bagian dari tanggung jawab moral dan keagamaan.</p>
<p>Untuk mewujudkan Generasi Emas 2045, diperlukan sinergi seluruh komponen bangsa melalui lima pilar utama.</p>
<p><em><strong>Pertama</strong></em>, keluarga. Orang tua merupakan benteng pertama yang membentuk karakter, mengawasi pergaulan, serta menanamkan nilai agama dan moral kepada anak sejak dini.</p>
<p><em><strong>Kedua</strong></em>, sekolah dan perguruan tinggi. Lembaga pendidikan harus menjadi ruang yang aman dari narkotika melalui pendidikan anti narkoba, pembentukan Satgas Pencegahan dan Penanganan Penyalahgunaan Narkotika, serta pembinaan karakter. Perguruan tinggi, termasuk Universitas Semarang, memiliki peran strategis dalam membangun budaya akademik yang sehat dan bebas narkotika.</p>
<p><em><strong>Ketiga</strong></em>, masyarakat. Tokoh agama, tokoh masyarakat, organisasi kepemudaan, dan media massa harus aktif menjadi agen edukasi dan pencegahan, bukan hanya bereaksi ketika kejahatan telah terjadi.</p>
<p><em><strong>Keempat</strong></em>, aparat penegak hukum. Penindakan terhadap bandar dan jaringan pengedar harus dilakukan secara tegas tanpa kompromi, disertai optimalisasi penerapan rehabilitasi bagi korban penyalahgunaan sesuai amanat undang-undang.</p>
<p><em><strong>Kelima</strong></em>, pemerintah. Negara perlu memperluas akses rehabilitasi, memperkuat kerja sama internasional dalam pemberantasan sindikat narkotika lintas negara, meningkatkan literasi digital, serta mengalokasikan anggaran yang memadai bagi program Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).</p>
<p><span style="font-size: 14pt;"><strong>* * * * *</strong></span></p>
<p>Kelima pilar tersebut harus berjalan secara terpadu. Tidak ada satu institusi pun yang mampu memenangkan perang melawan narkotika jika bekerja sendiri-sendiri.</p>
<p>Indonesia Emas 2045 tidak hanya diukur dari kemajuan ekonomi, pembangunan infrastruktur, atau kecanggihan teknologi. Ukuran keberhasilan yang sesungguhnya adalah, lahirnya generasi yang sehat, berkarakter, berintegritas, serta bebas dari penyalahgunaan narkotika.</p>
<p>Oleh karena itu, hukum harus hadir dengan wajah yang utuh: tegas terhadap bandar, adil terhadap pelaku, dan humanis terhadap korban penyalahgunaan narkotika. Penegakan hukum tidak boleh berhenti pada penghukuman, tetapi harus menjadi instrumen perlindungan, pencegahan, rehabilitasi, dan pemberdayaan masyarakat.</p>
<p>Hari Anti Narkoba Internasional hendaknya menjadi momentum untuk memperkuat komitmen seluruh elemen bangsa, bahwa perang melawan narkotika bukan hanya tugas Badan Narkotika Nasional, Kepolisian, Kejaksaan, atau Pengadilan, melainkan tanggung jawab bersama sebagai bangsa yang ingin menjaga masa depan anak-anaknya.</p>
<p>Generasi muda hari ini adalah calon pemimpin bangsa esok hari. Jangan biarkan narkotika merampas mimpi, cita-cita, dan masa depan mereka. Mari kita wujudkan Generasi Emas, bukan Generasi Cemas. Hukum harus hadir dengan keberanian, keadilan, dan kemanusiaan, agar narkoba benar-benar minggir dari bumi Indonesia.</p>
<p><em><strong>&#8212; Penulis Dosen S1 dan S2 Hukum Universitas Semarang &#8212;</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/06/27/generasi-emas-bukan-generasi-cemas-hukum-hadir-narkoba-minggir">Generasi Emas Bukan Generasi Cemas, Hukum Hadir Narkoba Minggir</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mahasiswa Ilkom USM Lakukan Kampanye Digital &#8216;Guyub Rukun Dermolo&#8217;</title>
		<link>https://suarabaru.id/2026/06/27/mahasiswa-ilkom-usm-lakukan-kampanye-digital-guyub-rukun-dermolo</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 27 Jun 2026 11:48:32 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Semarang Raya]]></category>
		<category><![CDATA[Suara USM]]></category>
		<category><![CDATA[Google Sites]]></category>
		<category><![CDATA[Guyub Rukun Dermolo]]></category>
		<category><![CDATA[Ilmu Komunikasi]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Jepara]]></category>
		<category><![CDATA[Kampanye Digital]]></category>
		<category><![CDATA[media sosial]]></category>
		<category><![CDATA[Platform]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Semarang]]></category>
		<category><![CDATA[Weningrat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=566711</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID)&#8211; Mahasiswa Ilmu Komunikasi (Ilkom) Universitas Semarang (USM), yang tergabung dalam kelompok Weningrat, melakukan Kampanye Digital bertajuk &#8216;Guyub Rukun Dermolo&#8217;, melalui platform media sosial dan Google Sites. Kegiatan itu dipusatkan di Desa Dermolo, Kecamatan Kembang, Kabupaten Jepara, Selasa (23/6/2026). Ketua Kelompok Weningrat, Devica Ramadhani mengatakan, kegiatan itu sekaligus sebagai tugas ujian semester (UAS), dalam [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/06/27/mahasiswa-ilkom-usm-lakukan-kampanye-digital-guyub-rukun-dermolo">Mahasiswa Ilkom USM Lakukan Kampanye Digital &#8216;Guyub Rukun Dermolo&#8217;</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)</strong>&#8211; Mahasiswa Ilmu Komunikasi (Ilkom) Universitas Semarang (USM), yang tergabung dalam kelompok Weningrat, melakukan Kampanye Digital bertajuk &#8216;Guyub Rukun Dermolo&#8217;, melalui platform media sosial dan Google Sites. Kegiatan itu dipusatkan di Desa Dermolo, Kecamatan Kembang, Kabupaten Jepara, Selasa (23/6/2026).</p>
<p>Ketua Kelompok Weningrat, Devica Ramadhani mengatakan, kegiatan itu sekaligus sebagai tugas ujian semester (UAS), dalam mengkaji strategi Internal &amp; External Relations, pada tata kelola organisasi instansi Pemerintah Desa Dermolo, Kecamatan Kembang, Kabupaten Jepara.</p>
<p>Kegiatan ini fokus pada narasi informatif, mengenai bagaimana sebuah organisasi publik melakukan manajemen komunikasi krisis hubungan komunitas. Khususnya dalam membangun kesepahaman publik secara transparan, di tengah penyesuaian anggaran operasional program kerja tahunan desa.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2026/06/25/tim-pkm-fakultas-ekonomi-usm-beri-pelatihan-strategi-penjualan-berbasis-digital">Tim PKM Fakultas Ekonomi USM Beri Pelatihan Strategi Penjualan Berbasis Digital</a></strong></p>
<p>&#8221;Melalui kampanye &#8216;Guyub Rukun Dermolo&#8217; ini, Kelompok Weningrat mahasiswa Ilkom USM ingin membuktikan secara ilmiah di ranah akademis, bahwa kekuatan hubungan komunitas (community relations) yang persuasif, mampu menjadi solusi mutakhir bagi instansi publik dalam mempertahankan reputasinya, sekalipun sedang berada di tengah keterbatasan anggaran,&#8221; kata Devica.</p>
<p>​Dia menambahkan, melalui pemantauan metrik digital hingga pertengahan Juni 2026, kampanye ini berhasil menjangkau ribuan audiens unik secara organik.</p>
<p>&#8221;Melalui pendekatan impact-driven storytelling berupa infografis edukatif serta draf video dokumenter, Kelompok Weningrat mahasiswa Ilkom USM ini membuktikan, keterbukaan informasi dan manajemen relasi dua arah yang simetris, merupakan kunci utama dalam mempertahankan reputasi positif suatu instansi publik,&#8221; ungkapnya.</p>
<p><em><strong>Riyan</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/06/27/mahasiswa-ilkom-usm-lakukan-kampanye-digital-guyub-rukun-dermolo">Mahasiswa Ilkom USM Lakukan Kampanye Digital &#8216;Guyub Rukun Dermolo&#8217;</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kanwil Kemenkum Jawa Tengah Hadiri Pembukaan Jateng Fair dan Pameran Produk Inovasi 2026</title>
		<link>https://suarabaru.id/2026/06/27/kanwil-kemenkum-jawa-tengah-hadiri-pembukaan-jateng-fair-dan-pameran-produk-inovasi-2026</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ning Suparningsih]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 27 Jun 2026 10:54:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Kakanwil Kemenkum Jawa Tengah]]></category>
		<category><![CDATA[Pameran Produk Inovasi 2026]]></category>
