blank
Deputy Executive Vice President CX & Digitization Telkom, Sri Safitri (kedua dari kiri), Direktur Utama Melon Indonesia Dedi Suherman (kedua dari kanan), dan Deputy Executive Vice President Digital Business Builder Telkom Komang Budi Aryasa (paling kanan), dalam sesi Business Talk, dari Pavilion Indonesia, di Expo 2020 Dubai, yang diselenggarakan secara hybrid beberapa waktu yang lalu. Foto: dok/ist

JAKARTA (SUARABARU.ID)– Sekretaris Jenderal Kementerian Komunikasi dan Informatika, Mira Tayyiba mengatakan, Indonesia telah secara intensif mampu menangani pandemi melalui vaksinasi dan implemetasi aplikasi PeduliLindungi, yang merupakan kolaborasi dari Kementerian Kominfo, Kemenkes, dan Telkom.

Hal itu seperti yang disampaikannya, saat mengunjungi Indonesia Pavilion pada acara Expo 2020 Dubai, belum lama ini. Pada kegiatan internasional itu, beberapa negara partisipan menyajikan profil dan pencapaian kemajuannya dalam berbagai bidang.

Dalam kesempatan itu, Sekjen Kominfo menyampaikan, Indonesia telah menyiapkan infrastruktur yang mendukung untuk akselerasi digital.

BACA JUGA: Perempuan Ikut Musrenbang Jangan Cuma Mengatur Absensi dan Seksi Konsumsi

”Pada kesempatan ini, kami mengundang para investor ICT dan teknologi, baik sektor upstream maupun downstream, untuk mengambil bagian dalam mewujudkan rencana transformasi digital kami. Ini adalah saat yang tepat bagi para investor untuk berinvestasi di Indonesia,” kata Mira, yang mewakili Menteri Komunikasi dan Informatika RI, Johnny G Plate.

Sedangkan Muhamad Fajrin Rasyid, selaku Direktur Digital Business Telkom, menekankan pentingnya transformasi digital. Menurutnya, transformasi digital membawa dampak yang besar, baik bagi pekerja maupun konsumen.

Dampak untuk pekerja adalah, bisa membuka lapangan kerja, serta meningkatkan aktivitas dan produktivitas. Sedangkan dampak untuk konsumen adalah, meningkatkan pelayanan untuk pelanggan, dan mempermudah aksebilitas pelanggan terhadap bisnis.

BACA JUGA: DJP Jateng II dan PMS Gelar Sosialisasi PPS

”Telkom juga turut serta berperan dalam transformasi digital. Salah satunya adalah pengembangan big data. Telkom sendiri telah memiliki 20 data center, yang tersebar di Indonesia, tidak hanya di Ibu Kota tapi juga di beberapa daerah lainnya,” ungkap Fajrin.

Pada rangkaian acara Telkom di Indonesia Pavilion Expo Dubai 2020 ini, diharapkan dapat mengundang investor asing, untuk berinvestasi di Indonesia. Mereka juga diharapkan, mengakui langkah digitalisasi Indonesia yang semakin kuat dari waktu ke waktu.

Dalam even itu, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) sebagai BUMN telekomunikasi, juga hadir dengan produk-produk unggulannya. Seperti produk digital dan startup karya terbaik anak bangsa, yang ditunjukkan ke delegasi asing, pemerintahan, investor hingga mitra bisnis.

BACA JUGA: Gunakan Batik Lokal Magelang, Dekranasda Beri Penghargaan Kepada RSUD Muntilan

Dalam Indonesia Pavilion Expo 2020 Dubai, Telkom menghadirkan beberapa narasumber secara daring. Seperti Direktur Jenderal Sumber Daya Perangkat Pos dan Informatika Ismail, Chief Digital Transformation Office Kementerian Kesehatan Setiaji ST MSi, Partner Bain & Company’s Singapore Kiran Karunakaran.

Selain itu ada pula Direktur Layanan Aplikasi Informatika Pemerintahan Kementerian Kominfo Bambang Dwi Anggono, Direktur Jenderal Aplikasi Informatika Kementerian Kominfo Semuel Abrijani Pangerapan, Direktur Ekonomi Digital Ditjen Aptika Kominfo I Nyoman Adhiarna, Partner Boston Consulting Group Povilas Joniškis dan para narasumber lainnya, yang ahli di bidang teknologi dan transformasi.

Riyan