Petugas kepolisian bersama personel medis dari Puskesmas, melakukan pemeriksaan pada kasus bocah meninggal diduga kesetrum listrik di Desa Bero, Kecamatan Manyaran, Kabupaten Wonogiri.

WONOGIRI (SUARABARU.ID) – Targedi kematian secara memilukan, menimpa diri seorang bocah, Zulfan (6), warga Dusun Jetis Kidul, Desa Bero, Kecamatan Manyaran, Kabupaten Wonogiri.

Bocah kelahiran Wonogiri 20 Februari 2015 ini, Rabu (24/11), ditemukan tewas. Pemicu kematiannya, diduga tersengat setrum listrik saat bermain memakai tangkai daun singkong.

Kapolres Wonogiri AKBP Dydit Dwi Susanto dan Kapolsek Manyaran Iptu Wartadi melalui Humas Polres, menyatakan, kematian korban berlangsung Pukul 10.00.

Dari pemeriksaan petugas, ditemukan luka sobek bakar pada telapak dan jari tangan. Diduga, saat bermain, korban telah memasukkan tangkai daun singkong ke lubang stop kontak instalasi listrik yang terpasang di rumahnya.

Dampaknya, dia tersengat setrum dan akhirnya menderita luka sobek bakar di tangannya. Saksi Musniatun (60) dan Suharmi (46), yang menemukan korban dalam kondisi pingsan, segera meminta bantuan tetangga dan famili.

Stop Kontak

Korban segera diangkut ke Rawat Inap Pukskemas Wuryantoro. Tapi nyawanya tidak dapat terselamatkan, karena keburu meninggal. Hasil pemeriksaan petugas medis, korban tewas karena tersengat strum listrik.

Petugas yang mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi dan memeriksa rumah korban, menemukan ada stop kontak terpasang di tempat korban pingsan. Stop kontak di dinding dapur itu, biasa digunakan untuk menghidupkan mesin cuci.

Diduga, saat bermain, korban iseng-iseng telah memasukkan tangkai daun singkong ke colokan stop kontak tersebut. Tanpa dia sadari, itu menjadikan dia kesetrum dan menyebabkan dirinya meninggal.

Selesai menjalani pemeriksaan yang dilakukan tim medis dan petugas kepolisian, korban diserahkan ke pihak keluarganya dengan disaksikan pamong desa, untuk dimakamkan.

Bambang Pur