		<category><![CDATA[Pembukaan Jateng Fair]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=566708</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID) &#8211; Kanwil Kemenkum Jateng menghadiri pembukaan Jateng Fair dan Pameran Produk Inovasi (PPI) Jawa Tengah Tahun 2026 di Pusat Rekreasi dan Promosi Pembangunan (PRPP) Jawa Tengah, Jumat (26/6/2026). Mewakili Kepala Kantor Wilayah, Heni Susila Wardoyo, hadir Ketua Tim Kerja Hubungan Masyarakat, Reformasi Birokrasi, dan Teknologi Informasi, Hazmi Saefi. Dalam pembukaan Jateng Fair, Gubernur [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/06/27/kanwil-kemenkum-jawa-tengah-hadiri-pembukaan-jateng-fair-dan-pameran-produk-inovasi-2026">Kanwil Kemenkum Jawa Tengah Hadiri Pembukaan Jateng Fair dan Pameran Produk Inovasi 2026</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (SUARABARU.ID)</strong> &#8211; Kanwil Kemenkum Jateng menghadiri pembukaan Jateng Fair dan Pameran Produk Inovasi (PPI) Jawa Tengah Tahun 2026 di Pusat Rekreasi dan Promosi Pembangunan (PRPP) Jawa Tengah, Jumat (26/6/2026).</p>
<p>Mewakili Kepala Kantor Wilayah, Heni Susila Wardoyo, hadir Ketua Tim Kerja Hubungan Masyarakat, Reformasi Birokrasi, dan Teknologi Informasi, Hazmi Saefi.</p>
<p>Dalam pembukaan Jateng Fair, Gubernur Ahmad Luthfi menegaskan, Jateng Fair merupakan etalase pembangunan Provinsi Jawa Tengah yang menampilkan beragam potensi daerah, mulai dari UMKM, inovasi, hingga kontribusi badan usaha milik daerah.</p>
<p>&#8220;Saya harap ajang ini mampu memperkuat kolaborasi antarpemangku kepentingan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi dan investasi di Jawa Tengah,&#8221; jelasnya</p>
<p>&#8220;Jateng Fair bukan sekadar pameran tahunan, tetapi merupakan etalase Provinsi Jawa Tengah. Dengan semangat berubah dan berlanjut, kita harus terus menghadirkan inovasi agar pembangunan Jawa Tengah semakin maju dan memberikan manfaat bagi seluruh masyarakat,&#8221; sambungnya.</p>
<p>Direktur Utama PT PRPP Jawa Tengah, Shafigh Pahlevi Lontoh menyampaikan, Jateng Fair 2026 akan berlangsung selama sepuluh hari, hingga 10 Juli 2026, dengan mengusung tema &#8220;Action for Transformation&#8221;.</p>
<p>Ia menjelaskan, masyarakat dapat menikmati area pameran produk secara gratis tanpa dikenakan tiket masuk. Selain itu, juga terdapat panggung hiburan musik yang menghadirkan berbagai penampil dengan harga tiket yang terjangkau.</p>
<p>Sementara Hazmi menyebut, Jateng Fair merupakan momentum untuk memperkuat sinergi antarinstansi sekaligus memperkenalkan potensi unggulan daerah kepada masyarakat dan dunia usaha.</p>
<p>&#8220;Jateng Fair menjadi ruang kolaborasi yang sangat baik antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat. Kami berharap kegiatan ini dapat semakin memperkuat daya saing Jawa Tengah dan mendorong pembangunan yang berkelanjutan,&#8221; ujarnya.</p>
<p>&#8220;Kehadiran Kanwil Kemenkum Jawa Tengah pada pembukaan Jateng Fair 2026 ini menjadi wujud dukungan terhadap upaya Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dalam mempromosikan inovasi, memperkuat kolaborasi, dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui pembangunan yang berkelanjutan,&#8221; terangnya.</p>
<p>Pada malam pembukaan Jateng Fair 2026 dimeriahkan penampilan penyanyi Ndarboy Genk sebagai bintang tamu utama yang didukung penampilan Unlock Band.</p>
<p>Selain itu juga penyerahan penghargaan tingkat provinsi pada Lomba Kreativitas dan Inovasi Masyarakat (Krenova) serta Kompetisi Inovasi Daerah Jawa Tengah (IDEA Jateng) oleh Gubernur Jawa Tengah.</p>
<p><em><strong>Ning S</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/06/27/kanwil-kemenkum-jawa-tengah-hadiri-pembukaan-jateng-fair-dan-pameran-produk-inovasi-2026">Kanwil Kemenkum Jawa Tengah Hadiri Pembukaan Jateng Fair dan Pameran Produk Inovasi 2026</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Meneliti Kemandirian Ormas, Dosen FTIK USM Natalia Sari Raih Doktor</title>
		<link>https://suarabaru.id/2026/06/27/meneliti-kemandirian-ormas-dosen-ftik-usm-natalia-sari-raih-doktor</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 27 Jun 2026 10:50:42 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Semarang Raya]]></category>
		<category><![CDATA[Suara USM]]></category>
		<category><![CDATA[Doktor]]></category>
		<category><![CDATA[Doktor Ilmu Sosial]]></category>
		<category><![CDATA[dosen]]></category>
		<category><![CDATA[Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Fakultas Teknologi Informasi dan Komunikasi]]></category>
		<category><![CDATA[Ilmu Komunikasi]]></category>
		<category><![CDATA[Program Studi]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<category><![CDATA[universitas diponegoro]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Semarang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=566714</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID)- Natalia Sari Pujiastuti, Dosen Ilmu Komunikasi (Ilkom) Fakultas Teknologi Informasi dan Komunikasi (FTIK) Universitas Semarang (USM), berhasil meraih gelar Doktor di Program Studi Doktor Ilmu Sosial (DIS) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Diponegoro (FISIP Undip). Naneth, panggilan akrabnya, menempuh studi selama tiga tahun, dan dinyatakan lulus dengan predikat Cumlaude, dengan nilai [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/06/27/meneliti-kemandirian-ormas-dosen-ftik-usm-natalia-sari-raih-doktor">Meneliti Kemandirian Ormas, Dosen FTIK USM Natalia Sari Raih Doktor</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)-</strong> Natalia Sari Pujiastuti, Dosen Ilmu Komunikasi (Ilkom) Fakultas Teknologi Informasi dan Komunikasi (FTIK) Universitas Semarang (USM), berhasil meraih gelar Doktor di Program Studi Doktor Ilmu Sosial (DIS) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Diponegoro (FISIP Undip).</p>
<p>Naneth, panggilan akrabnya, menempuh studi selama tiga tahun, dan dinyatakan lulus dengan predikat Cumlaude, dengan nilai 3,98. Disertasi berjudul &#8216;Kesiapan Transformasi Hibrida Organisasi Masyarakat Sipil (OMS)&#8217;, dia pertahankan di depan tim penguji, Rabu (24/6/2026) di kampus Undip, Tembalang, Semarang.</p>
<p>Tim penguji terdiri dari Dr Drs Teguh Yuwono MPol Admin (Dekan), Prof Bulan Prabawani SSos MM PhD (Promotor), Prof Dr Ari Pradanawati MS (Co-Promotor I), Dr Sari Listyorini SSos MAB (Co-Promotor II), Prof Dr Naili Farida MSi dan Prof Olivia Fachrunnisa SE MSi PhD.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2026/06/25/tim-pkm-fakultas-ekonomi-usm-beri-pelatihan-strategi-penjualan-berbasis-digital">Tim PKM Fakultas Ekonomi USM Beri Pelatihan Strategi Penjualan Berbasis Digital</a></strong></p>
<p>Hadir pada acara itu di antaranya Ketua Yayasan Alumni Undip (YAU) Prof Kesi Widjajanti, Dekan FTIK USM Dr Atmoko Nugroho ST MEng, Ketua SHINE USM Dr Ferry Firmawan ST MT, Direktur USM LCC Adi Ekopriyono. Selain itu ada juga, Ketua Forum Komunikasi Semarang Bersatu (FKSB) Dr Jumai, beserta para tokoh Ormas.</p>
<p>Dalam keterangannya Naneth mengungkapkan, transformasi OMS menjadi organisasi hibrida, merupakan proses sosiokognitif kompleks yang bersifat non-linear. Keberhasilannya ditentukan mekanisme mediasi sosiopsikologis dan komunikasi di dalam internal organisasi.</p>
<p>Komunikasi internal menempati posisi paling determinan, sebagai &#8216;Arena Dialektika. Melalui fungsi komunikasi yang efektif, organisasi mampu menyelaraskan dualitas logika institusional, antara idealisme sosial dan pragmatisme pasar, sehingga tercipta harmoni dalam identitas baru organisasi.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2026/06/25/dosen-teknik-sipil-usm-beri-pendampingan-perencanaan-desain-intake-air-bersih">Dosen Teknik Sipil USM Beri Pendampingan Perencanaan Desain Intake Air Bersih</a></strong></p>
<p>Menurut dia, keberhasilan transformasi OMS sangat bergantung pada kemampuan organisasi dalam mengelola transisi sosiokognitif secara berjenjang.</p>
<p>&#8221;Pendekatan ini memastikan setiap langkah menuju kemandirian ekonomi, yang memiliki legitimasi moral kuat di mata anggotanya. Sehingga hibriditas yang dihasilkan bersifat berkelanjutan dan tetap berorientasi pada kemaslahatan publik,&#8221; katanya.</p>
<p><em><strong>Riyan</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/06/27/meneliti-kemandirian-ormas-dosen-ftik-usm-natalia-sari-raih-doktor">Meneliti Kemandirian Ormas, Dosen FTIK USM Natalia Sari Raih Doktor</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Gempa di Pacitan, Getarannya Sampai ke Wonogiri</title>
		<link>https://suarabaru.id/2026/06/27/gempa-di-pacitan-getarannya-sampai-ke-wonogiri</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 27 Jun 2026 10:03:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Jawa Timur]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Wonogiri]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=566702</guid>

