Kepala Departemen Komunikasi dan Hukum PT Semen Gresik Gatoto Mardiana menyerahklan cindera mata kepada Wabup Rembang Mochammad Hanies Cholil Barro' didampingi Ketua PWI jateng, PWI Rembang, dan Sekretaris Dewan Kehormatan PWI Pusat. Foto: Alvaros.

REMBANG (SUARABARU.ID)PT Semen Gresik kembali bekerja sama dengan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Jawa Tengah  melaksanakan UKW (Uji Kompetensi Wartawan). Kali ini berlangsung di Hotel Pollos Rembang, Kamis-Jumat (11-12/11/2021).

Kepala Departemen Komunikasi dan Hukum PT Semen Gresik, Gatot Mardiana, mengatakan Semen Gresik sudah mendukung UKW sebanyak empat kali. “Tiga di antaranya bekerja sama dengan PWI Provinsi Jawa Tengah,” kata Gatot Mardiana.

Menurut Gatot, wartawan harus memiliki kompetensi yang mumpuni, sehingga bharus mendapatkan kesempatan untuk mengikuti UKW. “Melalui UKW ini, Semen Gresik berupaya mendekatkan profil perusahaan kepada media,” kata Gatot

Dia berharap kegiatan seperti ini bisa terus berkelanjutan pada masa-masa mendatang. “Ini merupakan bentuk kontribusi positif Semen Gresik pada wartawan, untuk meningkatkan kompetensinya,” ujar Gatot.

Dalam kesempatan tersebut, juga disampaikan secara sepintas over view tentang Semen Gresik pabrik Rembang yang berdiri sejak 10 Januari 2014. “Semen Gresik dibangun dengan investasi Rp 4,5 triliun, dan merupakan bagian dari Semen Indonesia Group atau SIG. Kami memproduksi semen tiga juta ton per tahun,” ujar Gatot.

Uji kompetensi yang diikuti 24 peserta dari berbagai daerah di Jateng ini dibuka Wakil Bupati Rembang Mochammad Hanies Cholil Barro’. Hadir dalam kesempatan tersebut Sekretaris Dewan Kehormatan PWI Pusat, Sasongko Tejo, Ketua PWI Jateng Amir Mahmud NS; Kepala Departemen Komunikasi dan Hukum PT Semen Gresik Gatot Mardiana.

Peserta UKW sedang mengerjakan materi uji. Foto: Cak Sun

Kompetensi Teknis dan Etis

Ketua PWI Jawa Tengah Amir Machmud NS menilai kerja sama dalam  kegiatan uji   kompetensi  bersama PT Semen Gresik ini membuktikan kontribusi  perusahaan  kepada para wartawan yang ingin meningkatkan kompetensinya.

Menurut Amir Machmud NS, wartawan profesional harus memiliki kompetensi secara teknis dan juga etis. Dengan UKW,  wartawan bisa mendapatkan hal itu, karena selain mata uji yang bersifat teknis, juga ada mata uji tentang kode etik, Undang-Undang dan Hukum Pers, serta peraturan tentang pers.

Menurut Amir, UKW kali ini adalah yang ketiga puluh bagi PWI yang, dan ke-568 secara nasional. “Dalam periode kepengurusan kami sejak 2015, ssampai saat ini sudah dilaksanakan 21 kali UKW,” ujarnya.

Peningkatan kompetensi menjadi kegiatan yang diutamakan PWI Jateng saat ini. “Kami memilih jalan sunyi, dengan meningkatkan kompetensi wartawan, dan tidak menggelar kegiatan yang sifatnya gebyar seperti misalnya sepeda santai yang melibatkan banyak massa,” kata Amir.

Sekretaris Dewan Kehormatan PWI Pusat Sasongko juga mengucapkan terima kasih atas nama PWI, dengan dukungan Semen Gresik untuk pelaksanaan UKW. “Dengan wartawan yang kompeten, maka mereka akan bertanggung jawab dalam menulis berita di media,” kata Sasongko.

Acara UKW ini dibuka oleh Wakil Bupati Rembang Mochammad Hanies Cholil Barro’. Dalam sambutannya Wakil Bupati Hanies menyampaikan harapannya agar wartawan dan media dapat menjadi pilar demokrasi dan penerus aspirasi masyarakat.

Hannis menyatakan peran wartawan dalam pembangunan di Rembang cukup besar, termasuk dalam penanganan covid 19. “Saat ini kami sedang mengejar target vaksinasi yang baru mencapai 58 persen. Akhir November sampai awal Desember diharapkan bisa mencapai 70 persen. Ini semua akan berhasil juga atas dukungan wartawan,” kata Hanies.

Alvaros

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here