blank
Bupati Semarang Ngesti Nugraha SH MH (kedua dari kiri) bersama Vice Program Director Bakti Sosial Djarum Foundation, Achmad Budiharto (kiri), memantau pelaksanaan vaksinasi tahap kedua, di Desa Watuagung, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang, Jumat (19/11/2021). Foto: dok/ist

UNGARAN (SUARABARU.ID)– Bupati Semarang, H Ngesti Nugraha SH MH mengatakan, sesuai Instruksi Menteri Dalam Negeri RI No 60 Tahun 2021, yang dikeluarkan Senin (15/11/2021), Kabupaten Semarang dinyatakan menjadi wilayah berstatus Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 1.

Turunnya level PPKM ini, tak lepas dari raihan vaksinasi dosis pertama hingga akhir Oktober, yang mencapai angka 589.078 jiwa atau 70 persen dari target 830.815 penduduk.

Capaian ini merupakan keberhasilan dari kerja keras berbagai elemen, baik pemerintah daerah, sektor swasta dan juga masyarakat, yang bahu membahu menyukseskan program vaksinasi di wilayah bertajuk Bumi Serasi ini.

BACA JUGA: RST dr. Soedjono Magelang Juara I di BLU Expo 2021

”Kami berterimakasih atas kolaborasi berbagai pihak, baik dari instansi pemerintah, TNI dan Polri, masyarakat dan juga sektor swasta seperti Djarum Foundation, yang telah menyukseskan program vaksinasi ini,” kata Ngesti dalam keterangannya, usai memantau program vaksinasi di Balai Desa Watuagung, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang, Jumat (19/11/2021).

Dalam program vaksinasi dosis kedua ini, Pemkab Semarang menargetkan 60 ribu penduduk dari 19 kecamatan, akan menerima vaksin dosis kedua, dalam rentang waktu 8 November hingga 3 Desember mendatang.

Target 60 ribu penduduk dari program vaksinasi ini, diharapkan mampu memberi kemudahan bagi masyarakat dalam mendapatkan pelayanan vaksinasi dosis kedua. Program ini juga memacu seluruh Puskesmas di Kabupaten Semarang, turut gencar menjalankan vaksinasi.

BACA JUGA: DPRD Kudus Segera Gulirkan Ranperda Pesantren

Pada kunjungannya itu, Bupati didampingi Wabup H Basari ST MSi, Kapolres Semarang AKBP Yovan Fatika Handsika Aprilaya SIK SH MH CPHR, Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Semarang dr Dwi Syaiful Nur Hidayat dan Vice Program Director Bakti Sosial Djarum Foundation, Achmad Budiharto.

Sementara itu, Vice Program Director Bakti Sosial Djarum Foundation, Achmad Budiharto menyatakan, pihaknya senantiasa siap membantu Pemkab Semarang, menyukseskan program vaksinasi, guna mempercepat terbentuknya kekebalan komunal di tengah masyarakat.

”Cara paling efektif mengakhiri pandemi yang sudah berlangsung lebih dari 1,5 tahun ini, salah satunya dengan membentuk kekebalan komunal, melalui program vaksinasi. Untuk itu, Djarum Foundation senantiasa mendukung upaya Pemerintah Kabupaten Semarang memberikan vaksin, agar semakin banyak warga yang mendapatkan dosis lengkap. Tak hanya di Semarang, dukungan serupa juga kami lakukan di Kudus,” ujar Achmad Budiharto.

BACA JUGA: Bertemu Serikat Buruh dan PMII, Ini yang Disampaikan Bupati Kebumen

Diungkapkan juga, program vaksinasi dosis kedua ini merupakan lanjutan dari program vaksin dosis pertama, yang telah berjalan pada 27 September hingga 22 Oktober lalu.

Ketika itu, vaksinasi dilakukan dengan mendirikan sentra vaksinasi di Ambarawa, dan meluncurkan tiga tim vaksin keliling, yang melakukan aksi “jemput bola” ke berbagai kecamatan. Dalam perkembangannya, skema berubah dengan meniadakan sentra vaksinasi, dan menambah tim vaksin keliling ke berbagai wilayah di Kabupaten Semarang.

”Pada vaksinasi tahap kedua ini, kami meluncurkan 10 tim vaksin keliling, sehingga dapat menjangkau hingga ke tingkat dusun, dan melayani seluruh warga yang sebelumnya sudah divaksin pada tahap satu. Baik dari program ini maupun program vaksinasi lainnya,” jelasnya.

BACA JUGA: Kapolres Jepara Sambangi Kantor Persatuan Wartawan Online Jepara

Guna menyukseskan program ini, Dinkes Kabupaten Semarang menerjunkan tak kurang dari 70 tenaga kesehatan, didampingi para dokter guna memastikan proses vaksinasi berjalan lancar.

Dan untuk menarik minat masyarakat mengikuti program vaksinasi dosis kedua ini, Djarum Foundation juga menyediakan apresiasi, berupa doorprize empat unit sepeda motor, 10 televisi dan 20 unit mountain bike.

Riyan