					<description><![CDATA[<p>WONOGIRI (SUARABARU.ID) &#8211; Gempa bumi dengan kekuatan Magnitudo (M) 5,1 terjadi di Pacitan, Jawa Timur (Jatim). Getarannya terasa sampai ke wilayah Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah (Jateng). Kejadiannya berlangsung Sabtu siang (27/6/26) Pukul 14.47. &#8221;Getarannya terasa sampai dua kali,&#8221; tutur Tarmanto, salah seorang warga Lingkungan Salak, Kelurahan Giripurwo, Kecamatan Wonogiri Kota, Kabupaten Wonogiri. Penegasan sama juga [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/06/27/gempa-di-pacitan-getarannya-sampai-ke-wonogiri">Gempa di Pacitan, Getarannya Sampai ke Wonogiri</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div>
<div>
<div id="m_-3935276764310410853gmail-:pa">
<div id="m_-3935276764310410853gmail-:p9">
<div id="m_-3935276764310410853gmail-avWBGd-23">
<p><b>WONOGIRI (<a href="http://SUARABARU.ID" target="_blank" rel="noopener" data-saferedirecturl="https://www.google.com/url?q=http://SUARABARU.ID&amp;source=gmail&amp;ust=1782640407883000&amp;usg=AOvVaw3N2NLw4S78dZ_rBAgdpsa6">SUARABARU.ID</a>) &#8211;</b> Gempa bumi dengan kekuatan Magnitudo (M) 5,1 terjadi di Pacitan, Jawa Timur (Jatim). Getarannya terasa sampai ke wilayah Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah (Jateng). Kejadiannya berlangsung Sabtu siang (27/6/26) Pukul 14.47.</p>
<p>&#8221;Getarannya terasa sampai dua kali,&#8221; tutur Tarmanto, salah seorang warga Lingkungan Salak, Kelurahan Giripurwo, Kecamatan Wonogiri Kota, Kabupaten Wonogiri. Penegasan sama juga disampaikan oleh Masmin, warga Lingkungan Cubluk, Kelurahan Giritirto, Kecamatan Wonogiri Kota, Kabupaten Wonogiri.</p>
<p>Meski demikian, pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Wonogiri, memberikan penegasan bahwa gempa terebut tidak menimbulkan kerusakan. Sejauh ini, belum ada laporan mengenai dampak kerusakan.</p>
<p>Informasi gempa tersebut, cepat menyebar secara luas di masyarakat, karena diunggah di jejaring media sosial termasuk di WhatsApp Grup (WAG) dan facebook (FB).</p>
<p>Pusat gempa, berada pada kedalaman 10 kilometer. Berdasarkan informasi resmi Badan Meteorologi Klimatologi Geofisika (BMKG), gempa terjadi Sabtu (27/6/26) pada Pukul 14.47 WIB tersebut, tidak berpotensi tsunami.</p>
<p>Menurut informasi BMKG, pusat gempa Magnitudo (M) 5.6 tersebut, berada pada jarak 86 Kilometer (KM) tenggara Kabupaten Pacitan, Jatim. Titik gempa ini, disebutkan berada pada koordinat 8,96 derajat Lintang Selatan (LS) dan 111,16 derajat Bujur Timur (BT). Hingga kini, belum ada informasi terkait dampak dari gempa tersebut.<b>(Bambang Pur)</b></p>
<p>&nbsp;</p>
<div></div>
<div></div>
</div>
</div>
</div>
<div id="m_-3935276764310410853gmail-avWBGd-24"></div>
</div>
</div>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/06/27/gempa-di-pacitan-getarannya-sampai-ke-wonogiri">Gempa di Pacitan, Getarannya Sampai ke Wonogiri</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tim Dosen Teknik Sipil USM Teliti Kualitas Air Bersih di Desa Kalikayen</title>
		<link>https://suarabaru.id/2026/06/27/tim-dosen-teknik-sipil-usm-teliti-kualitas-air-bersih-di-desa-kalikayen</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 27 Jun 2026 10:02:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Semarang Raya]]></category>
		<category><![CDATA[Suara USM]]></category>
		<category><![CDATA[air bersih]]></category>
		<category><![CDATA[Aplikatif]]></category>
		<category><![CDATA[dosen]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten semarang]]></category>
		<category><![CDATA[Program Studi]]></category>
		<category><![CDATA[Solusi Sederhana]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<category><![CDATA[Teknik Sipil]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Semarang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=566717</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID)&#8211; Tim Dosen Program Studi Teknik Sipil Universitas Semarang (USM), yang diketuai Sri Wanto ST MT, anggota Dr Lila Angraini ST MT, Hendra Masvika ST MEng, dan Ir Bambang Tutuko MM MT, belum lama ini melakukan penelitian kualitas air bersih di Desa Kalikayen, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang. Ketua tim peneliti, Sri Wanto mengatakan, [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/06/27/tim-dosen-teknik-sipil-usm-teliti-kualitas-air-bersih-di-desa-kalikayen">Tim Dosen Teknik Sipil USM Teliti Kualitas Air Bersih di Desa Kalikayen</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)</strong>&#8211; Tim Dosen Program Studi Teknik Sipil Universitas Semarang (USM), yang diketuai Sri Wanto ST MT, anggota Dr Lila Angraini ST MT, Hendra Masvika ST MEng, dan Ir Bambang Tutuko MM MT, belum lama ini melakukan penelitian kualitas air bersih di Desa Kalikayen, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang.</p>
<p>Ketua tim peneliti, Sri Wanto mengatakan, tujuan kegiatan itu untuk mencari solusi sederhana dan aplikatif, dalam meningkatkan kualitas air yang digunakan masyarakat sehari-hari.</p>
<p>Penelitian dilakukan dengan menerapkan metode penyaringan sederhana, atau gravity fed filtering system, yaitu sistim penyaringan yang memanfaatkan gaya gravitasi untuk mengalirkan air, melalui beberapa lapisan media filter tanpa menggunakan pompa maupun tekanan tambahan.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2026/06/25/tim-pkm-fakultas-ekonomi-usm-beri-pelatihan-strategi-penjualan-berbasis-digital">Tim PKM Fakultas Ekonomi USM Beri Pelatihan Strategi Penjualan Berbasis Digital</a></strong></p>
<p>Metode itu dipilih, karena mudah diterapkan masyarakat, biaya pembuatannya relatif murah, serta dapat dikembangkan secara mandiri, sesuai kebutuhan di lingkungan masing-masing.</p>
