Kawasan Camping Ground  Wana Wisata Kartini Mantingan, kini untuk area camping sudah dibuka kembali untuk umum. Foto: Ist

REMBANG (SUARABARU.ID) – Semenjak Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) turun ke level 2 Kawasan Wana Wisata Mantingan, Kecamatan Bulu, Rembang, Perhutani mulai berbenah untuk area tempat-tempat berkemah dan sarana olah raga tenis lapangan juga sudah mulai dibenahi.

Hal ini untuk menarik wisata camping bagi para kawula muda yang senang dengan camping di area wisata. beberapa waktu yang Lalu kejaksaan negeri Blora mendirikan tenda camp sambil bawa motor trail untuk jelajah hutan Mantingan, mereka datang dengan jumlah rombongan 8 orang.

Kajari Blora Yohanes Avilla Agus Awanto Putra SH ikut mengamati area wisata Mantingan yang juga hobi ngetrail mengatakan bahwa untuk area Wanawisata Kartini sangat cocok untuk digunakan kegiatan berkemah bagi remaja, anak-anak maupun organisasi masa dan juga perkantoran.

“Di sini hawanya juga sejuk nyaman. Karena masih banyak pohon yang rindang dengan sumber mata air alami yang ada di kolam renang,” ujar Kajari Blora.

Lanjut Yohanes Awanto kebetulan teman-teman kejaksaan juga senang nge-camp di Wanawisata Mantingan, sambil bawa motor trail. Yang setiap minggu, nanti sekaligus bisa menyusuri hutan di kawasan sekitar wana wisata.

“Di wisata Mantingan juga ada penangkaran rusa dan pohon-pohonya juga macamnya jenisnya juga banyak, jadi sangatlah cocok untuk edukasi wisata anak-anak sekolah,” ucap Yohanes Awanto.

Pada kesempatan di area Wana Wisata Mantingan, Administratur KPH Mantingan Marsaid melalui Kasi PBB Kriswantoro menambahkan dimasa PPKM level 2 ini kita benahi untuk sarana olah raga lapangan voli, tenis dan trek untuk sepeda gunung serta pembenahan area camping dan tempat ibadah. (19/10/2021)

“Untuk pohon-pohon yang sudah tua, lapuk dan membayakan pengunjung kami potong agar saat berkunjung di area wanawisata pengunjung bisa nyaman,” terang Kriswantoro.

Lebih lanjut Kriswantoro menjelaskan bahwa wana wisata kartini tergolong wisata alam yang dibangun sejak jaman Belanda. karena dulu didepan pesanggrahan ditemukan mobil tua yang sudah terpendam ribuan ratusan tahun. Dengan nilai historis sejarah yang panjang wana wisata ini akan kita persoleh agar rombongan yang membawa bus-bus besar bisa masuk di lokasi wisata.

“Khusus untuk area camping sudah kita setting di atas pesanggrahan dan lapangan tenis dengan diterangi lampu yang bisa dipasang maupun dicopot untuk lokasi perkemahan,” tandas Kriswantoro..

Salah seorang pengunjung dari Juana, Wiwik Widayati ketika berkunjung di Kolam renang Wana  Wisata Kartini Mantingan saat ditemui media mengatakan bahwa sangat suka sekali camping dan berkemah di wana wisata Mantingan, karena udara masih segar dan hawanya adem.

“Ya karena airnya jernih langsung dari sumber mata air dari kawasan hutan,” ucap Wiwik, sambil bermain ayunan di area wana wisata Mantingan.

Kudnadi

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here