Para siswa siswi SMP Negeri 6 Kabupaten Temanggung, melakukan penggalangan dana untuk korban erupsi Gunung Semeru. Foto: antara

TEMANGGUNG (SUARABARU.ID)- Para siswa, guru, dan karyawan SMP Negeri 6 Kabupaten Temanggung, menggelar aksi Peduli Semeru, untuk menggalang dana yang akan disumbangkan kepada masyarakat terdampak erupsi Gunung Semeru, di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur.

Kepala SMPN 6 Temanggung, Muhammad Bani Sukron di Temanggung, Senin (6/12/2021), mengatakan, aksi Peduli Semeru ini merupakan gerakan untuk peduli kepada warga terdampak bencana alam yang terjadi di Lumajang, akibat erupsi Gunung Semeru yang terjada pada Sabtu (4/12/2021) lalu.

Aksi peduli Semeru digelar saat istirahat, di tengah siswa mengikuti kegiatan Penilaian Akhir Semester (PAS). Para siswa, guru dan karyawan berkumpul di halaman sekolah, kemudian mereka memasukkan uang sumbangan ke dalam kotak yang dibawa beberapa siswa.

BACA JUGA: PMI Surakarta Berangkatkan Tim Medis dan Bawa Bantuan bagi Korban Erupsi Semeru

Sukron menyampaikan. gerakan seperti ini memang sudah dibudayakan di SMP Negeri 6 Temanggung, untuk membangun kepedulian, menumbuhkan rasa kemanusiaan kepada sesama yang sedang mengalami musibah.

Dia menyebutkan, bentuk gerakannya berupa menggali sumbangan dalam bentuk uang dari kelas 7, 8 dan kelas 9. Karena saat ini sedang PAS yang pelaksanaannya tidak bersamaan, maka gerakan sosial ini dilaksanakan selama tiga hari, Senin, Selasa, dan Rabu.

Dia menuturkan, hasil pengumpulan dana ini nanti akan disalurkan melalui lembaga/instansi yang nanti juga akan memberikan sumbangan ke Lumajang.

BACA JUGA: Korban Luka Bakar Akibat Guguran Awan Panas Semeru Jalani Perawatan di RSUD Pasirian

Sukron berharap, selain untuk meringankan beban beban warga Lumajang yang terdampak erupsi Gunung Semeru, kegiatan ini juga merupakan pendidikan karakter untuk menumbuhkan rasa empati, peduli, dan gotong-royong.

”Bagi anak-anak, ini merupakan pendidikan karakter yang sangat baik untuk memberikan kesempatan kepada mereka menumbuhkan kepedulian kepada sesama. Hal utama dalam penguatan pendidikan karakter itu adalah gotong-royong, yang bisa mendorong mereka semangat untuk peduli kepada sesama,” jelas dia.

Riyan