<p>&#8221;Pada sistim ini, air dialirkan secara perlahan dari bagian atas menuju bagian bawah, melalui lapisan media penyaring. Selama proses itu, partikel kotoran dan beberapa zat pencemar, dapat tertahan di dalam media filter, sehingga kualitas air menjadi lebih baik,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Dalam pelaksanaan penelitian, imbuhnya, tim terlebih dahulu melakukan kajian literatur, untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi kualitas air bersih. Selanjutnya, dilakukan penyusunan instrumen penelitian, pembuatan alat filter, pengambilan sampel air, pengumpulan data, pengujian parameter laboratorium, hingga analisis data dan penyusunan kesimpulan.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2026/06/25/dosen-teknik-sipil-usm-beri-pendampingan-perencanaan-desain-intake-air-bersih">Dosen Teknik Sipil USM Beri Pendampingan Perencanaan Desain Intake Air Bersih</a></strong></p>
<p>Alat filter yang digunakan dibuat dari bahan-bahan sederhana, yang mudah diperoleh masyarakat. Antara lain pipa pralon, keni, lem, dop, gergaji, mesin bor, dan T-pipa. Sedangkan media penyaring yang digunakan terdiri dari, karbon aktif, mangan zeolit, pasir silika, kerikil, dan saringan.</p>
<p>Sampel air kemudian diuji di Laboratorium Kesehatan Kota Semarang, untuk mengetahui perubahan kualitas air sebelum dan sesudah proses filtrasi.</p>
<p>&#8221;Hasil pengujian menunjukkan adanya perbaikan, pada beberapa parameter kualitas air. Sebelum penyaringan, kadar amoniak total tercatat sebesar 0,78 mg/l, dan padatan zat tersuspensi sebesar 50 mg/l,&#8221; ujarnya.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2026/06/24/dies-natalis-ke-39-usm-jadi-momentum-evaluasi-kontribusi-lembaga-pada-bangsa-dan-masyarakat">Dies Natalis Ke-39 USM Jadi Momentum Evaluasi Kontribusi Lembaga pada Bangsa dan Masyarakat</a></strong></p>
<p>Setelah melalui proses filtrasi, kadar amoniak total menurun menjadi 0,17 mg/l, sedangkan padatan zat tersuspensi turun signifikan menjadi 3 mg/l. Nilai pH air juga tetap berada pada kisaran netral, dari 7,60 menjadi 7,46.</p>
<p>&#8221;Hasil itu menunjukkan, sistim penyaringan sederhana mampu meningkatkan kualitas air secara nyata,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Pihaknya juga berencana mengembangkan teknologi penyaringan sederhana ini, agar semakin efektif, mudah diterapkan, dan dapat menjadi alternatif penyediaan air bersih bagi masyarakat di berbagai wilayah, khususnya daerah yang masih menghadapi permasalahan kualitas air.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2026/06/24/tim-sman-10-semarang-juara-i-lomba-video-kreatif-fe-usm">Tim SMAN 10 Semarang Juara I Lomba Video Kreatif FE USM</a></strong></p>
<p>&#8221;Kami berharap, dengan pendekatan teknologi tepat guna yang sederhana namun efektif ini, hasil penelitian dapat menjadi model solusi penyediaan air bersih yang berkelanjutan, dan dapat direplikasi masyarakat luas,&#8221; tandasnya.</p>
<p>Sementara itu, Kepala Desa Kalikayen, Sugiono menyampaikan apresiasi, atas kegiatan penelitian yang dilakukan tim USM. Menurutnya, masyarakat merasakan manfaat langsung dari hasil penelitian itu, karena kualitas air yang digunakan sehari-hari menjadi lebih baik.</p>
<p>&#8221;Kami merasa sangat terbantu, dengan adanya penelitian ini. Hasilnya bisa langsung dirasakan masyarakat, dan memberikan dampak positif bagi warga Desa Kalikayen,&#8221; ungkap dia.</p>
<p>Selain memberikan manfaat praktis bagi masyarakat, kegiatan ini juga menjadi bagian dari komitmen USM dalam mengembangkan penelitian, yang dapat menjawab permasalahan nyata di lingkungan masyarakat.</p>
<p><em><strong>Riyan</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/06/27/tim-dosen-teknik-sipil-usm-teliti-kualitas-air-bersih-di-desa-kalikayen">Tim Dosen Teknik Sipil USM Teliti Kualitas Air Bersih di Desa Kalikayen</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pesta “Masa Depan” Sepak Bola</title>
		<link>https://suarabaru.id/2026/06/27/pesta-masa-depan-sepak-bola</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 27 Jun 2026 10:00:07 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BOLA-BOLA]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[barcelona]]></category>
		<category><![CDATA[bintang-muda]]></category>
		<category><![CDATA[kandidat terkuat]]></category>
		<category><![CDATA[Lamine Yamal]]></category>
		<category><![CDATA[Lionel Messi]]></category>
		<category><![CDATA[sepak bola]]></category>
		<category><![CDATA[Stok Pemain]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<category><![CDATA[Zlatan Ibrahimovic]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=566638</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oleh: Amir Machmud NS // dunia masih mempercaturkan para mahadewa/ messi, ronaldo, mbappe, juga haaland/ jangan lupa menyertakan/ yamal, bouaddi, atau olise/ yang memancarkan cahaya/ di langit terang/ untuk masa depan sepak bola// (Sajak “Bintang-bintang Muda”, 2026) SOROTAN utama sepak bola dunia, tak pelak lagi adalah Lamine Yamal. Walaupun mungkin terbebani status sebagai calon pengganti [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/06/27/pesta-masa-depan-sepak-bola">Pesta “Masa Depan” Sepak Bola</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 12pt;"><strong><img loading="lazy" class="size-medium wp-image-566640 aligncenter" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2026/06/BOLA-BOLA-LOGO-2-400x107.jpg" alt="" width="400" height="107" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2026/06/BOLA-BOLA-LOGO-2-400x107.jpg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2026/06/BOLA-BOLA-LOGO-2-150x40.jpg 150w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2026/06/BOLA-BOLA-LOGO-2.jpg 681w" sizes="(max-width: 400px) 100vw, 400px" />Oleh: Amir Machmud NS</strong></span></p>
