blank
Kebakaran 3 rumah kayu jati di dukuh Wadung RT 005 RW 005 Desa Kedungtuban, Kecamatan Kedungtuban, Kabupaten Blora, Senin, 8 Juni 2026. Foto: Kudnadi Saputro Blora

BLORA (SUARABARU.ID) — Tiga rumah kayu terbakar Polsek Kedungtuban di dukuh Wadung RT 005 RW 005 Desa Kedungtuban, Kecamatan Kedungtuban, Kabupaten Blora Jawa Tengah, Senin, 8 Juni 2026 sekira pukul 02.00 WIB. Kebakaran tiga rumah berknstruksi kayu jati ini terjadi diduga akibat kelalalaian mematikan kmpor saat memasak nasi.

Kapolres Blora, AKBP Wawan Andi Susanto melalui Kasihumas Polres Blora, AKP Midiyono menyampaikan bahwa kebakaran pertama kali diketahui saksi Aziz Nurwidyatama sekitar pukul 01.50 WIB., mendengar suara ‘kretek-kretek’ dari dapur samping rumah korban Satiran bin Tarmo (60).

“Menurut keterangan istri korban Saudara Asmuah, beliau ketiduran saat memasak nasi pakai kompor gas di dapur. Api cepat membesar dan menyambar dua rumah lain milik Saudara Yuliana dan Saudara Sudirman,” kata Kasihumas Polres Blora.

Rumah korban pertama Satiran, lanjut Kasihumas Polres Blora, habis terbakar, luas 7×12 meter  dan 4×12 meter yang dipakai tempat tinggal, warung pecel, dan bengkel motor. Rumah korban ke-2 Yuliana ukuran 9×10 meter juga habis terbakar dalam keadaan kosong.

“Rumah korban ketiga Saudara Sudirman hanya terbakar bagian dinding dapur dan kamar. Kerugian ditaksir Rp275 juta,” ujar Kasihumas Polres Blora.

Dikemukakan, petugas gabungan Polsek Kedungtuban, Kanit Reskrim, Bhabinkamtibmas, Babinsa, Satpol PP, Damkar Cepu-Randublatung, BPBD, PS. Kapolsek Kedungtuban PS. Iptu Hadi Setyo P, dan Koramil Kedungtuban datang ke lokasi kejadian.

“Api berhasil dipadamkan pukul 04.00 WIB dengan 4 unit damkar. Tidak ada korban jiwa. Untuk sementara keluarga korban 1 mengungsi di rumah tetangga Saudara Ngatemi,” ucap Kasihumas Polres Blora.

Kepolisian Resor Blora mengimbau warga agar lebih waspada saat beraktifitas di rumah, terutama pada waktu memasak.

“Jangan tinggalkan kompor menyala, apalagi saat mengantuk. Pastikan api sudah padam dan tabung LPG ditutup rapat sebelum tidur. Keselamatan keluarga nomor satu,” pesan Kasihumas Polres Blora.

Kudnadi Saputro