blank
Bupati Jepara Witiarso Utomo, Wabub Ibnu Hajar dan SXSekda Ary Bachtiar bersama para pejabat yang baru saja dikukuihkan dan dilantik di Gedung Shima Selasa 09/6-2026. Foto: Kmf

JEPARA (SUARABARU.ID) – Bupati Jepara Witiarso Utomo meminta seluruh pejabat yang baru dilantik maupun dikukuhkan untuk menjadi aparatur yang lincah, adaptif, dan memiliki semangat belajar yang tinggi. Selain itu, ASN juga dituntut mampu menghadirkan solusi kreatif dalam menghadapi berbagai hambatan kerja.

Hal tersebut ditegaskan saat memberikan sambutan pada acara  Pelantikan dan Pengukuhan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Pejabat Administrator, dan Pejabat Pengawas di lingkungan Pemkab Jepara di Gedung Shima, Selasa (9/6/2026). Hadir juga Wakil Bupati M. Ibnu Hajar,  Sekda Jepara Ary Bachtiar dan sejumlah kepala OPD.

blank
Bupati Jepara Witiarso Utomo saat melakukan Pelantikan dan Pengukuhan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Pejabat Administrator, dan Pejabat Pengawas di lingkungan Pemkab Jepara di Gedung Shima, Selasa (9/6/2026).. Foto: Kmf

Diantara yang dikukuhkan adalah Karunatiti sebagai Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi  Daerah, Hamdan sebagai Sekretaris Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi  Daerah,  Abdul Haris Kabid Pemerintahan dan Pembangunan Manusia Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi  Daerah, M. Agus Widyatmika  Kabid Perekonomian, Infrastruktur, Sumbar Daya Alam dan Kewilayahan pada Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi  Daerah, Sutrisno Kabid Perencanaan, Pengendalian, Evaluasi  dan Tata Pembangunan Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi  Daerah, Ely Widyastuti  Kabid Riset dan Inovasi  Daerah pada Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi  Daerah dan Teguh Arifianto Kabid Sumber Daya Air pada DPUPR Jepara

Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 36 Pegawai Negeri Sipil (PNS) resmi diambil sumpah jabatannya. Pelantikan dan pengukuhan dipimpin langsung oleh Bupati Jepara, Witiarso Utomo.

Lebih jauh Witiarso Utomo mengungkapkan, pelantikan dan pengukuhan tersebut diharapkan semakin memperkuat kinerja birokrasi Pemerintah Kabupaten Jepara dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat serta mendukung percepatan pembangunan daerah.

“Jabatan yang diemban para ASN merupakan amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, kejujuran, dan keikhlasan,” ujarnya.  Momentum ini merupakan amanah besar yang harus ditunaikan dengan penuh tanggung jawab, kejujuran, dan keikhlasan,”  tambahnya

Ia menjelaskan, prosesi pelantikan dan pengukuhan kali ini terbagi menjadi dua bagian penting. Pertama, pelantikan akibat mutasi dan promosi yang diikuti oleh 5 pejabat administrator dan 13 pejabat pengawas.

Menurutnya, mutasi dan promosi tersebut merupakan langkah strategis dalam rangka penyegaran organisasi sekaligus pengembangan karier aparatur sipil negara di lingkungan Pemerintah Kabupaten Jepara.

Sementara itu, bagian kedua adalah pengukuhan pejabat yang diikuti oleh 1 pejabat pimpinan tinggi pratama, 11 pejabat administrator, dan 6 pejabat pengawas.

Pengukuhan ini dilakukan sebagai konsekuensi dari penataan kelembagaan serta perubahan Struktur Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) yang baru.  “Perubahan SOTK menuntut seluruh aparatur untuk mampu beradaptasi dengan cepat terhadap pola kerja dan tantangan organisasi yang terus berkembang,” tegas Witiarso Utomo

Pada akhir sambutannya Witiarso Utomo berharap agar pelantikan dan pengukuhan semakin memperkuat kinerja birokrasi Pemerintah Kabupaten Jepara dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat serta mendukung percepatan pembangunan daerah.

Hadepe