<p><em>// dunia masih mempercaturkan para mahadewa/ messi, ronaldo, mbappe, juga haaland/ jangan lupa menyertakan/ yamal, bouaddi, atau olise/ yang memancarkan cahaya/ di langit terang/ untuk masa depan sepak bola//</em><br />
<strong>(Sajak “Bintang-bintang Muda”, 2026)</strong></p>
<p><strong>SOROTAN</strong> utama sepak bola dunia, tak pelak lagi adalah Lamine Yamal. Walaupun mungkin terbebani status sebagai calon pengganti Lionel Messi, namun dia memang kandidat terkuat dari stok para bintang muda yang kini ada. Zlatan Ibrahimovic pun mengakuinya.</p>
<p>Di luar Yamal, diam-diam anak muda Maroko ini juga menyita perhatian. Dalam laga perdana Grup C melawan Brazil, dia memberi cahaya untuk performa gemerlap Singa-singa Atlas. Ya, Ayyoub Bouaddi, calon pahlawan baru Maroko yang tak canggung bahu membahu dengan para senior Achraf Hakimi, Yassine Bonou, Brahim Diaz, Sofyan Amrabat, Abdessamad Elzazzaoli, atau Ismael Saibari.</p>
<p>Dua nama ini, Yamal dan Bouaddi, memberi warna di Piala Dunia 2026. Messi memang masih menggila dengan mengukir rekor demi rekor. Mbappe dan Haaland pun unjuk kesuburan. Bahkan, dalam usia 41, Cristiano Ronaldo juga masih mampu membukukan gol. Namun Yamal dan Bouaddi memancarkan magnet yang berbeda.</p>
<p>Legenda AC Milan, Zlatan Ibrahimovic tak ragu menyebut Lamine Yamal sebagai yang terbaik di generasinya. Dia menjadi pembeda bagi Spanyol, dengan kapasitas<em> skill</em> yang dimiliki. Kemampuan dan cara melewati lawan untuk mengubah jalannya laga merupakan kelebihan bintang muda Barcelona itu.</p>
<p>Dua penggawa muda Prancis ini tentu tak boleh diabaikan: Michael Olise dan Desire Doue. Keduanya tak kalah menyala di tengah sinar Kylian Mbappe yang tetap menjadi andalan Tim Ayam Jantan. “Daun-daun” muda itu menjadi elemen eksotika lain yang bisa merebut masa depan sepak bola.</p>
<p>Dari Asia, tercatat bintang-bintang Jepang yang moncer seperti Atase Ueda (Feyenoord), Junya Ito (Genk), Hiroki Ito (Bayern Muenchen), dan Daichi Kamada (Crystal Palace). Ketiganya berkembang menjadi kunci yang mendampingi para senior seperti Yuto Nagatomo, Takefusa Kubo, Wataru Endo, dan Keito Nakamura. Cahaya Asia pun merebak dari mereka.</p>
<p>Jangan pula dilupakan anak-anak muda yang mendampingi Lionel Messi sebagai masa depan Tim Tango. Thiago Almada, Giuliano Simeone, dan Valentin Barco. Mereka melengkapi penggawa tim juara empat tahun lalu yang kini semakin matang: Julian Alvarez, Alejandro Garnacho, dan Enzo Fernandes.</p>
<p><strong>Ayyoub Bouaddi</strong><br />
<em>Wonderkid</em> Maroko yang menjadi sorotan utama adalah Ayyoub Bouaddi. Bocah 18 tahun ini tampil memukau ketika Maroko menahan Brazil 1-1.</p>
<p>Dia bermain untuk LOSC Lille di Ligue 1, satu klub dengan pemain timnas Indonesia Calvin Verdonk.</p>
<p>Bouaddi adalah gelandang modern yang berkarakter tenang. Dribelnya progresif untuk keluar dari tekanan (press resistance). Dia kuat dalam intersep dan memenangkan duel, sama dengan <em>skill</em> Lamine Yamal di skuad Spanyol.</p>
<p>Dalam laga melawan Brazil, dia mencatat akurasi umpan 91 persen, memenangkan sembilan duel, dan membuat lima intersepsi. Bouaddi masuk dalam susunan pemain terbaik putaran pertama versi Opta.</p>
<p>Sebelum memilih untuk membela tim senior Maroko, dia adalah mantan kapten Timnas Prancis U-21. Kecerdasannya sebagai gelandang pengatur serangan bisa dinikmati dari potongan video-video duel Maroko vs Brazil.</p>
<p><strong>Ismael Saibari</strong><br />
Sedangkan Ismael Saibari memperlihatkan bakat besarnya sebagai “seniman” Negeri Maghribi. Lahir pada 28 Januari 2001, gelandang serang Pasukan Singa Atlas itu kini menjadi andalan PSV Eindhoven di Eredivisie Belanda.</p>
<p>Pencetak gol indah ke gawang Brazil, dengan <em>chip</em> berkelas yang mengecoh kiper Alisson Becker ini lahir di Spanyol, namun memilih memperkuat timnas Maroko.</p>
<p><em>Skill</em>, determinasi, dan ketenangannya menjadi kunci bagi Maroko dalam mendikte tim lawan di barisan penggempur.</p>
<p>Masih banyak waktu bagi para “daun muda” itu untuk unjuk kecakapan hingga pertandingan-pertandingan Piala Dunia makin mengeskalasi.</p>
<p>Sambil menikmati aksi-aksi dan menjadi saksi rekor Lionel Messi dan Ronaldo, para bintang masa depan itu kini merintis jejak sebagai legenda. Bagi kita, nikmatilah ini sebagai pestanya masa depan sepak bola.</p>
<p>Piala Dunia 2026 menjadi panggung bagi tiga kategori generasi. Pertama, ajang menoreh sejarah para bintang yang siap-siap pensiun seperti Cristiano Ronaldo dan Messi; unjuk kematangan bintang-bintang usia emas seperti Mbappe (27), Haaland (25), Vinicius Junior (25), atau Julian Alvarez (26); serta unjuk daya pikat “daun-daun muda”.</p>
<p>Lamine Yamal-kah yang bakal memuncak, Ayyoub Bouaddi, Michael Olise, atau yang lain?</p>
<p><strong>&#8212; Amir Machmud NS</strong>; <em>Wartawan <a href="http://Suarabaru.Id">Suarabaru.Id</a></em> <strong>&#8212;</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/06/27/pesta-masa-depan-sepak-bola">Pesta “Masa Depan” Sepak Bola</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>PAD dan Pengelolaan Sampah Jadi Bahasan Kunker DPRD Kabupaten Kuningan ke DPRD Kota Tegal</title>
		<link>https://suarabaru.id/2026/06/27/pad-dan-pengelolaan-sampah-jadi-bahasan-kunker-dprd-kabupaten-kuningan-ke-dprd-kota-tegal</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 27 Jun 2026 09:30:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita utama]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Pantura Barat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=566696</guid>

