blank
Seorang pengendara sepeda motor sedang melintas di genangan air rob.(FOTO:SB/Spw)

KENDAL(SUARABARU.ID)– Banjir rob setinggi lutut orang dewasa menggenangi permukiman warga pesisir pantai Kelurahan Karangsari Kabupaten Kendal.

Banjir rob ini, sudah berlangsung dua hari lalu, sehingga mengganggu aktivitas warga.

Rahman Haris(22) warga RW 05, Kelurahan Karangsari, mengatakan, banjir rob mulai datang sekitar pukul 13.00 WIB, Rabu 12 Mei 2022 kemarin, dan mulai surut sekitar pukul 21.00 WIB.

Hari ini, Kamis 12 Mei 2022, rob juga masih terjadi dan hal ini biasanya berlangsung setiap hari hingga satu minggu.

“Rob ini biasanya akan surut dengan sendirinya pada malam hari, dan akan terulang lagi terjadi seperti itu pada keesokan harinya,”kata Rahman Haris, Kamis(12/05/2022) siang.

Menurut Rahman Haris, bila rob datang, warga sebagian besar mengeluhkannya, karena dipastikan banyak warga yang mengalami gatal- gatal di sebagian besar kakinya.

Rahman mengaku, rob ini bisa terjadi sampai satu minggu atau lebih tergantung musimnya dan sekarang kebetulan lagi datangnya musim banjir rob.

“Warga sangat berharap ada tindakan dari pemerintah daerah atau instansi yang menangani banjir rob tersebut atau minimal bantuan pembangunan tanggul, perbaikan saluran air atau gorong- gorong,”pinta Rahman.

Kepala Kelurahan Karangsari, Gatot Tunggul Wulung, mengatakan, banjir air rob/pasang air laut yang melanda di wilayah Kelurahan Karangsari RW 5, yang merupakan perbatasan Kelurahan Bandengan ini, merupakan siklus tahunan yang sudah sering terjadi sejak beberapa tahun terakhir.

Meski demikian, pihaknya sudah sering mengajukan bantuan ke Pemerintah Daerah Kendal berupa paket beras maupun sembako.

“Beberapa minggu lalu, atau sebelum lebaran warga RW 05 Kelurahan Karangsari ini sudah mendapat bantuan dari bupati lewat Dinas Pertanian Pangan Kabupaten Kendal berupa beras sebanyak 3.570 kg,”kata Kepala Kelurahan Karangsari, Gatot Tunggul Wulung.

Selain itu, menjelang lebaran juga mendapat bantuan sebanyak 250 paket sembako dari Kosgoro Golkar, bantuan zak karung dari Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat(PUPR) Kabupaten Kendal dan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah(BPBD) Kabupaten Kendal.

“Saya berharap, ada proyek skala Kawasan Bandengan- Karangsari, melalui Disperkim Kabupaten Kendal. Nantinya, bisa mengurangi dampak adanya rob, sehingga Kawasan Bandengan- Karangsari bisa mentas dari kesan wilayah kumuh dan bebas dari rob ini,”harap Kepala Kelurahan Karangsari, Gatot Tunggul Wulung. Spw