BOLA-BOLA

BOLA-BOLA

Menanti Guardiola Merevolusi Serie A

Oleh Amir Machmud NS HANYA orang-orang istimewa yang masa depannya selalu dispekulasikan: hendak ke mana, kapan, mengapa, dan bagaimana. “Hukum partikular” ini berlaku dengan mobilitas luar...

Roberto Firmino, Sang Perekat

Oleh Amir Machmud NS TRIO “Firmansah”, inilah kreativitas otak-atik predikat ala fans Liverpool di Indonesia bagi kombinasi maut Roberto Firmino, Sadio Mane, dan Mohamed Salah....

Mengapa Messi Jadi “Baper” dan “Sensi”?

Oleh Amir Machmud NS PARADOKS karakter menjadi “kejutan” Lionel Messi dalam dua tahun belakangan, pada usia ketika seorang pesepak bola mulai memasuki masa-masa purna. Tercatat beberapa...

 ‘Ronaldo Effect’ Tak Hanya Menebar di Serie A

Oleh Amir Machmud TERSEBUTLAH masa-masa --akhir 1980-an dan dekade 1990-an --, ketika Liga Serie A menjadi episentrum industri kompetisi sepak bola dunia. Hampir semua pemain terbaik...

Agar Pogba Menjadi Pogba

Oleh Amir Machmud NS APA yang sesungguhnya Anda harapkan dari seorang Paul Pogba? Ingin dia segera pulih dari cederanya, dan kembali memperkuat Manchester United yang sedang...

Barcelona Itu “Kultur”, Bukan Sekadar Klub

Oleh Amir Machmud NS TANYAKAN kepada Ernesto Valverde, nyali dan kesiapan seperti apa yang dibutuhkan untuk menangani Barcelona. Direkrut dari Athletic Bilbao sejak Juli 2017...

Takumi Minamino, “Samurai Keenam”

Oleh Amir Machmud NS CATATLAH meteor ini: Takumi Minamino! Dialah Jepang kesekian yang beredar di Liga Eropa sejak Yasuhiko Okudera merintisnya bersama Hertha Berlin, FC Koeln,...

Haaland dan Pusaran Narasi Industri Sepak Bola

Oleh Amir Machmud NS PEMAIN bintang - agen- klub - nilai kontrak - transfer. Lima suku kata ini akrab menjadi representasi identitas dalam pusaran intrik...

“Teologi Pembebasan” Shin Tae-yong

Oleh Amir Machmud NS JUJUR saja, saya termasuk yang masih sulit move on dari Luis Milla. Pelatih asal Spanyol itu, walaupun selama dua tahun berkarier...

Mohamed Salah Sang “Pujangga Gol”

Oleh Amir Machmud NS MOHAMED Salah Hamed Mahrouz Ghaly tak cukup ditandai hanya dari kecepatan dan “kebrutalannya”dalam mengirispertahanan lawan. Gol-gol yang dia lesakkan adalah “narasi...
- Advertisement -

Indeks

Komentar terbanyak