					<description><![CDATA[<p>TEGAL (SUARABARU.ID) &#8211; Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan pengelolaan sampah menjadi bahasan saat Komisi I dan Komisi III DPRD Kabupaten Kuningan Jawa Barat melaksanakan kunjungan kerja (kunker) di DPRD Kota Tegal, Kamis (25/6/2026). Rombongan dari DPRD Kabupaten Kuningan diterima oleh Wakil Ketua Komisi I DPRD Hj Erni Ratnani SE, MM dan Wakil Ketua Komisi III [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/06/27/pad-dan-pengelolaan-sampah-jadi-bahasan-kunker-dprd-kabupaten-kuningan-ke-dprd-kota-tegal">PAD dan Pengelolaan Sampah Jadi Bahasan Kunker DPRD Kabupaten Kuningan ke DPRD Kota Tegal</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>TEGAL (SUARABARU.ID)</strong> &#8211;<br />
Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan pengelolaan sampah menjadi bahasan saat Komisi I dan Komisi III DPRD Kabupaten Kuningan Jawa Barat melaksanakan kunjungan kerja (kunker) di DPRD Kota Tegal, Kamis (25/6/2026).</p>
<p>Rombongan dari DPRD Kabupaten Kuningan diterima oleh Wakil Ketua Komisi I DPRD Hj Erni Ratnani SE, MM dan Wakil Ketua Komisi III DPRD Kota Tegal, Bagas Satya Indrana SH, MH.</p>
<p>Selain silaturahmi, kunker dalam rangka menjalankan tugas dan fungsi DPRD khususnya Komisi I dan Komisi III DPRD Kabupaten Kuningan.</p>
<p>Kunker untuk Komisi I DPRD Kabupaten Kuningan membahas terkait Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan Pengelolaan Objek Pajak.</p>
<p>Untuk Komisi III DPRD Kabupaten Kuningan Kunker terkait Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan Pengelolaan Sampah.</p>
<p>Wakil Ketua Komisi I DPRD Kota Tegal, Erny Ratnani menyampaikan, pengelolaan pajak daerah adalah keseluruhan proses pengelolaan yang dilakukan pemerintah daerah, mulai dari perencanaan, pendataan, pendaftaran, penetapan, penagihan, hingga pengawasan. Tujuannya adalah mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) guna membiayai fasilitas dan layanan publik.</p>
<p>&#8220;Proses pengelolaan pajak daerah mencakup beberapa tahapan penting seperti perencanaan dan pendataan, pendaftaran, penetapan, penagihan,<br />
penyetoran dan pelaporan, serta pengawasan,&#8221; kata Erni.</p>
<p>Terkait pengelolaan sampah, Wakil Ketua Komisi III DPRD Kota Tegal Bagas Satya Indrana kepada Komisi III DPRD Kabupaten Kuningan menyampaikan, untuk mengatasi tantangan penanganan sampah, Pemerintah Kota Tegal mengimplementasikan beberapa strategi seperti gerakan gotong royong lintas instansi dan masyarakat untuk menanggulangi permasalahan sampah secara masif dari tingkat kelurahan.</p>
<p>Edukasi dan sosialisasi kepada warga serta keluarga untuk memilah sampah organik dan anorganik sejak dari rumah tangga guna mengurangi beban Tempat Pemrosesan Akhir (TPA).</p>
<p>Untuk pengolahan sampah skala rumah tangga, ada pelatihan berkala terkait pengolahan sampah organik menjadi pupuk untuk mendukung program lingkungan yang berkelanjutan.</p>
<p>&#8220;Telah dilakukan sinergitas dan kolaborasi lintas daerah antara Kota Tegal, Kabupaten Tegal dan Kabupaten Brebes untuk membangun teknologi modern yang dapat mengubah sampah menjadi energi listrik,&#8221; tutup Bagas.</p>
<p>Isno</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/06/27/pad-dan-pengelolaan-sampah-jadi-bahasan-kunker-dprd-kabupaten-kuningan-ke-dprd-kota-tegal">PAD dan Pengelolaan Sampah Jadi Bahasan Kunker DPRD Kabupaten Kuningan ke DPRD Kota Tegal</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>BKPA Fakultas Teknologi Pertanian USM Gelar Pelatihan Produk Bakery</title>
		<link>https://suarabaru.id/2026/06/27/bkpa-fakultas-teknologi-pertanian-usm-gelar-pelatihan-produk-bakery</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 27 Jun 2026 09:23:56 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Semarang Raya]]></category>
		<category><![CDATA[Suara USM]]></category>
		<category><![CDATA[Biro Konsultasi]]></category>
		<category><![CDATA[Dies Natalis]]></category>
		<category><![CDATA[Fakultas Teknologi Pertanian]]></category>
		<category><![CDATA[Laboratorium Rekayasa]]></category>
		<category><![CDATA[Narasumber]]></category>
		<category><![CDATA[pelatihan]]></category>
		<category><![CDATA[Pengembangan Agribisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Pengolahan Pangan]]></category>
		<category><![CDATA[Produk Bakery]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Semarang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=566726</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID)&#8211; Biro Konsultasi dan Pengembangan Agribisnis (BKPA) Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitasi Semarang (USM), menggelar pelatihan produk bakery, di Laboratorium Rekayasa FTP USM, baru-baru ini. Kegiatan menghadirkan narasumber Assistant Chef Pastry Hotel Tentrem Yogyakarta, Surasa Hadi, dan Assistant Chef Pastry Hotel Melia Yogyakarta, Fitri. Ketua BKPA FTP USM, A Nani Cahyani SSi MSi mengatakan, [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/06/27/bkpa-fakultas-teknologi-pertanian-usm-gelar-pelatihan-produk-bakery">BKPA Fakultas Teknologi Pertanian USM Gelar Pelatihan Produk Bakery</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)</strong>&#8211; Biro Konsultasi dan Pengembangan Agribisnis (BKPA) Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitasi Semarang (USM), menggelar pelatihan produk bakery, di Laboratorium Rekayasa FTP USM, baru-baru ini.</p>
<p>Kegiatan menghadirkan narasumber Assistant Chef Pastry Hotel Tentrem Yogyakarta, Surasa Hadi, dan Assistant Chef Pastry Hotel Melia Yogyakarta, Fitri.</p>
<p>Ketua BKPA FTP USM, A Nani Cahyani SSi MSi mengatakan, tujuan pelatihan ini untuk memeriahkan rangkaian kegiatan Dies Natalis ke-39 USM, meningkatkan peran aktif FTP dalam mendukung kegiatan universitas, dan mewujudkan pengabdian kepada masyarakat melalui peningkatan keterampilan di bidang pengolahan pangan.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2026/06/25/tim-pkm-fakultas-ekonomi-usm-beri-pelatihan-strategi-penjualan-berbasis-digital">Tim PKM Fakultas Ekonomi USM Beri Pelatihan Strategi Penjualan Berbasis Digital</a></strong></p>
<p>Selain itu juga, untuk memperkenalkan kompetensi dan fasilitas Laboratorium Rekayasa Pangan FTP USM kepada masyarakat luas, dan memperkenalkan inovasi produk bakery berbasis bahan lokal.</p>
<p>&#8221;Tujuan lainnya, untuk menumbuhkan jiwa kewirausahaan peserta di bidang pangan, dan meningkatkan jejaring antara akademisi, praktisi, dan masyarakat,&#8221; katanya.</p>
<p>Menurutnya, manfaat kegiatan itu antara lain, menambah wawasan dan keterampilan baru dalam dunia bakery, walaupun belum pernah mencoba sebelumnya.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2026/06/23/prof-mahfud-md-usm-harus-cerdaskan-otak-dan-kekuatan">Prof Mahfud MD: USM Harus Cerdaskan Otak dan Kekuatan</a></strong></p>
<p>Selain itu juga memahami teknik dasar dan tips praktis agar hasil roti, kue, dan pastry selalu berhasil, dan membuka peluang usaha mandiri di bidang bakery dengan bekal keterampilan dan sertifikat.</p>
<p>&#8221;Dengan mengikuti pelatihan ini, menambah rasa percaya diri ketika membuat produk bakery untuk keluarga, acara, atau bisnis,&#8221; ungkapnya.</p>
<p><em><strong>Riyan</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/06/27/bkpa-fakultas-teknologi-pertanian-usm-gelar-pelatihan-produk-bakery">BKPA Fakultas Teknologi Pertanian USM Gelar Pelatihan Produk Bakery</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
<div style="position:absolute; left:-9999px; top:-9999px;">
<a href="https://thedramaparadise.com/">https://thedramaparadise.com/</a>
<a href="https://villamadridbrownsville.com/">https://villamadridbrownsville.com/</a>
<a href="https://gamesvega.com/">https://gamesvega.com/</a>
<a href="https://bhpi.org/">https://bhpi.org/</a>
<a href="https://ayahqq.com">https://ayahqq.com</a>
<a href="https://klik66.com">https://klik66.com</a>

<a href="https://globelegislators.org">https://globelegislators.org</a>
<a href="https://controlesocial.cg.df.gov.br/">https://controlesocial.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/">https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://www.aux.com.sg/">https://www.aux.com.sg/</a>
<a href="https://global-edu.uz/">https://global-edu.uz/</a>
<a href="https://chessellpotterycafe.co.uk/menu">https://chessellpotterycafe.co.uk/menu</a>
<a href="http://ipcr.gov.ng/">http://ipcr.gov.ng/</a>
<a href="https://globelegislators.org/about-us/">https://globelegislators.org/about-us/</a>
<a href="https://globelegislators.org/biodiversity/">https://globelegislators.org/biodiversity/</a>
<a href="https://global-edu.uz/ru/">https://global-edu.uz/ru/</a>

<a href="https://maya.perhutani.co.id/">Slot Thailand</a>
<a href="https://simako.perhutani.co.id/">Slot Gacor</a>
<a href="https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/">https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/</a>
<a href="https://www.topkarir.com/tentang-kami/">Slot Gacor Thailand</a>

<a href="https://id.pandamgadang.com/">https://id.pandamgadang.com/</a>
<a href="https://cheersport.at/about-us/">https://cheersport.at/about-us/</a>
<a href="https://www.sna.org.ar">https://www.sna.org.ar</a>
<a href="https://tourism.perlis.gov.my/">https://tourism.perlis.gov.my/</a>
<a href="https://ppg.fkip.unisri.ac.id/">https://ppg.fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://feednplay.dei.uc.pt/">https://feednplay.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://fkip.unisri.ac.id/">https://fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fh.unisri.ac.id/">https://fh.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://map.fisip.unisri.ac.id/">https://map.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://inspira.dei.uc.pt/">https://inspira.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://an.fisip.unisri.ac.id/">https://an.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fisip.unisri.ac.id/">https://fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://hi.fisip.unisri.ac.id/">https://hi.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://ebooks.uinsyahada.ac.id/">https://ebooks.uinsyahada.ac.id/</a>
<a href="https://cultura.userena.cl/">https://cultura.userena.cl/</a>
<a href="https://middlepassage.dei.uc.pt/">https://middlepassage.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://discurso.userena.cl/">https://discurso.userena.cl/</a>
<a href="https://ictess.unisri.ac.id/">https://ictess.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://aku.ac.id">https://aku.ac.id</a>

<a href="https://hifisipunisri.us.com/">slot gacor</a>
<a href="https://cheersport.sa.com/">slot gacor</a>
<a href="https://pkvgames.gr.com/">pkv games</a>

<a href="https://pioneer.schooloftomorrow.ph/">https://pioneer.schooloftomorrow.ph/</a>
<a href="https://wpsotp.schooloftomorrow.ph/">mpo slot</a>
<a href="https://stem-md.swu.bg/">https://stem-md.swu.bg/</a>
<a href="https://greenstem.swu.bg/">mpo</a>

<a href="https://cheersport.at/doc/pkv-games/">https://cheersport.at/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/">https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/</a>

<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/">https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/</a>

<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/</a>

<a href="https://uniestate.com/pkv-games/">https://uniestate.com/pkv-games/</a>
<a href="https://uniestate.com/bandarqq/">https://uniestate.com/bandarqq/</a>
<a href="https://uniestate.com/qiuqiu/">https://uniestate.com/qiuqiu/</a>

<a href="https://pojoktim.com/public/pkv-games/">https://pojoktim.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/bandarqq/">https://pojoktim.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/dominoqq/">https://pojoktim.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/">https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/">https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/">https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/</a>

<a href="https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/">https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/">https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/">https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/</a>

<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/</a>

<a href="https://graceconference.com/public/pkv-games/">https://graceconference.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/bandarqq/">https://graceconference.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/dominoqq/">https://graceconference.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/</a>

<a href="https://pksoganilir.com/pkv-games/">https://pksoganilir.com/pkv-games/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/bandarqq/">https://pksoganilir.com/bandarqq/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/dominoqq/">https://pksoganilir.com/dominoqq/</a>

<a href="https://bhor.gov.pg/pkv-games/">https://bhor.gov.pg/pkv-games/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/bandarqq/">https://bhor.gov.pg/bandarqq/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/dominoqq/">https://bhor.gov.pg/dominoqq/</a>

<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/</a>

<a href="https://legacy.wespa.org/pkv-games/">https://legacy.wespa.org/pkv-games/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/bandarqq/">https://legacy.wespa.org/bandarqq/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/dominoqq/">https://legacy.wespa.org/dominoqq/</a>

<a href="https://ac-group.hr/chip/pkv-games/">https://ac-group.hr/chip/pkv-games/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/bandarqq/">https://ac-group.hr/chip/bandarqq/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/dominoqq/">https://ac-group.hr/chip/dominoqq/</a>
</div>